Laporan reporter: Gusti Ayu Purnami
Karangasem – Bali Kini
Ahmad Nung, seorang pedagang acung asal Karangasem, akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji pada tahun 2026 di usia 81 tahun. Ia akan berangkat bersama sang istri, Sitirah, pada 8 Mei mendatang setelah melalui penantian panjang.
Sebagai pedagang acung, Ahmad Nung sehari-hari berjualan sederhana di kawasan wisata Candidasa dan Amed. Barang dagangannya meliputi kacamata, manik-manik kalung, hingga kalender yang ditawarkan kepada wisatawan.
Perjalanan Ahmad Nung menuju Tanah Suci bukan hal mudah. Ia mengaku telah menabung selama kurang lebih 25 tahun dari hasil berjualan tersebut. Dengan penghasilan yang tidak menentu, bahkan terkadang tidak mendapatkan hasil sama sekali, ia tetap berusaha menyisihkan sebagian pendapatannya.
“Sedikit-sedikit saya sisihkan, yang penting bisa nabung. Walaupun kadang tidak dapat jualan, tetap saya usahakan,” ujar Ahmad Nung.
Untuk berjualan, ia harus menempuh jarak yang cukup jauh dari rumahnya dengan menggunakan ojek. Meski demikian, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus bekerja dan menabung.
Sekitar 15 tahun lalu, Ahmad Nung resmi mendaftar sebagai calon jemaah haji. Sejak saat itu, ia menunggu hingga akhirnya mendapat giliran berangkat tahun ini.
Menjelang keberangkatan, Ahmad Nung dan istrinya mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan. Ia terlihat mengemas pakaian dan perlengkapan yang akan dibawa selama menjalankan ibadah haji. Keduanya berencana membawa empat koper untuk keperluan selama di Tanah Suci.
Rasa syukur dan bahagia pun dirasakan Ahmad Nung. Ia mengaku sudah tidak sabar untuk berangkat, bahkan hingga sulit tidur menjelang hari keberangkatan.
“Saya senang sekali bisa berangkat haji tahun ini. Sudah lama saya tunggu, sampai sekarang rasanya tidak percaya,” ungkapnya.
Ahmad Nung diketahui memiliki tujuh orang anak, terdiri dari tiga laki-laki dan empat perempuan, yang semuanya telah menikah.
Di usia senjanya, kesempatan menunaikan ibadah haji ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Ahmad Nung setelah puluhan tahun berusaha dan menabung dari pekerjaan sederhana yang ia jalani setiap hari. (Ami)
FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram