-->

Senin, 01 Juni 2026

Pemkot Kembali Bangun 2 Pos Damkar, Siapkan Anggaran Rp10 M

Laporan Reporter: Jero Ari 

Denpasar , Bali Kinib - Pemkot Denpasar akan membangun dua pos pemadam kebakaran baru di tahun 2026 ini. Pembangunan ini dilakukan untuk memperkuat layanan pemadaman kebakaran di Denpasar. Rencananya Pos baru ini akan ditempatkan di Serangan dan Kesiman Kertalangu dengan anggaran disiapkan sebesar Rp10 miliar. 

Itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana yang menyebut bahwa dua pos damkar baru ini akan dibangun di Kantor Lurah Serangan dan yang kedua di Jalan Sekar Tunjung XI, Kesiman. "Untuk saat ini proses pembangunannya masih dalam tahap pelaksanaan tender. Pelaksanaan pembangunan sendiri dilakukan oleh Dinas PUPR Denpasar," Jelasnya. 

Untuk pembangunan kedua pos damkar baru ini, Pemkot Denpasar menyiapkan pagu anggaran Rp10,1 miliar lebih yang bersumber dari APBD 2026. Rinciannya yakni untuk Pos Damkar di Kesiman Kertalangu dengan pagu anggaran Rp 4.901.515.000.

Sedangkan untuk Pos Damkar di Kelurahan Serangan dengan pagu anggaran Rp 5.253.741.000. Khusus untuk Pos Damkar di Kesiman Kertalangu dibangun menggunakan hibah tanah bangunan kantor dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).  "Aset lahan ini seluas 6 are yang berlokasi di Jalan Sekar Tunjung XI, Kelurahan Kesiman Kertalangu," Akunya.

Penyerahan hibah aset ini, dituangkan dalam penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, pada 19 Januari 2026 lalu. Dalam penyerahan itu, Kepala DJKN Bali dan Nusa Tenggara, Sudarsono, menjelaskan, hibah ini diberikan untuk mendukung pembangunan daerah. 

Serah terima ini mencerminkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. "Aset tersebut dapat digunakan optimal untuk mendukung kinerja pemerintah daerah penerima hibah," ungkapnya.

Lebih jauh, pihaknya mengatakan, kerja sama antara Kementerian Keuangan dan pemerintah daerah akan terus diperkuat. Upaya ini dilakukan untuk mendukung tata kelola aset negara yang lebih baik di masa mendatang.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan melalui hibah aset berupa tanah bangunan kantor pemerintah. Memastikan aset tersebut akan dimanfaatkan untuk fasilitas umum bagi masyarakat Denpasar dan wilayah sekitar.

Prof. Dr. Ir. I Komang Gede Wiryawan, Dosen IPB Bogor Asal Desa Pesedahan Karangasem Siap Berlaga Kejurnas Tenis Profesor Indonesia di Bali

Laporan Tim: Gusti Ayu Purnamiasih 

 Karangasem, Bali Kini - Seorang gelar guru besar profesor tidak saja selalu berkecimpung dan berkompetisi di dunia akademis dan kampus.
Tapi kali ini seorang profesor diberikan ruang berlaga berkompetisi di luar dunia akademis melalui turnamen olahraga yang dikemas dalam Kejurnas (Kejuaraan Nasional Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI) 2026.
     Kejurnas Tenis ATPI kali ini akan digelar di Bali pada tanggal 11 hingga 14 Juni 2026 mendatang. Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menjadi tuan rumah penyelenggara. 
     Salah seorang calon peserta Kejurnas Tenis ATPI, Prof. Dr. Ir. I Komang Gede Wiryawan, kalau masa kecil di Bali biasa dikenal dengan sapaan Mangde, kelahiran Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, Karangasem. 
     Dihubungi melalui WhatsApp, Senin (1/6/2026), alumnus SMAN Karangasem tahun 1978 (kini SMAN 1 Amlapura), katanya dirinya sudah mendaftar urutan kelima, siap berpartisipasi ikut tarung turnamen sekaligus bisa pulang kampung berhari raya Galungan-Kuningan.     
     Dalam kejurnas dia mewakili alamamternya tempatnya mengajar sebagai dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) turun di sektor  ganda berpasangan dengan Prof. Sinung Rahardjo mewakili Politeknik AUP.
     Lanjut alumnus Fakultas Peternakan IPB, dirinya hampir setiap gelaran turnamen tenis antar profesor dan antar alumni perguruan tinggi selalu ikut pertandingan. 
     Di dunia tenis bapak dari dua anak itu, cukup berprestasi, beberapa kali menjadi juara I di internal IPB baik tunggal maupun ganda. 
     Juara II tahun 2025 lalu bermain di ganda putra antaralumni IPB dalam rangka Dies Natalis IPB ke-62. Pada tahun yang sama masuk delapan besar sebanyak dua kali di Jakarta dan Yogyakarta dalam  kejurnas ATPI.    
     Dalam tim beregu, mewakili IPB beberapa kali juara antar Litbang Pertanian se Bogor, Jawa Barat.
     Tahun 2026 belum lama ini, alumnus SMEP (Sekolah Menengah Ekonmi Pertama) Amlapura tahun 1977, sukses raih juara II beregu dalam kejuaraan Taman Jajan Tenis Invitational, diantaranya ikut satu tim peserta dari negara tetangga Malaysia
     Kenang Mangde, raihan juara tenis bukan saja di gelanggang tanah air, tetapi saat dirinya menempuh pendidikan S-3 di Benua Kangguru, Australia tahun 1990-1993 lalu juara I disabetnya dalam nomor tunggal selama empat tahun berturut turut, setiap perayaan 17 Agustus dan Hari Pendidikan Nasional yang diikuti oleh mahasiswa Indonesia dan permanen residen dari Indonesia.
     Kaitannya Kejurnas Tenis ATPI, akunya Mangde, “sebanyak lima kali saya ikut turnamen belum beruntung, tidak pernah memetik juara, hanya tahun 2025 lalu pernah masuk sampai delapan besar. Juaranya waktu itu dosen-dosen olahraga dari fakultas olahraga, perguruan tinggi mantan IKIP (Institut Keguruan Ilmu Pendidikan,”. “Tapi kali ini saya berharap bisa masuk semi final,” ujarnya  
     Dijelaskan Mangde, sistem pertandingan Kejurnas Tenis ATPI di Udiksha kali ini menggunakan sistem gugur. Pertama main setengah kompetisi di pool (ada 16 pool). Masing-masing pool terdiri atas 3-4 pasangan. Kemudian juara dan runner up pool masuk babak 32 besar dengan sistem gugur. Biasanya juara dari satu pool akan melawan runner up dari pool yang lain. Sistem gugur berlangsung sampai final.
     Ketekunannya meneruskan hobi olahraga tenis sampai raih prestasi di kalangan kampus, diawali sejak  1989 lalu ketika dirinya menempuh studi kuliah S-3 di University of Adelaide, Australia.
     Bila ditarik kebelakang, olahraga tenis yang digeluti Mangde sampai sekarang, diawali jauh saat masih kecil di desa tempat tinggal kelahirannya. Tenis saat itu bukan tenis lapangan, tetapi tenis meja atau nama lain pingpong.   
     Tenis meja ia tekuni sampai sekolah di SMA dan menjadi tim inti sekolah dan Kabupaten Karangasem dalam setaip event pertandingan sampai ke tingkat Preovinsi Bali.     
     Termasuk keluarga Mangde penghobi prestasi tenis meja. Desa Pesedahan tempat kelahirannya era tahun 1970-1980-an dikenal gudangnya atlet tenis meja. Setaip event pertandingan di wilayah Kabupaten Karangasem atlet dari Desa Pesedahan  kerap raih juara. (Ami)

Minggu, 31 Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026

Tim Kesenian Peed Aya Duta Kota Denpasar Mantapkan Kesiapan Tampil di Pembukaan PKB Tahun 2026


Denpasar, Bali Kini -Tim Kesenian Peed Aya (Pawai) Duta Kota Denpasar memantapkan kesiapannya untuk tampil pada Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 pada 13 Juni mendatang. 

Dikordinir oleh Komunitas Sakti Manca, kesiapan tersebut tampak saat pelaksanaan Gladi dan Pembinaan yang disaksikan langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama sejumlah tokoh lainnya di Areal Taman Kota Lumintang Denpasar, Jumat (29/5) petang. 

Dalam kesempatan ini hadir tim Kurator PKB Provinsi Bali Tahun 2026 diantaranya Prof. Dr. I Made Bandem dan  Prof. Dr. I Komang Sudirga, Ssn. M.Hum yang memuji penampilan Duta Peed Aya Kota Denpasar ini. 

Sajian Peed Aya Duta Kota Denpasar dikemas sangat megah diikuti kurang lebih 700 peserta, diawali penampilan Papan Nama dilanjutkan Busana Adat Kota Denpasar lalu secara berurutan tampil Tek -  Tekan, Karnaval, Bungan Jaja dan Uparengga.

Berlanjut penampilan Legong Manca yang diiringi Semara Pegulingan Sekehe Nada Acharya Kota Denpasar, Tari Barong dari Sekehe Kubu Barong Kota Denpasar dilanjutkan Tari Sang Hyang Dedari lalu Pasepan kemudian dilanjutkan Garapan Tematik Wayang Sapuh Leger diiringi Gender Sekehe Sabda Kencana Sakti Kota Denpasar dilanjutkan Ogoh-Ogoh Sapa Warang Banjar Gemeh yang diiringi Sekehe Baleganjur Banjar Tengah Sidakarya. 

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memotivasi dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman yang terlibat dalam Peed Aya Duta Kota Denpasar yang tergabung dalam Komunitas Sakti Manca ini.
 "Saya melihat persiapan garapan yang disajikan sudah sangat baik. Kedepan bagaimana seluruh tim menjaganya agar dapat tampil optimal di ajang sesungguhnya yakni Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026 nanti," ungkap Jaya Negara. 

Walikota Jaya Negara juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen yang terlibat, baik itu peserta (penari, penabuh) maupun orang tua peserta pawai yang senantiasa mendukung buah hatinya. "Kami juga mengingatkan seluruh peserta dan para orang tua untuk menjaga kesehatan sehingga penampilan berjalan lancar hingga pawai mendatang," ujarnya. 

Sementara Koordinator Peed Aya Duta Kota Denpasar, Ida Bagus Eka Harista saat ditemui menjelaskan Peed Aya Duta Kota Denpasar akan membawakan tema "Tattwa Parisudha Vasudhaiva Kutumbakam" atau bila dijabarkan tentang Atma Kertih yang menggambarkan Jiwa Paripurna. 

Dikatakannya, Peed Aya ini melibatkan ratusan talenta seniman muda yang berasal dari berbagai elemen seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lain di Kota Denpasar 

"Kami merasa tertantang memberikan penampilan terbaik bagi Kota Denpasar. Penampilan yang menarik dan berkelanjutan yang masih dalam garis besar nafas Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong- royong, yang juga diimplementasikan dengan melibatkan berbagai komponen seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lainnya dari berbagai jenjang usia," katanya.

Eksistensi penampilan anak anak ini yang tercatat paling muda berusia sekitar lima tahun sebagai wujud nyata pendidikan aktualisasi potensi generasi muda yang dilibatkan dalam garapan. 

"Semoga kami dapat memberikan yang terbaik bagi Kota Denpasar pada Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026," ungkap Gus Eka lagi.

Koreksi yang disampaikan oleh tim kurator PKB Provinsi Bali, semuanya menjadi catatan penting bagi perbaikan tim Kota Denpasar, sekaligus menjadi  bahan evaluasi untuk semakin menyempurnakan penampilan nantinya. (esa-arim)

Long Weekend Iduladha, Taman Tirtagangga Jadi Tujuan Liburan Edukasi Siswa

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Libur panjang Iduladha dimanfaatkan banyak sekolah untuk menggelar kegiatan wisata edukasi. Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi adalah Taman Tirtagangga yang berlokasi di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.

Ketua Pengelola Taman Tirtagangga, Anak Agung Made Kosalya, mengatakan bahwa libur panjang kali ini tidak memberikan peningkatan signifikan terhadap kunjungan wisatawan domestik. Namun, kunjungan wisatawan mancanegara masih mendominasi jumlah pengunjung yang datang ke objek wisata bersejarah tersebut.

Menurutnya, rata-rata jumlah kunjungan selama Mei 2026 mencapai sekitar 1.400 pengunjung. Di tengah dominasi wisatawan asing, Taman Tirtagangga juga menjadi pilihan banyak sekolah untuk mengisi masa liburan dengan kegiatan belajar di luar kelas.

“Banyak rombongan pelajar yang datang dari luar Karangasem. Mereka memanfaatkan kunjungan ke Tirtagangga sebagai sarana edukasi sejarah sekaligus rekreasi,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026)

Sejauh ini, tercatat tujuh sekolah telah melakukan pemesanan atau booking terlebih dahulu untuk mengadakan kegiatan di kawasan Taman Tirtagangga. Selain itu, belasan sekolah lainnya datang secara langsung tanpa reservasi untuk mengunjungi taman air peninggalan sejarah tersebut.

Rata-rata setiap sekolah membawa sekitar 150 siswa dalam satu kunjungan. Selain menikmati keindahan taman dan kolam air yang menjadi ikon Tirtagangga, para siswa juga memperoleh pengetahuan mengenai sejarah serta nilai budaya yang melekat pada kawasan wisata tersebut.

Pengelola berharap kunjungan wisata edukasi seperti ini terus meningkat karena tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa, tetapi juga membantu memperkenalkan warisan budaya dan sejarah Karangasem kepada generasi muda.

Dengan perpaduan nilai sejarah, budaya, dan keindahan alam yang dimiliki, Taman Tirtagangga tetap menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan maupun rombongan pelajar yang berkunjung ke Kabupaten Karangasem selama masa liburan. (Ami)

Jumat, 29 Mei 2026

TIGA PENDAKI GUNUNG BATUKARU YANG TERSESAT BERHASIL DITEMUKAN

TABANAN  , BALI KINI - Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat, (29/5/2026) sekira pukul 11.00 Wita. Ketiganya dilaporkan tersesat pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 Wita ketika hendak turun dari Gunung Batukaru.

Tiga pendaki masing masing Mario Luca WNI asal Karangasem (L/17), Taisiya Chernosvitova, WNA asal Rusia (L/18) dan Nazar Krasnoruski WNA asal Rusia (L/18). Ketiganya merupakan pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas di salah satu sekolah Internasional di Denpasar.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan yang memimpin jalannya Operasi SAR menerangkan, ketiga pendaki awalnya berangkat pada Kamis pagi, (28/5/2026) sekira pukul 09.00 Wita melalui jalur pendakian Pura Petali, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Ketiganya mulai turun sekitar pukul 15.00 Wita namun hingga pukul 20.00 Wita pendaki mengalami disorientasi dan tersesat.

"Kemarin salah satu pendaki sempat menghubungi pihak keluarga dan mengatakan dirinya tersesat. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas," imbuhnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) mengerahkan tujuh orang personel Pos SAR Buleleng dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang berada di lokasi.

"Tadi pukul 09.00 Wita Tim SAR gabungan mulai melaksanakan pendakian dari Posko Desa Karyasari untuk mencari korban, Pukul 11.00 Wita pendaki berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada koordinat (8°20'39.50"S - 115° 5'2.70"E)  di ketinggian 1899 Mdpl," lanjut Donny.

Ia menambahkan, saat ditemukan ketiga pendaki dalam kondisi stabil, semua pendaki kemudian dievakuasi turunmenuju posko.

"Pukul 14.05 Wita ketiga pendaki sudah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan menuju posko Desa Karyasari, ketiganya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," tutup Donny.

Operasi pencarian dan pertolongan turut melibatkan unsur SAR gabungan diantaranya, Basarnas Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan, Brimob Batalion B Pelopor Mengwi, Koramil Pupuan, Camat Pupuan, Babinsa Desa Karyasari, Pemandu Lokal dan Masyarakat setempat.

Bocah 12 Tahun Terseret Arus di Pantai Yeh Gangga, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Tabanan , Bali Kini — Operasi SAR terhadap seorang warga yang terseret arus dan tenggelam di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Korban diketahui bernama I Komang Sastra (12), warga Banjar Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada Kamis (28/5/2026) pukul 20.15 Wita , dari Putu Krisna selaku personel BPBD Tabanan. Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula pada Kamis sore sekitar pukul 15.30 Wita , saat korban bersama seorang temannya pergi ke Pantai Yeh Gangga untuk berenang. Setibanya di lokasi, keduanya bermain air di kawasan pantai. Namun, saat sedang berenang, korban tiba-tiba dihantam ombak besar dari arah laut dan terseret arus. Teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan dengan menarik tangan korban. Akan tetapi, derasnya arus membuat usaha tersebut tidak berhasil. Demi menyelamatkan diri, teman korban kemudian berenang menuju bibir pantai dan meminta bantuan kepada warga setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 20.30 Wita , Tim Rescue  Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan empat personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR. Setibanya di lokasi, mereka segera berkoordinasi dengan unsur SAR terkait serta pihak keluarga korban guna menentukan langkah pencarian. "Sekitar pukul 22.05 Wita, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran ke arah barat dari titik lokasi korban tenggelam sejauh kurang lebih 1,5 kilometer," jelas I Nyoman Sidakarya, selalu Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Penyisiran sepanjang bibir pantai berlangsung hingga pukul 23.35 Wita. Namun, hingga operasi dihentikan sementara pada malam hari, korban masih belum ditemukan.

Hari ini, Jumat (29/5/2026), upaya pencarian kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan "Hari ke dua operasi SAR kami tim SAR gabungan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian, dengan mengerahkan SRU laut dan darat," ungkapnya. Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebanyak 4 personel, Samapta Polres Tabanan 6 personel, Polair Polres Tabanan 8 personel, Polsek Kota Tabanan 6 personel, Babinsa Sudimara 1 personel, BPBD Tabanan 10 personel, Camat Tabanan 3 personel, PMI Tabanan 3 personel, serta keluarga dan masyarakat setempat. (ayu)

Bangli Sabet Penghargaan Penggerak Infrastruktur, Pelayanan, dan Pariwisata di Bali Tribun Awards 2026. Bu

DENPASAR ,BALI KINI  – Pemerintah Kabupaten Bangli kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi. Kabupaten yang dikenal dengan keindahan alam Kintamani ini sukses menyabet penghargaan sebagai Penggerak Pembangunan Infrastruktur, Pelayanan, dan Pariwisata dalam ajang bergengsi Bali Tribun Awards 2026.

Acara penganugerahan yang berlangsung meriah ini digelar pada Jumat (29/5/2026) bertempat di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Kota Denpasar. Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, yang hadir mewakili segenap jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bangli.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Bangli dalam melakukan akselerasi pembangunan di berbagai sektor vital. Dalam beberapa tahun terakhir, Bangli dinilai sangat progresif, khususnya dalam hal, Pembangunan Infrastruktur, Pemerataan akses jalan dan penyediaan fasilitas publik yang semakin memadai.

Sektor Pariwisata yakni Penataan kawasan wisata khususnya Kintamani yang kini tampil semakin estetik, tertib, dan mendunia.

Nilai Budaya yakni Peningkatan pelayanan publik dan pengembangan pariwisata yang tetap menjaga keseimbangan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat sesuai filosofi Tri Hita Karana.

"Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran OPD di Pemkab Bangli serta dukungan penuh dari masyarakat. Ini bukan akhir, melainkan motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan Bangli," ujar Wayan Diar di sela-sela acara.

Acara Bali Tribun Awards 2026 dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, kepala daerah, serta pelaku industri se-Bali yang dinilai memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Pulau Dewata.

Tampak hadir dalam acara tersebut Gubernur Bali Wayan Koster, Deputi Kementerian UMKM, pejabat BUMN dan BUMD, serta CEO Tribun Network, Dahlan Dahi.

Selain itu, sejumlah pimpinan daerah se-Bali juga turut hadir langsung, di antaranya Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna

Dengan diraihnya penghargaan ini, Kabupaten Bangli sukses membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk tampil di depan dalam hal inovasi pelayanan dan pembangunan daerah.

Di akhir sesi, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar kembali menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. “Kami mengucapkan terima kasih atas award yang diberikan kepada kami. Ini akan menjadi motivasi untuk terus bergerak mempercepat pembangunan di Kabupaten Bangli,” pungkasnya.

Denpasar Fashion Street Siap Digelar Pada 6 Juni Mendatang,

Angkat Kreativitas Desainer Hasilkan Kreasi Busana Berbahan Kain Perca. 

DENPASAR, BALI KINI - Dalam rangka memeriahkan Bulan Bung Karno 2026 dan memberikan ruang kreativitas bagi desainer, Dekranasda Kota Denpasar bersama Disperindag Kota Denpasar kembali menggelar Denpasar Fashion Street (DFS). Ajang fashion tahunan yang memasuki penyelenggaraan kali ketiga ini akan dilaksanakan pada 6 Juni 2026 mendatang di Kawasan Patung Dewi Melanting, Pelataran Pasar Badung, Denpasar. 

Sebagai bagian dari persiapan, Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengumpulkan para desainer yang terlibat untuk melihat langsung hasil rancangan busana di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Jumat (29/5).

Pada penyelenggaraan tahun ini, DFS melibatkan 10 desainer lokal dengan masing-masing menampilkan 10 rancangan busana terbaik mereka. Beragam karya yang ditampilkan mengusung kreativitas tinggi dengan sentuhan inovatif berbahan kain perca yang dikreasikan menjadi busana, tas, aksesori hingga berbagai ornamen fashion lainnya.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan bahwa hasil karya para desainer muda Denpasar sangat luar biasa dan menunjukkan perkembangan industri fashion kreatif yang semakin menjanjikan.

“Hasil karya para desainer sangat luar biasa. Kreativitas yang ditampilkan mampu mengolah kain perca menjadi busana yang elegan, unik dan bernilai tinggi. Ini membuktikan bahwa desainer Kota Denpasar memiliki potensi besar dan mampu bersaing dengan tetap mengedepankan inovasi serta kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Sagung Antari.

Lebih lanjut dikatakannya, Denpasar Fashion Street menjadi ruang strategis bagi para desainer lokal untuk menampilkan karya terbaik sekaligus memperkuat Denpasar sebagai kota kreatif berbasis industri fashion.

“Kami berharap kegiatan ini mampu membuka peluang lebih luas bagi para desainer muda untuk menunjukkan hasil karya mereka kepada masyarakat. Dengan begitu, produk fashion lokal dapat semakin dikenal dan digunakan dalam berbagai kegiatan maupun event,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari menjelaskan bahwa sebelum ditampilkan pada ajang DFS, seluruh rancangan para desainer telah melalui beberapa kali proses pembahasan dan kurasi bersama desainer senior.

“Sebelum ditampilkan, kami sudah beberapa kali melaksanakan rapat bersama para desainer senior untuk memberikan arahan terkait busana yang akan dipresentasikan. Yang spesifik pada DFS kali ini adalah mengkolaborasikan desain busana dengan pemanfaatan kain perca,” ujarnya.

Menurut Sri Utari, konsep tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengurangan sampah tekstil melalui pemanfaatan kembali sisa-sisa kain menjadi produk fashion bernilai ekonomis.

“Sekarang kita menghadapi persoalan sampah, sehingga tema yang kami angkat adalah bagaimana memanfaatkan kain perca agar tidak ada material yang terbuang sia-sia. Kain perca diolah menjadi tas, aksesori hingga busana dengan desain unik sehingga tidak terlihat sebagai bahan sisa,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh karya yang akan ditampilkan merupakan hasil kurasi dan pembinaan tim kurator desainer sehingga menghasilkan rancangan yang siap dipamerkan kepada publik.

“Ini menjadi salah satu upaya kami mempromosikan produk-produk fashion hasil karya desainer Kota Denpasar sekaligus menegaskan Denpasar sebagai salah satu industri unggulan di bidang fashion,” pungkasnya. (Ayu)

Kapolres Karangasem Cup 2026 Meriah, Junjung Sportivitas

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini - – Suasana semarak memenuhi GOR Bimantara Sport Center saat pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Kapolres Karangasem Cup 2026 resmi digelar pada Kamis (28/5/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Sebanyak 32 tim bulutangkis dari berbagai kalangan ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Tidak hanya pertandingan olahraga, kegiatan ini juga menghadirkan hiburan dan kekompakan melalui yel-yel masing-masing team yang juga ikut dilombakan. Suasana meriah terlihat sepanjang acara berlangsung.

Turnamen diawali dengan pertandingan exhibition antara Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika melawan Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika yang sukses menarik perhatian penonton.

Selain pertandingan bulutangkis, panitia juga mengadakan lomba yel-yel antar peserta. Kreativitas dan semangat dukungan dari masing-masing tim menjadi hiburan tersendiri bagi penonton. Yel-yel terbaik bahkan mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan sportivitas yang ditunjukkan selama kegiatan.

Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika mengatakan kegiatan olahraga seperti ini menjadi salah satu cara mengajak masyarakat hidup sehat, tetap sportif dan punya daya saing. Juga agar mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kita mengajak masyarakat untuk peduli Dengan masyarakat juga agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan atau merusak dirinya sendiri. Selain itu juga menjaga kebersamaan, membangun disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia AKP I Gusti Agung Putu Maha Putra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi ajang positif bagi masyarakat serta memperkuat rasa persaudaraan antar peserta.

Dengan antusiasme yang tinggi dari seluruh tim, Kapolres Karangasem Cup 2026 diharapkan dapat terus menjadi agenda olahraga yang mampu menyatukan masyarakat melalui semangat sehat dan sportif. (Ami)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved