Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih
KARANGASEM, Bali Kini – Upaya mengenalkan destinasi wisata baru di Kabupaten Karangasem terus digencarkan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Bugbug Culinary Festival selama 2 Hari yakni tanggal 18-19 April 2026. Digelar di Taman Harmoni Bukit Asah, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem yang baru saja selesai ditata sebagai destinasi wisata.
Festival ini menghadirkan beragam kuliner lokal dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, sekaligus mengintegrasikan potensi wisata dengan sektor usaha mikro dan kuliner.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam pembukaan acara tersebut, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Bali sekaligus mantan Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, perwakilan sekolah, Bendesa Adat Bugbug, Perbekel Desa Bugbug, jajaran prajuru adat, Asisten III Pemkab Karangasem, Tim Ahli bidang pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perindag, Ketua PHRI Karangasem dan lain-lain.
Taman Harmoni yang sebelumnya dikenal dengan sebutan “Panggian” dulunya merupakan kawasan hutan belukar yang belum dapat diakses. Kini, setelah dilakukan penataan, kawasan ini menjadi destinasi yang menawarkan keindahan alam serta suasana ketenangan yang khas.
Bendesa Adat Bugbug, Jro Nyoman Jelantik, menyampaikan bahwa festival ini merupakan bagian dari gerakan bersama untuk membangkitkan pariwisata lokal berbasis tradisi dan kreativitas masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM, generasi muda, dan masyarakat untuk berinovasi serta menampilkan potensi budaya lokal. Kami berharap Bugbug Culinary Festival bisa menjadi contoh bagi desa lain bahwa budaya dan ekonomi dapat berjalan selaras,” ujarnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Bugbug, I Gede Diatmaja, menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mengembangkan potensi desa.
Menurutnya, kawasan Bukit Asah memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap, termasuk akses menuju Virgin Beach yang dapat menjadi sumber pendapatan desa. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan mandiri oleh masyarakat lokal agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara langsung.
Di sisi lain, Ketua PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa, memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat dalam mendukung kemajuan pariwisata daerah.
“Saya bangga masyarakat mampu memberikan kontribusi nyata bagi pariwisata Karangasem. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan berharap kegiatan ini dapat terus mendorong pemulihan serta peningkatan ekonomi, khususnya di sektor kuliner,” ungkapnya.
Sementara, Gusti Ayu Mas Sumatri mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat dan kemandirian dalam membangun potensi daerah.
“Jangan menyerah dengan keadaan. Mari kita bangun semangat bersama, singsingkan lengan baju, dan bergerak untuk kemajuan desa serta wilayah kita sendiri,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha, Bugbug Culinary Festival diharapkan menjadi langkah awal dalam menjadikan Taman Harmoni Bukit Asah sebagai salah satu destinasi unggulan di Karangasem. (Ami)
FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram