-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Sabtu, 22 Agustus 2026

Wawali Arya Wibawa Perkuat Tata Kelola Perusahaandan Digitalisasi

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri evaluasi Tata Kelola Perusahaandan Digitalisasi di Perumda Bhukti Praja Sewakadarma, Jumat (21/8).

Denpasar, Bali KiniPemerintah Kota Denpasar melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah terus berkomitmen memperkuat kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar semakin sehat, profesional, dan berdaya saing tinggi.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui akselerasi penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta adopsi best practice tata kelola BUMD modern pada tiga Perusahaan Umum Daerah (Perumda) di Kota Denpasar, yang kali ini dilaksanakan di Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (PD Parkir), Jumat (21/8). Di hari yang sama, juga dilaksanakan di Perusahaan Daerah Pasar Kota Denpasar.

Evaluasi ini dipimpin langsung Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, IB. Alit Adhi Merta disambut Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma, I Nyoman Putrawan.

Dalam arahannya, Wawali Arya Wibawa mengatakan, tiga entitas BUMD yang menjadi fokus utama penguatan ini adalah Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (Layanan Parkir), dan Perumda Pasar Sewakadarma. 

Transformasi ini dirancang agar BUMD mampu menyelaraskan peran ganda sebagai penyedia pelayanan publik yang berkualitas sekaligus penggerak perekonomian daerah yang berkontribusi nyata pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penerapan GCG dinilai sangat penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Pemkot Denpasar menekankan kejelasan peran dan hubungan kerja pada tiga organ utama BUMD guna meminimalkan potensi konflik kepentingan yakni Pemilik Modal (KPM) yang Diwakili oleh Walikota Denpasar yang berwenang menetapkan arah kebijakan, target kinerja, serta pengawasan strategis.

Kemudian Dewan Pengawas yang bertugas melakukan pengawasan independen serta memberikan nasihat kepada Direksi, dan Direksi yang bertugas mengurus operasional BUMD secara profesional untuk kepentingan perusahan dan pelayanan masyarakat.

Penerapan GCG di Kota Denpasar berlandaskan enam prinsip utama: Partisipasi, Akuntabilitas, Transparansi, Kemandirian, Kewajaran (Fairness), dan Pertanggungjawaban (Responsibility).

"Dengan penerapan Good Corporate Governance yang konsisten, didukung kepemimpinan yang profesional serta pengawasan yang efektif, BUMD akan mampu tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, dan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Untuk Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (Smart Mobility) terdapat beberapa hal yang digarisbawahi. Yakni, mengakselerasi digitalisasi seluruh titik parkir, menerapkan pembayaran non-tunai (cashless/QRIS) untuk mencegah kebocoran pendapatan, serta mengintegrasikan ekosistem transportasi kota (park & ride, parkir gedung, dan kawasan).

Dalam merumuskan langkah perbaikan, Kota Denpasar memetik pelajaran (lesson learned) dari kesuksesan BUMD peraih TOP BUMD Awards 2025, seperti Perumda Air Minum Tirta Darma Ayu Indramayu, Perumda Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal, dan Perumda Pembangunan Sarana Jaya DKI Jakarta. 

Kunci sukses dari BUMD terbaik tersebut mencakup konsistensi GCG, digitalisasi layanan pelanggan, efisiensi operasional, peningkatan kompetensi SDM, serta inovasi pengembangan bisnis.
Tahapan Roadmap Transformasi 3 Tahun
Guna memastikan keberhasilan pelaksanaan program, Pemkot Denpasar menyusun peta jalan (roadmap) penguatan BUMD.

Yakni 0 – 100 Hari (Diagnosis), Audit kesehatan BUMD, pemetaan aset, bisnis, SDM, dan risiko, serta penetapan KPI awal. Kemudian 1 Tahun (Transformasi), Digitalisasi proses dan layanan, efisiensi biaya, perbaikan SOP, serta penguatan budaya kerja. Dan 2 – 3 Tahun (Ekspansi), Scale-up unit bisnis baru, perluasan kemitraan investasi, serta integrasi digital penuh untuk peningkatan PAD.

Seleluruh progres transformasi ini akan dipantau secara berkala melalui BUMD Performance Management System (Dashboard Terintegrasi) yang mencakup indikator Keuangan, Operasional, Pelayanan, Manajemen Risiko, dan Transformasi Digital.

Sementara Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma, I Nyoman Putrawan bersama jajaran menyampaikan komitmen untuk menindaklanjuti arahan Walikota dan Wakil Wali Kota Denpasar, khususnya dalam pembenahan organisasi, penguatan sistem kinerja, penataan pengelolaan pasar serta pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Untuk itu Perumda Bhukti Praja Sewakadharma (BPS) Kota Denpasar menggelar kegiatan pembinaan dan penguatan pelayanan bagi ratusan petugas juru parkir (jukir) di wilayah Kota Denpasar.

Dimana pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor jasa parkir. Pelayanan yang prima dan humanis menjadi kunci utama dalam membangun citra positif serta kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola parkir di Kota Denpasar.

“Melalui kegiatan pembinaan berkala ini, Perumda BPS Kota Denpasar berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme para petugas parkir guna mendukung kenyamanan ketertiban lalu lintas serta optimalisasi pendapatan daerah”, ungkapnya. (Ays).

Bupati Satria Dukung Penuh Pelaksanaan Karya Tawur Agung Manca Wali Krama

Terima Audiensi Panitia Pura Ulun Danu Batur, 

Klungkung ,Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria menerima Panitia Pura Ulun Danu Batur, Songan Kintamani di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Jumat (21/8). Audiensi ini terkait Karya Tawur Agung Manca Wali Krama yang akan dilaksanakan mulai dari tanggal 12 Agustus hingga 7 Oktober 2026, dengan puncak karya pada tanggal 26 September 2026. Upacara besar yang digelar setiap 10 tahun sekali ini berlangsung hampir 2 (dua) bulan. 

Bupati Satria menyampaikan apresiasi serta menyambut baik rencana pelaksanaan upacara ini. Pihaknya menyatakan komitmen penuh dan dukungan moral terhadap suksesnya yadnya suci ini. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Klungkung menyambut baik serta mengapresiasi panitia yang telah merancang upacara suci ini dengan matang. Karya Tawur Agung Manca Wali Krama merupakan momentum penting bagi umat Hindu untuk meningkatkan sradha dan bhakti, sekaligus memohon kerahayuan jagat. Pemerintah daerah tentu akan memberikan dukungan moral dan koordinasi yang baik demi kelancaran seluruh rangkaian upacara yang berlangsung selama hampir dua bulan ini," ujar Bupati Satria.

Nusa Penida terus ditingkatkan.

Klungkung , Bali Kini - Akses Menuju Pantai Kelingking Ditangani
Guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat akses menuju sejumlah destinasi wisata, kualitas infrastruktur jalan di Nusa Penida terus ditingkatkan. 

Salah satunya melalui pelaksanaan peningkatan Jalan Bunga Mekar-Pura Kalibun dan Prapat-Klumpu yang mulai dikerjakan sejak 22 Juli 2026.
Ruas jalan yang ditangani sepanjang 5,5 kilometer tersebut merupakan salah satu akses utama menuju sejumlah destinasi wisata, di antaranya DTW Pantai Kelingking, Pura Paluang, dan Pura Kalibun. Peningkatan infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang melintasi kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Klungkung, I Made Jati Laksana, belum lama ini menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut didanai melalui APBD Kabupaten Klungkung yang bersumber dari Dana BKK Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. 

Adapun nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp9,9 miliar.
“Pekerjaan peningkatan jalan ini mencakup pengaspalan menggunakan aspal hotmix, pembangunan box culvert, serta beton bahu jalan. Penanganan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan daya dukung jalan, sehingga akses masyarakat maupun wisatawan menjadi lebih aman dan nyaman,” ujar Jati Laksana.

Menurutnya, peningkatan jalan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Nusa Penida. Selain menunjang aktivitas masyarakat, kondisi infrastruktur yang semakin baik juga diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian lokal.

“Kami tentu memohon dukungan dan kerja sama seluruh masyarakat selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung. Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di area proyek, mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” imbuhnya. 

Ringankan Beban Warga, Bupati Satria Serahkan Bantuan Ngaben Masal di kecamatan nusa penida


Klungkung , Bali Kini - Guna meringankan beban masyarakat Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi camat nusa penida  kembali menyerahkan secara simbolis bantuan sesajen Pitra Yadnya (Ngaben Masal) di dua  Desa Adat di kecamatan nusa penida Klungkung, sabtu (22/8). Kehadiran pimpinan daerah ini sangat disambut antusias krama yang sedang mempersiapkan banten upacara.

Bantuan stimulan yang diserahkan di dua Banjar desa menjelang puncak upacara pada Bulan Agustus 2026 ini diantaranya yakni di Banjar pengalusan desa adat panca mekar sari Sebasar 55.000.000 yang terdiri dari 11 sawa dan br. Adat calik desa tri wana giri mandala sebesar Rp. 40.000.000,- mengupacarai sebanyak 8 sawa puncak  upacara pada tanggal 25 Agustus.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyaluran bantuan ini merupakan salah satu program unggulan Pemkab Klungkung dalam upaya untuk mendukung dan melestarikan tradisi serta adat budaya Bali. Berdasarkan kebijakan Pemerintah Daerah, alokasi bantuan upakara/sesajen ditetapkan sebesar Rp 5.000.000 per sawa, dengan nilai maksimal Rp 150.000.000 per kelompok atau desa adat. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria mengatakan bahwa bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat saat melaksanakan upacara keagamaan sekaligus semakin memperkuat dan mempererat semangat gotong-royong menyama braya. “Bantuan ini merupakan program unggulan Pemkab Klungkung, semoga bermanfaat dan tentunya meringankan beban dalam melaksanakan prosesi Pitra Yadnya/Ngaben Massal. Titiang atas nama pribadi dan Pemerintah mendoakan dumogi upacara labda karya dan sang palatra polih genah sane becik, Nyujur Sunia Loka dan Amor Ing Acintya,” harap Bupati Satria.



Tekan APBD , HUT Kota Negara ke-131 tetap meriah berkat Kolaborasi donatur


Jembrana , Bali Kini – Keterbatasan anggaran tak menyurutkan semangat Kabupaten Jembrana untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Negara ke-131. Berkat kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, termasuk para donatur, rangkaian perayaan tetap berlangsung semarak dengan mengusung perpaduan musik, seni tradisional, serta kreativitas masyarakat Jembrana.
Malam puncak HUT Kota Negara ke-131 digelar di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Sabtu (15/8). Beragam pertunjukan disuguhkan untuk masyarakat, sekaligus menjadi ruang untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya yang menjadi bagian dari identitas Jembrana.

Panggung hiburan malam itu dimeriahkan sejumlah penampilan artis Pop Bali diantaranya Leeyonk Sinatra dan Dek Ulik. Suasana semakin meriah dengan aksi Bondres BBQ serta Hantu Project yang berhasil menghibur masyarakat yang hadir.

Tidak hanya menghadirkan hiburan musik modern, perayaan HUT Kota Negara juga memberi ruang bagi seni tradisional khas Jembrana. Ghora Yowana Budaya dari Paguyuban Jegog Pring Agung tampil membawakan kesenian Jegog, salah satu warisan budaya yang hingga kini tetap hidup dan menjadi identitas masyarakat Jembrana.
Pertunjukan seni juga disuguhkan Jelana Dance Company melalui karya bertajuk Taman Sari Bhinneka Tunggal Ika. Karya tersebut memadukan seni pertunjukan dengan pesan keberagaman dan persatuan, sekaligus merefleksikan kehidupan masyarakat Jembrana yang tumbuh dalam keberagaman.


Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung terselenggaranya rangkaian perayaan HUT Kota Negara ke-131.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada para donatur yang telah memberikan dukungan di tengah keterbatasan anggaran daerah. 

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting sehingga perayaan hari jadi Kota Negara tetap dapat dilaksanakan dengan baik dan dirasakan masyarakat.
“Terima kasih kepada para donatur yang ikut membantu pelaksanaan kegiatan HUT Kota Negara. Terima kasih juga kepada masyarakat Jembrana yang sudah memeriahkan HUT Kota Negara, kota yang kita cintai,” ujar Bupati Kembang.

Selain kepada para donatur dan masyarakat, Bupati Kembang juga memberikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan hingga malam puncak.
Antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian perayaan turut menjadi bagian penting dari semarak HUT Kota Negara tahun ini. 

Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang Kota Negara sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap daerah. Perpaduan musik, seni tradisional dan kreativitas masyarakat dalam satu panggung menjadi gambaran semangat warga Jembrana dalam merayakan hari jadi daerahnya. Kehadiran kesenian Jegog dan karya tari yang mengangkat nilai keberagaman juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

Malam puncak HUT Kota Negara ke-131 pada akhirnya bukan sekadar perayaan seremonial. Momentum tersebut menjadi ruang bersama untuk merawat sejarah, budaya dan kebersamaan, sekaligus meneguhkan kebanggaan masyarakat terhadap Kota Negara dan Jembrana. (*)

Bupati Kembang Serahkan Remisi HUT RI ke-81 di Rutan Negara, Satu Warga Binaan Langsung Bebas


​Jembrana , Bali Kini – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8). 

Penyerahan remisi tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan.
​Dari total penerima remisi tersebut, satu orang warga binaan dipastikan langsung bebas setelah mendapatkan pemotongan masa tahanan.

​Bupati Kembang berharap para warga binaan yang telah selesai menjalani masa hukumannya maupun yang mendapatkan pengurangan masa pidana dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan positif.

​"Harapan kami bagi warga binaan yang hari ini mendapat remisi dan bebas, tentu bisa kembali ke masyarakat dengan perilaku yang positif. Saya juga berharap masyarakat dapat menerima mereka kembali, karena mereka telah dibina dan dididik di sini agar menjadi pribadi yang lebih baik serta siap berkontribusi membangun desa dan membangun Jembrana," ujarnya

​Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, mengungkapkan bahwa seluruh usulan remisi dari pihaknya telah disetujui berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor: PAS-1453.PK.05.03 TAHUN 2026.

​"Kami mengusulkan total 123 napi untuk menerima remisi kemerdekaan dan seluruhnya disetujui. Rinciannya, 122 orang penerima RU I dan 1 orang penerima RU II yang langsung bebas," ungkapnya

Warga binaan yang memperoleh RU II hingga langsung bebas merupakan terpidana kasus pencurian dengan pemotongan masa tahanan selama 2 bulan. 

"Karena sisa masa pidananya kurang dari 2 bulan, maka tepat pada momentum kemerdekaan ini yang bersangkutan dapat langsung menghirup udara bebas, "pungkasnya

Indeks Reformasi Hukum Jembrana Sabet Peringkat II se-Bali

Jembrana , Bali Kini — Pemerintah Kabupaten Jembrana sukses meraih Penghargaan Penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026 dengan raihan nilai 98,2 menempati posisi kedua di Bali setelah Kota Denpasar (100) . 

Penghargaan atas komitmen dan kerja keras dalam memperkuat tata kelola serta reformasi regulasi hukum tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, bertempat di halaman depan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali pada Rabu (19/8/2026).

Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menciptakan regulasi hukum yang harmonis, berkualitas, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Keberhasilan Pemkab Jembrana juga tidak lepas dari pendampingan intensif yang diberikan secara berkelanjutan oleh tim Kanwil Kemenkum Bali dalam mengawal setiap tahapan penilaian dan penyelarasan produk hukum daerah.

Dalam kesempatannya usai menerima penghargaan, Sekda Jembrana I Made Budiasa mengunggkapkan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi lintas instansi yang berjalan dengan sangat baik.
"Penghargaan ini merupakan wujud nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mewujudkan kualitas pelayanan dan reformasi regulasi hukum yang baik. Capaian skor tinggi ini berkat kerja keras seluruh jajaran dan pendampingan intensif dari Kanwil Kemenkum Bali," ujar Budiasa.

Ia menambahkan bahwa reformasi regulasi hukum bukan sekadar pemenuhan aspek administratif semata, melainkan pilar penting dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Jembrana.
"Pendampingan dari Kanwil Kemenkum Bali sangat membantu kami dalam menyelaraskan seluruh rancangan peraturan daerah agar tidak berbenturan dengan aturan di tingkat nasional. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas tata kelola hukum ini," tegasnya.

Dengan raihan penghargaan IRH Tahun 2026 ini, Pemkab Jembrana semakin mempertegas posisinya sebagai daerah yang responsif dan akuntabel dalam mengawal agenda reformasi birokrasi dan hukum di Provinsi Bali. 

Seniman Cilik Jembrana, Adu Kreativitas di Lomba Gong Kebyar Anak-Anak


Jembrana , Bali Kini – Panggung Arda Candra Pura Jagatnatha menjadi saksi unjuk kebolehan para seniman cilik Jembrana dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang berlangsung pada 16–19 Agustus 2026. Digelar untuk memeriahkan HUT Kota Negara ke-131 dan HUT ke-81 RI, ajang ini menampilkan kepiawaian generasi muda dalam memadukan irama tabuh dan tarian tradisional Bali.

Perlombaan ini diikuti oleh perwakilan sekaa dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana. Para peserta cilik tampil percaya diri memamerkan kreativitas memainkan irama gong kebyar dan tarian Bali di atas panggung megah. Aksi memukau para peserta dinilai langsung oleh tim dewan juri profesional yang terdiri dari tiga seniman tabuh dan tari asal Jembrana, Tabanan, serta Gianyar.

Antusiasme masyarakat Bumi Mekepung pun sangat tinggi. Panggung terbuka Pura Jagatnatha dipadati warga yang hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada sekaa gong kebyar anak-anak andalan mereka. 

Suasana semakin semarak dengan tidak pernah absennya Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, bersama Forkopimda dan pejabat Pemkab Jembrana yang setia menyaksikan jalannya perlombaan dan menyuntikkan semangat bagi para peserta.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat para generasi muda dalam menjaga warisan budaya.

"Saya sangat bangga melihat semangat serta kreativitas anak-anak yang tampil luar biasa di panggung ini. Semoga melalui ajang ini, lahir bakat-bakat seniman muda yang handal dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Jembrana di masa depan," ujar Bupati Kembang Hartawan.

Pemenang dari Lomba Gong Kebyar Anak-Anak ini nantinya akan diumumkan secara resmi pada malam penutupan Festival Semarak Jembrana 2026, bersamaan dengan pengumuman pemenang berbagai cabang perlombaan lainnya.

Bawa Tenun Khas Daerah Jadi Lifestyle Gen Z, Duta Tenun Jembrana 2026 Terpilih

Jembrana , Bali Kini  – Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) menggelar Pemilihan Duta Tenun Jembrana 2026 di Panggung Pameran Semarak Jembrana, Area Parkir Pemkab Jembrana, Jumat (21/8). Ajang ini diselenggarakan untuk membangkitkan semangat generasi muda dalam melestarikan, mempromosikan, serta mempopulerkan tenun khas Jembrana agar kian diminati anak muda.

Persaingan ketat menyajikan aksi luar biasa dari 10 finalis yang dinilai berdasarkan unjuk bakat, kerapian busana, catwalk, hingga performa panggung. Setelah melalui sesi tanya jawab tahap awal, empat finalis terbaik berhasil melaju ke babak puncak. Pada babak akhir ini, para finalis diuji wawasannya seputar dunia tenun oleh dewan juri serta Ketua Dekranasda Kabupaten Jembrana, drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan.

Dari hasil penilaian menyeluruh, Anak Agung Istri Canakya Kusuma Dewi dari SMA Negeri 1 Negara resmi dinobatkan sebagai Duta Tenun Jembrana 2026. Tropi dan uang pembinaan diserahkan langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana, didampingi Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Jembrana.

Ketua Dekranasda Kabupaten Jembrana, drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya regenerasi pencinta tenun. Pihaknya berharap Duta Tenun terpilih mampu membawa Tenun Jembrana melampaui batas penggunaan busana adat semata, hingga menjadi bagian dari gaya hidup Gen Z dan Generasi Alpha.

"Kami berharap dengan adanya kegiatan Duta Tenun Jembrana ini akan lebih membangkitkan semangat anak-anak kita, khususnya mereka yang akan menjadi duta untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan mengangkat tenunan Jembrana," ucapnya.

Sementara itu, Duta Tenun Jembrana 2026 terpilih, Anak Agung Istri Canakya Kusuma Dewi, mengungkapkan rasa bangga sekaligus kesiapannya mengemban amanah tersebut. Sebagai langkah nyata, ia menyiapkan program untuk mengajak anak muda bangga mengenakan karya tenun lokal sebagai warisan budaya bangsa.

"Yang kami akan lakukan adalah memperkenalkan tenun kepada para generasi muda, agar semakin cinta  dan bangga menggunakan kain tenun selaku warisan dari budaya Kabupaten Jembrana", pungkasnya.

Jukung Race Meriahkan HUT RI ke-81 di Amed, Diikuti 23 Peserta hingga dari Lombok

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini — Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Banjar Adat Jemeluk, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, Senin (17/8/2026). Masyarakat setempat menggelar lomba Jukung Race yang menjadi salah satu atraksi menarik bagi warga maupun wisatawan mancanegara.

Lomba diawali dengan tembakan kembang api sebagai tanda dimulainya perlombaan. Sebanyak 23 peserta ambil bagian dalam ajang tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari kawasan Amed dan sekitarnya, tetapi juga dari Lean, Kubu, Jemeluk, hingga peserta dari Lombok.

Dalam perlombaan ini, peserta diwajibkan menggunakan life jacket atau jaket pengaman. Peserta yang tidak mengenakan perlengkapan keselamatan tersebut akan didiskualifikasi.

Para peserta kemudian berlomba mengarungi perairan dengan melewati rumpon ikan pertama dan kedua hingga mencapai rumpon ikan terjauh, sebelum kembali menuju garis finis. Peserta yang paling cepat mencapai garis finis dinyatakan sebagai pemenang.

Jukung Race kali ini terbagi menjadi dua kategori, yakni jukung kayu dan jukung fiber. Panitia juga telah menyiapkan hadiah bagi para pemenang, mulai dari juara satu, dua, tiga hingga juara harapan, yang dilengkapi dengan hadiah uang tunai.

Ketua Panitia Amed Jukung Race, I Wayan Suanda, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT RI, tetapi juga menjadi hiburan bagi wisatawan yang berada di kawasan Amed.

Selain memeriahkan suasana perayaan kemerdekaan, kegiatan ini turut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM lokal. Ramainya masyarakat dan wisatawan yang menyaksikan perlombaan turut menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.

“Jukung Race ini menjadi hiburan bagi masyarakat dan wisatawan, sekaligus membantu menghidupkan UMKM lokal,” ujar I Wayan Suanda.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus digelar dan menjadi agenda tahunan, sekaligus memperkenalkan tradisi serta potensi bahari Amed kepada wisatawan yang berkunjung ke Karangasem. (Ami)

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved