-->

Jumat, 13 Maret 2026

Pasar Rakyat PKK Bali Sediakan Stan Gratis bagi 138 UMKM, Dorong Perputaran Ekonomi Lokal

DENPASAR , BALI KINI – Tim Penggerak PKK Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang bertempat di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Jumat (13/3). Kegiatan ini melibatkan sebanyak 138 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai kabupaten/kota di Bali dengan difasilitasi stan pameran secara gratis.

Beragam produk ditawarkan dalam pasar rakyat tersebut, mulai dari kerajinan, pakaian, tenun, kuliner, produk olahan pangan, daging, ikan, sayur, buah, bahan dapur, hingga tanaman dan bunga. Selain menghadirkan berbagai produk UMKM, kegiatan ini juga menyediakan pelayanan publik seperti Identitas Kependudukan Digital (IKD), pelayanan keamanan pangan, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menjelaskan bahwa kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.

“Pasar rakyat ini akan kami laksanakan sebulan sekali dengan berkeliling di seluruh kabupaten/kota di Bali. Selain memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara TP PKK Provinsi Bali dengan TP PKK kabupaten/kota se-Bali,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh UMKM yang terlibat telah melalui proses kurasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi Bali, sekaligus mendapatkan arahan langsung terkait kualitas produk yang dipasarkan.

Menurutnya, penyediaan stan secara gratis bagi para pelaku UMKM diharapkan dapat mendorong partisipasi yang lebih luas sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal.

Selain mendukung pemberdayaan UMKM, kegiatan ini juga menekankan penerapan prinsip ramah lingkungan. Para pedagang diminta untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai, sedotan plastik, maupun styrofoam sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Masyarakat yang datang berbelanja juga diimbau untuk membawa tas belanja sendiri.

Diketahui, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” telah dilaksanakan sejak awal periode kepemimpinan Ibu Putri Koster. Namun untuk pelaksanaan kali ini, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak akan membebani TP PKK kabupaten/kota.

“Kami meminta pemerintah daerah serta TP PKK kabupaten/kota untuk menghadirkan para pelaku UMKM dari wilayahnya, sementara penyediaan tenda dan fasilitas lainnya menjadi tanggung jawab TP PKK Provinsi Bali,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan kepada 200 masyarakat kurang mampu yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Bantuan yang diberikan berupa 10 kilogram beras, dua krat telur, dua liter minyak goreng, serta satu paket tas belanja berisi kebutuhan pokok.

Kegiatan Pasar Rakyat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pagi hingga siang hari, tenda-tenda pedagang tampak ramai dikunjungi pembeli. Bahkan sejumlah pedagang harus mengisi ulang dagangan mereka karena habis diserbu pengunjung.

Wali Kota Jaya Negara Pimpin Apel Siaga Gelar Pasukan Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026

Juga Tinjau Kesiapan Posko Terpadu, Pastikan Kelancaran dan Keamanan Arus Mudik 

Denpasar,  Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka sekaligus pimpin Apel Siaga Gelar Pasukan Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di UPT. Penumpang Terminal Ubung, Denpasar, Jumat (13/3) pagi. 

Apel Gelar Pasukan ini sebagai upaya memastikan keamanan, kenyamanan, kelancaran serta keselamatan pelaksanaan arus Mudik dan Balik Lebaran Tahun 2026/ Idul Fitri 1447 Hijriah serta rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948

Hadir pula jajaran Forkopimda Kota Denpasar disertai berbagai unsur yang terdiri dari TNI, POLRI, Basarnas, Sat Pol PP, Dishub, Pelabuhan, Organda, Jasa Raharja serta undangan lainya. 

Usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan, Wali Kota Jaya Negara meninjau seluruh kesiapan angkutan Bus, Posko Terpadu, Tim Kesehatan, Ketersediaan Obat dan kesiapan lainnya.
 
Dalam sambutanya, Wali Kota Jaya Negara menyebut potensi pergerakan masyarakat yang meningkat pada masa arus mudik maupun arus balik Lebaran dan masa libur Lebaran dimana periode mudik tahun ini berbarengan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Pihaknya merasa perlu bagi pemerintah dan pihak terkait lainnya menyiapkan langkah antisipasi agar penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 dan juga pelaksanaan rangkaian kegatan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948, dapat berjalan aman, nyaman dan lancar. 


Kota Denpasar sebagai destinasi pariwisata juga perlu mengantisipasi meningkatnya kunjungan wisatawan di saat liburan Lebaran nanti, termasuk di dalamnya terkait dengan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan maupun kelancaran lalu lintas angkutan laut.

"Kita juga bersama perlu mengantisipasi kerawanan kriminal pada periode arus mudik maupun arus balik serta mengantisipasi rawan bencana dan cuaca buruk," ungkap Jaya Negara.
 
Pada periode Lebaran, Jaya Negara juga meminta kepada tim posko terpadu agar mengingatkan para pemudik, agar menghindari mudik pada 18 maret 2026, yang berbarengan dengan acara Tawur Agung Kasanga atau Malam Pengerupukan (yang diisi Pawai Ogoh-ogoh). 

"Kepada Organda Bali dan para operator angkutan agar menyiapkan sarana angkutan yang laik jalan, begitu juga di sisi laut kami mohon bantuan para Syahbandar di bawah KSOP kelas II Benoa agar memastikan Kapal/Fastboat yang beroperasi telah memenuhi persyaratan teknis laik layar sehingga terwujudnya keselamatan bersama," katanya.

Jaya Negara selanjutnya juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Forkopimda Kota Denpasar dan semua anggota tim Posko Terpadu diantaranya TNI, Polri, BNN Kota Denpasar, jajaran Kemenhub, Organda Bali dan seluruh Stakeholder lainnya atas kerjasamanya dan dukungan dalam melaksanakan kegiatan Posko Terpadu Lebaran tahun 2026.


Sementara Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan saat ditemui menjelaskan Pelaksanaan Posko Terpadu Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026 dilaksanakan selama 16 hari dimulai tanggal 13 Maret 2026 hingga 29 Maret 2026.

Fokus pemantauan diantaranya Terminal Ubung , pool bus, Posko Terpadu Uma Anyar, obyek wisata dan pusat perbelanjaan, kegiatan mudik gratis/mudik bareng, tempat ibadah, beberapa simpang dan ruas jalan rawan kemacetan serta Pelabuhan Pengumpan Lokal di Denpasar. Sehingga dari beberapa fokus pemantauan itu dapat mengantisipasi kemungkinan fenomena-fenomena selama periode angkutan lebaran dan terciptanya kemananan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas angkutan jalan di Kota Denpasar selama periode angkutan Lebaran. 

"Tim Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur telah membentuk Pos Terpadu yang disiagakan tersebar di tiga lokasi yaitu Posko Terminal Ubung (Pos Utama) dan Posko Uma Anyar untuk pemantauan lalu lintas darat dan Posko Pelabuhan Serangan untuk memantau lalu lintas laut," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Sriawan, Posko Terpadu ini terintegrasi komunikasinya dengan pos-pos yang ada di wilayah Kota Denpasar maupun daerah lainnya karena koordinasi terkait transportasi ini tidak dibatasi wilayah administrasi. Guna mendukung pelaksanaan kegiatan yang optimal, turut disiagakan 80 Personil Gabungan per shift dengan rencana dua shif per hari.

Sriawan kemudian melanjutkan, adapun prediksi Puncak Arus Mudik terjadi pada hari Minggu hingga Selasa, 15-17 Maret 2026 (pergerakan keluar Bali diperkirakan mencapai puncak sebelum Cuti Bersama/Pengrupukan). Sedangkan prediksi Puncak Arus Balik I terjadi pada hari Selasa hingga Rabu, 24-25 Maret 2026 dan Prediksi Puncak Arus Balik II terjadi pada hari Jumat hingga Sabtu, 27-28 Maret 2026 berdasarkan Sumber Data dari Dishub Provinsi Bali berdasarkan prediksi pergerakan penumpang keluar - masuk Bali

"Untuk di Kota Denpasar sendiri beberapa tempat yang diprediksi mengalami kepadatan penumpang adalah disektor obyek wisata dan pusat perbelanjaan, termasuk Pelabuhan Sanur dan wilayah Serangan," ujarnya . (esa-toblo)

Sabtu, 28 Februari 2026

Inaugurasi "Surya Candra Jagaditha" Warnai Puncak HUT ke-238 Kota Denpasar


Ket Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekretaris Daerah Kota, I Gusti Ngurah Eddy Mulya dan seluruh jajaran tamu undangan lainnya berfoto bersama para seniman usai inaugurasi Surya Candra Jagaditha, di Gedung DNA, Jumat (27/2)

Refleksi Harapan Untuk Keseimbangan dan Kesejahteraan Bersama di Kota Denpasar 

Denpasar, Bali Kini - Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar berlangsung di kawasan Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (27/2) siang. 

Garapan inaugurasi kesenian kolosal bertajuk Surya Candra Jagaditha yang dirangkaikan juga dengan pembukaan DTIK Festival saat itu turut memeriahkan peringatan peringatan HUT Ibu Kota Provinsi Bali ini. Penampilan inaugurasi tersebut tampil gemerlap dan memukau para penonton. 

Dari tempat duduk penonton, turut menyaksikan penampilan inaugurasi tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, dan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya.

Selain itu, tampak pula Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya dan tamu undangan lainnya.

Surya Candra Jagaditha menjadi sebuah refleksi mendalam atas tanggung jawab manusia sebagai penjaga jagat, yang dituntut untuk menata kehidupan berdasarkan keseimbangan kosmik demi keberlangsungan semesta.

Dalam kaitannya dengan perayaan HUT ke-238 Kota Denpasar kali ini, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan, garapan Surya Candra Jagaditha pada inaugurasi ini sejalan dengan tema HUT yang digelorakan yakni Samasta Bhuwana Jagaditha, atau jika diartikan memiliki makna Harmoni Denpasar Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Bersama. 

Secara umum, filosofi ini sendiri menekankan pada komitmen Kota Denpasar dalam menciptakan kesejahteraan dan keharmonisan yang tidak hanya dirasakan oleh masyarakat lokal, tetapi juga berdampak secara global.

Untuk itu, Wawali Arya Wibawa mengatakan, pada perayaan tahun ini, Pemerintah Kota Denpasar sangat berfokus pada peningkatan beberapa sektor yang utamanya dapat meningkatkan kesejahteraan bersama masyarakat Kota Denpasar. 

"Pada HUT ke-238 kali ini, harapannya Kota Denpasar akan berbenah semakin baik lagi. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Walikota usai apel tadi, prioritas utama di Kota Denpasar saat ini adalah penanganan sampah, tata kelola pemerintahan, keamanan dan ketertiban, infrastruktur dan lainnya. Hal ini bisa terwujud dengan kolaborasi yang baik antara seluruh komponen," kata Arya Wibawa. 

Saat disinggung soal pelaksanaan DTIK Festival tahun ini, Arya Wibawa mengungkapkan Pemerintah Kota Denpasar membuka ruang seluas-luasnya untuk berbagai hasil karya inovatif dalam bidang teknologi informasi dan digitalisasi. 

"Tadi saya dan Bapak Wali meninjau pelaksanaan DTIK Festival, dan Bapak Wali sangat mengapresiasi sekali hasil karya anak muda Kita Denpasar. Semoga ini bisa diaplikasikan juga untuk menunjang pembangunan Kota Denpasar," kata Arya Wibawa. 

Selain inaugurasi dan DTIK Festival, beberapa kegiatan lainnya juga turut dilaksanakan di kawasan yang sama. Antara lain, pelaksanaan Job Fair yang menyediakan 2.602 lowongan pekerjaan, parade Lomba Ngelawar, dan kegiatan lainnya. (Win)

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Karya Agung di Pura Dalem Laplap.

Denpasar, Bali Kini- Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pelaksanaan Karya Agung Ngenteg Linggih, Mamunggah, Mupuk Pedagingan Padudusan Agung Menawa Ratna, Tawur Walik Sumpah Agung di Pura Dalem Laplap, Desa Penatih Dangin Puri, Jumat (27/2). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara turut menandatangani prasasti sekaligus menyerahkan dana Punia dan bantuan hibah sebesar Rp. 1 Miliar. 

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya SH,  Anggota DPRD Kota Denpasar Ir. I Ketut Budha ,M.T, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati dan tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dan semarak dengan iringan Gong Kebyar, Gong Baleganjur, serta pementasan tari Baris Gede, tari Rejang Dewa, Topeng Wali, dan Wayang Lemah yang menambah suasana sakral upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara memberikan apresiasi atas antusiasme dan kekompakan krama Desa Adat Laplap dalam melaksanakan karya agung ini. Menurutnya, karya tersebut merupakan wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa sebagai Tuhan Yang Maha Esa dalam ajaran Hindu.

“Karya ini tidak hanya sebagai bentuk persembahan suci, tetapi juga sebagai upaya memohon anugerah dan tuntunan agar diberikan keselamatan, kesejahteraan, serta kerahayuan jagat, khususnya bagi Desa Adat Laplap,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan karya ini juga sejalan dengan konsep Tri Hita Karana, yakni menjaga keseimbangan dan harmoni antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.

Sementara itu, Bendesa Adat Laplap I Wayan Agus Purnawirawan menyampaikan terima kasih atas bantuan hibah dari Pemerintah Kota Denpasar, khususnya kepada Wali Kota Denpasar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat untuk mendukung jalannya upacara, terlebih karya ini dilaksanakan setiap 25 tahun sekali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan petunjuk para nak lingsir dan rajamana karya agung ini dapat dilaksanakan setiap 25 hingga 30 tahun sekali, dan di Desa Adat Laplap secara rutin digelar setiap 25 tahun.

Adapun pengempon Pura Dalem Laplap terdiri dari empat banjar, yakni Banjar Laplap Arya, Laplap Tengah, Laplap Kauh, dan Sengguan. Selain bantuan dana dari Pemerintah Kota Denpasar, pembiayaan karya juga bersumber dari swadaya masyarakat serta dukungan berbagai elemen dan tokoh sebagai wujud bhakti umat.

Karya telah dimulai sejak 24 Desember 2025 dengan rangkaian matur piuning, maguru piduhka, dan mejaya-jaya panitia karya. Puncak karya akan dilaksanakan pada Buda Kliwon Ugu, 4 Maret 2026, dilanjutkan nyineb pada Saniscara Pon Ugu, 7 Maret 2026, serta prosesi nyegara gunung pada Redite Wage Wayang, 8 Maret 2026.

Untuk pelaksanaan Tawur Walik Sumpah Agung hari ini dipuput oleh Ida Pedanda Made Taman Swija Putra (Sira MPU Dharma Siddhi, Ida Bhagawan Wajrasattwa Dwijananda) di jeroan Pura Dalem. Sementara di jaba tengah Kahyangan dipuput oleh Ida Ari Bhujangga Wisnawan Gandha Kusuma dan Ida Pandita Mpu Jaya Ananda Yoga.

Dengan dilaksanakannya karya agung ini, masyarakat berharap jagat Laplap khususnya, serta Denpasar dan Bali pada umumnya, senantiasa diberikan kerahayuan, kesuburan, dan kemakmuran, serta semakin mempererat persatuan dalam semangat segilik, saguluk, sagulung sabayantaka. (Ayu).

Kamis, 26 Februari 2026

Seru, PAUD Bermutu, Libatkan Ratusan Pendidik PAUD

Ket. Foto : 
Pemkot Denpasar Gelar Talk Show Digital

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar melalui Disdikpora menggelar kegiatan Talk Show Digital Seru, Paud Bermutu, di Gedung BPMP, Kamis (26/2).

Acara yang ditujukan untuk membekali para pendidik terkait dengan pembuatan konten digital sebagai media pembelajaran agar lebih interaktif dan bijak ini, dihadiri langsung Ketua Pokja Bunda PAUD, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua PP Paud Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya. 

Dalam sambutannya, Ketua Pokja Bunda PAUD, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan, melalui pelaksanaan talk show ini diharapkan gerakan digitalisasi dapat menjadi salah satu media untuk pembelajaran bagi anak yang seru dan menyenangkan. 

"Digital itu bisa seru dan menyenangkan, dengan konten yang interaktif. Dalam hal ini tentunya kita bisa meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan anak usia dini secara signifikan," ungkapnya. 

Namun, ada satu kata kunci penting yang tetap harus diperhatikan. Yakni bijak dalam menggunakan teknologi digital ini. Sebagai pendidik, kata Ayu Kristi, kita semua adalah filter utama, yang harus mampu memanfaatkan teknologi tanpa menghilangkan sentuhan kemanusiaan, karakter, dan budaya lokal bali yang kita cintai. 

"Teknologi adalah asisten kita, tetapi kasih sayang dan bimbingan ibu dan bapak guru tetaplah jantung dari pendidikan PAUD," tegas Ayu Kristi.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, pelaksanaan talk show ini adalah merupakan salah satu dari rangkaian acara Gebyar PAUD Kota Denpasar tahun 2026. 

Setidaknya, pada pelaksanaan kegiatan ini, hadir 100 orang pendidik dan juga kepala sekolah PAUD se-Kota Denpasar. Lebih jauh dirinya juga mengatakan, para pendidik nantinya diharapkan dapat membawa pulang semangat baru dan keterampilan teknis yang bisa langsung dipraktikkan di kelas masing-masing. 

"Mari kita jadikan Kota Denpasar sebagai pelopor pendidikan PAUD yang kreatif, inovatif, dan berwawasan teknologi," ujarnya. (Win)

DTIK Fest Siap Meriahkan Rangkaian HUT ke-238 Kota Denpasar

Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Kadis Kominfos Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi saat melaksanakan Jumpa Pers DTIK Festival Tahun 2026 di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Kamis (26/2).

Usung Tema “Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow”, Selaraskan Transformasi Digital dan Keberlanjutan Lingkungan.

Denpasar, Bali Kini - Gelaran Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) Festival Tahun 2026 siap digelar. Kegiatan tahunan ini akan dibuka bertepatan dengan Puncak Peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar, Jumat (27/2) mendatang dan akan berlangsung hingga Minggu (1/3). Beragam inovasi unggulan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan mengisi fetival ini. Tak hanya itu, inovasi unggulan dari stakeholder akademisi, start up, komunitas, asosiasi hingga perguruan tinggi juga turut meramaikan gelaran yang akan berlangsung di Kawasan Dharma Negara Alaya, Graha Sewaka Dharma dan Taman Kota Lumintang ini. 

Hal tersebut terungkap saat pelaksanaan Jumpa Pers DTIK Festival Tahun 2026 yang dipimpin Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Kadis Kominfos Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Kamis (26/2). Turut hadir Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, Kadis Tenaga Kerjaan dan Sertifikasi Kompetensi, I Gusti Ayu Ngurah Raini, Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti serta OPD terkait lainya. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut mengatakan, pelaksanaan DTIK Festival Tahun 2026 ini mengusung tema Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow. Dimana, tema tersebut mengandung makna menyelaraskan transformasi digital untuk mendukung keberlanjutan lingkungan yang lebih hijau. 

“Hadir sebagai kolaborasi 9 Perangkat Daerah, DTIK Festival 2026 dihiasi beraneka ragam kegiatan dengan mengusung tema Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow guna menyelaraskan teknologi untuk masa depan yang lebih hijau,” ujar Arya Wibawa. 

Lebih lanjut dijelaskan, tema tersebut menjadi arah utama penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan DTIK Festival 2026, sekaligus menegaskan komitmen Kota Denpasar dalam mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Sehingga, dalam pelaksanaannya DTIK Festival mengangkat semangat kolaborasi lintas sektor, festival ini menghadirkan pameran teknologi, aneka lomba, seminar, serta workshop yang melibatkan perangkat daerah, startup, akademisi, komunitas, pelajar, hingga masyarakat umum. 

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa teknologi dapat bersinergi dengan sektor ekonomi kreatif, budaya, ketenagakerjaan, dan pelayanan publik dalam satu ekosistem pembangunan yang terintegrasi. Harapan kami melalui DTIK Festival ini, inovasi dan transformasi digital terus tumbuh dan berkembang yang tentunya memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat dalam mewujudkan Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju,” ujarnya. 

Sementara, Kadis Kominfos Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi menjelaskan, dengan dibalut spirit Vasudhaiva Kutumbakam, DTIK Festival 2026 menghadirkan sinergi antar perangkat daerah melalui berbagai kegiatan pendukung. Mulai dari acara SENJA yang dihelat Dinas Koperasi dan UMKM dengan menampilkan pameran UMKM yang dimeriahkan dengan aneka lomba dan workshop kreatif serta Acara Gema Tridatu yang menyajikan berbagai produk IKM gelaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kotya Denpasar. 

“Adapula Bazar Pangan sebagai upaya menjaga kestabilan harga pangan serta Lomba Ikan Mas Koki Bali yang menjadi upaya pelestarian ikan mas koki trah Bali asli gelaran Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan,” jelas Wira. 

Selanjutnya, dari Dinas Pertanian turut menghadirkan vaksinasi, pemeriksaan hewan dan katrastasi hewan peliharaan. DTIK Fest kali ini juga dimeriahkan Bursa Kerja dari Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikat Kompetensi sebagai upaya mengatasi pengangguran dengan menghadirkan ribuan lowongan dari ratusan Perusahaan. DTIK Festival 2026 semakin meriah dengan pelaksanaan Parade Ngelawar serta Apresiasi Budaya HUT ke-238 Kota Denpasar dibawah naungan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Pada hari terakhir, juga akan dimeriahkan dengan kegiatan Funwalk yang bertabur hadiah dan doorprize akan digelar oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar. 

Wirakusuma mengatakan, Dinas Kominfos selaku penyelenggara DTIK Festival menggelar kegiatan pameran inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), beraneka lomba dan workshop serta literasi digital. Sebanyak 35 stand pameran TIK akan menampilkan inovasi teknologi dari akademisi, startup, serta perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.  Pameran ini menjadi ruang promosi sekaligus edukasi mengenai layanan publik berbasis teknologi dan transformasi digital daerah. 

“Adapun peserta pameran DTIK Festival 2026 cukup beragam, mulai dari start up, komunitas, akademisi serta asosiasi. Dari komunitas antara lain Brown Bag Films Bali, Balinimation, Mafindo Wilayah Bali, Baliola, Koding Akademi, Palm Studio, Gumi Production, Wasana / Pesona Plastik serta dari kelompok asosiasi hadir Asosiasi Profesional IT (APIT) Bali,” ujarnya. 

Selaras dengan tema “Greener Tomorrow”, lanjut Wirakusuma, sejumlah lomba dan kegiatan edukatif difokuskan pada isu lingkungan dan literasi digital, antara lain: Lomba Video Drone, Lomba Video Pengelolaan Sampah tingkat Desa/Kelurahan, Lomba Video berbasis Artificial Intelligence (AI), e-Sport dan Lomba Menyanyi Anak. Kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda untuk tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan yang kuat.

Sebagai semangat mendekatkan pelayanan publik kepada Masyarakat, Wirakusuma mengatakan bahwa DTIK Fest 2026 juga menghadirkan layanan mobil keliling. Diantaranya, Layanan Mobil Samsat, Mobil Perpustakaan Keliling, Mobil Pelayanan Pajak, Mobil SIM Keliling, Mobil BNN serta Mobil Layanan Kas Keliling Bank Indonesia.  

“Melalui DTIK Festival 2026, Kota Denpasar kembali menegaskan posisinya sebagai kota cerdas yang tidak hanya berorientasi pada transformasi digital, tetapi juga berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang. Sebagai bentuk implementasi nyata konsep ramah lingkungan, area kegiatan DTIK Festival 2026 juga dilengkapi dengan penataan waste station dan sistem pengelolaan sampah terintegrasi,” ujar Wirakusuma. (Ags).

Selasa, 24 Februari 2026

Walikota Jaya Negara Hadiri Buka Puasa Bersama di Musholla Thoriqussalam

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Buka Puasa Bersama di Musholla Thoriqussalam, Sanur,  Denpasar Selatan pada Minggu (22/2) petang

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Buka Puasa Bersama di Musholla Thoriqussalam, Sanur,  Denpasar Selatan pada Minggu (22/2) petang. Kegiatan rutin saat bulan ramadhan ini dilaksanakan untuk memperkuat silaturahmi, rasa toleransi serta menjaga kerukunan antar umat beragama dengan turut serta dalam tradisi dan kebudayaan berbagai agama yang ada di Kota Denpasar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Forkopimda Kota Denpasar, FKUB Kota Denpasar, Perbekel Desa Sanur Kauh, I Made Ada, MUI Kota Denpasar, serta warga muslim di Musholla Thoriqussalam. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan dari musholla kepada relawan sampah Desa Sanur Kauh. 

Sejak menjelang waktu buka puasa, ratusan umat muslim silih berganti memasuki masjid di Musholla Thoriqussalam. Sembari menunggu waktu berbuka tiba, tampak anak-anak asik bermain, para tetua bercerita serta tak jarang ada yang memilih saling bersalaman yang menambah khidmat suasana bulan ramadhan. 

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat menyampaikan sekapur sirihnya mengatakan bahwa momentum buka puasa bersama ini merupakan wujud harmonisnya hubungan antar umat beragama di Kota Denpasar. Hal ini lantaran hubungan baik dengan asas menyama braya antar semua elemen bangsa harus tercipta dalam rangka menunjang kelancaran pembangunan nasional khususnya di Kota Denpasar.

Lebih lanjut, Jaya Negara mengajak seluruh umat beragama yang ada di Denpasar agar menjaga persatuan dan kesatuan serta saling toleransi atar umat beragama. Sehingga kerukunan antar dan intern umat beragama di Kota Denpasar dapat terus tercipta. Hal ini juga sejalan dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara. 

"Semoga kita semua diberkati dan bertambah iman di bulan suci ini, dengan ketakwaan dan iman yang kuat sehingga kerukunan antar dan intern umat beragama dapat tercipta serta dapat ikut serta dalam berbagai program pembangunan khususnya di Kota Denpasar," ujarnya. 


Sementara Ketua Musholla Thoriqussalam, Ustad H. Hadi Suyitno dalam kesempatan tersebut menekankan kehadiran Pemerintah Kota Denpasar beserta jajarannya dalam buka puasa bersama ini sebagai momentum untuk lebih merekatkan hubungan silaturahmi antara umat beragama dengan jajaran pemerintah. 

Pihaknya mengatakan bahwa hubungan harmonis umat muslim dan masyarakat lokal Bali yang mayoritas beragama Hindu hingga saat ini masih tetap terjaga. 
"Terima kasih kepada Walikota Denpasar beserta jajaran  yang sudah berkenan hadir dalam acara berbuka puasa bersama ini, sehingga rasa menyama braya dan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang berkembang di Bali dapat kita ciptakan dalam berbagai kegiatan sebagai cerminan budaya lokal," ungkapnya. (Eka)

Hadiri Pengukuhan Pengurus KADIN DenpasarWalikota Jaya Negara Ajak Perkuat Sinergi

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Pengurus KADIN Kota Denpasar masa bakti 2025–2030, Selasa (24/2), bertempat di Ruang Taksu Dharma Negara Alaya.

Denpasar, Bali Kini -  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Denpasar masa bakti 2025–2030, Selasa (24/2), bertempat di Ruang Taksu Dharma Negara Alaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Timothy Ivan Triyono, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Ketua Umum KADIN Bali I Made Ariandi, pimpinan OPD Pemkot Denpasar, perwakilan konsulat negara sahabat, serta undangan lainnya.

Prosesi pengukuhan diawali pembacaan Surat Keputusan KADIN Kota Denpasar masa bakti 2025–2030 dari KADIN Provinsi Bali. Dalam kesempatan itu, I Putu Arnawa dikukuhkan sebagai Ketua KADIN Kota Denpasar, didampingi jajaran pengurus, di antaranya I Putu Miasta sebagai Koordinator Wakil Ketua, Setiya Wibawa selaku Ketua OKK sekaligus Ketua Steering Committee, serta Yusuf Ali sebagai Wakil Ketua Bidang Infrastruktur.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara juga menerima Anugerah Stabilisator Budaya dan Ekonomi Daerah atas konsistensinya menjaga keseimbangan pembangunan dan identitas budaya Bali di tengah dinamika ekonomi. 

Dalam sambutannya, Walikota Jaya Negara menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara KADIN dan Pemerintah Kota Denpasar. Jaya Negara menyebut Denpasar sebagai kota yang didominasi sektor perdagangan dan jasa, sehingga kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci menjembatani pelaku usaha, mulai dari UMKM, IKM, hingga pengusaha besar.

“Sinergitas ini sangat diperlukan untuk mendorong pelaku usaha agar semakin kreatif dan inovatif di era revolusi industri 4.0. KADIN memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan daya saing kota, kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan sektor-sektor strategis,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan, sektor perdagangan dan industri masing-masing berkontribusi signifikan terhadap PDRB Kota Denpasar. Salah satu program prioritas Pemkot Denpasar adalah pengembangan produk berstandar ekspor. Di era digital saat ini, keterbukaan informasi menjadi peluang besar bagi dunia usaha untuk terus menggali potensi, termasuk memasarkan produk unggulan Denpasar ke pasar global serta menarik kunjungan business tourist melalui kerja sama ekonomi.

Walikota juga menekankan pentingnya peran KADIN yang bersinergi, inovatif, solid, dan adaptif. Menurutnya, kolaborasi yang kuat, ide-ide kreatif, organisasi yang kompak, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman akan mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN Bali I Made Ariandi mengapresiasi sinergitas KADIN Denpasar dengan Pemkot Denpasar yang dinilai sangat baik. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah kota terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya dalam penguatan UMKM.

“Selamat kepada seluruh pengurus KADIN Kota Denpasar yang telah dikukuhkan. Semoga sinergi bersama Pemkot Denpasar terus terjalin dalam setiap program peningkatan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Denpasar, I Putu Arnawa, menyampaikan bahwa pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet perjalanan organisasi. Ia menegaskan, amanah yang diterima merupakan tanggung jawab bersama untuk memperkuat pondasi kelembagaan sekaligus membawa KADIN Denpasar ke tingkat yang lebih tinggi.

“Amanah ini kami terima sebagai tanggung jawab untuk memperkuat pondasi dan mendorong kemajuan KADIN Denpasar. Melalui tema ‘Bisa! Bangkitkan Inovasi, Sinergikan Aksi’, kami mengajak seluruh insan usaha untuk bergerak bersama, berinovasi, dan bersinergi demi pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (Pur)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved