-->

Jumat, 26 November 2021

TP PKK Tabanan Harapkan Inovasi Yang Baru Demi Peningkatan Program Pembangunan


Tabanan  – Ny Rai Wahyuni Sanjaya, selaku Ketua TP PKK Tabanan berharap Ketua TP PKK yang baru mampu mengemban tugas dengan baik, saat melakukan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Penebel, di Kantor Camat Penebel, Jumat (26/11). Nampak hadir saat itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Tabanan, Camat yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Camat Penebel, dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Penebel. 

Pelantikan dan Serah Terima Jabatan yang dilakukan sesuai dengan keputusan Ketua Umum TP PKK Pusat, Nomor : 13/KEP/PKK.PST/XII/2015 tentang hasil Rakernas VIII PKK Tahun 2015 bidang kelembagaan, yang pada poinnya meyampaikan; setiap ada pergantian camat maka secara otomatis dilaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan ketua TIM Penggerak PKK Kecamatan. Oleh sebab itu, masa jabatan Drs. I Gusti Ngurah Supanji, M.Si, selaku ketua TP PKK Kecamatan Penebel, digantikan oleh Ny. Mas Trisnayanti Surya Dharma S.Kom, selaku Ketua yang baru. 

Ungkapan Apresiasi dan Selamat ditujukan untuk Ketua TP PKK yang baru oleh Ny. Rai Sanjaya, serta berharap amanat yang diemban hendaknya diisi dengan bekerja sebaik mungkin dalam mengemban tugas, dengan melanjutkan program dan kegiatan yang sudah diprogramkan, serta mencari inovasi baru demi peningkatan kesejahteraan keluarga. 

Hal tersebut untuk menunjang tugas besar yang harus dilaksanakan oleh TP PKK yakni sebagai fungsi eksternal dalam merealisasikan program kerja PKK yang sudah dirancang, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selain itu juga fungsi internal untuk menunjang fungsi eksternal tersebut. Di mana dalam upaya mewujudkan Visi dan Misi Gerakan PKK dan menghadapi tantangan kedepan, dibutuhkan perencanaan, pelaksanaan dan upaya untuk menggerakkan PKK di Desa / Kader Dasa Wisma sebagai ujung tombak pelaksanaan 10 Program pokok PKK. 

“Keberhasilan proses pembangunan masyarakat akan sangat ditentukan oleh seberapa besar tingkat partisipasi masyarakat itu di dalam mendukung program-program pembangunan yang dilaksanakan” Kata Ny. Rai Sanjaya. 

Program dan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembangunan nasional yang perlu terus dipacu seirama dengan dinamika pembangunan, sejalan dengan pembangunan di Kabupaten Tabanan sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), yaitu mengembangkan tata kehidupan masyarakat khususnya Gerakan PKK yang gencar dikembangkan, yaitu AKU HATINYA PKK. 

“Harapan saya untuk Ketua yang baru, agar bisa segera menyesuaikan diri dalam mengikuti program-program PKK yang mengacu pada Program TP PKK Provinsi, utamanya pada situasi pandemi seperti saat ini” Ungkap Ny. Rai Sanjaya yang juga menjabat sebagai Ketua K3S Tabanan. “Program yang kita unggulkan adalah Hatinya PKK, dan program itulah yang saya harap untuk Ibu Camat, agar lebih intens menyesuaikan, sehingga hasilnya bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat” Lanjutnya. 


Senada dengan harapan Ny. Rai Sanjaya, Ketua TP PKK Kecamatan Penebel, Ny. Mas Trisnayanti mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berharap kedepannya ia mampu mengemban tugas dan kewajiban dengan baik disertai penuh rasa tanggung jawab, untuk meningkatkan peran serta PKK dalam menyukseskan pembangunan, serta mendukung program-program yang telah dirancang terutama 10 Program Pokok PKK di Tabanan. (tbn)

Bupati Tabanan Serahkan Penghargaan dan Hadiah Juara Festival Tutur Rare


Tabanan  – Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada generasi muda yang memahami dan melestarikan Adat, Seni dan Budaya sejak dini, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memberikan penghargaan dan hadiah kepada peserta yang menjadi juara dalam festival Tutur Rare tingkat Kabupaten Tabanan tahun 2021, Jumat, (26/11). 

Penghargaan dan hadiah tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Sanjaya kepada para juara di rumah jabatan Bupati. Turut mendampingi saat itu, Sekda I Gede Susila, Asisten Pemerintahan dan Kesra dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Festival Tutur Rare Tabanan tahun 2021 ini dimaksudkan sebagai wadah pembelajaran bagi para generasi muda khususnya di Tabanan agar lebih memahami seni, adat dan budaya sedari usia dini. Sehingga diharapkan kedepannya mampu melestarikan seni, adat dan budaya Bali, mengingat hal itu merupakan salah satu keunggulan Bali yang harus dijaga kelestariannya. 

Hal ini juga dikatakan Bupati Tabanan, Sanjaya, merupakan perwujudan dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). Selain infrastruktur dan ketahanan pangan, pelestarian seni, adat dan budaya juga merupakan skala prioritas pembangunan di Kabupaten Tabanan.

Berbagai bentuk apresiasi dan penghargaan pun diberikan Bupati Sanjaya kepada para juara. Ia mengatakan sangat bangga memiliki generasi muda yang memahami seni, adat dan budaya sejak dini. “Ini membuktikan bahwa apa yang menjadi keinginan dalam hal ini sesuai dengan visi misi kami. Merupakan kebanggaan bagi kita memiliki generasi muda yang memahami seni, adat dan budaya sejak dini,” ungkap Sanjaya. 

Selebihnya Ia berharap, festival Tutur Rare ini lebih ditingkatkan dan mampu mendapat antusias yang baik bagi para generasi muda. “Mudah-mudahan tahun depan festival Tutur Rare Tabanan ini lebih menggeliat lagi. Dan sekali lagi saya memberikan apresiasi, walaupun ditengah pandemi tetapi semangat kegiatan pelestarian seni, adat dan budaya masih berjalan dengan baik di Kabupaten Tabanan,” imbuh Sanjaya.

Pada kesempatan yang sama, orang tua dari IGA. Gede Rafa Nararya Mahardika (Juara I festival), mengucapkan terimakasih karena festival Tutur Rare ini memberikan kontribusi bagi generasi muda, terutama anak-anak untuk mengenali kebudayaan dan aktualisasi yang diungkapkan melalui tutur rare yang sangat bermakna. “Semoga kedepan dapat memberikan kontribusi positif dan gaung kepada regenerasi-regenerasi selanjutnya untuk menghargai budaya, seni dan adat yang ada di Bali khususnya,” tutur I Gusti Nengah Hari Mahardika alias Gung Ngah. (Tbn)

Dinkes Deklarasikan ODF, 21 Desa Di Karangasem Telah Penuhi Syarat Desa ODF


Karangasem, Bali Kini - 
ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar sembarangan terus dideklarasikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem demi ciptakan lingkungan yang sehat, hygiene dan rendah resiko penularan penyakit. Mengingat perilaku BAB sembarangan baik di hutan-hutan, sungai, pantai atau area terbuka lain yang masih dilakukan masyarakat utamanya di daerah-daerah pedesaan. 


Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama, di Kabupaten Karangasem sendiri ada 21 Desa yang sudah memenuhi syarat sebagai desa ODF. "Deklarasi ODF merupakan pernyataan desa yang telah bebas dari perilaku BAB di sembarang tempat, setelah memenuhi proses verifikasi yang telah diadakan sebelumnya, " Ungkap Putra Pertama Jumat (26/11/2021). 


Tim gabungan dari Dinkes Karangasem dan Puskesmas terus melakukan verifikasi ke desa-desa dengan harapan seluruh desa yang ada di Karangasem dapat memenuhi syarat sebagai desa ODF dengan mengakses jamban sehat. Seperti pada  bulan Desember nanti Dinas Kesehatan berencana akan melakukan verifikasi di Kelurahan Karangasem dan Desa Antiga Kelod. 


"Kita akan terus berupaya supaya seluruh desa yang ada di Karangasem memenuhi syarat sebagai desa ODF, " Katanya. 


Lanjut Putra Pertama, dijelaskan jika ODF masih di lakukan akan beresiko tinggi. Tak hanya pencemaran lingkungan, namun hal ini juga demi mencegah resiko penularan penyakit atau bahkan stunting (lambatnya tumbuh kembang anak). (Ami)

Ny. Antari Jaya Negara Buka Pelatihan Pemanfaatan Pekarangan Hatinya PKK


Denpasar - Pandemi Covid-19 yang berdampak pada berbagai sektor kehidupan belum berakhir. Agar tetap bertahan, masyarakat pun dituntut terus beradaptasi di tengah kehidupan kenormalan baru.

Hal itu kembali menjadi Perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara yang didampingi Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, saat membuka pelatihan Pemanfaatan Halaman Pekarangan melalui Hatinya PKK di Kelurahan Sumerta, Jumat (26/11). Pelatihan yang berlangsung selama 5 hari diikuti kelempok Kertha Bhutani dan Kelompok Tali Kasih serta PKK Kelurahan Sumerta dihadiri juga Camat Denpasar Timur, I Wayan Herman dan Lurah Sumerta I Wayan Eka Apriana. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan tomat, cabai, terong dan ketela oleh Plt Kadis Petanian Kota Denpasar, A.A.G Bayu Brahmasta.

Lebih lanjut Antari Jaya Negara menambahkan  perlu terus melakukan berbagai aktivitas yang kreatif salah satunya memanfaatkan pekarangan melalui Hatinya PKK. Tentunya dalam pemanfaatakan pekarangan diperlukan penataan yang benar-benar sesuai dengan Hatinya PKK. 

“U?Saya sangat mengapresiasi pelatihan yang telah dilakukan, Kelurahan Sumerta bagaimana memanfaatkan pakarangan dan bagaimana membuat ecoenzyme untuk keperluan pupuk tanaman,” ujarnya. Antari Jaya Negara mengingatkan pada peserta pelatihan agar usai pelatihan memperaktekan materi yang didapat dalam pelatihan untuk mewujudkan pekarangan yang asri.  Dengan demikian minimal dapat mengurangi pengeluaran dalam rumah tangga untuk kebutuhan sayur mayur.

“Hatinya (Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman) PKK ini seolah jawaban, di saat aktivitas masyarakat di luar rumah dibatasi selama pandemi. Selain hasilnya untuk menjaga imun tubuh, juga menjaga kesehatan ,” ujar Ny. Antari Jaya Negara.

Ditambahkan, setiap jengkal tanah atau halaman bisa dioptimalkan dengan berbagai tanaman yang bermanfaat bagi keluarga. Bahkan ketika tinggal di kota besar atau daerah yang padat penduduk sehingga tidak memiliki halaman yang luas pun, masih dapat memanfaatkan ruang yang ada, dengan menanam secara vertikal melalui tabulapot, digantung.
Selain itu, pengelolaan Hatinya PKK juga dapat diintegrasikan dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Sampah organik dapat diolah menjadi pakan ternak atau pupuk organik. Sementara, sampah yang bisa didaur ulang, bisa diubah menjadi kerajinan bernilai jual tinggi.

Sementara Plt. Kadis Pertanian Kota Denpasar A.A.G Bayu Brahmasta menyampaikan sangat mendukung gerakan Hatinya PKK. Selain untuk kebutuhan sehari-hari dan bila hasilnya melebihi kebutuhan bisa di jual sehingga menambah pendapatan. Tidak hanya itu melalui pelatihan ecoenzyme juga dapat mengurangi tumpukan sampah. Mengingat sampah-sampah daun dapat digunakan untuk sampah organik. 

“Saya kira pemanfaatan pakarangan sayang tepat untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Wayan Sumatra salah seorang warga yang telah memanfaatkan pekarangan untuk Hatinya PKK mengaku sangat terbantu dengan adanya Hatinya PKK. Selain untuk kebutuhan sehari-hari juga mengurangi pengeluaran untuk untuk membeli sayur mayur. “Kami rasakan keberadaan Hatinya PKK selain membuat pakarangan jadi hijau juga bermanfaat untuk keperluan sehari-hari,” ujarnya.(Gst)

Bupati Suwirta Buka Turnamen Futsal AFKAB Klungkung Tahun 2021


BALI KINI ■ "Tetap junjung sportifitas selama mengikuti pertandingan", pesan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika membuka turnamen Futsal AFKAB Klungkung Tahun 2021 bertempat di GOR Swecapura Klungkung pada Jumat (26/11/2021). 

Bupati Suwirta mengharapkan para pemain agar jangan berkecil hati dalam mengikuti pertandingan, walaupun tanpa kehadiran suporter. 

Bupati Suwirta berpesan kepada panitia pelaksana, wasit dan pemain agar tetap mengutamakan prokes Covid-19 dalam mengikuti jalannya pertandingan. 

Ketua panitia Wahyu Esa Putra melaporkan tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk pengaktualisasian diri dalam proses pengembangan potensi para pemain futsal berusia muda dalam bidang olahraga futsal serta untuk membangkitkan kembali gairah olahraga Kabupaten Klungkung khususnya futsal, selain itu kegiatan ini bertujuan juga sebagai ajang seleksi calon pemain futsal Kabupaten Klungkung. 

Lebih lanjut, Wahyu Esa Putra melaporkan Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari yakni tanggal 26 sampai dengan 28 November 2021, Bertempat di GOR Swecapura. Diikuti oleh 15 club. Dan pembiayaan ini berasal dari dana hibah KONI Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2021. 

Turut hadir dalam Kegiatan tersebut, Ketua Koni Kabupaten Klungkung I Wayan Subamia, dan instansi terkait lainnya. (klk/Cok).

Seluruh Fraksi Setujui Penetapan APBD Kota Denpasar Tahun 2022


BALI KINI ■ Seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui penetapan Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun 2022. Hal tersebut disampaikan pada Sidang Paripurna ke-26 Masa Persidangan III DPRD Kota Denpasar dengan agenda penyampaian pemandangan umum dan pendapat akhir fraksi yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede  yang dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Gedung DPRD Kota Denpasar, Jumat (26/11). 

Tampak hadir baik secara secara daring dan luring Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, I Made Mulyawan Arya dan AA Ketut Asmara Putra, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Forkopimda Kota Denpasar, OPD di lingkungan Pemkot Denpasar serta Anggota DPRD Kota Denpasar.

Adapun setelah ditetapkan, APBD Kota Denpasar Tahun 2022 dirancang sebagai berikut. Yakni Pendapatan Daerah 2022  dirancang sebesar Rp. 1,96 Triliun lebih yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) dirancang sebesar Rp.784,49 Miliar lebih, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah dirancang sebesar Rp.140,99 Miliar lebih. Pendapatan Transfer dirancang sebesar Rp.1,18 Triliun lebih.  

Sementara itu, Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 dirancang sebesar Rp.2,24 Triliun lebih  yang terdiri atas Belanja Operasi dirancang sebesar Rp. 1,83 Triliun rupiah lebih, Belanja Modal dirancang sebesar Rp. 225,06 Miliar rupiah lebih, Belanja Tidak Terduga diraneang sebesar Rp. 28,27 Miliar rupiah lebih dan Belanja Transfer dirancang sebesar Rp. 161.20 Miliar rupiah lebih. Sedangkan, Defisit sebesar Rp 280,32 Miliar rupiah lebih rencananya akan ditutup dari Penerimaan Pembiayaan Daerah yang bersumber dari perkiraan SILPA Tahun 2021 sebesar Rp, 280,32 Miliar rupiah lebih.

Secara umum, seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar dapat menerima dan menyetujui penetapan Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun 2022 untuk ditetapkan menjadi Perda sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Namun demikian, setiap fraksi memberikan usul, saran dan masukan kepada Pemkot Denpasar.

Seperti halnya Fraksi Partai Nasdem-PSI yang dibacakan I Wayan Gatra menekankan agar setiap OPD benar-benar strategis dalam pemanfaatan anggaran sehingga program yang dilaksanakan/direncanakan dengan cermat dan benar-benar merupakan kebutuhan masyarakat luas. Hal ini utamanya bidang vital seperti bidang kesehatan dan bidang ekonomi yang berperan sebagai pengungkit terjadinya pertumbuhan ekonomi.

Selanjutnya Fraksi Gerindra yang dibacakan I Kompyang Gede mengatakan, Fraksi Gerindra DPRD Kota Denpasar mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Denpasar yg mengalokasikan anggaran belanja tidak terduga sebesar 28,27 Milyar rupiah Iebih dan belanja bantuan sosial sebesar 3,41 Milyar rupiah Iebih sebagai bentuk antisipasi kebencanaan ditengah ancaman cuaca yang tidak menentu dan juga sebagai antisipasi penanganan pandemi covid-19.

Sebagai pembicara ketiga, Fraksi Fraksi PDIP yang dibacakan IB Ketut Wirajaya menyarankan, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, hendaknya diutamakan juga program kegiatan padat karya guna memberikan peluang kerja kepada masyarakat kurang mampu. Hal ini bertujuan untuk meningkatan penghasilannya sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat guna mampu menggerakkan perekonomian di Kota Denpasar pada khususnya.

Sebagai pembicara keempat, Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan AA Gede Putra Ariewangsa mengatakan, dałam usaha meningkatkan perekonomian daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar dalam menghadapi tantangan pemulihan perekonomian akibat gempuran Covid-19, sehingga sangat dibutuhkan strategi dan kebijakan pemerintah Kota Denpasar berupa stimulus perekonomian terhadap masyarakat khususnya pemberdayaan dan perlindungan usaha.

Fraksi Partai Golkar sebagai pembicara terakhir yang dibacakan, I Wayan Duaja mengharapkan dalam pembangunan ketahanan pangan masyarakat harus diutamakan. Hal ini lantaran tidak ada yang bisa memprediksi apa akan terjadi dimasa mendatang. Apakah wabah Covid-19 ini akan tetap membuat keterpurukan ekonomi negara, khususnya untuk Bali dan Kota Denpasar.

Sementara itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutan yang dibacakan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya dan ucapan terima kasih kepada Pimpinan dan Segenap Anggota Dewan yang terhormat atas kesungguhan, kerja keras dan kerjasamanya sehingga Rancangan Peraturan Daerah Kota Denpasar tentang APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022 dapat disepakati.

Hal ini kata Arya Wibawa menunjukkan bahwa kita semua telah bekerja sama, menyamakan visi dan persepsi dalam pembahasan terhadap materi persidangan, dengan berbagai masukan, usul dan saran dari Anggota Dewan yang merupakan cerminan dari ekspresi rasa cinta dan tanggung jawab untuk meningkatkan pembangunan, kesejahteraan, serta pelayanan kepada  masyarakat Kota Denpasar.

Kebersamaan ini perlu secara terus menerus kita jaga, karena kita menyadari bahwa tugas-tugas dalam penyelenggaraan umum pemerintahan dimasa pandemi saat ini maupun yang akan datang jauh lebih berat. Untuk itu kebersamaan tersebut merupakan dasar dan komitmen kita bersama untuk secara berkesinambungan melaksanakan program-program pembangunan yang telah kita rencanakan.

“Mengingat dalam pendapat akhir Fraksi masih ada catatan-catatan yang disampaikan baik berupa usul/saran maupun komentar, maka terhadap hal-hal tersebut akan menjadi perhatian kami untuk dikaji dan ditindaklanjuti sesuai urgensi dan manfaatnya, dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku guna perbaikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (HumasDps/Ags).

Walikota Jaya Negara Rotasi 11 Pejabat Eselon II di Pemkot Denpasar


BALI KINI ■ Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara melantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Esselon II di Lingkungan Pemkot Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, pada Jumat (26/11). 

Pelantikan tersebut serangkaian Rotasi Jabatan untuk mendukung penyegaran OPD di Lingkungan Pemkot Denpasar. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, para Asisten  serta pimpinan OPD lainnya mengikuti secara virtual

Adapun 11 orang Pejabat Eselon II Pemkot Denpasar yang dirotasi yakni Putu Naning Djayaningsih yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dilantik menjadi Kepala Inspektorat Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum kini dilantik menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah, I Dewa Nyoman Semadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah kini dilantik menjadi Asisten Administrasi Umum, I Made Pasek Mandira yang sebelumnya menjabat Kepala BPKAD dilantik menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan.

Selanjutnya, AA Ngurah Bagus Airawatha yang sebelumnya menjabat Staf Ahli  dilantik menjadi Kepala Dinas PUPR.  I Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta yang sebelumnya menjabat Kadis PUPR dilantik menjadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sertifikasi Kompetensi.  

I Dewa Made Agung yang sebelumnya menjabat Kadis Kominfo dan Statistik kini dilantik sebagai Kadis Koperasi dan UMKM, AA Ngurah Bayu Brahmasta yang sebelumnya menjabat Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan dilantik sebagai Kadis Pertanian, I Dewa Nyoman Sudarsana yang sebelumnya menjabat Staf Ahli  dilantik menjadi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Luh Putu Sri Armini dan Staf Ahli I Ketut Mardika tetap dilantik pada posisi sebelumnya. Dalam kesempatan tersebut turut dilantik seorang Pejabat Fungsional Utama  sebagai Pengawas Sekolah Ahli Utama pada Pemerintah Kota Denpasar, Tatik Dwi Wahyuni.

Ditemui usai Pelantikan, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, pelaksanaan Rotasi Pejabat di Lingkungan Pemkot Denpasar merupakan hal yang lumrah. Dimana, pelaksanaan Rotasi ini diprioritaskan bagi pejabat yang sudah diatas lima tahun memegang jabatan di satu OPD. Sehingga kedepannya dapat menjadi penyegaran organisasi atau OPD di Lingkungan Pemkot Denpasar.

“Yang pertama kita memprioritaskan bagi yang sudah diatas lima tahun di satu OPD. Pelaksanaan Rotasi ini juga sebagai bentuk penyegaran Instansi/OPD di lingkungan Pemkot Denpasar,” ujarnya

Jaya Negara optimis pejabat yang dirotasi mampu segera beradaptasi, sehingga upaya untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat dapat terus dioptimalkan.

“Kita pahami saat ini kemajuan jaman membuat kita harus terus berupaya maksimal untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, tentunya kami harapkan pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi serta merancang program dan inovasi guna mendukung pelayanan  bagi masyarakat,” jelas Jaya Negara

Untuk diketahui, setelah pelantikan ini, Pemkot Denpasar secara resmi akan melaksanakan Lelang Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) mulai 29 November mendatang. Pelaksanaan Lelang tersebut  akan mengisi 12 Jabatan Eselon II yang lowong dan akan memasuki masa pansiun. Yakni Dinas Kominfo dan Statistik, BPKAD, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, DPMD, Dinas Sosial, Disdikpora, Sekretaris Dewan, Dinas Kebudayaan, Badan Kesbangpol, Sat Pol PP, dan dua posisi Staf Ahli. (Dps).

Dinkes Deklarasikan ODF, 21 Desa Di Karangasem Telah Penuhi Syarat Desa ODF


BALI KINI ■ ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar sembarangan terus dideklarasikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem demi ciptakan lingkungan yang sehat, hygiene dan rendah resiko penularan penyakit. Mengingat perilaku BAB sembarangan baik di hutan-hutan, sungai, pantai atau area terbuka lain yang masih dilakukan masyarakat utamanya di daerah-daerah pedesaan. 

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama, di Kabupaten Karangasem sendiri ada 21 Desa yang sudah memenuhi syarat sebagai desa ODF. "Deklarasi ODF merupakan pernyataan desa yang telah bebas dari perilaku BAB di sembarang tempat, setelah memenuhi proses verifikasi yang telah diadakan sebelumnya, " Ungkap Putra Pertama Jumat (26/11/2021). 

Tim gabungan dari Dinkes Karangasem dan Puskesmas terus melakukan verifikasi ke desa-desa dengan harapan seluruh desa yang ada di Karangasem dapat memenuhi syarat sebagai desa ODF dengan mengakses jamban sehat. Seperti pada  bulan Desember nanti Dinas Kesehatan berencana akan melakukan verifikasi di Kelurahan Karangasem dan Desa Antiga Kelod. 

"Kita akan terus berupaya supaya seluruh desa yang ada di Karangasem memenuhi syarat sebagai desa ODF, " Katanya. 

Lanjut Putra Pertama, dijelaskan jika ODF masih di lakukan akan beresiko tinggi. Tak hanya pencemaran lingkungan, namun hal ini juga demi mencegah resiko penularan penyakit atau bahkan stunting (lambatnya tumbuh kembang anak). (Ami)

Bupati Klungkung Motivasi Para Penerima Bantuan Alat Hidroponik


BALI KINI  ■ Mari pergunakan dan manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan hal yang paling penting ikuti segala arahan dari pelatih. Hal tersebut menjadi motivasi ketika Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta membuka Pelatihan Hidroponik dan Penyerahan Alat Hidroponik Bagi Keluarga Miskin Tahun 2021 di Balai Banjar Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (26/11). 

Hidroponik merupakan jenis budidaya tanaman yang tidak menggunakan tanah, tetapi menggunakan air sebagai media tanamannya dengan menambah kebutuhan nutrisi bagi tanaman.

Dalam laporan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Ayu Suwirta mengatakan adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Klungkung, memenuhi ketersediaan bahan pangan sumber nabati skala keluarga, menambah pendapatan keluarga dan pengetahuan serta keterampilan keluarga. Dana bantuan ini bersumber dari bantuan CSR PT PLN UP3 Bali sebesar Rp. 100.000.000. Sedangkan untuk jumlah calon penerima bantuan hidroponik sebanyak 31 KK dari Desa Negari (15 KK) dan Desa Tusan (15 KK) dan sebelumnya juga sudah dilaksanakan verifikasi berkajasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung. Selain itu juga diserahkan bantuan CSR PLN untuk 3 (tiga) UMKM dan alat produksi hasil Bedah Desa. 

"Semoga dengan bantuan ini nantinya bisa meringankan dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu," harap Ny. Ayu Suwirta.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suwirta mengucapkan terimakasih kepada PT PLN yang sudah menyisihkan dana untuk memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu. Jadikan bantuan ini untuk merubah mindset agar bisa keluar dari garis kemiskinan. 

"Setelah menerima bantuan ini tolong pergunakan dengan sebaik-baiknya," pinta Bupati Suwirta kepada para penerima

Selain itu, Bupati Suwirta juga menambahkan untuk kedepannya tingkatkan terus ketekunan untuk merawat dan memelihara hidroponik ini. Upaya itu dilakukan agar nantinya bisa meningkatkan hasil produksinya. 

"Jadikan tempat hidroponik ini sebagai hiburan dirumah, mari tata dengan baik sehingga hasil pertumbuhannya bisa semakin bagus," harap Bupati Suwirta.(klk/puspa). 

Semangat Sejahterakan Petani, Bupati Studi Tiru di PT. MDP Bandung


BALI KINI  ■ Kekecewaan akan nasib petani yang selalu rugi pasca panen padi, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba sangat konsen untuk mencari pemecahan permasalahan tersebut dengan melakukan kegiatan audensi dengan para kelian subak. Di sini Bupati menerima laporan dan data terkait permasalahan tersebut dari Dinas Pertanian dan masukan langsung juga dari Para Kelian yang juga sebagai petani.

Dengan kedatangan Menteri Erick Tohir ke Jembrana sebelumnya , tidak disia-siakan oleh I Nengah Tamba untuk menggali informasi terkait masalah petani ini kepada menteri BUMN tersebut. Dan akhirnya diberikan petunjuk untuk melaksanakan Studi Tiru Program Kewirausahaan Petani di Jawa Barat. Program ini sangat terintegrasi yang didukung oleh  8 BUMN di 9 kabupaten sebagai perintis program kewirausahakan petani di Provinsi Jawa Barat akhir tahun 2017.  Program ini merupakan sinergi antara KBUMN, Kementan dan Kemendesa.

Manyambut undangan dan saran Menteri Erick Tohir ini, Kamis (25/11), Bupati Jembrana, I Nengah Tamba hadir ke PT. Mitra Desa Pamarican, Kab. Ciamis, Jawa Barat untuk belajar tentang sistem yang dibangun dalam mewujudkan Petani sejahtera yang didampingi  Sekda, Asisten 2, Kadis Koperindag, dan Kadis Pertanian.

Bupati beserta rombongan disambut oleh Direktur PT. MDP, Bapak Soleh Hudin dan juga Kepala Bank Mandiri Cabang Ciamis, Bapak Fajar. Dalam paparannya, Soleh Hudin menerangkan bahwa permasalahan petani sebelum program ini adalah: Petani (termasuk penggarap) belum sejahtera secara ekonomi, akses permodalan rendah, pengetahuan budidaya dan pasca panen yang terbatas, usia lanjut dan tingkat pendidikan yang rendah. Dengan ini Program Kewirausahaan Petani dibentuk dengan tujuan Menciptakan kegiatan bisnis petani secara profesional sehingga nantinya mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Hal ini dilakukan dalam bentuk: Membentuk entitas bisnis PT yang dimiliki rakyat setempat (Gapoktan/Koperasi/BUMDes) dan BUMN sehingga aktivitas/manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani dan/atau masyarakat, Ujarnya.

Mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo yang melatarbelakangi kegiatan ini “Tidak bisa kita biarkan lagi petani itu berjalan sendiri-sendiri. Tidak bisa! Rakyat harus diorganisir, petani harus diorganisir. Kenapa korporasi bisa menjual produk dengan sangat murahnya? Karena skala ekonomi yang besar, kenapa mereka bisa lebih efisien? karena mereka memproduksi dalam jumlah massal, dalam jumlah banyak. Petani pun juga bisa seperti itu,"  ungkap Soleh Hudin.

Inilah yang membuat Bupati merasa penting untuk hadir di PT. MDP ini, yaitu dapat gambaran sebuah proses bisnis dari perusahaan ini, mulai dari bagian Mesin, proses, sampai ke hasil. Dari mulai truk angkut gabah kering/basah, sampai beras kemasan premium. Banyak sekali manfaatnya untuk mensejahterakan masyarakat petani, Ungkap I Nengah Tamba.

Selain itu, Bupati  Tamba mohon doa restu semoga setelah kunjungan ini, apa yang dipelajari di PT. MDP ini dapat diaplikasikan dan menjadi suatu kenyataan di Jembrana.(Nengah)

Kamis, 25 November 2021

HUT PGRI ke-76, Bupati Suwirta Minta Para Guru Kumandangkan Spirit Gema Santi di Sekolah


BALI KINI ■ Spirit "Gema Santi" berperilaku yang santun dan inovatif harus terus dikumandangkan disekolah masing-masing. Hal tersebut menjadi arahan ketika Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menghadiri HUT PGRI ke-76 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2021 di Aula SMA Negeri 2 Semarapura, Kamis (25/11). 

Adapun tema dalam HUT PGRI ke-76 ini yakni "Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Maju". Sedangkan untuk tema dari Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2021 ini yaitu "Bergerak Dengan Hati, Pulihkan Pendidikan".

Pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim yang dibacakan oleh Bupati Suwirta mengatakan bahwa tahun lalu adalah tahun yang penuh ujian. Kita semua tersandung dengan adanya pendemi. Guru dari sabang sampai merauke terpukul secara ekonomi, terpukul secara kesehatan dan terpukul secara batin. 

"Disitulah saya baru menyadari bahwa pandemi ini tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru menyalahkan obor perubahan," ujarnya.

Menurut Bupati Suwirta pendidikan itu tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab guru disekolah saja, tetapi peran serta orang tua untuk mendidik anak-anaknya dirumah juga sangat diperlukan. Bupati Suwirta juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh guru khususnya yang ada di Kabupaten Klungkung, karena sudah memberikan pelajaran yang terbaik kepada para siswa selama masa pandemi Covid-19 ini. 

"Selamat HUT PGRI ke-76 dan HGN Tahun 2021, mudah-mudahan bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," harap Bupati Suwirta kepada guru pengajar.

Diakhir kegiatan juga diserahkan hadiah kepada para pemenang lomba serangkaian HUT PGRI ke-76 dan bantuan kepada siswa kurang mampu. Turut hadir Bunda PAUD Kabupaten Klungkung, Ny. Ayu Suwirta, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung I Ketut Sujana, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Semarapura Drs. I Wayan Janiarta, M.Si serta undangan tekait lainnya.(klk/puspa).

Ranperda tentang APBD Klungkung Tahun 2022 Ditandatangani Bersama Eksekutif dan Legislatif


BALI KINI ■ Pendapatan Daerah Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2022 dirancang sebesar 1 triliyun rupiah lebih. Hal itu dikatakan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat menyampaikan Pendapat Akhir pada acara Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 di ruang rapat Sabha Nawa Natya DPRD Kabupaten Klungkung, pada Kamis (25/11).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Anom. Hadir para Wakil Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Klungkung, Forkompinda Kabupaten Klungkung serta OPD Pemkab Klungkung yang mengikuti rapat tersebut secara virtual.

Bupati Suwirta dalam pendapat akhirnya menyampaikan, dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2022 dijelaskan, Pendapatan Daerah dirancang sebesar 1 triliyun rupiah lebih, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah dirancang sebesar 232 milyar rupiah lebih, dan Pendapatan Transfer dirancang sebesar 830 milyar rupiah lebih. 

Belanja Daerah dirancang sebesar 1,3 triliyun rupiah lebih terdiri dari Belanja operasi dirancang sebesar 999 milyar rupiah lebih, Belanja Modal dirancang sebesar 204 milyar rupiah lebih, Belanja tidak terduga dirancang sebesar 20 milyar rupiah lebih, dan Belanja transfer dirancang 110 milyar rupiah lebih.

Untuk Pembiayaan Daerah terdiri dari Penerimaan Pembiayaan Daerah dirancang sebesar 272 milyar rupiah lebih, terdiri dari Penerimaan SiLPA tahun anggaran sebelumnya sebesar 164 milyar rupiah lebih, Penerimaan Pinjaman Daerah sebesar 107 milyar rupiah lebih, dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2022 tidak dianggarkan.(klk/nom).

Bupati Klungkung Hadiri Exit Meeting Pemeriksaan Kinerja BPK


BALI KINI ■ Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menghadiri Exit Meeting Pemeriksaan Kinerja Atas Efektivitas Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Tahun Anggaran 2020 dan Semester I Tahun 2021 oleh Perwakilan BPK Provinsi Bali, di ruang rapat Widya Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Kamis (25/11). 

Rapat dihadiri jajaran Tim Pemeriksa Perwakilan BPK Provinsi Bali, Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Klungkung I Made Seger dan Kepala OPD terkait.

Pemeriksaan BPK ini sudah dilaksanakan selama 35 hari, ada beberapa metode pemeriksaan yang telah dilakukan diantaranya pemeriksaan dokumen, wawancara, observasi, konfirmasi dan kuisioner. Adapun salah satu pencapaian dari Pemerintah Kabupaten Klungkung yaitu telah menetapkan Perda, Perbup dan Keputusan Bupati tentang pengelolaan BMD serta tentang Penetapan Pejabat Pengelola BMD.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suwirta berharap mengenai pengelolaan BMD di Pemerintah Kabupaten Klungkung agar kedepannya seluruh OPD bisa bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai regulasi atau aturan yang telah berlaku. Kerjasama, koordinasi dan komunikasi sangat penting dilakukan oleh masing-masing OPD. 

"Masing-masing Kepala OPD dan Staf harus secara teliti dan profesional saat menjalankan tugas. Terutama mengenai sistem pengelolaan BMD agar bisa mengikuti regulasi atau aturan yang telah berlaku," harap Bupati Suwirta.

Selain itu, Bupati Suwirta juga meminta kepada Tim Pemeriksa BPK agar selalu memberikan membimbing dan berbagi ilmu mengenai pengelolaan, pengadaan, pengadministrasian, pemeliharaan dan pemanfaatan BMD sehingga kedepan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat Klungkung.(klk/puspa).

Mengaku Petugas Interpol, Pria Asal Rusia Ini Lakukan Tindak Pemerasan


BALI KINI ■ Evgenii Bagriantsev (58) WNA asal Rusia menjalani sidang perdananya secara online di PN Denpasar. Pria berjenggot ini, didakwa melakukan tindak pemerasan terhadap warga senegaranya dengan berdalih mengaku sebagai petugas interpol.

Sidang yang digelar secara virtual ini dibacakan dalam dakwaan JPU Kejati Bali, bahwa terdakwa terlibat dalam kasus pengancaman dan pemerasan terhadap seorang WNA lainnya yakni, Nikolay Romanov, asal Uzbekistan yang merupakan pengusaha rental sepeda motor di Canggu, Badung. 

JPU I Made Dipa Umbara, dalam dakwaannya dihadapan hakim ketua I Putu Suyoga, mendakwa pria yang sebetulnya berprofesi sebagai kapten kapal laut di negara asalnya ini dengan Pasal 368 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP. 

"Terdakwa memaksa orang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan supaya memberikan barang kepada terdakwa untuk kepentingan sendiri. Perbuatan  terdakwa sebagaimana dimaksud, diancam pidana maksimal 9 tahun penjara," kata Jaksa Dipa.

Dalam kasus ini terdakwa tak sendirian, dia bersama tiga rekannya yang masih buron, yakni Olga Bagriantsev, Maxim Zhiltsov, dan Agung. Berawal ketika terdakwa bersama temannya bernama Maxim Zhilitisov menyambangi tempat kerja korban di Jalan Batu Bolong Br.Canggu No.10 Kuta Utara Badung pada 17 Februari 2021.

Kedatangan mereka saat itu bermaksud menjelaskan bahwa rekan kerja saksi korban yang bernama Dimitri Babaev tengah bermasalah hukum dan sedang dicari-cari pihak kepolisian. Agar lebih menyakinkan, terdakwa dan temannya mengaku sebagai informan Interpol.

Terdakwa mengatakan kepada saksi korban apabila tidak mau bekerja sama dengan dirinya dan teman-temanya maka saksi korban akan mendapat masalah karena bersekongkol dengan Dimitri Babaev.

Lalu, terdakwa meminta saksi korban untuk menyusun daftar sepeda motor sebanyak 21 unit milik Dimitri Babaev untuk diserahkan ke mereka. Selanjutnya, terdakwa dan rekannya mengambil sepeda motor tersebut secara bertahap hingga 26 Maret 2021. 

Tak cukup sampai di situ, pada 22 Mei 2021, terdakwa kembali mengancam saksi korban melalui pesan singkat WhatsApp dengan mengatakan bahwa tempat usaha saksi korban  ditemukan sejumlah pelanggaran, antara lain alamat registrasi perusahaan fiktif, Kode perusahaan tidak terdaftar sehingga sebagai pemilik dihukum penjara 1sampai dengan 4 tahun dan atau denda Rp400.000.000. 

Selain itu, terdakwa juga menyebut bahwa tempat usaha saksi korban bernama Bali Bagus itu juga sedang diincar pihak kepolisian karena dijadikan tempat penyimpanan Narkotika. 

Dari pelanggaran-pelanggaran yang dikirim melalui Whatsapp tersebut terdakwa meminta untuk menyelesaikan masalah tersebut karena apabila penyelesaian melalui terdakwa lebih murah dan tidak terlalu repot, kemudian terdakwa meminta uang sebesar Rp 230.000.000.

Kemudian pada 3 Juni 2021, terdakwa bersama rekannya Olga Bagriantsev kembali mendatangi tempat usaha korban. Lagi-lagi terdakwa mengeluarkan jurusnya untuk mengancam saksi korban sembari menunjukkan buku catatan yang berisi tentang korban-korban yang sudah di proses secara hukum. 

Dengan ancaman tersebut selanjutnya saksi korban pun mentransfer kembali secara bertahap ke rekening terdakwa maupun secara kes dan juga menyerahkan 1 (satu) unit sepeda motor XMAX warna hitam DK 2934 ACF  seharga Rp.50.000.000.

Tindak pemerasan  yang dilakukan terdakwa dan rekannya (buron) beralngsung hingga 1 Juli 2021. Dimana total kerugian yang dialami saksi korban adalah Rp 171 juta. Dengan rincian uang sebesar Rp 121 juta dan satu unit sepeda motor Nmax seharga Rp 50 juta," tulis dalam dakwaan. (**)

Kembali, 32 Orang Pelanggar Prokes Terjaring Tim Yustisi Denpasar


Denpasar - Tim Yustisi Kota Denpasar kembali menjaring 32 orang pelanggar protokol kesehatan  saat melakukan penertiban di Jalan Gunung Agung  - Jalan Gunung Sanghyang dan Jalan Gunung Tangkuban Perahu Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, pada Kamis (25/11).

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, dalam penertiban kali ini sebanyak 17 orang dibina karena salah menggunakan masker dan  15 orang di denda karena tidak menggunakan masker. "Pelanggar juga diberikan sanksi fisik berupa push up di tempat," kata Sayoga.

Dalam upaya menekan penularan covid 19, dalam penertiban itu pihaknya juga memberikan  masker  gratis kepada yang tidak menggunakan masker. 

Lebih lanjut Sayoga mengatakan pihaknya akan terus melakukan penertiban di seluruh wilayah yang berpotensi kerumunan yang ada di Kota Denpasar. Tentunya dalam penertiban itu juga memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar mentaati protokol kesehatan. Dengan langkah itu diharapkan kasus covid 19 bisa terkendali dan  pandemi  cepat berlalu. (dps)

Klungkung dan Bangli Buat Kesepakatan Bersama tentang Pangan dan Potensi Daerah


Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama Pemerintah Kabupaten Bangli membuat Kesepakatan Bersama tentang Distribusi dan Pemasaran Pangan serta Pengembangan Potensi Daerah. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta secara virtual, Kamis (25/11).

Maksud Kesepakatan Bersama ini adalah untuk mewujudkan keterpaduan yang sinergi saling membantu dalam distribusi dan pemasaran pangan serta pengembangan potensi daerah sejalan dengan spirit Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana. Dengan tujuan untuk mempercepat distribusi dan pemasaran pangan serta sebagai langkah penyelesaian hambatan dan permasalahan dalam rangka perencanaan, pengendalian dan pencapaian sasaran inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Sedangkan Objek Kesepakatan Bersama ini meliputi komoditas pertanian, peternakan, perikanan dan turunannya yang ada di Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Bangli. Dengan ruang lingkup diantaranya Distribusi dan Pemasaran, Pengendalian Inflasi Daerah dan Penguatan Pelaku Usaha.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suwirta mengaku sangat menyambut baik pelaksanaan penandatanganan kesepakatan bersama tentang Distribusi dan Pemasaran Pangan serta Pengembangan Potensi Daerah yang telah dilakukan oleh Pemkab Klungkung dan Pemkab Bangli ini. Bupati berharap melalui kerjasama ini nantinya dapat mempercepat distribusi dan pemasaran pangan serta sebagai langkah penyelesaian hambatan dan permasalahan dalam rangka perencanaan, pengendalian dan pencapaian sasaran inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah. "Semoga kerjasama yang baik ini nantinya berjalan lancar dan tentunya dapat membuahkan hasil yang maksimal," harapnya.(klk/puspa).

Luhut Kunjungi Bali, Bahas Soal TPS3R Sekar Tanjung


BALI KINI ■ Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan melaksanakan serangkaian agenda kunjungan kerja guna memastikan kesiapan venue G20 di wilayah Kota Denpasar. Salah satu lokasi yang menjadi tujuan kunjungan kerja yakni TPS3R Sekar Tanjung, Desa Sanur Kauh Kota Denpasar. 

Kedatangan Menko Luhut Binsar Pandjaitan yang didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster disambut langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di TPS3R Sekar Tanjung, pada Kamis (25/11).

Tampak hadir Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa, Camat Denpasar Selatan, I Wayan Budha, Perbekel Desa Sanur Kauh, I Made Ada, Bendesa Adat Intaran, AA Rai Kencana dan Komunitas Peduli Sampah di Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Menko Luhut Binsar Pandjaitan bersama rombongan meninjau penanganan sampah di TPS3R Sekar Tanjung serta sentra pengolahan kompos di kawasan tersebut.

Disela kunjungannya, Menko Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pihaknya berkomitmen menciptakan penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar. Hal ini guna mendukung pelaksanaan G20 di Bali. Sehingga kedepanya sampah di Kota Denpasar dapat ditangani secara optimal.

Sementara Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara yang didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai menjelaskan, Pemkot Denpasar pada intinya siap melaksanakan sinergi pusat dan daerah guna mewujudkan penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar. Sehingga upaya penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar dapat terus dioptimalkan.

“Tadi kami sudah berkordinasi dengan pak Menko Marvest, bahwa akan terus digenjot pembangunan TPS3R di Kota Denpasar, termasuk juga optimalisasi TPST di Kota Denpasar, sehingga secara berkelanjutan upaya peningkatan pengolahan sampah terus dioptimalkan, targetnya sebelum G20 dan beberapa hari kedepan akan dilaksanakan Kajian Akademis atau FS,” ujarnya

“Jadi tadi intinya kami berkordinasi untuk bersinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang dalam hal ini Pemprov Bali dan Kota Denpasar  guna mewujudkan penanganan sampah terintegrasi dan berkelanjutan di Kota Denpasar,” imbuhnya. (Ags/Dps).

Bupati Tabanan Mohon Kerahayuan Jagat di Pura Luhur Tanah Lot


BALI KINI ■ Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M didampingi Ny. Rai Wahyuni Sanjaya memohon kerahayuan jagat Bali di tengah masa pandemi yang masih belangsung, saat mengikuti persembahyangan Pujawali Piodalan di Pura Sad Kahyangan Luhur Tanah Lot, pada Rabu (24/11). 

Turut mengikuti persembahyangan dengan khidmat, Wakil Bupati I Made Edi Wirawan, S.E., didampingi Ny. Widiartini Wirawan, Sekda, Para Asisten Sekda, Anggota DPRD, dan OPD terkait, Camat dan unsur Muspika, Perbekel, serta tokoh masyarakat setempat. 

Pada Piodalan yang dilakukan di Pura Sad Kahyangan Luhur Tanah Lot yang diselenggarakan pada Dewasa Buda Cemeng Langkir ini, selain memohon untuk kerahayuan jagat Bali khususnya Kabupaten Tabanan, Bupati Sanjaya juga berdoa agar sektor perekonomian di Bali bisa kembali pulih. Begitu juga agar situasi di sektor kesehatan dan pariwisata bisa semakin kondusif, terlebih menjelang libur akhir tahun. 

Ungkapan rasa syukur dan apresiasi juga disampaikan oleh Bupati Sanjaya untuk seluruh lini masyarakat yang berperan serta dalam membantu Tabanan meningkatkan infrastruktur pembangunan secara bersinergi dan bergotong-royong, meskipun pandemi Covid-19 masih membelenggu. 

Ia berharap, upaya gotong-royong dan sikap kebersamaan yang senantiasa dilakukan masyarakat dalam hal keagamaan hingga pembangunan, selanjutnya mampu meningkatkan kualitas diri sebagai masyarakat yang Unggul dan Madani (mandiri). Sejalan dengan Visi Tabanan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Selebihnya, meksipun kasus Covid-19 melandai di Kabupaten Tabanan, namun orang nomor satu di Tabanan itu, tidak hentinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat utamanya warga Tanah Lot, untuk terus disiplin menerapkan hidup sehat dan protokol kesehatan 3M yang ketat. Karena meskipun melandai, kita tetap tidak boleh abai. (tbn)

Selasa, 23 November 2021

21 Orang Pelanggar Prokes Di Tertibkan Tim Yustisi Denpasar


BALI KINI ■ Tim Yustisi Kota Denpasar menertibkan  21 orang pelanggar protokol kesehatan Selasa (23/11). Pelanggar tersebut ditertibkan  saat Tim melakukan penertibkan  di Jalan  Diponogoro - Jalan Waturenggong Desa Dauh Puri Kelod   Kecamatan Denpasar Barat. 

Kasatpol Kota Denpasar Dewa Anom Sayoga mengatakan,  dari 21 pelanggar sebanyak  14 orang dibina karena salah menggunakan masker dan didenda ditempat sebanyak 7 orang. Selain itu pelanggar juga diberikan sanksi fisik berupa push up di tempat.

Menurut Sayoga berbagai langkah telah dilakukan namun setiap penertiban  masih ada  masyarakat yang melakukan pelanggaran. "Untuk itu kami akan lebih gencar melakukan penertiban," ungkap Sayoga.

Sembari mengimbau masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan. Mengingat sampai saat ini masih ditemukan adanya kasus covid 19. Meskipun tidak banyak, dalam upaya menekan penularan maka masyarakat wajib mentaati protokol kesehatan salah satunya taat menggunakan masker.

Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Denpasar, Jaya Negara Sampaikan Ranperda APBD Tahun 2022


BALI KINI ■ Pembukaan Rapat Paripurna ke-25 masa Persidangan III tahun 2021 DPRD Kota Denpasar dipimpin Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede didampingi Wakil Ketua I Wayan Mariyana Wandhira, A.A Ketut Asmara Putra, Selasa (23/11) di Gedung DPRD Kota Denpasar.

Berlangsung secara online dan offline   dengan agenda Sidang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022. Hadir  Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Pimpinan OPD Pemkot Denpasar. Secara online dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar. 

Wali Kota Jaya Negara dalam pidatonya menyampaikan setiap tahun pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri menerbitkan pedoman penyusunan APBD yang merupakan petunjuk dan arahan bagi Pemerintah Daerah dalam Penyusunan, Pembahasan dan Penetapan APBD. Dalam Pedoman dimaksud antara lain diatur mengenai sinkronisasi kebijakan Pemerintah Daerah dengan kebijakan Pemerintah Pusat.

Disamping penekanan masalah sinkronisasi kebijakan tersebut dalam pedoman Penyusunan APBD juga diatur mengenai kebijakan penyusunan APBD baik menyangkut pendapatan daerah, belanja, serta pembiayaan seperti yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022.  Pendapatan Daerah 2022  dirancang sebesar Rp. 1,96 Triliun lebih. Yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah dirancang sebesar Rp.784,49 Miliar lebih, yang berasal dari Pajak Daerah dirancang sebesar Rp.562,20 Miliar Rupiah Lebih, Retribusi Daerah dirancang sebesar Rp.29,15 Miliar lebih, Hasil pengelolaan kekayaan Daerah yang dipisahkan dirancang sebesar Rp.52,14 Miliar lebih. Sementara Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah dirancang sebesar Rp.140,99 Miliar lebih. Pendapatan Transfer dirancang sebesar Rp.1,18 Triliun lebih yang terdiri dari Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat dirancang sebesar Rp. 1,03 Triliun lebih, dan Pendapatan Transfer Antar Daerah dirancang sebesar Rp.143,12 Miliar lebih.

Sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022, Belanja digunakan untuk Pelaksanaan Urusan Pemerintahan Wajib dan Urusan Pemerintahan Pilihan.

Sehubungan dengan pedoman yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri  tersebut, maka belanja daerah  disusun berdasarkan pendekatan prestasi kerja yang berorientasi pada pencapaian hasil dari input yang direncanakan. Hasil tersebut bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas perencanaan anggaran serta memperjelas efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.

Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 dirancang sebesar Rp.2,24 Triliun lebih. 

"Rancangan  Belanja ini untuk membiayai seluruh kegiatan pembangunan dalam Tahun 2022 baik yang bersifat prioritas maupun penunjang dalam rangka pencapaian sasaran pembangunan dan pemecahan masalahnya," ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan bahwa berdasarkan target pendapatan daerah dan belanja tersebut maka dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 terjadi defisit sebesar Rp 280,32 Miliar lebih. Rencana defisit ini akan ditutupi dari Penerimaan Pembiayaan Daerah yang bersumber dari perkiraan SILPA Tahun 2021 sebesar Rp. 280,32  Miliar lebih. Jaya Negara mengucakan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada Pimpinan dan Anggota Dewan atas kerja samanya  telah merampungkan tahapan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (KUA) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022 serta  Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022. 

 "Saya mengharapkan koreksi yang konstruktif dalam pembahasan nanti, sehingga apa yang kita rumuskan akan memberikan hasil yang terbaik bagi kelangsungan pembangunan Kota Denpasar yang kita cintai. Pada kesempatan yang baik ini pula saya ingin menyampaikan  Selamat Hari Pahlawan 10 Nopember 2021, Hari Suci Galungan 10 Nopember 2021 dan Kuningan 20 Nopember 2021 Bagi Umat Sedharma, Hari Puputan Margarana  yang telah dirayakan pada tanggal 20 Nopember 2021," ujarnya

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved