Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih
Karangasem, Bali Kini – Tindakan tegas sekaligus edukatif dilakukan oleh Polres Karangasem dalam memberantas aksi trek-trekan dan balap liar di wilayah hukumnya. Sebanyak 22 pemuda terjaring razia di Jalan Veteran, Amlapura, Minggu (3/5/2026) dini hari.
Penindakan dilakukan oleh Unit Turjagwali Satlantas Polres Karangasem yang dipimpin IPDA I Komang Agus Ardyantha. Dari operasi tersebut, petugas mengamankan 19 kendaraan. Sebanyak 16 kendaraan ditilang, sementara tiga lainnya ditinggalkan pemiliknya dan kini masih diamankan di Mapolres Karangasem.
Para pelaku kemudian dibawa ke Mapolres untuk menjalani pembinaan. Sebagai efek jera, mereka diberikan sanksi fisik berupa jumping jack, lalu diinapkan semalaman di aula. Keesokan paginya, mereka menjalani kegiatan positif seperti sarapan bersama dan sembahyang, sebelum akhirnya dipertemukan dengan orang tua masing-masing.
Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pembinaan karakter generasi muda agar tidak terjerumus dalam aktivitas berbahaya di jalan raya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Maha Putra dihubungi lewat telepon, Minggu (3/5/2026) mengungkapkan bahwa mayoritas pelaku merupakan pelajar tingkat SMP hingga SMK, bahkan salah satu joki trek-trekan masih kelas IX SMP. Dari hasil pembinaan, bahkan diketahui banyak dari mereka tidak hafal Trisandya maupun Pancasila.
“Itulah sebabnya pagi hari kami ajak sembahyang, setelah orang tuanya datang baru kami berikan arahan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi kendaraan yang digunakan, di mana banyak yang tidak dilengkapi spion serta dikendarai oleh remaja yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Pihaknya pun mengimbau agar yang telah cukup umur segera membuat SIM, dan Satlantas siap memfasilitasi proses tersebut.
Para orang tua yang hadir mengaku berterima kasih atas pembinaan yang diberikan. “Saat pembinaan disana cukup dramatis dan haru, mereka kita suruh minta maaf ke orang tua masing-masing,”tambahnya. Sebagian mengaku tidak mengetahui aktivitas anaknya, sementara lainnya menyebut sudah memperingatkan namun tidak diindahkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja mendapatkan efek jera sekaligus pemahaman bahwa jalan raya bukan tempat untuk ajang balap liar yang membahayakan.
Polres Karangasem pun mengajak masyarakat untuk bersama menjaga keselamatan di jalan. “Sayangi nyawa Anda, keluarga menanti di rumah,” menjadi pesan yang terus digaungkan. (Ami)
FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram