-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Selasa, 20 Februari 2024

Sempat Merugi, Pertamakalinya Perumda Air Minum Jembrana Bukukan Laba Ratusan Juta Rupiah


Jembrana , Bali Kini 
- Untuk pertamakalinya Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Amerta Jati Kabupaten Jembrana dalam perhitungan laba rugi di Tahun 2023 meraup keuntungan hingga Rp. 739 juta. Hal tersebut melambung jauh dari catatan laba rugi di tahun 2022 yang mengalami minus hingga Rp 1,4 M.

Perolehan laba tersebut, tidak terlepas dari tangan dingin Direktur PDAM yang baru menjabat sejak Akhir Tahun 2022. I Gede Puriawan, sejak diberikan tugas oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba untuk dapat memperbaiki perusahaan air minum plat merah tersebut yang sebelumnya sempat mengalami kerugian.

Dari keuntungan yang dicatatkan pada Tahun 2023 ini, Bupati I Nengah Tamba memberikan apresiasi kepada Direktur Perumda Air Minum Tirta Amerta Jati yang dalam waktu satu tahun telah bisa mencapai keuntungan hingga Rp 700 juta lebih ini. Hal ini disebutnya menunjukkan ada indikasi positif yang dilakukan pemerintah daerah sesuai harapan.

“Saya ingin mendapatkan refleksi daripada neraca laba rugi dalam tenggang waktu 2 tahun yang mana beliau (Direktur PDAM) baru bekerja 1 tahun dan sudah menunjukan perkembangan yang sangat positif . Satu tahun  menunjuk Puriawan sebagai direktur ternyata sudah menghasilkan keuntungan Rp 700 juta lebih,” ungkap Bupati Tamba ditemui usai rapat pelaporan Neraca Laba Rugi PDAM, Perumda Tri Bhuwana dan Pengelola Sentra Tenun di Executive Room Kantor Bupati Jembrana, Selasa (20/2).

Begitu juga dengan Perusahaan Umum Daerah( Perumda Tribhuwana Jembrana ) juga sudah menyetorkan untung sebesar Rp 114 juta rupiah. Sedangkan Sentra tenun Jembrana yang dikelola koperasi tahun ini mendapatkan keuntungan sekitar Rp 36 juta  yang bisa disetorkan kekas daerah untuk menambah PAD. 

“Termasuk juga Perumda Tri Bhuwana  dan  Sentra Tenun Jembrana yang sudah meraup untung dan bisa disetor kekas daerah Jembrana ,” imbuhnya.

Bupati Tamba menegaskan keuntungan yang dicapai perusahaan milik daerah ini sejalan dengan target PAD Jembrana yang harus terus meningkat.

Torehan ini patut diapresiasi sebagai  hal-hal yang positif namun tetap juga diingatkan  Perumda Air minum sebagai bagian dari pelayan masyarakat .

" Terpenting mereka juga siap seiring perkembangan pembangunan Jembrana kedepan .Seperti rencana pembangunan pelabuhan ikan bertaraf internasional di Pengambengan, kemudian theme park Pekutatan yang diprediksi didatangi hingga 10 juta wisatawan masuk wisawatan dan polo berkuda di Melaya. Perumda Air Minum harus memikirkan juga agar suplai airnya. Karena dari tiga tempat ini membutuhkan air yang cukup besar," ujarnya.

Demikian pula dengan Sentra tenun sebagai tempat promosi dan pengembangan bagi UMKM, ternyata ada pemasukan juga. 

" Harapan awalnya sebagai upaya menampung produk UMKM, ternyata ada pemasukan yang didapat. Tetapi tetap tujuan utamanya pemerintah daerah membantu UMKM mengembangkan produknya," terang Bupati

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum I Gede Puriawan menjelaskan laba tahun 2023 diperoleh dari penjualan air dan penjualan non air seperti pendapatan sambungan baru, pendaftaran, denda dan balik nama serta juga pihaknya melakukan pemangkasan pengeluaran diberbagai aspek.


“Pendapatan penjualan air sebesar Rp 26,5 M dan penjualan non air capai Rp 2,4 M, jadi di tahun 2023 kita memiliki total pendapatan sebesar Rp 29 M dikurangi beban pengeluaran sebesar Rp 28,8 M sehingga kita mendapat laba sebesar Rp. 739 juta” jelasnya. ( Hum)


Bupati Tamba Hadiri Peresmian Gedung KP2KP Negara


Jembrana , Bali Kini
- Bupati Jembrana I Nengah Tamba menghadiri peresmian gedung Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Negara, Selasa (20/2). 


Gedung baru KP2KP Negara diresmikan secara langsung oleh Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI Suryo Utomo didampingi Bupati Tamba dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bali, Nurbaeti Munawaroh.


Selain gedung KP2KP Negara, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan peresmian 10 gedung lain di Indonesia yang secara simbolis ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Dirjen Pajak  Suryo Utomo.


Peresmian gedung lain diantaranya Kanwil DJP Jabar II, KPP Madya Dua Bandung, KPP Pratama Balige, KPP Pratama Banda Aceh, KPP Pratama Bandung Cicadas, KPP Pratama Cianjur, KPP Pratama Jakarta Cengkareng, KPP Pratama Majalaya, KPP Pratama Natar, KPP Pratama Pati dan KPP Pratama Subulussalam.


Bupati Tamba memberikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Pajak yang terus berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.


"Saya ucapkan selamat kepada seluruh Kantor Pembantu yang sudah diresmikan secara bersama di Jembrana ini. Dengan kantor baru, saya harapkan dapat bekerja dengan lebih nyaman, berprestasi dan tentu memberikan pelayanan yang terbaik baik sehingga menghilangkan kesan yang membuat masyarakat takut untuk membayar pajak," ucapnya.


Pihaknya mengaku, sebelum menjabat sebagai Bupati Jembrana, dalam menjalankan usahanya selalu dengan rutin melaporkan pajak tahunan dan tidak jarang diberikan penghargaan atas hal tersebut.


"Sebelum saya menjadi Bupati, saya adalah seorang pengusaha dan beberapa kali mendapat penghargaan dari Dirjen pajak sebagai wajib pajak yang taat," ungkapnya.


Diluar itu, Bupati Jembrana juga terus berupaya mendorong peningkatan pendapat asli daerah melalui pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan cara memberikan penghargaan kepada Desa/Kelurahan dengan tingkat peroleh PBB sesuai target. "Setiap desa yang pendapatan pajak PBBnya lebih dari 60%, kita berikan reward," ujarnya.


Sementara itu Dirjen Pajak Kemenkeu RI, Suryo Utomo mengatakan peresmian ini untuk meningkatkan tertib administrasi, pelayanan, pengawasan, dan penerimaan negara dari sektor pajak. Selain itu, pihaknya terus memaksimalkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan target yang harus dicapai.


“Kami mencoba untuk terus mengempower kantor-kantor operasional kami di seluruh Indonesia, karena ada kebijakan di Kementerian Keuangan khususnya di Direktorat Jenderal Pajak yang kami tidak menambah jumlah pegawai,” ucapnya.


Pihaknya mengatakan akan meningkatkan sumber daya yang ada di KP2KP Negara dengan menugaskan sejumlah pegawai KPP Pratama Tabanan ke Jembrana untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.


"Rencananya 1 pleton saya pindahkan kesini, jadi ada 2 pleton disini yang tugasnya satu melayani, dan kedua mengedukasi, konsultasi dan mengawasi. Jadi kalau ada wajib pajak disini, nanti ke depan Bapak/Ibu wajib pajak tidak perlu lagi pergi ke Tabanan," ungkapnya.


Suryo Utomo berharap dengan diresmikanya gedung baru KP2KP Negara dapat meningkatkan kenyamanan dan pelayanan wajib pajak serta mendekatkan dengan organisasi vertikal untuk memudahkan dalam bersinergi.


“Supaya kami lebih dekat dengan masyarakat, dan kami juga lebih dekat dengan stakeholder yang lain disini seperti pemerintah kabupaten dan organisasi vertikal. Kami ingin bersinergi, kita jalankan kebersamaan yang tujuannya satu karena negara itu membutuhkan penerimaan. Ini yang mungkin menjadi inti cerita," pungkasnya. (Hum)

Over Kapasitas, Direncanakan Pembangunan Lapas Perempuan di Tabanan


Denpasar , Bali Kini
- Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Kerobokan yang baru di Desa Antap, Kabupaten Tabanan, kini telah memasuki tahap perencanaan. 

Pada tahap perencanaan awal ini, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali melakukan diskusi perencanaan pembangunan dengan Ganesha Pratama Consultant (GAMA) pada Selasa (20/02).

Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan, Putu Murdiana, menjelaskan bahwa pembangunan Lapas Perempuan baru ini merupakan solusi untuk mengatasi kelebihan kapasitas di Lapas Perempuan Kerobokan yang terjadi saat ini. 

"Dengan pembangunan gedung Lapas Baru ini diharapkan dapat mengatasi masalah kelebihan kapasitas di Lapas Perempuan Kerobokan," jelas Murdiana.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal terkait perencanaan pembangunan Lapas Perempuan Kerobokan yang baru, seperti desain bangunan, fasilitas yang akan disediakan, jumlah blok hunian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.

Pihaknya berharap pembangunan Lapas baru ini dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu. "Dengan selesainya pembangunan lapas baru ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para narapidana perempuan," harapnya.[jr/t]

Wakil Bupati Karangasem Mendukung Perlindungan Tenaga Kerja di Parittana Award Provinsi Bali 2024


Karangasem, Bali Kini
- Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, menghadiri undangan wawancara kandidat Parittana Award Provinsi Bali Tahun 2024 yang diadakan pada Senin, (19/2).Bertempat di Four Star by Trans Hotel, Renon, Denpasar Selatan, acara ini menjadi panggung untuk mengapresiasi upaya-upaya dalam melindungi tenaga kerja.

Kehadiran Wabup Artha Dipa dalam acara Parittana Award Provinsi Bali 2024 menegaskan komitmen Kabupaten Karangasem dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja. Sehingga nantinya Kabupaten Karangasem bisa dijadikan teladan dalam pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam wawancaranya, Wabup Artha Dipa menegaskan pentingnya perlindungan bagi para tenaga kerja, terutama mereka yang berada dalam risiko tinggi. Salah satunya yang menjadi sasaran pembinaan industrial di Kabupaten Karangasem adalah para pekerja galian C. Dengan persentase penerima upah mencapai 59,30 persen dan non-penerima upah sebesar 9,35 persen di tahun 2023, Kabupaten Karangasem berkomitmen untuk menyasar para petani miskin, lansia, dan pemangku kegiatan agama yang terlupakan.

Lebih lanjut, Wabup Artha Dipa mengucapkan terima kasihnya kepada BPJS Ketenagakerjaan atas santunan yang telah diberikan kepada masyarakat Karangasem pada tahun 2023, dengan nilai yang mencapai Rp 88 miliar lebih. Trend kenaikan peserta ketenagakerjaan di Kabupaten Karangasem juga menjadi sorotan, dengan kenaikan sekitar 58 persen untuk penerima upah dan 70 persen untuk non-penerima upah, menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.

Namun, Wabup Artha Dipa menekankan bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait perlindungan bagi para lansia yang tidak memiliki sanak saudara untuk mengurus mereka. Dia berharap kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi Pemerintah Kabupaten di Bali, khususnya Kabupaten Karangasem, untuk terus memberikan pelayanan sosial terbaik bagi masyarakatnya. (Rls)

Gek Rania, Anak Bersuara Emas Asal Karangasem Tuai Segudang Prestasi


Karangasem, Bali Kini
- Anak Kecil bersuara emas asal Karangasem berhasil menggaet Juara 1 di ajang Lomba Menyanyi HUT ke 45th SMPN 2 Amlapura pada beberapa waktu lalu. Ialah Gusti Ayu Rania Mandacetta yang masih berusia 10 tahun yang ternyata sudah mempunyai bakat di bidang musik sejak ia berusia dini. 

Gek Rania nama akrabnya, memiliki kemampuan bernyanyi setara dengan orang dewasa, bahkan dikatakan sang pelatih Joshua Agus jika ia memiliki kualitas suara yang tinggi. "Dia berlatih dengan saya sudah 3 tahun yakni sejak ia berusia 7 tahun, tapi sudah banyak mengikuti dan memenangkan ajang perlombaan. Kemampuan bernyanyinya sudah setara orang dewasa dan diatas rata-rata anak seusianya. Jenis-jenis lagu yang di kuasai juga merupakan lagu-lagu yang memiliki kesulitan tinggi. Suaranya berkarakter ketika bernyanyi," Kata Joshua Agus, Selasa (20/2/2024).

Saat ini Gek Rania duduk di kelas 4 di SD Insan Mandiri Amlapura. Kemampuan bakatnya dibidang tarik suara sudah terlihat sejak ia berusia 5 tahun, dan mulai terbentuk seiring bertambahnya umur. Orang tua Gek Rania pun tidak menyia-nyiakannya dan memberikan ruang pada anaknya tersebut dengan berbagai fasilitas termasuk Les Musik di Agus Music Course.

Yang mengejutkan, diusianya ke 9 tahun ia sudah menciptakan beberapa lagu dan sudah pernah dibawakan diberbagai event. "Beberapa judul lagu yang diciptakan itu judulnya I Wish, Aku Pasti Bisa dan lain-lain. Kualitas lagunya juga bukan seperti yang diciptakan anak-anak pada umumnya. Menurut saya kualitasnya sudah profesional, " Kata Joshua Agus. Bahkan, Gek Rania pernah mengadakan perform yang dibintangi dirinya sendiri dengan tema "Gek Rania Live Tour Kota-kota".

Berikut beberapa prestasi Gek Rania yang tercatat; Pernah meluncurkan single yang berjudul "Mama" yang mengungkapkan jeritan hati seorang anak di masa pandemi Covid-19 dulu. Saat itu Gek Rania masih berusia 7 tahun; Pernah meraih juara 1 se-Kabupaten Karangasem di event Singing Contest yang di adakan oleh Kampus STKIP; Pernah meraih juara 1 se-kabupaten Karangasem di event singing contest yang di adakan oleh SMPN 3 Karangasem; Pernah meraih juara 1 se-kabupaten Karangasem di event singing contest yang ddi adakan oleh SMPN 2 Karangasem; Pernah menjadi kontestan 50 besar terbaik di event Gending Rare yang di adakan oleh Bali TV. Saat itu Gek Rania masih berusia 7 tahun; Pernah menjadi 5 besar penyanyi terbaik se-Bali si Event "Discovery Pop Star". Dan lain-lain. 


"Saat ini saya akan terus mengikuti event-event, tentunya untuk menambah prestasi saya. Dan saya ingin menginspirasi banyak anak-anak lainnya, tetap semangat dan jangan menyerah," Pesan Gek Rania.

Terakhir, Joshua Agus juga menyampaikan hal senada, dimana ia berharap agar dengan segudang prestasi yang diraih Gek Rania dapat menginspirasi anak-anak lainnya. (Ami)

Bupati Karangasem I Gede Dana Resmikan TMMD ke-119 di Desa Selumbung

 


Karangasem, Bali Kini - Bupati Karangasem, I Gede Dana, secara resmi membuka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, pada hari Selasa (20/2).

Dalam sambutannya, Bupati Dana menegaskan bahwa Operasi Bakti TNI dilaksanakan dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah Program TMMD. TMMD ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah dengan kriteria sasaran seperti daerah miskin, tertinggal, terisolir, kumuh perkotaan, daerah perbatasan, pulau terluar, serta daerah yang terkena bencana alam. Kegiatan TMMD dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat sebagai wujud komitmen moral TNI dan Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.

TMMD ke-119 ini memiliki tema "DARMA BAKTI TMMD MEWUJUDKAN PERCEPATAN DI WILAYAHNYA". Bupati Dana juga menyampaikan bahwa kegiatan TMMD, yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun, telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Program ini merupakan bagian dari upaya percepatan dan pemerataan pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat yang sinergis dengan program-program pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah, terutama dalam pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Bupati Dana mengajak masyarakat di lokasi TMMD untuk berpartisipasi dan mendukung penuh selama 30 hari pelaksanaan TMMD ini, dengan harapan tujuan dan sasaran yang diinginkan dapat tercapai dengan baik dan optimal sesuai dengan harapan masyarakat. Selain itu, Bupati juga mengharapkan agar badan/dinas/instansi terkait dapat melaksanakan kegiatan secara sinergis dan terpadu untuk memaksimalkan hasil dari program TMMD ini dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Akhirnya, dengan penuh rasa syukur, Saya secara resmi menyatakan dibukanya Program TMMD ke-119 di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, tahun 2024," tutupnya. (Ami)

Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah, Pastikan Stabilitas Harga Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan


DENPASAR , Bali Kini -
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara meninjau pelaksanaan pasar murah serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan di Depan Museum Bali pada Sabtu (17/2). Hal ini dilaksanakan guna menjaga laju inflasi dan menjaga stabilitas harga di Kota Denpasar, terutama jelang Hari Suci Galungan dan Kuningan. 


Beberapa bahan pokok yang disediakan yakni beras dengan harga Rp.52.000, harga minyak goreng yakni Rp.14.000 sampai Rp.14.500, dan gas elpiji 3kg Rp. 18.000. Adapula berbagai macam buah-buahan dengan variasi harga yang lebih murah dibandingkan di pasaran, serta melibatkan umkm lokal yang menjual berbagai macam produk seperti pakaian adat, endek, maupun berbagai macam keripik olahan rumahan. 


Walikota Jaya Negara mengatakan bahwa kegiatan pasar murah ini untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan sembako dengan harga yang lebih terjangkau menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. Sehingga dapat mendukung pengendalian inflasi jelang hari besar keagamaan. 


"Pasar murah ini untuk memudahkan masyarakat untuk memenuhi sembako, apalagi menjelang hari raya Galungan dan Kuningan nanti," ungkapnya.


Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari mengungkapkan bahwa, dalam giat pasar murah ini, melibatkan UMKM Lokal untuk membantu perekonomian daerah lebih berkembang lagi. Selain itu, pasar murah ini merupakan kegiatan rutin yang di programkan oleh Disperindag Kota Denpasar setiap tahunnya. Diharapkan dengan harga yang lebih terjangkau, bisa memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. 


"Pasar murah ini merupakan kegiatan rutin yang telah dilakukan oleh Disperindag Kota Denpasar untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya lebih terjangkau lagi dengan juga melibatkan UMKM Lokal agar lebih berkembang," tuturnya. 


Pihaknya berharap, pelaksanaan kegiatan ini dapat memudahkan masyarakat sekitar dalam memperoleh dan memenuhi bahan-bahan pokok kebutuhan sehari-hari terutama menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. (IND).

Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Melaspas Pura Bale Agung Desa Adat Kesiman.

 


Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Karya Melaspas, Mendem Pedagingan dan Mecaru Rsi Gana di Pura Bale Agung, Desa Adat Kesiman, Saniscara Wage Wuku Julungwangi, Sabtu (17/2).


Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Melaspas, Mendem Pedagingan dan Mecaru Rsi Gana di Pura Bale Agung, Desa Adat Kesiman, Saniscara Wage Wuku Julungwangi, Sabtu (17/2). Upacara tersebut dilaksanakan setelah proses renovasi bangunan tuntas dilaksanakan. 


Hadir dalam kesempatan tersebut Panglingsir Puri Kesiman, Panglingsir Puri Pemayun Kesiman, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Wayan Warka, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, Kapolsek Denpasar Timur, Danramil serta undangan lainya. 


Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisna menjelaskan Karya Melaspas, Mendem Pedagingan dan Mecaru Rsi Gana ini dilaksanakan setelah renovasi rampung dikerjakan. Adapun beberapa bangunan yang turut direnovasi yakni Bale Agung, Bale Gong, Tembok Penyengker, Gedong Simpen, Gedong Sri Sedana dan Pengulun Desa. 


Dikatakannya, adapun anggaran yang diperlukan untuk melakaanakan renovasi ini sebesar Rp. 2,3 Miliar yang bersumber dari Kas Desa Adat Kesiman serta punia. Pihaknya berharap, dengan rampungnya pembangunan ini dapat mendukung dan menguatkan keberadaan tempat suci umat Hindu. 


"Kami menghaturkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan ini, semoga keseimbangan alam semesta dapat terus kita jaga sesuai dengan falsafah Tri Hita Karana," ujarnya


Walikota Denpasat, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas kerja keras dan gotong royong seluruh lapisan masyarakat Desa Adat Kesiman dalam mendukung pembangunan parahyangan suci. Hal ini tentu sejalan dengan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju berlandaskan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna menyama braya bahwa kita semua bersaudara. 


Dikatakannya, Upacara Melaspas, Mendem Pedagingan dan Mecaru Rsi Gana merupakan tahapan yang harus dilaksanakan. Sehingga bangunan suci dapat digunakan untuk kegiatan upacara. Hal ini juga merupakan wujud sradha bhakti krama Desa Adat Kesiman kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Hal ini juga menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana. 


"Dengan pelaksanaan Karya Melaspas, Mendem Pedagingan dan Mecaru Rsi Gana ini mari kita tingkatkan  sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara. (Ags/r).


Senin, 19 Februari 2024

Bupati Karangasem, I Gede Dana, Mendorong Kedisiplinan dan 3S di RSUD Karangasem


Karangasem, Bali Kini -
Bupati Karangasem, I Gede Dana, mengarahkan upaya peningkatan kedisiplinan dan pelayanan prima di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem. Dalam apel pagi yang dipimpinnya pada Senin, 19 Februari 2024, Bupati Dana menekankan pentingnya kedisiplinan dan peningkatan pelayanan.


Dalam amanatnya, Bupati Dana menyerukan kepada seluruh staf dan tenaga kesehatan untuk memprioritaskan prinsip 3S, Senyum, Sapa, dan Sopan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Kita harus menjadi contoh yang baik dalam melayani masyarakat, dengan sikap ramah dan sopan," ujarnya.


Lebih lanjut, Bupati Dana menekankan pentingnya disiplin sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan mengingatkan agar setiap anggota jajaran RSUD Karangasem untuk tidak menyia-nyiakan waktu dan langsung fokus pada tugas masing-masing setelah apel. "Kedisiplinan adalah kunci keberhasilan dalam meningkatkan mutu pelayanan," tegasnya.


Apel pagi ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen RSUD Karangasem dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan mengutamakan kepuasan masyarakat. Dengan kedisiplinan dan sikap 3S yang ditanamkan, diharapkan RSUD Karangasem dapat menjadi rujukan utama dalam pelayanan kesehatan di Karangasem dan sekitarnya. (Rls/krs) 

Walikota Jaya Negara Launcing Aplikasi “Srikandi” dan Buka Bimtek Pengelolaan Arsip Dinamis


 Teks foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara Melaunching Aplikasi Sistem Kearsipan Dinamis  Terintegrasi (Srikandi) yang ditandai dengan penekanan tombol, serta penyematan tanda peserta bimtek secara simbolis, Senin (19/2) di Grand Mirah Boutique Hotel Denpasar.


Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara Melaunching Aplikasi Sistem Kearsipan Dinamis  Terintegrasi (Srikandi) yang ditandai dengan penekanan tombol, serta penyematan tanda peserta bimtek secara simbolis, Senin (19/2) di Grand Mirah Boutique Hotel Denpasar.

Launching Aplikasi Srikandi melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, sekaligus mengadakan bimbingan teknis pengelolaan arsip dinamis dan penerapan Aplikasi Srikandi. Hal ini tidak terlepas dari Visi  Presiden RI yaitu pengelolaan pemerintahan yang efektif, efisien dan terpercaya, yang kemudian dipertegas melalui program kebijakan tentang pemerintahan berbasis elektronik (PBE). Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam mengembangkan Aplikasi Srikandi.

Walikota Jaya Negara disela-sela launching menyampaikan, kearsipan menjadi salah satu dasar atau pondasi untuk mensukseskan transformasi digital dalam penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). "Hal ini menjadi semakin mendesak, karena era digital yang kita hadapi sekarang menuntut penyelenggaraan pemerintahan yang semakin cepat, mudah, hemat dan sekaligus akuntable," ujar  Walikota Jaya Negara.

Lebih lanjut dikatakan, Aplikasi Srikandi  adalah aplikasi umum bidang kearsipan yang dibuat sebagai implementasi kebijakan pemerintah berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 95, Tahun 2018,  tentang SPBE. Penerapan aplikasi srikandi di harapkan dapat meningkatkan kualitas dan akuntabilitas dalam Kearsipan serta menjadi memori kolektif bangsa. Karena pengelolaan informasi secara digital dapat terekam dengan baik dan memudahkan koordinasi antar pemerintah pusat dengan seluruh pemerintah daerah. Selain itu, penerapan Aplikasi Srikandi ini di harapkan dapat meningkatkan kinerja, produktivitas, efektifitas, serta untuk mempermudah pekerjaan, dan pada akhirnya nanti kita harapkan akan mampu mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik dan profesional (good governance).

"Maka dari itu, menjadi sangat penting bagi seluruh Perangkat Daerah Kota Denpasar untuk selalu berupaya meningkatkan kemampuannya dalam pengelola kearsipan di lingkungan kerjanya masing-masing," ujar Jaya Negara. 

Sementara Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Dewa Nyoman Sudarsana mengatakan, adapun Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan arsip di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, serta meningkatkan nilai Kota Denpasar pada Audit Sistem Kearsipan Eksternal (ASKE), dan Audit Pengelolaan Arsip Elektronik (APAE).

"Di mana untuk bimbingan teknis pengelolaan arsip dinamis dan penerapan Aplikasi Srikandi diikuti 74 peserta, terdiri dari 1 admin Srikandi dan 1 pengelola arsip dari seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Serta kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, dari tanggal 19 sampai 20 Pebruari 2024 di Grand Mirah Boutique Hotel Denpasar," ujarnya. (ays).

Breaking News

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved