-->

Kamis, 26 Februari 2026

Wawali Arya Wibawa Apresiasi Peresmian Satuan Pendidikan Pratama Widyalaya Kumala Loka Panjer.

Denpasar, Bali Kini - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima secara resmi Ijin Pendirian Operasional Penyelenggaraan  Satuan Pendidikan Pratama Widyalaya Kumara Loka Desa Adat Panjer, Kelurahan Panjer dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha di  Yayasan Kumara Loka, Desa Adat Panjer, Kelurahan Panjer Jl.Tukad Mawa No.9c Panjer, Rabu (25/2).

Selanjutnya, izin tersebut secara resmi diserahkan kepada Ketua Yayasan Kumala Loka Panjer, I Wayan Restina yang disaksikan langsung oleh Anggota DPD RI, IB Rai Dharmawijaya Mantra, bertempat di Pratama Widyalaya Yayasan Kumala Loka Panjer, serta dihadiri undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terbitnya izin Pratama Widyalaya Kumara pertama di Kota Denpasar. Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, pihaknya mengucapkan terima kasih atas sinergi dan komunikasi yang telah terjalin antara DPD RI perwakilan Bali, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, serta Pemerintah Kota Denpasar.

“Kami selalu berkomitmen menjalankan visi dan misi kelima, yakni penguatan jati diri dan pemberdayaan masyarakat yang berlandaskan budaya Bali. Di dalam budaya Bali terdapat unsur adat, agama, seni, dan budaya. Konsep Widyalaya ini menjadi sangat penting dalam memperkuat visi tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pembangunan pendidikan  Widyalaya tidak semata melihat kuantitas, melainkan kualitas. Dengan heterogenitas masyarakat Kota Denpasar, penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai budaya dinilai mampu memperkokoh pembangunan kota yang dicintai bersama.

Arya Wibawa juga mengungkapkan bahwa proses penggodokan konsep Widyalaya telah dilakukan hampir satu tahun bersama Rai Dharmawijaya Mantra. Saat ini Pemkot Denpasar tengah melakukan pendataan potensi yang dapat mendukung terwujudnya konsep pendidikan Widyalaya, yang meliputi jenjang Adi, Pratama, Madya, hingga Utama.

“Kami akan berkolaborasi berbasis desa adat yang menjadi pembeda Denpasar dengan kabupaten lain di Bali. Kami telah menugaskan Kadis Kebudayaan dan Kadis Pendidikan untuk melakukan pemetaan serta sosialisasi kepada desa adat. Bendesa adat akan kami kumpulkan untuk memetakan potensi desa adat yang bisa mengembangkan konsep Widyalaya ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, beberapa TK Negeri di Denpasar diketahui telah mengadopsi konsep serupa, meski belum terintegrasi secara resmi dengan pemerintah pusat.
 Diharapkan ke depan keberadaan Widyalaya di Kota Denpasar dapat terwujud secara optimal dan terintegrasi.

Sementara itu, DPD RI, IB Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan bahwa saat ini di Denpasar telah terdapat dua Widyalaya, salah satunya berbasis inklusi untuk disabilitas. Menurutnya, pengelolaan pendidikan formal berbasis desa adat memiliki potensi besar, mengingat desa adat umumnya memiliki aset tanah, lembaga pendukung seperti LPD, pasar desa adat, serta potensi akreditasi lembaga pendidikan.

“Kita mendorong desa adat apabila ingin mendirikan yayasan pendidikan dari TK, SD, SMP hingga SMA sangat memungkinkan. Pendidikan berbasis desa adat ini menjadi penguatan dari akar budaya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk sekolah negeri diperlukan transformasi dan kesepakatan bersama Kementerian Agama, Bimas Hindu, serta kepala daerah. Selain itu, perlu pengaturan transisi guru yang berada di bawah Kementerian Agama maupun pemerintah daerah.

Konsep Widyalaya sendiri diharapkan menjadi sekolah berbasis akhlak, dengan komposisi pembelajaran yang menyeimbangkan antara nilai-nilai budaya dan norma (sekitar 40 sampai 60 persen) dengan pembelajaran umum nasional maupun internasional.

Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan dan modernisasi, tetapi juga memiliki nilai, arah, serta pengendalian diri yang bersumber dari tradisi dan norma budaya Bali.

"Melalui sinergi pemerintah, desa adat, dan pemangku kepentingan terkait, keberadaan Widyalaya di Kota Denpasar diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda sekaligus menjaga jati diri budaya Bali di tengah perkembangan zaman," ujarnya.  (Ayu)

Rabu, 25 Februari 2026

Kontrak Kini 5 Tahun, Kabar Gembira bagi PPPK Karangasem

Laporan tim: Gusti Ayu Purnamiasih 
Karangasem, Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun. Hal ini disampaikan Bupati Gus Par dalam acara pengarahan untuk PPPPk di Ballroom MPP, Rabu (25/2). 

Keputusan tersebut diambil setelah koordinasi dengan Sekretaris Daerah dan perangkat daerah terkait dalam Pengarahan Umum Proses Perpanjangan Perjanjian Kerja PPPK Formasi 2023 yang berakhir pada 28 Februari 2026. Pemerintah daerah memilih skema lima tahun untuk memberi kepastian kerja sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan publik.

Bupati Gus Par menyatakan perpanjangan kontrak bukan sekadar administratif, tetapi bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia, khususnya di tengah kekurangan 921 tenaga kesehatan dan 881 tenaga guru jenjang TK, SD, dan SMP di Karangasem.
“Perpanjangan ini diharapkan memotivasi peningkatan kinerja sekaligus memastikan masyarakat mendapat pelayanan yang lebih optimal,” ujarnya.

Pemkab Karangasem juga melakukan pengangkatan PPPK 2025, menyusun kebutuhan tenaga melalui penataan ASN, serta berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB dan Kemendikdasmen terkait usulan formasi.

Meski menjadi kabar baik, masa kontrak lima tahun ditegaskan sebagai masa penilaian. Evaluasi kinerja dilakukan berkala dan pemutusan kontrak dapat diberlakukan bila target tidak tercapai atau terjadi pelanggaran disiplin.

Bupati menekankan empat hal kepada PPPK: menjaga disiplin dan kinerja, terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi, menjaga integritas ASN, serta memberikan pelayanan publik yang ramah dan solutif.

Sekretaris Daerah Karangasem, I Ketut Sedana Merta, mengingatkan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan merupakan ASN yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Jika tidak disiplin, tidak sesuai SOP, atau mengabaikan tugas, pemerintah akan memberikan surat peringatan hingga pemutusan kontrak,” tegasnya.
PPPK Dominasi ASN

Kepala BKPSDM Karangasem, Cokorda Alit Surya Prabawa, melaporkan jumlah ASN per Januari 2026 mencapai 9.541 orang, terdiri atas 4.336 PNS, 104 CPNS, dan 5.101 PPPK atau 53,5 persen dari total ASN.

Untuk PPPK Formasi 2023, sebanyak 1.076 orang berakhir kontraknya pada 28 Februari 2026 dan 1.068 orang yang terdiri dari 668 guru dan 400 tenaga kesehatan,diusulkan diperpanjang lima tahun. Delapan orang tidak diperpanjang karena mengundurkan diri dan pelanggaran disiplin.

Kebijakan ini berlandaskan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, dan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.

Melalui langkah tersebut, Pemkab Karangasem berharap pelayanan kesehatan dan pendidikan semakin stabil sekaligus mendorong terwujudnya visi Karangasem yang AGUNG, Aman, Gigih, Unggul, Nyaman, dan Gemah Ripah Loh Jinawi. (Ami/rls)

Syok, Korban Penyebaran Video Asusila di Abang Akan Jalani Pendampingan Psikologis


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini – Dampak penyebaran video asusila yang menimpa seorang siswi SMA Negeri di Kecamatan Abang, Karangasem, tak hanya berbuntut proses hukum. Kondisi psikologis korban kini menjadi perhatian serius karena masih mengalami syok berat.

Video asusila tersebut diketahui disebarkan oleh mantan pacarnya sendiri setelah hubungan keduanya berakhir. Diduga tak terima diputuskan, pelaku nekat mengunggah video itu melalui fitur story di akun media sosial milik korban hingga akhirnya tersebar luas.

Kapolsek Abang, AKP I Komang Gede Susiawan, membenarkan pelaku merupakan seorang siswa SMA asal Kecamatan Karangasem. “Yang menyebarkan pihak laki-laki, orang dari Kecamatan Karangasem,” ujarnya, Selasa (24/2).

Sementara itu, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Karangasem langsung bergerak melakukan pendampingan. Kepala UPTD PPA Karangasem, Nyoman Budiartini, mengatakan pihaknya telah mendatangi sekolah korban untuk memberikan asistensi awal.

“Kondisinya masih sangat syok. Sejak video itu tersebar, korban tidak enak makan. Kami sudah lakukan pendampingan dan akan lanjutkan dengan pendampingan psikolog untuk memulihkan trauma yang dialami,” jelasnya.

Pendampingan ini difokuskan pada pemulihan mental korban agar tidak mengalami trauma berkepanjangan. Pihak PPA juga berkoordinasi dengan sekolah untuk memastikan korban tetap mendapat perlindungan selama proses pemulihan berlangsung.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa penyebaran konten asusila tanpa persetujuan bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang serius bagi korban. (Ami)

Sidak Gabungan Ramadan 1447 H, Lapas Karangasem Pastikan Nihil Narkoba dan Barang Terlarang

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Karangasem menggelar inspeksi mendadak (sidak) bersama aparat gabungan, Rabu (25/2/2026). Hasilnya, tidak ditemukan narkoba maupun barang terlarang di dalam blok hunian warga binaan.

Sidak melibatkan unsur Kodim 1623 Karangasem, Polres Karangasem, serta BNNK Karangasem. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, menyasar kamar hunian, badan warga binaan, hingga fasilitas pendukung keamanan yang dinilai rawan.

Kepala Lapas Kelas IIB Karangasem, I Wayan Bondan Wahyu Kusuma Dusak, menegaskan sidak ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah deteksi dini untuk memastikan lapas tetap steril dari peredaran narkoba dan alat komunikasi ilegal.

“Kami tidak memberi ruang sedikit pun bagi narkoba maupun barang terlarang. Sinergi dengan TNI, Polri, dan BNN menjadi kekuatan penting untuk menjaga integritas dan kondusivitas lapas, khususnya di bulan Ramadan,” tegasnya. Hasil sidak memang tidak menemukan barang mencurigakan, namun beberapa peralatan seperti gagang sapu, pisau cukur dan lain-lain turut di sita guna mencegah hal yang tidak diinginkan.

Berikut hasil barang sitaan HASIL KEGIATAN: 
- 6 Buah Batu
- 8 Buah Pipa
- 6 Buah Botol Kaca Parfum
- 1 Buah Gelas Kaca
- 3 Buah Handphone
- 30 Buah Paku
- 22 Buah Korek Gas
- 10 Sendok Besi
- 3 Buah Cermin
- 12 Buah Alat Kuris
- 2 Buah Stop Kontak
- 2 Buah Gunting
- 2 Buah Pinset
- 1 Buah Gunting Kuku
- 2 Buah Kabel USB
- 5 Buah Set Kartu Remi
- 1 Buah Headset
- 1 Buah Ikat Pinggang

Pemeriksaan berlangsung tertib dan terukur dengan pendekatan humanis, tanpa mengurangi ketegasan. Aparat juga memberikan imbauan langsung kepada warga binaan agar mematuhi tata tertib serta turut menjaga keamanan lingkungan hunian.

Keterlibatan aparat gabungan dinilai memperkuat pengawasan sekaligus memberi efek preventif, baik bagi warga binaan maupun petugas. Kehadiran lintas instansi menjadi pesan jelas bahwa pengawasan dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

Dari hasil sidak, nihil temuan barang terlarang. Kondisi tersebut menunjukkan sistem pengawasan internal berjalan efektif serta komitmen jajaran Lapas Karangasem dalam menjalankan standar operasional prosedur secara konsisten.

Ke depan, sidak serupa akan digelar berkala sebagai langkah preventif untuk memastikan Lapas Karangasem tetap aman, tertib, dan bersih dari narkoba. (Ami)

Lomba Penjor Kreasi Sambut HUT Kota Denpasar

Laporan Reporter: Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini  - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar dan Kasanga Festival 2026 digelar dengan lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari berbagai desa di empat kecamatan se-Kota Denpasar ikut serta dalam lomba ini. 

Nantinya Penjor ini dipajang di kawasan Jalan Udayana, Patung Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung Denpasar, Rabu (25/2). Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara mengatakan, karya-karya yang ditampilkan tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas dari segi seni dan inovasi. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena adik-adik Yowana kita memasang karya penjor yang begitu hebat. Ada seni dan inovasi pembuatan penjor kreasi yang betul-betul luar biasa," ujar Raka Purwantara.
Dalam kompetisi ini, pihaknya telah menyiapkan hadiah puluhan juta untuk pemenang.  Raka menjelaskan bahwa akan dipilih enam pemenang terbaik, mulai dari juara 1 hingga harapan 3. Juara 1 mendapat hadiah Rp10.000.000, juara 2 Rp 8.000.000, dan juara 3 Rp 6.000.000. Kemudian harapan 1 Rp 5.000.000, harapan 2 Rp 4.000.000, dan harapan 3 Rp 3.000.000.
Terkait teknis pelaksanaan, pihaknya menekankan bahwa Dinas Kebudayaan fokus pada pengelolaan manajemen lomba agar berjalan objektif. Hal ini mencakup penyediaan honor bagi para juri profesional, konsumsi bagi petugas di lapangan, serta memastikan seluruh hadiah tersalurkan dengan baik kepada para pemenang. "Pihak Disbud, juga menyiapkan hadiah, honor juri, hingga konsumsi petugas lapangan untuk memastikan acara HUT Kota ke-238 ini berjalan lancar," tutupnya.

Selasa, 24 Februari 2026

TIM SAR EVAKUASI KORBAN BANJIR DI DEWI SRI LEGIAN

LEGIAN BALI , Bali Kini --- Tim SAR gabungan mengevakuasi korban banjir di wilayah Campuhan, Dewi Sri, Legian, Kuta pada Selasa (24/2/2026) siang. Terpantau di lokasi ketinggian banjir mencapai  hingga dada orang dewasa.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan 11 personil dengan membawa 1 unit perahu karet. Setibanya di lokasi, tim langsung bertemu warga setempat  yang meminta bantuan evakuasi. Satu orang mengalami cedera di kaki karena terkena gerinda dan membutuhkan evakuasi segera.

Menjelang sore tim dari Ditsamapta Polda Bali bergabung setelah melaksanakan evakuasi di daerah Sanur dan sebagian area Dewi Sri yang juga terdampak banjir. Begitupula dari Brimob Polda Bali dan Balawista. Sebanyak 3 unit perahu karet dan 3 unit kano digunakan dalam upaya evakuasi.

Disampaikan oleh koordinator lapangan, Komang Sudiarsa, bahwa selama operasi SAR terus turun hujam dan angin sangat kencang. Kendaraan operasional tidak bisa menembus banjir, sehingga penurunan perahu karet jaraknya cukup jauh dari lokasi korban.

Semakin sore terpantau debit air mulai turun, dan beberapa warga mulai bisa evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Tim SAR gabungan sempat berjaga di titik kumpul, namun hingga pukul 17.50 Wita tidak ada lagi permintaan bantuan evakuasi. "Untuk sementara dari hasil pantauan dan laporan sore hari ini sudah tidak ada jadi untuk evakuasi sudah berjalan dan air sudah mulai surut, dan untuk hari ini kami akhiri," jelas Komang Sudiarsa, selaku koordinator lapangan.

Selanjutnya dilaksanakan debriefing untuk evaluasi dan akhirnya diputuskan kembali ke kesatuan masing-masing, namun tetap menjaga kesiapsiagaan.


Sejak siang hingga sore hari, total korban yang terevakuasi oleh tim SAR gabungan di seputaran Dewi Sri yakni 12 orang. Unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR banjir diantaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ditsamapta Polda Bali, Brimob Polda Bali, Balawista, Babinpotmar TNI AL, Potensi SAR Bima Sakti Rescue, dan masyarakat setempat. (Ayu)

Pohon Kelapa Tumbang Timpa Dapur dan Pelinggih di Pertima, BPBD Pastikan Tak Ada Korban

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 
KARANGASEM, Bali Kini – Hujan disertai angin kencang kembali memicu bencana pohon tumbang di wilayah Kabupaten Karangasem. Kali ini, sebuah pohon kelapa setinggi kurang lebih 20 meter dengan diameter sekitar 30 sentimeter tumbang dan menimpa dapur serta pelinggih milik warga di Banjar Dinas Perasi Kangin, Desa Pertima, Kecamatan Karangasem, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 13.00 Wita.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Karangasem melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops PB), kejadian dipicu oleh hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Laporan diterima dari kepala dusun setempat pada pukul 15.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, tiga personel TRC BPBD Karangasem langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan di bawah koordinasi I Wayan Suniastina.

Penanganan dilakukan pada Selasa (24/2/2026) mulai pukul 13.50 Wita dan selesai pada pukul 14.18 Wita. Tim melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon yang menimpa bangunan.

Akibat kejadian tersebut, atap dapur mengalami kerusakan, satu pelinggih rusak, serta tembok penyengker sanggah ikut terdampak. Rumah tersebut diketahui dihuni sekaligus dimiliki oleh Ni Ketut Merti. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap siaga, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Jika ada pohon yang rawan tumbang di sekitar rumah, segera laporkan agar bisa ditangani lebih awal,” tegas Kalaksa BPBD Karangasem.

BPBD memastikan respons cepat akan terus dilakukan guna meminimalisir risiko dan dampak kerusakan akibat bencana hidrometeorologi di wilayah Karangasem. (Ami)

Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Timpa Truk di Samuh

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 
KARANGASEM, Bali Kini – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Karangasem, Senin (23/2/2026), menyebabkan sebuah pohon perindang jalan tumbang dan menimpa satu unit truk yang melintas.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Sanghyang Ambu, Banjar Dinas Samuh, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem. Pohon dengan diameter sekitar 30 sentimeter dan panjang kurang lebih 20 meter itu roboh tepat mengenai bagian atap kendaraan roda empat jenis truk.

Kalaksa BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, saat insiden berlangsung kondisi cuaca memang sedang hujan deras disertai angin kencang.

“Benar ada pohon tumbang menimpa sebuah kendaraan jenis truk. Sopirnya selamat,” jelas Arimbawa.

Mendapat laporan, BPBD Karangasem langsung menerjunkan tiga personel Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi dengan koordinator I Wayan Putu Wija. Selain TRC BPBD, penanganan juga melibatkan personel Lantas Polres Karangasem, Bhabinkamtibmas Desa Bugbug, petugas Balai Jalan Nasional, serta dibantu warga sekitar.

Proses evakuasi dimulai pukul 10.30 Wita dan selesai sekitar pukul 10.50 Wita. Pohon yang tumbang berhasil dipotong dan disingkirkan dari badan jalan.

Pengawas Balai Jalan Nasional, Suadi, menyampaikan bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

“Untuk saat ini penanganan sudah dapat dilakukan, nihil adanya korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut dan akses jalan sudah kembali normal lancar,” pungkasnya. (Ami)

Walikota Jaya Negara Hadiri Buka Puasa Bersama di Musholla Thoriqussalam

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Buka Puasa Bersama di Musholla Thoriqussalam, Sanur,  Denpasar Selatan pada Minggu (22/2) petang

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Buka Puasa Bersama di Musholla Thoriqussalam, Sanur,  Denpasar Selatan pada Minggu (22/2) petang. Kegiatan rutin saat bulan ramadhan ini dilaksanakan untuk memperkuat silaturahmi, rasa toleransi serta menjaga kerukunan antar umat beragama dengan turut serta dalam tradisi dan kebudayaan berbagai agama yang ada di Kota Denpasar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Forkopimda Kota Denpasar, FKUB Kota Denpasar, Perbekel Desa Sanur Kauh, I Made Ada, MUI Kota Denpasar, serta warga muslim di Musholla Thoriqussalam. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan dari musholla kepada relawan sampah Desa Sanur Kauh. 

Sejak menjelang waktu buka puasa, ratusan umat muslim silih berganti memasuki masjid di Musholla Thoriqussalam. Sembari menunggu waktu berbuka tiba, tampak anak-anak asik bermain, para tetua bercerita serta tak jarang ada yang memilih saling bersalaman yang menambah khidmat suasana bulan ramadhan. 

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat menyampaikan sekapur sirihnya mengatakan bahwa momentum buka puasa bersama ini merupakan wujud harmonisnya hubungan antar umat beragama di Kota Denpasar. Hal ini lantaran hubungan baik dengan asas menyama braya antar semua elemen bangsa harus tercipta dalam rangka menunjang kelancaran pembangunan nasional khususnya di Kota Denpasar.

Lebih lanjut, Jaya Negara mengajak seluruh umat beragama yang ada di Denpasar agar menjaga persatuan dan kesatuan serta saling toleransi atar umat beragama. Sehingga kerukunan antar dan intern umat beragama di Kota Denpasar dapat terus tercipta. Hal ini juga sejalan dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara. 

"Semoga kita semua diberkati dan bertambah iman di bulan suci ini, dengan ketakwaan dan iman yang kuat sehingga kerukunan antar dan intern umat beragama dapat tercipta serta dapat ikut serta dalam berbagai program pembangunan khususnya di Kota Denpasar," ujarnya. 


Sementara Ketua Musholla Thoriqussalam, Ustad H. Hadi Suyitno dalam kesempatan tersebut menekankan kehadiran Pemerintah Kota Denpasar beserta jajarannya dalam buka puasa bersama ini sebagai momentum untuk lebih merekatkan hubungan silaturahmi antara umat beragama dengan jajaran pemerintah. 

Pihaknya mengatakan bahwa hubungan harmonis umat muslim dan masyarakat lokal Bali yang mayoritas beragama Hindu hingga saat ini masih tetap terjaga. 
"Terima kasih kepada Walikota Denpasar beserta jajaran  yang sudah berkenan hadir dalam acara berbuka puasa bersama ini, sehingga rasa menyama braya dan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang berkembang di Bali dapat kita ciptakan dalam berbagai kegiatan sebagai cerminan budaya lokal," ungkapnya. (Eka)

Hadiri Pengukuhan Pengurus KADIN DenpasarWalikota Jaya Negara Ajak Perkuat Sinergi

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Pengurus KADIN Kota Denpasar masa bakti 2025–2030, Selasa (24/2), bertempat di Ruang Taksu Dharma Negara Alaya.

Denpasar, Bali Kini -  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Denpasar masa bakti 2025–2030, Selasa (24/2), bertempat di Ruang Taksu Dharma Negara Alaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Timothy Ivan Triyono, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Ketua Umum KADIN Bali I Made Ariandi, pimpinan OPD Pemkot Denpasar, perwakilan konsulat negara sahabat, serta undangan lainnya.

Prosesi pengukuhan diawali pembacaan Surat Keputusan KADIN Kota Denpasar masa bakti 2025–2030 dari KADIN Provinsi Bali. Dalam kesempatan itu, I Putu Arnawa dikukuhkan sebagai Ketua KADIN Kota Denpasar, didampingi jajaran pengurus, di antaranya I Putu Miasta sebagai Koordinator Wakil Ketua, Setiya Wibawa selaku Ketua OKK sekaligus Ketua Steering Committee, serta Yusuf Ali sebagai Wakil Ketua Bidang Infrastruktur.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara juga menerima Anugerah Stabilisator Budaya dan Ekonomi Daerah atas konsistensinya menjaga keseimbangan pembangunan dan identitas budaya Bali di tengah dinamika ekonomi. 

Dalam sambutannya, Walikota Jaya Negara menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara KADIN dan Pemerintah Kota Denpasar. Jaya Negara menyebut Denpasar sebagai kota yang didominasi sektor perdagangan dan jasa, sehingga kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci menjembatani pelaku usaha, mulai dari UMKM, IKM, hingga pengusaha besar.

“Sinergitas ini sangat diperlukan untuk mendorong pelaku usaha agar semakin kreatif dan inovatif di era revolusi industri 4.0. KADIN memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan daya saing kota, kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan sektor-sektor strategis,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan, sektor perdagangan dan industri masing-masing berkontribusi signifikan terhadap PDRB Kota Denpasar. Salah satu program prioritas Pemkot Denpasar adalah pengembangan produk berstandar ekspor. Di era digital saat ini, keterbukaan informasi menjadi peluang besar bagi dunia usaha untuk terus menggali potensi, termasuk memasarkan produk unggulan Denpasar ke pasar global serta menarik kunjungan business tourist melalui kerja sama ekonomi.

Walikota juga menekankan pentingnya peran KADIN yang bersinergi, inovatif, solid, dan adaptif. Menurutnya, kolaborasi yang kuat, ide-ide kreatif, organisasi yang kompak, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman akan mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN Bali I Made Ariandi mengapresiasi sinergitas KADIN Denpasar dengan Pemkot Denpasar yang dinilai sangat baik. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah kota terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya dalam penguatan UMKM.

“Selamat kepada seluruh pengurus KADIN Kota Denpasar yang telah dikukuhkan. Semoga sinergi bersama Pemkot Denpasar terus terjalin dalam setiap program peningkatan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Denpasar, I Putu Arnawa, menyampaikan bahwa pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet perjalanan organisasi. Ia menegaskan, amanah yang diterima merupakan tanggung jawab bersama untuk memperkuat pondasi kelembagaan sekaligus membawa KADIN Denpasar ke tingkat yang lebih tinggi.

“Amanah ini kami terima sebagai tanggung jawab untuk memperkuat pondasi dan mendorong kemajuan KADIN Denpasar. Melalui tema ‘Bisa! Bangkitkan Inovasi, Sinergikan Aksi’, kami mengajak seluruh insan usaha untuk bergerak bersama, berinovasi, dan bersinergi demi pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (Pur)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved