-->

Iklan

Napak Periwi di Kembali Makan Korban, Penari Rangda Tewas Tertusuk Keris

BaliKini.Net
Sabtu, 06 Februari 2021, 16.34 WIB Last Updated 2021-02-06T09:34:16Z

BaliKini,Denpasar - Upacara sakral Napak Pertiwi yang umumnya digelar oleh desa adat, kini digelar di Sanggar Pekandelan Puri Agung Jro Kuta. Ironisnya, sang penari yang mengenakan tapel rangda akhirnya jadi korban, Kamis 4 Februari pagi.


Peristiwa itu terjadi saat gelaran Napak Pertiwi di Jalan Sutomo No. 44 Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara. Seorang pelajar diduga tewas akibat tertusuk senjata tajam berupa keris saat menarikan Rangda.



Pelajar beridentitas Gede Nanda Eka Prasetya laki-laki berusia 16 tahun yang beralamat di Jalan Raya Tuka, No.65 Dalung, Kuta Utara, Badung. 


Kronologi menyebut, saat itu tengah berlangsung upacara Napak Pertiwi dimana korban sedang menggunakan pakaian rangda dan menari rangda kemudian para pepatih yang berjumlah kurang lebih 7 orang menusuk korban secara bergantian.


Tiba-tiba korban roboh seperti kesurupan, setelah pakaianya dibuka pada dada sebelah kiri terdapat luka tusukan, kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Wangaya namun korban meninggal dunia dengan tanda dua lubang tusukan.


Dilaporkan peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polresta Denpasar dengan nomor laporan LP-A/ 98/II/2021/Bali/ Resta Dps. Dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Dewa Anom hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.[ar/r5] 

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU