Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Denpasar Utara Tahun Anggaran 2026 yang ditandai dengan pemukulan Gong di Harris Hotel and Conventions, Denpasar, Jumat (23/1).
Tekankan Akselerasi Peningkatan Infrastruktur, Utilitas Umum Hingga Pembangunan SDM.
Denpasar, Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Denpasar Utara Tahun Anggaran 2027 yang ditandai dengan pemukulan Gong di Harris Hotel and Conventions, Denpasar, Jumat (23/1). Kegiatan yang mengusung tema Peningkatan kualitas daya saing SDM serta inovasi pelayanan publik yang berbasis budaya melalui transformasi digital menuju Denpasar Maju ini diharapkan mampu menjaring partisipasi seluruh elemen dalam mendukung pembangunan di Kota Denapsar, khususnya di wilayah Kecamatan Denpasar Utara.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama Anggota DPRD Kota Denpasar Dapil Kecamatan Denpasar Utara, Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Satjana, Kadis Damkar dan Penyelematan Kota Denpasar, I Made Tirana, Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta, Perwakilan Kapolsek Denpasar Utara, Perwakilan Danramil, Perbekel/Lurah se-Kecamatan Denpasar Utara, serta undangan lainya.
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam sambutannya menjelaskan, guna pencapaian pembangunan yang maksimal, diperlukan perencanaan pembangunan. Dimana, Musrenbang ini diharapkan menjadi wadah pembahasan usulan guna menciptakan terobosan dan program prioritas.
"Berbagai peramasalahan dan tantangan harus ditanggulangi dengan pengembangan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya secara efisien," ujarnya.
Dikatakan Arya Wibawa, saat ini, tantangan pembangunan daerah semakin kompleks. Beragam permasalahan, mulai dari infrastruktur perkotaan, utilitas umum, pembangunan SDM hingga penanganan sampah harus terus dioptimalkan. Sehinga pihaknya menekankan agar OPD senantiasa bergerak cepat dan tepat dalam menyikapi tantangan pembangunan masa kini.
Lebih lanjut dijelaskan, musyawarah pembangunan desa/kelurahan menghasilkan program yang menjadi bahan acuan dalam menyusun program pembangunan kecamatan. Tentunya setiap program pembangunan yang diusulkan agar diseleksi sebagai penajaman prioritas guna memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.
"Tentunya kami berharap melalui Musrenbang ini dapat menjadi wahana diskusi yang konstruktif dalam rangka menetapkan dan memantapkan program prioritas pembangunan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat sesuai Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju," ujarnya.
“Saat ini, sampah tetap menjadi prioritas utama, selain juga peningkatan infrastruktur, utilitas dan pembangunan SDM terus dioptimalkan, kami berherap semua pihak hingga lapisan terbawah dapat bergerak cepat dan menjawab setiap tantangan pembangunan,” ujarnya.
Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta menjelaskan, Musrenbang ini merupakan sebuah forum yang mempertemukan para pemangku kepentingan guna membahas dan menyepakati program pembangunan prioritas di wilayah Kecamatan Denpasar Utara. Pembangunan desa/kelurahan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Sehingga keterlibatan masyarakat baik dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan sangatlah penting. Hal ini guna menggugah rasa memiliki dan rasa tanggung jawab masyarakat dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dikatakannya, pelaksanaan Musrenbang ini diharapkan mampu memberikan dorongan kepada lembaga yang ada ditingkat desa/kelurahan untuk berperan aktif dalam pembangunan. Sehingga peningkatan kesejahteraan dengan pengelolaan SDM secara efisien menuju masyarakat bahagia dapat tercapai.
"Tentunya melalui peran serta masyarakat akan mampu dilakukan penghimpunan serta analisa terhadap setiap program yang menjadi usulan untuk bisa ditetapkan menjadi program prioritas pembangunan," ujarnya
Dikatakannya, dalam Musrenbang Kecamatan Denpasar Utara Tahun 2027 ini terdapat 147 usulan program yang ditujukan kepada tujuh OPD. Yakni kepada Dinas Perhubungan Kota Denpasar sebanyak 15 usulan, kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar sebanyak 122 usulan, kepada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar sebanyak 5 usulan, kepada Dinas Pertanian Kota Denpasar sebanyak 2 usulan, kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Kota Denpasar sebanyak 1 usulan, kepada Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kota Denpasar sebanyak 1 usulan dan kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar sebanyak 1 usulan.
"Tentunya peningkatan infrastruktur, penanganan sampah, utilitas umum, dan pembangunan SDM jadi prioritas sebagai upaua mensiptakan akselerasi wujudkan kesejahteraan rakyat menuju Denpasar Maju," ujarnya. (Ags).
FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram