-->

Jumat, 07 Agustus 2026

PAW KORPRI Denpasar Dikukuhkan, DPN Apresiasi "Sembagi Arutala" untuk Lindungi Pekerja Rentan

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat kegiatan Pengukuhan Pergantian Antar Waktu (PAW) Dewan Pengurus KORPRI Kota Denpasar yang di sasikan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) KORPRI, Prof. Dr. Zudan Arif Fahrulloh, Jumat (7/8) yang berlangsung di Ruang Taksu Gedung Dharma Negara Alaya.


Denpasar, Bali Kini - Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) KORPRI, Prof. Dr. Zudan Arif Fahrulloh, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Pemerintah Kota Denpasar dan KORPRI Kota Denpasar dalam mengimplementasikan program gotong royong kepedulian sosial bertajuk "Sembagi Arutala". Apresiasi tersebut pun terungkap di hadapan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat kegiatan Pengukuhan Pergantian Antar Waktu (PAW) Dewan Pengurus KORPRI Kota Denpasar, Jumat (7/8). Dalam acara yang berlangsung di Ruang Taksu Gedung Dharma Negara Alaya tersebut dibarengi dengan peluncuran Gerakan Sembagi Arutala.  

Tampak hadir pula dalam kegiatan ini, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pusat, Dr. Agung Nugroho, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusra I Nyoman Suarjana dan OPD terkait lainya.

Lebih lanjut Prof. Zundan menyampaikan Program Sembagi Arutala menjadi program inovatif ini dinilai sukses menghimpun kepedulian Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mensubsidi iuran jaminan sosial bagi para pekerja rentan di sektor informal. Hingga saat ini, program Sembagi Arutala di Kota Denpasar tercatat telah memberikan cakupan perlindungan (coverage) jaminan sosial ketenagakerjaan kepada lebih dari 12.000 pekerja rentan. Program ini terwujud dari keikhlasan para anggota KORPRI yang rutin menyisihkan sebagian penghasilannya setiap bulan demi menjamin keselamatan dan kesejahteraan para pekerja rentan di wilayahnya.

"Bukan terletak pada besarnya nominal uang yang disumbangkan, melainkan kebesaran hati rekan-rekan anggota KORPRI Kota Denpasar di bawah bimbingan Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota. Gotong royong adalah fondasi utama yang membuat bangsa Indonesia tangguh bertahan hingga 81 tahun. Kebesaran hati untuk berbagi ini nyata tercermin di Kota Denpasar," ujarnya.

Melihat keberhasilan dan manfaat konkret dari program ini, DPN KORPRI berkomitmen memboyong praktik baik (best practice) Sembagi Arutala untuk diangkat menjadi gerakan nasional melalui program "KORPRI Berbagi".

Dengan populasi ASN di Indonesia yang mencapai sekitar 6,7 juta pegawai, strategi gerakan satu ASN melindungi satu pekerja rentan (skema 1:1) berpotensi membuka akses perlindungan jaminan sosial bagi 6,7 juta pekerja rentan di seluruh Indonesia. Gerakan ini diharapkan menjadi bagian penting dari jaring pengaman sosial (social safety net) berbasis kepedulian ASN.

“Saya mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar yang dinilai konsisten menjaga kesejahteraan ASN melalui kelancaran Tunjangan Kinerja (Tukin) dan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP), serta menciptakan iklim kerja yang harmonis”, ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya peran pemimpin (leader) dalam membangun suasana kerja yang menyenangkan bagi bawahan demi mengoptimalkan kinerja pelayanan publik.

"Tugas utama seorang pimpinan adalah membuat anak buahnya senang dan tenang. Ambil hatinya terlebih dahulu. Jika hati para ASN sudah tersentuh dan lingkungan kerjanya kondusif, maka kinerja terbaik akan hadir secara alami. Kehadiran pimpinan pun harus selalu dirasakan—baik hadir secara fisik maupun hadir melalui karya nyata," tutup Prof. Zudan.

Sementara Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat jaminan dan perlindungan sosial bagi para aparaturnya. 

Lebih lanjut, Wali Kota Denpasar menyampaikan apresiasi mendalam atas hadirnya Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fahrulloh, S.H., M.H., di tengah padatnya agenda internasional yang dimiliki.

"Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Prof. Zudan yang telah meluangkan waktu hadir di Kota Denpasar di tengah kesibukan beliau setelah menghadiri konferensi keprofesian tingkat Asia di Kamboja," ujarnya.

Pihaknya juga mengucapkan rasa syukur dan bangga atas capaian kinerja serta efektivitas tata kelola pemerintahan di Kota Denpasar. Menurutnya, keberhasilan Pemkot Denpasar dalam meraih berbagai penghargaan nasional merupakan buah kerja keras seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN.

Beberapa capaian menonjol Pemkot Denpasar antara lain yakni Indeks Reformasi Birokrasi yang sangat tinggi, berada di angka 95, Pelaksanaan Otonomi Daerah yang konsisten menempatkan Denpasar di peringkat 10 besar nasional dan Indeks Inovasi Daerah yang secara berturut-turut meraih predikat terbaik nasional.

"Kami yang menerima penghargaan di Jakarta, namun yang bekerja keras di lapangan adalah para pegawai dan aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Merupakan suatu kebanggaan memiliki tim yang tangguh, pekerja keras, dan berintegritas," tegasnya.

Tidak hanya menjalankan fungsi birokrasi, jajaran Pemkot Denpasar juga bergerak aktif hingga ke tingkat desa dan kelurahan sebagai bapak angkat untuk menangani isu-isu kebersihan, lingkungan, hingga masalah sosial masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan pegawai, Pemkot Denpasar bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan program "Sembako Korpri" serta memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial.

Hingga saat ini, sebanyak 12.100 ASN (PPPK) di lingkungan Pemkot Denpasar telah terdaftar dan dilindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Pemkot Denpasar hadir memberikan rasa aman dan apresiasi atas dedikasi para pekerjanya. (Ays/P)

Senin, 03 Agustus 2026

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Persembahyangan Pitenget Tumpek Krulut di Kota Denpasar,

Ket. Foto : Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri persembahyangan bersama serangkaian Hari Pitenget Tumpek Krulut Kota Denpasar Tahun 2026 dipusatkan di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Sabtu, (1/8).


Maknai Sebagai Hari Memuliakan Manusia Melalui Pelayanan Nyata di Bidang Kesehatan


Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama serangkaian Hari Pitenget Tumpek Krulut Kota Denpasar Tahun 2026 dipusatkan di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Sabtu, (1/8).

Persembahyangan bersama ini dihadiri langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Forkompinda Kota Denpasar, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Tumpek Krulut sendiri merupakan hari suci yang juga adalah piodalan Sang Hyang Aji Gurnita, yang pelaksanaannya indentik dengan upacara tetangguran atau gambelan.

Rangkaian upacara diawali dengan sesolahan Gambelan Gambuh Kerta Jaya Br. Menesa Pedungan, dilanjutkan Gong Pelegongan Sanggar Hung Bali Denpasar. Kegiatan selanjutnya juga diisi penampilan Gong Semarapegulingan Sanggar Ganeswara Br. Ujung Kesiman, kemudian di isi dengan Selonding Dangin Batu Br. Oongan Denpasar Utara, lanjut Angklung Klentangan
Sanggar Sekar Mangeronce Br. Yangbatu Kangin. Acara kemudian dilanjutkan dengan  Gong Gede Sanggar Wahana Gurnita, dan Gandrung Semara Metu Banjar Tembawu Kelod.

Selain itu, terdapat pula persembahan  Gong Kebyar Wanita Srikandi Metu Swara Denpasar, Qakdanjur Br. Pegok dan Kubu Barong Sanur.

Tak hanya itu, pada upacara tersebut juga turut dihadirkan sesolahan Rejang Dewa SMPN 2 Denpasar diiringi  Sekehe Gong Gede dan Rejang Renteng dari WHDI dan PHDI Kota Denpasar. Seluruh sekehe tetangguran atau gambelan ini juga tampil secara bersamaan atau istilahnya "Mebarung".

Seluruh rangkaian tadi dipuncaki dengan persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Gede Putra Wanasari, dari Griya Pengabangan Sanur.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, peringatan Rahina Tumpek Krulut setiap tahunnya dilaksanakan dengan pagelaran tetangguran serta persembahyangan bersama. Dimana, upacara ini sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Sang Hyang Widi Wasa.

Selain itu sesuai arahan Gubernur Bali Wayan Koster yang menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota se-Bali untuk menggelar pemeriksaan kesehatan gratis secara serentak pada perayaan Rahina Tumpek Krulut, Sabtu (Saniscara Kliwon Krulut), 1 Agustus 2026. 

"Kebijakan ini merupakan implementasi makna Tumpek Krulut sebagai hari memuliakan manusia melalui pelayanan nyata di bidang kesehatan," kata Jaya Negara.

Instruksi tersebut lanjut Jaya Negara, ditujukan kepada seluruh kepala daerah agar menggerakkan seluruh unit layanan kesehatan milik pemerintah maupun swasta untuk memberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis, tanpa dipungut biaya kepada masyarakat.

"Untuk itu, pada rangkaian agenda ini juga disediakan pemeriksaan kesehatan gratis yang langsung di tinjau Bapak Gubernur Bali Wayan Koster," ungkapnya.(Ays).

Rabu, 01 Juli 2026

Dari Malam Inagurasi Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026

Ket. Foto :
Sekda Denpasar Harapkan Jadi Momentum Nyalakan Semangat Nasionalisme Generasi Muda


Denpasar , Bali Kini  - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi Ny.Suwandewi Eddy Mulya menghadiri Malam Inagurasi Bulan Bung Karno Kota Denpasar VIII Tahun 2026 di Gedung Taksu, Dharma Negara Alaya Denpasar pada Selasa (30/6) malam.

Malam Inagurasi Bulan Bung Karno Kota Denpasar VIII Tahun 2026 mengambil Tema "Menyalakan Semangat Tri Sakti Bung Karno dalam Jiwa Generasi Muda".

Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Made Oka Cahyadi Wiguna, Penglingsir Puri Agung Kesiman, AA. Ngurah Kusuma Wardhana, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, AA. Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, perwakilan OPD Pemkot Denpasar serta undangan terkait lainnya.

Rangkaian malam Inagurasi diawali Tari Pembukaan "Mada Jayantara" diikuti Penyerahan Penghargaan bagi 24 orang para pemenang lomba diantaranya lomba membaca puisi, lomba pidato, Lomba Pasar Desa serta penghargaan kepada Kurator Denpasar Fashion Street (DFS) dan Penghargaan kepada Desainer Denpasar Fashion Street (DFS).

Dilanjutkan Penampilan Juara 1 Lomba Membaca Puisi Bulan Bung Karno Tingkat Kota Denpasar dan Penampilan Juara 1 Lomba Pidato Bulan Bung Karno Tingkat Kota Denpasar dilanjutkan Pentas Inagurasi berjudul "Swarnadwipa Nusantara".

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan bahwa Malam Inagurasi Bulan Bung Karno Kota Denpasar VIII Tahun 2026 yang merupakan bagian dari Peringatan Bulan Bung Karno Tahun 2026 secara keseluruhan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum menghidupkan semangat perjuangan, nasionalisme, dan nilai-nilai kebangsaan yang telah diwariskan oleh Proklamator Bangsa, Ir. Soekarno.

"Pada malam Inagurasi Bulan Bung Karno Kota Denpasar VIII Tahun 2026 ini, kita diajak untuk menjadikan ajaran Bung Karno sebagai sumber inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, arus globalisasi, dan dinamika kehidupan masyarakat, semangat gotong royong, persatuan, kemandirian, serta keberanian untuk terus berinovasi harus senantiasa menjadi landasan dalam membangun daerah.

Sebagai Kota Budaya yang berlandaskan semangat Vasudhaiva Kutumbakam (kita semua bersaudara) ,seluruh elemen di Kota Denpasar memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga harmoni, melestarikan budaya, memperkuat toleransi, serta mendorong pembangunan yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat. Nilai-nilai ini sejalan dengan cita-cita Bung Karno, yakni mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Sekda Eddy Mulya pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Denpasar, untuk menjadikan Bulan Bung Karno sebagai ruang aktualisasi ide, kreativitas, dan karya nyata. "Warisan terbesar Bung Karno bukan hanya kemerdekaan yang kita nikmati hari ini, tetapi juga semangat untuk terus berkarya, mencintai tanah air, menghargai keberagaman, serta menjaga persatuan bangsa.

"Mari kita jadikan Inagurasi Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 sebagai awal penguatan komitmen bersama dalam membangun Kota Denpasar yang maju, inklusif, berbudaya, dan berkelanjutan. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, kita optimistis mampu menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat, " tutup Sekda Eddy Mulya (humas.dps/esa-gita)

Rabu, 13 Mei 2026

Bunda Rai Hidupkan Makna Bergerak dan Berbagi di Pupuan dan Selemadeg Barat


Tabanan , Bali Kini  Bukan sekadar program rutin, aksi sosial Bergerak dan Berbagi” kembali hadir dengan sentuhan lebih dalam dan menyeluruh. Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, turun langsung menyapa dan membantu masyarakat di Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat, yakni di Desa Pujungan, Pajahan, Pupuan dan Desa Tiyinggading, Selemadeg Barat, Rabu, (13/5), dengan rangkaian kegiatan yang menyasar hampir seluruh lapisan masyarakat.

Sejak pagi, Bunda Rai bersama jajaran TP PKK Kabupaten Tabanan, Perangkat Daerah terkait, serta kader PKK setempat tampak aktif menyapa warga. Kehadirannya tak hanya membawa bantuan, tetapi juga energi positif yang menguatkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Mengawali kegiatan, Bunda Rai mengunjungi TK Dharma Bakti Kecamatan Pupuan sebagai Bunda PAUD dengan penuh kehangatan. Ia menyerahkan PMT kepada 100 siswa PAUD serta bantuan APE luar ruangan berupa menara terowongan dan tangga titian kepada lima PAUD swasta. Bunda Rai berinteraksi langsung dengan anak-anak, memastikan mereka merasa diperhatikan dan nyaman.

Bunda Rai juga menyampaikan, bahwa perhatian terhadap anak usia dini menjadi prioritas penting dalam membangun generasi masa depan. Kehadiran saya di sini adalah bentuk kerinduan saya kepada anak-anak. Saya merasa sangat bahagia bisa berbagi dan memberikan perhatian melalui PMT dan APE. Ini adalah salah satu upaya kita bersama dalam mencegah stunting sejak dini. Saya berharap orang tua dan guru terus mengarahkan anak-anak untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan ceria,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, program PMT terus digulirkan secara rutin di seluruh kecamatan di Tabanan, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan. Sementara bantuan APE diharapkan mampu menciptakan ruang bermain yang lebih variatif dan menyenangkan bagi anak-anak. Bunda Rai juga turut menekankan pentingnya penerapan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat” sebagai fondasi karakter sejak dini.

Setelah itu, kegiatan berlanjut ke Wantilan Desa Pupuan sebagai pusat penyaluran bantuan utama. Di lokasi ini, bantuan disalurkan kepada 10 ibu hamil dengan KEK, 15 penyandang disabilitas, 20 lansia, 15 balita dengan gizi kurang, 6 penderita kanker, serta 70 kader PKK kurang mampu. Tak hanya simbolis, Bunda Rai memastikan seluruh bantuan tersalurkan langsung kepada penerima. Ia juga menyerahkan bantuan tambahan berupa 9 alat bantu dengar dan 2 tripod, serta meresmikan bedah kamar ODGJ milik I Komang Arsana di Desa Pajahan melalui pemotongan pita, penyerahan kunci, dan pemberian sembako.

Memasuki siang hari, kegiatan dilanjutkan ke Desa Tiyinggading, Selemadeg Barat. Bantuan kembali disalurkan kepada 10 ibu hamil KEK, 15 penyandang disabilitas, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, 5 penderita kanker, 55 kader PKK kurang mampu, serta 100 anak TK penerima PMT. Diserahkan juga bantuan tambahan berupa 1 tripod, 2 kursi roda, dan 2 walker. Adapun paket bantuan yang diterima masing-masing penerima meliputi 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng.

Tak berhenti pada bantuan sosial, Bunda Rai juga menguatkan edukasi lingkungan dengan menyerahkan 150 alat dan pelubang biopori sekaligus mempraktikkan langsung penggunaannya di rumah warga. Ia mengajak masyarakat untuk mengelola sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga.

 

Saat itu Bunda Rai menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TP PKK dalam menjangkau seluruh wilayah di Tabanan. Ia menekankan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah membangun semangat kebersamaan. Kegiatan ini rutin kami lakukan secara roadshow ke seluruh kecamatan. Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi ini adalah bentuk kepedulian kami untuk memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat. Kami ingin hadir langsung, menyapa, dan mengajak masyarakat bersama-sama membangun Tabanan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti perannya sebagai Duta PADAS (Palemahan Kedas) dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah. Menurutnya, penanganan sampah harus dimulai dari rumah tangga, terutama oleh ibu-ibu sebagai penggerak utama keluarga. Pengelolaan sampah ini penting, tidak hanya untuk kebersihan, tetapi juga sebagai langkah preventif mencegah bencana seperti banjir. Bahkan hasil olahan sampah bisa dimanfaatkan untuk mendukung program Aku Hatinya PKK,” tambah Bunda Rai.

Selain itu, sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu, Bunda Rai turut mensosialisasikan Posyandu 6 SPM yang kini mencakup layanan lebih luas, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga perlindungan masyarakat. Ia berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan dasar secara terpadu. Melalui keterlibatan langsung di setiap titik kegiatan, Bunda Rai kembali menegaskan bahwa Bergerak dan Berbagi” bukan hanya tentang bantuan, tetapi tentang kehadiran, kepedulian, dan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tabanan secara berkelanjutan

Di sela-kegiatan di Pupuan, Kepala TK Dharma Bakti, Anak Agung Ayu Wiwik Sagita Ningrum, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Kehadiran Bunda PAUD merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap tumbuh kembang anak usia dini. Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang sehat dan menyenangkan bagi anak-anak,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Pupuan, Ny. Ni Ketut Astutiyani, menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata perhatian dan semangat gotong royong. Kami yakin kegiatan ini membawa manfaat besar dan menjadi penyemangat bagi masyarakat. Ini adalah bentuk cinta kasih yang mempererat kebersamaan,” ujarnya.

 

Hal serupa disampaikan Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg Barat, Ny. Dwi Wahani. Ia mengaku bangga dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Kehadiran ibu menjadi semangat bagi kami dan para kader PKK. Kegiatan ini memperkuat empati, solidaritas, dan kebersamaan di tengah masyarakat,” tuturnya

Jumat, 27 Maret 2026

TP PKK Denpasar Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis

 Denpasar , Bali Kini - Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber secara berkelanjutan, yang kali ini dilakukan di Kantor Perbekel Desa Dauh Puri Kauh pada Jumat (27/3).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung program Pemerintah Kota Denpasar terkait dengan pengolahan sampah berbasis sumber secara berkelanjutan.


Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan, sosialisasi yang menyasar para anggota PKK yang nantinya diharapkan mampu mengedukasi masyarakat tentang pengolahan dan pemilahan sampah berbasis sumber utamanya di skala rumah tangga.


Ayu Kristi juga menekankan, sebagai garda penting dalam rumah tangga, para ibu juga dapat berperan sebagai penggerak di rumah untuk kebiasaan memilah sampah bagi seluruh anggota keluarga.

"Kami di TP PKK Kota Denpasar sebagai mitra pemerintah berkomitmen untuk ikut mengedukasi masyarakat terkait dengan program ini. Mudah-mudahan dengan penerapan mulai dari rumah kita sendiri, ini juga akan berdampak bagi pengelolan 
sampah di Kota Denpasar," ujar Ayu Kristi. 


Lebih lanjut Ny. Ayu Kristi, mengajak masyarakat terutama ibu-ibu untuk semangat gotong royong dan kepedulian kolektif yang diharapkan juga dapat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Denpasar.


"Selain pembagian Compost Bag kami juga memberikan edukasi tentang cara penggunaan, jenis bahan yang dapat diolah, hingga tips penempatan komposter di rumah," jelas Ayu Kristi. 
            
Perbekel Desa Dauh Puri Kauh, I Gusti Made Suandhi mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya mengungkapkan, para ibu PKK yang ada di wilayahnya, berkomitmen untuk mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dari rumah masing-masing. 

"Kami siap untuk ikut bergerak bersama untuk mensukseskan pengelolaan sampah berbasis sumber ini," katanya.
(IND).

Pemkot Denpasar Kumpulkan Kaling dan Kadus Kecamatan Denbar dan Densel


Ket. Foto : Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa serta Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat memimpin Rapat Koordinasi percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber  di Ruang Mahottama Gedung Sewaka Dharma (GSD) Denpasar, Jumat (27/3). 

Bahas Percepat Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Hingga Sosialisasi Pengangkutan Sampah Berbasis Teknologi



Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar terus gencar percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber hingga sosialisasi pengangkutan sampah berbasis teknologi. Rapat koordinasi lanjutan yang melibatkan Kaling dan Kadus Kecamatan Denpasar Selatan dan Kecamatan Denpasar Barat ini digelar di Ruang Mahottama Gedung Sewaka Dharma (GSD) Denpasar, Jumat (27/3). 


Rakor dipimpin langsung oleh Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa serta Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Denpasar Selatan, IB. Made Purwanasara,  Camat Denpasar Barat, I Wayan Yusswara, jajaran OPD serta perwakilan instansi terkait. 


Dalam arahannya, Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa pelibatan kaling dan kadus sangat penting karena memiliki kewenangan langsung di wilayah serta berperan sebagai ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat.


“Pengelolaan sampah berbasis sumber membutuhkan dukungan kaling dan kadus, baik dalam sosialisasi kepada masyarakat maupun dalam distribusi sarana seperti bag komposter. Tanpa dukungan di tingkat akar rumput, program ini tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya.


Lebih lanjut dijelaskan, Pemkot Denpasar telah menyampaikan berbagai program strategis pengelolaan sampah kepada kaling dan kadus untuk diteruskan kepada masyarakat. Hal ini mencakup data timbulan dan komposisi sampah, regulasi pengelolaan sampah, hingga langkah-langkah operasional di lapangan hingga sosialisai pengangkutan sampah berbasis teknologi yakni dengan masuk ke website dps.denpasarkota.go.id.


Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara juga mengingatkan sampah organik ditutup di TPA Suwung pada tanggal 1 April mendatang. Selain sosialisasi pemilahan sampah hingga pembagian komposter bag, kaling dan kadus juga akan membantu warga yang memiliki sampah upakara untuk menghubungi DLHK Denpasar via telpon (0361) 413930. 


Pihaknya juga mengantisipasi penumpukan dan pembuangan sampah liar yang memerlukan kordinasi cepat untuk penanganan. Oleh karena itu, dalam rakor ini dijelaskan berbagai program dan antisipasi di dalam penanggulangan penumpukan sampah tersebut. Adapun pihaknya telah mengupayakan tata kelola sampah  yakni dengan sistem pelaporan permasalahan sampah terpadu satu pintu di dalam aplikasi lapor sampah yang terdapat di website dps.denpasarkota.go.id.



Di dalam aplikasi itu, masyarakat dapat melihat lokasi terdekat bank sampah maupun TPS3R, sehingga memudahkan dalam menyalurkan dan mengelola sampah secara lebih terarah serta mendukung pengurangan timbulan sampah dari sumbernya, menampilkan sebaran lokasi laporan sampah secara transparan dan berbasis peta serta masyarakat dapat melaporkan titik permasalahan sampah secara langsung untuk ditindaklanjuti oleh petugas. 


"Misalkan ada sampah upakara seperti ngaben, nganten, kita siapkan telepon khusus untuk sampah. Nanti kaling/kadus bisa hubungi nomor (0361) 413930 dan diambil DLHK. Selain itu, untuk penumpukan sampah juga bisa dilaporkan melalui aplikasi via website dps.denpasarkota.go.id," ujarnya. 


Sementara  Wakil Walikota, Kadek Agus Arya Wibawa mengajak seluruh kaling dan kadus untuk selalu berkoordinasi, kolaborasi dan sinergi untuk menaggulangi permasalahan sampah tersebut. 

"Kami berharap, melalui sinergi antara pemerintah dan perangkat wilayah, pengelolaan sampah berbasis sumber dapat berjalan optimal serta mampu mengurangi timbulan sampah secara signifikan di Kota Denpasar," ujarnya. (Eka)

Kamis, 26 Maret 2026

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Mamungkah di Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas, Padangsambian Klod

Denpasar , Bali Kini – Bertepatan dengan Rahina Buda Umanis Wuku Dukut Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri pelaksanaan Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas, Desa Padangsambian Klod, Rabu (25/3).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali, I Wayan Subawa, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Tananjaya Asmara Putra, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, I Ida Bagus Alit Surya Antara, Perbekel Desa Padangsambian Kelod, I Gede Wijaya Saputra, serta tokoh masyarakat setempat.

Pelaksanaan karya berlangsung khidmat dengan diiringi suara gambelan dan kidung suci. Rangkaian upacara diawali dengan sesolahan Tari Rejang Dewa, Tari Rejang Renteng, serta Topeng Wali, dan diakhiri dengan persembahyangan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah merupakan bentuk dukungan spiritual sekaligus apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dalam menjaga keseimbangan alam dan keharmonisan kehidupan.

“Ini merupakan wujud nyata implementasi ajaran Tri Hita Karana, yakni menjaga keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan lingkungan. Selain itu, upacara ini juga bertujuan untuk mengukuhkan kembali kedudukan linggih sebagai tempat suci pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa setelah selesai dibangun,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, melalui pelaksanaan upacara ini diharapkan masyarakat senantiasa diberikan keharmonisan, kesehatan, dan kerahayuan dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, Ketua Panitia Karya Mamungkah dan Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Agung, I Made Sugita menjelaskan bahwa upacara ini dilaksanakan usai rampungnya pemugaran 13 pelinggih di Pura Taman Sari Bendesa Manik Mas.

Ia menambahkan bahwa pura tersebut diempon oleh 90 Kepala Keluarga (KK) dari 7 banjar di Desa Padangsambian Klod. Puncak karya dilaksanakan pada hari ini, sementara rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 17 Maret dan akan berlanjut dengan prosesi nyenuk serta penyineban pada 28 Maret mendatang.
“Karya ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan swadaya pengempon, punia dari tokoh masyarakat, serta bantuan hibah sebesar Rp 400.000.000 dari Pemerintah Kota Denpasar. Kami berharap melalui karya ini dapat memberikan keharmonisan dan kerahayuan bagi seluruh umat,” ujarnya.

Pelaksanaan upacara diakhiri dengan persembahyangan bersama, dan penyerahan dana hibah oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. (Ayu)

Jumat, 13 Maret 2026

Pasar Rakyat PKK Bali Sediakan Stan Gratis bagi 138 UMKM, Dorong Perputaran Ekonomi Lokal

DENPASAR , BALI KINI – Tim Penggerak PKK Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang bertempat di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Jumat (13/3). Kegiatan ini melibatkan sebanyak 138 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai kabupaten/kota di Bali dengan difasilitasi stan pameran secara gratis.

Beragam produk ditawarkan dalam pasar rakyat tersebut, mulai dari kerajinan, pakaian, tenun, kuliner, produk olahan pangan, daging, ikan, sayur, buah, bahan dapur, hingga tanaman dan bunga. Selain menghadirkan berbagai produk UMKM, kegiatan ini juga menyediakan pelayanan publik seperti Identitas Kependudukan Digital (IKD), pelayanan keamanan pangan, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menjelaskan bahwa kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.

“Pasar rakyat ini akan kami laksanakan sebulan sekali dengan berkeliling di seluruh kabupaten/kota di Bali. Selain memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara TP PKK Provinsi Bali dengan TP PKK kabupaten/kota se-Bali,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh UMKM yang terlibat telah melalui proses kurasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi Bali, sekaligus mendapatkan arahan langsung terkait kualitas produk yang dipasarkan.

Menurutnya, penyediaan stan secara gratis bagi para pelaku UMKM diharapkan dapat mendorong partisipasi yang lebih luas sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal.

Selain mendukung pemberdayaan UMKM, kegiatan ini juga menekankan penerapan prinsip ramah lingkungan. Para pedagang diminta untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai, sedotan plastik, maupun styrofoam sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Masyarakat yang datang berbelanja juga diimbau untuk membawa tas belanja sendiri.

Diketahui, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” telah dilaksanakan sejak awal periode kepemimpinan Ibu Putri Koster. Namun untuk pelaksanaan kali ini, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak akan membebani TP PKK kabupaten/kota.

“Kami meminta pemerintah daerah serta TP PKK kabupaten/kota untuk menghadirkan para pelaku UMKM dari wilayahnya, sementara penyediaan tenda dan fasilitas lainnya menjadi tanggung jawab TP PKK Provinsi Bali,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan kepada 200 masyarakat kurang mampu yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Bantuan yang diberikan berupa 10 kilogram beras, dua krat telur, dua liter minyak goreng, serta satu paket tas belanja berisi kebutuhan pokok.

Kegiatan Pasar Rakyat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pagi hingga siang hari, tenda-tenda pedagang tampak ramai dikunjungi pembeli. Bahkan sejumlah pedagang harus mengisi ulang dagangan mereka karena habis diserbu pengunjung.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved