-->

Sabtu, 04 Februari 2023

Buka Turnamen Futsal Antar Pelajar Bupati Suwirta Minta Junjung Semangat dan Sportivitas


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Tolong junjung sportivitas dan tetap semangat dalam mengikuti turnamen ini. Motivasi tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat membuka turnamen futsal serangkaian memperingati HUT Sekolah Sepak Bola (SSB) ke-10 di GOR Swecapura Gelgel, Kecamatan Klungkung, Sabtu (4/2). Turut hadir mendampingi Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung, I Ketut Sujana, Ketua KONI Klungkung, I Wayan Subamia dan Camat Klungkung I Putu Arnawa.

Bupati Suwirta juga mengucapkan selamat HUT ke-10 untuk SSB Semarapura. Bupati berharap semoga kedepan semakin berkiprah dan berkontribusi untuk event sepak bola khususnya di Kabupaten Klungkung. Wasit juga diminta agar sportif disaat memimpin jalannya pertandingan. "Jadi para atlet ikuti kegiatan turnamen ini dengan sebaik-baiknya agar nanti bisa melahirkan atlet yang handal sehingga bisa mewakili Klungkung di ajang event yang lebih tinggi," ujar Bupati Suwirta.

Ketua Panitia Turnamen Futsal, I Dewa Gede Aditya mengatakan bahwa kegiatan turnamen futsal ini dilaksanakan selama dua hari dalam rangka memperingati HUT SSB Semarapura. Kegiatan ini juga diikuti sebanyak 29 tim futsal dengan katagori 12 tim SD, 5 tim SMP dan 12 tim SMA yang ada di Kabupaten Klungkung. Selain itu, turnamen ini digelar sebagai arena untuk mengasah bakat-bakat muda dan sebagai ajang penyaluran kreativitas sekaligus mengarahkan semangat jiwa muda untuk berolahraga. "Jagalah kejujuran dan sportivitas dalam pertandingan," pesannya.

Bupati Suwirta Buka Acara EKS Fest ST Eka Satya Kumara Desa Paksebali


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta membuka acara EKS Fest ST Eka Satya Kumara Banjar Bucu Desa Paksebali di Lapangan Umum Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Sabtu (4/2). "Jadi kegiatan ini sangat saya apresiasi karena sudah berani melompat dan membuat event seperti ini," ucap Bupati Suwirta didampingi Camat Dawan Dewa Widiantara dan Perbekel Desa Paksebali Putu Ariadi.

Bupati Suwirta berharap kekompakan dan persatuan Sekaa Teruna harus dijaga dengan sebaik-baiknya agar nantinya kegiatan ini dapat berjalan lancar. Setelah mengadakan acara seperti ini, Bupati meminta management harus evaluasi apapun yang menjadi kekurangan sehingga bisa diperbaiki untuk membuat kegiatan selanjutnya. "Jaga kekompakan dan persatuan Sekaa Teruna, semoga kegiatan ini berjalan lancar," harap Bupati Suwirta.

Ketua Panitia, Wayan Melon Ogik Saputra mengatakan acara ini berlangsung selama dua hari, dimulai dari tanggal 4-5 Februari 2023. Dalam kegiatan ini juga diisi berbagai stand kuliner diantaranya sate seafood bakar, pondok bakso, dapur ceria dan menu makanan lainnya. Selain itu juga menampilkan beberapa artis hiburan diantaranya Bagus Wirata, Leyonk Sinarta, Grup Band Kuman Laut, Grup Band White Swan dan artis lainnya.

Wujudkan Desa Ekowisata, Mahasiswa KKN Unwar Ajak Warga Kelusa Payangan Ubah Sampah Jadi Berkah


BALIKINI.NET | GIANYAR — Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran pemberdayaan masyarakat (KKN-PPM) Universitas Warmadewa (Unwar) mengajak warga Desa Kelusa untuk mulai mengolah sampah yang dihasilkan menjadi bahan yang lebih berguna dan bernilai ekonomi sehingga menjadi berkah. Pengelolaan sampah desa menjadi penting dalam upaya mewujudkan Desa Kelusa, Payangan, Gianyar sebagai desa ekowisata. 

Mahasiswa KKN-PPM Unwar dalam mendorong pengolahan sampah desa, memberikan pelatihan pengolahan sampah menjadi kompos dan eco-enzyme. Pelatihan ini dilakukan sebagai upaya mempersiapkan SDM pengolah sampah di tempat pengolahan sampah sementara atau TPS 3R yang dimiliki oleh desa.

“Pelatihan pengomposan dan pembuatan eco-enzyme menjadi penting dalam upaya melatih masyarakat bertanggungjawab dalam mengolah sampah yang dihasilkan, sehingga ini menjadi langkah awal dalam mengimplementasikan konsep zero waste di tingkat rumah tangga,” kata akademisi Fakultas Pertanian-Unwar, Dr. I Nengah Muliarta, S.Si., M.Si yang juga dosen pembimbing lapangan di sele-sela pelatihan pengomposan di Payangan, Gianyar pada Sabtu (4/2). 

Menurut Muliarta yang juga mantan reporter radio VOA Washington ini, pelatihan pengomposan dan pembuatan eco-enzyme ini sejalan dengan Peraturan Guberbernur Nomor  47  tahun  2019 Tentang Pengelolaan sampah berbasis sumber. 

“Pelatihan di tingkat desa ini menjadi penting dilakukan agar masyarakat mengetahui, sampahnya bisa diolah jadi apa? Jika pelatihan seperti ini tidak dilakukan secara berkesinambungan, aturan yang ada hanya akan jadi aturan ompong,” ujarnya. 

Muliarta berharap para peserta pelatihan nantinya dapat menularkan pengetahuannya kepada masyarakat lainnya, sehingga pengelolaan sampah desa dapat dilakukan secara maksimal. Apabila sampah dapat dikelola dengan baik, maka upaya untuk mewujudkan desa ekowisata akan menjadi lebih mudah.

Sekretaris Desa Kelusa, Ngakan Nyoman Rai Adiputra menyatakan pelatihan pengomposan yang diberikan sangat bermanfaat, karena diberikan lebih awal sebelum pengoperasian TPS 3R yang ada di Desa Kelusa. Para peserta juga sangat senang mendapatkan pengetahuan baru, karena selama ini tidak ada warga yang melakukan pengomposan sampah.

“Selama ini tidak ada yang melakukan pengomposan, yak arena tidak tahu bagaimana cara pengomposan. Belum lagi malas mengomposkan sampah dengan alasan keterbatasan waktu dan kesibukan. Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal yang baik” ungkap Ngakan Nyoman Rai Adiputra.

Sedangkan Koordinator Desa (Kordes) KKN PPM Unwar di Desa Kelusa, Anak Agung Sagung Putri Jesica Agustini menyatakan program pelatihan pengolahan sampah desa ini merupakan program awal. Program ini dipilih berdasarkan tingkat prioritas permasalahan desa yang harus segera mendapatkan penanganan sehingga tidak menghambat pembangunan desa. (*)

Jumat, 03 Februari 2023

Universitas Warmadewa Lepas 208 Lulusan Berkualitas Dalam Wisuda Ke-71




Denpasar, Bali Kini 
-Warmadewa (Unwar) melepas sebanyak 208 lulusan pada Upacara Wisuda ke-71 Periode I Tahun 2023, Sabtu (4/2) . Jumlah lulusan ini terdiri dari Fakultas Hukum 47 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 113 orang, FISIP 16 orang, Fakultas Sastra 2 orang, Fakultas Pertanian 15 orang, Fakultas Teknik dan Perencanaan 5 orang, dan Pascasarjana 10 orang. Dengan demikian, hingga saat ini jumlah alumni Unwar sebanyak 39.010 orang, dengan jumlah mahasiswa aktif tahun akademik 2022/2023 sebanyak 12.713 orang dan 109 mahasiswa asing.


Upacara Wisuda ke-71 ini menjadi upacara wisuda terakhir yang dilepas oleh Rektor Unwar, Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. Pasalnya, masa jabatan Prof. Widjana yang telah menjabat 2 periode sebagai Rektor Unwar akan berakhir bulan Pebruari 2023 ini.


Prof. Widjana, mengatakan dari hasil tracer studi terakhir yang dilakukan pada tahun 2022 untuk lulusan tahun 2020 ini didapatkan data bahwa lulusan yang mendapat pekerjaan 73,1%, masa tunggu lulusan 5,14 bulan, dan kesesuaian bidang kerja 80,70%. Diantara yang telah bekerja pada perusahan regional 71,4%, nasional 25,3%, dan internasional 3,3%. Untuk kinerja lulusan pada beberapa instansi 97,59% berkinerja katagori sangat baik dan baik.


Pencapain ini tidak terlepas dari bidang tata pamong, tata kelola, kerjasama dan penjaminan mutu yang telah dilakukan Unwar. Dimana, untuk meningkatkan kualitas tata pamong dan tata kelola setiap tahun dilakukan survey kepuasan layanan terhadap mahasiswa, tenaga kependidikan, dosen dan mitra kerjasama. Hasilnya, yakni kepuasan dosen 90,50%, tenaga kependikan 95,16%, mahasiswa 87,33%, mitra penelitian 100%, mitra pengabdian kepada masyarakat 99,26 %. Bidang kerjasama telah ada kerjasama operasional internasional sebanyak 41 kegiatan dan nasonal 31 kegiatan.


Sementara itu, luaran bidang kemahasiswaan mendapatkan prestasi akademik internasional 7, nonakademik 45 prestasi. Begitu juga prestasi akademik nasional 57 prestasi, dan non akademik 91 presatasi. Untuk meningkatkan prestasi kemahasiswaan ini telah difasilitasi dengan kelembagaan mahasiswa di tingkat rektorat ada 10 unitas, 28 unit organisasi kemahasiswaan dan 7 forum kegiatan.


Prof. Widjana, mengatakan dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma dan layanan pendidikan, Unwar didukung dengan jumlah dosen 445 orang dengan kualifikasi akademik Doktor 126 orang dan sisanya Magister. Dari segi jabatan akademik terdiri dari Guru Besar 15 orang, Lektor Kepala 121 orang, Lektor 126 orang, dan dosen baru dengan status tenaga pengajar 107 orang dan didukung oleh tenaga kependidikan 251 orang. 


Selain itu, kualitas pendidikan khususnya pelaksanaan pembelajaran terus ditingkatkan, termasuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Semua program studi telah menerapkan Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) yang berbasis Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Tidak hanya itu, penguatan kelembagaan terus diupayakan terutama dalam akreditasi. Dimana, saat ini 6 Prodi telah terakreditasi Unggul dan A, 2 prodi terakreditasi Baik Sekali, 12 prodi terakresitasi B, dan 1 prodi baru sedang menyusun instrumen akreditasi. Penambahan prodi baru juga sedang proses pada tahun 2023 ini sebanyak 3 prodi Disamping itu, Unwar juga sedang mengusulkan akreditasi internasional untuk Prodi Sastra Inggris dan Linguistik ke lembaga AQAS (Agency for Quality Assurance by Acreditationof Study) yang berkedudukan di Jerman.


Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan, orangtua dan keluarga, sembari mengucap syukur atas keberhasilan yang diraih. Ia berpesan agar para alumni memiliki karakter sapta bayu, critical thinking, cerdas, inovatif, solutif, dan profesional. Dengan keunggulan yang dimiliki ini, diharapkan mampu mengembangkan potensi, memenangkan kompetisi guna meraih cita-cita. “Keberhasilan hari ini hanyalah tujuan antara tujuan sesungguhnya adalah menjadikan ilmu dan skil para wisudawan dapat berguna bagi banyak orang. Jadilah yang terbaik, terdepan, dan jadilah insan yang berguna,” pungkasnya. (*/rl)

Pemkot Denpasar Bersama BPN Pasang Patok Melalui Program Gemapatas


BALIKINI.NET | DENPASAR — Sebagai upaya mendorong kesadaran warga masyarakat untuk menandai tanah miliknya, Pemerintah Kota Denpasar bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) melaksanakan kegiatan pemasangan patok, melalui Program  Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) pada Jumat (3/2). 

Kegiatan ini dipusatkan di di area LC Pura Demak, Desa Pemecutan Kelod. Hadir saat itu, Asisten I Kota Denpasar yang membidangi Pemerintahan, I Made Toya dan Kepala Kantor BPN Kota Denpasar, Anak Agung Sri Anggraini. 

Tampak pula mendampingi, Camat Denpasar Barat, Ida Bagus Purwanasara serta Perbekel Desa Pemecutan Kelod, I Wayan Tantra, para pemilik tanah serta jajaran OPD terkait. 

Sebagai informasi, kegiatan pemasangan patok ini sendiri merupakan gerakan nasional yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia dan dikomandoi langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto di lokasi pusat pelaksanaan, yakni Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

Beberapa waktu lalu, pihak Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah mencanangkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) sebanyak 1 juta patok.

Perbekel Desa Pemecutan Kelod, Wayan Tantra menyebut di lokasi LC Pura Demak, sebanyak 400 patok dipasang pada kegiatan pemasangan patok pagi tadi. 

"Suatu kehormatan bagi Desa Pemecutan Kelod bahwa kegiatan pemasangan patok di Kota Denpasar dipusatkan di LC Pura Demak. Harapan kami, gerakan ini nantinya dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terkait aset tanah yang dimiliki," katanya. 

Kegiatan pemasangan patok merupakan akselerasi pelaksanaan kegiatan Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Terintegrasi Tahun 2023. 

"Pemasangan patok tanda batas tanah itu merupakan kewajiban masyarakat sebelum mendaftarkan tanahnya, agar saat petugas pengukuran akan mengukur batas tanahnya dapat lebih mudah dan cepat. Jadi kebetulan tadi, para pemilik lahan tanah ini kami undang juga untuk hadir dan menyaksikan," papar Wayan Tantra. 


Patok batas bidang tanah tersebut nantinya akan dipasang oleh masing-masing pemilik tanah dengan persetujuan pemilik tanah yang berbatasan. Dengan terpasangnya patok batas bidang tanah maka batas bidang tanahnya akan semakin jelas.

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Pemkot Denpasar Gelar Safari Kesehatan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan menggelar Safari Kesehatan yang menyasar warga masyarakat, dalam rangkaian menyambut HUT Kota Denpasar ke 235. Berpusat di Banjar Gelogor Carik, Pemogan, kegiatan pada Jumat (3/2) ini diharapkan akan mampu meningkatkan derajat kesehatan warga masyarakat. Dinkes Kota Denpasar, turut pula menggandeng The John Fawcett Foundation (JFF), Yayasan Peduli Kemanusian (YPK) Bali, serta Puskesmas III Denpasar Selatan. 

Digelar sejak pagi hari,  Safari Kesehatan ini tampak dipenuhi oleh warga masyarakat yang antusias ingin memanfaatkan pelayanan kesehatan yang diberikan. Adapun pelayanan kesehatan yang disediakan meliputi screening kesehatan, pengecekan penyakit tidak menular seperti pemeriksaan gula darah dan tensi serta pemberian Vitamin A untuk anak anak.

Oleh pihak penyelenggara disediakan pula layanan pemeriksaan mata, pembagian kaca mata  hingga operasi katarak yang melibatkan The John Fawcett Foundation (JFF), organisasi kemanusiaan yang selama ini kerap membantu masyarakat di bidang pengobatan dan pemulihan penglihatan. Selain itu, terdapat pula layanan Fisioterapi yang dikoordinir oleh pihak YPK.

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa. 
Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana dan juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes. 

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara di tengah berlangsungnya  pemeriksaan kesehatan bagi warga mengatakan apreasiasi terhadap langkah yang diambil oleh Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan ini sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. 

"Dengan berkeliling ke desa/kelurahan seperti ini dan dengan fasilitas layanan kesehatan yang lengkap, saya berharap kegiatan ini bisa menjadi sarana bagi masyarakat mendapatkan edukasi untuk menjaga pola hidup sehat bagi masyarakat," ungkapnya. 

Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Candrawati, menyebut pelaksanaan Safari Kesehatan ini diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan bagi warga masyarakat secara optimal karena dilangsungkan dengan metode jemput bola dan berkeliling ke wilayah Puskesmas yang ada di Kota Denpasar. 

"Hari ini kami mengawali kegiatan Safari Kesehatan ini di Banjar Glogor Carik yang masuk dalam wilayah Puskesmas III Densel. Pada tahun 2023 ini, kami rencananya akan menggelar 11 kali Safari Kesehatan, dalam rangka HUT Kota Denpasar, dan 11 kali lagi dalam rangka HKN. Dengan bersafari seperti ini, kami berupaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat " jelasnya. 

dr. Candrawati menambahkan, pelaksanaan Safari Kesehatan ini juga  dilaksanakan pemberian vaksinasi booster  2 Covid 19 untuk masyarakat umum, yang saat ini tengah digencarkan oleh Pemkot Denpasar.

"Selain vaksin dan layanan kesehatan, warga masyarakat yang datang ke lokasi Safari Kesehatan ini juga bisa mendapatkan, pemeriksaan IVA sekaligus diberikan  penyuluhan tentang Kanker serviks,  layanan Fisioterapi oleh pihak YPK. Besar harapan kami, Safari Kesehatan ini bisa memberikan manfaat bagi warga masyarakat," harap dr. Candrawati

Lingkungan Sri Mandala Akhirnya Ditetapkan Secara Definitif



BALIKINI.NET | JEMBRANA — Lingkungan Sri Mandala menjalani proses yang sangat panjang hingga dapat ditetapkan secara definitif. Setelah menunggu hingga 22 Tahun ,akhirnya  Lingkungan Sri Mandala ditetapkan dengan Surat Keputusan Bupati Jembrana Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pembentukan Lingkungan Sri Mandala, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana.

Surat Keputusan tersebut, diserahkan secara langsung oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba kepada Lurah Dauhwaru yang disaksikan Camat Jembrana dan seluruh tokoh masyarakat di kelurahan Dauhwaru bertempat di Wantilan Pura Puseh Dauhwaru, Jumat (3/2).

Bupati Tamba mengatakan, penetapan Lingkungan Sri Mandala secara definitif merupakan momen yang bersejarah, karena begitu lamanya proses yang telah dijalani dalam memperoleh kepekatan bersama tentang penetapan Lingkungan Sri Mandala.

"Saya hari ini bersama seluruh tokoh-tokoh yang ada di kelurahan Dauhwaru termasuk juga ibu Lurah, pak Camat dan pak Kadis PMD sudah hadir, ini merupakan hal yang luar biasa dan bersejarah bagi kita semua, karena hampir 22 tahun di kelurahan Dauhwaru ini ada sedikit kesalahpahaman yang belum mencapai titik temu terkait tapal batas antara lingkungan Menega dan lingkungan Persiapan Sri Mandala," ujarnya.

Lanjut, Bupati Tamba mengungkapkan dengan dicapainya kesepakatan bersama, permasalahan yang selama ini terjadi dapat terselesaikan.

"Astungkara bisa kita selesaikan dan kita lihat sekarang wajah tokoh-tokoh kita sudah tersenyum. Itu yang kita butuhkan, tetap menjaga menyame braye. Kita harus bersatu menuju Jembrana Emas Tahun 2026," ucapnya.

Sementara Lurah Dauhwaru, Ni Komang Sri Wahyuni menuturkan proses pembentukan lingkungan Sri Mandala dimulai sejak tahun 2001 oleh masyarakat lingkungan Menega.

"Lingkungan Persiapan Sri Mandala adalah lingkungan pemekaran dari Lingkungan Menega, yang dipersiapkan sejak tahun 2001 yang diprakarsai oleh masyarakat lingkungan Menega. Tujuan pemekaran lingkungan ini adalah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga seiring waktu berjalan dirasa perlu untuk menetapkan lingkungan Persiapan Sri Mandala menjadi lingkungan definitif yang semata-mata untuk memberikan kepastian dan keabsahan administrasi pemerintahan dan kewilayahan," ucap Sri Wahyuni.

Lanjutnya, Sri Wahyuni menambahkan bahwa telah memfasilitasi masyarakat untuk mencapai kesepakatan bersama. Kesepakatan tersebut akhirnya dapat ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Jembrana tentang Pembentukan Lingkungan Sri Mandala.

"22 tahun proses ini sudah berjalan, namun sudah mencapai titik temu. Akhirnya, tanggal 29 Nopember 2022 saya selaku Lurah Dauhwaru memfasilitasi para tokoh di lingkungan Menega dan lingkungan Persiapan Sri Mandala untuk mengadakan kesepakatan bersama berdasarkan musyawarah mufakat yang disaksikan langsung oleh bapak Bupati Jembrana beserta jajaran terkait di Pemerintahan Kabupaten. Kesepakatan tersebut kemudian saya tindaklanjuti dengan berita acara kesepakatan dan diproses menjadi sebuah keputusan Bupati Jembrana Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pembentukan Lingkungan Sri Mandala, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana," jelasnya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Jembrana yang telah mendukung dibentuknya lingkungan Sri Mandala. "Saya mewakili seluruh aparat, tokoh, dan masyarakat Kelurahan Dauhwaru menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Bupati Jembrana beserta jajaran yang terkait atas dibentuk dan ditetapkan lingkungan Persiapan Sri Mandala menjadi lingkungan definitif," ucapnya.

Sambungnya, pihaknya akan segera mengambil langkah agar proses pelayanan administrasi di lingkungan Sri Mandala segera berjalan dengan baik. "Setelah SK ini diserahkan, kami beserta seluruh jajaran aparat kelurahan Dauhwaru, para kepala lingkungan akan mensosialisasikan SK Bupati ini kepada masyarakat dan para tokoh yang kemudian akan kami proses dengan pemilihan dan pelantikan kepala lingkungan definitif Sri Mandala," pungkasnya.


Bupati Suwirta Tinjau Operasi Pasar Pemkab Klungkung


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — "Semoga pelaksanaan Operasi Pasar Pemkab Klungkung dapat membantu menekan inflasi," harap Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra saat meninjau pelaksanaan Operasi Pasar Pemkab Klungkung di Tempat Parkir Pasar Galiran Klungkung, Jumat (3/2). 

Bupati Klungkung Suwirta menyampaikan kegiatan operasi pasar dilaksanakan dalam upaya menekan Inflasi terhadap beberapa komoditas. Bupati Suwirta menginstruksikan kepada petugas Pasar Galiran untuk memantau komoditas yang sudah dibeli oleh masyarakat agar jangan sampai di jual kembali di Pasar Galiran. 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Klungkung I Wayan Ardiasa menyatakan Kegiatan Operasi Pasar merupakan kerjasama antara Pemkab Klungkung melalui Dinas Koperasi,Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Klungkung dengan PT. Mitra Gema Santi dan Bulog.

Adapun komoditas yang disediakan oleh Bulog antara lain Gula 48 kg harga@ Rp.14000; Minyak goreng 120 botol harga@ Rp 14.000; Beras 1 ton berat 5 kg harga@ 43.000; Minyak Kunci Mas 48 pouch harga@ Rp17.000; dan dari PT. Mitra Gema Santi menyediakan komoditas berupa Gas 30@Rp.18.000; Minyak 479 pcs harga@ Rp.16.000; Cabai besar 20 kg harga per kg 18.000; Cabe rawit 20 kg harga Rp50.000/kg. 
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved