-->

Sabtu, 28 Februari 2026

Wawali Arya Wibawa Hadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Amanah.

Ket foto : Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya saat menghadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Amanah, Gedung Keuangan Negara, Desa Sumerta Kelod, Jumat (27/2) petang. 

Denpasar, Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Amanah, Gedung Keuangan Negara, Desa Sunerta Kelod, Jumat (27/2) petang. Kegiatan rutin saat bulan Ramadhan ini dilaksanakan untuk memperkuat silaturahmi, rasa toleransi serta menjaga kerukunan antar umat beragama dengan turut serta dalam tradisi dan kebudayaan berbagai agama yang ada di Kota Denpasar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan Kemenkeu Bali, Sudarsono, Kajari Denpasar, Trimo, Perwakilan Forkopimda Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, FKUB Kota Denpasar, Ketua MUI Kota Denpasar, H. Khoeron, Ketua DMI Kota Denpasar, H. Mardi Soemitro, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati serta warga muslim Masjid Al-Amanah, Gedung Keuangan Negara.  

Sejak menjelang waktu buka puasa, ratusan umat muslim silih berganti memasuki Masjid Raya Baiturrahmah. Sembari menunggu waktu berbuka tiba, tampak anak-anak asik bermain, para tetua bercerita serta tak jarang ada yang memilih saling bersalaman yang menambah khidmat suasana bulan Ramadhan.

Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa saat menyampaikan sekapur sirihnya mengatakan bahwa momentum buka puasa bersama ini merupakan wujud harmonisnya hubungan antar umat beragama di Kota Denpasar. Hal ini lantaran hubungan baik dengan asas menyama braya antar semua elemen bangsa harus tercipta dalam rangka menunjang kelancaran pembangunan nasional khususnya di Kota Denpasar.

Lebih lanjut Arya Wibawa mengajak seluruh umat beragama yang ada di Denpasar agar menjaga persatuan dan kesatuan serta saling toleransi antar umat beragama. Sehingga kerukunan antar dan internal umat beragama di Kota Denpasar dapat terus tercipta. Hal ini juga sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara. 

"Semoga kita semua diberkati dan bertambah iman di bulan suci ini, dengan ketakwaan dan iman yang kuat sehingga kerukunan antar dan internal umat beragama dapat tercipta serta dapat ikut serta dalam berbagai program pembangunan khususnya di Kota Denpasar," ujar Arya Wibawa.

Sementara, Kepala Perwakilan Kemenkeu Bali, Sudarsono dalam kesempatan tersebut menekankan kehadiran Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa beserta jajarannya dalam buka puasa bersama ini sebagai momentum untuk lebih merekatkan hubungan silaturahmi antara umat beragama dengan jajaran pemerintah. Pihaknya mengatakan bahwa hubungan harmonis umat Muslim dan masyarakat lokal Bali yang mayoritas beragama Hindu hingga saat ini masih tetap terjaga.

"Terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Denpasar, yang sudah berkenan hadir dalam acara berbuka puasa bersama ini, sehingga rasa menyama braya dan spirit Vasudhaiva Kutumbakam yang berkembang di Bali dapat kita ciptakan dalam berbagai kegiatan sebagai cerminan budaya lokal," ungkapnya. (Ags).

Kamis, 26 Februari 2026

Wawali Arya Wibawa Apresiasi Peresmian Satuan Pendidikan Pratama Widyalaya Kumala Loka Panjer.

Denpasar, Bali Kini - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima secara resmi Ijin Pendirian Operasional Penyelenggaraan  Satuan Pendidikan Pratama Widyalaya Kumara Loka Desa Adat Panjer, Kelurahan Panjer dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha di  Yayasan Kumara Loka, Desa Adat Panjer, Kelurahan Panjer Jl.Tukad Mawa No.9c Panjer, Rabu (25/2).

Selanjutnya, izin tersebut secara resmi diserahkan kepada Ketua Yayasan Kumala Loka Panjer, I Wayan Restina yang disaksikan langsung oleh Anggota DPD RI, IB Rai Dharmawijaya Mantra, bertempat di Pratama Widyalaya Yayasan Kumala Loka Panjer, serta dihadiri undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terbitnya izin Pratama Widyalaya Kumara pertama di Kota Denpasar. Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, pihaknya mengucapkan terima kasih atas sinergi dan komunikasi yang telah terjalin antara DPD RI perwakilan Bali, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, serta Pemerintah Kota Denpasar.

“Kami selalu berkomitmen menjalankan visi dan misi kelima, yakni penguatan jati diri dan pemberdayaan masyarakat yang berlandaskan budaya Bali. Di dalam budaya Bali terdapat unsur adat, agama, seni, dan budaya. Konsep Widyalaya ini menjadi sangat penting dalam memperkuat visi tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pembangunan pendidikan  Widyalaya tidak semata melihat kuantitas, melainkan kualitas. Dengan heterogenitas masyarakat Kota Denpasar, penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai budaya dinilai mampu memperkokoh pembangunan kota yang dicintai bersama.

Arya Wibawa juga mengungkapkan bahwa proses penggodokan konsep Widyalaya telah dilakukan hampir satu tahun bersama Rai Dharmawijaya Mantra. Saat ini Pemkot Denpasar tengah melakukan pendataan potensi yang dapat mendukung terwujudnya konsep pendidikan Widyalaya, yang meliputi jenjang Adi, Pratama, Madya, hingga Utama.

“Kami akan berkolaborasi berbasis desa adat yang menjadi pembeda Denpasar dengan kabupaten lain di Bali. Kami telah menugaskan Kadis Kebudayaan dan Kadis Pendidikan untuk melakukan pemetaan serta sosialisasi kepada desa adat. Bendesa adat akan kami kumpulkan untuk memetakan potensi desa adat yang bisa mengembangkan konsep Widyalaya ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, beberapa TK Negeri di Denpasar diketahui telah mengadopsi konsep serupa, meski belum terintegrasi secara resmi dengan pemerintah pusat.
 Diharapkan ke depan keberadaan Widyalaya di Kota Denpasar dapat terwujud secara optimal dan terintegrasi.

Sementara itu, DPD RI, IB Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan bahwa saat ini di Denpasar telah terdapat dua Widyalaya, salah satunya berbasis inklusi untuk disabilitas. Menurutnya, pengelolaan pendidikan formal berbasis desa adat memiliki potensi besar, mengingat desa adat umumnya memiliki aset tanah, lembaga pendukung seperti LPD, pasar desa adat, serta potensi akreditasi lembaga pendidikan.

“Kita mendorong desa adat apabila ingin mendirikan yayasan pendidikan dari TK, SD, SMP hingga SMA sangat memungkinkan. Pendidikan berbasis desa adat ini menjadi penguatan dari akar budaya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk sekolah negeri diperlukan transformasi dan kesepakatan bersama Kementerian Agama, Bimas Hindu, serta kepala daerah. Selain itu, perlu pengaturan transisi guru yang berada di bawah Kementerian Agama maupun pemerintah daerah.

Konsep Widyalaya sendiri diharapkan menjadi sekolah berbasis akhlak, dengan komposisi pembelajaran yang menyeimbangkan antara nilai-nilai budaya dan norma (sekitar 40 sampai 60 persen) dengan pembelajaran umum nasional maupun internasional.

Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan dan modernisasi, tetapi juga memiliki nilai, arah, serta pengendalian diri yang bersumber dari tradisi dan norma budaya Bali.

"Melalui sinergi pemerintah, desa adat, dan pemangku kepentingan terkait, keberadaan Widyalaya di Kota Denpasar diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda sekaligus menjaga jati diri budaya Bali di tengah perkembangan zaman," ujarnya.  (Ayu)

Rabu, 25 Februari 2026

Lomba Penjor Kreasi Sambut HUT Kota Denpasar

Laporan Reporter: Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini  - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar dan Kasanga Festival 2026 digelar dengan lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari berbagai desa di empat kecamatan se-Kota Denpasar ikut serta dalam lomba ini. 

Nantinya Penjor ini dipajang di kawasan Jalan Udayana, Patung Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung Denpasar, Rabu (25/2). Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara mengatakan, karya-karya yang ditampilkan tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas dari segi seni dan inovasi. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena adik-adik Yowana kita memasang karya penjor yang begitu hebat. Ada seni dan inovasi pembuatan penjor kreasi yang betul-betul luar biasa," ujar Raka Purwantara.
Dalam kompetisi ini, pihaknya telah menyiapkan hadiah puluhan juta untuk pemenang.  Raka menjelaskan bahwa akan dipilih enam pemenang terbaik, mulai dari juara 1 hingga harapan 3. Juara 1 mendapat hadiah Rp10.000.000, juara 2 Rp 8.000.000, dan juara 3 Rp 6.000.000. Kemudian harapan 1 Rp 5.000.000, harapan 2 Rp 4.000.000, dan harapan 3 Rp 3.000.000.
Terkait teknis pelaksanaan, pihaknya menekankan bahwa Dinas Kebudayaan fokus pada pengelolaan manajemen lomba agar berjalan objektif. Hal ini mencakup penyediaan honor bagi para juri profesional, konsumsi bagi petugas di lapangan, serta memastikan seluruh hadiah tersalurkan dengan baik kepada para pemenang. "Pihak Disbud, juga menyiapkan hadiah, honor juri, hingga konsumsi petugas lapangan untuk memastikan acara HUT Kota ke-238 ini berjalan lancar," tutupnya.

Rabu, 11 Februari 2026

Pemkot Denpasar Tindak Lanjuti Koordinasi dengan Pihak BPJS Kesehatan 1.221 Peserta BPJS Telah Diaktifkan Kembali

Denpasar, Bali Kini - Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan, Pemerintah Kota Denpasar akan mengaktifkan kembali sebanyak 23.180 jiwa masyarakat Kota Denpasar yang terdaftar pada kepesertaan BPJS  Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) JK.

Hal tersebut disampaikan saat Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat menerima Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Dr. Nyoman Wiwiek Yuliadewi di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (10/2).

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan Pemkot Denpasar telah menyiapkan dana APBD sebesar Rp.8.762.040.000 yang nantinya digunakan untuk pengaktifan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan yang tadinya berjumlah 24.401 peserta, setelah dilakukan proses koordinasi, validasi dan verifikasi, 

sebanyak 1.221 peserta telah berhasil diaktifkan. Sedangkan sebanyak 23.180 peserta masih dalam tahap verifikasi. 

 "Melalui langkah cepat dan koordinasi lintas perangkat daerah, hingga hari ini jumlah tersebut telah berkurang menjadi 23.180 jiwa, yang berarti sebanyak 1.221 kepesertaan telah berhasil diaktifkan kembali," ujarnya.

Lebih lanjut Jaya Negara juga mengatakan untuk pengaktifan peserta BPJS Kesehatan ini pihaknya berkoordinasi dengan pihak BPJS agar sesegera mungkin dilakukan, sehingga masyarakat yang dinonaktifkan dapat menggunakan kembali layanan kesehatan di Kota Denpasar.

"Setelah melakukan pengaktifan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan ini diharapkan agar seluruh masyarakat Kota Denpasar dapat menggunakan kembali layanan kesehatan. Dan juga diingatkan untuk masyarakat kurang mampu yang belum mengaktifkan BPJS Kesehatan agar melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Denpasar untuk mengaktifkan kepesertaan JKNnya," kata Jaya Negara.

Sementara Kacab BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Dr. Nyoman Wiwiek Yuliadewi mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar atas komitmennya memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui pengaktifan kembali  kepesertaan BPJS Kesehatan PBI Pemda sebanyak 25.000 jiwa yang sebelumnya telah dinonaktifkan dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) oleh Kemensos RI.     

 "Per hari ini sudah aktif 1.221 peserta melalui Penerima Bantuan Iuran Pemda (PBI Pemda) melalui anggaran APBD," jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya juga berkomitmen akan segera mengaktifkan kembali data yang diberikan melalui Dinas Sosial Kota Denpasar sebanyak 23.180 jiwa kepesertaan BPJS Kesehatan PBI Pemda sehingga kedepannya tidak ada kendala dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan dasar di Kota Denpasar. 

"Tentu kami berharap seluruh masyarakat khususnya di Kota Denpasar dapat terlindungi melalui pelayanan kesehatan dasar terutama dalam hal ini masyarakat kurang mampu untuk seluruhnya sudah tercover BPJS  Kesehatan PBI Pemda," pungkas Wiwiek Yuliadewi. (Arm)

Sabtu, 17 Januari 2026

Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Siwaratri di Pura Agung Jagatnatha Denpasar.

Denpasar, Bali Kini - Hari Suci Siwaratri sebagai wahana penyucian diri, mulat sarira atau introspeksi diri diperingati Pemerintah Kota Denpasar dengan menggelar persembahyangan bersama Hari Suci Siwaratri di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Sabtu (17/1) petang. 

Hadir secara langsung Pj. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi Ny. I Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya, DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama. Hadir pula Forkopimda Kota Denpasar, PHDI Kota Denpasar, Sabha Upadesa Kota Denpasar, Pimpinan OPD serta pemedek masyarakat Kota Denpasar yang mengikuti rangkaian acara. 

Diringi suara kidung dan gambelan Bali, rangkaian persembahyangan Hari Suci Siwaratri di Kota Denpasar diawali dengan persembahan sejumlah Tari Wali. Dilanjutkan dengan persembahyangan bersama yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Oka Bajing Griya Bajing Kesiman

Persembahyangan Hari Suci Siwaratri di Kota Denpasar akan dilaksanakan tiga kali. Yakni Pukul 18.00 Wita saat sandikala, Pukul 00.00 Tengah Malam, dan Pukul 06.00 Pagi keesokan harinya.

Pj. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menekankan bahwa Hari Suci Siwaratri merupakan momen untuk memuja Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam prabawanya sebagai Dewa Siwa. Sehingga pada hari ini sangat baik merenungi segala perbuatan lebih dikenal dengan malam peleburan dosa. Momentum Hari Siwartari hendaknya dilakukan dengan  mulat sasira dan introspeksi untuk menjadi lebih baik kedepanya.

Eddy Mulya menambahkan,  umat manusia dapat menjalani swadarma kewajibannya dengan baik dan selalu dalam lindungan Ida Sang Hyang Widi Wasa Tuhan Yang Maha Esa. 
"Tentunya Hari Siwaratri harus diisi dengan kegiatan yang positif dengan kesadaran, seperti Dharma Tula, Monobrata, Jagra, Upawasa, Mulat Sarira dan mengendalikan Panca Indra sebagai wujud wiweka umat Hindu," imbuh Eddy Mulya. 

Sementara Kabag Kesra Kota Denpasar, IB Alit Surya Antara mengatakan bahwa Hari Suci Siwaratri penting bagi umat Hindu sebagai ajang mulat sarira. Tentunya dalam setiap perayaan rutin dilaksanakan guna memberikan edukasi dan pemahaman bagi masyarakat terkait makna dan tujuan perayaan Hari Suci  Siwaratri. 

"Dari pelaksanaan persembahyangan yang dilanjutkan dengan beragam kegiatan keagamaan seperti Makekawin, Mageguritan dan Dharma Tula diharapkan memberikan pehamaman luas bagi masyarakat terkait Hari Siwaratri," jelasnya (esa-toblo).

Jumat, 16 Januari 2026

Satpol PP Kota Denpasar Tertibkan Pengemis, Pengamen, serta Badut di Sejumlah Titik

DENPASAR, BALI KINI -  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melaksanakan kegiatan penertiban terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng), pengamen, serta badut yang beroperasi di sejumlah traffic light wilayah Kota Denpasar Kamis (15/1).

 Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Denpasar AA Ngurah Bawa Narendra mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga ketertiban umum, kenyamanan, serta keselamatan pengguna jalan.

Untuk itu penertiban dilakukan di beberapa titik lampu lalu lintas, yakni Traffic Light (TL) Gatot Subroto, TL Gunung Agung, TL Mahendradata, TL Gunung Soputan, dan TL Pesanggaran. Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil menertibkan sebanyak 18 orang pelanggar yang beraktivitas di persimpangan jalan.

Adapun rincian dari penertiban meliputi 1 orang di TL Ubung, 1 orang di TL Sanur, 7 orang di TL Pesanggaran, 4 orang di TL Gunung Soputan, serta 5 orang di TL Mahendradata. Seluruh pelanggar selanjutnya diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk didata dan diberikan pembinaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Narendra menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah guna menciptakan situasi kota yang tertib, aman, dan nyaman. Selain itu, keberadaan gepeng, pengamen, dan badut di traffic light dinilai dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Ia  juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan uang di persimpangan jalan, serta turut mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketertiban umum. Kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam mewujudkan kota yang tertib dan humanis. (Ayu)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved