-->

Jumat, 14 Juni 2024

Bupati Sanjaya Hadiri Upacara Ngaben Bersama di Desa Tista dan Marga


Tabanan , Bali Kini -
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menunjukkan komitmennya dalam melestarikan tradisi, adat, agama, dan budaya sebagai salah satu bidang prioritas dalam pembangunan di Kabupaten Tabanan. Jumat (14/6), Bupati Sanjaya menyempatkan untuk menghadiri sekaligus menyampaikan dukungannya dalam serangkaian upacara Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya di Desa Adat Tista dan Desa Adat Marga. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya tidak hadir sendiri. Ia turut didampingi oleh Salah satu anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Turut hadir pula Camat setempat, Perangkat Desa, dan tokoh-tokoh adat desa setempat. Kehadiran Bupati Sanjaya beserta rombongan dalam tiap kunjungannya mendapat sambutan hangat dari krama desa setempat.

Kunjungan pertama Sanjaya dilakukan di wantilan Desa Adat Tista, Kecamatan Kerambitan dalam rangka upacara Ngaben, Ngelungah, Ngelangkir lan Metatah Bersama. Dalam kesempatan tersebut Sanjaya menyambut baik rangkaian upacara yadnya yang akan mencapai puncaknya pada 16 Juni 2024 tersebut. Dengan dipuput oleh Ida Pedanda ring Pejaten, Upacara Pitra yadnya ini diikuti oleh 35 sawa, yang akan diaben, serta 19 sawa akan diupacarai Ngelungah dan Ngelangkir. Tidak hanya itu ada juga 17 orang peserta yang mengikuti upacara manusa yadnya, yakni metatah/mesangih.

Usai hadir di Desa Adat Tista, Bupati Sanjaya beserta rombongan melanjutkan agenda dengan menghadiri upacara Pitra Yadnya Ngaben dan Nyekah Bersama di Desa Adat Marga, Desa Marga, yang dilaksanakan di Wantilan Sabuh Mas. Upacara yang puncaknya juga dilaksanakan pada 16 Juni mendatang ini diikuti oleh 43 sawa untuk upacara Ngaben, 4 sawa untuk upacara Ngelungah dan upacara Mesangih yang diikuti oleh 28 orang peserta. 

Dalam kesempatan ini, selaku murdaning jagat Tabanan, Bupati Sanjaya sampaikan apresiasi dan dukungannya atas kerjasama dan kekompakan masyarakat dalam upayanya membangun yadnya. Dengan kolaborasi dan gotong-royong yang solid, baik dari persiapan upacara, sarana upakara, hingga pengumpulan dana dari Desa Adat setempat, Sanjaya menilai bahwa hal ini akan mampu meringankan beban masyarakat dalam membangun sebuah upacara yadnya. 

“Dengan ini Pemerintah Kabupaten Tabanan juga ikut berperan serta membantu masyarakat meringankan beban, dikala membangun yadnya ikut hadir membantu memberikan kontribusi sekaligus Ngupasaksi, agar yadnya ini betul-betul Satwika, Utamaning utama. Tiang harap kekompakan ini dapat terus terjaga, tekankan paduraksa, rasa saling asah, asih dan asuh, satu jalur bersinergi dalam pembangunan antara pemerintah dan masyarakat. Saya yakin, apapun yang semeton lakukan asalkan kompak bersatu, pasti akan berjalan dengan baik," ujar Sanjaya. 

Di kesempatan yang sama, Bendesa Adat Marga, Ida Bagus Nyoman Abdhi sampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bupati Sanjaya beserta jajaran yang telah berkenan hadir dan memberikan dukungannya dalam pelaksanaan upacara tersebut. Besar harapannya agar Bupati beserta jajaran selalu mengawal serta membantu program pembangunan guna meringankan beban masyarakat.

Masih di Kecamatan Marga, Bupati Sanjaya selanjutnya menyempatkan hadir melayat di rumah duka keluarga almarhum I Gusti Made Darmayasa (62 tahun). Kehadirannya menunjukkan kepedulian dan empati pemerintah daerah terhadap almarhum yang sebelumnya merupakan Perbekel Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga. Sanjaya berharap kehadirannya dapat memberikan dukungan moral dan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan.[rl]

Program Bungan Desa Capai Kunjungan Ke-50, Bupati Sanjaya Angkat Potensi Teh Gobo Desa Bongan


Tabanan , Bali Kini
– Gencarkan pembangunan berbasis potensi lokal yang ada di Desa, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, terus menggalakkan komitmennya dalam program populer Bungan Desa atau Bupati Ngantor di Desa yang kini telah mencapai kunjungan ke-50. Dalam semangat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, di kunjungannya ke Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Sanjaya kembali menyorot potensi unggulan desa, yakni Teh Gobo atau Teh berbahan dasar tanaman sayur Gonda ciri khas Desa Bongan, Jumat (14/6). 

Dalam tujuan utama program Bungan Desa, Bupati Sanjaya terus berusaha untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus mengidentifikasi dan mengembangkan potensi lokal yang dapat menjadi sumber daya ekonomi yang berkelanjutan. Program ini menjadi wadah untuk berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi. Menggandeng Sekda beserta para Asisten Setda, Seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan beserta para Camat se-Kabupaten Tabanan, Kepala Instansi Vertikal di Tabanan, saat itu pihaknya disambut langsung oleh Perbekel, TP PKK, beserta tokoh masyarakat setempat. 

Dalam hal ini, inisiatif pengembangan Teh Gobo (Gondo Bongan) oleh UKM Desa Bongan menjadi salah satu contoh nyata bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah tinggi. Bupati Sanjaya percaya, dengan memanfaatkan potensi lokal secara optimal, masyarakat dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan dalam membangun desa masing-masing. Di mana, Gondo yang biasanya hanya menjadi sayur, diolah menjadi Teh minuman khas Desa Bongan. Teh Gobo diproduksi di Desa Bongan Jawa Kangin dan sudah dimulai sejak tahun 2019 hingga sekarang. Pemasarannya sendiri dilakukan secara online dan melalui ragam pameran yang diikuti. 

Tentunya pemerintah memberikan dukungan yang sangat baik terhadap bangkitnya potensi khas desa ini. Apresiasi yang tulus diberikan oleh Bupati Sanjaya kepada seluruh masyarakat Desa Bongan atas semangat dan kerja keras yang telah ditunjukkan dalam membangun dan mengembangkan potensi desa, serta melakukan inovasi-inovasi yang menjadi keunggulan desa. Tak hanya itu, Desa Bongan juga tersohor dengan kualitas pertaniannya yang beragam, juga situs Desa Wisata yang popular seperti air terjun Gerembengan di Banjar Bongan Jawa Kangin, Penangkaran Jalak Bali di Bongan Kauh, serta situs Pura Puseh Luhur Bedha sebagai Sejarah Ki Bagus Kebo Iwa. 

Kunjungan Bupati beserta jajaran saat itu, dimulai dari kunjungannya ke kelompok Wanita Tani Dukuh Mesari untuk meninjau Lokasi lahan pertanian, dilanjutkan dengan penanaman bibit cabai, terong dan tomat langsung oleh Bupati Tabanan. Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pengukuran tinggi Badan balita dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kabupaten Tabanan yang dilakukan di Posyandu Alamanda dan Kamboja Desa Bongan dan diteruskan dengan penyerahan bantuan paket kepada keluarga stunting di Desa Bongan yang berjumlah 13 orang. Tak hanya itu, rutinitas Bupati Berkantor di Desa juga dilengkapi dengan penanaman pohon Tabebuya, penyerahan buku di perpustakaan keliling, penebaran bibit ikan nila, hingga bertatap muka dengan tokoh dan masyarakat Desa Bongan, meninjau fasilitas pelayanan kesehatan, sekaligus konseling program Semara Ratih. 

“Hari ini saya berada di kantor Desa Bongan Kecamatan Tabanan, dengan tema Bungan Desa. Ini yang ke 50 selama masa jabatan saya 3 tahun. nanti terus bergilir sampai di 133 desa yang ada di Kabupaten Tabanan, tujuan kami berkantor di desa ini adalah untuk mendekatkan diri di bidang pelayanan, apa pelayanan yang ada di kabupaten Tabanan ini kami berikan kepada Desa, sehingga Desa memahami tentang manfaat daripada pelayanan itu. Agar tidak susah dan sulit mengurus, perijinan, KTP dan semuanya, ini kita sosialisasikan langsung kepada masyarakat sehingga terdampak buat masyarakat," jelas Sanjaya dalam wawancara singkat siang itu. 

Sanjaya juga menyatakan, selain untuk saling mendekatkan diri dengan masyarakat, kedatangannya juga untuk menyatukan program-program antara Bupati Tabanan dan Pemerintah Desa. “Kalau dua pemimpin ini semua saling gotong-royong melayani masyarakat, semua pelayanan masyarakat baik menyangkut stunting, kemiskinan ekstrim, infrastruktur, pembangunan khayangan Pura dan lain-lain Astungkara percepatan proses pembangunan di Kabupaten Tabanan bisa terlaksana dengan baik," imbuhnya. 


Perbekel Desa Bongan, I Ketut Sukarta, S.E. yang saat itu mewakili masyarakat sampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kedatangan Bupati beserta jajaran siang itu. Baginya, ini akan menjadi suatu momen yang sangat penting dan menjadi catatan Sejarah yang akan selalu diingat oleh masyarakat generasi muda mendatang. 


“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan sangat mengapresiasi, karena Beliau satu-satunya Bupati di Bali yang mempunyai program yang sangat bagus. Beliau mendekatkan diri kepada masyarakatnya secara langsung, terkait pelayanan-pelayanan yang ada di Kabupaten. Selanjutnya apa keluhan masyarakat langsung ditanggapi oleh beliau, maka dari itu semoga Bungan Desa ini selalu berlanjut, berkesinambungan, agar Tabanan cepat terwujud sesuai visi Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani," jelas Sukarta.[rl]

Perhatian Terhadap Sektor Pertanian, Bupati Tabanan Tanam Cabai Bersama KWT Dukuh Mesari, Desa Bongan, Tabanan


Tabanan , Bali Kini -
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E, M.M, menunjukkan perhatian besar terhadap sektor pertanian di Tabanan dengan berbagai kebijakan dan program yang mendukung para petani. Salah satu inisiatif terbaru adalah menanam bibit Cabai, Terong dan Tomat bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Dukuh Mesari Banjar Bongan Jawa Kangin, Desa Bongan, Tabanan, Jumat, (14/6). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petani khususnya Ibu-Ibu yang ada di Desa Bongan. 

Bupati Sanjaya juga menekankan pentingnya regenerasi petani muda dan mengapresiasi upaya generasi milenial dalam mempertahankan serta mengembangkan sektor pertanian. Selain dukungan moril, Program pelatihan dan bimbingan teknis juga sangat perlu dan penting diselenggarakan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas terhadap pertanian bagi masyarakat, sehingga mampu memberikan dampak yang positif. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Sanjaya menyerahkan 100 bibit cabai, 200 bibit tomat dan 200 bibit terong kepada KWT Dukuh Mesari. Kedepannya, Ia berkeinginan agar adanya dukungan penuh dari dinas-dinas terkait, sehingga mampu meningkatkan sektor pertanian di Tabanan. Dari segi infrastruktur dan irigasi juga sangat ditekankan sesuai visi mewujudkan kedaulatan pangan di Bali dan mendukung pertanian berkelanjutan. 

"Berikan edukasi kepada masyarakat, berikan masukan yang baik kepada para ibu-ibu anggota KWT agar mampu meningkatkan keterampilan yang berujung pada meningkatnya penghasilan guna mendukung kehidupan dalam keluarga. Terlebih nanti hasilnya bisa melebihi gaji pegawai. Ayo Ibu-Ibu kita tekuni pertanian ini, karena kalau kita sudah tekun sudah tentu akan sangat menghasilkan," pinta Sanjaya. 

Ni Putu Ismayanti selaku Ketua KWT Duku Mesari, menyampaikan rasa bangganya atas perhatian dari Bupati beserta jajaran terhadap keberlangsungan kelompoknya dan berharap dukungan ini terus berlanjut. "Kami ibu-ibu KWT Dukuh Mesari Desa Bongan sangat berterimakasih atas dukungan Bapak Bupati. Kami juga berharap agar kami selalu diberikan bimbingan ataupun pelatihan, untuk meningkatkan keterampilan kami," pintanya [rl]

Selasa, 11 Juni 2024

Pemerintah Kabupaten Tabanan Terima Study Lapangan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Mahkamah Agung RI


Tabanan , Bali Kini 
– Dalam rangka meningkatkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas tata kelola pemerintahan,  Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M dalam hal ini diwakili oleh Sekda I Gede Susila, menyambut baik Study Lapangan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Mahkamah Agung RI, di ruang rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan, Selasa (11/6).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Para OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, dan juga dihadiri oleh para Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Pusdiklat Manajemen Kepemimpinan Nasional Mahkamah Agung RI. Di mana dalam pelatihan tersebut, locus yang menjadi bahan study yakni Simkita Online, Silpa BPHTB, Semara Ratih, Class Smartik, Pengenalan Desa Coklat Bali Melalui Visual Reality (VR), Jineng, Klik Nony, dan Klik Koma TTK.

Di kesempatan itu, membacakan arahan dari Bupati Tabanan, Sekda Susila sampaikan apresiasi yang sangat baik kepada pimpinan dan jajaran Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Mahkamah Agung RI, yang telah memilih Kabupaten Tabanan sebagai locus benchmarking pelatihan, di mana pelatihan ini diharapkan mampu menjadi pelecut semangat bagi upaya pemerintah Kabupaten Tabanan dalam meningkatkan kualitas tata Kelola Pemerintahan di Kabupaten Tabanan.

Dalam arahan yang dibacakan, Bupati Sanjaya berpesan agar senantiasa meningkatkan kewajiban dalam mempersiapkan diri memasuki society 5.0 yang ditandai dengan penggunaan ilmu pengetahuan berbasis teknologi modern dalam menyelesaiakn semua urusan. “Agar bisa tetap survive, tentunya peningkatan profesionalitas melalui pengedepanan mindset berpikir kritis dan kreatif mutlak diperlukan. Cara berpikir kritis dan kreatif ini merupakan cikal bakal sikap inovasi yang sejalan dengan apa yang dipelajari rekan-rekan peserta pelatihan saat ini," ujarnya.

Pihaknya menyampaikan, untuk bisa nyaman berinovasi tentunya memiliki banyak tantangan khususnya adalah menciptakan sebuah ekosistem yang mampu melahirkan inovasi-inovasi bermanfaat. Pemerintah Kabupaten Tabanan memiliki jargon “inovasi harga mati”, dengan jargon ini  diharapkan cara-cara yang lama dalam mengelola manajemen pemerintahan sudah sewaktunya untuk direvitalisasi dengan cara-cara yang baru baik dalam berpikir baru, bertindak yang baru dan berwawasan yang baru.

Untuk mewujudkan ekosistem yang terstruktur dalam merangsang perangkat daerah berinovasi, jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan telah melakukan modifikasi dalam perjanjian kinerja Kepala Perangkat Daerah dan Bupati Tabanan. "Dalam 3 tahun terakhir, perjanjian kinerja tersebut telah mengakomodir sebuah kewajiban 1 OPD, 1 inovasi. Hal ini menunjukkan keseriusan Kabupaten Tabanan dalam berinovasi dalam berbagai hal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tabanan dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan,” jelas Susila lebih lanjut.

Arahan yang disampaikan tersebut, mendapat tanggapan yang sangat baik dari Darmoko Yuti Witanto, S.H. selaku Kepala Pusdiklat Manejemen dan Kepemimpinan MA RI, pihaknya menerangkan, dengan inovasi-inovasi yang sudah dikembangkan oleh Kabupaten Tabanan ini tentunya menjadi inspirasi bagi para peserta, karena pelatihan kepemimpinan ini bukan hanya sekedar menyelesaikan secara tuntas jam Pelajaran yang sudah ditentukan, tetapi juga kewajiban peserta untuk membuat aksi perubahan.

Selain Kabupaten Tabanan ini adalah Kabupaten yang sangat berprestasi, di Tabanan dikatakan juga banyak sekali bermunculan inovasi. "Inovasi ini tidak hanya untuk membuat hal-hal yang baru, tetapi perlu ada faktor kepemimpinan yang kuat, supaya inovasi ini bisa berjalan. Oleh sebab itu, saya yakin, Kabupaten Tabanan ini mempunyai figur pimpinan yang kuat untuk mendorong organisasi bisa maju dan berprestasi," papar Darmoko.[rl/r5]

Senin, 10 Juni 2024

Bupati Tabanan Hadiri Event Good Vespa Dynotest Bupati Tabanan Cup I di Baturiti


Tabanan , Bali Kini 
- Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., hadir dengan penuh semangat dan antusias dalam acara Good Vespa Dynotest Bupati Tabanan Cup I yang digelar di Bali Outbound & Farmstay (BOF), Baturiti, Tabanan, pada Minggu,(9/6). Acara ini merupakan ajang yang ditunggu-tunggu oleh komunitas Vespa dan pecinta otomotif di Bali. 

Dalam acara yang berlangsung meriah tersebut Sanjaya turut hadir bersama beberapa anggota DPRD Tabanan, Sekda Tabanan, Jajaran Pimpinan Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Kepala Bagian dilingkungan Setda, Camat Baturiti beserta seluruh peserta komunitas Vespa se-Bali yang turut meramaikan kegiatan. 

Saat tiba di lokasi, Bupati Sanjaya tidak hanya menjadi tamu kehormatan, tetapi juga menunjukkan antusiasmenya dengan langsung mengendarai Vespa dari pintu tiket menuju area utama. Kehadirannya beserta jajaran menambah semarak acara dan memberikan semangat tersendiri bagi para pecinta vespa di seluruh Bali

Event Good Vespa Dynotest kali ini diadakan di Tabanan, dimana para peserta dapat menguji performa motor Vespa mereka melalui alat dynotest. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antar pecinta Vespa sekaligus mempromosikan wisata lokal yang menarik di Kabupaten Tabanan.

Ratusan peserta dari berbagai daerah di Bali dan sekitarnya turut andil. Mereka bersemangat menunjukkan kemampuan dan modifikasi Vespa kesayangan mereka, mulai dari vespa klasik hingga matic. Selain dynotest, rangkaian acara juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti vespa show, vespa contest, hiburan musik, lapak sparepart hingga games menarik.

Sanjaya sebagai pengguna dan pecinta motor Vespa dalam kesempatan tersebut sampaikan apresiasinya kepada panitia penyelenggara dan seluruh peserta yang telah mendukung suksesnya acara ini. Sebagai ajang untuk memberikan ruang bagi para pecinta Vespa untuk berkreasi dan berkompetisi secara sehat.

“Jadi saya juga kebetulan sangat mencintai vespa dari dulu, dari jaman saya SMA sampai kuliah pun pakai vespa dulu, jadi anak-anak muda ada acara kegiatan ini saya jadi rindu. Kebetulan juga ada di rumah satu seperti ini. Jadi mudah-mudahan ajang seperti ini bisa menginspirasi bagi para scooterist di seluruh Bali, sehingga bagaimana kita cinta terhadap vespa," ujar Sanjaya. 

Ia kagum, banyak yang cinta juga terhadap motor vespa ini dan dalam event ini juga ada begitu banyak jenis motor vespa. Setelah melihat berbagai modifikasi menarik yang dipamerkan dalam acara tersebut, Sanjaya bahkan tertarik untuk menambah koleksi vespanya. 

“Jadi dengan ini saya juga melihat vespa-vespa ini, jadi tertarik betul ini. Saya juga mungkin akan bisa mengoleksi lagi vespa karena sudah saya sampaikan tadi kebetulan saya didampingi teman-teman anggota DPRD Kabupaten Tabanan nanti saat-saat sidang paripurna pun di DPR juga akan naik vespa. Di Tabanan akan mengawali bagaimana pegawai negeri anggota DPR naik vespa, sehingga vespa menjadi sebuah icon bagi kita di Tabanan,” tambah Sanjaya.[*]

Kamis, 30 Mei 2024

Bupati Tabanan Lepas Kontingen PORJAR Kabupaten Tabanan Menuju PORJAR Provinsi Bali 2024


Tabanan , Bali Kini
- Pemerintah Kabupaten Tabanan terus kuatkan komitmennya dalam memberikan dukungan untuk kemajuan prestasi olahraga dan semangat kompetisi generasi muda di Kabupaten Tabanan. Hal ini pun dinyatakan langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya,S.E.,M.M, di GOR Debes Tabanan pada Kamis, (30/5), dalam acara pelepasan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar ( PORJAR ) Kabupaten Tabanan dalam rangka mengikuti PORJAR ke Provinsi Bali Tahun 2024.


Turut hadir dalam acara ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, Para Asisten, Inspektur Kabupaten Tabanan, dan Jajaran Pimpinan OPD terkait, Kepala Bagian dilingkungan Setda, tidak ketinggalan, Ketua Umum KONI Tabanan, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kabupaten Tabanan, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Kabupaten Tabanan, beserta para pelatih dan atlet peserta PORJAR Kabupaten Tabanan.


Pelepasan Kontingen PORJAR Tabanan secara resmi ditandai dengan penyerahan Bendera kontingen dari Bupati Tabanan kepada Ketua Kontingen. Adapun kontingen PORJAR Kabupaten Tabanan di tahun 2024 ini diikuti oleh 618 kontingen, yang terdiri dari 493 Atlet dengan 284 Atlet laki-laki dan 209 atlet perempuan, yang merupakan pelajar tingkat SD, SMP dan SMA/K. Selain itu juga terdapat 100 orang  pelatih/official dan 25 orang pendamping/panitia yang nantinya mendampingi para atlet dalam 24 Cabang olahraga.


Sanjaya melalui sambutannya sampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mempersiapkan kontingen PORJAR Kabupaten Tabanan. “Melalui kegiatan ini, saya berharap adik-adik para atlet pelajar, para official dan pelatih dapat memanfaatkannya guna menambah pengalaman dan menjadikannya sebagai wadah untuk meningkatkan mental berkompetisi yang nantinya sangat bermanfaat bagi kemajuan prestasi olahraga di Kabupaten Tabanan.” ujar Sanjaya.


Selanjutnya dalam mengarungi ajang kompetisi ini, Sanjaya berharap agar para atlet mampu menampilkan semua kemampuan terbaiknya dan yang terpenting dapat menjaga spirit bangga menjadi orang Tabanan. "Atlet Tabanan tidak boleh Kenyih, harus bani pesu peluh dan harus bani tuyuh, sehingga dalam setiap cabang olahraga para atlet Tabanan dapat dengan kepala tegak membela nama daerah, Kabupaten Tabanan,” imbuhnya 


Tunjukkanlah kepada semua orang, terutama kepada orang-tua bahwa kalian punya spirit dan semangat petarung, menjunjung tinggi sportifitas memang layak dan pantas mendapat mandat untuk membawa panji panji kebesaran daerah. "Tunjukkanlah kemampuan dan keterampilan secara maksimal, tatap mata lawan-lawan kalian dengan berani, biar mereka tahu, bahwa kita orang Tabanan tidak boleh dipandang sebelah mata. Inilah harapan terbesar saya untuk para atlet PORJAR Tabanan, berangkat dengan semangat juang, kembali dengan senyum kemenangan,” pinta politisi asal Dauh Pala tersebut.


Pada kesempatan yang sama, Bupati Sanjaya juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para guru yang telah mendidik generasi emas Kabupaten Tabanan serta kepada para orang tua yang telah mendukung anak-anak mereka untuk berprestasi dalam bidang olahraga. Acara pelepasan ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para atlet muda Tabanan, tetapi juga menggarisbawahi komitmen Kabupaten Tabanan dalam mendukung kemajuan olahraga dan prestasi generasi mudanya. Diharapkan para atlet dapat membawa pulang kemenangan dan mengharumkan nama Kabupaten Tabanan di ajang PORJAR Provinsi Bali 2024.


Di kesempatan yang sama, Selaku Kepala Dinas Pendidikan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, sampaikan apresiasinya kepada 618 kontingen yang dilepas. Dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para atlet, pelatih, dan pendamping dalam mempersiapkan diri merupakan bukti nyata kerja keras para kontingen untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi ajang Porjar Provinsi Bali 2024. Pihaknya percaya, Kontingen PORJAR Kabupaten Tabanan mampu meraih hasil terbaik dalam kompetisi kali ini.[tb/r5]

Bupati Sanjaya Buka Musrenbang RPJPD Tabanan 2025-2045-


Komitmen Bersatu Membangun Tabanan 2 (Dua) Dekade Mendatang


Tabanan , Bali Kini - Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tabanan Tahun 2025-2045. Acara yang diadakan pada Kamis, (30/5) di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana ini bertujuan untuk merumuskan landasan pembangunan Tabanan selama dua puluh tahun ke depan dengan semangat bersatu padu membangun Tabanan.

Dalam musyawarah tersebut, turut hadir Wakil Bupati Tabanan, Perwakilan DPRD Kabupaten Tabanan, Jajaran Forkopimda Tabanan, Bappeda Provinsi Bali yang diwakili oleh Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Sekda, Para Asisten dan Pimpinan Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Camat se-Kabupaten Tabanan, Kelompok Ahli Bupati Tabanan, beserta undangan terkait lainnya. 

Kehadiran berbagai pihak ini, menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan masukan yang konstruktif terhadap rancangan RPJPD Kabupaten Tabanan Tahun 2025-2045 sebagai bentuk tanggungjawab bersama kepada masa depan dan masyarakat Tabanan. Sanjaya menekankan, tujuan pelaksanaan Musrenbang ini untuk mendapatkan masukan dan saran dalam rangka penajaman, penyelarasan, klarifikasi serta kesepakatan terhadap visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok RPJPD Kabupaten Tabanan Tahun 2045 dari berbagai lintas sektor. 

Penyusunan RPJPD Kabupaten Tabanan tahun 2025-2045 juga harus memiliki nilai strategis dan bersifat imperatif, sehingga diharapkan tercipta keselarasan antar dokumen perencanaan di tingkat nasional, Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan. "Keselarasan perencanaan ini penting untuk kita lakukan, mengingat tantangan pembangunan dua puluh tahun ke depan semakin kompleks dan dinamis. Tantangan tidak saja dilihat dari aspek militer saja, namun lebih dari itu. Ancaman terhadap ketahanan dan kedaulatan pangan, degradasi adat, seni budaya, termasuk ancaman terhadap lingkungan yang perlu kita waspadai, khususnya bagi kita yang hidup di Pulau Bali,” tegas Sanjaya. 

Untuk menjawab berbagai tantangan yang ada tersebut, Sanjaya menilai dibutuhkan adanya sumber daya manusia yang mumpuni untuk mengelola seluruh sumber daya yang dimiliki. "Oleh karena itu, tanggung jawab dan kontribusi kita sangat dibutuhkan melalui upaya-upaya transformatif. Maka dengan demikian, kita tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja, tidak boleh hanya mengeluh dengan keterbatasan yang ada. SDM kita haruslah produktif, kreatif, inovatif dan adaptif. Sikap mental kita juga harus berintegritas, berkomitmen, dan tidak boleh 'Kenyih dan Harus Bani Tuyuh'. Inilah sikap mental Tabanan era baru, dimana cara berpikir, cara pandang dan cara bertindak kita juga harus baru, out of the box,” imbuh Sanjaya. 

Melalui laporan selaku Panitia, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Tabanan, I Gede Urip Gunawan menyampaikan pelaksanaan Musrenbang Rancangan RPJPD Kabupaten Tabanan Tahun 2025-2045 ini merupakan amanat undang-undang No. 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional yang penyusunannya berpedoman pada instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 tahun 2024.

Serta merupakan amanat Surat edaran bersama antara menteri dalam negeri dan menteri perencanaan pembangunan nasional / kepala Bappenas. “Selanjutnya, setelah pelaksanaan Musrenbang hari ini akan dilakukan penyempurnaan rancangan RPJPD menjadi rancangan akhir atas masukan dan saran dari peserta Musrenbang yang kemudian disampaikan kepada DPRD Kabupaten Tabanan untuk dibahas dan disepakati menjadi Perda RPJPD Kabupaten Tabanan tahun 2025-2045 selambat-lambatnya akhir agustus 2024,” ujar Urip.[tbn/r5]



Rabu, 29 Mei 2024

Bupati Tabanan Ngupasaksi Uleman Upacara Pujawali di Pura Puseh Desa Baleagung


Tabanan , Bali Kini
- Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M didampingi Ketua TP PKK Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, hadir sebagai Murdaning Jagat Ngupasaksi Uleman Upacara Pujawali ring Pura Puseh Desa Baleagung lan Pura Dalem Prajapati Desa Adat Kota Tabanan, Rabu (29/5).


Saat itu, Bupati Sanjaya beserta Bunda Rai datang bersama dengan iring-iringan prosesi mepeed oleh sekitar 500 pegawai dan langsung menuju utamaning mandala Pura Puseh Desa Baleagung untuk melaksanakan persembahyangan bersama. Kedatangannya beserta jajaran saat itu disambut oleh Tari Pendet krama istri Adat Kota Tabanan, yang sarat akan kegembiraan dan kesakralan yang mewarnai momen tersebut


Persembahyangan juga nampak dihadiri oleh Sekda, Para Asisten dan Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan beserta Camat, Perbekel dan Bendesa Adat Kota Tabanan. Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya menyampaikan, momentum penting persembahyangan ini ialah untuk mohon kerahayuan jagat serta menjaga dan melestarikan warisan budaya dan kepercayaan yang telah diwariskan oleh leluhur. 


Dalam momen penuh makna tersebut, Bupati Sanjaya beserta jajaran tidak hanya melaksanakan persembahyangan bersama, tetapi juga mengajak seluruh pegawai untuk bersama-sama berdoa demi keselamatan jagat, sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Keberadaan jajaran dalam upacara tersebut menjadi simbol kepatuhan dan penghormatan terhadap tradisi dan kepercayaan yang telah mengakar kuat dalam masyarakat Hindu Bali.


Kehadiran Bupati Tabanan dan segenap jajaran pemerintahan Kabupaten Tabanan dalam upacara tersebut tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap keberlangsungan tradisi, tetapi juga menjadi contoh dan bersama-sama masyarakat untuk terus menjaga dan menghormati warisan budaya yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Bali.


"Pujawali ini menjadi bagian integral dari identitas budaya dan spiritualitas Bali yang harus dilestarikan. Kami di Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen untuk terus mendukung dan mempromosikan nilai-nilai budaya dan kepercayaan Hindu Bali sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian warisan leluhur yang ada," tegas Sanjaya sembari menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan memelihara tradisi-tradisi adat. 


Kehadiran Bupati Sanjaya beserta Bunda Rai bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga komitmen nyata dalam mendukung pembangunan di masyarakat sekaligus sebagai ucapan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa serta kepada seluruh masyarakat. Melalui upacara ini, diharapkan juga tidak hanya memperkuat hubungan spiritual dengan Tuhan, tetapi juga menguatkan ikatan sosial dan budaya di antara satu sama lain sebagai umat beragama.[rlt]

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved