Denpasar , Bali Kini - Putu Gde Novyartha, S.H., M.Hum., resmi menggantikan Dr. Iman Luqmanul Hakim, S.H., M.Hum, sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang baru. Itu setelah acara pelantikan yang dilaksanakan diawal bulan September di Ruang Sidang Uatama PN Denpasar.
Novyartha yang sebelumnya sebagai Hakim di PN Denpasar usai pengambilan sumpah berjanji menjaga integritas dan membangun kepercayaan masyarakat Bali terhadap PN Denpasar.
"Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa diberi kesempatan untuk bisa mengabdi di Pengadilan Negeri Denpasar. Saya mohon dukungan rekan-rekan wartawan, kita terus menjaga integritas, membangun kepercayaan masyarakat Bali khususnya pada Pengadilan Negeri Denpasar," ucapnya.
Dirinya menyampaikan pihaknya akan melanjutkan program-program yang telah dirintis ketua sebelumnya, di antaranya pembangunan zona integritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), meraih predikat Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP), serta meningkatkan nilai akreditasi penjaminan mutu pengadilan agar meraih predikat unggul.
Soal penanganan perkara korupsi, Novyartha mengakui jumlah perkara yang dilimpahkan kejaksaan ke PN Denpasar terus meningkat. Ia mencontohkan dalam sehari bisa masuk hingga 12 perkara sekaligus.
"Mudah-mudahan ke depannya kita bisa tangani dengan lebih baik, karena korupsi kayaknya sekarang semakin meningkat. Perkara limpah kejaksaan aja, sehari sudah masuk 12," ujarnya.
Ia menegaskan pihaknya berkomitmen menegakkan keadilan tanpa transaksi dalam persidangan, meski diakuinya sejumlah sidang kerap molor hingga larut malam, khususnya perkara tindak pidana korupsi (tipikor).
Menurut Novyartha, pihaknya berupaya menghindari sidang tipikor berlangsung hingga tengah malam dengan mendorong sidang dimulai tepat waktu pukul 09.00 WITA, termasuk memanfaatkan hari Jumat untuk menyelesaikan tunggakan perkara.
Selain kasus korupsi, Novyartha menyebut perkara pidana umum lain yang tengah menjadi perhatian PN Denpasar adalah judi online, termasuk yang melibatkan warga negara asing.
"Sekarang yang marak kali ini perjudian online, yang orang asing mungkin banyak semakin marak. Orang-orang kita juga makin pintar ikut terlibat dalam perjudian luar negeri," ujarnya. Ia menyebut penanganan perkara judi online menjadi salah satu prioritas ke depan.
Sementara itu, Dr. Iman Luqmanul Hakim, S.H., M.Hum. yang kini menjabat Wakil Ketua PN Jakarta Barat menitipkan harapan kepada penggantinya. Ia menyebut Novyartha memiliki kapasitas dan integritas yang baik untuk melanjutkan program-program yang belum tuntas di PN Denpasar.
Iman menjelaskan salah satu agenda yang masih berjalan adalah penilaian Sistem Manajemen Anti-Penyuapan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, di mana PN Denpasar tahun ini masuk tahap evaluasi ulang. Selain itu, PN Denpasar juga tengah dinilai untuk akreditasi penjaminan mutu pengadilan negeri kelas 1A, meski hasilnya belum keluar.
"Yang menilai adalah Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Pengadilan Negeri Denpasar tahun ini masuk tahap evaluasi ulang. Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik, mudah-mudahan nanti Putu Gde Novyartha bisa melanjutkan hal itu," kata Iman.
FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram