-->

Selasa, 02 Juni 2026

Pansus TRAP DPRD Bali Minta Vila Ilegal di Kawasan Hutan Pejarakan Dibongkar

DENPASAR Bali Kini – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali merekomendasikan pembongkaran bangunan vila yang berdiri di kawasan hutan dan tanah negara di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Rekomendasi tersebut muncul setelah pansus menemukan dugaan pelanggaran tata ruang, perizinan, hingga perusakan kawasan hutan.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan pembangunan vila di kawasan hutan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang memadai dan harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Kami berpendapat pembangunan pada kawasan hutan di Desa Pejarakan merupakan pembangunan ilegal atau melanggar hukum. Selain berpotensi menimbulkan dampak sosial, keberadaan bangunan tersebut juga mengancam kelestarian lingkungan dan fungsi kawasan hutan,” tegas Supartha dalam rekomendasi resmi Pansus TRAP.

Pansus menemukan bangunan vila berdiri di tengah kawasan hutan tanpa didukung dokumen perizinan yang dipersyaratkan, termasuk dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR/BKKPR). Padahal, secara fungsional kawasan tersebut tidak diperuntukkan bagi pembangunan permanen.

Menurut Supartha, keberadaan bangunan dengan konstruksi beton di kawasan hutan telah menimbulkan kekhawatiran terhadap perubahan bentang alam dan kerusakan lingkungan yang lebih luas apabila tidak segera ditertibkan.

“Kawasan hutan memiliki fungsi ekologis yang harus dijaga. Karena itu segala bentuk aktivitas pembangunan permanen yang tidak sesuai ketentuan harus dihentikan,” ujarnya.

Dalam rapat kerja yang dilaksanakan DPRD Bali, Pansus TRAP mencatat dua persoalan utama, yakni pembangunan vila di atas tanah negara dan/atau kawasan hutan serta perlunya pengembalian fungsi hutan yang telah mengalami perubahan akibat aktivitas pembangunan.

Pansus juga menyoroti belum adanya kejelasan terkait status penguasaan lahan. Bahkan Kantor Pertanahan Kabupaten Buleleng disebut belum dapat menunjukkan data dan dokumen yang menjelaskan alas hak kepemilikan bangunan yang berdiri di lokasi tersebut.

Atas temuan itu, Pansus TRAP merekomendasikan Gubernur Bali beserta instansi terkait untuk segera menghentikan seluruh aktivitas yang berlangsung di kawasan hutan Desa Pejarakan.

Selain itu, Satpol PP Provinsi Bali didorong melakukan pemasangan POL PP Line sebagai langkah awal penegakan sanksi administrasi.

“Kami juga meminta dilakukan proses hukum terhadap siapa pun yang dengan sengaja membuka atau merusak POL PP Line yang telah dipasang oleh petugas,” kata Supartha.

Pansus turut meminta Satpol PP Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng dan OPD terkait melakukan penutupan kegiatan usaha serta pengosongan bangunan sebelum dilaksanakan pembongkaran.

Dalam rekomendasinya, pemilik bangunan diberikan kesempatan melakukan pembongkaran secara sukarela dengan biaya sendiri dalam jangka waktu satu bulan sejak rekomendasi diterbitkan.

“Pembongkaran sukarela merupakan bentuk tanggung jawab pemilik bangunan untuk mengembalikan kawasan tersebut ke kondisi semula dan menjaga kesucian kawasan hutan sesuai arah pembangunan Bali berkelanjutan,” jelasnya.

Apabila dalam batas waktu yang diberikan tidak ada tindakan pembongkaran, pemerintah daerah didorong mengambil langkah tegas berupa pembongkaran paksa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tak hanya itu, Pansus TRAP juga meminta aparat penegak hukum mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat dalam pelanggaran tersebut, termasuk apabila ditemukan adanya unsur pembiaran atau keterlibatan pejabat dalam proses pembangunan.

“Penerapan sanksi pidana harus menjadi langkah terakhir terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja atau karena kelalaiannya telah menyebabkan terjadinya pelanggaran hukum di kawasan hutan Desa Pejarakan,” tegas Supartha.

Rekomendasi Pansus TRAP tersebut kini disampaikan kepada Ketua DPRD Bali untuk segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng, Satpol PP, serta aparat penegak hukum.

Wali Kota Denpasar Jaya Negara Terima Kunjungan Kerja Bupati Kabupaten Barito Timur

Denpasar, Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan Bupati Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Yamin beserta jajaran di Kantor Wali Kota Denpasar, pada Selasa (2/6) pagi. 

Pertemuan antar keduanya diisi pembicaraan terkait berbagai hal di berbagai sektor, diantaranya pengembangan sektor pariwisata, pembangunan infrastruktur, pengembangan UMKM dan berbagai isu strategis lainnya. 

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengucapkan selamat datang di Kota Denpasar kepada Bupati Kabupaten Barito Timur, Muhammad Yamin beserta jajaran.
 
"Semoga pertemuan ini dapat menjadi wadah bertukar pikiran dan informasi antara Pemkot Denpasar dengan Kabupaten Barito Timur membahas berbagai isu strategis untuk kemajuan kedua daerah," ujar Jaya Negara.

Selebihnya, Jaya Negara juga mengatakan, Kota Denpasar baru saja mendapat kesempatan menjadi Tuan Rumah Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) 2026. Pihaknya juga ingin berbagi pengalaman dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. 

"Semoga pertemuan ini, dapat mewujudkan kekompakan antara APEKSI dan APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) untuk memajukan daerah masing-masing," kata Jaya Negara.

Bupati Kabupaten Barito Timur, Muhammad Yamin berterima kasih atas sambutan hangat Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara kepada jajarannya.

"Semoga dari pertemuan ini kami dapat mengambil berbagai hal positif di Kota Denpasar yang dapat kami terapkan untuk kemajuan daerah kami. Sekaligus juga mempererat silaturahmi antara kedua daerah untuk kemajuan bersama," ujarnya. (esa)

Walikota Jaya Negara Pimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila di Denpasar,

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menjadi Inspektur Upacara pada Apel Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni yang digelar jajaran Pemerintah Kota Denpasar di Halaman Kantor Walikota Denpasar, Senin (1/6).

Ajak Semua Pihak Berkolaborasi, Amalkan Nilai Pancasila Menuju Denpasar Maju. 

Denpasar, , Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menjadi Inspektur Upacara pada Apel Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni yang digelar jajaran Pemerintah Kota Denpasar di Halaman Kantor Walikota Denpasar, Senin (1/6). Apel ini merupakan momentum untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara serta menjalankan roda pemerintahan. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, Forkopimda Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Pimpinan OPD serta undangan lainya. Usai melaksanakan apel, Walikota Jaya Negara turut menyerahkan penghargaan bagi Paskibraka Kota Denpasar Tahun 2025 dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yang memasuki masa purna tugas. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Lebih lanjut Jaya Negara menyampaikan dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Pancasila dinilai tidak hanya relevan menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi bagi terciptanya perdamaian dunia yang berkelanjutan. Bahkan Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa di tengah berbagai tantangan global. 

“Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” kutipnya.

Lebih lanjut, Indonesia disebut memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Melalui politik luar negeri bebas aktif, Indonesia terus menunjukkan peran strategisnya dalam menjaga perdamaian dunia. 

“Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa, peran dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah merupakan pengejawantahan sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Jaya Negara juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan pentingnya menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan publik, sekaligus memperkuat komitmen melawan intoleransi dan radikalisme. 

“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, kuat dalam persatuan, dan kokoh karena nilai-nilai kemanusiaannya. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” ujarnya.

Usai pelaksanaan apel, Walikota Jaya Negara menambahkan bahwa tema Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yakni Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia ini sejalan dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara. Hal ini juga selaras dengan rasa kebersamaan, kolaborasi dan gotong-royong dalam mewujudkan cita-cita pembangunan yang merupakan pengamalan nilai-nilai Pancasila. 

Lebih lanjut Jaya Negara mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk mengarusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa. Sehingga secara berkelanjutan, sinergitas dan kolaborasi semua pihak dapat tercipta guna mewujudkan pembangunan nasional, khususnya visi Kota Denpasar yakni Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar MAJU (Makmur, Aman, Jujur dan Unggul). 

“Pada momentum yang baik ini, kami mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya masyarakat Kota Denpasar untuk bersama-sama bergotong royong merawat anugerah Pancasila melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud implementasi sepirit Vasudhaiva Kutumbakam dalam mewujudkan Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar Maju,” ujar Jaya Negara. 

Untuk diketahui bahwa serangkaian Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Hari Lahir Bung Karno pada 6 Juni dan Wafatnya Bung Karno pada 21 Juni, Pemerintah Kota Denpasar bersama berbagai komunitas kembali mengahdirkan Bulan Bung Karno. Berbagai kreatifitas akan turut digelar, mulai dari lomba poster, lomba pidato, lomba pusi, aksi sosial hingga gelar budaya yang juga serentak digelar hingga desa/kelurahan. (Ags).

Jalan di Kawasan Kumuh Dipastikan Tertata Tahun Depan

Denpasar , Bali Kini  - Perbaikan jalan serta drainase di kawasan Jalan Karya Makmur, Ubung Kaja, Denpasar akan dilakukan Pemkot Denpasar di tahun 2027 mendatang. Perbaikan dilakukan untuk menjadikan Kota Denpasar sebagai daerah bebas kawasan kumuh. 

Untuk tahapan penataan ini akan dimulai pada APBD Perubahan 2026 berupa pembuatan DED. Hal itu diungkapkan Kadis Perkimta yang juga Plt Kadis PUPR Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Selasa (2/6). Perbaikan dan penataan ini merupakan tindaklanjut diserahkannya sertifikat lahan dari PT Karya Makmur dan juga milik perorangan ke Pemkot Denpasar pada Maret 2026 lalu.

"Dengan diserahkan lahan ke Pemkot Denpasar, berdasarkan peninjauan konsultan secara otomatis kawasan kumuhnya sudah nihil. Tapi masyarakat kan ingin melihat fisiknya dikerjakan,"kata Cipta Sudewa.

Untuk pengerjaan DED pada APBD Perubahan ini, PUPR Kota Denpasar menganggarkan Rp 100 juta. Untuk anggaran penataan, menurut Cipta Sudewa baru bisa diketahui setelah DED rampung. Di APBD Perubahan waktunya pendek, sehingga tahun ini DED saja dulu. Perbaikannya akan dilakukan tahun 2027," paparnya.

Luas lahan dari PT Karya Makmur yang diserahkan mencapai 1,7 hektar dan milik pribadi seluas 1,55 are. Sementara untuk panjang jalan di Jalan Karya Makmur ini sekitar 1 km. Cipta Sudewa menambahkan, proses penyelesaian kawasan kumuh di Karya Makmur dilakukan sejak 2023 lalu.

"Kami berupaya dengan humanis melakukan pendekatan, sehingga pemilik menyerahkan bahkan secara gratis kepada Pemkot Denpasar untuk kami tata," paparnya.

Pihaknya membentuk tiga Perda yakni Perda 6 tahun 2023 tentang  Izin Peruntukan Penggunaan Tanah atau Rekomendasi Kavling, Perda 7 tahun 2023 tentang Perda PSU (Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum), dan Perda 9 tahun 2023 tentang Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP).

Terdapat tujuh parameter kawasan kumuh yakni bangunan, jalan, drainase, air, limbah, sampah, dan air minum, termasuk juga listrik. Saat ini pihaknya akan berupaya mempertahankan agar di tahun berikutnya  tidak muncul lagi kawasan kumuh. 
"Sosialisasi terus-menerus kita akan lakukan. Karena untuk mempertahankan agar tak muncul lagi kawasan kumuh ini sangat sulit," paparnya.(Jr)

Tidak Hanya Siswa, di Denpasar MBG Juga Menyasar Bumil dan Balita

Denpasar , Bali Kini  - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Denpasar tidak hanya menyasar para siswa, tetapi juga diberikan guru/tenaga pendidik (tendik), ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita. Bahkan dari data pembagian MBG, telah mencapai 233.321 kotak. 

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, AA Gde Wiratama, bahwa penyaluran MBG dilakukan melalui sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di masing-masing wilayah. 

"Di sekolah, program ini bertujuan mendukung pemenuhan gizi siswa, tenaga pendidik dan staf sekolah sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan. Dari data tercatat total untuk Drnpasar ada 233.321 orang penerima, " Bebernya. 

Dijabarkannya, untuk kategori Siswa mendominasi sebagai penerima manfaat terbesar dengan jumlah 196.503 orang dari jenjang TK hingga SMA/K. Berdasarkan kecamatan rinciannya yakni Denpasar Selatan 18.252 siswa, Denpasar Timur 21.806 siswa, Denpasar Utara 23.174 siswa, serta Denpasar Barat 43.756 siswa. 

Untuk guru atau tenaga pendidik yang telah disasar MBG sebanyak 14.726 orang. Dengan rinciannya yakni Denpasar Selatan 1.276 orang, Denpasar Timur 1.586 orang, Denpasar Utara 1.780 orang, serta Denpasar Barat 3.179 orang.

Selain itu, program ini juga menyasar 1.233 ibu hamil, 2.392 ibu menyusui, dan 18.917 balita. Sedangkan untuk sebaran SPPG di Denpasar yakni di Kecamatan Denpasar Selatan, terdapat 14 titik layanan SPPG, dengan 13 SPPG yang sudah beroperasional dan 1 SPGG masih dalam proses. SPPG di Denpasar Selatan ini telah melayani sebanyak 20.892 orang. 

Denpasar Timur terdapat sebanyak 12 SPPG dan telah melayani sebanyak 25.162 orang. Di Denpasar Utara terdapat sebanyak 12 SPPG dan telah melayani 28.949 orang. Serta di Denpasar Barat terdapat 11 SPPG, dimana yang telah beroperasi sebanyak 10 SPPG dengan total pelayanan 23.099 orang.

Sehingga total terdapat sebanyak 49 SPPG yang tersebar di Denpasar, dengan 2 di antaranya masih belum beroperasi. Dari jumlah SPPG tersebut, jumlah tenaga kerja meliputi pegawai sebanyak 1.842 orang dan tenaga keamanan sebanyak 35 orang.

Senin, 01 Juni 2026

Pemkab Tabanan Lepas Kontingen Pelajar ke Porjar Provinsi Bali 2026

Tabanan , Bali Kini  Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kabupaten Tabanan melepas Kontingen Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Kabupaten Tabanan menuju Porjar Provinsi Bali Tahun 2026. Pelepasan dipimpin Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga mewakili Bupati Tabanan di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, Senin (1/6).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, para Asisten Sekda, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Ketua Umum KONI Kabupaten Tabanan, para official, pelatih, undangan, serta atlet yang akan mewakili Kabupaten Tabanan pada ajang olahraga pelajar tingkat Provinsi Bali.

Dalam sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan Wabup Dirga, disampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, official, sekolah, orang tua, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen Kabupaten Tabanan.Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, official, sekolah, orang tua dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen Kabupaten Tabanan untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2026,ujarnya.

Dirga menegaskan bahwa Porjar bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan ajang pembentukan karakter, mental juara, disiplin, kerja keras, sportivitas, dan tanggung jawab. Keikutsertaan saudara-saudara dalam Porjar bukan sekadar mengikuti sebuah kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ajang pembentukan karakter, mental juara, disiplin, kerja keras, sportivitas dan rasa tanggung jawab,tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). Menurutnya, para atlet pelajar yang dilepas merupakan bagian penting dalam mewujudkan generasi muda Tabanan yang unggul dan berprestasi.

Kepada para atlet, Dirga berpesan agar bertanding dengan disiplin, penuh semangat, dan percaya diri. Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Tabanan yang telah melalui proses seleksi pembinaan. Oleh karena itu, yakinlah pada kemampuan diri sendiri dan tunjukkan kemampuan terbaik yang kalian miliki,pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, melaporkan bahwa Porjar Provinsi Bali Tahun 2026 akan berlangsung pada 510 Juni 2026 di berbagai venue olahraga di Denpasar dan Tabanan. Kontingen Kabupaten Tabanan berjumlah 801 orang yang terdiri atas 648 atlet pelajar, 125 official dan pelatih, serta 28 tim kesehatan dan panitia pelaksana.

Seluruh kontingen akan mengikuti pertandingan pada 32 cabang olahraga dari total 44 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porjar Provinsi Bali Tahun 2026. Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, para atlet diharapkan mampu meraih prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Tabanan di tingkat Provinsi Bali

Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno VIII, Pemkab Tabanan Tegaskan Semangat Persatuan dan Nasionalisme

Tabanan , Bali Kini  Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengusung tema nasional Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Pembukaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 tersebut berlangsung di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Senin (1/6).

 

Upacara dihadiri oleh Ida Cokorda Anglurah Tabanan, perwakilan Rindam X/Udayana, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten Setda, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, para camat se-Kabupaten Tabanan, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, serta peserta upacara lainnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dirga membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam jiwa seluruh rakyat Indonesia.

 

Menurut amanat yang dibacakan, tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Duniamerupakan penegasan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

 

Wabup Dirga menyampaikan bahwa sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Ia juga menekankan bahwa Pancasila menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif, sementara nilai musyawarah dan mufakat menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

 

Lebih lanjut disampaikan, kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi Indonesia dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah merupakan pengejawantahan sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,demikian petikan amanat yang dibacakan.

 

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral dapat menyesatkan. Karena itu, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda sebagai penjaga masa depan, diajak menjadikan Pancasila sebagai living ideology. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,ujar Dirga saat membacakan amanat.

 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, semangat persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,tegasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga memberikan penghargaan kepada para anggota Purna Paskibraka Tahun 2025 beserta pelatih dan tim kesehatan. Wabup Dirga menyampaikan bahwa sertifikat yang diberikan bukan sekadar formalitas, melainkan bukti autentik dari komitmen, kedisiplinan, dedikasi, serta kerja keras yang telah ditunjukkan selama masa bakti. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pengingat akan tanggung jawab moral yang mereka emban sebagai generasi penerus bangsa.

 

Selain itu, Pemkab Tabanan juga melepas putra-putri terbaik daerah yang akan mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Bali dan tingkat nasional tahun 2026. Dalam amanatnya, Dirga memberikan motivasi kepada para peserta agar berjuang dengan penuh semangat dan membawa nama baik Tabanan di tingkat yang lebih tinggi.

 

Pemerintah Kabupaten Tabanan juga memberikan penghargaan kepada 42 orang PNS yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai tanggal 1 Juni 2026. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus ucapan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

 

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pembukaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang mengangkat tema Kawya Atma Kerthi Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator. Tema tersebut mengandung makna bahwa semangat perjuangan Bung Karno harus terus hidup dalam jiwa, karya, dan pengabdian seluruh masyarakat kepada bangsa dan negara. Semangat gotong royong, nasionalisme, persatuan, serta keberanian membangun Indonesia, khususnya Tabanan, diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi masa kini. Pembukaan resmi Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 ditandai dengan pelepasan balon ke udara. 

Pemkot Kembali Bangun 2 Pos Damkar, Siapkan Anggaran Rp10 M

Laporan Reporter: Jero Ari 

Denpasar , Bali Kinib - Pemkot Denpasar akan membangun dua pos pemadam kebakaran baru di tahun 2026 ini. Pembangunan ini dilakukan untuk memperkuat layanan pemadaman kebakaran di Denpasar. Rencananya Pos baru ini akan ditempatkan di Serangan dan Kesiman Kertalangu dengan anggaran disiapkan sebesar Rp10 miliar. 

Itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana yang menyebut bahwa dua pos damkar baru ini akan dibangun di Kantor Lurah Serangan dan yang kedua di Jalan Sekar Tunjung XI, Kesiman. "Untuk saat ini proses pembangunannya masih dalam tahap pelaksanaan tender. Pelaksanaan pembangunan sendiri dilakukan oleh Dinas PUPR Denpasar," Jelasnya. 

Untuk pembangunan kedua pos damkar baru ini, Pemkot Denpasar menyiapkan pagu anggaran Rp10,1 miliar lebih yang bersumber dari APBD 2026. Rinciannya yakni untuk Pos Damkar di Kesiman Kertalangu dengan pagu anggaran Rp 4.901.515.000.

Sedangkan untuk Pos Damkar di Kelurahan Serangan dengan pagu anggaran Rp 5.253.741.000. Khusus untuk Pos Damkar di Kesiman Kertalangu dibangun menggunakan hibah tanah bangunan kantor dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).  "Aset lahan ini seluas 6 are yang berlokasi di Jalan Sekar Tunjung XI, Kelurahan Kesiman Kertalangu," Akunya.

Penyerahan hibah aset ini, dituangkan dalam penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, pada 19 Januari 2026 lalu. Dalam penyerahan itu, Kepala DJKN Bali dan Nusa Tenggara, Sudarsono, menjelaskan, hibah ini diberikan untuk mendukung pembangunan daerah. 

Serah terima ini mencerminkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. "Aset tersebut dapat digunakan optimal untuk mendukung kinerja pemerintah daerah penerima hibah," ungkapnya.

Lebih jauh, pihaknya mengatakan, kerja sama antara Kementerian Keuangan dan pemerintah daerah akan terus diperkuat. Upaya ini dilakukan untuk mendukung tata kelola aset negara yang lebih baik di masa mendatang.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan melalui hibah aset berupa tanah bangunan kantor pemerintah. Memastikan aset tersebut akan dimanfaatkan untuk fasilitas umum bagi masyarakat Denpasar dan wilayah sekitar.

Prof. Dr. Ir. I Komang Gede Wiryawan, Dosen IPB Bogor Asal Desa Pesedahan Karangasem Siap Berlaga Kejurnas Tenis Profesor Indonesia di Bali

Laporan Tim: Gusti Ayu Purnamiasih 

 Karangasem, Bali Kini - Seorang gelar guru besar profesor tidak saja selalu berkecimpung dan berkompetisi di dunia akademis dan kampus.
Tapi kali ini seorang profesor diberikan ruang berlaga berkompetisi di luar dunia akademis melalui turnamen olahraga yang dikemas dalam Kejurnas (Kejuaraan Nasional Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI) 2026.
     Kejurnas Tenis ATPI kali ini akan digelar di Bali pada tanggal 11 hingga 14 Juni 2026 mendatang. Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menjadi tuan rumah penyelenggara. 
     Salah seorang calon peserta Kejurnas Tenis ATPI, Prof. Dr. Ir. I Komang Gede Wiryawan, kalau masa kecil di Bali biasa dikenal dengan sapaan Mangde, kelahiran Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, Karangasem. 
     Dihubungi melalui WhatsApp, Senin (1/6/2026), alumnus SMAN Karangasem tahun 1978 (kini SMAN 1 Amlapura), katanya dirinya sudah mendaftar urutan kelima, siap berpartisipasi ikut tarung turnamen sekaligus bisa pulang kampung berhari raya Galungan-Kuningan.     
     Dalam kejurnas dia mewakili alamamternya tempatnya mengajar sebagai dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) turun di sektor  ganda berpasangan dengan Prof. Sinung Rahardjo mewakili Politeknik AUP.
     Lanjut alumnus Fakultas Peternakan IPB, dirinya hampir setiap gelaran turnamen tenis antar profesor dan antar alumni perguruan tinggi selalu ikut pertandingan. 
     Di dunia tenis bapak dari dua anak itu, cukup berprestasi, beberapa kali menjadi juara I di internal IPB baik tunggal maupun ganda. 
     Juara II tahun 2025 lalu bermain di ganda putra antaralumni IPB dalam rangka Dies Natalis IPB ke-62. Pada tahun yang sama masuk delapan besar sebanyak dua kali di Jakarta dan Yogyakarta dalam  kejurnas ATPI.    
     Dalam tim beregu, mewakili IPB beberapa kali juara antar Litbang Pertanian se Bogor, Jawa Barat.
     Tahun 2026 belum lama ini, alumnus SMEP (Sekolah Menengah Ekonmi Pertama) Amlapura tahun 1977, sukses raih juara II beregu dalam kejuaraan Taman Jajan Tenis Invitational, diantaranya ikut satu tim peserta dari negara tetangga Malaysia
     Kenang Mangde, raihan juara tenis bukan saja di gelanggang tanah air, tetapi saat dirinya menempuh pendidikan S-3 di Benua Kangguru, Australia tahun 1990-1993 lalu juara I disabetnya dalam nomor tunggal selama empat tahun berturut turut, setiap perayaan 17 Agustus dan Hari Pendidikan Nasional yang diikuti oleh mahasiswa Indonesia dan permanen residen dari Indonesia.
     Kaitannya Kejurnas Tenis ATPI, akunya Mangde, “sebanyak lima kali saya ikut turnamen belum beruntung, tidak pernah memetik juara, hanya tahun 2025 lalu pernah masuk sampai delapan besar. Juaranya waktu itu dosen-dosen olahraga dari fakultas olahraga, perguruan tinggi mantan IKIP (Institut Keguruan Ilmu Pendidikan,”. “Tapi kali ini saya berharap bisa masuk semi final,” ujarnya  
     Dijelaskan Mangde, sistem pertandingan Kejurnas Tenis ATPI di Udiksha kali ini menggunakan sistem gugur. Pertama main setengah kompetisi di pool (ada 16 pool). Masing-masing pool terdiri atas 3-4 pasangan. Kemudian juara dan runner up pool masuk babak 32 besar dengan sistem gugur. Biasanya juara dari satu pool akan melawan runner up dari pool yang lain. Sistem gugur berlangsung sampai final.
     Ketekunannya meneruskan hobi olahraga tenis sampai raih prestasi di kalangan kampus, diawali sejak  1989 lalu ketika dirinya menempuh studi kuliah S-3 di University of Adelaide, Australia.
     Bila ditarik kebelakang, olahraga tenis yang digeluti Mangde sampai sekarang, diawali jauh saat masih kecil di desa tempat tinggal kelahirannya. Tenis saat itu bukan tenis lapangan, tetapi tenis meja atau nama lain pingpong.   
     Tenis meja ia tekuni sampai sekolah di SMA dan menjadi tim inti sekolah dan Kabupaten Karangasem dalam setaip event pertandingan sampai ke tingkat Preovinsi Bali.     
     Termasuk keluarga Mangde penghobi prestasi tenis meja. Desa Pesedahan tempat kelahirannya era tahun 1970-1980-an dikenal gudangnya atlet tenis meja. Setaip event pertandingan di wilayah Kabupaten Karangasem atlet dari Desa Pesedahan  kerap raih juara. (Ami)

Minggu, 31 Mei 2026

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved