-->

Sabtu, 15 Agustus 2026

Koster Ucapkan Terimakasi Ke Prabowo Saat Sidang Paripurna di Gedung DPRD Bali

Koster Ucapkan Terimakasi Ke Prabowo Saat Sidang Paripurna di Gedung DPRD Bali


Denpasar , Bali Kini - Gubernur Bali Wayan Koster dalam penyampaiannya dihadapan anggota Dewan di Renon, Denpasar, Jumat (14/08), penuh sumringah dan bersemangat. Segala capaian dan program kedepan kinerja 100 hari diutarakan. Membuka dengan Pantun dan mengakhiri pidatonya dengan pantun bahasa Bali, seakan telah diaturnya dengan tepat selama selama kurang lebih 68 menit. 

Yah, waktu 1 jam lebih 8 menit berdiri dilakukannya begitu tepat sebagai langkah hari jadi Pemerintahan Provinsi Bali yang Ke-68. Gubernur Koster, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk terus menjalankan pembangunan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan dan keberlanjutan. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Bali Era Baru yang berkualitas, unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Gubernur Koster juga menyampaikan bahwa pembangunan Bali ke depan tetap diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara alam, manusia, dan kebudayaan. Arah pembangunan tersebut berlandaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

Gubernur 2 periode ini menegaskan, sejumlah kebijakan yang telah dijalankan Bali menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Kebijakan tersebut mencakup pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, pengembangan energi bersih, kendaraan listrik, pertanian organik, serta perlindungan terhadap danau, mata air, sungai, dan laut.


"Salah satu komitmen besar Bali dalam agenda lingkungan adalah target mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2045. Target tersebut lebih cepat 15 tahun dibandingkan target nasional yang ditetapkan pada 2060," Tegas Gubernur asal Bali Utara.

Ia menilai, Bali sangat tepat berani mengambil langkah dengan mencanangkan target pencapaian Net Zero Emission lebih cepat dari target nasional tahun 2060. Komitmen tersebut juga didukung dengan berbagai kebijakan dan program yang diarahkan untuk mengurangi emisi sekaligus mempercepat transisi menuju ekonomi dan energi yang lebih bersih. Upaya percepatan elektrifikasi transportasi dan pengembangan energi terbarukan menjadi bagian dari arah tersebut.

Pada periode 2025-2030, agenda pembangunan Bali mencakup sejumlah bidang prioritas, termasuk lingkungan, kehutanan dan energi. Bidang tersebut berjalan berdampingan dengan pengembangan ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, adat, agama, seni dan budaya, serta transformasi Bali sebagai Pulau Digital.

Gubernur Koster juga mengakui Bali masih menghadapi sejumlah persoalan lingkungan dan pembangunan, antara lain persoalan sampah, kerusakan ekosistem, alih fungsi lahan sawah, kemacetan, serta keterbatasan infrastruktur dan transportasi publik.

Menutup pidatonya dalam rangka Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali, Koster juga mengucapkan sebesar besarnya terhadap Persiden Prabowo yang mendukung langkah kebijakan kinerja pemerintahan Provinsi Bali, serra mengajak seluruh Sameton Krama Bali, khususnya generasi muda, untuk menjaga persatuan, kekompakan, dan semangat gotong royong dalam melanjutkan pembangunan Bali.

Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan target Net Zero Emission 2045, menurut arah kebijakan yang disampaikan pemerintahan yang dipimpinnya, menjadi bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlanjutan Bali tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga bagi generasi yang akan datang.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved