-->

Jumat, 13 Maret 2026

BASARNAS GELAR SIAGA SAR KHUSUS LEBARAN 2026/1447 H, 140 PERSONEL DISIAGAKAN DI SEJUMLAH TITIK STRATEGIS DI BALI

BADUNG , BALI KINI – Selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) melaksanakan Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026/1447 H secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan yang ruti dilaksanakan setiap tahunnya ini guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kondisi darurat 

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menggelar apel kesiapsiagaan personel, Alut, dan peralatan SAR pada Jumat (13/3). Apel ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Siaga SAR Khusus yang akan berlangsung selama 17 hari, dari tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026.Sebanyak 140 personel SAR yang disiagakan untuk mengantisipasi potensi kejadian darurat serta memberikan respon cepat apabila diperlukan sewaktu-waktu. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menyampaikan bahwa ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keamanan masyarakat, khususnya pada masa meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran.

Pada sambutan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang dibacakan dalam apel, menekankan kewaspadaan akan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat dan diperparah adanya perkiraan cuaca BMKG, masih mengalami curah hujan menengah hingga tinggi dan sebagian wilayah sangat tinggi serta meningkatnya ketinggian pasang air laut. "Menyikapi kondisi dan target khusus yang akan kita gelar tersebut, ada beberapa hal yang saya tekankan untuk dipedomani oleh jajarabn Basarnas,"tegasnya. Adapula kebijakan yang diberlakukan kepada sektor pelaksanaan teknis Basarnas untuk tidak mengambil cuti tahunan selama siaga SAR khusus berlangsung, agar tidak mengganggu kayanan terhadap masyarakat.   

Dalam pelaksanaannya, personel SAR ditempatkan di sejumlah posko strategis yang menjadi titik mobilitas masyarakat, antara lain di Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Celukan Bawang, Pelabuhan Padangbai, dan Pelabuhan Benoa. Selain itu, personel juga melaksanakan mobiling pemantauan keliling di Bandara I Gusti Ngurah Rai ataupun perlintasan darat ang akan aman di lalui pemudik. Tak luput dari pantauan yakni objek wisata di wilayah Bali, yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun berwisata agar selalu memperhatikan faktor keselamatan dan mematuhi aturan yang berlaku di setiap moda transportasi maupun destinasi wisata. Apabila masyarakat menemukan atau mengalami kondisi yang membahayakan jiwa manusia, diharapkan segera melaporkan kepada BASARNAS melalui Call Center 115 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh tim SAR terdekat.

Dengan pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran 2026/1447 H, BASARNAS berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan selamat. (ay)

Pasar Rakyat PKK Bali Sediakan Stan Gratis bagi 138 UMKM, Dorong Perputaran Ekonomi Lokal

DENPASAR , BALI KINI – Tim Penggerak PKK Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang bertempat di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Jumat (13/3). Kegiatan ini melibatkan sebanyak 138 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai kabupaten/kota di Bali dengan difasilitasi stan pameran secara gratis.

Beragam produk ditawarkan dalam pasar rakyat tersebut, mulai dari kerajinan, pakaian, tenun, kuliner, produk olahan pangan, daging, ikan, sayur, buah, bahan dapur, hingga tanaman dan bunga. Selain menghadirkan berbagai produk UMKM, kegiatan ini juga menyediakan pelayanan publik seperti Identitas Kependudukan Digital (IKD), pelayanan keamanan pangan, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menjelaskan bahwa kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.

“Pasar rakyat ini akan kami laksanakan sebulan sekali dengan berkeliling di seluruh kabupaten/kota di Bali. Selain memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara TP PKK Provinsi Bali dengan TP PKK kabupaten/kota se-Bali,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh UMKM yang terlibat telah melalui proses kurasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi Bali, sekaligus mendapatkan arahan langsung terkait kualitas produk yang dipasarkan.

Menurutnya, penyediaan stan secara gratis bagi para pelaku UMKM diharapkan dapat mendorong partisipasi yang lebih luas sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal.

Selain mendukung pemberdayaan UMKM, kegiatan ini juga menekankan penerapan prinsip ramah lingkungan. Para pedagang diminta untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai, sedotan plastik, maupun styrofoam sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Masyarakat yang datang berbelanja juga diimbau untuk membawa tas belanja sendiri.

Diketahui, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” telah dilaksanakan sejak awal periode kepemimpinan Ibu Putri Koster. Namun untuk pelaksanaan kali ini, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak akan membebani TP PKK kabupaten/kota.

“Kami meminta pemerintah daerah serta TP PKK kabupaten/kota untuk menghadirkan para pelaku UMKM dari wilayahnya, sementara penyediaan tenda dan fasilitas lainnya menjadi tanggung jawab TP PKK Provinsi Bali,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan kepada 200 masyarakat kurang mampu yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Bantuan yang diberikan berupa 10 kilogram beras, dua krat telur, dua liter minyak goreng, serta satu paket tas belanja berisi kebutuhan pokok.

Kegiatan Pasar Rakyat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pagi hingga siang hari, tenda-tenda pedagang tampak ramai dikunjungi pembeli. Bahkan sejumlah pedagang harus mengisi ulang dagangan mereka karena habis diserbu pengunjung.

Wali Kota Jaya Negara Pimpin Apel Siaga Gelar Pasukan Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026

Juga Tinjau Kesiapan Posko Terpadu, Pastikan Kelancaran dan Keamanan Arus Mudik 

Denpasar,  Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka sekaligus pimpin Apel Siaga Gelar Pasukan Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di UPT. Penumpang Terminal Ubung, Denpasar, Jumat (13/3) pagi. 

Apel Gelar Pasukan ini sebagai upaya memastikan keamanan, kenyamanan, kelancaran serta keselamatan pelaksanaan arus Mudik dan Balik Lebaran Tahun 2026/ Idul Fitri 1447 Hijriah serta rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948

Hadir pula jajaran Forkopimda Kota Denpasar disertai berbagai unsur yang terdiri dari TNI, POLRI, Basarnas, Sat Pol PP, Dishub, Pelabuhan, Organda, Jasa Raharja serta undangan lainya. 

Usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan, Wali Kota Jaya Negara meninjau seluruh kesiapan angkutan Bus, Posko Terpadu, Tim Kesehatan, Ketersediaan Obat dan kesiapan lainnya.
 
Dalam sambutanya, Wali Kota Jaya Negara menyebut potensi pergerakan masyarakat yang meningkat pada masa arus mudik maupun arus balik Lebaran dan masa libur Lebaran dimana periode mudik tahun ini berbarengan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Pihaknya merasa perlu bagi pemerintah dan pihak terkait lainnya menyiapkan langkah antisipasi agar penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 dan juga pelaksanaan rangkaian kegatan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948, dapat berjalan aman, nyaman dan lancar. 


Kota Denpasar sebagai destinasi pariwisata juga perlu mengantisipasi meningkatnya kunjungan wisatawan di saat liburan Lebaran nanti, termasuk di dalamnya terkait dengan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan maupun kelancaran lalu lintas angkutan laut.

"Kita juga bersama perlu mengantisipasi kerawanan kriminal pada periode arus mudik maupun arus balik serta mengantisipasi rawan bencana dan cuaca buruk," ungkap Jaya Negara.
 
Pada periode Lebaran, Jaya Negara juga meminta kepada tim posko terpadu agar mengingatkan para pemudik, agar menghindari mudik pada 18 maret 2026, yang berbarengan dengan acara Tawur Agung Kasanga atau Malam Pengerupukan (yang diisi Pawai Ogoh-ogoh). 

"Kepada Organda Bali dan para operator angkutan agar menyiapkan sarana angkutan yang laik jalan, begitu juga di sisi laut kami mohon bantuan para Syahbandar di bawah KSOP kelas II Benoa agar memastikan Kapal/Fastboat yang beroperasi telah memenuhi persyaratan teknis laik layar sehingga terwujudnya keselamatan bersama," katanya.

Jaya Negara selanjutnya juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Forkopimda Kota Denpasar dan semua anggota tim Posko Terpadu diantaranya TNI, Polri, BNN Kota Denpasar, jajaran Kemenhub, Organda Bali dan seluruh Stakeholder lainnya atas kerjasamanya dan dukungan dalam melaksanakan kegiatan Posko Terpadu Lebaran tahun 2026.


Sementara Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan saat ditemui menjelaskan Pelaksanaan Posko Terpadu Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026 dilaksanakan selama 16 hari dimulai tanggal 13 Maret 2026 hingga 29 Maret 2026.

Fokus pemantauan diantaranya Terminal Ubung , pool bus, Posko Terpadu Uma Anyar, obyek wisata dan pusat perbelanjaan, kegiatan mudik gratis/mudik bareng, tempat ibadah, beberapa simpang dan ruas jalan rawan kemacetan serta Pelabuhan Pengumpan Lokal di Denpasar. Sehingga dari beberapa fokus pemantauan itu dapat mengantisipasi kemungkinan fenomena-fenomena selama periode angkutan lebaran dan terciptanya kemananan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas angkutan jalan di Kota Denpasar selama periode angkutan Lebaran. 

"Tim Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur telah membentuk Pos Terpadu yang disiagakan tersebar di tiga lokasi yaitu Posko Terminal Ubung (Pos Utama) dan Posko Uma Anyar untuk pemantauan lalu lintas darat dan Posko Pelabuhan Serangan untuk memantau lalu lintas laut," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Sriawan, Posko Terpadu ini terintegrasi komunikasinya dengan pos-pos yang ada di wilayah Kota Denpasar maupun daerah lainnya karena koordinasi terkait transportasi ini tidak dibatasi wilayah administrasi. Guna mendukung pelaksanaan kegiatan yang optimal, turut disiagakan 80 Personil Gabungan per shift dengan rencana dua shif per hari.

Sriawan kemudian melanjutkan, adapun prediksi Puncak Arus Mudik terjadi pada hari Minggu hingga Selasa, 15-17 Maret 2026 (pergerakan keluar Bali diperkirakan mencapai puncak sebelum Cuti Bersama/Pengrupukan). Sedangkan prediksi Puncak Arus Balik I terjadi pada hari Selasa hingga Rabu, 24-25 Maret 2026 dan Prediksi Puncak Arus Balik II terjadi pada hari Jumat hingga Sabtu, 27-28 Maret 2026 berdasarkan Sumber Data dari Dishub Provinsi Bali berdasarkan prediksi pergerakan penumpang keluar - masuk Bali

"Untuk di Kota Denpasar sendiri beberapa tempat yang diprediksi mengalami kepadatan penumpang adalah disektor obyek wisata dan pusat perbelanjaan, termasuk Pelabuhan Sanur dan wilayah Serangan," ujarnya . (esa-toblo)

Pertama kali, Jembrana Gelar Rakor Besar Lintas Sektoral Bahas Pembangunan Strategis

NEGARA, JEMBRANA BALI KINI – Pemerintah Kabupaten Jembrana melakukan terobosan baru dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Konsolidasi lintas sektoral berskala besar pada Jumat (13/03/2026). Bertempat di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno.
Pertemuan ini menghadirkan 816 peserta yang merupakan perangkat kewilayahan ,desa adat serta tokoh masyarakat sebagai  garda terdepan pemerintahan .Pertemuan  ini memberikan Pemaparan Strategis, Dari Ketahanan Pangan hingga Investasi . 

Sementara materi rakor disampaikan langsung oleh jajaran Forkopimda, pejabat daerah,  kepala instansi vertikal hingga perumda.

Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Jembrana untuk menyatukan frekuensi , menyatukan barisan dalam menyambut transformasi ekonomi besar-besaran yang tengah berlangsung di wilayah Bali Barat.

Dalam arahannya, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menekankan bahwa pembangunan Jembrana tidak boleh dilakukan secara parsial atau bekerja sendiri-sendiri. Ia menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari tingkat lingkungan hingga dinas, untuk bergerak dalam satu komando yang selaras.

"Kita berkumpul hari ini untuk melihat dengan jernih apa yang sedang terjadi di Jembrana saat ini dan ke mana arah masa depan kita. Semuanya harus bergerak bersama, berpikir bersama, dan bekerja bersama," tegas Bupati Kembang Hartawan di hadapan ratusan peserta.

Rakor ini berfungsi sebagai wadah konsolidasi data dan rencana strategis yang dipaparkan oleh para ahli dan pimpinan instansi vertikal, di antaranya:
 
Materi Ketahanan dan Keamanan, oleh Dandim 1617 Jembrana memaparkan Program Strategis Nasional (MBG dan KDMP), sementara Kapolres Jembrana memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 H.

 Materi besar mendasar lainnya Transformasi Ekonomi Berbasis Data oleh BPS Jembrana menyajikan data makro ekonomi sebagai fondasi kebijakan pemerintah yang akurat.
 
Sementara Progres pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan yang diproyeksikan menjadi pusat perikanan internasional, serta rencana proyek Kerthi Bali Semesta (KBS) di Pekutatan yang mencakup pengembangan Golf & Resort . Termasuk beberapa rencana inevstasi pihak ketiga dan swasta yang segera beroperasi di Jembrana juga ikut dibahas. 

 Dari sisi Infrastruktur Penunjang, 
Kepastian pasokan listrik dari PLN dan ketersediaan air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati guna mendukung ekosistem industri dan investasi baru. 

Sementara untuk peningkatan SDM, Rencana pendirian Sekolah Widyalaya oleh Kemenag Jembrana di Penyaringan serta laporan investasi hijau berkelanjutan dari KPH Bali Barat.

Tak kalah menariknya persoalan sampah dan pentaaan wilayah kelingkungan sebagai lingkup terkecil juga ikut dibahas. Kali ini menghadirikan pemateri mengacu pda sukses story inovasi banjar warnasari kelod kecamatan Melaya terkait pengelolaan sampah berbasis sumber. 

Bupati menutup koordinasi dengan optimisme tinggi bahwa keterlibatan aktif dari Kelian Adat dan Kepala Lingkungan sangat vital dalam menjembatani program pemerintah ke masyarakat luas. Ia yakin, dengan sinergi ini, peluang strategis yang ada akan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
"Jika semua peluang ini dikelola dengan baik, saya yakin Jembrana akan mengalami lonjakan kemajuan yang signifikan," pungkasnya. ( * )

Jelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Pemkot Denpasar Monitoring Stok Pangan di Gudang Bulog Sempidi

Ket. Foto 
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, dan anggota TPID Kota Denpasar saat melaksanakan monitoring ketersediaan stok pangan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, di Gudang Bulog Sempidi, Kabupaten Badung, pada Jumat (13/3). 

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar melaksanakan monitoring ketersediaan stok pangan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, di Gudang Bulog Sempidi, Kabupaten Badung, pada Jumat (13/3). 


Kegiatan ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, 
didampingi Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, AA Gede Bayu Brahmasta, 
Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, Ida Bagus Mayun Suryawangsa, Kepala Bagian Perekonomian setda kota Denpasar, Agus Jayadi, jajaran Polresta Kota Denpasar dan juga anggota TPID Kota Denpasar. 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, di sela monitoring mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai langkah memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan pokok bagi masyarakat Kota Denpasar tetap terjaga, sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi daerah. 

"Monitoring ini juga sekaligus untuk memastikan ketersediaan stok menjelang Hari Raya Nyepi dan juga Idul Fitri," ungkapnya. 

Berdasarkan hasil pemantauan di Gudang Bulog Sempidi, lanjut Alit Adhi Merta, sejauh ini ketersediaan stok beras terpantau dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar tiga bulan ke depan. Stok yang tersedia terdiri dari beras medium sebanyak 3.864.345 kg dengan harga Rp11.000/kg serta beras premium sebanyak 42.005 kg dengan harga Rp14.860/kg.


"Selain itu, cadangan Pangan Pemerintah Kota Denpasar sebanyak 45 ton , sehingga nantinya akan semakin memperkuat ketersediaan cadangan pangan yang ada.
Dengan demikian, ketahanan stok beras di Kota Denpasar dipastikan tetap stabil dan siap mendukung kebutuhan masyarakat,"  tambah Alit Adhi Merta.

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Denpasar, Agus Jayadi mengungkapkan,  tidak hanya beras, Gudang Bulog Sempidi juga memiliki ketersediaan komoditas pangan lainnya, seperti minyak goreng sebanyak 2.574 liter dengan harga Rp14.500/liter serta gula pasir sebanyak 869 kg dengan harga Rp16.500/kg. Ketersediaan ini turut mendukung stabilitas pasokan bahan pokok di pasaran.

Bulog juga membuka kesempatan bagi para pedagang untuk melakukan pembelian komoditas pangan di Gudang Bulog, khususnya beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini diharapkan dapat memperlancar distribusi kepada masyarakat sekaligus membantu menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan di pasar.

"Secara keseluruhan, hasil monitoring menunjukkan bahwa ketersediaan stok pangan di wilayah Denpasar berada dalam kondisi aman dan terkendali, sehingga masyarakat diharapkan tetap tenang karena pasokan kebutuhan pokok tetap terjaga," katanya.(Win)

Parade Ogoh-Ogoh Kelurahan Karangasem 2026 Dibuka Wakil Bupati, Diikuti 9 Sekaa Teruna

Laporan reporter; Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini – Kelurahan Karangasem menggelar Lomba Parade Ogoh-Ogoh Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Budaya Candra Bhuana, pada Jumat (13/3/2026) dibuka langsung oleh Wakil Bupati Karangasem, Guru Pandu Prapanca Lagosa.

Acara pembukaan turut dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pariwisata, Pengelingsir Puri, Ketua Karang Taruna, perwakilan Dinas Pembangunan, Camat Karangasem, serta unsur Forkopimda.

Lurah Karangasem, I Made Ardiana Putra, mengatakan tradisi ogoh-ogoh merupakan bagian penting dari budaya Bali yang dilaksanakan setiap menjelang Nyepi. Kegiatan ini diharapkan mampu menjaga sekaligus melestarikan budaya Bali, serta menumbuhkan semangat generasi muda, khususnya yowana Karangasem untuk terus berkarya melalui seni ogoh-ogoh.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi implementasi dari visi pembangunan Karangasem yaitu “Karangasem yang Agung, Aman, Gemah Ripah Loh Jinawi”.

“Melalui kegiatan ini kita ingin melestarikan sekaligus mengembangkan seni budaya tradisional, meningkatkan kreativitas di bidang seni budaya, serta menumbuhkan rasa kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas masyarakat, khususnya sekaa teruna yang ada di wilayah Kelurahan Karangasem,” ujarnya.

Lomba parade ogoh-ogoh ini diikuti oleh sembilan Sekaa Teruna Teruni (STT), yakni STT Paramartha Banjar Adat Swadharma yang menampilkan fragmen tari berjudul Tan Maguru, STT Dharma Darsana, STT Triguna Tatwa, Yowana Manggala, STT Para Anom, STT Widya Dharma, STT Bakti Hita Karana, STT Anom Darsana, serta STT Iswara.

Panitia juga menyiapkan hadiah bagi para pemenang berupa piagam, piala, serta uang pembinaan. Juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp10 juta, juara kedua Rp7,5 juta, dan juara ketiga Rp5 juta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tradisi ogoh-ogoh tidak hanya menjadi perayaan seremonial menjelang Nyepi, tetapi juga menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda dalam menjaga warisan budaya Bali di Kabupaten Karangasem. 

Sementara, Wakil Bupati Karangasem memberikan apresiasi penuh atas acara lomba ini, dimana Pemkab turut memberikan sumbangan kepada masing-masing STT yakni sebanyak 1 Juta rupiah pada masng-masing STT. "Saya sangat mengapresiasi lomba ogoh-ogoh ini yang sangat menginspirasi, kami yakni kedepan akan tumbuh generasi seniman - seniman karangasem yang mengedepankan kearifan lokal, semoga kedepan bisa merancang yang lebih baik demi mengedepankan generasi muda," tandasnya (Ami)

Kamis, 12 Maret 2026

Wakil Bupati Klungkung, menerima audiensi tim Badan Pengawasan Keuangan Prov Bali

Klungkung , Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra didampingi Sekda Anak Agung Lesmana menerima audiensi dari tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kantor Perwakilan Provinsi Bali di Ruang Rapat Bupati Klungkung, Kamis (12/3). Audiensi ini dilakukan dalam rangka koordinasi Pembahasan Progres Pemenuhan Dokumen Evaluasi Pengawasan atas Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung. 

Dalam arahannya, Wabup Tjok Surya menekankan pentingnya sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan BPKP untuk memastikan seluruh administrasi pemerintahan berjalan transparan dan akuntabel. “Saya menyambut baik pendampingan dari BPKP Bali. Kepada seluruh kepala OPD agar kooperatif dan segera memenuhi dokumen yang diminta sebelum batas waktu yang ditentukan," harap Wabup Tjok Surya.(*)


Jaga Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idulfitri, Bupati Satria Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor dan Distribusi ke Nusa Penida

Klungkung , Bali Kini - Menjelang hari besar keagamaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Klungkung bergerak cepat menjaga stabilitas ekonomi daerah. Bupati Klungkung, I Made Satria, secara resmi menutup kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Klungkung yang berlangsung di Ruang Rapat Praja Mandala, Kamis (12/3/2026).

Rapat koordinasi ini menjadi langkah krusial untuk mengantisipasi potensi lonjakan inflasi dan memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok. Dalam arahannya, Bupati I Made Satria menekankan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi di Klungkung terletak pada sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Arahan Strategis Bupati Satria guna menghadapi tantangan fluktuasi harga, memberikan lima instruksi strategis kepada jajaran TPID yakni,
1. Optimalisasi Pasar Murah: TPID diminta aktif menyelenggarakan operasi pasar murah secara rutin, khususnya menjelang Hari Raya, agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat.
2. Kemitraan dengan Sektor Swasta: Bupati mendorong agar pasar murah tidak hanya melibatkan pemerintah, tetapi juga menggandeng bank swasta, pengusaha, dan distributor lokal demi dampak stabilisasi yang maksimal.
3. Pengawasan Stok dan Distribusi: Pengendalian inflasi bukan sekadar menjual barang murah, melainkan juga melakukan monitoring stok secara berkala dan memastikan kelancaran distribusi ke wilayah terpencil, terutama Nusa Penida, untuk menekan disparitas harga.
4. Perencanaan Terstruktur: TPID diinstruksikan menyusun rencana jadwal pemantauan harga dan distribusi guna mengantisipasi fluktuasi musiman secara lebih terukur.
5. Kerja Sama Antardaerah (KAD): Memperkuat kerja sama dengan daerah penghasil pangan untuk menjamin ketersediaan pasokan lokal dan mengurangi ketergantungan distribusi dari luar daerah.

Melalui HLM ini, diharapkan muncul rekomendasi kebijakan strategis yang mampu menekan ketimpangan harga tersebut sehingga ketahanan pangan merata di seluruh wilayah Kabupaten Klungkung. "Tantangan kita bukan hanya faktor pasar global, tapi juga geografis. Biaya transportasi menuju Kepulauan Nusa Penida adalah atensi serius agar tidak terjadi perbedaan harga yang mencolok dengan Klungkung daratan," tegas Bupati Made Satria.(*) 


Sinergi TNI dan Pemkab Jembrana Tuntaskan TMMD Ke-127: Akselerasi Infrastruktur untuk Dongkrak Ekonomi Desa

JEMBRANA , BALI KINI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun 2026 di wilayah Kodim 1617/Jembrana resmi ditutup dengan capaian gemilang. Upacara penutupan yang mengusung tema "Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa" dipimpin langsung oleh Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, S.H., bertempat di Lapangan Umum Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Rabu (11/3).

Prosesi  upacara penutupan yang ditandai dengan pemukulan gong, selanjutnya rombongan bergerak menuju Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan untuk prosesi pengguntingan pita sebagai simbol diresmikannya jalan rabat beton. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan kunci rumah hasil program RTLH, pembagian paket sembako bagi warga kurang mampu, serta peninjauan stand UMKM lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kreatif desa.

Acara ini turut dihadiri oleh Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Subagyo, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, jajaran Kodam IX/Udayana, unsur Camat, serta tokoh masyarakat setempat.

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Wabup Ipat), yang hadir mewakili Bupati Jembrana, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi TNI dalam membangun infrastruktur fisik yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi kerakyatan.
“Program TMMD ini sangat luar biasa karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Pembangunan jalan ini tentu akan membuka akses yang lebih mudah bagi warga, terutama petani dan pelaku usaha kecil, dalam mendistribusikan hasil produksi mereka ke pasar,” ujar Wabup Ipat saat meninjau lokasi proyek di Desa Penyaringan.

Dansatgas TMMD yang juga Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf. Sy. Gafur Thalib, melaporkan bahwa seluruh sasaran pokok maupun tambahan telah rampung 100 persen. Transformasi wajah desa di Kecamatan Mendoyo ini mencakup:
 Pembangunan jalan rabat beton, senderan (dinding penahan tanah), dan dua unit plat deker.
 Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor untuk akses air bersih, serta rehabilitasi Pos Kamling, MCK, dan tempat ibadah.
 
Sedangkan dari Sasaran Non-Fisik dengan melakukan Penyuluhan wawasan kebangsaan dan sosialisasi kesehatan bagi masyarakat setempat.



Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, menegaskan bahwa TMMD adalah wujud nyata akselerasi pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Output dari TMMD Ke-127 ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi ekonomi pedesaan. Sinergi tinggi antara Pemerintah Daerah, instansi terkait, dan partisipasi aktif masyarakat Jembrana menjadi kunci suksesnya kegiatan ini," tegas Danrem. ( * )

Gratis! Ratusan Warga Jembrana Ikuti Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak

Jembrana, Bali Kini – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, secara resmi membuka kegiatan Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak Gratis di Halaman Masjid Besar Mujahidin, Loloan Barat, Kamis (12/3).  

Kegiatan kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jembrana dan John Fawcett Foundation (JFF) ini bertujuan memberikan akses kesehatan mata bagi warga kurang mampu dengan target 300 peserta pemeriksaan dan 15 tindakan operasi katarak.

Bupati Kembang mengapresiasi JFF sebagai lembaga non-profit yang peduli pada kemanusiaan. 

"Kami sangat berterima kasih. Di tengah keterbatasan biaya masyarakat, kehadiran JFF dan BAZNAS sangat membantu. Saya harap kerja sama ini bisa berlanjut ke wilayah lain di Jembrana," ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kesehatan indra penglihatan merupakan modal utama dalam beraktivitas dan meningkatkan taraf hidup. Ia mengingatkan warga agar tidak mengabaikan pemeriksaan rutin, mengingat gangguan mata sering kali menjadi penghambat produktivitas sehari-hari.

 "Fisiknya kuat, kakinya kuat berotot, tapi kalau matanya tidak melihat kan juga susah. Karena itu harus rajin-rajin kontrol. Saya pun tadi ikut kontrol karena menyadari usia sudah mau 51 tahun, mata sudah mulai sulit membaca dekat," tuturnya. 

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan pemerintah lainnya secara preventif, seperti pengecekan gula darah dan kolesterol di Puskesmas menggunakan kartu BPJS.

​Sementara itu, Koordinator JFF, I Nengah Sariyasa, menyampaikan rasa syukurnya dapat berkolaborasi mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam penanggulangan kebutaan akibat katarak. Pihaknya menjelaskan bahwa JFF telah aktif memberikan pelayanan kesehatan mata di seluruh Bali sejak tahun 1991 dan kini jangkauannya telah meluas ke seluruh Indonesia.

​"Berbahagia dan berbangga pada hari ini kami diberikan kesempatan bersama Baznas untuk melakukan pelayanan di Loloan. Kami tetap berkomitmen untuk mendukung program pemerintah Jembrana, dan siap melakukan pelayanan di seluruh wilayah ini secara berkala," tegasnya.

​Ketua BAZNAS Jembrana, Zainal Abidin, menjelaskan bahwa layanan kesehatan ini bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh umat tanpa memandang latar belakang agama. Ia menegaskan bahwa dana sosial keagamaan yang dikelola BAZNAS, selain zakat, memang diperuntukkan bagi misi kemanusiaan secara nasional.

​"Sebenarnya ini bukan karena di masjid kemudian hanya untuk satu umat saja, tapi untuk semua umat. Jika kuota hari ini habis namun masih ada warga yang belum ter-cover, insyaallah akan kita lanjutkan lagi pada 31 Maret mendatang di Gilimanuk, Kecamatan Melaya," pungkasnya.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved