Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih
Karangasem, Bali - Bencana tanah longsor menimpa sebuah rumah warga di Banjar Dinas Manikaji, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul 19.00 WITA. Dalam kejadian tersebut empat orang menjadi korban, dua di antaranya merupakan anak-anak.
Peristiwa terjadi setelah hujan dengan intensitas cukup deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga sore hari. Material longsor berasal dari tebing di belakang rumah milik warga setempat dan menimpa bagian dapur serta rumah korban.
Saat kejadian, pemilik rumah I Wayan Sutawa (31) sedang berada di dapur bersama istrinya Ni Nengah Denik (23) serta dua anak mereka, Ni Putu Sri Rahayu (4) dan Ni Kadek Swastini (1,5).
Korban mendengar suara gemuruh dari arah belakang rumah dan melihat tebing di belakang rumah longsor. Sutawa bersama istrinya kemudian berusaha menyelamatkan kedua anak mereka yang masih balita dengan menggendong keluar rumah. Namun saat proses menyelamatkan diri, reruntuhan atap dan tembok rumah menimpa mereka.
Teriakan korban kemudian didengar warga sekitar. Dua warga setempat, I Nengah Merta dan I Nyoman Yasa, segera datang ke lokasi dan mengevakuasi para korban ke RS Kasna Medika Tianyar untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan rumah korban yang berukuran sekitar 3 x 4 meter dengan atap seng dan dinding batako semi permanen mengalami kerusakan akibat tertimpa longsoran.
“Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, I Wayan Sutawa mengalami luka robek di bagian jidat hingga harus mendapatkan lima jahitan, benjolan di kepala, serta luka lecet pada tangan dan kaki. Hasil rontgen juga menunjukkan adanya pembuluh darah di kepala yang putus dan direncanakan menjalani operasi pada Senin (16/3/2026).
Sementara itu, sang istri Ni Nengah Denik tidak mengalami luka fisik namun mengalami syok. Anak pertama mereka Ni Putu Sri Rahayu (4) mengalami luka dan benjolan di kepala serta luka lecet pada bahu kiri dan lutut kiri. Sedangkan anak bungsu Ni Kadek Swastini (1,5) mengalami luka lecet pada bagian wajah.
Saat ini keempat korban masih menjalani perawatan di RS Kasna Medika Tianyar. Tim TRC BPBD Kabupaten Karangasem juga akan melakukan asesmen dan pendataan lebih lanjut terhadap dampak bencana tersebut. (Ami)
FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram