-->

Jumat, 26 November 2021

TP PKK Tabanan Harapkan Inovasi Yang Baru Demi Peningkatan Program Pembangunan


Tabanan  – Ny Rai Wahyuni Sanjaya, selaku Ketua TP PKK Tabanan berharap Ketua TP PKK yang baru mampu mengemban tugas dengan baik, saat melakukan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Penebel, di Kantor Camat Penebel, Jumat (26/11). Nampak hadir saat itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Tabanan, Camat yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Camat Penebel, dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Penebel. 

Pelantikan dan Serah Terima Jabatan yang dilakukan sesuai dengan keputusan Ketua Umum TP PKK Pusat, Nomor : 13/KEP/PKK.PST/XII/2015 tentang hasil Rakernas VIII PKK Tahun 2015 bidang kelembagaan, yang pada poinnya meyampaikan; setiap ada pergantian camat maka secara otomatis dilaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan ketua TIM Penggerak PKK Kecamatan. Oleh sebab itu, masa jabatan Drs. I Gusti Ngurah Supanji, M.Si, selaku ketua TP PKK Kecamatan Penebel, digantikan oleh Ny. Mas Trisnayanti Surya Dharma S.Kom, selaku Ketua yang baru. 

Ungkapan Apresiasi dan Selamat ditujukan untuk Ketua TP PKK yang baru oleh Ny. Rai Sanjaya, serta berharap amanat yang diemban hendaknya diisi dengan bekerja sebaik mungkin dalam mengemban tugas, dengan melanjutkan program dan kegiatan yang sudah diprogramkan, serta mencari inovasi baru demi peningkatan kesejahteraan keluarga. 

Hal tersebut untuk menunjang tugas besar yang harus dilaksanakan oleh TP PKK yakni sebagai fungsi eksternal dalam merealisasikan program kerja PKK yang sudah dirancang, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selain itu juga fungsi internal untuk menunjang fungsi eksternal tersebut. Di mana dalam upaya mewujudkan Visi dan Misi Gerakan PKK dan menghadapi tantangan kedepan, dibutuhkan perencanaan, pelaksanaan dan upaya untuk menggerakkan PKK di Desa / Kader Dasa Wisma sebagai ujung tombak pelaksanaan 10 Program pokok PKK. 

“Keberhasilan proses pembangunan masyarakat akan sangat ditentukan oleh seberapa besar tingkat partisipasi masyarakat itu di dalam mendukung program-program pembangunan yang dilaksanakan” Kata Ny. Rai Sanjaya. 

Program dan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembangunan nasional yang perlu terus dipacu seirama dengan dinamika pembangunan, sejalan dengan pembangunan di Kabupaten Tabanan sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), yaitu mengembangkan tata kehidupan masyarakat khususnya Gerakan PKK yang gencar dikembangkan, yaitu AKU HATINYA PKK. 

“Harapan saya untuk Ketua yang baru, agar bisa segera menyesuaikan diri dalam mengikuti program-program PKK yang mengacu pada Program TP PKK Provinsi, utamanya pada situasi pandemi seperti saat ini” Ungkap Ny. Rai Sanjaya yang juga menjabat sebagai Ketua K3S Tabanan. “Program yang kita unggulkan adalah Hatinya PKK, dan program itulah yang saya harap untuk Ibu Camat, agar lebih intens menyesuaikan, sehingga hasilnya bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat” Lanjutnya. 


Senada dengan harapan Ny. Rai Sanjaya, Ketua TP PKK Kecamatan Penebel, Ny. Mas Trisnayanti mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berharap kedepannya ia mampu mengemban tugas dan kewajiban dengan baik disertai penuh rasa tanggung jawab, untuk meningkatkan peran serta PKK dalam menyukseskan pembangunan, serta mendukung program-program yang telah dirancang terutama 10 Program Pokok PKK di Tabanan. (tbn)

Bupati Tabanan Serahkan Penghargaan dan Hadiah Juara Festival Tutur Rare


Tabanan  – Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada generasi muda yang memahami dan melestarikan Adat, Seni dan Budaya sejak dini, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memberikan penghargaan dan hadiah kepada peserta yang menjadi juara dalam festival Tutur Rare tingkat Kabupaten Tabanan tahun 2021, Jumat, (26/11). 

Penghargaan dan hadiah tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Sanjaya kepada para juara di rumah jabatan Bupati. Turut mendampingi saat itu, Sekda I Gede Susila, Asisten Pemerintahan dan Kesra dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Festival Tutur Rare Tabanan tahun 2021 ini dimaksudkan sebagai wadah pembelajaran bagi para generasi muda khususnya di Tabanan agar lebih memahami seni, adat dan budaya sedari usia dini. Sehingga diharapkan kedepannya mampu melestarikan seni, adat dan budaya Bali, mengingat hal itu merupakan salah satu keunggulan Bali yang harus dijaga kelestariannya. 

Hal ini juga dikatakan Bupati Tabanan, Sanjaya, merupakan perwujudan dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). Selain infrastruktur dan ketahanan pangan, pelestarian seni, adat dan budaya juga merupakan skala prioritas pembangunan di Kabupaten Tabanan.

Berbagai bentuk apresiasi dan penghargaan pun diberikan Bupati Sanjaya kepada para juara. Ia mengatakan sangat bangga memiliki generasi muda yang memahami seni, adat dan budaya sejak dini. “Ini membuktikan bahwa apa yang menjadi keinginan dalam hal ini sesuai dengan visi misi kami. Merupakan kebanggaan bagi kita memiliki generasi muda yang memahami seni, adat dan budaya sejak dini,” ungkap Sanjaya. 

Selebihnya Ia berharap, festival Tutur Rare ini lebih ditingkatkan dan mampu mendapat antusias yang baik bagi para generasi muda. “Mudah-mudahan tahun depan festival Tutur Rare Tabanan ini lebih menggeliat lagi. Dan sekali lagi saya memberikan apresiasi, walaupun ditengah pandemi tetapi semangat kegiatan pelestarian seni, adat dan budaya masih berjalan dengan baik di Kabupaten Tabanan,” imbuh Sanjaya.

Pada kesempatan yang sama, orang tua dari IGA. Gede Rafa Nararya Mahardika (Juara I festival), mengucapkan terimakasih karena festival Tutur Rare ini memberikan kontribusi bagi generasi muda, terutama anak-anak untuk mengenali kebudayaan dan aktualisasi yang diungkapkan melalui tutur rare yang sangat bermakna. “Semoga kedepan dapat memberikan kontribusi positif dan gaung kepada regenerasi-regenerasi selanjutnya untuk menghargai budaya, seni dan adat yang ada di Bali khususnya,” tutur I Gusti Nengah Hari Mahardika alias Gung Ngah. (Tbn)

Kamis, 25 November 2021

Bupati Tabanan Mohon Kerahayuan Jagat di Pura Luhur Tanah Lot


BALI KINI ■ Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M didampingi Ny. Rai Wahyuni Sanjaya memohon kerahayuan jagat Bali di tengah masa pandemi yang masih belangsung, saat mengikuti persembahyangan Pujawali Piodalan di Pura Sad Kahyangan Luhur Tanah Lot, pada Rabu (24/11). 

Turut mengikuti persembahyangan dengan khidmat, Wakil Bupati I Made Edi Wirawan, S.E., didampingi Ny. Widiartini Wirawan, Sekda, Para Asisten Sekda, Anggota DPRD, dan OPD terkait, Camat dan unsur Muspika, Perbekel, serta tokoh masyarakat setempat. 

Pada Piodalan yang dilakukan di Pura Sad Kahyangan Luhur Tanah Lot yang diselenggarakan pada Dewasa Buda Cemeng Langkir ini, selain memohon untuk kerahayuan jagat Bali khususnya Kabupaten Tabanan, Bupati Sanjaya juga berdoa agar sektor perekonomian di Bali bisa kembali pulih. Begitu juga agar situasi di sektor kesehatan dan pariwisata bisa semakin kondusif, terlebih menjelang libur akhir tahun. 

Ungkapan rasa syukur dan apresiasi juga disampaikan oleh Bupati Sanjaya untuk seluruh lini masyarakat yang berperan serta dalam membantu Tabanan meningkatkan infrastruktur pembangunan secara bersinergi dan bergotong-royong, meskipun pandemi Covid-19 masih membelenggu. 

Ia berharap, upaya gotong-royong dan sikap kebersamaan yang senantiasa dilakukan masyarakat dalam hal keagamaan hingga pembangunan, selanjutnya mampu meningkatkan kualitas diri sebagai masyarakat yang Unggul dan Madani (mandiri). Sejalan dengan Visi Tabanan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Selebihnya, meksipun kasus Covid-19 melandai di Kabupaten Tabanan, namun orang nomor satu di Tabanan itu, tidak hentinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat utamanya warga Tanah Lot, untuk terus disiplin menerapkan hidup sehat dan protokol kesehatan 3M yang ketat. Karena meskipun melandai, kita tetap tidak boleh abai. (tbn)

Sabtu, 20 November 2021

Bupati Tabanan Ajak Masyarakat Bangun Tabanan dengan Semangat Puputan


BALI KINI ■ Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya,  mengajak seluruh masyarakat agar selalu bersinergi dan turut serta membangun Tabanan dengan Semangat Puputan yang ditunjukan oleh para pahlawan yang membela bangsa dalam Puputan Margarana 20 November 1946 silam.

Hal itu disampaikan Bupati Tabanan, Sanjaya saat menghadiri serangkaian Apel Peringatan Puputan Margarana ke-75 yang digelar Pemprov Bali di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Banjar Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, pada Sabtu, (20/11).

"Dengan semangat puputan Margarana, mari kita membangun Tabanan menjadi lebih baik menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM)," ujar Sanjaya.

Apel rutin yang digelar Pemprov Bali setiap tanggal 20 November ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace. Turut hadir saat itu, Sekda Bali, Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Tabanan, jajaran Forkopimda, Sekda dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Peringatan ini adalah salah satu upaya untuk mengenang jasa para pahlawan Bali yang telah berjasa besar berjuang mengusir penjajah dalam Puputan Margarana 20 November 1946. Diharapkan hal ini mampu memberikan vibrasi yang positif serta inspirasi bagi masyarakat untuk turut serta dalam mewujudkan pembangunan.

Selain itu, peringatan ini juga diharapkan mampu memupuk rasa nasionalisme, serta persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga Bali dan Indonesia pada umumnya menjadi bangsa yang besar.

Peringatan kali ini terbilang tidak seperti peringatan-peringatan sebelumnya, bahkan terbilang sepi karena masih dalam masa pandemi. Namun hal itu tidak mengurangi arti dan makna upacara peringatan.

Para peserta yang telah hadir sejak pagi sangat antusias mengikuti Apel. Setelah apel, rombongan yang dipimpin Wagub Cok Ace, melakukan ziarah dan tabur bunga di makan para pahlawan yang diawali dengan tabur bunga di monumen TPB Margarana, dilanjutkan dengan tabur bunga di Makam pahlawan I Gusti Ngurah Rai dan makam pejuang lainnya, dilanjutkan persembahyangan bersama di monumen TPB Margarana.

Selain peserta apel, nampak juga saat itu beberapa keluarga para pahlawan dan masyarakat umum yang melaksanakan ziarah dan tabur bunga di makan para pahlawan TPB Margarana. Bahkan salah satu keluarga Pahlawan yang berasal dari Jepang, rutin setiap tahunnya melakukan ziarah ke TPB Margarana untuk melakukan penghormatan.(Tbn)

Rabu, 17 November 2021

Bupati Tabanan Dukung Penuh Kreatifitas Lomba Barong Bangkung


BALI KINI ■ Mendukung penuh kegiatan kreatif yang dilakukan anak muda Desa Delod Peken, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya S.E., M.M hadiri pembukaan Lomba Barong Bangkung Virtual, Se-Bali yang diselenggarakan oleh Sekaa Barong Bangkal Ganas di Kantor Desa Delod Peken, Tabanan, pada Rabu (17/11). 

Turut menghadiri undangan, nampak hadir Anggota DPRD Tabanan, Sekda, Kadis Kebudayaan Kepala BKD, Kabag Kesra, Kabag Prokopim, Camat dan Perbekel Delod Peken, OPD Terkait dan Tokoh masyarakat setempat. Pembukaan ini juga diramaikan oleh seluruh peserta lomba Barong Bangkung virtual dan anggota Sekaa Barong Bangkal Ganas.

Sekaligus sebagai pemrakarsa acara, kegiatan lomba ini merupakan bentuk peringatan hari jadi Sekaa Barong Bangkal Ganas yang ke-17 tahun. Sementara masih dalam situasi pandemi, pelaksanaan lomba dilakukan secara virtual dan peserta nantinya akan memberikan penampilan terbaik guna memperebutkan hadiah juara 1, 2, 3 dan favorit. Adapun sumber pengadaan dana pada lomba ini, didapatkan dari tokoh-tokoh masyarakat setempat di Tabanan. 

Masih dalam suasana Hari Raya Galungan dan Kuningan, Barong Bangkung, sebagai jenis Barong yang tradisinya dipentaskan oleh anak-anak dan remaja berkeliling desa ini merupakan suatu budaya dan tradisi di Bali serta dipercaya memiliki tujuan untuk menolak Bala sekaligus sebagai bentuk perayaan kemenangan atas Dharma (Kebaikan) melawan Adharma (Kejahatan). 

Oleh sebab itu, Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi upaya dan kreatifitas masyarakat Desa Delod Peken dalam mempopulerkan Barong Bangkung sebagai wujud seni dan budaya asli masyarakat bali yang patut dilestarikan. “Saya memberikan apresiasi dan kehormatan kepada Sekaa Barong Bangkal Ganas yang sudah mampu memberikan kreatifitas yang luar biasa dalam memperkenalkan seni Barong Bangkung” Ujar Sanjaya.

Mewakili Pemerintah Tabanan, ia juga merasa wajib untuk terus mengayomi dan mendukung kreatifitas utamanya pada anak-anak muda di Tabanan, dalam membangkitkan seni dan budaya di kalangan anak muda. “Kita harus bangga sebagai orang Tabanan, sebab ramainya Barong Bangkung yang biasa ditampilkan di Kota atau Kabupaten-kabupaten lain di Bali itu, asalnya kebanyakan dari Tabanan” Tambahnya. 

Lebih lanjut, ia berharap agar seni dan budaya asli Bali seperti Barong Bangkung, ogoh-ogoh dan seni yang membutuhkan kreatifitas anak muda di Tabanan ini agar jangan sampai ditinggalkan dan terus dipopulerkan. 

“Kami selaku Pemerintah akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang positif di masyarakat, karena seni dan budaya tidak bisa jalan sendiri, harus didukung oleh Pemerintah” lanjut Sanjaya. Hal tersebut agar bisa linear dan bersinergi dengan Program Pembangunan Kesejahteraan Rakyat yang mencakup Adat, Agama, Tradisi, Seni dan Budaya dalam mewujudkan Visi Tabanan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). (TBN)

Selasa, 16 November 2021

Raih WTP 7 Kali Beruntun, Pemkab Tabanan Dianugerahi Plakat dan Piagam Penghargaan oleh Pemerintah Pusat


Tabanan ,Bali Kini –
Capaian kerja keras Pemkab Tabanan dalam mewujudkan transparansi pengelolaan keuangan selama tujuh tahun terakhir dengan meraih Opini WTP 7 kali secara berturut-turut dari tahun 2014-2020 mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat. Atas raihan tersebut, Pemkab Tabanan dianugerahi plakat dan piagam penghargaan dengan capaian standar tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan.


Plakat dan Piagam Penghargaan tertinggi Pemerintah Pusat atas pengelolaan keuangan tersebut diberikan secara langsung oleh Menkeu RI yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Bali, Teguh Dwi Nugroho, kepada Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., di ruang rapat Bupati di kantor Bupati Tabanan, Selasa, (16/11).


Kegiatan yang dirangkaikan dengan penandatangan nota kesepakatan kerjasama antara Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Bali dengan Bupati Tabanan itu, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, S.E., Sekda dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.


Raihan Plakat dan Piagam Penghargaan ini merupakan hasil yang bagus bagi Pemkab Tabanan. Untuk itu, Bupati Tabanan, Sanjaya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah RI yang dalam hal ini Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Bali. Hal ini adalah kerja keras yang dilakukan seluruh perangkat daerah termasuk eksekutif dan legislatif Tabanan dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik dan bisa dipertanggung-jawabkan untuk masyarakat. Hal ini juga diharapkan mampu dipertahankan dengan kerja keras dan penuh komitmen.


Terkait nota kesepakatan kerjasama yang ditandatangani bersama Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Bali, Bupati Sanjaya berharap hal ini menjadi suatu acuan bagi seluruh jajaran di Tabanan. “Saya berharap hal ini sebagai acuan dalam kegiatan permanfaatan bersama data dan informasi serta penguatan koordinasi penyelenggaraan pelaksanaan kebijakan keuangan antara Pemerintah Pusat dan dan Pemkab Tabanan yang dibentuk berupa nota kesepakatan. Semoga Nota Kesepakatan ini berhasil guna dan berdaya guna,” harap Sanjaya.


Sementara, Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Bali, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan, Pemerintah Pusat tidak akan mengabaikan Pemerintah Daerah yang telah melakukan Tugasnya dengan baik. Apalagi saat ini dalam masa pandemi yang memerlukan pengambilan keputusan yang sangat cepat dan tepat, sehingga diperlukan akuntabilitas, tranparansi serta bertanggung-jawab atas pengelolaan keuangan setiap daerah.


“Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas berbagai bentuk sinergi antara kami Dirjen Perbendaharaan Provinsi Bali dengan Pemkab Tabanan yang sudah terjalin dengan baik selama ini,” ujarnya.


Selebihnya, Ia juga mengatakan Pemkab Tabanan sudah 7 kali secara berturut-turut mendapatkan Opini WTP yang dikatakannya sebagai bukti wujud keseriusan Pemkab Tabanan dalam mengelola keuangan. Ia juga sangat mengapresiasi komitmen dari Pemkab Tabanan yang secara terus menerus berupaya mengoptimalkan pengelolaan keuangan. Ia berharap, akuntabilitas, transparansi pelaporan keuangan terus dapat dipertahankan [Rls]

Jumat, 12 November 2021

Bupati Tabanan Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan dengan Baik


BALI KINI ■ Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., turun langsung melihat kondisi pembangunan infrastruktur jalan penghubung Marga-Tunjuk di Banjar Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat, (12/11). Bupati Tabanan, Sanjaya, ingin memastikan pembangunan betul-betul sesuai kualitas yang ditentukan.

Setibanya di lokasi dengan didampingi oleh salah satu anggota DPRD, Sekda dan OPD terkait, Perbekel dan Bendesa Adat Kelaci, Bupati Sanjaya langsung memeriksa kualitas infrastruktur jalan penghubung Marga-Tunjuk itu. Ia ingin memastikan agar dana yang dipakai untuk pembangunan tersebut benar-benar sesuai dengan kualitas, sehingga bisa dipertanggung-jawabkankan kepada masyarakat. 

Bahkan nampak saat itu, Bupati Sanjaya memukul senderan jalan dengan palu untuk mengetahui bangunan itu sesuai dengan kualitasnya. Ia juga berkesempatan melakukan pemadatan pinggiran jalan. “Senderannya bagus sekali, dan saya berikan apresiasi juga kepada pelaksana. Karena saya ingin, dana yang dipakai untuk infrastruktur ini betul-betul dimanfaatkan dengan baik. Jadi harus dioptimalkan, terutama kualitasnya,” ujar Sanjaya usai melakukan pengecekan.

Disamping itu, Ia juga menghimbau kepada Perbekel, Bendesa Adat dan masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. “Jalan ini sudah diperbaiki, tolong dipelihara dengan baik. Jalan ini bukan hanya milik pemerintah tetapi sudah menjadi milik masyarakat. Bagaimana caranya untuk menjaga? Perbekel, Bendesa Adat dan jajaran agar kedepannya untuk budayakan lagi budaya tedun gotong-royong,” pintanya. 

Hal itu menurutnya sangat penting dilakukan, apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan. Untuk itu, Ia sangat berharap kepada semua pihak terkait di  sekitar jalan penghubung tersebut agar membangkitkan budaya tedun gotong-royong minimal sebulan sekali. Ia juga mengatakan hotmix ini sangat cepat rusak jika terus menerus digenangi air. “Apalagi di musim hujan saat ini sangat rentan dengan sampah dan air yang menggenang. Jangan sampai ada sampah yang mampet sehingga mengganggu hotmix jalan,” tegasnya lagi.

Atas kehadiran Bupati Sanjaya dalam pembangunan jalan tersebut, I Made Sudarya selaku Bendesa Adat Kelaci mewakili seluruh masyarakat mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya  kepada Pemkab Tabanan. Bahkan, Ia juga mengatakan, akan siap untuk menjaga infrastruktur jalan tersebut. “Saya selaku Bendesa Adat, akan mengumumkan himbuan ini kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga apa yang sudah dibangun agar bisa terpelihara dengan baik,” ucapnya saat itu. (Tbn)

Suasana Hari Raya Galungan, Bupati Tabanan Ngantor di Desa Marga Dauh Puri


BALI KINI ■ Sejak dilantik pada 26 Februari 2021 silam, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E. M.M., berkomitmen mewujudkan pembangunan dari Desa dengan secara rutin melakukan kegiatan ngantor di desa-desa. Setelah libur Galungan, kegiatan ini dilakukan di Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, untuk mengetahui permasalahan di masyarakat dan memastikan program pemerintah berjalan optimal, Jumat, (12/11). 

Dengan didampingi oleh salah satu anggota DPRD, Sekda dan OPD terkait, Bupati Sanjaya membahas sejumlah kendala dan program-program pembangunan. Selama satu jam lebih, Sanjaya berdiskusi dan mendengarkan penyampaian dari Perbekel dan jajaran di Kantor Desa Marga Dauh Puri. Mulai dari aspirasi masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan, pemanfaatan dan alokasi dana desa, hingga pengembangan potensi-potensi pertanian dan pelaksanaan program tata kelola sampah.

Dengan begitu, Ia mengetahui apa yang harus dan yang perlu dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Sehingga, bisa dirembugkan bersama  jalan keluarnya. Untuk itu, sejak dilantik menjadi Bupati Tabanan, Ia secara rutin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui program Ngantor di Desa. Kalaupun tidak bisa dimasukan dalam program saat ini, namun kedepannya bisa dimasukan dalam perencanaan di Dinas terkait. 

“Kita tidak bisa membangun hanya dengan data saja, kalaupun saat ini tidak bisa diwujudkan, tetapi kedepannya akan lebih mudah dimasukan dalam program perencanaan. Untuk itu, saya selalu berusaha mendekatkan diri dengan masyarakat agar mengetahui apa yang diinginkan oleh masyarakat,” ujar Bupati Sanjaya.

Dalam diskusi tersebut, Bupati Sanjaya juga amenghimbau kepada Perbekel dan jajarannya agar tidak asal-asalan dalam merancang suatu program. Ia mengingatkan, program di Desa harus selaras dengan program Pemkab. Sehingga, apa yang menjadi visi misi Pemkab yang salah satunya adalah membangun dari Desa dan mewujudkan Data Desa Presisi di Tabanan bisa terwujud dengan sinergi yang baik dari Pemerintah Desa dan Pemkab.

“Hati-hati dalam menyusun program, karena hal ini sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat. Jangan pula membuat banyak program, cukup buat beberapa program yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat yang tentunya selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” pinta Sanjaya. 

Pada kesempatan yang sama, Perbekel Desa Marga I Wayan Pasek Widiana dan jajarannya menyampaikan terimakasih atas saran dan masukan dari Bupati Sanjaya dalam diskusi tersebut. Pihaknya juga menegaskan, bahwa kedatangan orang nomer satu di Tabanan banyak memberikan inspirasi dan inovasi dalam membangun. Pihaknya juga mengatakan akan bekerja lebih keras lagi dan selalu bersinergi dengan Pemkab. (Tbn)


© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved