Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih
Karangasem, Bali Kini— Hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (18/1/2026) menyebabkan sejumlah titik di Kecamatan Manggis terdampak banjir dan longsor. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Karangasem turun melakukan asesmen sejak Senin (19/1) pukul 09.00 Wita hingga 14.00 Wita dengan dukungan satu unit armada dan sarana prasarana.
Di Desa Padangbai, lima lokasi terdampak. Di Br. Dinas Mimba, air sempat menggenangi laundry milik I Kadek Suwirta namun telah surut tanpa kerugian material. Di lokasi yang sama, rumah Jero Mangku Komang Sulatra juga sempat terendam, menyisakan material di area kamar mandi.
Dampak terberat terjadi di Br. Dinas Melanting. Rumah I Made Suasta Gik mengalami longsor dengan kerusakan berat pada bangunan berukuran 20 x 20 meter, ditaksir rugi sekitar Rp200 juta. Satu anggota keluarga, I Kadek Yoga Astawa (26), mengalami luka ringan akibat terkena batu saat menyelamatkan diri dan mendapat 9 jahitan di Klinik Penta Medika. Keluarga korban sementara mengungsi ke rumah kerabat di Br. Dinas Mimba.
Masih di Melanting, tembok samping rumah I Nyoman Sari jebol sepanjang 2 x 2,5 meter. Dua tabung gas dan 50 kg beras hanyut, sementara sejumlah peralatan elektronik rusak terendam air dengan kerugian sekitar Rp50 juta. Rumah I Kadek Suartana juga terdampak; halaman sempat tergenang dan fasilitas WC rusak, kerugian ditaksir Rp20 juta.
Di Desa Antiga Kelod, kerusakan terjadi pada sejumlah penyengker pura dan tembok rumah warga. Senderan Pura Luhur Gedong Pingit jebol sepanjang 7 meter dengan tinggi 2,5 meter (kerugian ± Rp30 juta). Di Pura Paibon Jeroan Jeruk Madya, tembok jebol sepanjang 25 meter dengan tinggi 2,5 meter. Dampaknya juga merusak kamar mandi milik I Gede Raka (kerugian ± Rp5 juta). Penyengker rumah I Ketut Satra Gapar di tepi Tukad Betel roboh sepanjang 15 meter (kerugian ± Rp10 juta). Di Br. Dinas Bengkel, penyengker rumah I Ketut Lanus roboh sepanjang 15 meter.
Selain itu, jalan lintas Yeh Malet menuju Pakel Gegelang masih terendam air setinggi sekitar 50 cm di area sekitar Danau Yeh Malet.
Di Desa Manggis, Br. Dinas Buitan, penyengker sanggah milik I Made Kardiasa roboh sepanjang 10 meter (kerugian ± Rp10 juta).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menyatakan bahwa kondisi sudah terpetakan dan penanganan akan diprioritaskan pada lokasi dengan risiko tinggi.
“Tim kami sudah menyelesaikan asesmen lapangan dan data kerusakan telah kami rekap. Prioritas berikutnya adalah koordinasi dengan desa, kecamatan, dan pihak terkait untuk penanganan darurat serta langkah pemulihan, terutama pada rumah warga yang rusak berat dan infrastruktur yang berpotensi membahayakan,” tegasnya.
BPBD Karangasem mengimbau warga di wilayah rawan longsor dan banjir untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram