-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Sabtu, 15 Agustus 2026

Koster Ucapkan Terimakasi Ke Prabowo Saat Sidang Paripurna di Gedung DPRD Bali


Denpasar , Bali Kini - Gubernur Bali Wayan Koster dalam penyampaiannya dihadapan anggota Dewan di Renon, Denpasar, Jumat (14/08), penuh sumringah dan bersemangat. Segala capaian dan program kedepan kinerja 100 hari diutarakan. Membuka dengan Pantun dan mengakhiri pidatonya dengan pantun bahasa Bali, seakan telah diaturnya dengan tepat selama selama kurang lebih 68 menit. 

Yah, waktu 1 jam lebih 8 menit berdiri dilakukannya begitu tepat sebagai langkah hari jadi Pemerintahan Provinsi Bali yang Ke-68. Gubernur Koster, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk terus menjalankan pembangunan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan dan keberlanjutan. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Bali Era Baru yang berkualitas, unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Gubernur Koster juga menyampaikan bahwa pembangunan Bali ke depan tetap diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara alam, manusia, dan kebudayaan. Arah pembangunan tersebut berlandaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

Gubernur 2 periode ini menegaskan, sejumlah kebijakan yang telah dijalankan Bali menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Kebijakan tersebut mencakup pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, pengembangan energi bersih, kendaraan listrik, pertanian organik, serta perlindungan terhadap danau, mata air, sungai, dan laut.


"Salah satu komitmen besar Bali dalam agenda lingkungan adalah target mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2045. Target tersebut lebih cepat 15 tahun dibandingkan target nasional yang ditetapkan pada 2060," Tegas Gubernur asal Bali Utara.

Ia menilai, Bali sangat tepat berani mengambil langkah dengan mencanangkan target pencapaian Net Zero Emission lebih cepat dari target nasional tahun 2060. Komitmen tersebut juga didukung dengan berbagai kebijakan dan program yang diarahkan untuk mengurangi emisi sekaligus mempercepat transisi menuju ekonomi dan energi yang lebih bersih. Upaya percepatan elektrifikasi transportasi dan pengembangan energi terbarukan menjadi bagian dari arah tersebut.

Pada periode 2025-2030, agenda pembangunan Bali mencakup sejumlah bidang prioritas, termasuk lingkungan, kehutanan dan energi. Bidang tersebut berjalan berdampingan dengan pengembangan ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, adat, agama, seni dan budaya, serta transformasi Bali sebagai Pulau Digital.

Gubernur Koster juga mengakui Bali masih menghadapi sejumlah persoalan lingkungan dan pembangunan, antara lain persoalan sampah, kerusakan ekosistem, alih fungsi lahan sawah, kemacetan, serta keterbatasan infrastruktur dan transportasi publik.

Menutup pidatonya dalam rangka Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali, Koster juga mengucapkan sebesar besarnya terhadap Persiden Prabowo yang mendukung langkah kebijakan kinerja pemerintahan Provinsi Bali, serra mengajak seluruh Sameton Krama Bali, khususnya generasi muda, untuk menjaga persatuan, kekompakan, dan semangat gotong royong dalam melanjutkan pembangunan Bali.

Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan target Net Zero Emission 2045, menurut arah kebijakan yang disampaikan pemerintahan yang dipimpinnya, menjadi bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlanjutan Bali tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga bagi generasi yang akan datang.

Perkuat Bonding Anak dan Orang Tua, TK Negeri Pembina Abang Libatkan Orang Tua dalam Lomba HUT RI


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini - Upaya memperkuat kedekatan antara anak dan orang tua dilakukan TK Negeri Pembina Abang melalui kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tidak hanya menggelar perlombaan untuk anak, TK Negeri Pembina Abang secara khusus melibatkan orang tua dalam sejumlah permainan kolaboratif. Konsep ini menjadi bagian dari upaya sekolah membangun bonding antara orang tua dan anak sejak pendidikan usia dini.

Kepala TK Negeri Pembina Abang, Ni Luh Sumarliani, mengatakan keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah penting untuk menciptakan kedekatan dengan anak sekaligus memperkuat kolaborasi antara keluarga dan sekolah dalam proses pendidikan.

“Diharapkan kolaborasi antara anak dan orang tua ini dapat terjalin agar lebih akrab. Selain itu, hubungan antara sekolah dan orang tua siswa juga semakin dekat,” ujar Ni Luh Sumarliani.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula TK Negeri Pembina Abang, Sabtu (15/8/2026), orang tua dan anak mengikuti sejumlah perlombaan secara berpasangan. Di antaranya lomba memindahkan bendera, meniti kertas kardus, menangkap bola, serta lomba ibu mencari anak.

Melalui permainan tersebut, anak tidak hanya diajak bersenang-senang, tetapi juga belajar berkomunikasi, bekerja sama, mengikuti aturan, dan membangun kepercayaan bersama orang tuanya.

Menurut pihak sekolah, pola kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara menghadirkan peran orang tua secara langsung dalam lingkungan pendidikan PAUD. Orang tua tidak hanya berperan mendampingi anak di rumah, tetapi juga dapat terlibat dalam kegiatan sekolah yang mendukung perkembangan sosial dan emosional anak.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum menanamkan semangat kebersamaan dan nasionalisme kepada anak sejak usia dini, dengan suasana belajar yang menyenangkan dan melibatkan keluarga. (Ami)

Jumat, 14 Agustus 2026

Intruksi Tegas Koster di HUT Provinsi Bali Ke-47


Denpasar , Bali Kini  - Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan Instruksi Nomor 6 Tahun 2026 tentang Peningkatan Kinerja, Kualitas, serta Integritas Penyelenggaraan Program dan Pelayanan Publik di Provinsi Bali. Intruksi tegas untuk para ASN ini tidak hanya soal kinerja, tetapi juga soal prilaku seperti masalah Judi online dan Perselingjuhan. 

Dihadapan ratusan wartawan, Rabu, 12 Agustus 2026, Gubernur Koster ingin mewujudkan kepuasan Krama Bali. Karenanya intruksi tegas ditujukan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, di umur Provinsi Bali yang tiga tahun ke depan sudah Setengah Abad. 

Tak hanya menyangkut target pekerjaan, instruksi tersebut juga menekankan perubahan budaya pelayanan publik. ASN diminta memberikan pelayanan yang ramah, sopan, santun, humanis, cepat, tepat, berkepastian dan profesional.

Bahkan, lingkungan kerja tanpa keluhan atau zero complaint menjadi salah satu penekanan. ASN juga diminta menolak gratifikasi, mencegah konflik kepentingan dan risiko korupsi, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat secara adil, setara, bermartabat dan tanpa diskriminasi.

Terlebih ada mengatasnamakan pimpinan untuk meminta uang, barang atau jasa, menggunakan jabatan untuk memperoleh keuntungan pribadi maupun pihak lain secara tidak sah, serta melakukan intervensi terhadap proses administrasi pemerintahan demi kepentingan pribadi atau kelompok.

Ada hal menarik perhatian, Instruksi Gubernur ini juga secara eksplisit melarang ASN menyebarkan berita bohong atau hoaks maupun memberikan komentar politik di media sosial yang tidak dilandasi data dan fakta. Termasuk hal melakukan Pinjaman Online serta melakukan permainan Judi Online. Tidak hanya itu hubungan Perselingkuhan dalam lingkup kerja, menjadi sorotan bagi Gubernur dua periode ini. 

Untuk memperkuat pengawasan, seluruh jajaran juga diminta saling menjaga integritas, baik secara horizontal maupun vertikal. Apabila ditemukan atau diduga ada pegawai yang melakukan pelanggaran, laporan dapat disampaikan kepada Gubernur Bali atau tim yang dibentuk berdasarkan data dan fakta melalui nomor pengaduan 0821-4666-6666.

Jelang HUT RI ke-81, Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Pimpin Persembahyangan Bersama di Pura Jagatnata


Klungkung, Bali Kini - Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra memimpin langsung persembahyangan bersama di Pura Jagatnata, Kabupaten Klungkung, Kamis (13/8).

Persembahyangan bersama ini dipimpin oleh Pinandita Sangraha Nusantara (PSN) Korda Kabupaten Klungkung sebagai wujud rasa syukur kehadapan Ida Shang Hyang Widhi Wasa sekaligus memanjatkan doa agar Kabupaten Klungkung selalu dalam keadaan damai, aman dan maju. 

Dalam sambutannya usai persembahyangan, Bupati Satria menekankan pentingnya memaknai kemerdekaan tidak hanya sebagai seremonial tahunan, tetapi juga sebagai momentum refleksi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. “Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan tersebut dengan kerja nyata, menjaga kerukunan, serta terus bergotong royong membangun Kabupaten Klungkung agar semakin Maju, Harmonis, Tentram dan Makmur (Mahottama)," ujar Bupati Satria.(*)


Tradisi Safaran Kampung Kusamba dan Kampung Gelgel Perkuat Silaturahmi dan Toleransi di Klungkung


Klungkung , Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria menghadiri tradisi Safaran Desa Kampung Kusamba dan Desa Kampung Gelgel yang berlangsung di pesisir Pantai Desa Kampung Kusamba, Rabu (12/8). Tradisi yang rutin dilaksanakan setiap akhir bulan Safar ini menjadi salah satu bentuk pelestarian warisan leluhur sekaligus memperkuat silaturahmi dan persaudaraan masyarakat.

Tradisi Safaran merupakan warisan budaya yang hingga kini masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Kampung Kusamba dan Desa Kampung Gelgel. Tradisi tersebut diisi dengan doa bersama yang kemudian dilanjutkan dengan makan bersama atau megibung. Kegiatan ini tidak hanya diikuti masyarakat kedua desa, tetapi juga umat Muslim dari sejumlah kampung lainnya di Kabupaten Klungkung. 

Bupati Klungkung, I Made Satria, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan tradisi Safaran yang terus dijaga dan dilestarikan masyarakat. Menurutnya, tradisi tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi memiliki nilai luhur dan menjadi bagian dari identitas masyarakat. "Tradisi ini bukan hanya sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi bagian dari identitas dan warisan tradisi yang memiliki nilai luhur. Melalui tradisi ini, kita bisa memperkuat silaturahmi dan persaudaraan. Hal ini tentu sangat relevan dengan visi dan misi Kabupaten Klungkung dan akan menjadi kekuatan yang luar biasa dalam mewujudkan pembangunan serta harapan masyarakat," ujar Bupati Satria. 

Bupati Satria juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara tradisi Safaran. Generasi muda, memiliki peran penting sebagai penerus agar memahami nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut dan mampu menjaganya agar tetap lestari. "Mari kita jaga dan pelihara dengan sebaik-baiknya. Generasi muda sebagai pelaksana harus bisa memahami dan menjaga warisan tradisi ini," tegasnya. 

Perbekel Desa Kampung Kusamba, Syahrul Ramadan, menyampaikan bahwa tradisi Safaran merupakan warisan leluhur yang rutin dilaksanakan setiap akhir bulan Safar. Selain doa bersama, tradisi ini juga diisi dengan megibung yang menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antarwarga. Dalam pelaksanaannya, masyarakat Desa Kampung Kusamba menyiapkan hidangan berupa tipat dan bantal, sedangkan masyarakat Desa Kampung Gelgel menyajikan nasi kuning dan bantal. Hidangan tersebut kemudian dinikmati bersama dalam suasana penuh kebersamaan. 

Syahrul menambahkan, tradisi Safaran kini telah didaftarkan untuk mendapatkan pengakuan resmi sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional Tahun 2026. Upaya tersebut menjadi bagian dari pelestarian tradisi sekaligus memperkenalkan Safaran sebagai simbol rasa syukur dan kuatnya akar toleransi masyarakat di pesisir Klungkung.
Sejumlah tahapan pendaftaran telah dilalui. Tim juga telah datang ke Desa Kampung Kusamba untuk menggali informasi dari para tokoh dan narasumber mengenai sejarah serta pelaksanaan tradisi Safaran. "Mudah-mudahan semua proses tahapannya berjalan lancar. Pelestarian tradisi Safaran tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan, serta nilai toleransi yang telah tumbuh dan diwariskan secara turun-temurun," ujarnya.(*)

Pemkab Klungkung Tingkatkan Infrastruktur Jalan Akses Pariwisata di Nusa Lembongan


Klungkung ,  Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung akses menuju kawasan pariwisata. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pemeliharaan berkala jalan pada ruas Pertigaan Klatak–Lembongan, Kecamatan Nusa Penida. Pekerjaan pemeliharaan berkala tersebut menangani ruas jalan sepanjang 4,4 kilometer yang menjadi salah satu akses penting menuju sejumlah Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Nusa Lembongan, di antaranya DTW Devil’s Tears, DTW Pantai Jungutbatu, serta DTW Jembatan Kuning.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Klungkung, I Made Jati Laksana, Selasa (11/8) menyebutkan, bahwa pekerjaan tersebut mulai dilaksanakan pada 22 April 2026. Kegiatan ini bersumber dari APBD Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp9 miliar. Adapun pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pengaspalan menggunakan aspal coldmix, pembangunan box culvert, serta pekerjaan beton bahu jalan. “Pemeliharaan berkala ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga kondisi infrastruktur jalan agar tetap baik, aman dan nyaman digunakan masyarakat. Ruas ini juga memiliki peran penting karena menjadi akses menuju sejumlah destinasi wisata di Nusa Lembongan,” ujar Made Jati Laksana. 
Ia juga menyampaikan permakluman kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan, atas kondisi di lapangan yang mungkin terjadi selama proses pengerjaan berlangsung. Aktivitas proyek dapat menyebabkan adanya pengaturan arus lalu lintas maupun kondisi jalan yang belum sepenuhnya nyaman untuk dilalui.
“Kami mohon permakluman masyarakat apabila selama pelaksanaan pekerjaan terdapat kondisi yang sedikit mengganggu perjalanan. Kami juga sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama seluruh masyarakat agar pekerjaan ini dapat berjalan dengan lancar dan selesai sesuai dengan ketentuan,” imbuhnya.(*)

Meriahkan HUT ke-81 RI, Wabup Tjok Surya Lepas Lomba Gerak Jalan SMP Putra 8 KM


Klungkung, Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, resmi melepas Lomba Gerak Jalan 8 Kilometer tingkat SMP Putra di depan Puri Agung Klungkung, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Klungkung.

Ajang tahunan yang difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung ini diikuti oleh 18 regu tingkat SMP putra, serta dimeriahkan oleh satu regu kehormatan dari Sekeha Demen.

Para peserta menempuh rute sepanjang 8 kilometer yang dimulai dari depan Puri Agung Klungkung menuju arah barat, lalu melintasi Simpang Lima ke arah selatan menuju Jl. Flamboyan. Dari pertigaan depan SMAN 1 Semarapura, peserta bergerak ke barat melewati Batu Tabih hingga perempatan Takmung, kemudian berbelok ke timur melintasi Perempatan Desa Tojan, Pertigaan Desa Gelgel, Desa Kamasan, dan Banjar Siku Kamasan.
Selanjutnya, rombongan gerak jalan menyusuri Jl. Rama, menuju ke utara melewati lampu lalu lintas Galiran, berbelok ke barat di Patung Kanda Pat Sari, hingga akhirnya kembali mengakhiri rute di garis finish depan Puri Agung Klungkung.

Sebelum melepas perserta, Wabup Tjok Surya menyampaikan agar para siswa senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kekompakan selama perlombaan berlangsung.

"Lomba gerak jalan ini bukan sekadar ajang kompetisi fisik semata, tetapi juga wadah yang sangat baik untuk menanamkan kedisiplinan, kerja sama tim, serta mengobarkan semangat patriotisme di dada kalian sebagai generasi penerus bangsa. Jaga kesehatan dan selamat bertanding," ujar Wabup Tjok Surya.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam pelepasan tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Klungkung I Dewa Ketut Sueta Negara serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Klungkung I Ketut Sujana.

Penyelenggaraan lomba gerak jalan ini diharapkan dapat terus memupuk semangat nasionalisme, kedisiplinan, serta rasa kebersamaan di kalangan generasi muda Kabupaten Klungkung.(*)

Lepas Fun Run Surya Metu Festival, Wabup Tjok Surya Ajak Masyarakat Promosikan Pariwisata Nusa Penida Lewat Olahraga


Klungkung, Bali Kini - Suasana semarak dan penuh antusias terlihat ketika Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra melepas Fun Run serangkaian kegiatan Surya Metu Festival Vol. III di kawasan Pantai Tanjung Kerambitan, Sampalan, Kecamatan Nusa Penida, Minggu (9/8). Fun run ini diikuti sebanyak 284 peserta dari berbagai daerah di Bali dan sekitarnya, termasuk para pekerja sektor pariwisata yang berada di Nusa Penida.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Tjok Surya sangat mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan Surya Metu Festival ini. Menurutnya, fun run ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang menggabungkan olahraga, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif dalam satu rangkaian Surya Metu Festival. “Saya sangat menyambut baik kegiatan ini, melalui Surya Metu Festival ini mari bersama-sama ikut mempromosikan pariwisata Nusa Penida agar kedepannya semakin terus berkembang,” harap Wabup Tjok Surya. 

Sementara itu, Ketua Panitia I Dewa Ketut Rakendra menyampaikan bahwa kegiatan fun run ini menempuh sekitar 7 kilometer, peserta menempuh rute dari kawasan Tanjung Kerambitan menuju titik balik di Majuh Kangin, Batumulapan, kemudian kembali menuju garis finish di lokasi festival. Sepanjang perjalanan, peserta disuguhkan pemandangan hamparan pantai Nusa Penida yang menjadi daya tarik tersendiri. Suasana tersebut membuat kegiatan Fun Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga pengalaman rekreasi yang menyenangkan.

Setelah menyelesaikan rute, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama. Sementara itu, peserta yang berhasil mencapai garis finish lebih awal juga mendapatkan apresiasi sebagai pemenang tiga besar Fun Run. "Perpaduan olahraga, rekreasi, dan keindahan alam pesisir menjadikan Fun Run Surya Metu Festival Vol. III terasa berbeda. Para peserta tidak hanya berlari untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menikmati suasana pantai dan semangat kebersamaan dalam rangkaian festival," ujarnya.(*)


Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular, Pemkab Klungkung Sambut Baik Hasil KKN-PPM UGM di Nusa Lembongan

Klungkung , Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria, secara resmi menerima jajaran civitas akademika dan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam agenda Presentasi Hasil dan Penarikan Mahasiswa KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026, di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Jumat (7/8). 

Acara tersebut menandai berakhirnya rangkaian pengabdian Kuliah Kerja Nyata - Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM yang telah dilaksanakan selama 50 hari di Desa Jungutbatu dan Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida.

Dalam kesempatan tersebut, tim KKN-PPM UGM memaparkan laporan akhir yang berfokus pada Penguatan Pengelolaan Sampah Hulu-Hilir Berbasis Ekonomi Sirkular. Program kerja ini mencakup empat pilar utama:

1. Pendampingan masyarakat dalam pengelolaan sampah mandiri dengan sasaran rumah tangga, sekolah, serta sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka).
2. Pengembangan pertanian terpadu guna mendukung efisiensi zero waste sekaligus ketahanan pangan lokal.
3. Penerapan teknologi pengolahan sampah residu pada tahap hulu hingga hilir.
4. Gerakan promosi kesehatan sebagai strategi Quick Win menuju kawasan bebas sampah

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PPM UGM Nusa Penida 2026, Ir. Kurnia Widiastuti, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Klungkung.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas pendampingan dan kerja sama yang diberikan selama mahasiswa kami menjalankan program. Ini menjadi kesempatan belajar yang luar biasa bagi para mahasiswa," ujar Kurnia. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan maupun kekhilafan para mahasiswa selama berinteraksi dengan warga setempat.

Bupati Klungkung, I Made Satria, menyambut positif seluruh rekomendasi serta masukan yang dirumuskan oleh tim mahasiswa UGM. Ia menegaskan bahwa Pemkab Klungkung sangat tertarik untuk menindaklanjuti program-program inovatif tersebut ke dalam kebijakan nyata.

"Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa UGM yang telah mengedukasi masyarakat Nusa Penida. Pariwisata merupakan sektor utama kami, dan alangkah baiknya jika potensi alam yang ada turut dibarengi dengan pengembangan wisata edukasi, khususnya terkait pengelolaan sampah," ungkap Bupati Satria. Ia menambahkan bahwa hasil riset dan formulasi program UGM akan dijadikan referensi penting bagi Pemkab Klungkung. Pemerintah daerah berkomitmen untuk membuka pintu kerja sama yang lebih luas dengan UGM di masa mendatang, termasuk dalam menyusun model edukasi pengelolaan sampah bagi para wisatawan.

Turut hadir dalam kegiatan penarikan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Dewa Komang Aswin, Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma, serta jajaran Rektorat UGM.(*)

Bupati Satria Pimpin Pembagian Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Kobarkan Semangat Nasionalisme


Klungkung , Bali Kini - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Bupati Klungkung, I Made Satria memimpin pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat di Perempatan Galiran, Jumat (7/8).
Kegiatan yang menyasar masyarakat umum ini merupakan bagian dari Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat persatuan, serta meningkatkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Puluhan bendera merah putih dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas. Bupati Satria mengajak seluruh masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di setiap rumah, tempat usaha, maupun lingkungan masing-masing sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus wujud kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Melalui pembagian Bendera Merah Putih ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat Klungkung untuk bersama-sama menyemarakkan Hari Kemerdekaan dengan mengibarkan bendera Merah Putih. Semangat nasionalisme harus terus kita pelihara sebagai modal memperkuat persatuan dan membangun Klungkung yang lebih maju," ujar Bupati Satria seraya berharap gerakan ini dapat membangkitkan semangat kebangsaan dan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(*)


Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved