-->

Jumat, 09 Januari 2026

Banjir Genangi Pasar Sri Sedana Bugbug, BPBD Karangasem Lakukan Monitoring

Banjir Genangi Pasar Sri Sedana Bugbug, BPBD Karangasem Lakukan Monitoring

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Karangasem pada Jumat (9/1/2026) menyebabkan banjir di kawasan Pasar Sri Sedana, Desa Bugbug, Kecamatan/Kabupaten Karangasem. Banjir juga menggenangi ruas Jalan Raya Bugbug–Denpasar dan sempat mengganggu arus lalu lintas.

Berdasarkan laporan di lapangan, hujan lebat mulai turun sekitar pukul 15.00 Wita di hampir seluruh wilayah Karangasem. Sekitar pukul 15.30 Wita, air meluap hingga setinggi lutut orang dewasa di area pasar dan jalan raya, mengakibatkan kemacetan lalu lintas selama kurang lebih 30 menit.

Air mulai berangsur surut sekitar pukul 16.30 Wita. Hingga kejadian berakhir, tidak terdapat korban jiwa. Kerugian material juga dilaporkan nihil, meski sejumlah meja pedagang di pasar sempat terendam air.

Monitoring pasca banjir dilakukan hingga pukul 18.35 Wita dan situasi dinyatakan aman serta kondusif.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arinbawa menyampaikan bahwa kejadian banjir di kawasan tersebut merupakan masalah berulang saat curah hujan tinggi.

“Banjir di Pasar Sri Sedana Bugbug ini memang kerap terjadi ketika hujan dengan intensitas tinggi. Penyebab utamanya adalah volume air yang besar tidak mampu ditampung oleh saluran drainase yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, BPBD akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang.

“Perlu dilakukan penataan drainase, termasuk pelebaran dan pengerukan got agar daya tampung air meningkat dan aliran lebih lancar, sehingga kejadian serupa bisa diminimalisir ke depannya,” tegasnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat dan pedagang untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu. (Ami)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved