-->

Selasa, 29 September 2026

Perkuat Transparansi Publik, Komisi Informasi Bali Gelar Visitasi Keterbukaan Informasi di Kabupaten Bangli


BANGLI , BALI KINI — Komisi Informasi (KI) Provinsi Bali menggelar Visitasi Keterbukaan Informasi Publik pada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di wilayah Kabupaten Bangli. Kegiatan ini menyasar badan publik tingkat kecamatan, kelurahan, hingga desa, guna memastikan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif yang bertempat di Ruang Rapat Krisna Setda Kabupaten Bangli pada Selasa, (29/9/26)

Dalam visitasi kali ini, tim  Komisi Informasi Provinsi Bali menghadirkan empat badan publik di Kabupaten Bangli, yakni Kecamatan Susut, Desa Kayubihi, Desa Peninjoan, dan Kelurahan Kubu. Evaluasi difokuskan pada pengelolaan layanan informasi publik, pemenuhan Daftar Informasi Publik (DIP), penyediaan informasi secara berkala dan serta-merta, serta optimalisasi portal digital PPID.

Ketua Tim Monev Komisi Informasi Provinsi Bali Dewa Nyoman Suardana, S,Ag.,M.I.Kom menyampaikan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan hak konstitusional masyarakat sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Visitasi  ini dilakukan untuk melihat langsung sejauh mana komitmen badan publik di tingkat paling dasar dalam mengelola dan menyajikan informasi kepada masyarakat. Desa dan kelurahan merupakan garis terdepan pelayanan publik, sehingga transparansi dalam pengelolaan anggaran, program kerja, dan dokumen publik sangat krusial," tegasnya.

Selama proses visitasi, Kecamatan Susut mendapat apresiasi atas inovasi layanan informasi terpadu dan koordinasi dengan desa-desa di wilayahnya, Desa Peninjoan dan Desa Kayubihi disorot terkait pengelolaan anggaran desa yang transparan serta pemanfaatan media sosial dan papan informasi desa sebagai sarana transparansi publik sementa Kelurahan Kubu dinilai dalam hal kesiapan dokumen administrasi kelurahan serta kemudahan akses informasi bagi warga setempat.

Selain melakukan verifikasi lapangan, Tim Komisi Informasi Provinsi Bali juga memberikan pembinaan langsung mengenai standar operasional prosedur (SOP) penanganan sengketa informasi serta tata cara pengkategorian informasi yang dikecualikan.
Melalui kegiatan visitasi ini, diharapkan seluruh badan publik di Kabupaten Bangli, khususnya di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, dapat terus meningkatkan kualifikasi keterbukaan informasinya sehingga predikat "Informatif" dapat diraih dan dipertahankan demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan terpercaya.;(*)

Rabu, 21 Januari 2026

Perkuat Pengawasan Pemilu, Bawaslu Bangli Jalin Kerja Sama dengan DiskominfoSan


​BANGLI , BALI KINI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangli resmi menjalin sinergi strategis dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bangli. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Publikasi Pengawasan Partisipatif dalam Pemilu dan Pemilihan yang bertempat di Ruang Rapat Bawaslu Bangli Rabu (21/1/26).

​Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Bangli tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Muliarta, sebagai Pihak Kesatu, dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli, I Nyoman Murditha, selaku Pihak Kedua.
​
​Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Muliarta, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah krusial untuk memperluas jangkauan informasi mengenai pengawasan pemilu kepada masyarakat luas.
​"Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan pengawasan partisipatif dapat terpublikasikan dengan baik. Melalui dukungan Diskominfosan, kami berharap pesan-pesan edukasi pemilu dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat Bangli secara efektif dan akurat," ujar Nengah Muliarta.
​
​Senada dengan hal tersebut, Kepala Diskominfosan Kabupaten Bangli, I Nyoman Murditha, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program publikasi ini. Menurutnya, peran Diskominfosan adalah menjadi jembatan informasi antara lembaga negara dan masyarakat melalui saluran komunikasi yang dimiliki pemerintah daerah.

​"Kerja sama ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung terciptanya Pemilu yang transparan dan demokratis di Kabupaten Bangli. Kami akan memaksimalkan infrastruktur informasi dan komunikasi yang ada untuk mempublikasikan kegiatan pengawasan partisipatif ini," tegas Nyoman Murditha.

​Adapun Poin Utama Perjanjian yakni Publikasi Pengawasan Partisipatif dalam Pemilu dan Pemilihan. Dengan Tujuan Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut serta mengawasi jalannya proses demokrasi. Pemanfaatan kanal informasi digital dan media komunikasi di bawah naungan Diskominfosan Bangli untuk sosialisasi pengawasan pemilu.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan tingkat kerawanan pemilu dapat ditekan melalui pengawasan mandiri oleh masyarakat yang terinformasi dengan baik melalui platform media sosial maupun kanal berita resmi pemerintah daerah.

Senin, 03 November 2025

GOW Bangli Bersinergi dengan BKOW, BK3S, dan Forum Puspa Gelar Aksi Sosial di Gurukula

Laporan Reporter : Tim Lpt 

Bangli ,Bali Kini – Ketua Kelompok Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, menghadiri sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan dalam kegiatan Aksi Sosial yang diselenggarakan di Pesraman Gurukula Bangli  pada Senin, 3 November 2025. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi yang kuat antara GOW Bangli dengan empat pilar utama pembangunan sosial di Bali, yaitu Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA), Badan Kerja Sama Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provinsi Bali, dan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali.

Ny. Suciati Diar menegaskan bahwa aksi sosial ini adalah wujud nyata komitmen bersama untuk saling berbagi dan meringankan beban, khususnya bagi kelompok rentan di Bangli.
"Sinergi yang terjalin dengan Forum Puspa, BK3S, dan BKOW Provinsi Bali ini sangat penting. Dengan berkolaborasi, kita bisa menjangkau dan memberikan bantuan yang lebih besar dan tepat sasaran kepada saudara-saudara kita, baik itu lansia, anak terlantar, maupun penyandang disabilitas," ujar Ny. Suciati Diar.
Ia juga berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi penerima, tetapi juga mempererat jalinan sinergi antara organisasi perempuan di berbagai tingkatan dalam semangat ngayah untuk kesejahteraan bersama.

Bantuan yang diserahkan dalam kegiatan ini disesuaikan dengan kebutuhan para penerima, yang meliputi Alat Bantu Mobilitas seperti Kursi roda, tongkat ketiak, dan walker lansia. Serta Kebutuhan Pokok yakni Paket sembako.
Bantuan ini ditujukan bagi lansia, anak terlantar, dan penyandang disabilitas di Bangli, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup dan mobilitas kelompok rentan. 

Inisiatif kolaboratif ini mendapat sambutan baik dari Pemerintah Provinsi Bali. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, dr. Anak Agung Sagung Mas Dwipayani, M.Kes., yang turut hadir, berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi organisasi dan komunitas lain untuk lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial, khususnya di Bangli.

Acara penyerahan bantuan yang berlangsung di Pesraman Gurukula Bangli ini disambut antusias oleh para penerima manfaat. Turut hadir dalam acara ini antara lain Sekretaris BKOW Provinsi Bali, Perwakilan Ketua BK3S Provinsi Bali, Perwakilan Ketua Forum PUSPA Provinsi Bali, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli, serta Ketua Yayasan Pesraman Gurukula Kabupaten Bangli

Rabu, 22 Oktober 2025

Bangli Jadi Sorotan Nasional: Program 'Gerbang Indah Bisa' Diapresiasi APKASI


Laporan Reporter : Tim Lpt 

Bangli , Bali Kini - Program inovatif bertajuk "Gerakan Bangkit Inovasi Daerah Bangli Bisa" (Gerbang Indah Bisa) berhasil menarik perhatian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), yang secara khusus melakukan kunjungan lapangan untuk mendalami implementasinya.
Rombongan APKASI, yang dipimpin oleh Kepala Divisi Program Syaifudin Chaidir, diterima langsung oleh Asisten III Setda Kabupaten Bangli, I Gede Eddy Hartawan, di Kantor Bupati Bangli pada Rabu (22/10/25).

Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk mendokumentasikan "Gerbang Indah Bisa" sebagai salah satu praktik terbaik (Best Practices) inovasi daerah yang layak untuk direplikasi secara nasional.
"Gerbang Indah Bisa adalah wujud komitmen kami untuk menjadikan inovasi sebagai budaya kerja, bukan sekadar seremoni," ujar Eddy Hartawan. 

Ia menambahkan bahwa program ini merupakan konsekuensi logis dari perubahan paradigma dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, selaras dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. Program ini berfokus pada optimalisasi potensi sumber daya alam, sosial, dan budaya Bangli untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inovasi yang dihasilkan mencakup berbagai bidang, mulai dari pengembangan teknologi budidaya, pengolahan hasil pascapanen, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Syaifudin Chaidir dari APKASI mengungkapkan kekagumannya terhadap terobosan yang dilakukan oleh Pemkab Bangli. "Kami melihat Bangli memiliki inovasi yang berdampak nyata, dan inilah yang ingin kami bawa pulang sebagai inspirasi bagi anggota APKASI lainnya," katanya.
Kunjungan lapangan ini melibatkan interaksi langsung dengan para pelaksana program, masyarakat penerima manfaat, serta peninjauan lokasi-lokasi implementasi.

 Kehadiran perwakilan dari berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta praktisi dan pengelola sampah, menunjukkan bahwa "Gerbang Indah Bisa" mampu menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat di tingkat desa/kelurahan.

Salah satu hal yang membuat "Gerbang Indah Bisa" menarik adalah keterlibatan berbagai sektor dalam menghasilkan inovasi. Misalnya, di sektor pendidikan, terdapat inovasi dalam metode pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi. Di sektor kesehatan, terdapat inovasi dalam pelayanan kesehatan berbasis komunitas yang lebih mudah diakses oleh masyarakat. Sementara di sektor lingkungan, terdapat inovasi dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Keberhasilan "Gerbang Indah Bisa" di Bangli diharapkan dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk mengembangkan inovasi sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing. APKASI berkomitmen untuk memfasilitasi proses replikasi ini melalui berbagai kegiatan, seperti seminar, workshop, dan pendampingan teknis.

Dengan semangat inovasi yang terus membara, diharapkan Indonesia dapat mencapai kemajuan yang lebih pesat dan merata di berbagai bidang.

Untuk diketahui bahwa acara tersebut melibatkan berbagai pihak yang secara langsung menjadi pelaksana dan penerima manfaat inovasi. Turut hadir Kepala BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) Kab. Bangli, Pimpinan Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Bangli, Kepala SD N 2 Undisan, Kepala SMP N 1 Tembuku, Lurah Kubu, Kepala Puskesmas Tembuku II serta Praktisi lingkungan dan pengelola sampah.

Bangli Bersiap Gelar Aksi Semesta: Ribuan Pohon Ditanam, Lingkungan Dibersihkan


Laporan Reporter : 

Bangli , Bali Kini  - Pemerintah Daerah Kabupaten Bangli bersama Forkopimda, bersatu padu menggelar aksi "Gotong Royong Semesta Berencana" yang akan dilaksanakan pada akhir pekan ini. Aksi ini meliputi penanaman ribuan pohon dan kegiatan bersih-bersih lingkungan di berbagai lokasi strategis yang ada di Kabupaten Bangli. 

Rapat persiapan yang dilaksanakan pada Selasa (21/10/25) di Ruang Rapat Krisna Setda Kab. Bangli dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Dewa Bagus Riana Putra dan dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Staf ahli Bupati, Asisten Setda, serta para pimpinan organisasi perangkat Daerah Kabupaten Bangli. Kegiatan ini didasari oleh Surat Edaran Sekda Provinsi Bali Nomor : B.24.500.4/5003/PDAS.PM.DLHK tanggal 13 Oktober 2025 perihal Gotong Royong Semesta Berencana Penanaman Pohon dan Kegiatan bersih-bersih sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan.

Puncak acara akan dilaksanakan pada Sabtu, (25/10/25), diawali dengan persembahyangan di Pura Pucak Hyang Ukir. Selanjutnya, sebanyak 500 peserta yang terdiri dari berbagai ASN dan Non ASN dari masing-masing perangkat Daerah akan bergerak menuju Bukit Bangli untuk menanam 2000 pohon. Jenis pohon yang dipilih adalah nangka, majegau, sukun, dan ketapang. Pemilihan jenis pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

"Kami sangat antusias dengan kegiatan ini. Ini adalah momentum penting untuk menunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan," ujar Riana Putra, Sekda Bangli, seusai memimpin rapat.

Tidak hanya menanam pohon, aksi "Gotong Royong Semesta Berencana" juga akan diisi dengan kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan pada Minggu, (26/10/25). Seluruh ASN dan Non ASN akan dibagi ke berbagai lokasi, mulai dari Saluran terusan (salter) , drainase, hingga Danau Batur.

"Kami mengajak seluruh ASN dan Non ASN di Lingkungan Pemkab Bangli untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Mari kita jadikan Bangli sebagai contoh daerah yang bersih, hijau, dan lestari," ajak Sekda Bangli tersebut. 

Kegiatan bersih-bersih ini akan melibatkan 5 personel TNI/Polri di setiap lokasi, memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman.
Dengan semangat gotong royong, Kabupaten Bangli optimis dapat mewujudkan lingkungan yang lebih baik.

Selasa, 21 Oktober 2025

Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali "Membina dan Berbagi" di Bangli, Fokus Sosialisasi Transformasi Posyandu 6 SPM



Bangli, Bali Kini - Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, yang dipimpin langsung oleh Ibu Ketua, Ny. Putri Suastini Koster, menggelar aksi sosial bertajuk “Membina Dan Berbagi” Tahun 2025 di Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada hari Senin, 20 Oktober 2025. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman dan implementasi Posyandu sesuai regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bangli NY. Sariasih Sedana Arta dalam sambutan selamat datangnya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Ketua TP Posyandu Provinsi Bali beserta rombongan. Kehadiran ini sangat dinantikan untuk memberikan arahan, bimbingan, dan pencerahan terkait penyelenggaraan Posyandu yang kini bertransformasi mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM).
“Kami menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Ibu TP Posyandu Provinsi Bali yang sudah berkenan hadir mengunjungi Desa Belancan sehingga kami dapat menerima berbagai arahan, bimbingan, dan pencerahan terkait Penyelenggaraan Posyandu sesuai dengan regulasi terbaru yaitu Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu,” ujar Sariasih.

Dalam laporannya, disampaikan bahwa Kabupaten Bangli memiliki total 370 Posyandu yang tersebar di 68 Desa dan 4 Kelurahan, dalam 4 Kecamatan. Posyandu ini didukung oleh 4.196 orang kader yang kini telah diperluas cakupan tugasnya menjadi 6 bidang SPM, meliputi: Bidang Pendidikan (470 kader), Bidang Kesehatan (1.922 kader), Bidang Pekerjaan Umum (451 kader), Bidang Perumahan Rakyat/Perkim (454 kader), Bidang Ketentraman, Ketertiban, dan Perlindungan Masyarakat/Trantibumlinmas (454 kader), Bidang Sosial (445 kader)
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bangli juga melaporkan bahwa sosialisasi mengenai pelaksanaan Posyandu 6 SPM sesuai Permendagri 13 Tahun 2024 sudah dilaksanakan ke-4 Kecamatan di Kabupaten Bangli, dengan melibatkan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Ketua Tim Pembina Posyandu Desa, para kader, dan pemangku kepentingan di tingkat Desa/Kelurahan. Sosialisasi awal tentang transformasi Posyandu dan penataan kelembagaannya telah dimulai sejak orientasi kader pada akhir tahun 2024.

Pada kesempatannya, Ketua Pembina Posyandu Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster  menyatakan Penyelenggaraan acara aksi sosial ini dinilai memiliki makna penting dalam mempererat hubungan antara TP Posyandu Provinsi Bali dengan TP Posyandu Kabupaten Bangli, serta TP Posyandu Desa Belancan dan Desa Mangguh. Acara Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali “Membina Dan Berbagi” di Bangli ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas pelayanan terpadu Posyandu di Kabupaten Bangli, sejalan dengan semangat dan amanat Permendagri terbaru.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved