-->

Rabu, 11 Maret 2026

Danrem 152/Baabullah Resmi Tutup TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai


Morotai, Maluku Utara , Bali Kini - Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., secara resmi menutup pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 1514/Morotai. Upacara penutupan berlangsung di halaman Kantor Bupati Pulau Morotai, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasiops Kasrem 152/Baabullah Letkol Inf Hastiar Hatta, S.I.P., Kasiter Kasrem 152/Baabullah Letkol Arm Laode Irwan H., S.I.P., M.Tr (Han), Dandim 1514/Morotai Letkol Arh. Ir. Masykur Akmal, S.T., M.T., serta calon Dandim 1514/Morotai Letkol Inf Deni Rustandi Hidayat, S.Pd.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane yang mewakili Bupati Pulau Morotai, Komandan Lanud Leo Wattimena Kolonel Pnb Anang Heru Setiyono, S.E., M.M., M.Han., Danyonif TP 822/SM Kolonel Inf Raju Pacilasera, perwakilan Danlanal Morotai Dandenpomal Kapten Laut (PM) Aminudin, perwakilan Kapolres Pulau Morotai Wakapolres Kompol Jamaludin, Sekda Pulau Morotai Muhammad Umar Ali, S.E., para pimpinan OPD Pemda Pulau Morotai serta tamu undangan lainnya.

Upacara penutupan TMMD dipimpin langsung oleh Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., selaku Inspektur Upacara. Dalam upacara tersebut, laporan hasil pelaksanaan TMMD Ke-127 dibacakan oleh Dandim 1514/Morotai Letkol Arh. Ir. Masykur Akmal, S.T., M.T.

Dalam amanat Pangdam XV/Pattimura yang dibacakan oleh Danrem 152/Baabullah disampaikan bahwa TMMD merupakan wujud operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat guna mendukung percepatan pembangunan di wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selama kurang lebih satu bulan, sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026, prajurit TNI, Polri, pemerintah daerah serta masyarakat telah bekerja sama dan bahu-membahu melaksanakan berbagai kegiatan dalam program TMMD Ke-127.

Di wilayah Kodim 1514/Morotai, program TMMD Ke-127 berhasil menyelesaikan sejumlah sasaran fisik berupa pembangunan drainase dan gorong-gorong sebanyak dua unit serta pembangunan sumur bor sebanyak dua unit. Selain itu juga dilaksanakan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya terorisme, pelestarian hutan serta bahaya narkoba.

Selain sasaran fisik dan nonfisik, program TMMD juga melaksanakan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat, di antaranya pembangunan sumur bor sebanyak empat unit, pembangunan MCK satu unit, penanaman pohon, pembagian sembako serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Usai pelaksanaan upacara, Danrem 152/Baabullah bersama rombongan yang didampingi Wakil Bupati Pulau Morotai dan Dandim 1514/Morotai melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi sasaran TMMD berupa pembangunan drainase dan gorong-gorong di Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan.

Dengan berakhirnya TMMD Ke-127 ini, diharapkan seluruh hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik oleh masyarakat guna mendukung peningkatan kesejahteraan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. (Pendim 1514/Morotai)

Bupati Sanjaya Sampaikan LKPJ TA. 2025 Pada Rapat Paripurna DPRD Tabanan


Tabanan , Bali Kini – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M menghadiri Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 dengan agenda Penyampaian Pidato Pengantar Bupati terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Aula DPRD Kabupaten Tabanan, Rabu, (11/3), dan dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa. Turut hadir Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, jajaran Forkopimda Tabanan, Para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, para Asisten dan Kepala Perangkat Daerah, serta Pimpinan instansi vertikal dan BUMD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan

Dalam pidato pengantarnya saat itu, Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tabanan sepanjang tahun 2025 telah dilaksanakan berdasarkan prioritas pembangunan yang tertuang dalam dokumen perencanaan daerah. Pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tabanan pada tahun 2025 telah dilaksanakan berdasarkan prioritas pembangunan sebagaimana ditetapkan dalam dokumen perencanaan baik itu RKPD, KUA-PPAS maupun APBD tahun anggaran 2025, sehingga dapat dikatakan dari sisi perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Tabanan telah memenuhi kaedah – kaedah aturan yang ada,” ujarnya.

Sanjaya juga menegaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergitas berbagai pihak di Kabupaten Tabanan. Hal ini terlaksana berkat sinergitas antara stakeholder yang ada di Kabupaten Tabanan, tidak terkecuali antara ekskutif dan legislatif. Harmoni inilah yang menjadikan penyelenggaraan pemerintahan secara keseluruhan di Kabupaten Tabanan dapat berjalan dengan baik, dengan dilandasi spirit sagilik saguluk untuk mewujudkan Tabanan Era Baru,” jelasnya

Untuk diketahui bersama, capaian kinerja pengelolaan keuangan daerah tahun 2025,  Pendapatan Daerah, ditargetkan sebesar Rp. 2.283.332.109.496,00 (Dua Triliun Dua Ratus Delapan Puluh Tiga Milyar Rupiah lebih), dengan realisasi sebesar Rp. 2.196.064.733.395,71 (Dua Triliun Seratus Sembilan Puluh Enam Milyar Rupiah lebih) atau tercapai sebesar 96,18% (Sembilan Puluh Enam koma Delapan Belas persen).

Sementara itu, belanja daerah ditetapkan sebesar Rp. 2.353.428.004.339,00 (Dua Triliun Tiga Ratus Lima Puluh Tiga Milyar Rupiah lebih), dengan realisasi sebesar Rp. 2.159.715.443.919,55 (Dua Triliun Seratus Lima Puluh Sembilan Milyar Rupiah lebih) atau sebesar 91,77% (Sembilan Puluh Satu koma Tujuh Puluh Tujuh persen).

Pada sektor pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan tahun 2025 sebesar Rp. 88.326.894.843,00 (Delapan Puluh Delapan Milyar Tiga Ratus Dua Puluh Enam Juta Rupiah lebih) terealisasi sebesar Rp. 88.326.894.843,00 atau tercapai 100% (Seratus persen). Pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 18.231.000.000,00 (Delapan Belas Milyar Dua Ratus Tiga Puluh Satu Juta rupiah) terealisasi sebesar Rp. 17.981.593.716,00 (Tujuh Belas Milyar Sembilan Ratus Delapan Puluh Satu Juta Rupiah lebih) atau 98,63% (Sembilan Puluh Delapan koma Enam Puluh Tiga persen).

Dengan demikian terdapat pembiayaan netto tahun 2025 sebesar Rp. 70.095.894.843,00 (Tujuh Puluh Milyar Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah lebih) dengan realisasi sebesar Rp. 70.345.300.126,95 (Tujuh Puluh Milyar Tiga Ratus Empat Puluh Lima Juta rupiah lebih) atau 100,36% (Seratus koma Tiga Puluh Enam Persen). Dari realisasi tersebut tercatat jumlah silpa tahun anggaran 2025 sebesar Rp. 106.694.590.603,11 (Seratus Enam Milyar Enam Ratus Sembilan Puluh Juta Rupiah lebih).

 

Sanjaya menjelaskan bahwa angka-angka tersebut masih bersifat sementara per tanggal 24 Januari tahun 2026 sebelum diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan secara final akan dilaporkan pada kesempatan lain. Ia juga menyampaikan bahwa secara umum realisasi pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah tahun anggaran 2025 telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan meskipun terdapat beberapa tantangan dalam pencapaian target. 

Walikota Jaya Negara Buka Festival Ogoh-ogoh Sanur Metangi

Ket. Foto:  Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara buka Festival Ogoh-ogoh 'Sanur Metangi' ditandai dengan pemukulan gong di Kawasan Pantai Mertasari Sanur, Rabu (11/3).

Denpasar , Bali Kini - Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara buka Festival Ogoh-ogoh 'Sanur Metangi' ditandai dengan pemukulan gong di Kawasan Pantai Mertasari Sanur, Rabu (11/3).

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali, AA Gede Agung Suyoga, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, IB. Yoga Adi Putra dan Wayan Mariana Wandira, OPD terkait serta Perbekel/Lurah, Bendesa dan tokoh masyarakat setempat. 


Setelah resmi di buka, Walikota Denpasar, Jaya Negara juga berkesempatan meninjau ogoh-ogoh besar dan meninjau penilaian ogoh-ogoh mini, lomba tapel dan lomba sketsa serangkaian Festival Ogoh-ogoh 'Sanur Metangi' yang digelar hingga Kamis (12/3) itu. 

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan festival tersebut. Konsep kegiatan festival tersebut merupakan gagasan positif yang mampu menjadi ruang kreatif bagi generasi muda sekaligus mempererat kebersamaan antar pemuda. 

Disamping itu juga festival ini diharapkan dapat menarik wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata sanur. 
“Konsep Sanur Metangi ini sangat bagus. Selain mempererat kebersamaan anak-anak muda, kegiatan ini juga menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk belajar dan berkarya dalam kegiatan yang positif. Terlebih Sanur sebagai kawasan pariwisata, tentu generasi mudanya diharapkan terus kreatif dalam merancang kegiatan budaya,” katanya.

Ketua Panitia Festival Ogoh-Ogoh Sanur Metangi, Ida Bagus Prajiskana Jisnu, menyampaikan bahwa sebelumnya pada 1 Maret 2026 telah dilaksanakan proses penilaian 27 ogoh-ogoh terbaik se-Sanur. 

Adapun 20 ogoh-ogoh terpilih akan ditampilkan dalam parade spesial pada puncak Sanur Metangi Festival di Pantai Mertasari.  Festival ini menghadirkan berbagai perlombaan seperti lomba ogoh-ogoh, lomba sketsa ogoh-ogoh, lomba ogoh-ogoh mini, serta lomba tapel ogoh-ogoh. Kegiatan ini juga melibatkan UMKM dan berbagai kegiatan kesenian. ( Eka).

TP PKK Denpasar Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Banjar-Banjar

Ket. Foto : Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat hadir dalam kegiatan sosialisasi Compost Bag Banjar Pande, Kelurahan Renon dan Banjar Antap, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Selasa (10/3) sore.

Denpasar, Bali Kini - Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber secara berkelanjutan dengan menyasar banjar-banjar di seluruh kecamatan di Kota Denpasar. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pembagian Compost Bag ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Banjar Pande, Kelurahan Renon dan Banjar Antap, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Selasa (10/3) sore.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung program Pemerintah Kota Denpasar terkait dengan pengolahan sampah berbasis sumber secara berkelanjutan.

Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa yang hadir di Banjar Pande dan Antap, menyampaikan, sosialisasi yang menyasar para anggota PKK yang ada di banjar-banjar diharapkan akan mampu mengedukasi masyarakat tentang pengolahan dan pemilahan sampah berbasis sumber utamanya dari skala rumah tangga.

Ayu Kristi juga menekankan, sebagai garda penting dalam rumah tangga, para ibu juga dapat berperan sebagai penggerak di rumah untuk kebiasaan memilah sampah bagi seluruh anggota keluarga.

"Kami di TP PKK Kota Denpasar sebagai mitra pemerintah berkomitmen untuk ikut mengedukasi masyarakat terkait dengan program ini. Mudah-mudahan dengan penerapan mulai dari rumah kita sendiri, ini juga akan berdampak bagi pengelolan sampah di Kota Denpasar," kata Ayu Kristi. 

Lebih lanjut Ny. Ayu Kristi, mengajak masyarakat terutama ibu-ibu untuk semangat gotong royong dan kepedulian kolektif yang diharapkan juga dapat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Denpasar.

"Selain pembagian Compost Bag kami juga memberikan edukasi tentang cara penggunaan, jenis bahan yang dapat diolah, hingga tips penempatan komposter di rumah," jelas Ayu Kristi. 
            
Lurah Renon, I Gede Suweca, mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya mengungkapkan, para ibu PKK yang ada di wilayahnya, berkomitmen untuk mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dari rumah masing-masing.

"Hari ini kami membagikan masing-masing 175 buah komposter Banjar Pande Renon. Nanti secara berkelanjutan banjar lainnya juga akan mendapatkan komposter di wilayah renon kurang lebih 3.003 komposter. Sehingga nantinya pengelolan sampah berbasis sumber di skala rumah tangga dapat berjalan dengan optimal," ungkapnya. 

Hal serupa juga diungkapkan Lurah Panjer, Putu Wisnu Wardana, untuk di Banjar Antap Panjer diberikan 50 buah komposter. Nanti secara berkelanjutan banjar lainnya juga akan mendapatkan komposter di wilayah Panjer kurang lebih 6.898 komposter. (ays).

Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Desa Banjar, Wagub Giri Prasta Serahkan Bantuan Pribadi kepada Siswa Terdampak dan Keluarga Korban Meninggal

BULELENG , BALI KINI  - Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta didampingi Ny. Seniasih Giri Prasta meninjau langsung lokasi banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, pada Rabu (11/3) pagi.

Didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Wagub Giri Prasta menyampaikan keprihatinannya atas bencana air bah yang terjadi. Dalam kesempatan ini, Wagub Giri Prasta melihat kondisi fasilitas pendidikan di SD Negeri 5 Banjar yang terdampak cukup serius serta bertemu langsung dengan para siswa yang terdampak bencana.

Mantan Bupati Badung dua periode ini juga memberikan bantuan secara pribadi berupa uang tunai sebesar Rp800 ribu kepada siswa SD Negeri 5 Banjar yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat banjir.

“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah air bah ini. Harapan kami, korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan dan langkah-langkah pemulihan dapat berjalan melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, serta seluruh pihak terkait,” ungkap Giri Prasta.

Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, ia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) serta solusi relokasi bagi empat kepala keluarga (KK) yang terdampak paling parah akibat bencana tersebut. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi antara Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng, serta Balai Wilayah Sungai Bali–Penida.

“Terkait rumah warga yang terdampak, terdapat empat kepala keluarga yang rumahnya rusak berat, bahkan ada yang hancur total. Kami berupaya mencarikan solusi melalui relokasi ke lokasi yang lebih aman agar ke depan masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” jelas Giri Prasta.

Usai meninjau lokasi bencana di SD Negeri 5 Banjar, Wagub Giri Prasta selanjutnya melayat ke rumah duka tiga korban bencana yang merupakan satu keluarga, yang hanyut terbawa air bah saat kejadian. Adapun korban yakni Komang Suci (44) bersama dua anaknya, Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12). Namun, Putu Wini hingga saat ini masih belum ditemukan. Kepada keluarga korban, Giri Prasta menyerahkan punia sebesar Rp50 juta.

Giri Prasta berharap proses pencarian satu korban yang masih hilang segera membuahkan hasil. Menurutnya, tim gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Gubernur Koster dan Pusat Matangkan Percepatan PSEL Denpasar, Rencana Groundbreaking Juni

DENPASAR , BALI KINI – Gubernur Bali Wayan Koster mematangkan percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan menjadi solusi jangka panjang penanganan sampah di Bali. Hal tersebut dibahas saat menerima perwakilan pemerintah pusat, Danantara, serta investor asal Tiongkok, Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd, yang ditunjuk untuk menggarap proyek Waste-to-Energy (WtE) di Denpasar dan Bekasi.

Dalam pertemuan yang juga Dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Walikota Denpasar IGN Jaya Negara tersebut, Gubernur Koster menegaskan bahwa Bali siap menjadi daerah prioritas dalam pengembangan teknologi pengolahan sampah berbasis energi. Menurutnya, proyek ini sangat dinantikan masyarakat mengingat volume sampah di Bali terus meningkat seiring posisinya sebagai destinasi pariwisata dunia.

“Kami di Bali sudah satu tim, gubernur, wali kota, dan para bupati. Lahan sudah disiapkan, akses jalan sudah ada, dan sosialisasi kepada masyarakat juga sudah dilakukan. Masyarakat pada prinsipnya sudah setuju, jadi sekarang tinggal berjalan,” ujar Koster.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Bali akan memberikan dukungan penuh agar proyek tersebut bisa segera terealisasi. Pemerintah daerah juga meminta kejelasan timeline kerja dan progres pembangunan agar prosesnya dapat berjalan efektif.

“Kami siap mensupport apa pun yang dibutuhkan agar proyek ini berjalan lancar. Isu pengolahan sampah ini sangat ditunggu masyarakat Bali, jadi kita dorong percepatannya,” tegasnya.

Dari pihak pemerintah pusat, Deputi Bidang Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan Nani Hendiarti menyatakan komitmen untuk mengawal percepatan pembangunan PSEL, termasuk koordinasi dengan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) Danantara.

Menurutnya, proyek PSEL yang masuk batch pertama termasuk Bali, akan segera dibahas dalam rapat koordinasi terbatas pemerintah pusat. Targetnya, akan dilakukan peluncuran di empat lokasi pada 6 April mendatang yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Kami mohon dukungan dari pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan PKS antara Pemda dan BUPP Danantara, termasuk komitmen jumlah volume sampah yang akan diolah setiap harinya,” ujarnya.

Pemerintah pusat juga menargetkan groundbreaking proyek PSEL di Bali dapat dilakukan pada akhir Juni 2026. Dalam masa transisi menuju operasional, pemerintah akan mengawal kebijakan penutupan TPA serta memastikan pengelolaan sampah tetap berjalan.

Sementara itu, perwakilan Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd memastikan teknologi yang digunakan di PSEL Bali akan memenuhi standar emisi Eropa sehingga tidak mencemari udara.

Selain itu, fasilitas ini dirancang dengan sistem zero limbah air (lindi). Seluruh residu akan diproses secara maksimal sehingga tidak meninggalkan limbah yang mencemari lingkungan. Sebagian residu bahkan dapat dimanfaatkan kembali, misalnya menjadi conblock, paving block, dan material konstruksi lainnya.

Pemerintah pusat dan Investor juga menyiapkan dukungan tambahan berupa truk listrik pengangkut sampah untuk menunjang sistem pengelolaan sampah modern di Bali.

Dengan percepatan proyek ini, Bali diharapkan menjadi daerah pertama di Indonesia yang memiliki fasilitas PSEL skala besar, sekaligus menjadi model pengelolaan sampah terpadu bagi daerah lain di Indonesia.(*)

Ratusan Siswa SDN 2 Rendang Ikuti Simulasi Gempa dari BPBD Karangasem

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem menggelar kegiatan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait potensi bencana di SD Negeri 2 Rendang, Kecamatan Rendang, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini diikuti sebanyak 212 siswa dan 10 guru sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Karangasem, serta lima orang staf BPBD.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SD Negeri 2 Rendang, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dasar-dasar kebencanaan oleh Kalaksa BPBD Karangasem. Dalam pemaparannya, para siswa diperkenalkan dengan 12 potensi bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Karangasem.

Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan kegiatan edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah sangat penting untuk menanamkan kesadaran dan kesiapsiagaan sejak dini.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada siswa dan guru tentang berbagai potensi bencana di Kabupaten Karangasem serta langkah-langkah mitigasi yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan bersama staf BPBD memberikan materi terkait mitigasi bencana gempa bumi. Materi tersebut tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga dilengkapi dengan simulasi langsung di masing-masing kelas.

Para siswa kemudian mengikuti simulasi penanganan bencana gempa bumi yang dipandu oleh tim BPBD. Dalam simulasi tersebut, siswa dan guru diajarkan langkah-langkah penyelamatan diri dan cara melakukan evakuasi secara aman saat terjadi gempa.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan edukasi kebencanaan di sekolah, BPBD Kabupaten Karangasem juga menyerahkan piagam penghargaan, matras, dan masker kepada pihak SD Negeri 2 Rendang. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Melalui kegiatan ini diharapkan siswa dan guru dapat memahami potensi bencana di daerahnya serta mampu melakukan evakuasi diri secara mandiri apabila terjadi bencana, khususnya gempa bumi. (Ami)

Selasa, 10 Maret 2026

Sinergi Provinsi dan Kabupaten: Aksi "Membina dan Berbagi" di Pekutatan Fokus Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu dan Kesejahteraan Masyarakat

JEMBRANA ,BALI KINI  – Dalam upaya memperkuat garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali berkolaborasi dengan TP Posyandu Kabupaten Jembrana menggelar aksi sosial bertajuk “Membina dan Berbagi”. Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Pekutatan pada Senin (9/3) ini bertujuan utama untuk melakukan transformasi kelembagaan sekaligus memberikan dukungan nyata bagi para kader Posyandu di tingkat desa.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Jembrana, Ny. drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan, menyambut langsung kunjungan Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, di dua lokasi berbeda, yakni Wantilan Pura Puseh Lan Desa (Desa Pulukan) dan Wantilan Pura Dalem Desa Adat Medewi (Desa Medewi).


Kegiatan ini dirancang sebagai momentum strategis untuk membekali para kader dengan pemahaman mendalam mengenai standar pelayanan terbaru. Adapun tujuan utama dari aksi "Membina dan Berbagi" ini meliputi:Peningkatan Kapasitas Kader: dengan  tambahan wawasan dan motivasi kepada kader Posyandu agar mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, khususnya bagi ibu dan anak di tingkat desa dan banjar.

 kedua , Memaparkan materi terkait perubahan paradigma Posyandu yang kini mengacu pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

 
Ketiga , Mendorong penguatan struktur Posyandu mulai dari tingkat provinsi hingga unit terkecil di banjar agar berjalan lebih sistematis dan terintegrasi.

Terakhir , untuk Mengedukasi masyarakat melalui kader mengenai program lingkungan hidup, seperti Bali Bersih Sampah, pengelolaan sampah berbasis sumber, dan pengurangan plastik sekali pakai.

Dalam arahannya, Ny. Putri Suastini Koster menekankan pentingnya peran aktif kader PKK dan Posyandu. "Penataan kelembagaan sangat penting agar manfaat Posyandu dapat dirasakan langsung oleh masyarakat secara merata," tegasnya.

Dukungan Nyata dan Sinergi Lintas Sektor
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para kader, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako (beras 30 kg, telur, dan susu). Langkah ini diharapkan dapat menambah semangat para kader dalam menjalankan tugas sosialnya.

Acara ini menunjukkan sinergi kuat antarinstansi, dengan kehadiran perwakilan dari Dinas PMD serta Dinas Dukcapil Provinsi Bali, serta jajaran pimpinan perangkat daerah Kabupaten Jembrana, termasuk Dinas PPPA-PPKB, Dinas Sosial dan Kesehatan, serta Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga.

Di Desa Pulukan, kegiatan diikuti oleh 60 peserta dari enam banjar, sementara di Desa Medewi melibatkan 72 peserta dari tujuh banjar. Melalui penguatan sinergi ini, TP Posyandu Kabupaten Jembrana optimis kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Jembrana akan terus meningkat secara berkelanjutan. ( * )

Kader Posyandu Kota Denpasar Ikuti Bimtek Bina Posyandu Tahun 2026 Provinsi Bali

Ket Foto: Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dan Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat berinteraksi dengan para kader Posyandu peserta Bimtek Bina Posyandu Tahun 2026, di UPTD Bapelkesmas,Selasa (10/3).

Kuatkan Pemahaman dan Pengetahuan Terkait Posyandu 6 SPM

Denpasar, Bali Kini - Para kader Posyandu dari seluruh kecamatan di Kota Denpasar, mengikuti pembekalan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bina Posyandu tahun 2026 yang digelar Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, di Gedung UPTD Bapelkesmas, Kesiman Kertalangu, Selasa (10/3). 

Adapun tujuan dari pembekalan ini, adalah untuk menguatkan kapasitas dan juga pengetahuan para kader Posyandu terkait dengan pelaksanaan Posyandu 6 SPM yang kini sedang gencar dilakukan. 

Pada kesempatan itu, hadir langsung Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dan Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dalam arahannya mengatakan, kegiatan Bina Posyandu ini sengaja diinisiasi untuk semakin menguatkan para kader yang merupakan garda terdepan dalam program Posyandu 6 SPM ini. 

"Sebagai Tim Pembina, kami bertugas untuk melakukan pembinaan. Terutama para kader, agar bisa mengaplikasikan apa yang sudah didapatkan di sini, kepada masyarakat pada saat pelaksanaan Posyandu 6 SPM nanti di wilayah masing-masing," katanya. 

Putri Koster juga berharap seluruh Posyandu harus melakukan pembinaan sejalan dan melaporkannya secara berkelanjutan dan berkala kepada TP Posyandu Provinsi Bali, untuk kemudian diteruskan kepada Pemerintah Pusat. 

Pada kesempatan yang sama, Putri Koster juga menekankan dan mengajak seluruh kader Posyandu untuk ikut bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal ini lantaran, kebersihan lingkungan juga menjadi salah satu poin yang ada di dalam Posyandu 6 SPM. 

"Ngiring para kader mari kita sama-sama bergerak untuk kebersihan lingkungan ini. Salah satu upayanya adalah setiap bulannya, kita sudah melakukan gerakan Kulkul TP PKK dan Posyandu. Ini adalah sinergitas yang harus kita lakukan berkelanjutan," ujar Putri Koster.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengungkapkan, pelatihan Bina Posyandu 6 SPM ini sendiri diikuti oleh kurang lebih 111 orang kader dari masing-masing kecamatan di Kota Denpasar. Ratusan kader tersebut akan mengikuti pelatihan selama 3 hari 2 malam. 

"Hari ini kami kirim 111 orang kader Posyandu, dari 4 kecamatan. Harapannya para kader nanti bisa menjalankan dan mengaplikasikan pada program Posyandu 6 SPM," ujarnya. 

Sagung Antari juga mengemukakan, para kader Posyandu dari Kota Denpasar ini, hendaknya dapat memahami dengan baik seluruh materi terkait, antara lain akselerasi layanan Posyandu, pengelolaan Posyandu desa/lurah, serta layanan yang berkaitan dengan sosial, pendidikan, kesehatan dan lainnya.(Win)

Wawali Arya Wibawa Hadiri RUPS PT. Jamkrida Bali Mandara.

Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) Bali Tahun 2026 di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (10/3).

Denpasar, Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) Bali Tahun 2026 di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (10/3). RUPS ini dilaksanakan atas amanat AD/ART perseroan serta UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang RUPS tahunan yang wajib dilaksanakan paling lambat 6 bulan setelah tahun buku berakhir. 

Tampak hadir Gubernur Bali, Wayan Koster, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra serta undangan lainya. 


Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan perusahaan. Sehingga, PT. Jamkrida Bali Mandara dapat terus meningkatkan kinerjanya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"RUPS ini merupakan wadah untuk membahas kinerja perusahaan dan strategi kedepan," kata Arya Wibawa. 

Arya Wibawa juga berharap perusahaan dapat terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terutama UMKM yang menjadi sektor penggerak ekonomi perkotaan. 

"Kami berharap PT. Jamkrida Bali Mandara dapat terus meningkatkan kinerjanya dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Direktur Utama PT. Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana, mengatakan bahwa perusahaan terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Pelaksanaan RUPS kali ini juga membahas tentang laporan pertanggungjawaban direksi, laporan pengawasan, hingga penyaluran TJSL. 

"Kami berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi kepada PAD dan mendukung pembangunan daerah," ujarnya.

Adhi Ardhana menambahkan bahwa perusahaan siap mendukung program-program pemerintah daerah. Hal ini utamanya dalam mendukung kemajuan UMKM di Provinsi Bali. 

"Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tutupnya. (Ags).
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved