-->

Senin, 06 April 2026

Nganyarin Rangkaian IBTK 2026 di Besakih Berlangsung Hingga 23 April

Nganyarin Rangkaian IBTK 2026 di Besakih Berlangsung Hingga 23 April

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini — Rangkaian upacara Nganyarin dalam karya agung Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih berlangsung mulai 3 April 2026 hingga 23 April 2026. Pelaksanaan Nganyarin dimulai sehari setelah puncak karya IBTK dan menjadi bagian penting dalam keseluruhan rangkaian upacara suci tersebut.

Nganyarin merupakan tradisi persembahyangan yang bertujuan memperbarui makna spiritual piodalan, menjaga keharmonisan, serta sebagai wujud rasa syukur umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kegiatan ini juga menjadi momen mempererat kebersamaan antarumat dalam suasana religius.

Pelaksanaan Nganyarin dilakukan secara bergiliran oleh pemerintah daerah maupun umat dari berbagai wilayah di Bali. Peserta yang terlibat terdiri dari perwakilan pemerintah daerah, instansi terkait, serta krama yang datang sesuai jadwal penganyar masing-masing. Seperti pada hari ini, Senin (6/4/2026) penganyar merupakan perwakilan dari Kota Denpasar.

Seluruh prosesi dipusatkan di Pura Penataran Agung Besakih sebagai pusat utama persembahyangan di kawasan Besakih. Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian persembahyangan bersama yang dilengkapi sarana upakara.

Pemangku Pura Agung Besakih, Jro Gede Anglurah Bendesa, menegaskan bahwa Nganyarin bukan sekadar rutinitas upacara, melainkan momentum memperkuat sraddha dan bhakti umat.

“Nganyarin ini adalah wujud rasa syukur sekaligus menjaga keseimbangan sekala dan niskala. Dengan kebersamaan umat dari berbagai daerah, kita harapkan keharmonisan tetap terjaga,” ujarnya.

Selain itu, pelaksanaan Nganyarin juga kerap diiringi pementasan tari wali sebagai bagian dari pelengkap upacara, yang menambah kekhidmatan sekaligus memperkuat nilai budaya dalam setiap rangkaian kegiatan.

Melalui Nganyarin dalam rangka IBTK ini, umat Hindu Bali kembali menunjukkan komitmen menjaga kesucian pura serta memperkuat harmoni spiritual secara bersama-sama. (Ami)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved