-->

Selasa, 04 Oktober 2022

Satgas Yonif 126/KC Berikan Pelayanan Cukur Gratis Anak Perbatasan

(Keerom) Bali Kini -  Sebagai wujud kepedulian kepada anak-anak perbatasan untuk menanamkan kerapian sejak dini kepada anak-anak perbatasan, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC Pos Tatakra menggelar pangkas rambut anak-anak SD Inpres Fafinimbo Kampung Tatakra, Distrik Web, Kabupaten Keerom.



Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Senggi, Papua, Selasa (04/10/2022).


Memberikan pengertian bahwa menjaga kerapian badan merupakan sesuatu yang penting dan utama untuk menjaga kesehatan diri dengan harapan nantinya anak-anak akan terbiasa hidup rapi dan disiplin baik saat di sekolah maupun di rumah.


“Kegiatan semacam ini merupakan rutinitas di Pos, selain menjalankan tugas pokok menjaga perbatasan, kami juga mempedulikan kerapian dan kebersihan serta kesehatan warga di perbatasan, yang salah satunya diwujudkan dalam kegiatan pangkas rambut anak-anak di perbatasan,” ujar Dansatgas.


Sementara itu, Guru Sukarela SD Inpres Fafinimbo Anis Ball (33)  mengucapkan terima kasih kepada Satgas atas kepedulian anggota Satgas Pos Tatakra yang telah melaksanakan potong rambut anak-anak kami, semoga dengan kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian anak-anak akan kesehatan. [rl/r4]

BIBIT CABAI OLEH BANK INDONESIA KEPADA KETUA TP PKK KABUPATEN BANGLI.


Bangli , Bali Kini - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta hadiri penyerahan Bibit Cabai dari Bank Indonesia Kepada Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta yang selanjutnya diserahkan secara berjenjang kepada Ketua TP PKK Kecamatan kepada TP PKK Desa/Kelurahan dan KWT di 4 Kecamatan di Kabupaten Bangli selasa, 4/10/2022 di Ruang Rapat Krisna Kantor Bupati Bangli. Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang diwakili oleh Deputi Direktur BI Kantor Perwakilan Provinsi Bali Dony H. Heatubun, Ketua GOW Kabupaten Bangli Ny. Suciati Diar,Pimpinan OPD Terkait, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Bangli dan perwakilan TP PKK Desa di Kabupaten Bangli. 


Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak Bank Indonesia atas kerjasamannya dalam hal pengendalian inflasi dengan memberikan bantuan bibit pohon cabai kepada TP PKK Kabupaten dan Kelompok Wanita Tani yang ada di Kabupaten Bangli. Sesuai arahan Bapak Presiden, kami di Kabupaten Bangli juga telah mengalokasikan Dana Transfer Umum untuk mendukung kegiatan pengendalian inflasi daerah. Kegiatan tersebut terbagai pada beberapa OPD sesuai dengan tupoksinya masing-maisng. Jika Pemerintah memiliki beberapa instrument untuk mengendalikan inflasi baik melalui kebijakan fiscal serta kebijakan non fiscal maka semua lini masyarakat juga harus bergerak untuk mengatasi dampak inflasi supaya tidak berkepanjangan dengan berhemat dan berorientasi pada kebutuhan. Di tengah gejolak kenaikan harga-harga bahan baku energi dan mengharuskan masyarakat untuk berkonsumsi barang dan jasa seperlunya serta meningkatkan produktivitas untuk mendapatkan alternative tambahan pendapatan. Ditambahkannya, terkait dengan bantuan bibit cabai dari Bank Indonesia ini, Pihaknya berharap dapat menggerakan masyarakat untuk memanfaatkan halaman atau pekarangan salah satunya menanam pohon cabai dengan demikian ketergantungan terhadap kebutuhan di pasar bisa dikurangi dan ancaman inflasi dapat dilawan. Imbuhnya.


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang diwakili oleh Deputi Direktur BI Kantor Perwakilan Provinsi Bali Dony H. Heatubun  dalam sambutannya juga menyampaikan, kami dari BI memberikan apresiasi dukungan kepada Pemda Bangli dan juga Ibu-ibu PKK karena atas dukungan dan kerjasamanya kita sama-sama ingin melakukan pengendalian inflasi di Bali dan khususnya di Kabupaten Bangli. Terkait dengan bantuan bibit cabai ini, pihaknya melaporkan bahwa Bank Indonesia Provinsi Bali membagikan 70 ribu bibit cabai se-Bali. Sedangkan untuk PKK dialokasikan sekitar 35% atau diangka 30 ribu bibit cabai ke semua Kabupaten/Kota di Bali dan selebihnya juga didistribusikan kepada pasraman, pondok pesantren, subak dan binaan Bank Indonesia. Jadi, kenapa ini dilakukan karena berdasarkan siklus inflasi biasanya diakhir tahun seperti bulan nopember dan desember angka inflasinya itu tinggi. Pihaknya berharap pada bulan-bulan itu sampai dengan diawal tahun karena siklusnya itu banyak seperti hari besar keagamaan, liburan anak sekolahan dan yang lainnya. Biasanya angka wisata datang kebali itu naik di Bulan Desember sampai Bulan Januari. Maka dari itu diharapkan dengan menanam cabai kita bisa melakukan pengendalian inflasi khususnya dikomuditas pangan.[rl/r5]

Senin, 03 Oktober 2022

Indonesian Drift Community (IDC) sukses dilaksanakan di BSD City Tangerang Selatan

 


Tangerang Selatan , Bali Kini - Indonesian Drift Community (IDC) dengan salah satu produknya DRIFT CAMP telah dilaksanakan dengan sukses, aman dan lancar. Pemandangan yang menarik pada akhir pekan kemarin Sabtu, 1 Oktober 2022 di kawasan BSD City tepatnya di Edutown Arena di depan AEON Mall, BSD City Tangerang Selatan. Pemandangan tersebut berupa banyaknya mobil drift yang memadati area tersebut, setelah 2 tahun terkendala Pandemi. Yang baru baru saja menggelar event rutin tahunan yaitu DRIFT CAMP yang bertajuk “Meet and Greet Drifter” sebanyak 32 starter, ajang ini mengajak drifter Jakarta dan sekitarnya serta umumnya tanah air untuk menghabiskan akhir pekan a.k.a kopdar, dimana didalam nuansa akhir pekan weekend kumpul dan kongkow2. Acara yang berkonsep latihan drifting ini di ikuti oleh kurang lebih 32 drifter. Tidak hanya drifter Pro, Rookie, dan Drift Star saja, tapi pada drifter grasroots atau drifter jalanan pun ikut berpartisipasi. Bahkan para drifter yang baru saja mengikuti ajang Kejurans drift IDS dan Event drifti EDP pun ikut meramaikan ajang Drift Camp. 

Uniknya peserta yang ikut pada event yang masih masuk kedalam rangkaian ajang DRIFT CAMP tersebut mencatatkan rekor terbaru. DRIFT CAMP kali ini menyuguhkan soal yang berbeda dari biasanya, dengan dibuat soal yang pada saat start debngan jarak hanya 30 meter langsung disuguhkan belok patah ke kanan, disini dimaksudkan supya belajar pada saat inisiasi drift tidak menggunakan hand brake melainkan dengan belajar teknik Feint (Drifter menyetir mobil keluar belokan, mendorong bobot mobil ke roda luar kemudian dengan cepat kembali ke belokan. Ketika suspensi mobil menendang ke belakang, bobot bergeser dengan sangat cepat sehingga ujung belakang bergerak keluar untuk memulai drift). 


Bahkan hingga event sudah berlangsung setengah hari yaitu jam 2 siang masih ada drifter yang datang dan mendaftarkan untuk ikut di ajang tersebut. Masih membuka pendaftaran untuk drifter yang masih pengen ikutan, tidak menutup pendaftaran, hanya saja para drifter yang datang di siang hari akan mendapatkan waktu latihan yang hanya sebentar karena jam 17:00 WIB close track. DRIFT CAMP kali ini tidak hanya menyuguhkan yang full motorsport seperti yang lalu2, tapi kali ini merangkul komunitas2 mobil untuk bisa menjadi tempat kopdar dan terbukti antusias komunitas yang datang lumayan banyak sekitar 40 mobil sambil kongkow2 nonton mobil “menari”. 

Saat ini dunia drifting memang sedang diminati oleh masyarakat terutama yang menyukai sebuah motorsport dan entertaiment. Ajang ini terbilang cukup konsisten terselenggara, dua kali dalam setahun. Kegiatan ini biasanya dimaksimakan para drifter untuk mencari setingan mesin, suspensi, kaki-kaki, steering, tyre dan lan-lain sebelum berkompetisi di kejurnas drifting. DRIFT CAMP mempunyai konsep menyediakan latihan drifting dengan tempat yang layak, bagus, aspal bagus, serta berbiaya murah dengan biaya yang terjangkau terutama untuk para privateer, ini semua berkat dukungan dari para sponsorships yg selalu komit mensupport DRIFT CAMP dari tahun ke tahun, yang tanpa mereka tidak mungkin terlaksana dengan baik, yaitu GT RADIAL produsen ban mobil Nasional yang care pada dunia drifting di tanah air, begitu juga dengan MOTUL produsen pelumas asal Perancis, serta HYDRO COCO official healthy drink, GUDANG GARAM, MASTER COOLANT, NGK BUSI, KRATINGDAENG Energy Drink, OTOMAX, BRAWIJAYA HOSPITAL TANGERANG, SAGAMI CONDOM, serta komunitas HTJRT dan DUMASARI para sponsorships melihat kegiatan ini sebagai bentuk kegiatan yang positif sebagai upaya konsisten dari IDC untuk terus mengembangkan drifting di Indonesia. 

Terutama dalam  pembibitan dan regenerasi drifter agar bisa terus makin bertambah maju sehingga dapat menghasilkan drifter – drifter yang berkulitas dan mampu berlaga di event – event berkelas Nasional maupun Internasional. DRIFT CAMP sendiri mempunyai agenda, diadakan setahun dua kali, ada atau tidak adanya kejuaran drifting, DRIFT CAMP tetap ada, jika ada event drifting maka bisa dijadikan sebagai ajang latihan sebelum menghadapi kejuaraan, misalnya untuk setting mesin, suspensi, kaki – kaki, steering, tyre dan lainnya. Tapi jika tidak ada event drifting bisa menjadi ajang latihan bersama dan latihan bagi pemula / newbie bersama drifter2 Pro, Rookie dan Drift Star untuk dapat saling berbagi ilmu dan pengalaman. Jadi, jangan takut untuk terus bikin mobil drift. Bravo! Maju terus drifting di Indonesia.[tim/lpt]


Peringati World Walking Day, Jaya Negara Buka Jalan Sehat Di Car Free Day Renon.


Denpasar , Bali Kini –
Dalam rangka memperingati Hari Jalan Kaki Sedunia atau yang disebut World Walking Day 2022, Pemkot Denpasar menggelar jalan sehat di area Car Free Day Renon Denpasar, pada Minggu (2/10) pagi.

 
Kegiatan ini dibuka dengan ditandai pengibasan bendera start oleh Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi istri Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol  Bambang Yugo Pamungkas, Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf. Dody Trio Hadi, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana serta instansi terkait lainya.

“Tentu peringatan jalan kaki se dunia ini sangat baik dilaksanakan, mengingat  saat ini masyarakat sangat minim dalam melaksanakan  jalan kaki, sehingga dengan adanya peringatan Hari Jalan Kaki Sedunia atau yang disebut World Walking Day 2022 kedepannya masyarakat semakin tertarik untuk melaksanakan olahraga atau jalan kaki,” kata Jaya Negara. 

Lebih lanjut Jaya Negara mengajak warga masyarakat Denpasar untuk membiasakan melakukan aktivitas dengan jalan kaki, karena disamping dapat memberikan kesehatan juga dapat mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

Sementara Kadis Dikpora Kota Denpasar, A.A Gede Wiratama disela-sela kegiatan mengatakan World Walking Day yang jatuh pada tanggal 2 September 2022 ini digelar secara serentak diseluruh pemerintah kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Indonesia bahkan dunia.
 
Lebih lanjut dikatakannya, peserta yang ikut dalam pelaksanaan World Walking Day saat ini sebanyak delapan ribu orang yang meliputi seluruh siswa SMP dan SMA/SMK terdekat  dengan lokasi, Pimpinan OPD serta masyarakat Kota Denpasar. Adapun rute yang dilewati kali ini dimulai dari Jl. Ir. H. Juanda (depan kantor BPBD Kota Denpasar), Jl. Raya Puputan, Jl. Tantular, Jl. Cok Agung Tresna, lalu kembali ke Jl. Ir. H. Juanda. “Mengingat jalan kaki ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan tubuh sehingga kami berharap dengan adanya peringatan World Walking Day ini kedepannya dapat meningkatkan niat masyarakat untuk berjalan kaki,” pungkas Agung Wiratama.(*)

Pasca Kembali Dibukanya Pasar Hewan, Transaksi Perekonomian Kian Menggeliat


Karangasem, Bali Kini -
Pasca kembali dibukanya pasar hewan di Kabupaten Karangasem  semenjak melandainya kasus penyakit mulut fan kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi, membuat transaksi perekonomian di pasar hewan di bumi lahar kian menggeliat. 


Bupati Karangasem, I Gede Dana, Senin (3/10/2022)  mengungkapkan, pasca dibukanya kembali pasar hewan, transaksi perekonomian di pasar hewan terus menggeliat. Dicontohkan, jika sebelumnya transaksi di pasar hewan Bebandem tercatat nilai transaksinya mencapai kurang lebih Rp 297,4 Juta. 


"Tadi saya turun ke pasar hewan Bebandem untuk melihat secara langsung aktivitas di pasar tersebut. Untuk pasaran hari ini, nilai transaksi mencapai kiasaran Rp. 530.000.000. . Sementara untuk sapi  yang masuk sebanyak 140 ekor dan laku 74 ekor.

Semoga kedepannya transaksi terus mengalami peningkatan," ujarnya.


Gede Dana, menambahkan, mengingat aktivitas di pasar hewan kembali berjalan, maka pihaknya meminta Dinas Pertanian untuk membuat pos pengawasan kesehatan hewan di masing-masing pasar, dan menugaskan beberapa Medik Veteriner pada setiap pasaran hewan. 


“Prosedur keamanan dan kesehatan hewan juga harus terus diperhatikan. Dan setiap kendaraan pengangkut hewan yang keluar masuk areal pasar harus di semprot cairan disinfektan. Intinya prosedur penanganan sapi jika ditemukan bergejala PMK harus dilaksanakan dengan baik sehingga tidak ada penyebaran kasus PMK lagi," katanya.  (Ami)

Bupati Tamba Instruksikan PNS Kawal Program Tanam Cabai


Jembrana ,Bali Kini -
Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Jembrana diminta untuk mengawal bantuan bibit cabai dalam rangka mengatasi inflasi bahan pokok yang disalurkan ke masyarakat melalui Desa/Kelurahan. 


Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba dalam arahannya saat bertindak sebagai Pembina Apel Rutin Pemerintah Kabupaten Jembrana, Senin (3/10) bertempat di Lapangan Pecangakan depan Kantor Bupati Jembrana.


Bupati Tamba mengaku telah menyiapkan bibit cabai untuk didistribusikan besok, Selasa (4/10) ke masing-masing Desa/Kelurahan dan berharap penyaluran tersebut dikawal oleh ASN pada wilayah tempat tinggalnya masing-masing.


"Saya telah bekerjasama dengan dinas pertanian, besok kita distribusikan bibit cabai ke desa/kelurahan, saya minta kepada setiap ASN yang ada di masing-masing desa/kelurahan membantu memperhatikan bibit-bibit cabai yang diturunkan di desa/kelurahannya, saya minta untuk dikawal," ujarnya.


Lanjutnya, Bupati asal Desa Kaliakah ini berharap bantuan bibit cabai ini benar-benar dapat dikembangkan sehingga dalam beberapa bulan ke depan akan memberikan hasil nyata.


"Program ini harus sukses, dalam 2-3 bulan ini sudah bisa mengurangi inflasi," harap Bupati Tamba. 


Dengan memberdayakan masyarakat untuk menanam cabai di masing-masing pekarangan rumah, diharapkan sedikit mampu untuk mengurangi pengeluaran masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok dan membiasakan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan untuk menanam tanaman kebutuhkan sehari-hari.


Ditambahkannya, menjelang akhir tahun 2022 kebutuhan bahan pokok diperkirakan akan meningkat karena perayaan pergantian tahun baru dan beberapa hari raya keagamaan. "Kebutuhan  akan bahan makanan pokok sangat tinggi. Untuk itu kita persiapkan bahannya mulai sekarang, sehingga ada intervensi pasar, tidak terlalu melonjak harga bahan kebutuhan pokok. Cabai yang kita miliki nantinya dapat mengintervensi harga cabai menjadi stabil," pungkas Bupati Tamba.( Ngurah )

Bupati Suwirta Minta Seluruh Perbekel Komitmen Ajak Masyarakat Terapkan Perda KTR


Klungkung , Bali Kini -
Berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Klungkung untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat salah satunya dengan penertiban Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR), hal tersebut disampaikan saat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menjadi narasumber Optimalisasi Implementasi Perda KTR Nomor 1 Tahun 2014 serta Komunikasi Informasi dan Edukasi Keamanan Pangan, Obat, Obat Tradisional dan Kosmetik Kepada Seluruh Kepala Desa di Kenyeri Garden Jl Hasanudin No 23 Semarapura Kauh, Senin (3/10). Turut hadir mendampingi Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni serta seluruh Perbekel se-Kabupaten Klungkung.


Pada kesempatan tersebut, sebagai garda terdepan di Desa Bupati Suwirta meminta agar seluruh Perbekel komitmen menerapkan Perda KTR ini, baik itu Perarem, Awig-Awig dan Penertiban Iklan Rokok terutama di masing-masing Desa Adat harus terus diterapkan dengan sebaik-baiknya. Upaya ini dilakukan agar nantinya tidak ada yang melanggar dan kesehatan masyarakat pun bisa selalu terjaga dengan baik. "Sebagai garda terdepan di Desa, para Perbekel harus komitmen menerapkan Perda KTR ini baik itu Peraremnya, Awig-Awig hingga ketertiban iklan rokok di masing-masing Desa Adat," pinta Bupati Suwirta.


Selain itu, terkait pengawasan tentang makanan dan obat ini juga sangat penting dilakukan sampai ke desa-desa, sehingga hakekat atau makna daripada hidup sehat itu bisa berjalan dengan baik. Edukasi dan promosi itu juga harus digalakkan melalui Perbekel dan Perangkat Desa, sehingga nantinya kebutuhan hidup sehat ini tidak hanya paksaan tetapi menjadi kebutuhan. "Mari bersama-sama jaga pola hidup sehat, agar nantinya kesehatan kita semua tetap terjaga dengan sebaik-baiknya," harap Bupati Suwirta.


Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni mengatakan kegiatan sosialisasi ini diikuti seluruh perbekel di Kabupaten Klungkung. Adapun tujuan kegiatan ini yakni untuk meningkatkan kemampuan khususnya pejabat terdepan di Desa, meningkatkan pemahaman tentang pentingnya Perda KTR dan pengawasan kebutuhan pokok. "Ikuti kegiatan sosialisasi ini dengan sepenuh hati, semoga melalui kegiatan ini nantinya dapat membuahkan hasil yang maksimal untuk kita semua bahwa betapa pentingnya menjaga kesehatan," harapnya.


Selain itu, Bupati Suwirta juga menyerahkan sertifikat vaksinasi booster sebanyak 19 sertifikat kepada Desa yang sudah mencapai 80 persen vaksinasi.(*)

Dorong anak muda Jembrana jadi wirausaha , Bupati Tamba Buka Pelatihan Tenun Cag-Cag


Jembrana , Bali Kini - Bupati Jembrana I Nengah Tamba membuka pelatihan Program Pendidikan Kecakapan (PKW) Pelatihan Menenun Cag-Cag (Songket) di Kabupaten Jembrana Tahun 2022.

Pelatihan  bertempat di Gedung Kesenian Ir. Soekarno Lantai II, Senin (3/10).

Adapun yang disasar dalam pelatihan ini ,generasi muda Jembrana dengan rentang usia  anak usia sekolah atau lulus tetapi tidak melanjutkan dan belum mendapatkan pekerjaan (menganggur) dengan rentang  usia antara 15 sampai dengan 25 tahun.

Selanjutnya , mereka akan dilatih untuk meregenerasi pengerajin tenun serta meningkatkan produksi dan kualitas tenun tradisional serta mampu berwirausaha .


Bupati Tamba mengatakan sangat mendukung pelaksanaan pelatihan usaha Tenun. Langkah itu menurutnya, sejalan dengan upaya pemerintah daerah membangun  tenun Jembrana dari hulu ke hilir 


"Saya  mendukung  program PKW Pelatihan Tenun Cag-Cag karena kita sudah siapkan dari hulu ke hilir.

Sektor hulu kita sudah bangun rumah tenun Kabupaten Jembrana dari bantuan pemerintah pusat yang  rampung pada bulan Desember nanti.

Kemudian hilirnya,  anak-anak ini yang tengah kita persiapkan.  Tidak hanya disini saja, di kantong kantong desapun kita sudah siapkan," ucapnya.


Bupati Tamba menginginkan lebih banyak lagi industri rumah tangga guna menunjang kebutuhan tenun di Kabupaten Jembrana.

"Pada saat nanti rumah tenun itu dibuka kita membutuhkan hasil tenun baik itu songket maupun endek itu mungkin tidak sedikit. Akan banyak sekali yang kita butuhkan. Kita butuh banyak industri industri rumah tangga yang harus ditumbuh kembangkan di desa desa kita," imbuhnya.


Melalui Program PKW Pelatihan Menenun Cag-Cag Bupati Tamba berharap mampu membangkitkan kembali gairah para perajin tenun untuk mengembangkan usaha tenunnya menuju masa kejayaan. 

"Tentunya hal ini akan berdampak pada perekonomian di Kabupaten Jembrana yang sedikit demi sedikit akan mulai menggeliat sesuai dengan Visi Misi kami untuk mewujudkan Masyarakat Jembrana Bahagia Berlandaskan Tri Hita Karana," harap Bupati Tamba.


Sementara Ketua Dekranasda Kabupaten Jembrana Ny. Candrawati Tamba mengatakan terselenggaranya  Pelatihan Menenun Cag-Cag melalui Program PKW .


Diharapkan, setelah dilatih peserta akan memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan menenun cag- cag . Mereka juga mendapat  modal usaha berupa alat tenun Cag- Cag dan benang sebagai bekal untuk merintis berkontribusi dalam usaha sendiri dan kreatifitas untuk mengolah tenun.




Pihaknya juga mengatakan para peserta pelatihan yang merupakan generasi muda Jembrana agar lebih kreatif lagi dalam mengolah tenun agar memiliki nilai jual yang tinggi.

"Tenun tidak hanya menjadi fashion, tapi juga bisa diolah menjadi produk lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Melalui Program PKW ini kita ciptakan wirausaha muda Jembrana guna mewujudkan Jembrana Emas Tahun 2026,"ujarnya.


Dilain sisi ketua panitia pelatihan menenun cag-cag I Komang Agus Adinata mengatakan pelatihan diselenggaraka selama 40 hari ,dari senin 3 oktober sampai dengan 18 November . Pelatihan diikuti  sebanyak 62 orang  peserta dan dilaksanakan dalam 2 sesi.

"Terdapat 2 sesi dalam pelatihan ini, sesi pembelajaran teori kewirausahaan dilaksanakan di gedung kesenian Ir. Soekarno.

Untuk sesi pembelajaran keterampilan menenun dilaksanakan di 3 (tiga) lokasi yang berbeda diantaranya Sentra Tenun Sangkaragung, Kelompok Tenun Putri Mas dan Kelompok Tenun Kembar Sari," pungkasnya. (komang )

Jelang KTT G20. Forkopimda Denpasar Gelar Sosialisasi Kamtibmas di Denpasar Selatan.


 Ket. Foto : Sekda Denpasar, I.B Alit Wiradana bersama jajaran Forkopimda Kota Denpasar lainnya menghadiri Sosialisasi dan Koordinasi di wilayah Denpasar Selatan jelang KTT G20 yang mengundang stakeholder terkait pada senin (3/10) di Aula Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) Denpasar. 

Denpasar, Bali Kini - Setelah dilakukan penandatatanganan kerjasama menjaga kamtibmas menjelang Presidensi atau KTT G20 oleh Forkopimda Kota Denpasar beberapa waktu lalu. Kini ditindaklanjuti dengan Sosialisasi dan Koordinasi di wilayah Denpasar Selatan yang mengundang stakeholder terkait pada senin (3/10) di Aula Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) Denpasar. 


Dalam kesempatan tersebut hadir Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana bersama Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, Dandim 1611 Badung Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi, Camat Denpasar Selatan Made Sumarsana serta undangan terkait lainnya. 


Sekda Denpasar, I.B Alit Wiradana menekankan kordinasi yang baik harus diciptakan oleh seluruh pihak nantinya dalam menjaga kondusifitas selama perhelatan Presidensi G-20 yang nanti sejumlah kegiatannya dilaksanakan di Kota Denpasar. "Terutama nantinya mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan agar nantinya gelaran presidensi G-20 di Kota Denapasar berjalan lancar," ujar Alit Wiradana. 


Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas menjelaskan nantinya di presidensi G-20 akan dibahas berbagai macam isu seperti ekonomi, kesehatan, lingkungan, pariwisata dan lainnya. Hal ini tentu akan sangat banyak memacu sektor pariwisata sehingga perlu semangat kita bersama dalam mendukungnya "Kita harus mengajak masyarakat untuk bisa menjaga keamanan dari tingkat paling bawah dan jangan sampai gelaran presidensi G-20 dimanfaatkan secara tidak baik oleh pihak yang tidak bertanggungjawab," tegasnya. 


Sementara Dandim 1611 Badung Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi juga mengimbau kepada stakeholder di wilayah Denpasar Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk bersiap menghadapi dinamisnya persiapan Presidensi G20 di Kota Denpasar. "Situasi harus kita jaga dari sekarang. Hal yang berpotensi viral usahakan diminimalisir. Sebisa mungkin kalau ada gangguan kamtibmas segera mungkin selesaikan dibawah jangan sampai viral di medsos demi kondusifitas wilayah selama Presidensi G20," katanya. 


Setelah sosialisasi dan koordinasi yang diisi dengan sesi tanya jawab dilanjutkan dengan deklarasi kesepakatan bersama komponen masyarakat di wilayah  Denpasar Selatan. (Esa )

Pameran Kerajinan Karya Napi se Bali Ramai Pengunjung


Badung , Bali Kini  -
Pameran hasil karya para napi selurug Lapas di Bali, banyak mendapat pujian sejumlah warga. Tidak hanya karya seni yang dipamerkan ini juga diminati turis asing yang berkunjung dan membeli.

Pameran yang digelar di La Brisa Canggu, Kuta Utara ini diprakasai Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bali, Gun Gun Gunawan, menyebut kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan atau memamerkan karya seni yang kerjakan oleh para napi, kepada masyarakat luas.

Lokasi pameran yang ditempatkan di Canggu, kata Gun Gun bukanlah suatu kebetulan. Mengingat daerah Canggu sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan sehingga diharapkan bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk membeli hasil karya WBP. 

"Sebagian besar pengunjung merupakan Orang Asing, diharapkan dengan adanya pameran ini bisa memperkenalkan hasil karya WBP ke dunia luas", ujar Gun Gun.

Bahkan Kepala BNN Kabupaten Badung, AKBP Anak Agung Gde Mudita, yang berkesempatan mengunjungi pameran memuji bahwa hasil karya WBP tidak kalah dengan produk-produk yang dijual di pasaran. 

Adapun produk yang dipasarkan berupa kerajinan dari koran, baju, lukisan, kerajinan perak dan beberapa kerajinan lainnya. Selain pameran, pengunjung juga dihibur dengan Live Music dari Grup Band asuhan Lapas Kelas IIA Kerobokan Antrabez.[r]

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved