-->

Jumat, 27 Maret 2026

TP PKK Denpasar Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis

 Denpasar , Bali Kini - Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber secara berkelanjutan, yang kali ini dilakukan di Kantor Perbekel Desa Dauh Puri Kauh pada Jumat (27/3).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung program Pemerintah Kota Denpasar terkait dengan pengolahan sampah berbasis sumber secara berkelanjutan.


Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan, sosialisasi yang menyasar para anggota PKK yang nantinya diharapkan mampu mengedukasi masyarakat tentang pengolahan dan pemilahan sampah berbasis sumber utamanya di skala rumah tangga.


Ayu Kristi juga menekankan, sebagai garda penting dalam rumah tangga, para ibu juga dapat berperan sebagai penggerak di rumah untuk kebiasaan memilah sampah bagi seluruh anggota keluarga.

"Kami di TP PKK Kota Denpasar sebagai mitra pemerintah berkomitmen untuk ikut mengedukasi masyarakat terkait dengan program ini. Mudah-mudahan dengan penerapan mulai dari rumah kita sendiri, ini juga akan berdampak bagi pengelolan 
sampah di Kota Denpasar," ujar Ayu Kristi. 


Lebih lanjut Ny. Ayu Kristi, mengajak masyarakat terutama ibu-ibu untuk semangat gotong royong dan kepedulian kolektif yang diharapkan juga dapat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Denpasar.


"Selain pembagian Compost Bag kami juga memberikan edukasi tentang cara penggunaan, jenis bahan yang dapat diolah, hingga tips penempatan komposter di rumah," jelas Ayu Kristi. 
            
Perbekel Desa Dauh Puri Kauh, I Gusti Made Suandhi mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya mengungkapkan, para ibu PKK yang ada di wilayahnya, berkomitmen untuk mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dari rumah masing-masing. 

"Kami siap untuk ikut bergerak bersama untuk mensukseskan pengelolaan sampah berbasis sumber ini," katanya.
(IND).

Pemkot Denpasar Kumpulkan Kaling dan Kadus Kecamatan Denbar dan Densel


Ket. Foto : Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa serta Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat memimpin Rapat Koordinasi percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber  di Ruang Mahottama Gedung Sewaka Dharma (GSD) Denpasar, Jumat (27/3). 

Bahas Percepat Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Hingga Sosialisasi Pengangkutan Sampah Berbasis Teknologi



Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar terus gencar percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber hingga sosialisasi pengangkutan sampah berbasis teknologi. Rapat koordinasi lanjutan yang melibatkan Kaling dan Kadus Kecamatan Denpasar Selatan dan Kecamatan Denpasar Barat ini digelar di Ruang Mahottama Gedung Sewaka Dharma (GSD) Denpasar, Jumat (27/3). 


Rakor dipimpin langsung oleh Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa serta Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Denpasar Selatan, IB. Made Purwanasara,  Camat Denpasar Barat, I Wayan Yusswara, jajaran OPD serta perwakilan instansi terkait. 


Dalam arahannya, Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa pelibatan kaling dan kadus sangat penting karena memiliki kewenangan langsung di wilayah serta berperan sebagai ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat.


“Pengelolaan sampah berbasis sumber membutuhkan dukungan kaling dan kadus, baik dalam sosialisasi kepada masyarakat maupun dalam distribusi sarana seperti bag komposter. Tanpa dukungan di tingkat akar rumput, program ini tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya.


Lebih lanjut dijelaskan, Pemkot Denpasar telah menyampaikan berbagai program strategis pengelolaan sampah kepada kaling dan kadus untuk diteruskan kepada masyarakat. Hal ini mencakup data timbulan dan komposisi sampah, regulasi pengelolaan sampah, hingga langkah-langkah operasional di lapangan hingga sosialisai pengangkutan sampah berbasis teknologi yakni dengan masuk ke website dps.denpasarkota.go.id.


Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara juga mengingatkan sampah organik ditutup di TPA Suwung pada tanggal 1 April mendatang. Selain sosialisasi pemilahan sampah hingga pembagian komposter bag, kaling dan kadus juga akan membantu warga yang memiliki sampah upakara untuk menghubungi DLHK Denpasar via telpon (0361) 413930. 


Pihaknya juga mengantisipasi penumpukan dan pembuangan sampah liar yang memerlukan kordinasi cepat untuk penanganan. Oleh karena itu, dalam rakor ini dijelaskan berbagai program dan antisipasi di dalam penanggulangan penumpukan sampah tersebut. Adapun pihaknya telah mengupayakan tata kelola sampah  yakni dengan sistem pelaporan permasalahan sampah terpadu satu pintu di dalam aplikasi lapor sampah yang terdapat di website dps.denpasarkota.go.id.



Di dalam aplikasi itu, masyarakat dapat melihat lokasi terdekat bank sampah maupun TPS3R, sehingga memudahkan dalam menyalurkan dan mengelola sampah secara lebih terarah serta mendukung pengurangan timbulan sampah dari sumbernya, menampilkan sebaran lokasi laporan sampah secara transparan dan berbasis peta serta masyarakat dapat melaporkan titik permasalahan sampah secara langsung untuk ditindaklanjuti oleh petugas. 


"Misalkan ada sampah upakara seperti ngaben, nganten, kita siapkan telepon khusus untuk sampah. Nanti kaling/kadus bisa hubungi nomor (0361) 413930 dan diambil DLHK. Selain itu, untuk penumpukan sampah juga bisa dilaporkan melalui aplikasi via website dps.denpasarkota.go.id," ujarnya. 


Sementara  Wakil Walikota, Kadek Agus Arya Wibawa mengajak seluruh kaling dan kadus untuk selalu berkoordinasi, kolaborasi dan sinergi untuk menaggulangi permasalahan sampah tersebut. 

"Kami berharap, melalui sinergi antara pemerintah dan perangkat wilayah, pengelolaan sampah berbasis sumber dapat berjalan optimal serta mampu mengurangi timbulan sampah secara signifikan di Kota Denpasar," ujarnya. (Eka)

Kamis, 26 Maret 2026

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Mamungkah di Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas, Padangsambian Klod

Denpasar , Bali Kini – Bertepatan dengan Rahina Buda Umanis Wuku Dukut Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri pelaksanaan Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas, Desa Padangsambian Klod, Rabu (25/3).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali, I Wayan Subawa, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Tananjaya Asmara Putra, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, I Ida Bagus Alit Surya Antara, Perbekel Desa Padangsambian Kelod, I Gede Wijaya Saputra, serta tokoh masyarakat setempat.

Pelaksanaan karya berlangsung khidmat dengan diiringi suara gambelan dan kidung suci. Rangkaian upacara diawali dengan sesolahan Tari Rejang Dewa, Tari Rejang Renteng, serta Topeng Wali, dan diakhiri dengan persembahyangan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah merupakan bentuk dukungan spiritual sekaligus apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dalam menjaga keseimbangan alam dan keharmonisan kehidupan.

“Ini merupakan wujud nyata implementasi ajaran Tri Hita Karana, yakni menjaga keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan lingkungan. Selain itu, upacara ini juga bertujuan untuk mengukuhkan kembali kedudukan linggih sebagai tempat suci pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa setelah selesai dibangun,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, melalui pelaksanaan upacara ini diharapkan masyarakat senantiasa diberikan keharmonisan, kesehatan, dan kerahayuan dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, Ketua Panitia Karya Mamungkah dan Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Agung, I Made Sugita menjelaskan bahwa upacara ini dilaksanakan usai rampungnya pemugaran 13 pelinggih di Pura Taman Sari Bendesa Manik Mas.

Ia menambahkan bahwa pura tersebut diempon oleh 90 Kepala Keluarga (KK) dari 7 banjar di Desa Padangsambian Klod. Puncak karya dilaksanakan pada hari ini, sementara rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 17 Maret dan akan berlanjut dengan prosesi nyenuk serta penyineban pada 28 Maret mendatang.
“Karya ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan swadaya pengempon, punia dari tokoh masyarakat, serta bantuan hibah sebesar Rp 400.000.000 dari Pemerintah Kota Denpasar. Kami berharap melalui karya ini dapat memberikan keharmonisan dan kerahayuan bagi seluruh umat,” ujarnya.

Pelaksanaan upacara diakhiri dengan persembahyangan bersama, dan penyerahan dana hibah oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. (Ayu)

Jumat, 13 Maret 2026

Pasar Rakyat PKK Bali Sediakan Stan Gratis bagi 138 UMKM, Dorong Perputaran Ekonomi Lokal

DENPASAR , BALI KINI – Tim Penggerak PKK Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang bertempat di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Jumat (13/3). Kegiatan ini melibatkan sebanyak 138 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai kabupaten/kota di Bali dengan difasilitasi stan pameran secara gratis.

Beragam produk ditawarkan dalam pasar rakyat tersebut, mulai dari kerajinan, pakaian, tenun, kuliner, produk olahan pangan, daging, ikan, sayur, buah, bahan dapur, hingga tanaman dan bunga. Selain menghadirkan berbagai produk UMKM, kegiatan ini juga menyediakan pelayanan publik seperti Identitas Kependudukan Digital (IKD), pelayanan keamanan pangan, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menjelaskan bahwa kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.

“Pasar rakyat ini akan kami laksanakan sebulan sekali dengan berkeliling di seluruh kabupaten/kota di Bali. Selain memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara TP PKK Provinsi Bali dengan TP PKK kabupaten/kota se-Bali,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh UMKM yang terlibat telah melalui proses kurasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi Bali, sekaligus mendapatkan arahan langsung terkait kualitas produk yang dipasarkan.

Menurutnya, penyediaan stan secara gratis bagi para pelaku UMKM diharapkan dapat mendorong partisipasi yang lebih luas sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal.

Selain mendukung pemberdayaan UMKM, kegiatan ini juga menekankan penerapan prinsip ramah lingkungan. Para pedagang diminta untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai, sedotan plastik, maupun styrofoam sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Masyarakat yang datang berbelanja juga diimbau untuk membawa tas belanja sendiri.

Diketahui, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” telah dilaksanakan sejak awal periode kepemimpinan Ibu Putri Koster. Namun untuk pelaksanaan kali ini, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak akan membebani TP PKK kabupaten/kota.

“Kami meminta pemerintah daerah serta TP PKK kabupaten/kota untuk menghadirkan para pelaku UMKM dari wilayahnya, sementara penyediaan tenda dan fasilitas lainnya menjadi tanggung jawab TP PKK Provinsi Bali,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan kepada 200 masyarakat kurang mampu yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Bantuan yang diberikan berupa 10 kilogram beras, dua krat telur, dua liter minyak goreng, serta satu paket tas belanja berisi kebutuhan pokok.

Kegiatan Pasar Rakyat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pagi hingga siang hari, tenda-tenda pedagang tampak ramai dikunjungi pembeli. Bahkan sejumlah pedagang harus mengisi ulang dagangan mereka karena habis diserbu pengunjung.

Wali Kota Jaya Negara Pimpin Apel Siaga Gelar Pasukan Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026

Juga Tinjau Kesiapan Posko Terpadu, Pastikan Kelancaran dan Keamanan Arus Mudik 

Denpasar,  Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka sekaligus pimpin Apel Siaga Gelar Pasukan Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di UPT. Penumpang Terminal Ubung, Denpasar, Jumat (13/3) pagi. 

Apel Gelar Pasukan ini sebagai upaya memastikan keamanan, kenyamanan, kelancaran serta keselamatan pelaksanaan arus Mudik dan Balik Lebaran Tahun 2026/ Idul Fitri 1447 Hijriah serta rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948

Hadir pula jajaran Forkopimda Kota Denpasar disertai berbagai unsur yang terdiri dari TNI, POLRI, Basarnas, Sat Pol PP, Dishub, Pelabuhan, Organda, Jasa Raharja serta undangan lainya. 

Usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan, Wali Kota Jaya Negara meninjau seluruh kesiapan angkutan Bus, Posko Terpadu, Tim Kesehatan, Ketersediaan Obat dan kesiapan lainnya.
 
Dalam sambutanya, Wali Kota Jaya Negara menyebut potensi pergerakan masyarakat yang meningkat pada masa arus mudik maupun arus balik Lebaran dan masa libur Lebaran dimana periode mudik tahun ini berbarengan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Pihaknya merasa perlu bagi pemerintah dan pihak terkait lainnya menyiapkan langkah antisipasi agar penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 dan juga pelaksanaan rangkaian kegatan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948, dapat berjalan aman, nyaman dan lancar. 


Kota Denpasar sebagai destinasi pariwisata juga perlu mengantisipasi meningkatnya kunjungan wisatawan di saat liburan Lebaran nanti, termasuk di dalamnya terkait dengan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan maupun kelancaran lalu lintas angkutan laut.

"Kita juga bersama perlu mengantisipasi kerawanan kriminal pada periode arus mudik maupun arus balik serta mengantisipasi rawan bencana dan cuaca buruk," ungkap Jaya Negara.
 
Pada periode Lebaran, Jaya Negara juga meminta kepada tim posko terpadu agar mengingatkan para pemudik, agar menghindari mudik pada 18 maret 2026, yang berbarengan dengan acara Tawur Agung Kasanga atau Malam Pengerupukan (yang diisi Pawai Ogoh-ogoh). 

"Kepada Organda Bali dan para operator angkutan agar menyiapkan sarana angkutan yang laik jalan, begitu juga di sisi laut kami mohon bantuan para Syahbandar di bawah KSOP kelas II Benoa agar memastikan Kapal/Fastboat yang beroperasi telah memenuhi persyaratan teknis laik layar sehingga terwujudnya keselamatan bersama," katanya.

Jaya Negara selanjutnya juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Forkopimda Kota Denpasar dan semua anggota tim Posko Terpadu diantaranya TNI, Polri, BNN Kota Denpasar, jajaran Kemenhub, Organda Bali dan seluruh Stakeholder lainnya atas kerjasamanya dan dukungan dalam melaksanakan kegiatan Posko Terpadu Lebaran tahun 2026.


Sementara Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan saat ditemui menjelaskan Pelaksanaan Posko Terpadu Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026 dilaksanakan selama 16 hari dimulai tanggal 13 Maret 2026 hingga 29 Maret 2026.

Fokus pemantauan diantaranya Terminal Ubung , pool bus, Posko Terpadu Uma Anyar, obyek wisata dan pusat perbelanjaan, kegiatan mudik gratis/mudik bareng, tempat ibadah, beberapa simpang dan ruas jalan rawan kemacetan serta Pelabuhan Pengumpan Lokal di Denpasar. Sehingga dari beberapa fokus pemantauan itu dapat mengantisipasi kemungkinan fenomena-fenomena selama periode angkutan lebaran dan terciptanya kemananan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas angkutan jalan di Kota Denpasar selama periode angkutan Lebaran. 

"Tim Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur telah membentuk Pos Terpadu yang disiagakan tersebar di tiga lokasi yaitu Posko Terminal Ubung (Pos Utama) dan Posko Uma Anyar untuk pemantauan lalu lintas darat dan Posko Pelabuhan Serangan untuk memantau lalu lintas laut," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Sriawan, Posko Terpadu ini terintegrasi komunikasinya dengan pos-pos yang ada di wilayah Kota Denpasar maupun daerah lainnya karena koordinasi terkait transportasi ini tidak dibatasi wilayah administrasi. Guna mendukung pelaksanaan kegiatan yang optimal, turut disiagakan 80 Personil Gabungan per shift dengan rencana dua shif per hari.

Sriawan kemudian melanjutkan, adapun prediksi Puncak Arus Mudik terjadi pada hari Minggu hingga Selasa, 15-17 Maret 2026 (pergerakan keluar Bali diperkirakan mencapai puncak sebelum Cuti Bersama/Pengrupukan). Sedangkan prediksi Puncak Arus Balik I terjadi pada hari Selasa hingga Rabu, 24-25 Maret 2026 dan Prediksi Puncak Arus Balik II terjadi pada hari Jumat hingga Sabtu, 27-28 Maret 2026 berdasarkan Sumber Data dari Dishub Provinsi Bali berdasarkan prediksi pergerakan penumpang keluar - masuk Bali

"Untuk di Kota Denpasar sendiri beberapa tempat yang diprediksi mengalami kepadatan penumpang adalah disektor obyek wisata dan pusat perbelanjaan, termasuk Pelabuhan Sanur dan wilayah Serangan," ujarnya . (esa-toblo)

Sabtu, 28 Februari 2026

Inaugurasi "Surya Candra Jagaditha" Warnai Puncak HUT ke-238 Kota Denpasar


Ket Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekretaris Daerah Kota, I Gusti Ngurah Eddy Mulya dan seluruh jajaran tamu undangan lainnya berfoto bersama para seniman usai inaugurasi Surya Candra Jagaditha, di Gedung DNA, Jumat (27/2)

Refleksi Harapan Untuk Keseimbangan dan Kesejahteraan Bersama di Kota Denpasar 

Denpasar, Bali Kini - Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar berlangsung di kawasan Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (27/2) siang. 

Garapan inaugurasi kesenian kolosal bertajuk Surya Candra Jagaditha yang dirangkaikan juga dengan pembukaan DTIK Festival saat itu turut memeriahkan peringatan peringatan HUT Ibu Kota Provinsi Bali ini. Penampilan inaugurasi tersebut tampil gemerlap dan memukau para penonton. 

Dari tempat duduk penonton, turut menyaksikan penampilan inaugurasi tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, dan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya.

Selain itu, tampak pula Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya dan tamu undangan lainnya.

Surya Candra Jagaditha menjadi sebuah refleksi mendalam atas tanggung jawab manusia sebagai penjaga jagat, yang dituntut untuk menata kehidupan berdasarkan keseimbangan kosmik demi keberlangsungan semesta.

Dalam kaitannya dengan perayaan HUT ke-238 Kota Denpasar kali ini, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan, garapan Surya Candra Jagaditha pada inaugurasi ini sejalan dengan tema HUT yang digelorakan yakni Samasta Bhuwana Jagaditha, atau jika diartikan memiliki makna Harmoni Denpasar Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Bersama. 

Secara umum, filosofi ini sendiri menekankan pada komitmen Kota Denpasar dalam menciptakan kesejahteraan dan keharmonisan yang tidak hanya dirasakan oleh masyarakat lokal, tetapi juga berdampak secara global.

Untuk itu, Wawali Arya Wibawa mengatakan, pada perayaan tahun ini, Pemerintah Kota Denpasar sangat berfokus pada peningkatan beberapa sektor yang utamanya dapat meningkatkan kesejahteraan bersama masyarakat Kota Denpasar. 

"Pada HUT ke-238 kali ini, harapannya Kota Denpasar akan berbenah semakin baik lagi. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Walikota usai apel tadi, prioritas utama di Kota Denpasar saat ini adalah penanganan sampah, tata kelola pemerintahan, keamanan dan ketertiban, infrastruktur dan lainnya. Hal ini bisa terwujud dengan kolaborasi yang baik antara seluruh komponen," kata Arya Wibawa. 

Saat disinggung soal pelaksanaan DTIK Festival tahun ini, Arya Wibawa mengungkapkan Pemerintah Kota Denpasar membuka ruang seluas-luasnya untuk berbagai hasil karya inovatif dalam bidang teknologi informasi dan digitalisasi. 

"Tadi saya dan Bapak Wali meninjau pelaksanaan DTIK Festival, dan Bapak Wali sangat mengapresiasi sekali hasil karya anak muda Kita Denpasar. Semoga ini bisa diaplikasikan juga untuk menunjang pembangunan Kota Denpasar," kata Arya Wibawa. 

Selain inaugurasi dan DTIK Festival, beberapa kegiatan lainnya juga turut dilaksanakan di kawasan yang sama. Antara lain, pelaksanaan Job Fair yang menyediakan 2.602 lowongan pekerjaan, parade Lomba Ngelawar, dan kegiatan lainnya. (Win)

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Karya Agung di Pura Dalem Laplap.

Denpasar, Bali Kini- Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pelaksanaan Karya Agung Ngenteg Linggih, Mamunggah, Mupuk Pedagingan Padudusan Agung Menawa Ratna, Tawur Walik Sumpah Agung di Pura Dalem Laplap, Desa Penatih Dangin Puri, Jumat (27/2). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara turut menandatangani prasasti sekaligus menyerahkan dana Punia dan bantuan hibah sebesar Rp. 1 Miliar. 

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya SH,  Anggota DPRD Kota Denpasar Ir. I Ketut Budha ,M.T, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati dan tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dan semarak dengan iringan Gong Kebyar, Gong Baleganjur, serta pementasan tari Baris Gede, tari Rejang Dewa, Topeng Wali, dan Wayang Lemah yang menambah suasana sakral upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara memberikan apresiasi atas antusiasme dan kekompakan krama Desa Adat Laplap dalam melaksanakan karya agung ini. Menurutnya, karya tersebut merupakan wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa sebagai Tuhan Yang Maha Esa dalam ajaran Hindu.

“Karya ini tidak hanya sebagai bentuk persembahan suci, tetapi juga sebagai upaya memohon anugerah dan tuntunan agar diberikan keselamatan, kesejahteraan, serta kerahayuan jagat, khususnya bagi Desa Adat Laplap,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan karya ini juga sejalan dengan konsep Tri Hita Karana, yakni menjaga keseimbangan dan harmoni antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.

Sementara itu, Bendesa Adat Laplap I Wayan Agus Purnawirawan menyampaikan terima kasih atas bantuan hibah dari Pemerintah Kota Denpasar, khususnya kepada Wali Kota Denpasar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat untuk mendukung jalannya upacara, terlebih karya ini dilaksanakan setiap 25 tahun sekali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan petunjuk para nak lingsir dan rajamana karya agung ini dapat dilaksanakan setiap 25 hingga 30 tahun sekali, dan di Desa Adat Laplap secara rutin digelar setiap 25 tahun.

Adapun pengempon Pura Dalem Laplap terdiri dari empat banjar, yakni Banjar Laplap Arya, Laplap Tengah, Laplap Kauh, dan Sengguan. Selain bantuan dana dari Pemerintah Kota Denpasar, pembiayaan karya juga bersumber dari swadaya masyarakat serta dukungan berbagai elemen dan tokoh sebagai wujud bhakti umat.

Karya telah dimulai sejak 24 Desember 2025 dengan rangkaian matur piuning, maguru piduhka, dan mejaya-jaya panitia karya. Puncak karya akan dilaksanakan pada Buda Kliwon Ugu, 4 Maret 2026, dilanjutkan nyineb pada Saniscara Pon Ugu, 7 Maret 2026, serta prosesi nyegara gunung pada Redite Wage Wayang, 8 Maret 2026.

Untuk pelaksanaan Tawur Walik Sumpah Agung hari ini dipuput oleh Ida Pedanda Made Taman Swija Putra (Sira MPU Dharma Siddhi, Ida Bhagawan Wajrasattwa Dwijananda) di jeroan Pura Dalem. Sementara di jaba tengah Kahyangan dipuput oleh Ida Ari Bhujangga Wisnawan Gandha Kusuma dan Ida Pandita Mpu Jaya Ananda Yoga.

Dengan dilaksanakannya karya agung ini, masyarakat berharap jagat Laplap khususnya, serta Denpasar dan Bali pada umumnya, senantiasa diberikan kerahayuan, kesuburan, dan kemakmuran, serta semakin mempererat persatuan dalam semangat segilik, saguluk, sagulung sabayantaka. (Ayu).

Kamis, 26 Februari 2026

Seru, PAUD Bermutu, Libatkan Ratusan Pendidik PAUD

Ket. Foto : 
Pemkot Denpasar Gelar Talk Show Digital

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar melalui Disdikpora menggelar kegiatan Talk Show Digital Seru, Paud Bermutu, di Gedung BPMP, Kamis (26/2).

Acara yang ditujukan untuk membekali para pendidik terkait dengan pembuatan konten digital sebagai media pembelajaran agar lebih interaktif dan bijak ini, dihadiri langsung Ketua Pokja Bunda PAUD, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua PP Paud Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya. 

Dalam sambutannya, Ketua Pokja Bunda PAUD, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan, melalui pelaksanaan talk show ini diharapkan gerakan digitalisasi dapat menjadi salah satu media untuk pembelajaran bagi anak yang seru dan menyenangkan. 

"Digital itu bisa seru dan menyenangkan, dengan konten yang interaktif. Dalam hal ini tentunya kita bisa meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan anak usia dini secara signifikan," ungkapnya. 

Namun, ada satu kata kunci penting yang tetap harus diperhatikan. Yakni bijak dalam menggunakan teknologi digital ini. Sebagai pendidik, kata Ayu Kristi, kita semua adalah filter utama, yang harus mampu memanfaatkan teknologi tanpa menghilangkan sentuhan kemanusiaan, karakter, dan budaya lokal bali yang kita cintai. 

"Teknologi adalah asisten kita, tetapi kasih sayang dan bimbingan ibu dan bapak guru tetaplah jantung dari pendidikan PAUD," tegas Ayu Kristi.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, pelaksanaan talk show ini adalah merupakan salah satu dari rangkaian acara Gebyar PAUD Kota Denpasar tahun 2026. 

Setidaknya, pada pelaksanaan kegiatan ini, hadir 100 orang pendidik dan juga kepala sekolah PAUD se-Kota Denpasar. Lebih jauh dirinya juga mengatakan, para pendidik nantinya diharapkan dapat membawa pulang semangat baru dan keterampilan teknis yang bisa langsung dipraktikkan di kelas masing-masing. 

"Mari kita jadikan Kota Denpasar sebagai pelopor pendidikan PAUD yang kreatif, inovatif, dan berwawasan teknologi," ujarnya. (Win)

DTIK Fest Siap Meriahkan Rangkaian HUT ke-238 Kota Denpasar

Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Kadis Kominfos Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi saat melaksanakan Jumpa Pers DTIK Festival Tahun 2026 di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Kamis (26/2).

Usung Tema “Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow”, Selaraskan Transformasi Digital dan Keberlanjutan Lingkungan.

Denpasar, Bali Kini - Gelaran Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) Festival Tahun 2026 siap digelar. Kegiatan tahunan ini akan dibuka bertepatan dengan Puncak Peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar, Jumat (27/2) mendatang dan akan berlangsung hingga Minggu (1/3). Beragam inovasi unggulan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan mengisi fetival ini. Tak hanya itu, inovasi unggulan dari stakeholder akademisi, start up, komunitas, asosiasi hingga perguruan tinggi juga turut meramaikan gelaran yang akan berlangsung di Kawasan Dharma Negara Alaya, Graha Sewaka Dharma dan Taman Kota Lumintang ini. 

Hal tersebut terungkap saat pelaksanaan Jumpa Pers DTIK Festival Tahun 2026 yang dipimpin Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Kadis Kominfos Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Kamis (26/2). Turut hadir Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, Kadis Tenaga Kerjaan dan Sertifikasi Kompetensi, I Gusti Ayu Ngurah Raini, Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti serta OPD terkait lainya. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut mengatakan, pelaksanaan DTIK Festival Tahun 2026 ini mengusung tema Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow. Dimana, tema tersebut mengandung makna menyelaraskan transformasi digital untuk mendukung keberlanjutan lingkungan yang lebih hijau. 

“Hadir sebagai kolaborasi 9 Perangkat Daerah, DTIK Festival 2026 dihiasi beraneka ragam kegiatan dengan mengusung tema Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow guna menyelaraskan teknologi untuk masa depan yang lebih hijau,” ujar Arya Wibawa. 

Lebih lanjut dijelaskan, tema tersebut menjadi arah utama penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan DTIK Festival 2026, sekaligus menegaskan komitmen Kota Denpasar dalam mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Sehingga, dalam pelaksanaannya DTIK Festival mengangkat semangat kolaborasi lintas sektor, festival ini menghadirkan pameran teknologi, aneka lomba, seminar, serta workshop yang melibatkan perangkat daerah, startup, akademisi, komunitas, pelajar, hingga masyarakat umum. 

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa teknologi dapat bersinergi dengan sektor ekonomi kreatif, budaya, ketenagakerjaan, dan pelayanan publik dalam satu ekosistem pembangunan yang terintegrasi. Harapan kami melalui DTIK Festival ini, inovasi dan transformasi digital terus tumbuh dan berkembang yang tentunya memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat dalam mewujudkan Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju,” ujarnya. 

Sementara, Kadis Kominfos Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi menjelaskan, dengan dibalut spirit Vasudhaiva Kutumbakam, DTIK Festival 2026 menghadirkan sinergi antar perangkat daerah melalui berbagai kegiatan pendukung. Mulai dari acara SENJA yang dihelat Dinas Koperasi dan UMKM dengan menampilkan pameran UMKM yang dimeriahkan dengan aneka lomba dan workshop kreatif serta Acara Gema Tridatu yang menyajikan berbagai produk IKM gelaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kotya Denpasar. 

“Adapula Bazar Pangan sebagai upaya menjaga kestabilan harga pangan serta Lomba Ikan Mas Koki Bali yang menjadi upaya pelestarian ikan mas koki trah Bali asli gelaran Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan,” jelas Wira. 

Selanjutnya, dari Dinas Pertanian turut menghadirkan vaksinasi, pemeriksaan hewan dan katrastasi hewan peliharaan. DTIK Fest kali ini juga dimeriahkan Bursa Kerja dari Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikat Kompetensi sebagai upaya mengatasi pengangguran dengan menghadirkan ribuan lowongan dari ratusan Perusahaan. DTIK Festival 2026 semakin meriah dengan pelaksanaan Parade Ngelawar serta Apresiasi Budaya HUT ke-238 Kota Denpasar dibawah naungan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Pada hari terakhir, juga akan dimeriahkan dengan kegiatan Funwalk yang bertabur hadiah dan doorprize akan digelar oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar. 

Wirakusuma mengatakan, Dinas Kominfos selaku penyelenggara DTIK Festival menggelar kegiatan pameran inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), beraneka lomba dan workshop serta literasi digital. Sebanyak 35 stand pameran TIK akan menampilkan inovasi teknologi dari akademisi, startup, serta perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.  Pameran ini menjadi ruang promosi sekaligus edukasi mengenai layanan publik berbasis teknologi dan transformasi digital daerah. 

“Adapun peserta pameran DTIK Festival 2026 cukup beragam, mulai dari start up, komunitas, akademisi serta asosiasi. Dari komunitas antara lain Brown Bag Films Bali, Balinimation, Mafindo Wilayah Bali, Baliola, Koding Akademi, Palm Studio, Gumi Production, Wasana / Pesona Plastik serta dari kelompok asosiasi hadir Asosiasi Profesional IT (APIT) Bali,” ujarnya. 

Selaras dengan tema “Greener Tomorrow”, lanjut Wirakusuma, sejumlah lomba dan kegiatan edukatif difokuskan pada isu lingkungan dan literasi digital, antara lain: Lomba Video Drone, Lomba Video Pengelolaan Sampah tingkat Desa/Kelurahan, Lomba Video berbasis Artificial Intelligence (AI), e-Sport dan Lomba Menyanyi Anak. Kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda untuk tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan yang kuat.

Sebagai semangat mendekatkan pelayanan publik kepada Masyarakat, Wirakusuma mengatakan bahwa DTIK Fest 2026 juga menghadirkan layanan mobil keliling. Diantaranya, Layanan Mobil Samsat, Mobil Perpustakaan Keliling, Mobil Pelayanan Pajak, Mobil SIM Keliling, Mobil BNN serta Mobil Layanan Kas Keliling Bank Indonesia.  

“Melalui DTIK Festival 2026, Kota Denpasar kembali menegaskan posisinya sebagai kota cerdas yang tidak hanya berorientasi pada transformasi digital, tetapi juga berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang. Sebagai bentuk implementasi nyata konsep ramah lingkungan, area kegiatan DTIK Festival 2026 juga dilengkapi dengan penataan waste station dan sistem pengelolaan sampah terintegrasi,” ujar Wirakusuma. (Ags).

Selasa, 24 Februari 2026

Walikota Jaya Negara Hadiri Buka Puasa Bersama di Musholla Thoriqussalam

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Buka Puasa Bersama di Musholla Thoriqussalam, Sanur,  Denpasar Selatan pada Minggu (22/2) petang

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Buka Puasa Bersama di Musholla Thoriqussalam, Sanur,  Denpasar Selatan pada Minggu (22/2) petang. Kegiatan rutin saat bulan ramadhan ini dilaksanakan untuk memperkuat silaturahmi, rasa toleransi serta menjaga kerukunan antar umat beragama dengan turut serta dalam tradisi dan kebudayaan berbagai agama yang ada di Kota Denpasar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Forkopimda Kota Denpasar, FKUB Kota Denpasar, Perbekel Desa Sanur Kauh, I Made Ada, MUI Kota Denpasar, serta warga muslim di Musholla Thoriqussalam. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan dari musholla kepada relawan sampah Desa Sanur Kauh. 

Sejak menjelang waktu buka puasa, ratusan umat muslim silih berganti memasuki masjid di Musholla Thoriqussalam. Sembari menunggu waktu berbuka tiba, tampak anak-anak asik bermain, para tetua bercerita serta tak jarang ada yang memilih saling bersalaman yang menambah khidmat suasana bulan ramadhan. 

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat menyampaikan sekapur sirihnya mengatakan bahwa momentum buka puasa bersama ini merupakan wujud harmonisnya hubungan antar umat beragama di Kota Denpasar. Hal ini lantaran hubungan baik dengan asas menyama braya antar semua elemen bangsa harus tercipta dalam rangka menunjang kelancaran pembangunan nasional khususnya di Kota Denpasar.

Lebih lanjut, Jaya Negara mengajak seluruh umat beragama yang ada di Denpasar agar menjaga persatuan dan kesatuan serta saling toleransi atar umat beragama. Sehingga kerukunan antar dan intern umat beragama di Kota Denpasar dapat terus tercipta. Hal ini juga sejalan dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara. 

"Semoga kita semua diberkati dan bertambah iman di bulan suci ini, dengan ketakwaan dan iman yang kuat sehingga kerukunan antar dan intern umat beragama dapat tercipta serta dapat ikut serta dalam berbagai program pembangunan khususnya di Kota Denpasar," ujarnya. 


Sementara Ketua Musholla Thoriqussalam, Ustad H. Hadi Suyitno dalam kesempatan tersebut menekankan kehadiran Pemerintah Kota Denpasar beserta jajarannya dalam buka puasa bersama ini sebagai momentum untuk lebih merekatkan hubungan silaturahmi antara umat beragama dengan jajaran pemerintah. 

Pihaknya mengatakan bahwa hubungan harmonis umat muslim dan masyarakat lokal Bali yang mayoritas beragama Hindu hingga saat ini masih tetap terjaga. 
"Terima kasih kepada Walikota Denpasar beserta jajaran  yang sudah berkenan hadir dalam acara berbuka puasa bersama ini, sehingga rasa menyama braya dan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang berkembang di Bali dapat kita ciptakan dalam berbagai kegiatan sebagai cerminan budaya lokal," ungkapnya. (Eka)

Hadiri Pengukuhan Pengurus KADIN DenpasarWalikota Jaya Negara Ajak Perkuat Sinergi

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Pengurus KADIN Kota Denpasar masa bakti 2025–2030, Selasa (24/2), bertempat di Ruang Taksu Dharma Negara Alaya.

Denpasar, Bali Kini -  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Denpasar masa bakti 2025–2030, Selasa (24/2), bertempat di Ruang Taksu Dharma Negara Alaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Timothy Ivan Triyono, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Ketua Umum KADIN Bali I Made Ariandi, pimpinan OPD Pemkot Denpasar, perwakilan konsulat negara sahabat, serta undangan lainnya.

Prosesi pengukuhan diawali pembacaan Surat Keputusan KADIN Kota Denpasar masa bakti 2025–2030 dari KADIN Provinsi Bali. Dalam kesempatan itu, I Putu Arnawa dikukuhkan sebagai Ketua KADIN Kota Denpasar, didampingi jajaran pengurus, di antaranya I Putu Miasta sebagai Koordinator Wakil Ketua, Setiya Wibawa selaku Ketua OKK sekaligus Ketua Steering Committee, serta Yusuf Ali sebagai Wakil Ketua Bidang Infrastruktur.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara juga menerima Anugerah Stabilisator Budaya dan Ekonomi Daerah atas konsistensinya menjaga keseimbangan pembangunan dan identitas budaya Bali di tengah dinamika ekonomi. 

Dalam sambutannya, Walikota Jaya Negara menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara KADIN dan Pemerintah Kota Denpasar. Jaya Negara menyebut Denpasar sebagai kota yang didominasi sektor perdagangan dan jasa, sehingga kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci menjembatani pelaku usaha, mulai dari UMKM, IKM, hingga pengusaha besar.

“Sinergitas ini sangat diperlukan untuk mendorong pelaku usaha agar semakin kreatif dan inovatif di era revolusi industri 4.0. KADIN memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan daya saing kota, kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan sektor-sektor strategis,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan, sektor perdagangan dan industri masing-masing berkontribusi signifikan terhadap PDRB Kota Denpasar. Salah satu program prioritas Pemkot Denpasar adalah pengembangan produk berstandar ekspor. Di era digital saat ini, keterbukaan informasi menjadi peluang besar bagi dunia usaha untuk terus menggali potensi, termasuk memasarkan produk unggulan Denpasar ke pasar global serta menarik kunjungan business tourist melalui kerja sama ekonomi.

Walikota juga menekankan pentingnya peran KADIN yang bersinergi, inovatif, solid, dan adaptif. Menurutnya, kolaborasi yang kuat, ide-ide kreatif, organisasi yang kompak, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman akan mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN Bali I Made Ariandi mengapresiasi sinergitas KADIN Denpasar dengan Pemkot Denpasar yang dinilai sangat baik. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah kota terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya dalam penguatan UMKM.

“Selamat kepada seluruh pengurus KADIN Kota Denpasar yang telah dikukuhkan. Semoga sinergi bersama Pemkot Denpasar terus terjalin dalam setiap program peningkatan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Denpasar, I Putu Arnawa, menyampaikan bahwa pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet perjalanan organisasi. Ia menegaskan, amanah yang diterima merupakan tanggung jawab bersama untuk memperkuat pondasi kelembagaan sekaligus membawa KADIN Denpasar ke tingkat yang lebih tinggi.

“Amanah ini kami terima sebagai tanggung jawab untuk memperkuat pondasi dan mendorong kemajuan KADIN Denpasar. Melalui tema ‘Bisa! Bangkitkan Inovasi, Sinergikan Aksi’, kami mengajak seluruh insan usaha untuk bergerak bersama, berinovasi, dan bersinergi demi pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (Pur)

Kamis, 19 Februari 2026

Walikota Jaya Negara Lepas Ratusan Siswa dan Generasi Muda Ikuti Susur Mangrove

Ket Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat membuka kegiatan Susur Mangrove dan aksi bersih pesisir di Kawasan Estuary Dam Hutan Mangrove Batu Lumbung, Pemogan, Kamis (19/2). 

Denpasar , Bali Kini - Gerakan Edukasi Lingkungan Sekaligus Aksi Bersih-bersih Sampah Plastik

Denpasar, Bali Kini - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Denpasar menyelenggarakan kegiatan Susur Mangrove dan aksi bersih pesisir.

Kegiatan ini dibuka Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, di Kawasan Estuary Dam Hutan Mangrove Batu Lumbung, Pemogan, Kamis (19/2). 

Sedikitnya, 200 peserta yang terdiri dari pelajar SMA/SMK, mahasiswa, komunitas peduli lingkungan, hingga Sekehe Teruna-Teruni se-Kota Denpasar. Aksi ini sendiri difokuskan pada pembersihan sampah plastik di kawasan Hutan Mangrove Tahura Ngurah Rai guna menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat ditemui disela-sela kegiatan mengatakan, ada pun pesan utama dari Lomba Susur Mangrove adalah untuk menyampaikan kepada kita semua, khususnya bagi masyarakat di wilayah hulu maupun masyarakat di Kota Denpasar, agar tidak membuang sampah ke sungai.

Sebab dampak negatif dari pembuangan sampah ke sungai akan sangat terasa di kawasan hutan mangrove. Padahal, ekosistem mangrove memiliki potensi yang luar biasa, di antaranya harapan bagi nelayan karena menjadi tumpuan ekonomi dan ekologi bagi komunitas nelayan setempat. 

Selain itu, kawasan tersebut juga menjadi destinasi wisata karena hutan mangrove sendiri memiliki daya tarik bagi wisatawan, terutama para pencinta lingkungan yang senang menyusuri keindahan alamnya.

“Jika kawasan mangrove terjaga kebersihannya, tentu akan semakin banyak pengunjung yang datang untuk menikmati lingkungan yang asri ini. Intinya, mari kita jaga bersama dengan tidak membuang sampah ke sungai," ungkap Jaya Negara. 

Kegiatan Lomba Susur Mangrove ini ternyata disambut dengan sangat antusias oleh anak-anak sekolah. Selama kegiatan berlangsung, mereka tidak hanya menikmati keindahan alam mangrove, tetapi juga terlibat aktif dalam aksi nyata yakni aksi pungut sampah oleh para siswa yang sekaligus berkompetisi untuk mengumpulkan sampah sebanyak-banyaknya di area tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Denpasar, Ida Bagus Mayun Suryawangsa, menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial ulang tahun kota, melainkan langkah nyata edukasi lingkungan.

"Kegiatan Susur Mangrove ini bertujuan untuk menambah wawasan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan habitat pantai. Kami ingin menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan sejak dini, terutama bagi para pelajar dan remaja agar mereka memahami potensi serta manfaat besar dari habitat pantai kita," kata Mayun Suryawangsa.

Ia juga menambahkan bahwa sasaran utama dari aksi ini adalah menekan volume sampah plastik yang masuk ke kawasan hutan mangrove. Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan keberlangsungan hidup biota laut dan fungsi lindung mangrove dapat terjaga secara berkelanjutan.

Adapun pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada sejumlah regulasi, di antaranya UU No. 32 Tahun 2004 tentang Kelautan, Perda No. 6 Tahun 2019 tentang Perlindungan dan Pelestarian Bendega, serta Peraturan Wali Kota Denpasar No. 54 Tahun 2025.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, serta tokoh masyarakat pesisir lainnya. (ays).

Selasa, 17 Februari 2026

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Pemelaspasan Candi Bentar dan Penyengker Setra Desa Adat Penatih.

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri upacara Pemelaspasan Candi Bentar, Penyengker Setra, dan Jembatan Ring Pura Kahyangan Dalem Desa Adat Penatih, Selasa (17/2). Kegiatan ini menjadi momentum sakral dalam rangka penyucian sekaligus peneguhan fungsi kawasan setra sebagai ruang suci bagi masyarakat adat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali 
I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Budha, Kepala Dinas Perumahan Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati dan Lurah Penatih  I Wayan Murda. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara melaksanakan prosesi mendem Panca Datu di kawasan setra, menandatangani prasasti, serta meninjau langsung penyengker yang telah diupacarai melaspas.

Wali Kota Jaya Negara memberikan apresiasi kepada warga Desa Adat Penatih atas semangat gotong royong dalam membangun Candi Bentar dan tembok penyengker setra. Meski dengan keterbatasan anggaran bantuan dari Pemerintah Kota Denpasar, krama desa tetap mampu bersinergi dan bergotong royong hingga pembangunan dapat terwujud dengan baik.

"Dengan telah dilaksanakannya upacara melaspas tersebut, saya berharap Candi Bentar dan penyengker setra dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pelaksanaan swadarma pelayanan masyarakat, khususnya dalam prosesi upacara kematian serta kegiatan adat lainnya yang berkaitan dengan setra," ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Jro Bendesa Desa Adat Penatih, I Wayan Eka Yana, mengucapkan rasa syukur karena seluruh warga dapat berkumpul dan melaksanakan upacara pemelaspasan dengan lancar dan penuh makna. Sebelum pelaksanaan upacara, pihak desa bersama warga telah melaksanakan pekeling untuk memastikan batas ruang suci dan kawasan setra. Prosesi juga disertai pengeruakan serta menghaturkan Banten Guru Piduka sebagai bentuk pakeling kepada Ida Betara, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan terencana dan terorganisir dengan baik, baik secara sekala maupun niskala.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar atas bantuan dan dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya bernilai material, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen dalam menjaga serta melestarikan adat, tradisi, dan budaya sebagai warisan luhur bersama.

“Kami juga menghaturkan rasa syukur dan terima kasih kepada alam semesta, kepada bumi dan lingkungan sekitar yang telah memberikan keberkahan sehingga seluruh rangkaian upacara dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan penuh khidmat,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari partisipasi aktif seluruh krama desa, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Setiap peran telah dipersiapkan secara rinci sehingga semangat gotong royong dapat terwujud secara maksimal dan menciptakan situasi yang harmonis seperti saat ini.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut turut dilaksanakan mupuk panca datu serta penanaman pohon dadap wong, kepah, pole, celagi, timbul, dan biyu akah. Penanaman pohon ini bukan sekadar simbol penghijauan, melainkan menjadi landasan dan cerminan kehidupan beragama.

Menurutnya, pohon-pohon tersebut melambangkan keseimbangan, perlindungan, kesucian, dan keberlanjutan hidup, sejalan dengan ajaran untuk menjaga harmoni antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan alam lingkungan (manut sekadi taru premana).

“Kami berharap apa yang telah dilaksanakan hari ini membawa kerahayuan, keharmonisan, dan kesejahteraan bagi masyarakat, serta menjadi penguat semangat bersama untuk terus menjaga kelestarian budaya dan kesucian tempat-tempat suci yang kita miliki,” pungkasnya. (Ayu).

Senin, 16 Februari 2026

Wawali Arya Wibawa Mendem Pedagingan di Pura Segara Giri Wisesa Sidekarya

Ket Foto:Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengikuti prosesi Mendem Pedagingan serangkaian Karya Melaspas lan Mendem Pedagingan Pelinggih  Pura Segara Giri Wisesa, Desa Adat Sidakarya bertepatan Rahina Tilem Kawolu, Senin (16/2). 

Denpasar, Bali Kini - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengikuti prosesi Mendem Pedagingan serangkaian Karya Melaspas lan Mendem Pedagingan Pelinggih  Pura Segara Giri Wisesa, Desa Adat Sidakarya bertepatan Rahina Tilem Kawolu, Senin (16/2). 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, Wayan Suadi Putra, OPD terkait, Bendesa Adat serta masyarakat setempat. 

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa  menyambut baik pelaksanaan Karya Melaspas lan Mendem Pedagingan Pelinggih  Pura Segara Giri Wisesa, Desa Adat Sidakarya. 

"Kebersamaan dan rasa tulus ikhlas seluruh Pengempon Pura serta masyarakat sekitar, semoga dapat memberikan berkah bagi yang melaksanakannya, sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam," ujarnya. 

Ditambahkan Arya Wibawa, sinergi yang baik ini menjadi penting guna mendukung pelaksanaan Karya Melaspas lan Mendem Pedagingan Pelinggih  Pura Segara Giri Wisesa, Desa Adat Sidakarya. 

"Sinergi erat Pemerintah Kota Denpasar dengan masyarakat dalam mewujudkan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau rasa bergotong-royong mencapai tujuan yang bersama membingkai Kota Denpasar maju berlandaskan budaya," ujar Arya Wibawa. 

Sementara Bendesa Adat Sidakarya, Ketut Suka saat ditemui menjelaskan bahwa Karya Melaspas lan Mendem Pedagingan Pelinggih  Pura Segara Giri Wisesa, Desa Adat Sidakarya  dilaksanakan pasca pembenahan Pelinggih Pura yang telah dimulai sejak beberapa bulan yang lalu. 

"Terimakasih kepada Pemkot Denpasar khususnya Bapak Wakil Wali Kota Denpasar yang telah hadir dan mengikuti prosesi Mendem Pedagingan Karya Melaspas lan Mendem Pedagingan Pelinggih  Pura Segara Giri Wisesa, Desa Adat Sidakarya yang dilaksanakan oleh masyarakat kami ini. Semoga dengan lancarnya pelaksanaan Karya Yadnya ini dapat memberikan kebaikan bagi kita semua, " ungkapnya. (Eka)

Minggu, 15 Februari 2026

Wawali Arya Wibawa Buka Senam AW S3, Perkuat Kebersamaan di Momentum Imlek dan HUT ke-238 Kota Denpasar.

 - Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2577  dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali menggelar kegiatan Senam Andrie Wongso – Sehat, Semangat, Senang (AW S3) dengan mengusung tema “Satu Langkah Banyak Warna Merajut Kebersamaan” di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Minggu (15/2).


Kegiatan senam bersama ini dibuk Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang hadir didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Suwandewi Eddy Prianta, Ketua PD INTI Bali Putu Agung Prianta, serta Ketua PHDI Kota Denpasar Made Arka. Acara turut dimeriahkan dengan pementasan Barong Sai serta kegiatan donor darah. 

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi kepada INTI Bali atas inisiasi perayaan Imlek yang dirangkaikan dengan HUT ke-238 Kota Denpasar. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan semangat masyarakat Denpasar dalam merajut kebinekaan dan memperkuat toleransi.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa Kota Denpasar mampu merawat keberagaman dalam kebersamaan. Selain menyehatkan melalui senam bersama, juga menghadirkan aksi sosial seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian sembako bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pembina INTI Bali sekaligus Ketua Umum IKBS Bali, Sudiarta Indrajaya, mengatakan bahwa dalam momentum Imlek 2577 ini, INTI Bali mendapat kesempatan dari Pemerintah Kota Denpasar untuk turut bersama-sama merayakan HUT ke-238 Kota Denpasar.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menggandeng Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) sebagai wujud nyata persatuan dalam keberagaman. “Inilah Indonesia, berbagai suku dan agama bersatu untuk kebajikan. Senam untuk sehat itu penting, karena dalam badan yang sehat kita dapat membangun negara yang kuat,” jelasnya.

Selain senam bersama dan pementasan Barong Sai, kegiatan juga diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan Pancasila sebagai bentuk penguatan semangat kebangsaan. Kegiatan sosial turut dilaksanakan melalui donor darah dari berbagai komponen masyarakat, pemeriksaan medis oleh Bakti Rahayu dan Kasih Ibu, termasuk layanan pengobatan tradisional dan herbal.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan sembako kepada para veteran, jero mangku, juru parkir, anak-anak autis, orang tua serta guru-guru Tionghoa senior yang telah lanjut usia. Panitia juga mengunjungi sejumlah lansia yang tidak memungkinkan hadir secara langsung dengan mendatangi mereka dari rumah ke rumah.

“Itu merupakan bentuk penghormatan dan pengabdian kami kepada orang tua, para pejuang, serta masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan harapan agar semangat merajut kebinekaan terus diperkuat. Perbedaan adalah keniscayaan, namun tidak boleh dijadikan pertentangan, melainkan menjadi kekuatan persatuan. Di tengah dinamika global dan derasnya arus media sosial yang kerap memicu perpecahan, Denpasar diharapkan tetap menjadi kota toleransi yang sejati.

"Dengan masyarakat yang santun, berbudaya, dan berbudi pekerti luhur, Kota Denpasar terus menjaga harmoni sesuai dengan motto Vasudewa Kutumbakam, yang bermakna kita semua bersaudara," ujarnya. ( Ayu )

Kamis, 12 Februari 2026

Walikota Jaya Negara Hadiri Puncak Karya di Pura Sor Waringin Ulun Desa Padangsumbu

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri
Puncak Karya di Pura Sor Waringin Ulun, Desa Padangsumbu, Kamis (12/2). 

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri Puncak Karya di Pura Sor Waringin Ulun, Desa Padangsumbu, Kecamatan Denpasar Barat, bertepatan dengan Wrespati Kliwon, Menail, Kamis (12/2). Kehadiran orang nomor satu di Kota Denpasar ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan tradisi, sekaligus penguatan nilai sradha bhakti masyarakat.

Puncak karya tersebut merupakan rangkaian Karya Ngenteg Linggih Pedudusan, Wrespati Kalpa Agung, Nyatur Mukti, serta Caru Walik Sumpah yang digelar dengan penuh khidmat. Turut hadir dalam kesempatan itu Anggota DPRD Kota Denpasar I Nyoman Tananjaya, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Surya Antara, Camat Denpasar Barat Wayan Yusswara, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Badung.

Rangkaian yadnya dipuput secara Siwa Budha oleh Ida Pedanda Gede Swabawa Karang Adnyana dari Griya Buda Keling, didampingi Ida Pedanda Gede Wayahan Jelantik Dauh dari Griya Siangan Gianyar, serta Ida Pedanda Gede Sakti dari Griya Telabah Batubidak Kerobokan.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan krama desa dalam menyukseskan upacara. Jaya Negara menegaskan bahwa upacara yadnya tidak hanya menjadi sarana spiritual, tetapi juga mempererat rasa persaudaraan serta gotong royong masyarakat.

“Melalui pelaksanaan karya seperti ini, kita berharap nilai-nilai kebersamaan terus terjaga, sekaligus memperkuat harmoni antara manusia, alam, dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Pamucuk Karya I Wayan Nik Selamat menjelaskan bahwa rangkaian upacara telah dimulai sejak 3 Januari 2026, diawali dengan pemelastian ke pantai dan nunas tirta, serta dilaksanakan sesuai dresta desa setempat. Upacara nyejer berlangsung selama lima hari, dilanjutkan rangkaian ngeremekin, nganyarin, maprani, dan nyenuk pada 17 Februari 2026. Penyineban karya dijadwalkan pada 29 Maret 2026.

“Atas nama krama pengempon, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan yang diberikan, sehingga seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Pelaksanaan puncak karya ini diakhiri dengan penyerahan punia, serta Walikota Jaya Negara juga berkesempatan meninjau pelawatan di pura setempat. (Pur)

Sekda Eddy Mulya Hadiri Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah 2026



Ket. Foto :Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)  

Perkuat Kapasitas Pimpinan Daerah untuk Fiskal yang Sehat dan Berdampak

Jakarta, Bali Kini - Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)  di Aula Pusdiklat Pajak, Jakarta, Kamis (12/2). 

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pimpinan pemerintah daerah dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan fiskal daerah yang sehat, berkualitas, dan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala BPPK Sudarto mengungkapkan meski workshop bagi level pimpinan ini pernah diadakan pada tahun 2024, kegiatan tersebut kembali diselenggarakan dengan harapan dapat menjadi pengingat mengenai tata kelola keuangan daerah yang perlu dijaga, kerjasama antar pusat dan daerah, serta mengevaluasi apa saja yang perlu diperbaiki sehingga apa yang direncanakan dapat berjalan lebih baik. 

Selebihnya, Sudarto juga menambahkan bahwa kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor penting keberhasilan pengelolaan keuangan daerah yang berdampak pada masyarakat. 

"Melalui workshop ini diharapkan dapat mengubah cara daerah memandang dan mengalokasikan anggaran untuk menjadi pemicu efisiensi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi," ujarnya. 

Sementara Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati mengatakan workshop ini menjadi bagian dari upaya strategis Kementerian Keuangan dalam mendukung agenda nasional, termasuk harmonisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah serta pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.

Perekonomian daerah dipandang sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga diperlukan pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, dan berintegritas.

Materi workshop ini mencakup isu-isu strategis seperti integrasi perencanaan dan penganggaran, peran belanja daerah sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi, percepatan realisasi belanja dan manajemen kas daerah, penggalian potensi pajak dan retribusi daerah, optimalisasi pemanfaatan aset daerah, strategi pembiayaan dan investasi termasuk KPBU, serta penguatan integritas dan sistem pengendalian internal.

"Kegiatan ini juga sebagai pendukung program sertifikasi aparatur pengelola keuangan daerah sehingga bagi pemda yang mempunyai kapasitas dan kinerja pengelolaan keuangan meningkat, dapat diberikan insentif fiskal," ujarnya. (Eka)

Rabu, 11 Februari 2026

Wali Kota Denpasar Jaya Negara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Narkotika, OHD dan KTB di Kajari Denpasar

Ket. Foto :
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara turut serta melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) tahun 2026, di halaman kantor Kejari Denpasar, Rabu (11/2). 

Denpasar, Bali Kini - Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Denpasar melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) tahun 2026, di halaman kantor Kejari Denpasar, Rabu (11/2). Hadir langsung sekaligus menjadi saksi dalam kegiatan pemusnahan tersebut, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. 

Pada kesempatan itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Kejaksaan Negeri Denpasar dan seluruh jajaran aparat hukum, atas segala upaya penegakan hukum di Kota Denpasar.

Jaya Negara kemudian melanjutkan, Pemerintah Kota Denpasar, juga berkomitmen untuk mendukung penegakan supremasi hukum khususnya yang ada di wilayah Kota Denpasar. Hal ini guna mewujudkan Kota Denpasar yang aman, nyaman dan tertib. 

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Denpasar saya mengucapkan terima kasih kepada aparat penegak hukum khususnya Kejaksaan Negeri Denpasar yang telah membantu Pemerintah Kota Denpasar dalam memberantas pelaku kejahatan seperti peredaran narkoba, pencurian atau hal lain yang melanggar hukum. Kami juga berkomitmen untuk meningkatkan kolaborasi guna mendukung upaya pencegahan maupun penindakan hukum di wilayah Kota Denpasar,” kata Jaya Negara.

 Kepala Kejaksaan Negeri Kota Denpasar, Trimo, S.H, M.H pada kesempatan yang sama mengatakan, dari total keseluruhan perkara berkekuatan hukum tetap dan dimusnahkan pada hari ini, terdapat 4 perkara yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA), terdiri dari 3 WNA Amerika Serikat, dan 1 WNA Perancis.

Lebih jauh, Trimo menjelaskan, adapun jumlah BB yang dimusnahkan saat itu berasal dari 140 Tindak Pindak Narkotika, 31 Tindak Pidana Orang, Harta, dan Dokumen (OHD), dan 34 Tindak Pidana KTB. Secara terperinci, masing-masing BB itu terdiri dari, sabu seberat 7.641 gram, ekstasi sebanyak 5.049 butir, ganja seberat 6.737 gram, inex sebanyak 163 butir, kokain seberat 3 gram, dan obat-obatan sebanyak 2.047 buah. 

Selain itu, terdapat juga 81 buah telepon genggam, 1 buah tab, alat-alat narkotika, berbagai jenis pakaian, serta berbagai jenis tas yang biasanya digunakan sebagai alat dalam pelanggaran tindak pidana narkotika, pencurian, kekerasan dan sebagainya. Ada juga 7 buah senjata tajam berupa berbagai jenis pisau. 

"Pemusnahan BB ini menjadi salah satu bentuk integral dari tugas Kejaksaan sebagai aparat hukum. Dengan terlaksananya pemusnahan terhadap barang bukti hari ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan terhadap barang bukti," tutup Trimo. (Win)

Selasa, 10 Februari 2026

Ny. Antari Jaya Negara Ajak Para Wanita Deteksi Kanker Sejak Dini Lewat Tes IVA


Ket. Foto : Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, saat meninjau pelaksanaan Gebyar IVA Test  yang diinisiasi Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan, bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI), yang digelar di Puskesmas Denpasar Timur I, Selasa (10/2).

Denpasar, Bali Kini - Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyerukan ajakan untuk mengikuti pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test, sebagai sebuah langkah deteksi awal  kanker serviks, kepada para wanita.

Hal ini diungkapkan Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat meninjau pelaksanaan Gebyar IVA Test  yang diinisiasi Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan, bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI), yang digelar di Puskesmas Denpasar Timur I, Selasa (10/2).

Hadir mendampingi saat peninjauan itu, Sekretaris I TP PKK, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati. 

"Saya mendorong kepada para wanita di Kota Denpasar untuk mau ikut pemeriksaan ini, sebagai upaya untuk mencegah terjangkitnya kanker dalam tubuh kita," ungkapnya. 

Selain itu, Sagung Antari juga mengimbau, para wanita agar secara rutin melakukan test SADARI untuk deteksi kanker pada payudara.

"Upaya lain yang kita bisa lakukan adalah test SADARI, yakni untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini," lanjut Antari Jaya Negara. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candarawati memaparkan, penyelenggaraan Gebyar IVA ini adalah sinergitas dengan Yayasan Kanker Indonesia yang digagas untuk memperingati Hari Kanker Sedunia. 

"Tema Hari Kanker Sedunia tahun ini adalah “United by Unique". Kita bekerjasama dengan YKI agar bisa memfasilitasi pemeriksaan bagi para wanita," kata dr. Candrawati.

Selebihnya, dr. Candrawati juga menyampaikan, agar para wanita tetap menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mengurangi konsumsi makanan siap saji, serta penggunaan bahan kimia di area organ vital wanita. (Win)

Kamis, 11 Desember 2025

Pegelaran Mahakarya Seni Inklusif ke-11 Puncaki Peringatan Hari HDI Dan HKSN Tahun 2025 di Denpasar.

Ket foto : Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya saat menghadiri pegelaran Mahakarya Seni Inklusif Ke-11 dalam rangka Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2025, di Gedung Dharma Negara Alaya, Rabu (10/12). 


Laporan Reporter : Tim Lpt 
Denpasar, Bali Kini - Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya menghadiri pegelaran Mahakarya Seni Inklusif Ke-11 dalam rangka Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2025, di Gedung Dharma Negara Alaya, Rabu (10/12). Pertunjukan yang berjudul Imajinari ini mengambil tema 'Keep Dancing, Keep Motivated' dan diikuti sebanyak 173 orang pemeran dari hasil kolaborasi penyandang disabilitas, pilar-pilar sosial, fasilitator, stakeholder, serta Pemerintah Kota Denpasar.

Tampak hadir Penjabat (PJ) Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. I Gusti Ayu Putu Suwandewi Mulya, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ny. Selly Wijaya Mantra, Forkopimda, LVRI Denpasar, sahabat disabilitas Kota Denpasar, dan kepala sekolah SMP se-Kota Denpasar, serta undangan lainnya.

Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya mengapresiasi semangat, ketangguhan, dan kreativitas, para penyandang disabilitas pada pegelaran Mahakarya Seni Inklusif Ke-11 tahun 2025.Dimana, Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2025 ini merupakan momentum penting untuk mengingatkan semua elemen bahwa setiap warga memiliki hak yang sama untuk memperoleh kesempatan, akses, dan pelayanan publik yang adil. 

"Mari kita wujudkan Kota Denpasar yang tidak hanya berbicara tentang hak dan keadilan, namun kita hadirkan dengan tindakan nyata dengan tetap memberikan kesempatan, akses, hingga pelayanan publik yang adil bagi para penyandang disabilitas untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kota Denpasar," pungkas Eddy Mulya.

Sementara Ketua Forum Konunikasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Kota Denpasar, Elsye Suryawan mengatakan mahakarya ini mengangkat pesan bahwa setiap individu dengan seluruh keberagaman dan kemampuannya memiliki ruang untuk bersinar, berkarya dan menginspirasi. 

"Dari total 173 orang pemeran yang terlibat dalam mahakarya ini menjadi bukti nyata bahwa inklusi bukan sekedar konsep, tetapi gerakan bersama yang hidup, tumbuh dan menguat di Kota Denpasar. Dan kami turut mengucapkan terimakasih serta apresiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar yang selama ini telah konsisten mendukung dan memberi ruang bagi sahabat disabilitas dan pilar sosial untuk terus berkembang," ungkap Elsye Suryawan. 
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved