-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Sabtu, 16 Oktober 2021

Dukung PS Jembrana Berlaga di Liga 3, Bupati Tamba Bantu 125 Juta


BALI KINI ■ Bupati Jembrana, I Nengah Tamba memberikan dukungan penuh serta doa restu bagi tim Sepakbola PS Jembrana yang akan berlaga di liga 3 ASPROV PSSI Provinsi Bali. 

PS Jembrana sendiri tergabung dalam Grup A, bersama dengan tim dari Perseden Denpasar, FSK Klungkung, serta Persekaba  Bali FC Badung.

Hal tersebut disampaikan Bupati I Nengah Tamba saat bertemu dengan dengan para official dan pemain PS. Jembrana di Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Sabtu (16/10). 

"Doa Saya menyertai kalian semua dan saya yakin kalian bisa menang. Bertandinglah dengan sportif dan junjung tinggi fairplay . Terakhir jadilah kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Jembrana," Ucapnya.

Lebih lanjut, usai menyerahkan bantuan pemerintah daerah sebesar 125 juta rupiah, Bupati Tamba menyampaikan untuk menjadi juara dalam sebuah kompetisi memang bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan perjuangan yang maksimal dan penuh semangat optimistis pantang menyerah, maka akan sangat membantu bagi tim PS. Jembrana yang akan berkompetisi. Itu semua tentu akan dapat terealisasi dengan keterlibatan dan sinergitas semua pihak yang kompeten. Mulai dari mereka yang akan mengikuti kompetisi itu sendiri, segenap official, pengurus cabang olahraga, hingga dinas terkait.

"Oleh karena itu, Saya berharap seluruh pemain dari PS. Jembrana selama kompetisi selalu dalam kondisi sehat terlebih ditengah kondisi pandemi Covod-19 ini, tetap kompak, serta mampu memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Jembrana," harapnya.

Sementara itu  Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Jembrana I Ketut Tulis mengatakan persiapan dan latihan sudah dilakukan dari beberapa bulan lalu guna mengoptimalkan kemampuan para pemain. Askab PSSI Jembrana mengirim 25 pemain untuk berlaga dalam Liga 3 2021 Bali. 

"Untuk jadwal pertandingan di Grup A sendiri, Tim PS Jembrana akan bertanding besok hari Minggu, (17/10) melawan PS Klungkung, kemudian pertandingan kedua melawan Persekaba Bali FC hari Sabtu (23/10) dan pertandingan ketiga melawan Perseden Denpasar pada hari Sabtu (30/10) yang keseluruhan bertanding di Lapangan Pecangakan Jembrana," pungkasnya. (Ari/hm)

Bupati Tabanan Dukung Penuh Program Desa Kerthi Bali Sejahtera Pemprov Bali


BALI KINI ■ Dalam rangka mewujudkan Program Desa Kerthi Bali Sejahtera yang dicanangkan Pemprov Bali dengan melibatkan seluruh ASN dan Non ASN Pemprov Bali sebagai Tim Desa Kerthi Bali Sejahtera, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya,S.E., M.M., memberikan dukungan penuh atas Program tersebut. 

Hal itu diungkapkan Bupati Tabanan saat memberikan sambutan pembuka dalam acara pembentukan Tim Desa Kerthi Bali Sejahtera yang dilakukan secara serentak di 716 Desa dan 1.493 Desa Adat yang ada di Bali yang dipusatkan di Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, pada Sabtu, (16/10) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Bali I Wayan Koster sekaligus melakukan pengukuhan pembentukan Tim Desa Kerthi Bali Sejahtera di 716 Desa dan 1.493 Desa Adat di Bali ditandai dengan Pemukulan Gong. 

Turut hadir saat itu, Ketua DPRD Provinsi Bali N. Adi Wiryatama, Forkopimda Bali, Sekda Bali, Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Forkopimda Tabanan, Sekda dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, serta dihadiri oleh Bupati/Walikota se-Bali melalui daring, seluruh Perbekel dan Bendesa Adat se Bali, baik secara Luring maupun Daring di Desa masing-masing.

Gubernur Koster mengatakan, Tim Desa Kerthi Bali Sejahtera dibentuk sebagai fasilitator dan mediator dalam mempercepat pelaksanaan program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali di Desa/Kelurahan dan Desa adat. 

“Di setiap Desa terdapat satu tim yang berasal dari Desa tersebut atau Desa tetangga terdekat. Tim ini bertugas membumikan visi pembangunan Daerah Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru dan Prinsip Tri Sakti Bung Karno di tingkat Desa (Desa yang berdaulat secara politik, Desa yang berdikari secara ekonomi, dan Desa yang berkepribadian dalam kebudayaan,” ujarnya.

Gubernur Koster menambahkan, Desa diposisikan sebagai subyek dan obyek pembangunan yang memiliki hak dan kewajiban untuk mengatur dan mengurus kepentingannya sesuai kebutuhan, kondisi dan potensi serta kearifan lokal masyarakat. Secara umum program ini bertujuan menghadirkan ASN dan non ASN di tengah-tengah masyarkat untuk membumikan kebijakan dan program sebagai implementasi visi Pembangunan Daerah Bali melalui Tim Desa Kerthi Bali Sejahtera. Dan hal ini ditegaskan Gubernur Koster, perlu disosialisasikan oleh Tim Desa Kerthi Bali Sejahtera ke masyarakat luas dalam mempercepat program pembangunan Pemprov Bali di Desa.

Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh program ini. Menurut Bupati Sanjaya, dengan melibatkan peran aktif ASN dan Non ASN Pemprov Bali sebagai fasilitator dan mediator di Desa yang bertujuan untuk mempercepat terwujudnya program pembangunan Provinsi Bali merupakan ide yang cemerlang dan brilian. 

“Sudah barang tentu Kabupaten Tabanan akan memberikan dukungan penuh atas program ini dengan membentuk tim Desa Kerthi Bali Sejahtera Kabupaten Tabanan guna mendampingi dan berkolaborasi dengan Tim Desa Kerthi Bali Sejahtera Pemprov Bali dan seluruh Desa yang ada di Kabupaten Tabanan,” tegas Bupati Sanjaya saat itu.

Ia juga menghimbau seluruh ASN dan Non ASN yang tersebar di sepuluh Kecamatan, di 133 Desa dan 349 Desa Adat yang ada di Kabupaten Tabanan, seluruh Perbekel, seluruh Desa Adat, lembaga-lembaga di Desa baik BPD, LPM PKK Desa serta Prajuru Subak agar bersama-sama bergotong-royong untuk mempercepat terwujudnya program Desa Kerti Bali Sejahtera. 

“Semoga sinergitas yang dilakukan secara serentak ini dapat membangkitkan Gerakan Semesta Berencana dari Desa. Karena tanpa dukungan masyarakat, visi misi akan tetap menjadi untaian kata-kata indah tanpa makna,” imbuhnya. (Tbn)

Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pemantauan di Wilayah Trunyan Kintamani


BALI KINI ■ Gempa dengan magnitudo 4,8 mengguncang bali dan sekitarnya pada Sabtu pagi, (16/10/2021) pukul 03.18. Wita. 

Menurut data BMKG gempa tersebut berpusat di kedalaman 10 km pada posisi 8 km barat laut di Kabupaten Karangasem. Getaran dirasakan warga Bangli sekitar 5 detik lamanya. Hampir seluruh wilayah bali merasakan getaran, dampak dari gempa tersebut. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Gede Darmada, S.E., M.A.P.   mengatakan bahwa terdapat 3 korban jiwa dan korban luka yang terdampak dari gempa tersebut. 

"Dua orang merupakan warga desa trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli yaitu, Sri Wahyuni (P) 28 th dan Liona Adi Putra (L) 8 th,  terdapat juga 2 orang korban yang mengalami luka berat dan sudah di rawat di RSUD Bangli, sedangkan satu orang lagi merupakan warga Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, yaitu Ni Luh Meriani (P) 3 th," terangnya. 

"Seluruh korban gempa tersebut sudah berhasil dievakuasi dan dampak kerusakan masih di data oleh BPBD Provinsi Bali," lanjut Darmada. 

Korban luka telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas setempat dan RSUD Karangasem. Proses evakuasi korban yang dilakukan tim SAR gabungan melalui danau, karena jalur darat tertutup longsor dari Bukit Abang. 


Tim SAR Gabungan dari unsur TNI/Polri, Pemerintah Daerah Provinsi Bali serta Relawan masih melakukan pemantauan di wilayah Trunyan, Kintamani, Bangli. Hingga saat ini belum ada lagi laporan korban jiwa akibat dampak dari gempa yang berpusat di karangasem tersebut. 

"Tim rescue dari Pos SAR Karangasem bergerak ke salah satu rumah warga yang terdampak gempa di dusun Jatinuhu, Desa Ban, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, dan bersama unsur SAR lainnya memastikan kondisi aman dan tidak ada lagi korban jiwa," tutup Darmada. (rls)

Dampak Gempa Bumi M4,8, Tiga Warga Bali Meninggal Dunia


BALI KINI ■ Gempa bumi dengan magnitudo (M) 4,8 terjadi 8 km barat laut Karangasem, pada hari ini, Sabtu (16/10), pukul 03.18 WIB. Guncangan gempa berdampak pada jatuhnya korban jiwa dan kerusakan bangunan di wilayah Kabupaten Karangasem dan Bangli, Provinsi Bali. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali menginformasikan, penanganan darurat masih berlangsung hingga saat ini. 

Perkembangan informasi pada pukul 07.15 WIB, BPBD Karangasem menyebutkan satu warga meninggal dunia. Tim Basarnas masih melakukan evakuasi korban dari reruntuhan bangunan.  Sedangkan tujuh warga mengalami luka berat. Mereka yang luka-luka telah dievakuasi ke puskesmas terdekat dan RSUD Karangasem. 

Dampak guncangan di wilayah Kabupaten Bangli, dua warga meninggal meninggal dunia dan telah dievakuasi ke puskesmas setempat. Masih di wilayah tersebut, empat warga yang sempat tertimbun material bangunan dapat diselamatkan tim SAR, sedangkan empat lainnya berhasil melakukan evakuasi mandiri.

BPBD Kabupaten Bangli mengatakan, jalan menuju lokasi terdampak gempa tertimbun longsor. Ada tiga titik longsoran dari Bukit Abang sehingga menghambat proses evakuasi melalui akses darat. Tim SAR akan menggunakan akses danau untuk proses evakuasi. 

BPBD Kabupaten Karangasem dan Bangli masih melakukan pemutakhiran data di lokasi kejadian. 

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis gempa M4,8 berpusat pada kedalaman 10 km. Dilihat dari kekuatan gempa yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, wilayah Denpasar, Karangasem, Lombok Utara berada pada IV MMI, sedangkan Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah dan Mataram III MMI.

Informasi sebelumnya yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menyebutkan guncangan kuat dirasakan di beberapa wilayah. Menurut keterangan BPBD Kabupaten Bangli, guncangan gempa dirasakan kuat oleh warga selama 5 detik. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah saat gempa terjadi.  


Guncangan juga dirasakan sedang hingga kuat selama 3 hingga 5 detik di Kabupaten Karangasem, sedangkan guncangan kuat selama 5 detik dirasakan di Kota Denpasar. 

Pascagempa M4,8, Pusdalops BNPB terus memantau dan melakukan koordinasi dengan BPBD terdampak untuk mendapatkan informasi terkini. 

Masyarakat diimbau untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi gempa susulan. Di samping itu, warga diharapkan tidak terpancing oleh informasi hoaks, khususnya yang beredar di media sosial. Masyarakat dapat mengakses informasi terkait gempa dan penanganannya dari institusi resmi pemerintah, seperti BNPB, BMKG ataupun BPBD setempat. 

Demikian disampaikan Abdul Muhari, Ph.D, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB sesaat yang lalu. (red)

Jumat, 15 Oktober 2021

Jaya Negara Ingatkan Percepat Serapan Anggaran Dan Target Penyelesaian Tepat Waktu


BALI KINI ■ Sebagai upaya untuk memastikan pelaksanaan program yang tepat sasaran dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, Pemkot Denpasar menggelar Rapat Kordinasi dan Evaluasi Pembangunan Triwulan III. Kegiatan yang diikuti seluruh Pimpinan OPD dan Perumda di lingkungan Pemkot Denpasar ini dipimpin langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana  di Ruang Praja Utama, Kantor Walikota Denpasar, Jumat (15/10).

Rapat evaluasi diawali dengan laporan dari Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja yang menjelaskan realisasi program kerja di Pemkot Denpasar. Adapun tema yang diangkat kali ini ‘Kita Mantapkan Capaian Realisasi Pembangunan Dengan Spirit Vasudhaiva Khutumbakam Menuju Denpasar Maju’.

“Tentunya evaluasi ini dilaksanakan guna memastikan seluruh program baik fisik dan realisasi keuangan yang tertuang dalam APBD Kota Denpasar baik induk maupun perubahan Tahun 2021 ini dapat terlaksana sesuai dengan target yang telah ditetapkan, dimana hingga Triwulan III  realisasi anggaran belanja Pemkot Denpasar telah mencapai angka 62,69 persen,” terangnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan bahwa seluruh  OPD wajib memahami dan fokus terhadap target yang telah ditetapkan. Sehingga dalam pelaksanaanya nanti seluruh target capaian dapat terlaksana, baik secara fisik maupun keuangan. Namun demikian, seluruh program dan inovasi yang dilaksanakan harus dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. 

Dikatakanya, Rapat Evaluasi ini dilaksanakan lantaran berakhirnya masa Triwulan III dan telah memasuki Triwulan IV. Hal ini diharapkan mampu mengidentifikasi keterlambatan dan masalah guna dapat menciptakan solusi. Sehingga optimalisasi target pembangunan dapat dipenuhi sesuai perencanaan.

“Melalui pelaksanaan rapat evaluasi ini kami harapkan dapat memacu semangat  para kepala perangkat daerah  dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya

Jaya Negara menjelaskan, pada RPJMD 2021 - 2026 Pemerintah Kota Denpasar merancang anggaran  mengacu visi pembangunan yakni Kota Kreatif Berbasis Budaya menuju Denpasar Maju. Hal inilah yang direalisasikan melalui program prioritas jangka pendek maupun program prioritas jangka menengah dan panjang.

“Sebagai ilustrasi, capaian realisasi anggaran di Kota Denpasar Per 11 Oktober 2021 telah mencapai 62,69 persen, saya harapkan di sisa waktu kurang lebih 2,5 bulan ini mampu menyelesaikan target-target pembangunan hingga tuntas 100 persen,” ujarnya

“Kita sepakat untuk mempercepat pemulihan ekonomi Kota Denpasar akibat terjadinya pandemi covid 19 dirumuskan melalui lima prioritas pembangunan meliputi pendidikan, kesehatan, sosial dan ketenaga kerjaan, ekonomi kreatif dan pariwisata, serta infrastruktur,” imbuhnya. (Ags/Dps).

Bupati Tamba Tanam Pohon Bumi Mahottama di RSU Kertayasa


BALI KINI ■ Rumah Sakit Umum Kertayasa yang beralamat di Jalan Ngurah Rai-Negara kini mulai melakukan koordinasi dan menjalin kedekatan tersendiri dengan pemerintah kabupaten Jembrana. Dibawah kepeimpinan bupati I Nengah Tamba dan wakilnya I Gede Ngurah Patriana Krinsna(Ipat), kedekatan itu diwujudkannya dengan melakukan penandatanganan prasasti serta melakukan penanaman pohon  Bumi Mahotama yang diusatkan  dihalaman rumah sakit yang kini menyandang type D.

Dengan ditandatanganinya prasasti dan ditanamnya pohon bumi mahotama ini, bupati Tamba mengaku, kalau pohon bumi mahotama ini awalnya sengaja didatangkan dari daerah Candi Mendut Yogyakarta . “Bibit tanaman ini dulu kami datangkan dari Jawa. Dengan ditanamnya pohon ini kita harapkan dapat memberikan kesejukan, keteduhan, kedamaian dan kenyamanan,”ujarnya.

Kata bupati Tamba, RSU Kertayasa diminta agar dapat memberikan pelayanan secara optimal.”Kami pastikan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat saya pastikan tidak ada dominasi rumah sakit tertentu. Namun demikian, semua ini tergantung dari para pemberi pelayanan itu sendiri. Maka itu saya harapkan berkompetisilah secara sehat  dalam memberikan  pelayanan kepada masyarakat,”ujarnya.

Selain pelayanan lebih dioptimalkan, bupati Tamba juga minta agar keharmonisan dan koordinasi intern RSU dijalin lebih baik lagi. “Ini sangat penting. Dengan keharmonisan jalinan koordinasi sesama personil yang ada di RSU ini kami yakin pelayanan yang diberikan kepada masyarakat akan lebih baik. “harapnya.

Kehadiran bupati Tamba saat tiba di RSU Kertayasa disambut ketua yayasan Karya Suster Santo Fransiskus Semarang SR. Crescnentia, dirut RSU Kertayasa dr. Mustika para direktur executif RSU Kertayasa.

Sementara ketua yayasan Karya Suster Santo Fransiskus SR. Crescnentia, mengaku kalau RSU Kertayasa akan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.”Kami tentu sangat menyambut harapan bapak bupati. Disisi lain, kami juga dari pihak rumah sakit akan siap memberikan pelayanan dan petunjuk dari bapak bupati,”ujarnya.

Kata Crescnentia, pihaknya berjanji akan memberikan pelayanan kesehatan dengan sentuhan kasih.”Ini pelayanan istimewa yang merupakan prinsif jalan hidup pengabdian dari Santo Fransiskus,”pungkasnya(hmj).

 

Hindupreneur Academy, Bangun Jiwa dan Semangat Kewirausahaan


BALI KINI ■ Penyelenggaran Hindupreneur Academy harus menjadi program yang mampu membangun jiwa dan semangat kewirausahaan anak muda Denpasar. 

Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka  Program Hindupreneur Academy bagi 16 (enam belas) wirausaha muda terpilih di Grand Mirah Boutique, pada Jumat (15/10).

Program Hindupreneur Academy adalah merupakan salah satu program pemulihan ekonomi selama masa pandemi yang digagas oleh Pemerintah Kota Denpasar dan dilaksanakan oleh Yayasan Gatra Wirausaha. Program ini diperuntukkan bagi calon dan wirausaha muda pemula berusia 18-30 tahun. 

Selain untuk memberikan edukasi kewirausahaan, program ini bertujuan membantu penciptaan wirausaha baru dan pengembangan usaha bagi wirausaha muda Kota Denpasar. Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari dan Ketua Yayasan Gatra Wirausaha, Sayu Ketut Sutrisna Dewi.

Lebih lanjut Arya Wibawa menyampaikan generasi muda harus mampu mengeksplorasi potensi diri terutama membangun jiwa dan semangat kewirausahaan. Tumbuhnya sektor industri kreatif harus dibarengi dengan pengembangan ekonomi kreatif. Hal ini mengingat peluang besar yang dapat dimanfaatkan dari sektor ekonomi kreatif.

“Untuk memberikan ruang kreasi bagi insan muda, kami telah menyediakan Gedung Dharma Negara Alaya Kreatif Hub di kawasan lapangan Lumintang yang dapat memfasilitasi pengembangan ekonomi kreatif. Harapan besar kami dengan adanya pendidikan pelatihan Hindupreneur Akademi dapat melahirkan pengusaha muda sukses Denpasar,” ujarnya

Sementara itu, Satu Sutrisna Dewi menyampaikan Program Hindupreneur Academy telah dilaksanakan secara daring pada tanggal 4 Oktober 2021 diikuti oleh 158 peserta. Bidang usaha yang diajukan bervariasi, seperti industri kreatif, pertanian, perdagangan, dan jasa. Seleksi pertama yang cukup ketat dilakukan untuk memilih 16 peserta yang layak dinyatakan sebagai The Best 16.

“Kepada peserta The Best 16 diberikan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan selama 3 hari, mulai hari ini tanggal 15 sampai 17 Oktober 2021. Minggu depan, tepatnya tanggal 23-24 Oktober 2021, peserta The Best 16 akan bertarung untuk meraih The Best 10. Kepada peserta The Best 10 disediakan bantuan permodalan masing-masing sebesar Rp. 10 juta dan diberikan pendampingan usaha sampai bulan Desember 2021,” kata Sutrisna Dewi (**)

Debit Air Guyangan Capai 35 Liter Perdetik, Bupati Suwirta Minta PDAM Gencar Sosilisasikan Sambungan Baru


BALI KINI ■ Setelah dilakukan penambahan mesin pendorong yang diakukan oleh Balai Wilayah Sungai Bali-Penida. Debit air Guyangan yang awalnya 20 liter perdetik kini menjadi 35 liter perdetik. Hal ini terlihat pada saat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Direktur PDAM Klungkung, I Nyoman Renin Suyasa, Kaban Baperlitbang Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, Camat Nusa Penida, I Komang Widyasa Putra meninjau sumber mata air guyangan yang terletak di Desa Batukantik, Kecamatan Nusa Penida (14/10).

Balai Wilayah Sungai Bali-Penida menambahkan dua mesin pendorong untuk mendorong air dari reservoar satu sampai ke reservoar enam. Sementara mesin hanya hidup satu. Informasi di dapat kalau mesin di hidupkan dua, air cendrung surut di penangkapan bawah, brarti masih banyak air yang harus dimasukkan ke bak penangkap dari sumber mata air. 
Dengan penambahan mesin ini mampu mendorong air sampai ke reservoar enam. Pada saat bedah desa, Bupati Suwirta sempat menijau Reservoar enam yang berada di Banjar Caruban, Desa Tanglad. Di reservoar ini sama sekali tidak ada air yang masuk, dengan penambahan mesin pendorong debit air menjadi 35 liter perdetik dan di reservoar enam penuh. 

Bupati Suwirta langsung tugaskan direktur PDAM untuk segera mengumumkan kepada masyarakat Tanglad dan Pejukutkan untuk mengajukan sambungan rumah."Untuk warga Tanglad dan Pejukutkan silahkan respon lebih cepat, silahkan segera mengajukan sambungan rumah, karena air sudah ada, jangan sampai air ada hanya dimanfaatkan untuk keran umum saja," himbau Bupati Suwirta

Lebih lanjut untuk masyarakat Tanglad dan Pejukutkan mestinya sudah bisa dialirkan air. Melainkan faktanya tidak ada sambungan rumah hanya saja keran umum. Ini yang menyebabkan masyarakat membutuhkan air kemudian mereka membeli air. Disatu sisi bupati Suwirta juga melihat banyak warga yang menampung air dengan tangki, ini yang katakan sebagai resevoir bayangan. 

"Syukur-syukur dia mengambil dari water meternya kalau dia mengambil dari aliran pipa induknya maka akan los atau kehilangan air itu cukup tinggi di Nusa Penida. Kalau hanya dipakai keran umum saja brarti itu sama dengan los atau kehingan air juga," jelas Bupati Suwirta. 

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada BWS yang sudah meningkatkan debit airnya dengan penambahan dua mesin pendorong. 

"Kalau semua mata air bisa ditangkap saya yakin kebutuhan air di Nusa Penida ini bisa tercukupi. Lebih lanjut untuk pemenuhan air di Nusa Penida di tahun 2021 ini sudah jalan dengan peminjaman PEN. Saya yakin tahun 2022 air semua masalah air bisa dicukupi. Mohon bersabar bagi yang belum mendapatkan air," imbuhnya. (klk/yande)

Cegah Banjir, PUPR Denpasar Gencarkan Pembersihan Sungai dan Saluran Air


 BALI KINI ■ Musim penghujan yang mulai tiba menjelang akhir tahun mendapat perhatian serius Pemkot Denpasar. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), terus menggencarkan Pembersihan Sungai dan Saluran Air. Kali ini, pembersihan dilaksanakan menyasar Tukad Loloan, Desa Sanur Kauh oleh Pasukan Biru Prokasih DPUPR Kota Denpasar, pada Kamis (14/10). 

Kadis PUPR Kota Denpasar, I Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta saat dkonfirmasi menjelaskan bahwa PUPR Kota Denpasar melalui Pasukan Biru Prokasih terus menggencarkan pembersihan sungai dan saluran air. Hal ini dilaksanakan sebagai upaya antisipasi dalam mencegah meluapnya air sungai atau saluran air akibat adanya sedimentasi, sampah atau benda lainya di sungai. 

"Pembersihan ini lebih kepada upaya untuk mengembalikan fungsi sungai yang sebenarnya, hal ini dilaksnakan secara rutin, sehingga saat debit air meningkat tidak meluap atau sampai menimbulkan genangan di titik tertentu," ujarnya

Lebih lanjut dikatakan Jimmy bahwa secara umum kondisi sungai dan saluran air di Kota Denpasar sudah sangat baik. Namun demikian tingginya intensitas hujan dan bertambahnya volume air dengan cepat membuat terjadi genangan di beberapa titik, namun paska hujan reda akan segera kembali normal. 

"Kita ketahui Denpasar merupakan daerah hilir, selain sedimentasi, pasang surut air laut juga mempengaruhi perjalanan air menuju muara," paparnya

Jimmy turut mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan sungai dan saluran air lainya. Hal ini mengingat sudah memasuki musim hujan. Selain itu pula, Bali khususnya Kota Denpasar yang bertumpu pada sektor pariwisata juga wajib menjaga kebersihan lingkungan. 

"Selain menyebabkan air meluap akibat berkurangnya daya tampung sungai, sampah juga akan bergerak menuju muara, ini akan mengotori pantai, jadi masyarakat dimohon untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di sungai atau saluran air," harapnya

Sementara Perbekel Desa Sanur Kauh, I Wayan Ada menyampaikan terimakasih atas respon cepat DPUPR Kota Denpasar. Sehingga penanganan sedimentasi di Tukad Loloan dapat teratasi dengan segara. 

"Tenti kami berterimakasih kepada DPUPR Kota Denpasar, khususnya Pasukan Biru Prokasih (Program Kali Bersih) yang sudah andil membersihkan Tukad Loloan, dan kami juga mengajak masyarakt untuk tidak membuang sampah ke sungai," pungkasnya. (Dps/Ags).

Pemkot Denpasar Terima Bantuan CSR Dari BPD Bali


BALI KINI ■ Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar melalui Dinas Sosial Kota Denpasar serahkan bantuan program Coorporate Social Responsibility (CSR) dari BPD  Bali kepada Atlet Renang penyandang disabilitas di rumah Bisabilitas Kota Denpasar, pada Jumat (15/10).

Penyerahan dilaksanakan oleh Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Perwakilan BPD Bali, Sri Utari Tresna, istri Wakil Walikota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, istri Sekda Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana beserta OPD lainnya yang diserahkan langsung kepada Atlet Renang Penyandang Disabilitas, Ayu Intan.

Ketua K3S Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengucapkan terima kasih kepada BPD Bali atas bantuan yang telah diberikan

 "Kami sangat berterima kasih atas bantuan peralatan renang serta suplemen vitamin yang diberikan BPD Bali kepada salah satu atlet renang Denpasar yang akan mewakili Bali di Peparnas Papua 2021, bantuan ini sangat berharga disamping untuk menunjang performa juga untuk mendorong semangat atlet agar nantinya dapat memberikan hasil yang maksimal dan menjadi kebanggaan Provinsi Bali khususnya Kota Denpasar,” ucap Ny. Sagung Antari Jaya Negara

Sementara Erich Hermawadhi, yang merupakan Pelatih dari Ayu Intan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak dan khususnya kepada Pemkot Denpasar dan BPD Bali, sehingga bantuan ini dapat membantu memberikan tambahan semangat kepada Ayu Intan sebagai atlet renang yang akan mewaliki Provinsi Bali di Peparnas Papua 2021 (Dps)

Breaking News

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved