-->

Senin, 26 September 2022

Damkar Karangasem Laundching mobil Fire Dom Double Cabin Kapasitas 3000 Liter


Karangasem, Bali Kini - Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem meresmikan armada pemadam Kebakaran baru berupa 1 unit mobil dinas baru Double Cabin berkapasitas 3000 liter, pada Senin (26/9/2022). Penambahan armada, diresmikan langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana yang didampingi oleh Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta dimana dalam acara peresmian tersebut juga menghadirkan dinas terkait seperti Kejari Karangasem, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Badan SAR cabang Karangasem, dan lain-lainnya. 


Peresmian mobil Damkar Double Cabin kapasitas 3000 liter tersebut ditandai dengan membunyikan bell mobil oleh Bupati Gede Dana serta penyemprotan air. 


Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah dalam kesempatan tersebut menjelaskan jika mobil tersebut mempunyai jangkauan sembur berjarak hingga 70 meter dan jarak semprot meninggi yakni 35 meter. 


"Dalam hal sarana dan prasarana, Damkar Karangasem mempunyai 7 unit mobil pemadam yang terdiri dari 3 unit mobil tangki 1 unit mobil penyemprot tanpa tangki, 1 unit mobil pemadam fire Dom berkapasitas 5000 liter air, sedangkan 2 unit mobil pemadam fire dom lainnya dengan kapasitas 3000 liter air, " Ujar Siki Ngurah. Sementara, dalam pelaksanaan tugas di lapangan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem memiliki tenaga teknis atau pasukan pemadam sebanyak 50 orang yang terbagi menjadi tiga regu dan dua pos yaitu pos induk Karangasem berlokasi di Terminal Pasar Karangsokong dan Pos Pemadam Selat.


Sementara, Bupati Karangasem, I Gede Dana mengatakan terkait penambahan sarpras untuk Damkar Karangasem ini sangatlah penting karena resiko kebakaran di Karangasem khususnya masih tinggi. "Ini kebutuhan dalam jangka panjang, karena resiko kebakaran di masyarakat pasti tinggi mengingat adanya  penggunaan alat rumah tangga seperti tabung gas dan lain sebagainya," Katanya. 


Sementara, disinggung mengenai penambahan pos Damkar di wilayah Karangasem jika Pemerintah Kabupaten Karangasem masih belum bisa memenuhi karena masih kekurangan sarpras dan tenaga. "Kami sebenarnya ingin ada pos Damkar di perzona wilayah. Tapi karena kekurangan sarana dan prasarana dan tenaga kami tidak bisa. Karena untuk membangun pos Damkar itu harus ada SDM harus ada bangunan serta sarana dan prasarananya, sedangkan untuk armada yang lama tidak bisa diabaikan, harus ada anggaran untuk pemeliharaan juga," Terang Bupati Gede Dana.(ami)Damkar Karangasem Laundching 

mobil Fire Dom Double Cabin Kapasitas 3000 Liter


Karangasem, Bali Kini - Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem meresmikan armada pemadam Kebakaran baru berupa 1 unit mobil dinas baru Double Cabin berkapasitas 3000 liter, pada Senin (26/9/2022). Penambahan armada, diresmikan langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana yang didampingi oleh Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta dimana dalam acara peresmian tersebut juga menghadirkan dinas terkait seperti Kejari Karangasem, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Badan SAR cabang Karangasem, dan lain-lainnya. 


Peresmian mobil Damkar Double Cabin kapasitas 3000 liter tersebut ditandai dengan membunyikan bell mobil oleh Bupati Gede Dana serta penyemprotan air. 


Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah dalam kesempatan tersebut menjelaskan jika mobil tersebut mempunyai jangkauan sembur berjarak hingga 70 meter dan jarak semprot meninggi yakni 35 meter. 


"Dalam hal sarana dan prasarana, Damkar Karangasem mempunyai 7 unit mobil pemadam yang terdiri dari 3 unit mobil tangki 1 unit mobil penyemprot tanpa tangki, 1 unit mobil pemadam fire Dom berkapasitas 5000 liter air, sedangkan 2 unit mobil pemadam fire dom lainnya dengan kapasitas 3000 liter air, " Ujar Siki Ngurah. Sementara, dalam pelaksanaan tugas di lapangan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem memiliki tenaga teknis atau pasukan pemadam sebanyak 50 orang yang terbagi menjadi tiga regu dan dua pos yaitu pos induk Karangasem berlokasi di Terminal Pasar Karangsokong dan Pos Pemadam Selat.


Sementara, Bupati Karangasem, I Gede Dana mengatakan terkait penambahan sarpras untuk Damkar Karangasem ini sangatlah penting karena resiko kebakaran di Karangasem khususnya masih tinggi. "Ini kebutuhan dalam jangka panjang, karena resiko kebakaran di masyarakat pasti tinggi mengingat adanya  penggunaan alat rumah tangga seperti tabung gas dan lain sebagainya," Katanya. 


Sementara, disinggung mengenai penambahan pos Damkar di wilayah Karangasem jika Pemerintah Kabupaten Karangasem masih belum bisa memenuhi karena masih kekurangan sarpras dan tenaga. "Kami sebenarnya ingin ada pos Damkar di perzona wilayah. Tapi karena kekurangan sarana dan prasarana dan tenaga kami tidak bisa. Karena untuk membangun pos Damkar itu harus ada SDM harus ada bangunan serta sarana dan prasarananya, sedangkan untuk armada yang lama tidak bisa diabaikan, harus ada anggaran untuk pemeliharaan juga," Terang Bupati Gede Dana.(ami)

Sabtu, 24 September 2022

Gubernur Koster Kukuhkan Gotra Pengusada Bali


DENPASAR Bali Kini - Gubernur Bali, I Wayan Koster mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat,  Dewan Penasihat Pusat, dan Dewan Kehormatan Pusat Gotra Pengusada Bali Periode 2021- 2026, serta Dewan Pengurus Cabang Gotra Pengusada Bali Periode 2022-2027, Sabtu, 24/9/2022  di Kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar. Gotra Pengusada Bali adalah  organisasi profesi Pengobat Tradisional Bali yang pembentukannya didasari oleh Peraturan Gubernur Bali Nomor 55 Tahun 2019 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali. 

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gotra Pengusada Bali, Dr. Putu Suta Sadnyana, S.H, M.H  dalam sambutannya mengatakan, pengetahuan tentang penyehatan tradisional itu selain diajarkan  oleh para penyehat tradisional Bali yang sudah berpengalaman, juga terdapat di dalam lontarlontar usada yang banyak mengandung nilai-nilai budaya dan pengetahuan tradisional dalam  berbagai bidang, termasuk di antaranya cara penyehatan berbagai penyakit dan pemulihan  kesehatan. 

Secara yuridis normatif, penyehat tradisional telah diakui sebagai suatu profesi, sebagaimana tercantum di dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Menurutnya, untuk menggali, meneliti, menerapkan dan mengembangkan pengetahuan  kesehatan tradisional Bali, diperlukan sumber daya manusia para pengusada dan generasi  penerusnya yang akan melestarikan budaya kesehatan tradisional Bali khususnya dalam  pengembangan sumber daya manusianya agar mampu memberikan pelayanan kesehatan  tradisional Bali yang berkualitas. Pelayanan kesehatan tradisional Bali sebagai kearifan lokal  yang ada turun-temurun dari generasi ke generasi hingga saat ini di masyarakat Bali, dilindungi  dan diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali yang diundangkan di Denpasar, Bali, pada tanggal 5 Desember 2019.

Untuk melaksanakan amanat dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 55 Tahun 2019 tentang  Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali pada Bab I Tentang Ketentuan Umum Pasal 1 angka 27, dan agar para pengusada dalam menjalankan profesinya sebagai penyehat tradisional menjadi lebih berkualitas dan terlindungi dari sisi hukum dalam menjalankan profesinya, maka para pengusada di Bali yang berkumpul di Denpasar, Bali pada Jumat, 26 Pebruari 2021 telah bersepakat membentuk Gotra Pengusada Bali, sebagai suatu organisasi profesi, wadah untuk  bersatu bagi para Pengusada di Bali. Organisasi ini berkedudukan di Denpasar, Bali dengan  cabang-cabangnya di seluruh kabupaten/kota di Bali termasuk di luar daerah Bali.

Menurut Suta Sadnyana Gotra Pengusada adalah Asosiasi Penyehat Tradisional Bali sebagai  wadah untuk meningkatkan dan/atau mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, martabat dan etika profesi Penyehat Tradisional Bali. Organisasi ini resmi berbadan hukum berdasarkan SK Menteri Hukum Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No: AHU-000 0220.AH.01.07 Tahun 2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Gotra Pengusada Bali dengan Jumlah 3.434 yang terdiri dari : Griya Sehat 3 orang, Penyehat Tradisional 504 memiliki STPT, 2.917  belum memiliki (data tahun 2021). 

Gotra Pengusada didirikan dan dibentuk pada Hari Jumat,26  Pebruari 2021 di Denpasar, Bali.  Ia merinci tujuan didirikannya Gotra Pengusada sebagai berikut: a) Menampung para pengusada  dalam satu organisasi profesi pengusada. b) Meningkatkan pengetahuaan para pengusada dalam menggali, menerapkan dan mengembangkan pengetahuan kesehatan tradisional Bali, dalam  rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, baik secara mandiri maupun berintegrasi  dengan pengobatan konvensional c) Memperjuangkan agar pengusada yang belum mempunyai ijin praktek atau belum terdaftar pada instansi yang berwenang, agar mendapatkan ijin atau  menjadi terdaftar dengan langkah-langkah sebagai berikut : 

1) Memperjuangkan aspirasi 

pengusada anggota Gotra Pengusada. 2) Mengupayakan pendampingan hukum bagi pengusada anggota Gotra Pengusada yang mengalami masalah hukum. 3) Memberikan rekomendasi/Surat Keterangan atau sejenisnya yang diperlukan oleh pengusada untuk memperoleh ijin atau untuk memperoleh status terdaftar dari instansi yang berwenang. 

4) Membantu pemerintah Republik 

Indonesia dan khususnya Pemerintah Daerah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten dan Kota di Bali dalam upaya menggali, meneliti, menerapkan dan mengembangkan pengetahuan dan pelayanan kesehatan tradisional Bali, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, selain  dapat pula bersinergi dengan pelayanan kesehatan konvensional (terintegrasi) 

5) Melakukan pembinaan pengusada secara berkala secara mandiri, maupun bekerjasama sama dengan instansi pemerintah atau swasta. Kegiatan Gotra Pengusada adalah: 

a) Mengumpulkan data mengenai keberadaan pengusada di  wilayah Provinsi Bali dan melakukan pembinaan. 

b) Mengadakan sendiri atau bekerjasama  dengan pemerintah atau pihak lain kegiatan pendidikan/pelatihan guna meningkatkan kualitas  para anggota Gotra Pengusada, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota.

 c)  Menjaga dan mengawasi setiap anggota agar menjunjung tinggi martabat kehormatan profesi  sesuai dengan Kode Etik sesana dan peraturan hukum yang berlaku. 

d) Memberikan pelayanan  kesehatan cuma-cuma kepada orang-orang miskin. 

e) Mengadakan, memelihara, meningkatkan  kerjasama dalam bidang kesehatan tradisional dengan profesi/badan-badan/lembaga- organisasiorganisasi lembaga, instansi-instansi pemerintah dan swasta, baik di dalam maupun di luar  negeri.

f) Melakukan usaha-usaha dan kegiatan-kegiatan lain yang perlu dan berguna bagi  anggota Gotra Pengusada dalam menjalankan profesinya. 

“Saya juga memohon kepada Bapak Gubernur Bali untuk terus memberikan dukungan penuh  kepada kegiatan organisasi ini demi tercapainya tujuan dibentuknya organisasi ini” ujar Suta Sadnyana Pengurus Gotra Pengusada Bali yang dikukuhkan oleh I Wayan Koster meliputi Pengurus 

Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Penasehat Pusat, dan Dewan Kehormatan Pusat; Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota se Bali.

Pengukuhan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kepala Dinas Kesehatan  Kabupaten/Kota se-Bali, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dinas Pemajuan Masyarakat Desa  Adat, Rektor Universitas Hindu Indonesia, Ketua PHDI Provinsi Bali, Ketua Yayasan Widya 

Kertih, Staf Ahli Gubernur Provinsi Bali, Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali; Ketua Sentra  Pengembangan dan Penerapan Pengobat Tradisional (SP3T) Provinsi Bali; Kepala Balai Besar  Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar; Wali Kota Denpasar; Ketua Forum  Komunikasi Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali; Ketua Konsil Kedokteran Indonesia; Ketua  IDI Wilayah Bali; Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali; Ketua  Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Bali;  Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Daerah Bali; Ketua Persatuan Ahli Farmasi Indonesia  (PAFI) Pengurus Daerah (PD) Bali; Dekan Fakultas Kedokteran UNUD; Dekan Fakultas  Kedokteran Unwar; Dekan Fakultas Brahma Widya UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar; 

Dekan Fakultas Kesehatan UNHI dan Dekan Fakultas Kedokteran Undiksha. Acara ini dimeriahkan dengan pameran produk dan jasa Usada Bali dari sedikitnya 20 pelaku UMKM di Bali. Para peserta dan undangan disediakan layanan pengobatan tradisional gratis.[r3/tm]

Jumat, 16 September 2022

Universitas Warmadewa Lepas 1.332 Wisudawan yang ke 70


Denpasar ,Bali Kini
- Universitas Warmadewa (Unwar) akan menggelar Upacara Wisuda ke-70 Periode III Tahun 2022, yang akan di laksankan besok Sabtu (17/9)  Sebanyak 1.332 orang lulusan akan dilepas oleh Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., bersama para Wakil Rektor. Upacara wisuda digelar secara offline di areal kampus setempat dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Menariknya, wisuda kali ini bersamaan dengan Puncak Perayaan Dies Natalis ke-38 Unwar.


Dari 1.332 orang lulusan yang diwisuda, terdiri dari Program Sarjana (S1) sebanyak 1.240 orang dengan rincian Fakultas Ekonomi 616 orang, Fakultas Hukum 133 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 37 orang, Fakultas Sastra 66 orang, Fakultas Pertanian 50 orang, Fakultas Teknik dan Perencanaan 237 orang, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 101 orang, dan Program Pascasarjana sebanyak 92 orang. Dengan demikian, hingga saat ini jumlah alumni Unwar sebanyak 38.564 orang dan Jumlah mahasiswa Aktif 12.939 orang.


Luaran pendidikan yang dihasilkan dari seluruh Wisuda kali ini, yaitu untuk program S1 lulus tepat waktu sebanyak 1.016 orang (81,94%) dan Indek Prestasi di atas 3,25 sebanyak 1.080 orang (87,10 %). Untuk program S2 yang lulus tepat waktu sebanyak 81 orang (88,04%), dan Indek Prestasi di atas 3,5 sebanyak 87 orang (94.57%). Sedangkan Penyelesaian tugas akhir untuk semua program selama 6 bulan sebanyak 963 orang (73.34%). Sementara itu, dari hasil tracer tahun 2022, masa tunggu rata-rata 4.29 bulan, yang mendapat pekerjaan sebanyak 71.16%, berwiraswasta 9,9 % dengan gaji pertama rata-rata Rp. 3.300.605.


Rektor Unwar, Prof. Widjana, menyampaikan capaian akademik dan non akademik mahasiswa Unwar Tahun Akademik 2022/2023. Untuk bidang akademik tingkat internasional mahasiswa Unwar berhasil meraih juara I dan juara II World Young Inventtors Exhibition tahun 2022 di Malaysia. Sedangkan untuk non akademik, diantaranya juara I kegiatan 10th Perisasi Diri International Championship 2022 dan 24 prestasi lainnya. 


Untuk bidang akademik di tingkat nasional mahasiswa Unwar salah satunya meraih juara I Alsa English Touerny di Brawijaya dan 14 prestasi lainnya. Sedangkan, dalam bidang non akademik ditingkat nasional, yaitu Juara I Kejuaraan Prestasi Pencak Silat Bali Championship II Tahun 2022 dalam 9 kategori, dan 35 prestasi lainnya.


Terkait Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Prof. Widjana menyampaikan bahwa Unwar menjadi salah satu universitas di Indonesia yang sangat aktif mengikuti MBKM, dan telah mendapatkan sejumlah awards, diantaranya; Matching Fund, Mitra, Compotitive Fund, PKKM, PMM (Inbound dan Outbound), IISMA, Asisten Mengajar hingga Program Magang dan Studi Independen bersertifkat. Total dana yang didapatkan Rp8,112 miliar lebih.


Sementara itu, terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi sebanyak 286 judul penelitian, 254 judul PKM, dan 466 publikasi jurnal nasional, serta lainnya telah dihasilkan para dosen Unwar. “Kami memiliki dosen 446 orang, terdiri dari 15 orang Guru Besar, Lektor Kepala 129 orang, Lektor 129 orang, Asisten Ahli 82 orang, Dosen Baru 99 orang dengan kualifikasi akdemik Doktor sebanyak 126 orang, sedangkan tenaga pendidik 251 orang," ungkap Prof. Widjana.saat di temui di kampus Unwar jumat pagi 16/9/22 .[*]



Jadi Pengemis di Bali, Pria asal India Dideportasi Imigrasi Denpasar


Badung , Bali Kini –
Belum sehari pihak Imigrasi mendeportasi warga asing, kini kembali dari pihak Imigrasi Denpasar melakukan deportasi terhadap seorang pria asal India. WNA berinisial PKX (50) dideportasi setelah diketahui jadi gelandangan dan kerap mengemis.

Kata Yasonna H. Laoly Kepala Imigrasi Denpasar, bahwa PKX diketahui setelah adanya laporan masyarakat pada April 2021 yang dianggap meresahkan. Saat itu pria ini kerap makan lalu pergi tanpa bayar sambil mengomel.

"Kasusnya berawal ketika PKX terlantar karena kehabisan uang dan ia kerap makan di Rumah Makan Padang di wilayah Denpasar tanpa membayar," tutur Laoly. Bahkan tak jarang terlihat meminta minta uang kepada sejumlah warga yang dijumpainya saat berjalan. Dari laporan itu, PKX diboyong oleh Satpol PP Kota Denpasar ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar pada 06 April 2021 untuk dilakukan tindakan lanjutan sesuai ketentuan keimigrasian. 

Diketahui PKX pertama kali datang ke Indonesia pada 17 Februari 2020 melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan menggunakan Bebas Visa Kunjungan yang berlaku untuk 30 (tiga puluh) hari. Tujuan yang bersangkutan datang ke Indonesia adalah untuk berlibur di pulau Bali. 

Dalam pengakuannya, PKX menyebutkan bahwa ia tinggal di Bali seorang diri. Karena kehabisan uang, Iapun hidup menggelandang. Diketahui pula ia melakukan perpanjangan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) pada masa Pandemi Covid-19 yang berlaku sampai dengan 16 April 2020. Namun sejak itu hingga ia diamankan, tidak ditemukan perpanjangan izin tinggal pada paspor yang bersangkutan. 

Pada masa itu pemerintah Indonesia melalui imigrasi memberikan fasilitas kemudahan izin tinggal bagi warga asing yang tinggal di Indonesia dan belum dapat kembali ke negaranya akibat tidak adanya penerbangan yang beroperasi kala itu. 

"Namun demikian, ITKT tersebut tidak secara otomatis didapatkan oleh orang asing, melainkan mereka diharuskan untuk lapor diri ke kantor Imigrasi setempat untuk mendapatkan ITKT tersebut," terangnya.

Setelah menjalani proses di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar untuk didetensi dan diupayakan pendeportasiannya. PKX dideportasi ke India dengan menggunakan maskapai Malindo Air dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali dengan nomor penerbangan OD158 yang lepas landas pada pukul 12.45 WITA.

Di tempat terpisah Kepala Rudenim Denpasar Babay Baenullah memaparkan bahwa awalnya PKX tidak mau dipulangkan ke India melainkan ke Amerika Serikat walaupun pihak Konsulat Jenderal (Konjen) India di Denpasar bersedia menyediakan tiket pulang baginya. 

Menurutnya Ia merasa tidak aman kembali ke India setelah adanya peristiwa kematian ibunya akibat dibunuh oleh orang-orang India disana. “Setelah hampir didetensi selama 1 tahun 5 bulan dan rutin

diadakan konseling serta dilakukan pendekatan persuasif kepada yang bersangkutan akhirnya ia bersedia dipulangkan ke negara asalnya,” jelas Babay.[ar/r2]

Kamis, 15 September 2022

Tinjau Proses Seleksi Caba PK TNI AD TA. 2022, Irjenad Harapkan Prajurit TNI AD Yang Proporsional


Denpasar , Bali Kini  -
Kegiatan rekrutmen dan seleksi Calon Bintara Prajurit Karier TNI AD Tahun Anggaran 2022 diharapkan dapat dilaksanakan secara bersih dan transparan sesuai dengan aturan penerimaan prajurit TNI AD yang telah ditetapkan, sehingga tidak ada pelanggaran sekecil apapun.


Guna mewujudkan harapan tersebut, Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) Letjen TNI Richard Horja Taruli Tampubolon, S.H., M.M., meninjau langsung proses seleksi prajurit Caba PK TNI AD Reguler dan Keagamaan TA. 2022 Panpus Kodam IX/Udayana yang dilaksanakan di Rindam IX/Udayana, Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (13/9/2022).


Usai menerima paparan terkait mekanisme dan jadwal kegiatan seleksi dari Ketua Tim Seleksi Panpus Kodam IX/Udayana, Irjenad didampingi Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Tatan Ardianto.S.I.P., beserta rombongan selanjutnya menuju Lapangan Secaba Rindam IX/Udayana untuk memantau langsung pelaksanaan kegiatan seleksi Tes Kesegaran Jasmani.


Dalam kesempatan tersebut, Irjenad menyampaikan bahwa kehadirannya di Rindam IX/Udayana tersebut adalah untuk melaksanakan pengawasan kegiatan proses seleksi penerimaan Bintara PK TNI AD Tingkat Pusat yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi Kodam IX/Udayana.


"Laksanakan sesuai dengan ketentuan, pilih calon prajurit yang benar-benar memenuhi syarat dan standar kelulusan menjadi prajurit TNI AD. Apabila ada menemukan hal yang tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya, agar dapat dilaporkan dengan segera dan jangan ada yang ditutup-tutupi, harus obyektif dan transparan," tegas Irjenad.


Pati bintang tiga yang pernah menjabat sebagai Dankoopssus TNI tersebut juga menekankan kepada seluruh penyelenggara yang terlibat dalam rekrutmen calon prajurit, agar lebih meningkatkan profesionalitas serta melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya.


"Guna mendapatkan calon prajurit TNI AD yang lebih baik dan proporsional, maka perlu adanya peningkatan yang lebih baik dalam proses seleksi penerimaan calon prajurit TNI AD secara berkesinambungan dan bertahap. Semoga seluruh tahapan kegiatan rekrutmen ini dapat berjalan dengan aman dan lancar," demikian harap Irjenad.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Danrindam IX/Udayana, Irutben Itdam IX/Udayana, Aspers Kasdam IX/Udayana, Pawas Werving dari Irjenad, dan para Kepala Tim Seleksi Caba PK TNI AD Reguler dan Keagamaan TA. 2022 Panpus Kodam IX/Udayana. (Pen)

Rabu, 14 September 2022

KONSULAT-JENDERAL AUSTRALIA DI BALI DUKUNG MASTERCLASS KULINER UNTUK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MUDA MENCAPAI IMPIANNYA



Denpasar , Bali Kini - Pekan lalu, pada 9 September 2022, Konsulat-Jenderal Australia di Bali menggelar masterclass kuliner bagi siswa program Bali WISE ROLE Foundation bersama chef Australia Penelope Williams dan chef alumni Australia, Natalia Halim.

Masterclass ini mencakup tanya jawab interaktif yang berfokus pada peran makanan dalam budaya dan keluarga dengan tutorial langsung tentang penyajian makanan di dapur profesional. Acara ini juga menampilkan keahlian perhotelan dan pelatihan kejuruan kelas dunia yang dimiliki Australia.

Chef Williams dan Chef Halim juga berbagi pengalaman mereka tentang bagaimana sebagai chef perempuan di industri yang didominasi pria, tantangan, dan peluang bagi perempuan dalam bidang kuliner dan pentingnya kesempatan yang sama dan kondisi yang adil. 25 siswa perempuan dari program Bali WISE berpartisipasi dalam masterclass sebagai bagian dari program pengembangan kepercayaan diri dan keterampilan mereka.

Konsul-Jenderal Australia di Bali, Anthea Griffin mengatakan dalam sambutannya, “Makanan di Bali adalah salah satu dari banyak hal yang disukai orang Australia tentang pulau ini. Kreativitas dan semangat bersama untuk makanan merupakan satu tautan lagi dalam hubungan antar-warga kita yang kuat."

“Australia dikenal dengan pelatihan, keterampilan dan industri seni kulinernya yang berkelas dunia, dengan pelajar dan pengunjung dari seluruh dunia datang untuk menikmati dan mempelajari budaya kuliner Australia. Kedua chef ini hadir bersama kita di sini hari ini untuk berbagi keterampilan dan pengetahuan yang mereka peroleh dari pendidikan dan pengalaman kelas dunia,” tambah KonsulJenderal Griffin.

Chef Penelope Williams adalah chef Australia dari Sydney dan pemilik restoran Bali Asli di Candidasa, restoran dan sekolah memasak Bali terkenal yang mempromosikan masakan dan budaya Bali dengan penekanan pada prinsip keberlanjutan dan perdagangan yang adil. Chef alumni Australia, Natalia Halim, belajar pembuatan kue di William Angliss Sydney dan merupakan lulusan University of New South Wales, Australia. Saat ini menetap di Bali, Halim telah bekerja di berbagai restoran ternama di Indonesia, Australia dan Eropa.

ROLE Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh warga Australia yang berbasis di Bali, menjalankan program Bali WISE yang memberdayakan perempuan terpinggirkan dari Bali dan Indonesia Timur melalui program keterampilan dasar dan pelatihan kejuruan gratis selama enam bulan. Yayasan ini juga merupakan penerima Program Bantuan Langsung (DAP) Konsulat-Jenderal Australia [rls]

1st UNESCO Global Youth Forum Seminar & Camp Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat Bangli "




Bangli , Bali Kini - Indonesia seakan-akan memiliki destinasi wisata yang tidak  ada habisnya. Bagaimana tidak, Indonesia tercatat memiliki 967 destinasi yang bisa dikunjungi. Selain memiliki destinasi wisata, wisata di Indonesia  juga sangat beragam. Salah satu jenis wisata di Indonesia adalah geopark atau taman bumi.

Geopark adalah destinasi wisata yang mengandalkan keunggulan dan kekayaan giologis suatu tempat. Berbagai destinasi wisata geopark di dunia dikelola dalam UNESCO Global Geopark. Di Indonesia salah satu destinasi wisata geopark yang diakui UNESCO adalah Batur Global Geopark di Kintamani Bangli Bali. Hal tersebut disampaikan wakil Bupati  Bangli di museum Geopark Batur Rabu 14/09/22. 


I Wayan Diar dalam sambutanya menyatakan,   sejak diakui sebagai bagian dari jaringan Geopark global tahun 2012 tepatnya 20 September, Batur geopark terus tumbuh menjadi salah satu Destinasi Pariwisata paling favorit di Bali dengan kunjungan wisatawan mencapai 941.410 orang,  dengan jumlah pendapatan sebesar 26 milyar rupiah pada tahun 2019( sebelum Pandemi covid 19). Dampak kontraksi Pandemi covid 19 menghentikan berbagai program pembangunan infrastruktur, menurunkan pertumbuhan ekonomi global, dan tentunya menurunkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.  Akan tetapi dengan keberhasilan program vaksinasi masal dan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat,  kondisi pariwisata di Batur UNESCO Geopark justru mengalami pertumbuhan yang cukup baik ditengah pemulihan akibat Pandemi covid 19 . Sebuah fenomena baru dengan meningkatkannya jumlah kunjungan wisatawan lokal ke Kintamani. 

"Seperti kita ketahui bersama kawasan Geopark Batur masih mengalami berbagai permasalahan yang harus kita pecahkan bersama, seperti pencemaran danau, kerusakan gunung, pertambangan pasir, masalah limbah dan sanitasi, serta rencana detail tata ruang kawasan yang belum tersusun dengan baik. Oleh karena itu Pemerintah kabupaten Bangli memohon kepada semua pemangku kepentingan dalam hal ini Pemerintah Provinsi Bali, kementrian terkait dan UNESCO untuk hadir membantu Pemkab Bangli untuk menyelesaikannya masalah tersebut. "Karena Gunung Hutan dan Danau Batur adalah sumber kehidupan, sumber oksigen dan sumber mata air untuk menjaga keseimbangan ekosistem Bali" ungkapnya. 

 Wakil Bupati asal  Desa Belantih Kintamani ini juga mengharapkan  pelaksanaan 1st Unesco Global Youth Forum Seminar & Camp tahun 2022 ini dapat memberi kontribusi untuk pengembangan dan pelestarian kawasan Batur Unesco Global Geopark dimasa yang akan datang. Kegiatan ini penting untuk membangun jaringan keterlibatan dan kerjasama antar pemuda di dunia. Karena pemuda secara nasional dan global memiliki kekuatan tak terbatas untuk meningkatkan pengetahuan tentang Geopark kepada masyarakat umum.  Oleh karena itu forum ini adalah ajang yang tepat bagi pemuda untuk mengumpulkan ide- ide dan saran keberlanjutan bagi   Global Geopark. 1st Youth Seminar & Camp Global Geopark tahun 2022 ini adalah forum untuk pemuda sebagai agen perubahan, kolaborator, dan inovator lokal dan global, untuk mengembangkan pendidikan, konservasi dan pembangunan masyarakat dalam konteks geologi, biologi dan keragaman adat, budaya, demi keberlanjutan Geopark dunia, ungkap Wayan Diar. 


Mengakhiri sambutanya Wakil Bupati Bangli didampingi ,Vivi Yulaswati staf ahli Bappenas Bidang Sosial dan pengurangan kemiskinan, Immanuel Deo Silalahi Ketua UNESCO Global Geopark Youth Forum, Mrs ozlem adiyaman Lopes, Sensor Programme Manager Earth Sciences and Geohazards Risk Reduction UNESCO,  melakukan pemukulan Kendang sebagai pertanda dibukanya 1st UNESCO Global Geopark Youth Forum Seminar & Camp tahun 2022. Forum ini diikuti oleh 50 peserta dari delegasi Negara2 anggota GGN atau Global Geopark Network, dan perwakilan dari Geopark Youth Forum dari seluruh Indonesia. Hasil Dari forum ini diharapkan, para pemuda khususnya aktif terlibat dalam aksi adaptasi perubahan iklim diseluruh dunia, dan hasil dari forum yang akan berlangsung sampai dengan tanggal 17 September 2022 ini akan di Rumuskan dalam Batur Charter 2022 [rl]

Selasa, 13 September 2022

Pengurus BPC HIPMI Karangasem Dilantik




Karangasem, Bali Kini - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Karangasem akhirnya melantik Ketua Cabang Karangasem pada Minggu (11/9/2022) malam lalu. Dimana jabatan Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Karangasem  dipegang oleh  I Gusti Ngurah Gede Subagirta dengan masa bakti 2021-2024. Pelantikan tersebut dilaksanakan langsung oleh Ketua BPD HIPMI Bali, Pande Agus Permana Widura dan digelar di Taman Soekasada Ujung. 


Usai dilantik, Gusti Subagiarta yang juga merupakan Politisi Partai Nasdem ini mengatakan akan mulai menyusun program kerja HIPMI Karangasem guna mewujudkan kesejahteraan bagi masyakarat Karangasem.


 "Jadi di dalam kepengurusan di sana ada ketua bidang untuk menyusun program-program mendatang. Nantinya, dalam program kami, akan kami sinergikan bersama pemerintah, organisasi, pelaku usaha lain, pelaku UMKM dan IKM serta warga Karangasem," Katanya ketika dikonfirmasi pada Selasa (13/9/2022). 


Sementara, pelantikan kepengurusan HIPMI Karangasem saat itu juga dihadiri oleh Bupati Karangasem I Gede Dana di dampingi Sekda Sedana Merta, Ketua DPRD Karangasem I Wayan Swastika dan Forkopimda lainnya. Dimana Bupati Gede Dana berpendapat jika  BPC HIPMI Karangasem yang terdiri dari para pengusaha-pengusaha muda memiliki peran yang sangat penting dalam ikut memajukan perekonomian di Karangasem. Dimana pihaknya berharap agar BPC HIPMI Karangasem ini selain dapat memajukan IKM UMKM Karangasem, juga dapat melaksanakan pemasaran produk yang baik. (Ami)

Senin, 12 September 2022

Penuh Sukacita Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Bersama Anak-Anak Di Tolikara


(Tolikara), Bali Kini . Berbagi dengan sesama adalah hal yang baik serta positif dapat dilakukan oleh siapapun, kali ini Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ turut berbagi dengan anak-anak gereja Sekolah Minggu Gereja Gidi Ebenezher Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan Tengah, Minggu (11/09/2022).

Kebersamaan Prajurit TNI dan warga, khususnya anak-anak tampak terlihat saat Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ membagikan permen gula-gula kepada anak-anak gereja yang melaksanakan Sekolah Minggu di Gereja Gidi Ebenezher Karubaga.


Pada kesempatan itu, Danpos Karubaga Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Kapten Inf Yulian Timur menyampaikan terdapat beberapa personel TNI yang beragama Nasrani yang melakukan peribadatan, usai beribadah membagikan permen gula-gula sebagai bentuk kecintaan dan kasih sayang kepada anak-anak gereja terutama anak-anak Sekolah Minggu di Gereja Gidi Ebenezher.


“Semoga dengan dibagikannya permen ini kedekatan kita akan makin erat khususnya dengan anak-anak jemaat gereja, dan mendapatkan keberkahan serta apa yang kita lakukan selalu mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” ungkap Danpos.


Terlihat pembagian permen dilakukan oleh Serda Bukit bersama beberapa personel lainnya dalam suasana gembira bersama anak-anak sekolah gereja.


Sementara itu, Bapak Gembala Gereja Gidi Ebenezher Karubaga Bapak Gembala Lazarus Kogoya mengucapkan terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ yang telah memberikan permen kepada anak-anak Sekolah Minggu Gereja Gidi Ebenezher. “Semoga Tuhan Yesus membalas kebaikan Bapak-Bapak TNI Haleluya Amin,” ungkapnya [rl/r5]


Jumat, 09 September 2022

Yudisium FP-Unwar : Sarjana Pertanian Dituntut Mampu Adaptasi Ilmu Pertanian di Era Digital

 


Denpasar , Bali Kini -  Sarjana pertanian dituntut mampu mengimplementasikan ilmu pertanian yang didapatkan kepada masyarakat dan mengadaptasikan dengan teknologi digital yang telah berkembang saat ini. Adaptasi ilmu pertanian dengan perkembangan teknologi ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi petani, termasuk petani gurem.


“Sarjana pertanian harus mampu memfasilitasi petani dalam penyediaan bibit unggul, termasuk juga harus mampu membantu petani memasarkan hasil pertanian dengan memamfaatkan teknologi digital” kata Ketua Panitia Pelaksana Yudisium Ke-69 Periode III Tahun 2022 Fakultas Pertanian,  Universitas Warmadewa (FP_Unwar) Dr. Dra. Sang Ayu Made Putri Suryani, M.Si di sela-sela Yudisium Fakultas Pertanian,  Universitas Warmadewa di Denpasar pada Jumat (9/9).


Sang Ayu menyebutkan dengan fasilitasi para sarjana pertanian dengan memanfaatkan teknologi digital paling tidak dapat membantu petani mempermudah dalam mendapatkan bibit unggul dan memasrkan hasil pertanian. Jangan sampai petani selalu hanya menjadi korban dari para tengkulak dan selalu rugi saat musim panen.


Menurutnya sarjana pertanian juga memiliki kewajiban untuk melakukan transfer pengetahuan kepada petani terkait teknik budidaya hingga pemanfaatan hasil samping, sehingga terwujud pertanian yang ramah lingkungan. Sarjana pertanian harus mampu berkontribusi dan mengambil perani dalam mendukung pemerintah mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. 


Dekan Fakultas Pertanian Unwar, Ir. Dewa Nyoman Sadguna, M.Agb., merasa bangga dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para yudisiawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di FP Unwar. Ia mengatakan yudisiawan/yudisiawati yang dilepas periode ini rata-rata lulus dengan perdikat Dengan Pujian dan telah dibekali dengan berbagai bidang ilmu dan keterampilan, baik soft skill maupun hard skill terutama di bidang kompetensi-kompetensi yang berkaitan dengan pendampingan ijazah yang sangat berguna di dalam masyarakat. Para lulusan FP Unwar diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas guna mengembangkan potensi wilayah/ daerahnya masing-masing  dengan menjadi peneliti, konsultan ataupun menjadi petani. 


Dekan berharap agar para yudisiawan tidak pernah bosan untuk belajar dan meningkatkan kapasitas diri demi diri sendiri dan juga nama almamater karena semakin tinggi pendidikan yang diraih maka tanggung jawab semakin berat. Ia yakin lulusan FP Unwar bisa berkiprah di masyarakat bagaimanapun besar tantangannya karena sudah menyandang gelar sarjana yang mandiri, mampu membaca situasi kondisi yang akan terjadi serta tidak melupakan almamater. Ia berharap lulusan FP Unwar dapat sukses dan sehat dalam situasi apapun.


Yudisium FP-Unwar diikuti oleh sebanyak 50 orang yudisiawan yang terdiri dari 15 orang dari Prodi agroteknologi,  Ilmu dan Teknologi Pangan 8 orang, Prodi Peternakan 17 orang dan 10 orang dari Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan dilepas langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Unwar, Ir. Dewa Nyoman Sadguna, M.Agb., didampingi para wakil Dekan. Mahasiswa dengan Lulusan Terbaik diraih oleh Ni Putu Chiana Adi Arandini dengan IPK 3,95 predikat Dengan Pujian.(r2)

Rabu, 07 September 2022

Operasional TPS 3R di Gianyar Dinilai Belum Optimal


Gianyar ,Bali Kini -  Operasional tempat pengolahan sampah yang mengedepankan konsep (TPS-3R) yang ada di beberapa desa di Gianyar belum optimal. Kondisi ini terjadi karena  Sistem kumpul angkut buang dan rendahnya pemilahan sampah dari sumber menjadi kendala, termasuk tingginya biaya pengelolaan sampah.

“Berdasarkan data TPA Gianyar menerima 284 ton sampah setiap hari. Masih banyak sampah yang dibuang ke TPA merupakan sampah tercampur. Sesuai dengan Jakstranas target 30% pengurangan dan 70% penanganan harus terwujud sampai tahun 2025. Oleh karena P3E Bali Nusra akan memfasilitasi target Gianyar untuk mendorong, memetakan masalah, dan memecahkan masalah” kata Kepala P3E Bali Nusra Ni Nyoman Santi disela-sela pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Teknis Pengelolaan Sampah di Gianyar pada Selasa (6/9). 


Kedepannya diharapkan setiap desa bekerja secara profesional dan mandiri untuk optimalisasi pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Secara umum Gianyar telah menunjukan keseriusannya dalam penanganan sampah berbasis sumber. Sejak tahun 2021, Gianyar telah mendapatkan hadiah terbanyak dari PUPR berupa 34 bangunana TPS 3R dan ini terbanyak di Provinsi Bali. Guna mendukung keseriusan ini Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali Nusra (P3E) membentuk tim gabungan kerja terdiri dari P3E Bali Nusra, DKLH Propinsi Bali, DLH Gianyar dan 2 (dua) Lembaga Swadaya Masyarakat yaitu PPLH Bali dan MPH. Tim kerja menyiapkan sebuah Pelatihan Peningkatan Kapasitas Teknis Pengelolaan Sampah. 

Belum optimalnya pengelolaan TPS 3R juga disampaikan Kepala Bidang Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan PPKLH dari DKLH Provinsi I Made Dwi Arbani Bali. Ia mengakui DLHK Propinsi sudah melakukan monitoring terhadap TPS 3R yang di Gianyar tahun 2022. Secara umum hasil monitoring masih banyak TPS 3R belum optimal dioperasionalkan. Alasannya belum ada penyerahan dan belum ada pelatihan mendalam terhadap Tim KPP (Kelompok Pemanfaat dan Pemberdaya) di tingkat desa, kebijakan berupa perdes dan pararem masih banyak yang belum membuat, jika sudah membuat belum disosialisasikan.

Kadis PMD Dukcapil Bali Putu Anom Agustina menegaskan bahwa ketika TPS 3R terbangun wajib beroperasi, namun saat ini ada yang belum beroperasi karena tidak adanya anggaran. Selain itu juga karena belum diserahterimakan dari pihak PUPR. Apabila sudah serahkan nanti hendaknya kepala desa menyiapkan anggaran desa. 


“Pembiayaan pengelolaan sampah berbasis sumber memiliki dasar hukum yaitu: Permendagri no 44 tahun 2016, Permendagri no 20 tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa, Permendesa, PDTT Nomor 7 Tahun 2021 tentang prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2022” ujar Anom Agustina.

Selasa, 06 September 2022

Kasus Meninggal Dunia Nihil, Sebanyak 14 Orang Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh

 


Ket foto : Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede  Rai.

Denpasar, Bali Kini - Kasus meninggal dunia dengan status Covid-19 di Kota Denpasar kembali nihil. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Selasa (6/9) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 14 orang. Namun demikian, kasus positif Covid-19 juga bertambah sebanyak 28 orang.


Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 54.261 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 52.976 orang  (97,63 persen), meninggal dunia sebanyak 1.125 orang (2,08 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 160 orang (0,29 persen).


Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar masih fluktuatif tetapi masih terkendali. Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 


"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai


Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.


“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.


Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.


Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.


Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.


“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   


Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 


"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai. (Hus).


Senin, 05 September 2022

Berikut Isi Penyampaian Raperda Inisiatif Dewan Provinsi Bali


Denpasar , Bali Kini - Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah, disediakan untuk menganggarkan penerimaan Daerah yang tidak termasuk dalam jenis pajak Daerah dan retribusi Daerah

Salah satu upaya kreatif dan inovatif yang dapat dilakukan adalah upaya untuk meningkatkan pendapatan asli Daerah dari Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah dan tentunya memerlukan pengaturan dan pengelolaan dengan tetap berpedoman pada prinsip efisiensi dan efektifitas. 

Hal itu bagian yang mendasari DPRD Provinsi Bali, mengajukan Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah.

Sebagaimana dibacakan oleh Tjokorda Gede Agung, penyampaian Raperda Inisiatif ini telah melihat dari ketentuan Pasal 286 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Dimana dalam hal ini mengatur tentang hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285 ayat (1) huruf a angka 3 dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285 ayat (1) huruf a angka 4,  ditetapkan dengan Peraturan Daerah dengan berpedoman pada ketentuan Peraturan Perundang-undangan. 

Dengan diundangkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah,  serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, maka Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 6 Tahun 2018 tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah sudah tidak sesuai dengan kondisi dan perkembangan hukum saat ini.

"Sehubungan dengan hal tersebut, maka dipandang perlu menetapkan Peraturan Daerah tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah," papar Tjokorda dalam sidang Paripurna di Gedung Dewan, Senin (5/09) Renon, Denpasar.

Secara umum pandangan tentang hukum yang melandasi dibetuknya Raperda ini telah dijabarkan. Namun untuk diketahui, ruang lingkup obyek pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang  Dipisahkan, yang terdiri dari:  bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik pemerintah/badan usaha milik Negara, bagian laba atas penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Daerah, dan bagian laba atas Penyertaan modal pada perusahaan milik  swasta dan/atau koperasi.

Obyek Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah, yang terdiri dari 23 jenis obyek, seperti: jenis obyek hasil penjualan BMD yang tidak dipisahkan, jenis obyek hasil tukar menukar BMD yang tidak dipisahkan.

Dengan dibentuknya Peraturan Daerah ini, maka akan mencabut Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 6 Tahun 2018 tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah. 

"Berdasarkan atas penjelasan tersebut, kami mengajukan Raperda tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah untuk mendapat persetujuan Dewan menjadi Raperda Inisiatif DPRD Provinsi Bali," Puput, Tjokorda membacakan penyampaian terkait Pengajuan Raperda Inisiatif Dewan. (*)

Gubernur Bali Kerja Keras Bangkitkan Pariwisata Bali


Denpasar , Bali Kini - Perkembangan Pandemi COVID-19 di Bali semakin membaik dan stabil; jumlah kasus baru terus menurun dengan konsisten, jumlah yang masuk ke Rumah Sakit semakin menurun, jumlah yang sembuh semakin meningkat, dan jumlah yang meninggal mendekati nol (hampir tidak ada yang meninggal). Pencapaian vaksinasi semakin meningkat: vaksinasi ke-1 mencapai 106%, vaksinasi ke-2 mencapai 97%, dan vaksinasi ke-3 (booster) sudah mencapai lebih dari 80%. Pencapaian vaksinasi di Bali tercepat dan tertinggi di Indonesia.

Semakin baiknya kondisi Pandemi COVID-19 dan tingginya vaksinasi di Bali, telah mampu kembali menjadikan Bali sebagai destinasi wisata yang nyaman, aman, dan kondusif untuk dikunjungi oleh wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. Sejak tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan tanggal 2 September 2022, jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai telah mencapai 5.123.974 orang; sedangkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali telah mencapai 945.006 orang. Jumlah kunjungan terus meningkat: sampai tanggal 2 September 2022, rata-rata kedatangan wisatawan domestik mencapai lebih dari 12.000 orang per hari, sedangkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai lebih dari 10.000 orang per hari. Sampai saat ini, jumlah penerbangan internasional ke Bandara I Gusti Ngurah Rai telah mencapai 

24 maskapai. Semakin meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Bali, adalah berkat keberanian Gubernur Bali, Wayan Koster, berhasil memperjuangkan kebijakan tanpa karantina dan pemberlakuan Visa on Arrival (VOA) untuk 72 negara dan bebas visa untuk 9 negara ASEAN. Jumlah rata-rata kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali per hari telah mencapai lebih dari 50% dari jumlah kedatangan per hari pada situasi normal sebelum Pandemi COVID-19, yang dicapai sejak akhir 

Juli 2022. Pencapaian ini jauh lebih cepat dan lebih tinggi dari target yang direncanakan sebesar 40% pada bulan Desember 2022. Pencapaian yang sangat baik ini juga berkat kepercayaan masyarakat nasional dan internasional terhadap Bali semakin meningkat, sehingga event nasional dan internasional semakin banyak diselenggarakan di Bali, yaitu: pertemuan Konvensi Minamata, pertemuan Parlemen se-Dunia, pertemuan Pengurangan Resiko Bencana se-Dunia, berbagai pertemuan internasional sebagai rangkaian Pertemuan Presidensi G20.

Meningkatnya kunjungan wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara ke Bali secara langsung telah berdampak pada pemulihan pariwisata dan pemulihan perekonomian Bali, Bali mulai bangkit kembali. Hal ini ditunjukkan dengan pertumbuhan perekonomian Bali yang terus meningkat sejak munculnya Pandemi COVID-19 

tahun 2020: tahun 2020, perekonomian Bali mengalami keterpurukan ditandai dengan pertumbuhan negatif (kontraksi), sebesar -9,31%; tahun 2021 dengan pertumbuhan negatif (kontraksi), sebesar -2,47%; tahun 2022 pada Triwulan I dengan pertumbuhan mulai positif, sebesar 1,46%; dan pada Triwulan II dengan pertumbuhan positif sebesar 3,04%.

Dengan berbagai kebijakan baru dalam penataan kepariwisataan Bali, telah mampu membangun dan memperkuat citra positif Bali sebagai destinasi wisata utama Dunia yang ditandai dengan: Ubud sebagai kota terbaik di Dunia versi majalah 

Travel and Leisure tahun 2021; Penghargaan Travelers Choice Best of The Best 2022 dari Situs Perjalanan TripAdvisor, bahkan pada tahun 2021 mengalahkan London, Dubai, dan Roma; Bali dinobatkan sebagai Destinasi Wisata yang Paling Membahagiakan (Happiness) di Dunia dari ClubMade tahun 2022, mengalahkan  Las Vegas dan New Orleans; 

Gubernur Bali, Wayan Koster, menerapkan strategi untuk mempertahankan penanganan Pandemi COVID-19 tetap dapat dikelola dengan baik, terus meningkatkan pencapaian vaksinasi, dan mengajak seluruh komponen masyarakat secara bersama-sama dengan tertib, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab mengikuti arahan kebijakan pemerintah. Pencapaian strategi ini akan mampu mempertahankan, bahkan meningkatkan kepercayaan masyarakat nasional dan internasional terhadap Bali, yang sangat diperlukan dalam rangka mendukung rangkaian pertemuan Presidensi G20, yakni puncak pertemuan Kepala Negara Presidensi G20 pada tanggal 15-16 Nopember 2022, di bawah kepemimpinan Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo. Dengan demikian, momentum pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali terus berlanjut dengan semakin baik, sehingga perekonomian Bali bangkit kembali, dengan pertumbuhan di atas rata-rata nasional seperti sebelum Pandemi COVID-19. 

Gubernur Bali, Wayan Koster, mengajak seluruh komponen masyarakat Bali mengembangkan kesadaran kolektif, terus bekerja keras secara bersama-sama, saling mendukung, bersinergi, berkolaborasi, bergotong royong dengan penuh semangat serta diiringi doa dengan memohon restu Alam, Leluhur, Lelangit Bali, dan Guru-Guru Suci demi memastikan Bali Bangkit Kembali.[rls]



Minggu, 04 September 2022

KPS Kota Denpasar Gandeng Tim 'Gila Selingkuh' Tangani Pohon Tumbang di Sungai Ayung Kesiman


Denpasar,  Kelompok Pecinta Sungai (KPS) Kota Denpasar bersama Tim Giat Lestarikan Alam Selamatkan Lingkungan Hidup (Gila Selingkuh) melaksanakan aksi sosial pembersihan pohon tumbang di Bantaran Sungai Ayung, Kesiman, Sabtu (3/9) kemarin. Hal ini lantaran pohon tumbang di kawasan sungai menghalangi arus air dan mengganggu jalan setapak menuju Batu Perahu. 

Ketua KPS Kota Denpasar IB Anom Parwatha bersama Pembina KPS, I Gusti Agung Ari Rai Temaja menjelaskan, KPS Kota Denpasar bersama Komunitas setempat berkomitmen untuk mendukung terjaganya lingkungan. Sehingga pihaknya siap diajak untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan program pelestarian lingkungan. 

Kali ini, lanjut Anom Parwatha, turut dilaksanakan pembersihan pohon tumbang di kawasan Sungai Ayung, Kesiman. Hal ini mengingat pohon yang tumbang menganggu akses masyarakat serta menghalangi arus air. 

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kami bersama Tim melaksanakan pembersihan, sehingga akses masyarakat tidak terganggu dan air dapat mengalir dengan baik,” jelasnya 

Anom Parwatha memberikan apresiasi terhadap komitmen besar masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan sungai. Hal ini tentu menjadi contoh yang harus digetoktularkan kepada masyarakat lainnya. Utamanya yang memiliki tempat tinggal di sekitar sungai.

Pihaknya menekankan, kolaborasi lintas sektor sangat penting dilaksanakan bersama. Sehingga, selain penataan berkelanjutan juga upaya untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan dapat dilaksanakan secara optimal.

“Gerakan kolaborasi ini yang diharapkan Pemkot Denpasar kepada KPS, dimana mampu membangkitkan semangat seluruh Tim Desa/Kelurahan serta relawan untuk bersama mengedukasi masyarakat dalam mencintai dan menjaga kebersihan lingkungan, utamanya sungai,” harapnya.

Sedangkan untuk saat ini, KPS Kota Denpasar telah melaksanakan pembinaan dan pendampingan terhadap 40 KPS yang terus bertambah dan tersebar di wilayah Kota Denpasar. Hal ini tentu diharapkan mampu mendukung upaya berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan sungai. (HDps).

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara Dorong UMKM Masuk E-Katalog


Bogor - Pemerintah Kota Denpasar terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk masuk dalam E-Katalog Lokal. Tujuannya adalah untuk pemberdayaan pelaku UMKM dalam meningkatkan produk lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini disampaikan Wali Kota Denpasar, I GN Jaya Negara, saat mengikuti acara City  Leader Community Kompas Collaboration Forum (KCF) para Walikota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kebun Raya Bogor, Sabtu (3/09). Sebelum dilakukan diskusi didahului dengan olah raga jalan santai dengan mengelilingi Kebun Raya Bogor.

Kompas Collaboration Forum Sinergi Apeksi  kali ini membahas  mengenai Optimalisasi Pemanfaatan Produk Lokal Dalam Pemulihan Ekonomi dan Antisipasi Resesi. Salah satu upaya yang didorong  adalah Pemanfaatan e-katalog bagi pelaku UMKM.  Hadir sebagai pembicara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Abdullah Azwar Anas dan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menyampaikan pihaknya berupaya meningkatkan jumlah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Denpasar yang terdaftar pada etalase  di e-Katalog. Penggunaan e-Katalog bagi UMKM berpeluang meningkatkan pendapatan serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

"Salah satu terobosan untuk membangkitkan dan memajukan UMKM lokal dengan mengajak mereka masuk e-Katalog Kota Denpasar. Sembari meminta Pimpinan OPD juga  proaktif memfasilitasi pelaku UMKM yang akan masuk dalam e Katalog," ujar Jaya Negara 

Sementara itu, Walikota Bogor  Bima Arya menyampaikan untuk optimalisasi pemanfaatan pembelian melalui e-katalog, Supply Side dari UMKM harus dibina untuk meningkatkan produknya. 

“Dengan demand yang cukup besar dari pemerintah, UMKM yang menyediakan produknya di e-katalog harus terus dibina untuk menghasilkan produk yang berkualitas,” kata Bima Arya.

Mengenai manfaat pengadaan barang melalui e-katalog, Ketua LKPP, Azwar Anas mengatakan e-katalog merupakan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Target pembelian produk dalam negeri belanja barang dan jasa pemerintah pada 2022 sebesar Rp.400 triliun. Nilai belanja ini akan mendongkrak sekitar 1,7 persen pertumbuhan ekonomi nasional

“Untuk percepatan P3DN, seluruh Walikota atau Kepala Daerah saya harapkan dapat mendorong UMKM di wilayahnya untuk mendaftarkan diri di e-katalog dan membeli produk mereka,” ujarnya

Restorasi Rampung, Walikota Jaya Negara Hadiri Pemelaspas Gedong Ratu


Denpasar, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede menghadiri Upacara Pemelaspas Gedong Ratu dan Tembok Penyengker Pura Puseh Desa Adat Sumerta, Minggu (4/9). Hal ini serangkaian pelaksanaan Restorasi Pelinggih Gedong Ratu dan Pembangunan Tembok Penyengker yang telah rampung dikerjakan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, Camat Denpasar Timur, I Made Tirana, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, IB Alit Antara serta undangan lainya. Rangkaian upacara pemelaspasan diawali dengan Mendem Dasar dan Pedagingan oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dilanjutkan dengan Nuntun Ida Bhatara, Ngayab dan Persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Gede Putra Bajing, Griya Tegal Jingga, Denpasar.

Bendesa Adat Sumerta, I Wayan Butuantara didampingi Ketua Penyatusan Pangemong Pura Puseh Desa Adat Sumerta, I Wayan Mendra menjelaskan, Pura Puseh Desa Adat Sumerta merupakan pura yang diamong oleh dua Desa Adat. Yakni Desa Adat Sumerta dan Desa Adat Tanjung Bungkak. Dimana, pelaksanaan Restorasi Pelinggih Gedong Ratu ini merupakan upaya untuk menjaga situs Cagar Budaya.

“Tentu hal ini berkaitan dengan Gedong Ratu Pura Puseh Desa Adat Sumerta termasuk didalam situs cagar budaya, karena itu dalam perbaikanya digunakan sistem restorasi yang didampingi oleh Tim Cagar Budaya Kota Denpasar,” jelasnya

Pihaknya turut mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses restorasi Pelinggih Gedong Ratu dan Pembangunan Penyengker ini. Sehingga dalam prosesnya dapat berjalan lancar dan sampai pada upacara pemelaspasan.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kesediaan semua pihak dalam mendukung pelaksanaan restorasi dan pembangunan ini, sehingga dapat berjalan lancar dan sesuai dengan harapan kita bersama,” ujarnya

Sementara, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat dalam mendukung restorasi dan pembangunan di Pura Puseh Desa Adat Sumerta. Hal ini sesuai dengan Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju dengan sepirit Vasudhaiva Khutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara.

Pihaknya mengatakan bahwa upacara pemelaspasan serangkaian rampungnya Restorasi dan Pembangunan Tembok Penyengker ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Sehingga dapat menjadi momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

"Dengan pelaksanaan upacara pemelaspasan ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara. (Ags)

Sekda Alit Wiradana Tutup Sanur Kauh Volleyball Tournament Ke-IV 2022


Denpasar - Sanur Kauh Volley Ball Tournament Ke-IV 2022 resmi ditutup oleh Sekda Kota Denpasar I.B Alit Wiradana yang berlangsung di Lapangan Bola Voli Br. Penyaringan Sanur Kauh Kota Denpasar, Sabtu, (3/9).

Ketua Panitia Komang Hendra Gunawan  mengatakan, Tournament Bola Volly  ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan setiap bulan September. Kegiatan ini sempat terhenti karena pandemi covid 19, tetapi pasca pandemi yang sudah terkendali turnamen ini kembali dilanjutkan. Turnamen yang bertujuan untuk menggali bibit pemain ini mempertandingkan  dua kategori peserta yaitu Voli Mini tingkat SD yang diikuti oleh 4 tim sekolah se-Desa Sanur Kauh, dan untuk Perbekel Cup tingkat dewasa diikuti oleh 9 tim dari Banjar se Desa Sanur Kauh.

Adapun rangkaian kegiatan ini diakhiri dengan pertandingan final Perbekel Cup katagori Dewasa antara Tim Br. Penyaringan dan Tim Br. Pekandelan yang berlangsung 3 set dan dimenangkan oleh Tim Br. Penyaringan.

Pada saat penutuoan Alit Wiradana bersama   Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Wayan Mariana Wandira, Ketua PBVSI Kota Denpasar Wayan Sudana dan Perbekel Sanur Kauh I Made Ada, serta kepala OPD terkait menyerahan piala, piagam, dan uang pembinaan kepada juara. Juara 1  Perbekel Cup  diraih oleh  Br. Penyaringan, Juara 2 ditempati ST. Dwi Darma Br. Pekandelan dan Juara 3 diraih ST. Dharma Shanti Br. Penopengan serta Juara 4 diraih  ST Dhananjaya Br. Dangin Peken. Selanjutnya untuk katagori Volly Mini Juara 1 diraih  SDN 11 Sanur Kauh, Juara 2  SDN 1 Sanur Kauh, Juara 3 ditempati SDN 4 Sanur Kauh.

Sekda Alit Wiradana menyampaikan apresiasi adanya kegiatan-kegiatan positif masyarakat ini. "Kami berharap, adanya tournament volly  ini selain menjadi wadah dan ajang mencari bibit pemain unggul tetapi dapat juga meningkatkan antusias masyarakat untuk turut serta  aktif di kegiatan-kegiatan yang diadakan di lingkungannya, demi terciptanya solidaritas dan rasa kebersamaan," kata Alit Wiradana. (

Wabup Kasta Minta Mahasiswa Pelajari Konsep Tri Kaya Parisudha Dalam Berpolitik


KLUNGKUNG, Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta menjadi narasumber kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis mandiri yang diselenggarakan oleh Universitas Hindu Negeri I Gusti Ngurah Sugriwa Denpasar Program Pasca Sarjana Megister Ilmu Komunikasi Hindu di Babakan Kolam Pancing Kali Unda Kelurahan Semarapura Kangin, Minggu (4/9). Kegiatan ini mengusung tema "Komunikasi Politik yang Santun dalam Moderasi Beragama".

Pada kesempatan tersebut, Wabup Kasta berharap kepada para mahasiswa saat belajar tentang politik harus pelajari dan pahami dengan baik komunikasi politik itu dengan konsep Tri Kaya Parisudha. Ada tiga perbuatan yang disucikan dalam konsep Tri Kaya Parisudha diantaranya berpikir yang benar (manacika), berkata yang benar (wacika) dan berbuat yang benar (kayika). "Dalam berpolitik konsep Tri Kaya Parisudha harus dipahami dan dipelajari dengan baik," ujar Wabup Kasta.

Wabup Kasta juga menambahkan dalam berpolitik etika dan kesantunan itu harus dijaga dengan baik. Upaya ini dilakukan agar nantinya tidak terjadi perbedaan. Selain itu, moderasi beragama dengan cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan bernegara ini juga sangat penting diperhatikan dalam berpolitik.

Turut hadir Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Hindu Dr. I Dewa Ayu Hendrawathy Putri, Camat Klungkung I Putu Arnawa serta instansi terkait lainnya.

Pastikan Berjalan Lancar, Bupati Tamba Dampingi Gubernur Koster Tinjau Kesiapan Groundbreaking Jalan Tol


Jembrana - Groundbreaking Tol Gilimanuk – Mengwi tinggal menghitung hari. Rencananya, groundbreaking tol terpanjang di Pulau Bali ini akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada, Sabtu (10/9) mendatang di Pekutatan, Jembrana.

Untuk memastikan jalannya groundbreaking berjalan lancar, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster melakukan peninjauan langsung ke lokasi tepatnya di Banjar Pasar, Desa Pekutatan,  Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Minggu (4/9).

Dalam peninjauan tersebut turut dihadiri Kapolda Bali Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, Danrem 163/Wira Satya serta jajaran Forkopimda Jembrana.

Disela - sela peninjauan Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan tujuan kedatangannya guna memastikan kelancaran acara groundbreaking yang sedianya akan dilaksanakan pada 10 September mendatang.

Peninjauan dilakukan mulai dari tempat kedatangan awal Lapangan Pecangakan Negara.
Lapangan ini   dirancang sebagai tempat mendarat helipad  Presiden Joko Widodo yang sedianya memulai prosesi ground breaking. Setelah dari helipad, rombongan bergerak menuju lokasi groundbreaking di desa Pekutatan.

"Kita pastikan semuanya berjalan dengan baik dan lancar. Jadi mohon doanya agar nanti pelaksanaannya berlangsung dengan baik tanpa hambatan,"ujar Koster.

Sementara Bupati I Nengah Tamba mengungkapkan keberadaan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi akan berdampak besar terhadap meningkatnya perekonomian masyarakat Bali, khususnya kabupaten Jembrana sendiri.

Dirinya berharap jalannya proyek jalan tol tersebut dapat berjalan sesuai rencana hingga selesai nanti. "Jalan tol ini merupakan kunci kesuksesan Jembrana dalam menyambut tahun emasnya di tahun 2026. Astungkara ini akan membawa perubahan bagi kabupaten Jembrana ke arah yang lebih baik. Mohon doa restunya,"pungkasnya.(yogi/hmsj)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved