-->

Selasa, 19 Mei 2026

Peduli Terhadap Warga, Bupati Satria Bantu Dua Lansia di Desa Sarimerta

Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada dua lansia di Desa Sarimerta, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (12/5). Bantuan sosial berupa beras, telur dan susu ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah kepada kedua warga lansia tersebut diantaranya I Gusti Ngurah Ariyana (83) menderita diabet dan I Ketut Sini (72) mengalami kaki lemas.

“Jadi pagi ini saya mengunjungi dua warga lansia yang menderita diabet hingga kakinya di amputasi dan satu lagi kakinya lemas sampai tidak bisa berdiri normal. Melihat kondisi warga yang mengalami kaki lemas ini saya sudah tugaskan Dinsos untuk segera menindaklanjuti agar kedepannya tidak hanya diberikan bantuan sembako saja, tetapi sesuai kebutuhan sehingga nantinya segera mendapatkan bantuan tempat tidur dan kasur agar beliau bisa tidur lebih baik dan nyaman,” ujar Bupati Satria.

Tak hanya itu, Bupati Satria juga meminta agar kolaborasi antara OPD dengan Pemerintah Desa agar dilakukan dengan maksimal terutama dalam mendata warga kk miskin agar tidak ada yang tercecer. “Jadi OPD dan Pemerintah Desa baik itu Perbekel, Kepala Dusun agar bersama-sama berkolaborasi mendata warga kk miskin dengan sebaik-baiknya jangan sampai ada yang tercecer sehingga kehadiran pemerintah untuk membantu warga yang benar-benar membutuhkan bisa terarah,” harap Bupati Satria.


Bupati Satria Ikuti Peluncuran KDKMP oleh Presiden RI

Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi Sekda Anak Agung Lesmana mengikuti secara virtual peluncuran (launching) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Gerai KDKMP Dusun Apet Desa Selat  Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Sabtu (16/5). 

KDKMP ini diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang dipusatkan di Wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat integrasi teknologi digital guna mendongkrak perekonomian lokal sekaligus memperkokoh sistem ketahanan sosial masyarakat di seluruh pelosok negeri.

“Semoga melalui launching KDKMP ini menjadi bagian dari program strategis pemerintah pusat untuk mengentaskan kemiskinan dan mendorong masyarakat desa naik kelas sebagai pelaku utama ekonomi nasional,” harap Bupati Made Satria.

Kejari Karangasem Periksa 20 Saksi Kasus Dugaan Korupsi LPJU Hias Rp3,08 Miliar

KARANGASEM, Bali Kini — Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum Hias (LPJUH) di Kabupaten Karangasem terus bergulir. Hingga saat ini, penyidik Kejaksaan Negeri Karangasem telah memeriksa sedikitnya 20 orang saksi terkait proyek senilai Rp3,08 miliar yang bersumber dari anggaran tahun 2023–2024 tersebut.

Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah pihak, mulai dari pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), lurah, hingga pihak swasta yang diduga mengetahui proses pengadaan LPJU Hias di Jalan A Yani dan Jalan Untung Suropati, Kelurahan Subagan, Karangasem.

Kasi Intel Kejari Karangasem, Ferdy Arya Nul Hakim mengatakan, pada Senin (18/5/2026) tim penyidik kembali memanggil dua orang saksi untuk dimintai keterangan. Satu orang berasal dari OPD dan satu lainnya dari pihak swasta.

“Tim penyidik Kejaksaan Negeri Karangasem memanggil dan memeriksa dua orang saksi, masing-masing satu orang dari OPD yang didampingi dua penasihat hukum dan seorang saksi dari pihak swasta,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, saksi dari pihak swasta dicecar dengan sejumlah pertanyaan terkait dugaan keterlibatan dalam proses pengadaan LPJU Hias tersebut. Nama pihak swasta itu disebut tercantum dalam dokumen yang diperoleh penyidik saat melakukan pendalaman perkara.

Sementara itu, keterangan dari saksi OPD dinilai penting untuk mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh, termasuk pihak-pihak yang diduga terlibat dalam proyek tersebut.

“Keterangan saksi dari OPD ini sangat penting untuk mengungkap perkara secara terang benderang, termasuk pihak-pihak yang diduga terlibat,” tegasnya.

Sebelumnya, penyidik Kejari Karangasem juga telah memeriksa sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkab Karangasem. Di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta, Kepala Dinas Perhubungan Karangasem, Tjok Made Surya Darma, serta Lurah Subagan dan beberapa saksi lainnya.

Sekda Karangasem membenarkan dirinya sempat diperiksa penyidik dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Karangasem. Ia menyebut pembahasan yang dilakukan TAPD bersifat global terhadap seluruh kegiatan OPD.

“Yang saya diperiksa sebagai saksi, selaku Ketua TAPD kami membahas dan menyetujui anggaran secara global untuk kegiatan di seluruh OPD,” ujarnya.

Selain itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu pejabat OPD yang turut diperiksa penyidik disebut-sebut adalah I Nyoman Sutirtayasa. Saat proyek berlangsung, ia diketahui menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Perhubungan Karangasem sekaligus Kepala Bapelitbangda Karangasem. (Ami)

Aksi Bergerak dan Berbagi Bunda Rai di Selemadeg Timur dan Selemadeg Sasar Ratusan Warga Rentan


Tabanan , Bali Kini q– Di tengah tantangan ekonomi dan isu lingkungan yang kian mendesak, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya kembali menunjukkan aksi nyata, melalui roadshow ke-10 program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi. Ia turun langsung menyapa dan membantu masyarakat di Kecamatan Selemadeg Timur dan Selemadeg, Tabanan, Senin, (18/5), dengan sentuhan yang menyeluruh dan tepat sasaran.

 

Kehadiran sosok yang akrab disapa Bunda Rai itu didampingi anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga beserta jajaran pengurus, perangkat daerah terkait, camat setempat, serta para Ketua TP PKK kecamatan dan desa, sekaligus ratusan penerima bantuan yang menjadi fokus utama kegiatan.

 

Kegiatan pertama dipusatkan di Wantilan Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur. Di lokasi ini, bantuan disalurkan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil dengan kondisi KEK, 20 lansia, 15 balita dengan gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT bagi anak PAUD. Selain itu, bantuan tambahan juga diberikan berupa 1 kursi roda, 9 tripod, dan 4 walker untuk mendukung mobilitas penerima.

 

Kegiatan kemudian berlanjut ke Wantilan Banjar Delod Sema Cemagi, Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg. Bantuan serupa kembali diberikan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil KEK, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT untuk anak PAUD. Tambahan bantuan berupa 3 walker dan 4 alat bantu dengar turut melengkapi kepedulian tersebut.

 

Adapun setiap penerima bantuan memperoleh paket yang terdiri dari 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

 

Tak sekadar menyerahkan bantuan, Bunda Rai juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat edukasi program prioritas PKK. Dalam kapasitasnya sebagai Duta PADAS (Palemahan Kedas), ia turut menggelorakan kesadaran pengelolaan sampah berbasis rumah tangga melalui pembagian 150 alat pelubang biopori sekaligus praktik langsung di lingkungan warga.

 

Dalam sambutannya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk berbagi bantuan, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Saya hadir untuk berbagi dan memberikan sedikit bantuan, apalagi dalam situasi ekonomi saat ini. Hal ini juga menjadi upaya kami untuk terus menjaga kedekatan antara masyarakat dengan pemerintah, sekaligus memberikan motivasi agar kita semua tetap semangat membangun Tabanan,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti persoalan sampah yang dinilai semakin krusial dan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Saya mengajak ibu-ibu dari rumah tangga untuk mulai mengelola sampah dari sumbernya. Sampah yang tidak dikelola bisa menjadi musibah, tetapi jika diolah dengan baik akan menjadi berkah. Melalui biopori, sampah bisa diubah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman dan mendukung program Aku Hatinya PKK,” jelasnya.

 

Selain itu, selaku ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, ia juga turut mensosialisasikan penguatan layanan Posyandu berbasis 6 SPM. Menurutnya, posyandu kini tidak hanya sebatas tempat penimbangan, tetapi juga menjadi ruang penyampaian aspirasi dan pelayanan kesehatan masyarakat secara lebih luas. Ia juga mengimbau kader PKK agar aktif menjalankan program dari provinsi seperti Gerakan Kulkul PKK dan optimalisasi Posyandu.

 

Melalui aksi sosial yang menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat ini, peran Bunda Rai tidak hanya terlihat sebagai penggerak organisasi, tetapi juga sebagai sosok yang konsisten hadir di tengah masyarakat, membawa solusi sekaligus semangat kebersamaan. Program Bergerak dan Berbagi” pun kembali menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kabupaten Tabanan.

 

Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg Timur, Ny. Luh Adi Wiratni Karang Sudarya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bunda Rai. Kami mengucapkan selamat datang di Desa Megati. Aksi sosial ini sangat bermanfaat dan menjadi wujud nyata kepedulian di bidang sosial serta semangat gotong royong dalam membantu masyarakat. Kami juga siap mendukung penuh program pemerintah demi mewujudkan visi Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg, Ny. Rahayu Budi Arsana menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia melaporkan bahwa penerima bantuan pada kegiatan tersebut mencapai 128 orang yang tersebar di 10 desa. Kami bersyukur atas kehadiran ibu dan jajaran. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, (AUM)” ujarnya. 

Pemerintah Kabupaten Bangli dan FPRB Tanam 150 Pohon, Peringati HUT ke-822 dengan Aksi Pelestarian Alam


Bangli ,Bali Kini - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Bangli yang ke-822, Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bangli menggelar kegiatan penanaman pohon di kawasan Pura Dalem Buungan, Kecamatan Susut, Rabu (13/5). Aksi ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menekan risiko bencana alam di wilayah yang memiliki banyak aliran sungai dan daerah rawan longsor.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, didampingi Ketua FPRB Kabupaten Bangli, I Wayan Wiwin, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli, Camat Susut, BPBD Kabupaten Bangli, jajaran Polsek Susut, Danramil Susut, Perbekel Desa Tiga, Babinsa Desa Tiga, tokoh adat Jro Mangku Desa Buungan, Kelihan Desa Buungan, dan warga sekitar.

Ketua FPRB Kabupaten Bangli, I Wayan Wiwin, menjelaskan bahwa sebanyak 150 pohon ditanam di lokasi tersebut, terdiri dari beragam jenis tanaman. Mulai dari jenis tanaman pelindung seperti majegau dan ketapang, hingga tanaman buah bernilai ekonomi seperti nangka dan alpukat. Pemilihan lokasi di Pura Dalem Buungan bukan tanpa alasan, mengingat kawasan ini berdekatan dengan aliran sungai dan masuk dalam kategori wilayah rawan bencana, sehingga penanaman pohon diharapkan dapat memperkuat struktur tanah dan menjaga keseimbangan ekosistem.

“FPRB berkomitmen untuk terus bersatu dan bergerak bersama menjaga alam dan lingkungan sebagai wujud rasa cinta kepada bumi pertiwi. Kami juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bangli dan seluruh pihak yang senantiasa mendukung setiap langkah kami, baik dalam kegiatan penanaman pohon ini maupun program sosialisasi pengurangan risiko bencana ke masyarakat dan sekolah-sekolah se-Kabupaten Bangli,” ujar I Wayan Wiwin.

Menurutnya, prioritas utama program penanaman pohon FPRB adalah wilayah-wilayah yang memiliki aliran sungai serta daerah rawan bencana. Langkah ini sejalan dengan tujuan jangka panjang untuk mencegah kerusakan lingkungan sekaligus meminimalkan dampak bencana yang dapat merugikan masyarakat luas.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif dan aksi nyata yang dilakukan FPRB. Ia menegaskan, kegiatan reboisasi atau penanaman pohon ini memiliki makna lebih dalam, bukan sekadar menambah jumlah pepohonan, melainkan bertujuan mengembalikan fungsi ekosistem secara menyeluruh.

“Pohon berfungsi sebagai penyaring air alami dan pengendali iklim. Jika ekosistem terjaga dengan baik, maka ketersediaan air bersih terjamin dan suhu lingkungan tetap seimbang, sehingga risiko bencana seperti banjir atau kekeringan dapat ditekan,” jelas Diar.

Pihaknya juga berharap, kegiatan ini dapat menjadi contoh dan memicu semangat organisasi masyarakat, pemuda, serta seluruh warga Bangli untuk semakin mencintai lingkungan dan turut berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian alam. “Mari kita jaga warisan alam ini bersama-sama, agar Kabupaten Bangli tetap asri, aman, dan lestari untuk generasi mendatang,” tutup Wakil Bupati.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian utama peringatan HUT Bangli ke-822, yang menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.(*)

Kadek Boy Kanaya Darmanta Kunci Posisi Runner Up Kejurnas MX 50cc Putaran ke-2 di Karanganyar

Jembrana , Bali Kini - Crosser cilik berbakat asal Jembrana, Kadek Boy Kanaya Darmanta, (7 tahun ), 
kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. 'Boy ', demikian sapaan akrabnya, sukses merebut posisi runner up (juara kedua ) di kelas MX 50cc pada Seri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross Putaran ke-2 yang digelar di Sirkuit Kelana Sakti Jumantono, Kabupaten Karanganyar, 16-17 Mei 2026.

Keberhasilan ini didapat setelah Boy, yang lahir di Badung pada 25 Agustus 2018, mampu menyelesaikan dua putaran (moto) dengan total poin 44. 

Kejurnas sendiri masih menyisakan 6 putaran dengan total 8 putaran kejurnas .
Pada putaran pertamq di pandegelang Banten,  Boy juga menempati posisi runer up .Sehingga boy dengan julukan "superboy" di nasional diharapkan mampu menyelesaikan sisa 6 putaran dan bisa keluar sebagai juara nasional 


Optimisme yang tinggi juga disampaikan I Putu Ana Marjaya selaku pelatih . 
"Saya sangat optimis Boy bisa meraih juara nasional dengan sistem dan pola latihan yang konsisten," ujar I Putu Ana dihubungi minggu 17/5.


"Super boy"  ini kata Putu Ana memiliki kelebihan adaptasi yang cepat dengan berbagai karakter lintasan, yang merupakan modal bagus di level nasional.

"Meskipun menghadapi kendala teknis pada Kejurnas Putaran ke-2 ini, kendaraan Boy mengalami masalah di bagian membran sehingga performanya tidak maksimal,semangat Kadek Boy tidak surut," ucapnya .



Team  Angel MX Bali, tempat Boy bernaung 
Menyuarakan  target tinggi dan optimisme bahwa " Superboy" dapat menyelesaikan sisa putaran dan keluar sebagai Juara Nasional.
"Menghadapi putaran ketiga, kami akan berkaca dari kejadian di Karanganyar dan bekerja sama solid dengan mekanik untuk memastikan kendaraan siap, sehingga 'Superboy' bisa keluar sebagai juara di putaran selanjutnya," tutup I Putu Ana.

Sebelumnya dukungan  Pemkab Jembrana terlihat nyata ketika Wakil Bupati Jembrana, Bapak Ipat, secara formal 'melepas' boy  sebelum kejuaraan. Dalam pertemuan tersebut, Wabup Ipat menyampaikan pesan yang mendalam dan penuh inspirasi. Selain fokus pada pendidikan, Wabup Ipat membakar semangat para kroser muda Jembrana untuk tampil maksimal dan senantiasa menjaga sportivitas demi mengharumkan nama Jembrana di panggung nasional.

"Tunjukkan kemampuan terbaik dan jaga disiplin," ujar Wabup Ipat dengan tegas. "Saya ingin anak-anak Jembrana tidak hanya hebat secara non-akademis dalam bidang olahraga, tetapi juga tetap unggul di sekolah dan pendidikan mereka. Jadilah inspirasi yang positif bagi generasi muda Jembrana lainnya." Pesan kuat dari Wakil Bupati ini menjadi pelecut semangat yang luar biasa bagi Kadek Boy untuk terus berjuang. ( * )

Buka Muskab IV, Bupati Jembrana Ajak LPD Sukseskan Subsidi Kredit PMI

JEMBRANA , BALI KINI – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) IV Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Kabupaten Jembrana pada Senin (18/5/2026). Acara yang mempertemukan seluruh pengurus LPD se-Kabupaten Jembrana ini digelar di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno dengan fokus utama penguatan sinergi program daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Kembang Hartawan menekankan pentingnya transformasi pelayanan di tubuh LPD. Menurutnya, daya saing LPD saat ini tidak lagi sekadar diukur dari murahnya suku bunga, melainkan dari rasa aman, kenyamanan, serta kecepatan pelayanan yang prima bagi nasabah.

Lebih dari itu, Bupati mendorong LPD untuk mengambil peran strategis dalam menyukseskan program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana, khususnya Program Dana Talangan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang disubsidi penuh tanpa bunga dan tanpa jaminan.

" LPD harus bisa tanggap dan menyesuaikan diri dengan situasi daerah, regional, maupun internasional. Seperti kita di Jembrana, saya harap LPD menjadi garda terdepan yang bekerja sama dengan Pemkab untuk menyalurkan kredit talangan PMI ini. Ini adalah wujud nyata LPD hadir untuk krama," ujar Bupati Kembang.

Melalui sinergi ini, LPD diharapkan dapat mempermudah proses pembiayaan keberangkatan para calon PMI asal Jembrana. Dukungan subsidi dari Pemkab Jembrana akan memastikan beban bunga dan jaminan tidak lagi menjadi penghalang bagi masyarakat adat yang ingin mengubah nasib di luar negeri.



Merespons arahan tersebut, Ketua BKS-LPD Kabupaten Jembrana, I Kadek Arnaya, menyatakan kesiapan seluruh jajaran LPD di Jembrana untuk menyukseskan program prorakyat tersebut. Saat ini, Kabupaten Jembrana memiliki modal sosial yang kuat dengan jaringan 64 LPD dan total 407 karyawan yang tersebar di berbagai desa adat.

Kadek Arnaya menjelaskan bahwa pelaksanaan Muskab IV tahun 2026 ini didasarkan pada regulasi resmi, yaitu:
 Perda Nomor 3 Tahun 2017** tentang Lembaga Perkreditan Desa (Pasal 48 ayat 2).
 Sedangkan AD/ART BKS-LPD Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana.
 
Sejalan dengan tantangan baru tersebut, Muskab kali ini mengusung tema: Melalui MUSKAB BKS-LPD Kabupaten Jembrana kita tingkatkan Persatuan dan Kebersamaan untuk memperkuat Peran dan Fungsi LPD dalam memperkuat Ekonomi Adat untuk Kesejahteraan Krama Desa.

Di akhir laporannya, I Kadek Arnaya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas komitmen dan dukungan penuh yang selama ini diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana.
"Terima kasih atas dukungan, masukan, dan saran dari Bapak Bupati Jembrana. Dengan adanya program bersama seperti kredit talangan PMI tanpa bunga dan jaminan ini, kami optimis LPD dapat terus berkontribusi nyata dan semakin dirasakan manfaatnya bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jembrana," pungkas Kadek Arnaya. ( *)

Bupati Kembang Rangkul Pensiunan, Ajak Bangun Daerah Melalui Berbagi Pengalaman dan Masukan


Jembrana , Bali Kini
  - Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan secara khusus mengajak para pensiunan untuk tidak berhenti berkarya, melainkan tetap ikut membangun daerah lewat sumbangsih pengalaman matang dan masukan-masukan strategis mereka.

Baginya, pengalaman matang dan pemikiran yang dimiliki para anggota PPI justru menjadi aset berharga yang masih sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk mengeksekusi berbagai program daerah.

Ajakan itu disampaikan langsung oleh Bupati Kembang saat hadir bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna di tengah kemeriahan HUT ke-3 Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Jembrana. 

Acara yang digelar di Gedung Pendopo Kesari, Kecamatan Negara, Minggu (17/5/2026) pagi itu seketika riuh oleh tawa dan canda bernada nostalgia.

"Pengalaman bapak dan ibu sekalian adalah guru terbaik. Kami yang masih aktif di pemerintahan tentu sangat membuka diri terhadap masukan, ide, dan wejangan demi membawa Jembrana ke arah yang lebih baik," ungkap Bupati Kembang.

Di usia PPI Jembrana yang ketiga ini, Bupati Kembang juga berharap organisasi ini terus menjadi wadah perekat silaturahmi yang solid. Fokusnya bukan hanya tentang kontribusi pemikiran, melainkan juga menjaga kesehatan mental dan fisik para purnatugas.

"Selain menyumbang pemikiran, yang paling utama adalah bapak dan ibu harus tetap bahagia dan sehat. Forum seperti ini penting agar di masa tua tetap aktif bergerak dan menjaga kebugaran," tambah Kembang.

Sementara itu, Ketua Panitia, IGN Sudiarsa menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kehadiran orang nomor satu di Jembrana tersebut. 

Sudiarsa menyebut, perayaan hari jadi yang ketiga ini sengaja dikemas dengan berbagai kegiatan positif guna menjaga kesehatan fisik dan mental para anggota.

Acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Kembang yang diserahkan kepada pengurus PPI Kabupaten Jembrana sebagai simbol rasa syukur atas eksistensi organisasi yang telah menginjak usia tiga tahun. 

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Persatuan Pensiunan Indonesia Provinsi Bali, I Gusti Made Sunendra, Mantan Bupati Jembrana (2000-2010), Prof. Dr. drg. I Gede Winasa, Sekda I Made Budiasa, serta stakeholder lainnya.  (*)

Wali Kota Jaya Negara Terima Kunjungan KKP Sespimmen Polri

Ket. Foto:
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan Kuliah Kerja Profesi (KKP) Sespimmen Polri di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (18/5).

Harapkan Kolaborasi dengan Institusi Polri Dukung Pembangunan Kota Denpasar

Denpasar , Bali Kini – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara berharap sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan institusi Polri dapat memberikan manfaat nyata dalam mendukung pembangunan Indonesia yang tangguh, khususnya di Kota Denpasar.

Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Kuliah Kerja Profesi (KKP) peserta didik Sespimmen Polri di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (18/5).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Tim Supervisi Sespimmen Polri, Irjen Pol Hadi Purnomo, perwakilan Polresta Denpasar, jajaran pimpinan OPD Pemerintah Kota Denpasar, serta pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Jaya Negara menyampaikan bahwa dipilihnya Kota Denpasar sebagai lokasi KKP merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Pemerintah Kota Denpasar.

“Kunjungan ini merupakan kehormatan bagi kami di Pemerintah Kota Denpasar. Tentunya kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Indonesia, khususnya Kota Denpasar,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Jaya Negara juga memaparkan sejumlah program inovasi yang dijalankan Pemerintah Kota Denpasar. Program tersebut mencakup bidang ketahanan pangan dan pertanian, inovasi energi, pendidikan, hingga pengelolaan sampah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagai ibu kota Provinsi Bali yang berbasis budaya, Kota Denpasar menjunjung spirit Vasudhaiva Kutumbhakam, yakni semangat persaudaraan dan kolaborasi. Semangat tersebut diharapkan menjadi landasan dalam mendukung pembangunan kota.

“Semoga melalui kunjungan ini kami dapat berbagi pengetahuan dan informasi terkait berbagai program inovasi yang ada di Kota Denpasar,” kata Jaya Negara.

Sementara itu, Tim Supervisi Sespimmen Polri, Irjen Pol Hadi Purnomo menjelaskan bahwa kunjungan KKP ke sejumlah pemerintah daerah bertujuan memberikan gambaran dan pengetahuan kepada peserta didik mengenai kondisi di daerah.

Menurutnya, hal tersebut penting karena para peserta didik Sespimmen Polri berpeluang bertugas di berbagai daerah di Indonesia pada masa mendatang.

“Terima kasih atas sambutan dan informasi yang diberikan. Ini menjadi pengetahuan berharga bagi peserta didik Sespimmen Polri yang nantinya akan menjadi calon pemimpin di institusi Polri di daerah,” ujarnya.(Win)

Gita Bandana Praja Denpasar Pastikan Tampil di Ajang PKB XLVIII


Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Panglingsir Puri Agung Denpasar serta Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat menghadiri Pembinaan Sanggar Seni Gita Bandana Praja, Kota Denpasar sebagai Duta Kota Denpasar pada Kesenian Legendaris serangkaian PKB XLVIII oleh Tim Konsultan Seni Kota Denpasar yang digelar di Jaba Pura Puri Agung Satria, Denpasar, Minggu (17/5) malam. 

Sajikan Karya Legendaris Maestro Seni I Wayan Beratha.  

Denpasar, Bali Kini - Sanggar Seni Gita Bandana Praja, Kota Denpasar memastikan kesiapannya untuk tampil sebagai Duta Kota Denpasar pada Kesenian Legendaris serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Hal tersebut terungkap saat pelaksanaan Pembinaan oleh Tim Konsultan Seni Kota Denpasar yang digelar di Jaba Pura Puri Agung Satria, Denpasar, Minggu (17/5) malam. 

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Panglingsir Puri Agung Denpasar, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya dan AA Istri Paramita Dewi, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, instansi terkait serta undangan lainya. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi terhadap komitmen Sanggar Gita Bandana Praja dalam melestarikan kesenian legendaris. Hal ini tentu menjadi keunikan tersendiri, dimana PKB bukan hanya menjadi ruang kreativitas, melainkan juga menjadi wahana pelestarian kesenian legendaris. 

"Inilah yang dimaksud dengan pelestarian dan penguatan seni, dimana karya-karya legendaris beserta sekehe gong legendarisnya kembali diorbitkan, dan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penampilan seni Duta Kota Denpasar," ujar Jaya Negara. 

Selebihnya Jaya Negara berharap Sekehe Gong Legendaris Duta Kota Denpasar dapat memberikan penampilan terbaik pada ajang PKB XLVIII mendatang. Tak hanya itu, pihaknya berharap, kehadiran sekehe gong legendaris dapat menjadi literasi seni positif terhadap generasi muda dan kelestarian seni itu sendiri. 

"Semoga upaya pelestarian dan penguatan seni budaya di Kota Denpasar dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, dan harapan kami sekehe gong legendaris ini dapat tampil optimal di PKB nanti," ujarnya. 

Konsultan Seni Kota Denpasar, I Komang Astita memberikan apresiasi atas komitmen Sekehe Gong Legendaris yang diwakili Sanggar Gita Bandana Praja. Dimana, dalam materi yang dibawakan, keseluruhan merupakan karya maestro seni Kota Denpasar, I Wayan Bertha. Hal ini tentu menjadi capaian positif, bagaimana karya-karya maestro tetap abadi dan terus menjadi inspirasi. 

"Secara umum materi yang dibawakan sudah sangat baik dan apik, namun sisa waktu yang ada menjadi penting untuk terus dioptimalkan, terutama bagaimana menghadirkan jiwa dari sebuah karya legendaris, sehingga penonton nanti dapat terbawa suasana zaman dahulu," ujarnya. 

Kordinator Sanggar Gita Bandana Praja, I Nyoman Gede Jasa didampingi Tim Pembina, I Gede Yudarta mengatakan bahwa persiapan sekehe telah dilaksanakan sejak penunjukan pada awal Tahun 2026 lalu. Hal ini dilaksanakan dengan latihan tabuh, tari dan sendratari. 

"Persiapan kurang lebih sejak awal tahun, dan setelah pembinaan akan terus kami persiapkan agar lebih matang," ujarnya. 

Adapun materi yang akan dibawakan seluruhnya merupakan karya Maestro Seni Denpasar, I Wayan Beratha. Yakni Tabuh Nem Lelambatan Galang Kangin, Tari Kupu-Kupu Tarum dan Sendratari Narakesuma. Selain mengenang sang maestro, penyajian karya ini diharapkan dapat membangkitkan ingatan masyarakat tentang karya-karya legendaris, serta melestarikan karya seni itu sendiri. 

"Kita khusus menyajikan karya seni legendaris dari Maestro I Wayan Beratha, kebetulan beliau juga merupakan kelahiran Denpasar, dan ini menjadi momentum untuk melestarikan dan memperkenalkan kembali karya-karya legendaris," ujarnya. (Ags).
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved