-->

Kamis, 16 Mei 2024

Gilimanuk Masuk Tiga Besar Lomba Kelurahan Provinsi Bali


Jembrana , Bali Kini
- Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menerima kedatangan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Bali Tahun 2024, di Aula Kelurahan Gilimanuk, Kamis  (16/5/2024).


Kelurahan Gilimanuk, menjadi satu – satunya kelurahan di Kabupaten Jembrana yang mengikuti Klarifikasi Lapangan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi . Kelurahan ujung barat pulau Bali ini akan  bersaing dengan Kelurahan Subagan Kabupaten Karangasem dan Kelurahan Ubung Kota Denpasar.



Ucapan selamat datang kepada penilai disampaikan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna. Ia berharap lomba kelurahan akan memotivasi semangat membangun wilayah ,mendorong prakarsa dan partisipasi.





 " Semangat masyarakat, serta tumbuhnya  prakarsa, maupun ,partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan itu yang kita harapkan dari lomba ini," terang Ipat.



Disisi lain,  Si Ngurah Made Arya Astawa. Kepala Bidang Pemerintahan Desa, sebagai tim penilai menerangkan bahwa ini adalah tahapan ketiga atau terakhir yaitu tahapan Klarifikasi Lapangan, yang sebelumnya telah dilaksanakan tahapan Penilaian Administrasi dan tahapan Pemaparan. 


"Mudah-mudahan nanti pada saat Klarifikasi Lapangan, Kelurahan Gilimanuk menampilkan yang terbaik dan dapat diundang di Upacara Kenegaraan bertemu dengan teladan-teladan dari Lembaga Kementerian," ungkap Arya.  (Yahya)


Rabu, 15 Mei 2024

Bupati Tamba Hadiri Karya Rsi Yadnya Griya Mambal Batuagung


Jembrana , Bali Kini –
Bupati Jembrana I Nengah Tamba menghadiri Karya Rsi Yadnya Padiksan Ida Bagus Putu Parwata dan Ida Ayu Kade Tirtawati di Griya Mambal, banjar Taman, desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Rabu (15/5).


Upacara Yadnya Padiksan merupakan upacara yang bermakna lahir untuk kedua kalinya (reinkarnasi) sebagai seorang sulinggih, seseorang yang telah melalui proses tata upacara diksa ini mempunyai wewenang luas dan lengkap dalam pelaksanaan dan menyelesaikan berbagai upacara yadnya.


Upacara Rsi Yadnya Padiksan Madeg Ida Peranda ini, tentunya telah melalui proses yang sesuai dengan Sastra Agama Hindu dan kesepakatan bersama seluruh keluarga serta melalui tuntunan Ida Peranda Nabe selaku guru suci.


“Karya Rsi Yadnya ini pasti sudah didasarkan pada tuntunan Sastra Agama Hindu, Bhisama Leluhur, kesepakatan keluarga besar Griya Mambal yang dituntun oleh Pengurus PHDI dan Ida Peranda Nabe selaku Yajamana dan guru suci,” ucap Bupati Tamba dalam sambutannya.


Menjadi seorang Peranda/Sulinggih tentunya tidak semudah yang dibayangkan. sebagai orang suci tentunya juga memiliki tanggung jawab sangat berat. Bupati Tamba berharap, Prosesi ini dapat terlaksana dengan baik sehingga nantinya dapat berperan sebagai penuntun umat Hindu dan memberikan pelayanan dalam berbagai pelaksanaan upacara Yadnya.


“Saya mengucapkan selamat kepada Ida Peranda Lanang Istri, semoga bisa menjadi penuntun dan pelayan umat se-Dharma, menjalankan dan melestarikan tatwa, filsafat, upacara Agama Hindu dan dresta adat budaya Bali dalam melaksanakan Panca Yadnya,” tutupnya. ( Ngurah )


Bupati Jembrana dan Bupati Badung Kompak Hadiri Halal Bihalal Desa Air Kuning


Jembrana , Bali Kini -
Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta kompak hadir dalam perayaan halal bihalal usai hari suci idul fitri didesa Air Kuning Kecamatan Jembrana .rabu ( 15/5) . Halal bihalal sebagai bentuk persaudaraan dan kekompakan umat muslim Jembrana dalam wadah menjaga semangat toleransi dengan umat lainnya yang telah terbangun dengan baik selama ini.


Semangat bersatu dan kekompakan itulah yang senantiasa digaungkan Bupati I Nengah Tamba berbagai kesempatan bertemu warganya.


“Kita sebagai warga negara dalam wadah kebhinekaan dengan berbagai macam suku, agama yang hidup di Negara kesatuan Republik Indonesia sudah kewajiban kita untuk selalu menjaga toleransi dan rasa saling menghormati dengan saudara kita yang berbeda suku dan agama,“ ujar Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang kompak hadir  bersama  Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada acara halal bihalal jemaah masjid se-kabupaten Jembrana di Masjid Pahlawan Desa Air Kuning.


Kemudian , Bupati Tamba tak henti-henti mengucapkan terimakasih kepada Bupati Badung yang sudah memberikan bantuan selama ini untuk kabupaten Jembrana.  Ia berharap dengan segala bantuan yang sudah diberikan oleh Bupati Badung agar bisa digunakan dan dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat. 


“ Sekali lagi kami mengucapkan  terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Giri Prasta beserta jajaran Pemkab Badung karena sudah sering membantu Jembrana.

Tahun kemarin kita dikabupaten  Jembrana dibantu 120 Miliar dan tahun ini pun kembali dibantu ,“ ucapnya.


Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menjelaskan kedatangannya itu guna bertemu dengan Majelis Takmir dan tokoh-tokoh / Kyai serta Uztad dan warga masyarakat Kabupaten Jembrana khususnya umat muslim. Dirinya pun mengakui, bahwa momentum  ini sudah direncanakannya sejak bulan lalu.


“Kami hari ini melaksanakan halal bihalal dan kami memang seting dari 1 bulan yang lalu ketika kami melaksanakan kegiatan bantuan hibah dan bansos BKK yang kita berikan sebelumnya, dan ini adalah momentum yang sangat luar biasa untuk menyampaikan program pemerintah serta ajaran yang luar biasa diberikan oleh kitab suci Al-Qur'an,“ ungkapnya  ( rls)


Selasa, 14 Mei 2024

Jembrana Bersholawat, Ribuan Umat Muslim Padati Twin Tower Jembrana


Jembrana , Bali Kini
– Ribuan jemaah tumpah ruah memadati Gedung Kesenian Dr Ir Soekarno (Twin Tower)  guna mengikuti acara Jembrana Bersholawat bersama ustadz H Das'ad Latif.  Jembrana Bersholawat (Doa Gaspol) dengan mengusung tema "Dari Jembrana untuk Indonesia". 


“ Atas nama pemerintah kabupaten jembrana, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada panitia penyelenggara "jembrana bersholawat" atas inisiasinya melaksanakan kegiatan ini, semoga kegiatan ini secara rutin dapat dilaksanakan, karena kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kecintaan kita kepada baginda nabi muhammad saw dengan selalu membaca shalawat kepadanya,“ ucap Bupati Tamba dalam sambutannya yang di bacakan oleh Wabup IGN Patriana Krisna, di hadapan ribuan jemaah yang hadir, Senin (13/5) malam. 


Wabup Ipat menjelaskan dalam konteks kegiatan ini, sholawatan harus diartikulasikan sebagai salah satu upaya transformasi diri atas kesalehan umat. yakni, sebagai semangat baru untuk membangun nilai-nilai kenabian yang diambil dari diri rasulullah agar tercipta masyarakat jembrana yang sejahtera dan bahagia. 


“Kami pemerintah kabupaten jembrana, senantiasa berkomitmen dan mendukung setiap kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang dilaksanakan oleh masyarakat. karena hal tersebut sudah tertuang di dalam salah satu dari enam prioritas pembangunan sebagai penjabaran dari visi " mewujudkan masyarakat jembrana yang bahagia berdasarkan trị hita karana" melalui misi yang pertama, yakni membangun ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa (atma kerthi),“ ungkapnya.


Lebih lanjut, Wabup Ipat mengatakan untuk mewujudkan apa yang menjadi misi kami ke depan perlu adanya doa dan dukungan serta sinergitas semua pihak termasuk para ulama dan seluruh tokoh agama yang ada di kabupaten jembrana, karena untuk mewujudkan jembrana emas 2026, kami tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.


Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah kabupaten jembrana kepada masyarakat muslim di kabupaten jembrana, maka dari tahun 2021 sampai tahun 2024, pemerintah kabupaten jembrana telah merealisasikan  anggaran dengan total sebesar Rp. 13.149.140.000,- (tiga belas milyar seratus empat puluh sembilan juta seratus empat puluh ribu rupiah). 


“ Adapun bantuan tersebut yakni bantuan hibah kepada masyarakat dan lembaga) untuk pembangunan dan rehab masjid, mushola, pondok pesantren, ra dan tpq,  Insentif kepada guru ngaji, ta'mir masjid, dan p3n, Bantuan penyelenggaraan acara petik laut, Bantuan transportasi penyelenggaraan haji untuk para jemaah haji berupa sewa bus untuk mengantar dan penjemputan serta  Bantuan hewan qurban untuk idul adha berupa sapi dan kambing.

Semoga di tahun-tahun yang akan datang pemerintah kabupaten jembrana dapat lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas program atau anggaran kepada masyarakat,“ jelasnya.


Selain itu, Wabup Ipat juga mengajak seluruh jama'ah untuk selalu menerapkan 3 s dalam kehidupan sehari-hari yakni sabar, semangat dan senang. 


“Mudah-mudahan dengan prinsip 3 s tersebut kita semua akan dapat mencapai apa yang kita cita-citakan yaitu terwujudnya jembrana emas 2026,“ ucapnya.


Sementara itu, Ustadz H Das'ad Latif mengatakan kebanggaannya karena bisa hadir di Jembrana. Dirinya juga menyampaikan bahwa untuk selalu taat kepada Allah SWT dan selalu sholawat kepada Baginda Nabi besar Muhammad SAW.


“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wabup Jembrana serta Bapak Kapolres Jembrana dan Forkompinda Jembrana yang telah menginisiasi acara Jembrana Bersholawat,“ ucapnya. 


Ustadz H Das'ad Latif juga mengajak Masyarakat Jembrana untuk bersatu padu guna menuju Jembrana Emas tahun 2026.


“Mari bersatu agar jembrana semakin ayem tentrem dan apa yang di cita-citakan semoga terwujud,“ pungkasnya (Adi)

Pemkab Jembrana Kembali Gelar Sosialisasi Warga, Revetment Pantai Pebuhan Mulai Bulan Ini


Jembrana , Bali Kini
- Masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir pantai Pebuahan, desa Banyubiru, Kecamatan Negara akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya, pengaman pantai untuk mengatasi abrasi yang terjadi sepanjang pantai ini mulai dikerjakan. 


Hal tersebut terungkap dalam sosialisasi pengerjaan pengaman pantai yang dilaksanakan oleh SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Bali - Penida di Balai Banjar Pebuahan, desa Banyubiru, Senin (13/5).


Pembangunan pengaman pantai akan dikerjakan selama 240 Hari yang akan mulai dikerjakan pada bulan Mei ini dan ditargetkan rampung pada Desember 2024 mendatang.


Kadis PUPRPKP Jembrana, I Wayan Sudiarta mengatakan anggaran pembangunan pengamanan pantai Pebuahan bersumber dari APBD. 

"Dapat saya sampaikan anggaran pembangunan pengamanan pantai Pebuahan bersumber dari APBD, dengan nilai kontrak Rp. 18.346.068.000 dengan waktu kerja 240 hari,"

ujarnya. 


Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan pembangunan pengamanan pantai Pebuahan dimulai dari sebelah timur dengan panjang 770 meter. 

"Kepada masyarakat yang rumahnya terdampak secara langsung dalam revetment dimohon permaklumannya, diharapkan masyarakat dapat bekerjasama dan mendukung untuk kelancaran pembangunan pengamanan pantai," tegasnya. 


Dilain sisi, masyarakat juga dengan antusias dan ikhlas merelakan sejumlah lahannya untuk kepentingan akses alat berat dan pelaksanaan proyek ini agar dapat berjalan dengan baik dan sesuai target waktu yang direncanakan.


Salah satu perwakilan warga yang tinggal di pesisir pantai Pebuahan Bapak Arianto, mengungkapkan ada sekitar 5 rumah yang diikhlaskan masyarakat yang terdampak dalam pembangunan pengamanan pantai ini.


"Kami masyarakat sangat mendukung akan kelancaran revetment ini, walaupun ada beberapa rumah yang terkena jalur kami sudah kondisikan dan kami siap membongkar dengan swadaya demi kelancaran revetment ini," ucapnya. 


Terakhir, dirinya juga berterimakasih kepada Pemerintah Daerah karena perjuangan selama 10 tahun akhirnya terealisasi di tahun 2024 ini. 

"Kami masyarakat pebuahan menjamin terlaksananya proyek ini akan berjalan dengan aman dan lancar," pungkasnya. (Aribisma)


Minggu, 12 Mei 2024

Pj Bupati Jendrika Dampingi Menhub Budi Karya Melayat ke Rumah Taruna STIP


Klungkung , Bali Kini
- Penjabat (Pj) Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika dampingi Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi melayat ke kediaman almarhum Putu Satria Ananta Rustika (19) di Dusun Bandung, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung, Kamis (9/5). Almarhum meninggal dunia akibat kekerasan oleh seniornya di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta pada Jumat (3/5) lalu.


Setiba di rumah duka Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi mengucapkan turut berduka cita yang mendalam dan memberikan semangat kepada orang tua dan seluruh keluarga korban agar tabah dan ikhlas atas kejadian ini. Dengan kejadian ini tentu menjadi suatu evaluasi pemerintah agar kedepannya tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi. "Kami akan merubah kurikulum dengan yang lebih humanis dan berteknologi. Terkait yang kita ketahui bahwa persaingan pada dunia pekerjaan itu tidak lagi mengandalkan fisik, tetapi mengandalkan kompetensi dan pengetahuan yang saat ini kita ketahui ITE menjadi satu tumpuan. Jangka pendek ini akan kami pertimbangkan di satu angkatan itu kita tidak terima. Apa tujuannya agar memutus tradisi jelek sehingga tidak lagi ada istilah senior dan junior," harapnya.


Selain itu, Menhub Budi Karya juga membebastugaskan sejumlah pejabat di STIP. Dengan kejadian ini tentu menjadi suatu evaluasi bagi kami dan kami sudah membebastugaskan direktur dan beberapa pejabat di STIP Marunda. "Sanksi ini merupakan bentuk tindakan tegas dan tanggung jawab STIP atas kematian Satria. Ini sebagai rasa bahwa tanggung jawab dan tindakan tegas itu harus dilakukan," katanya.


Pj Bupati Jendrika juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat atas bentuk perhatian yang secara langsung hadir untuk memberikan semangat kepada keluarga korban.Terkait dengan upaya-upaya pemerintah pusat untuk menindaklanjuti kejadian ini, Pj Bupati Jendrika juga sangat mendukung semoga program tersebut bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, Pj Bupati juga berharap Kementerian Perhubungan agar tetap memperhatikan keluarga korban. "Kejadian ini merupakan pelajaran untuk kita semua, semoga kejadian kekerasan ini tidak terjadi lagi di sekolah-sekolah lainnya," harapnya.


Sementara upacara pengabenan almarhum Putu Satria Ananta Rustika rencananya akan dilaksanakan pada hari Jumat, 10 Mei 2024 besok.(puspa).

Bupati Tamba Beri Penghargaan Tokoh Pendidikan Hindu di Jembrana.


Jembrana , Bali Kini -
Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Jembrana kepada tokoh, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Alm. I Ketut Nedeng, Jumat (10/5)

Piagam Penghargaan tersebut diberikan Atas Jasa dan Pengabdian sebagai tokoh pendidikan dan Perintis Sekolah Hindu di kabupaten jembrana.

Piagam penghargaan diserahkan kepada Keluarga Almarhum di Rumah Duka Desa Manistutu.

Usai menyerahkan Piagam, Bupati Tamba menceritakan tentang jasa tokoh tersebut yang telah mendidik pihaknya sehingga bisa menjadi seperti sekarang.

“ Saya sedikit bercerita tentang beliau, beliau adalah salah satu daripada yang mencetak saya sampai bisa seperti saat ini, “ ucapnya

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas jasa almarhum untuk Pendidikan di Kabupaten Jembrana yang telah merintis Sekolah Hindu dan berharap nantinya ada tokoh-tokoh lagi seperti beliau.

"Saya ucapkan terima kasih kepada almarhum yang telah berjasa dalam dunia pendidikan di kabupaten Jembrana khususnya dalam merintis sekolah Hindu, mudah-mudahan dedikasi beliau dapat kita teladani dan kita lanjutkan perjuangannya dalam meningkatkan dunia pendidikan di kabupaten Jembrana,"

Selanjutnya, Bupati Tamba mengajak seluruh yang hadir untuk memberikan doa agar beliau mendapat tempat yang baik disisinya dan bersedia memaafkan kesalahan yang mungkin belian lakukan.

“ Mari kita memberikan  doa kepada beliau semoga atas segala amal bhakti beliau kepada kita semua, sehingga kita mendapat pengetahuan dan pendidikan yang beliau berikan kepada kita. semoga beliau mendapat tempat disisinya yang baik dan bersedia memaafkan atas apa yang mungkin kesalahan beliau kepada kita.( Gusadi)

Sabtu, 11 Mei 2024

Pemkab Jembrana gelar Musrenbang, susun arah kebijakan 20 puluh tahun kedepan


Laporan Rep :Kmg/hms

Jembrana - Bupati Jembrana I Nengah Tamba membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Jembrana .

Melalui forum itu sebagai penajaman arah ,visi serta kebijakan 20 tahun kedepan pada Tahun 2025 - 2045, bertempat di Ruang Rapat Jimbarwana Lantai II Kantor Bupati Jembrana, Rabu (8/5).

Musrenbang dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Bali yang diwakili oleh Fungsional Perencana Ahli utama Bappeda prov Bali Ir.I Putu Astawa, Forkopimda Jembrana, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekda I Made Budiasa, Sekretaris DPRD Kabupaten Jembrana, Kepala OPD lingkup Pemkab Jembrana dan pemangku kepentingan lainya.

Musrembang ini dilaksanakan untuk mengkomunikasikan dan menampung berbagai masukan dari stakeholder dalam rangka penajaman visi misi, arah kebijakan dan sasaran pokok RPJPD Kabupaten Jembrana 2025 - 2045.

Dalam sambutanya Bupati Tamba mengatakan Permasalahan Pembangunan di Kabupaten Jembrana 20 (Dua puluh) Tahun kedepan sesuai periode RPJPD Kabupaten Jembrana Tahun 2025- 2045, dapat dirumuskan Visi RPJPD Kabupaten Jembrana Terwujudnya Jembrana Emas: Maju, Bahagia, dan Berkelanjutan berlandaskan Tri Hita Karana.

"Menekankan kepada 8 (Delapan) Misi Pembangunan diantaranya, Membangun sumber daya manusia yang berkualitas, inovatif dan berdaya saing, Mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal unggulan dan inklusif, Mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, Memantapkan Keamanan Daerah Tangguh dan Kondusif, Demokrasi Substansial serta Stabilitas Ekonomi Makro Daerah, Memantapkan Ketahanan Sosial Budaya dan Ekologi, Mewujudkan Pembangunan Kewilayahan yang Merata dan berkeadilan, Mewujudkan Sarana dan Prasarana yang Berkualitas dan Terkoneksi serta Ramah Lingkungan dan Memperkuat pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup," ujarnya.

Lanjut, Dalam penyusunan Rancangan RPJPD Kabupaten Jembrana Tahun 2025 -2045, Bupati Tamba menginginkan agar memperhatikan hal-hal seperti Perencanaan pembangunan daerah agar dirumuskan secara transparan, efisien, efektif, akuntabel, partisipatif, terukur dan berkelanjutan.

"Dalam pembahasan Indikator Utama pembangunan baiknya didasarkan atas kondisi dan potensi yang dimiliki sesuai dengan dinamika perkembangan daerah, dan bermuara pada pencapaian tujuan nasional dan Provinsi terutama peningkatan kesejahteraan masyarakat, percepatan penurunan stunting, pengentasan pengangguran dan kemiskinan," imbuhnya.

Dalam mewujudkan Pencapaian Program Prioritas Kabupaten Jembrana di masa mendatang, diperlukan Perencanaan dan Pendanaan yang memadai sehingga Pelaksanaan Program dapat berjalan dengan baik. Bupati Tamba berharap dengan terbitnya Perda 1 Tentang Pajak dan Restribusi Daerah serta dengan dilaksanakannya Proyek strategis Nasional.

"Proyek strategis nasional seperti Pembangunan Jalan Tol, Pembangunan Themepark di Pekutatan, Pembangunan Follow Berkuda di Melaya, Revitalisasi Pelabuhan Perikanan Pengambengan diharapkan dapat meningkatkan PAD Kabupaten Jembrana sehingga akan meningkatkan derajat hidup dan kesejahteraan masyarakat Jembrana sesuai dengan Visi Mewujudkan Masyarakat Jembrana yang Bahagia berlandaskan Tri Hita Karana," Harap Bupati Tamba.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Bali yang diwakili oleh Fungsional Perencana Ahli Utama Bappeda prov Bali Ir.I Putu Astawa mengatakan undangan yang hadir agar memfaatkan momentum ini dan ikut ambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Jembrana untuk 20 tahun ke depan.

"Hari ini adalah momentum yang luar biasa yang sangat bersejarah karena kita akan membuat dokumen perencanaan untuk 20 puluh tahun kedepan belum tentu kita kita yang hadir disini masih akan ada dua puluh tahun lagi oleh karena itu agar betul betul pertemuan ini untuk membangun jembrana dua puluh tahun kedepan menjadi semakin maju tanpa harus mencabut akar dan budaya kearifan lokal seni dan budaya yang ada dijembrana," ungkapnya.


I Putu Astawa berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menyampaikan masukan dan saran positif, konstruktif sebagai bahan penyempurnaan RPJPD Kabupaten Jembrana 2025 - 2045 dan dapat segera diselesaikan.

"Kami harapkan RPJPD ini sudah bisa menjadi Perda paling lambat Agustus kalau bisa lebih cepat lebih bagus, karena RPJPD ini akan dipakai pijakan kedepan," harap Putu Astawa.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved