-->

Minggu, 23 Juni 2024

Pemerintah Kota Denpasar Luncurkan Penggunaan KKPD.


 Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat meluncurkan secara resmi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) Pemerintah Kota Denpasar dalam kegiatan High Level Meeting Percepatan Penerapan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Ballroom Hotel Mercure Sanur, Senin (20/6) lalu.

Denpasar, Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa meluncurkan secara resmi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) Pemerintah Kota Denpasar dalam kegiatan High Level Meeting Percepatan Penerapan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Ballroom Hotel Mercure Sanur, Senin (20/6) lalu. Peluncuran tersebut dilaksanakan sebagai upaya mempermudah transaksi dan mengoptimalkan pelaksanaan APBD di Kota Denpasar Tahun 2024.


Hadir pula dalam kesempatan tersebut Direktur Kantor Perwakilan BI Bali, Butet Linda H.P., Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudarma, Analis Senior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJk Perwakilan Bali, Yogie Harsakusumah, Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, serta tamu undangan lainnya. 


Kepala BPKAD Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati menjelaskan, Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) adalah kartu kredit yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas belanja yang dibebankan pada APBD diantaranya dengan menggunakan transaksi QRIS dan Kartu Kredit Indonesia (KKI). 


Dikatakannya, pengunaan KKPD ini sebagai bentuk komitmen Walikota dan Wakil Walikota Denpasar yang senantiasa mendukung program Pemerintah Pusat dalam digitalisasi keuangan. Hal tersebut sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah dalam Pelaksanaan APBD yang pada Tahun 2024 akan diimplementasikan oleh seluruh Perangkat Daerah di Pemerintah Kota Denpasar.


Lebih lanjut dijelaskan, implementasi KKPD di Pemerintah Kota Denpasar bisa dilaksanakan tidak lepas dari peran penting Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Pusat Data dan Informasi Kemendagri. Hal ini utamanya dalam menyediakan fitur di SIPD RI sebagai satu platform transformasi digital dalam rangka pengelolaan keuangan daerah yang mendukung proses implementasi KKPD dalam penatausahaan APBD.


Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik dilaksanakannya implementasi KKPD. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan transaksi belanja daerah lebih efektif, efisien dan transparan dengan alat pembayaran non-tunai berupa Kartu Kredit Pemerintah Daerah. 


“Pada Tahun 2024 seluruh perangkat daerah diwajibkan menggunakan KKPD sebagai transaksi belanja APBD di lingkungan  Pemerintah Kota Denpasar. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir penggunaan uang tunai atau cashless dalam transaksi keuangan daerah, mewujudkan transparansi dan akuntabilitas  pengelolaan keuangan daerah sehingga mengurangi terjadinya kecurangan (fraud) dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri yang berdampak pada peningkatan pendapatan bagi UMKM di Kota Denpasar melalui digitalisasi pembayaran untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Denpasar,” ujarnya.


Sementara itu Direktur Kantor Perwakilan BI Bali, Butet Linda H.P menyambut baik penggunaan KKPD di Pemerintah Kota Denpasar. Hal ini sebagai bentuk pemenuhan indikator Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD). 


"Kota Denpasar telah berstatus digital dan masuk ke dalam 5 besar terbaik di level Pemerintah Kota se-Indonesia dengan menduduki posisi kedua nasional, dengan diterapkannya KKPD diharapkan dapat menjadi lebih baik lagi kedepannya," ujarnya. 


Usai peluncuran, Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudarma mengatakan, Bank BPD Bali akan terus meningkatkan pelayanan kepada Pemerintah terutama layanan digital sebagaimana perkembangan zaman saat ini. Pihaknya juga akan mendukung penuh penerapan KKPD di Kota Denpasar. (Hum /rls)

41 perbekel di Jembrana dapat perpanjangan, Bupati Tamba Ajak Kompak Berinovasi


Jembrana , Bali Kini
- Sebanyak 41 Kepala Desa/Prebekel di Kabupaten Jembrana menerima Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Masa Jabatan dari Bupati Jembrana, Minggu  (23/6/2024) di Pendopo Kesari, Negara. 


Perpanjangan Masa Jabatan kepala desa/prebekel ini merupakan amanat dari Undang-Undang No 3 tahun 2024 yang merupakan hasil perubahan UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa. Kades yang sebelumnya memiliki masa jabatan 6 tahun mendapatkan perpanjangan menjadi 8 tahun dan dapat dipilih dua kali.


 “Terimakasih kepada Presiden Republik Indonesia atas atensi khusus yang diberikan untuk perpanjangan masa jabatan Perbekel dan Badan Permusyawaratan Des (BPD) di Jembrana. Selanjutnya para perbekel bisa fokus bekerja untuk percepatan pembangunan di Jembrana, ” ungkap Bupati I Nengah Tamba  seusai pelantikan didampingi Wabup IGN Patriana Krisna. 


Bupati asal Desa Kaliakah ini berharap bahwa dengan adanya perpanjangan masa jabatan tersebut, para perbekel dan kepala desa dapat lebih berinovasi dalam membangun desa dan Kabupaten Jembrana secara keseluruhan. 


“Semangat harus ditingkatkan, jangan sampai dengan adanya perpanjangan masa jabatan justru menjadi malas dan kinerja menurun,” tegasnya.


Lebih lanjut, Bupati Tamba menegaskan komitmennya untuk terus memonitoring dan memastikan kinerja para perbekel dan kepala desa demi mewujudkan visi Jembrana Emas 2026/2027. 


“Saya akan terus melakukan monitoring dan pengawasan karena kita ingin bersama-sama melangkah untuk mewujudkan Jembrana Emas 2026,” jelasnya.


Bupati Tamba juga menekankan pentingnya kerja sama dan kekompakan antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Jembrana. Ia berharap bahwa dengan kolaborasi yang baik, target-target pembangunan dapat tercapai dengan lebih cepat dan efektif.


“Dengan dukungan dan inovasi dari para perbekel dan kepala desa, diharapkan Kabupaten Jembrana dapat terus maju dan mencapai tujuan-tujuan pembangunan yang telah ditetapkan, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, ” tandasnya (Adi).


Sabtu, 22 Juni 2024

Dandim Tabanan Dampingi Aster Kasdam IX/Udayana Tinjau Saluran Irigasi Jatiluwih


TABANAN, BALI KINI
- Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Riza Taufiq Hasan, S. I. P., beserta Perwira Kodim 1619/Tabanan dampingi Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Roynald Sumendap, yang disambut oleh Pekaseh Subak Jatiluwih I Wayan Mustra, SH, pada peninjauan senderan saluran Irigasi yang mengalami kerusakan dan kebocoran di kawasan Subak Jatiluwih, Desa Jatiluwih Kec. Penebel, Kab. Tabanan. Jum’at (21/6/2024).


Kegiatan pengecekan/peninjauan senderan saluran irigasi subak Jatiluwih ini bertujuan untuk melakukan langkah awal untuk melaksanakan Karya Bhakti dalam rangka perbaikan irigasi tersebut sehingga dapat meningkatkan Produksi dan Produktifitas Pertanian di daerah Subak Jatiluwih, Kerusakan dan kebocoran irigasi tersebut disebabkan karena senderan pada sumber air tersebut banyak yang rusak dan bocor akibat tanah longsor sehingga debit air yang disalurkan ke persawahan mejadi kecil.


Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Roynald Sumendap mengatakan, peninjauan ini sebagai langkah awal agar satuan kewilayahan seperti Kodim 1619/Tabanan dapat mengambil langkah dengan melaksanakan kegiatan Karya Bhakti untuk mengatasi kendala ini, teranga Aster Kasdam IX/Udy 


"Lebih Lanjut, Aster Kasdam juga menekankan kepada satuan kewilayahan, kegiatan karya bhakti yang nantinya akan dilaksanakan agar direncanakan dan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas PUPR Kabupaten Tabanan untuk bersama - sama mengatasi kendala dari para petani terkait perairan yang terkendala" Tegasnya.


Dilokasi peninjauan Komandan Kodim 1619/Tabanan juga mengatakan, bahwa Kodim selaku aparat kewilayahan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melaksanakan karyabakti guna dapat mengatasi kerusakan dan kebocoran irigasi, guna dapat mengatasi kesulitan dari para petani dalam memenuhi kebutuhan air untuk pertanian, terang Dandim


"Selain itu kami meminta kepada seluruh masyarakat khususnya para petani di subak jatiluwih untuk dapat bersmaa - sama bergotong royong memperbaiki irigasi, guna dapat mengatasi kesulitan ini, sehingga kedepan dapat meningkatkan hasil pertanian dari masyarakat, pungkasnya“[tim/lpt]

Jumat, 21 Juni 2024

Seluruh Desa di Kota Denpasar Telah Gunakan Layanan Aplikasi Siskuedes,

 


Ket foto : Pemerintah Kota Denpasar bersama Bank BPD Bali saat memberikan Apresiasi Transaksi Siskeudes secara non tunai serangkaian High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Hotel Mercure Resort Sanur, Denpasar, Rabu (19/6) lalu. 

Seluruh Desa di Kota Denpasar Telah Gunakan Layanan Aplikasi Siskuedes, Belanja Desa Dapat Dilaksanakan Secara Non Tunai. 


Denpasar,  Bali Kini - Seluruh desa di wilayah Kota Denpasar telah mengintegrasikan aplikasi Siskeudes dengan CMS BPD Bali. Sehingga 27 Desa tersebut dapat mengimplementasikan belanja desa secara non tunai. Bahkan Pemerintah Kota Denpasar bersama Bank BPD Bali memberikan Apresiasi Transaksi Siskeudes secara non tunai serangkaian High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Hotel Mercure Resort Sanur, Denpasar, Rabu (19/6) lalu. 

Adapun tiga desa di Kota Denpasar mendapatkan apresiasi Siskeudes, yakni Desa Tegal Kertha, Desa Tegal Harum dan Desa Peguyangan Kangin. 

Kadis DPMD Kota Denpasar Wayan Buda  dalam kesempatan tersebut menjelaskan, saat ini seluruh desa di Kota Denpasar telah mengintegrasikan Siskeudes dengan CMS BPD Bali. Sehingga 27 desa yang ada di Kota Denpasar bisa mengimplementasikan belanja daerah secara non tunai.

Lebih lanjut dijelaskan, penerapan Siskeudes ini merupakan upaya berkelanjutan dalam mewujudkan percepatan digitalisasi di Kota Denpasar. Hal ini juga memberikan kemudahan dalam percepatan realisasi pembangunan di desa. 

“Dengan adanya transaksi non tunai, tentu program desa dapat direalisasikan secara cepat dan tepat, serta dapat mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan desa,” ujarnya

Sementara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menjelaskan bahwa apresiasi atas pelaksanaan Siskuedes juga merupakan usaha dalam memacu percepatan penggunaan transaksi digital. Sehingga transparansi, tata kelola anggaran desa mampu diwujudkan dalam rangka percepatan pembangunan desa. 

“Dengan adanya Siskuedes ini diharapkan mampu mendukung terciptanya pembangunan desa yang cepat, tepat dan transparansi tata kelola anggaran desa mampu diwujudkan dalam rangka percepatan pembangunan desa,” ujarnya. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Direktur Kantor Perwakilan BI Bali Butet Linda HP , Direktur Utama BPD Bali Nyoman Sudarma, Perwakilan OJK Bali Yogie Harsakusumah, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar IGN Eddy Mulya, Kepala  BPD Bali Cabang Utama Denpasar Made Sudarma dan undangan lainnya.

Kepala BPD Bali Cabang Utama Denpasar Made Sudarma mengatakan pemberian apresiasi kepada Desa yang sudah menerapkan aplikasi Siskeudes sebagai bentuk motivasi dan dukungan kepada Desa dalam pelaksanaan digitalisasi belanja keuangan desa dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan pemerintah desa.  (Ags).


Kamis, 20 Juni 2024

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Serahkan Bantuan Sarana Prasarana Kamar Mandi Kepada Disabilitas


 Ket. Foto : Wakil Ketua K3S Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat menyerahkan secara simbolis bantuan berupa sarana prasarana kamar mandi kepada penyandang disabilitas, Kamis (20/6) sore, bertempat di Banjar Umaklungkung, Desa Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat.


Denpasar, Bali Kini - Wakil Ketua K3S Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyalurkan bantuan berupa sarana prasarana kamar mandi kepada penyandang disabilitas, Kamis (20/6) sore, bertempat di Banjar Umaklungkung, Desa Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat.

Bantuan yang diserahkan kali ini merupakan program bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR) dari Megumi Shanti Indonesia dan DSM Dompet Sosial Madana.

Tampak hadir dalam penyerahan bantuan ini, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, dan juga Kadis Sosial Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati.

Wakil Ketua K3S Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengucapkan terimakasih kepada donatur, yakni Yayasan Megumi Shanti Indonesia, dan Dompet Sosial Madana yang telah memberikan bantuan berupa sarana dan prasana kamar mandi kepada salah satu disabilitas.

“Terima kasih para donatur yang sudah turut serta dalam membantu para disabilitas, serta mampu mempercepat penanganan permasalahan sosial di Kota Denpasar”, ungkap Ayu Kristi.

Lebih lanjut dikatakan, program bedah toilet dan ruang tidur kepada salah satu disabilitas di Desa Padangsambian kaja  yang dibantu melalui dana CSR, Yayasan Megumi Santhi dan Dompet Sosial Madana, serta bekerja sama dengan Tagana Denpasar, Karang Taruna Padangsmabian Kaja, dan Dinas Sosial Kota Denpasar. 

“ Semoga Kedepannya kami akan melakukan asessment dan atensi sehingga pelayanan kepada disabilitas meningkat terutama bantuan sarpras, pembinaan pada PSKS agar bisa berkolaborasi untuk peningkatan pelayanan khususnya kepada disabilitas. Ini juga masuk dalam pelayanan pojok kebaikan yaitu pelayanan untuk disabilitas”, ujarnya.

Sementara Kadis Sosial Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati menambahkan, total anggaran bantuan untuk secara keseluruhan kurang lebih Rp. 22.535.000. bantuan ini diberikan kepada Ni Luh Sutiasih adalah disabilitas dibawah naungan binaan Dinas Sosial dan masuk pada program Pena Mandatori.

"Bantuan sarpras kepada disabilitas ini untuk memberikan akses dalam memenuhi sarpras dalam kebutuhan sehari-hari yang sesuai kubutuhan disabilitas. Ini merupakan program pemberdayaan sosial melalui PSKS yaitu yayasan, relawan sosial. (ays).

Bupati Sanjaya Angkat Potensi Lebah Madu Sari di Desa Selabih Tabanan dalam Bungan Desa ke-51


Tabanan , Bali Kini 
- Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, menggarisbawahi potensi ekonomi serta manfaat kesehatan dari industri Lebah Madu Sari dalam kunjungan ke-51 Program Bungan Desa di Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat. Kamis (20/6). Dalam upaya mengeksplorasi dan mengembangkan potensi ekonomi lokal, Bupati Sanjaya secara khusus menyoroti pengembangan madu lebah sebagai salah satu aset berharga di wilayah tersebut. 

Didampingi oleh para jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, termasuk Sekda, Para Asisten Setda, Seluruh Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Selbar dan Forkopimcam Selbar, Kelompok PKK dan tokoh masyarakat setempat, kunjungan Bupati Sanjaya di Banjar Selabih Wanasari Desa Selabih menjadi momen penting dalam mempromosikan inovasi dan pengembangan lokal.

Pada kunjungan tersebut, Bupati Sanjaya turut serta dalam proses panen madu bersama kelompok Wanawiyata Widyakarya Madu Sari Selabih. Dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, Bupati Sanjaya aktif terlibat dalam kegiatan memanen madu lebah. Metode panen ini tidak hanya sebagai upaya meningkatkan produksi madu secara lokal, tetapi juga sebagai demonstrasi nyata dari komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung industri kecil dan menengah yang berbasis pada sumber daya alam. 

Madu lebah tidak hanya menjadi produk ekonomi yang bernilai tinggi, tetapi juga memiliki nilai tambah dalam sektor kesehatan. Terapi lebah, yang telah lama dikenal sebagai pengobatan tradisional, juga dipromosikan dalam kunjungan ini sebagai alternatif pengobatan yang efektif dan alami. Tak terlewat, Bupati Sanjaya saat itu terlihat mencoba langsung terapi alternatif ini, dengan penuh semangat pihaknya nampak berpartisipasi merasakan sengatan lebah madu. Tidak hanya itu, Desa Selabih juga memiliki unggulan lainnnya yaitu Buah Sawo dan juga Kelapa. 

“Hari ini saya berada di Desa Selabih, khususnya di Banjar Selabih Wanasari, ini adalah kelompok lebah madu sari, ini suatu inovasi yang luar biasa. Pertama saya panen madu, di mana kalau musim madu ini dalam satu bulan bisa dipanen sebanyak 2 kali," ujar Sanjaya. Secara ekonomis, produksi madu lebah di Desa Selabih menunjukkan potensi yang menjanjikan. Harga jual per botol kecil madu dari kelompok Wanawiyata Widyakarya Madu Sari Selabih dibanderol mulai dari 300 ribu rupiah, mencerminkan nilai tambah dari proses produksi yang dilakukan secara lokal dengan standar kualitas yang tinggi.

Menyadari pentingnya lingkungan yang sehat bagi produksi madu yang berkualitas, Bupati Sanjaya juga mendorong masyarakat setempat untuk memperhatikan kualitas tanaman dan bunga yang menjadi sumber pakan bagi lebah. "Kualitas makanan bagi lebah memiliki dampak signifikan terhadap kualitas madu yang dihasilkan. Ini adalah hal yang penting bagi pengembangan industri madu yang berkelanjutan di Tabanan," tambah Sanjaya dalam kunjungan saat itu. 

Melanjutkan rutinitas berkantor di Desa, Sanjaya beserta rombongan juga lakukan kunjungan Meninjau rencana Pembangunan Tapal Batas Yeh Leh-Desa Selabih, Perbatasan Kabupaten Tabanan dengan Kabupaten Jembrana. Setelah itu diteruskan menuju Rumah Keluarga Stunting Banjar Selabih Pangkung Kuning, Desa Selabih, yang tercatat berjumlah 3 orang. Dan selanjutnya meninjau ragam pelayanan yang dihadirkan Pemerintah di Desa Selabih, seperti pelayanan Kesehatan, Perpustakaan, Perijinan, Pengurusan KTP hingga memberikan peluang bagi UMKM lokal.

Dalam arahan yang diberikan, Sanjaya juga menekankan potensi luar biasa yang dimiliki Desa Selabih, haruslah menjadi suatu kebanggaan tersendiri. “Madunya luar biasa, tadi saya lihat, sudah saya catat semua apa yang menjadi kebutuhan, se-Selabih ini. Saya ingin menyatakan dengan luas bahwa Desa Selabih saya jadikan Sentra Kampung Madu, Kampung Lebah di Seluruh Kabupaten Tabanan. Kemarin saya bangun kampung buah, termasuk di Selbar ini, jadikan sentra Buah dan Lebah. Kita angkat namanya, sehingga namanya menjadi terkenal, sehingga orang-orang dari seluruh Indonesia akan datang ke desa Selabih, melihat dan merasakan cita rasanya madu lebah Selabih yang hebat ini, luar biasa, itu cita-cita kita,” sebutnya penuh semangat. 

I Dewa Putu Supartha, selaku Perbekel Desa Selabih melalui sambutannya memperkenalkan Desa Selabih sebagai salah satu Desa yang terletak di ujung barat Kabupaten Tabanan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Negara. “Desa Selabih memiliki potensi Pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pembentukan kelompok-kelompok, salah satunya kelompok madu sari, dengan keunggulannya berupa madu serta terapi lebah. Yang tadi sudah dikunjungi oleh Bapak Bupati,” jelasnya.

Pihaknya juga menyatakan, di samping potensi lebah madu juga ada kelompok Pokdarwis, dengan nama Segara Gunung yang terinspirasi dari pegunungan dan laut. “Saat ini di Selabih juga mencoba mengelola taman terbuka hijau Pantai selabih yang letak dan lokasinya sangat strategis dan kita juga punya berbagai kelompok seperti nelayan, kelompok ternak babi dan ternak sapi” imbuh Dewa Putu Supartha [rl/tbn]

Dukung Pertanian Masyarakat ,Kodim 1619/Tabanan Perbaiki Saluran Irigasi Pertanian


TABANAN , BALI KINI
- Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf Riza Taufiq Hasan, S. I. P., bersama Kabid SDA Irigasi dinas PUPR Kab. Tabanan I Gusti Made Wira Ariadi, ST., M. Si., yang di dampingi oleh Kepala Staf Kodim 1619/Tabanan Mayor Kav I Nyoman Arya Jayantara beserta Pjs. Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf I Nyoman Sujana, S. Adm., melaksanakan pengecekan senderan saluran irigasi primer di Desa Jatiluwih Kecamatan Penebel Kab. Tabanan, Kamis (20/6/2024) 


Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk menjaga dan mengamankan jaringan irigasi agar selalu dapat berfungsi dengan baik, guna memperlancar pengaliran debit air ke area persawahan para petani. 


Saat di konfirmasi dilokasi, Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf Riza Taufiq Hasan, S. I. P., mengatakan kegiatan ini dilaksanakan guna melakukan pengecekan saluran irigasi yang digunakan oleh para petani untuk mengairi persawahan agar tidak terjadi penghambatan dalam memenuhi kebutuhan air untuk pertanian, terangnya


Lebih lanjut, jika dalam saluran irigasi terdapat kebocoran yang menyebabkan debit air menjadi kecil/berkurang maka kita akan segera melakukan koordinasi dengan dinas PUPR untuk melakukan perbaikan pada saluran tersebut, imbuhnya. 


Komandan Kodim juga meminta kepada seluruh petani dan klompok tani yang ada agar bersama - sama selalu menjaga saluran irigasi guna memperlancar kebutuhan pertanian di bidang air, sehingga dapat mengasilkan hasil panen yang meningkat, Pungkasnya [tim /lpt]

Wawali Arya Wibawa Luncurkan Inovasi Melodi Sanur,


 Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Direktur Kantor Perwakilan BI Perwakilan Bali, Butet Linda H.P., Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudarma, Analis Senior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Perwakilan Bali , Yogie Harsakusumah saat meluncurkan secara resmi Inovasi Melayani Obyek Pajak Digital Sanur (Melodi Sanur) serangkaian pelaksanaan High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Hotel Mercure Resort Sanur, Denpasar, Rabu (19/6).
 


Wawali Arya Wibawa Luncurkan Inovasi Melodi Sanur, 

Wujudkan Digitalisasi Sektor Keuangan, Optimalisasi Penerimaan Pajak di Kawasan Wisata Sanur. 


Denpasar, Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa meluncurkan secara resmi Inovasi Melayani Obyek Pajak Digital Sanur (Melodi Sanur) serangkaian pelaksanaan High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Hotel Mercure Resort Sanur, Denpasar, Rabu (19/6). Peluncuran inovasi tersebut merupakan  upaya berkelanjutan dalam mewujudkan digitalisasi sektor keuangan guna mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah Kota Denpasar, khususnya di kawasan wisata Sanur. 


Hadir pula dalam kesempatan tersebut Direktur Kantor Perwakilan BI Bali, Butet Linda H.P., Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudarma, Analis Senior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJk Perwakilan Bali, Yogie Harsakusumah serta undangan lainya. 


Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menjelaskan bahwa Inovasi Melodi Sanur merupakan pengembangan inovasi Pagi Denpasar. Melodi Sanur merupakan klaster wajib pajak yang berada di pedestrian wisata Sanur. Hal ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkot Denpasar dalam meningkatkan pelayanan kepariwisatan di Kawasan Sanur. 


Lebih lanjut dijelaskan, kawasan Sanur kini terus berkembang. Pesatnya kemajuan membuat Sanur tumbuh dengan segudang investasi. Sehingga menjadi penting untuk mendorong penerapan digitalisasi bagi seluruh wajib pajak dan potensi wajib pajak sebagai upaya memberikan kemudahan pelayanan. 


Eddy Mulya menjelaskan, pada Inovasi Melodi Sanur terdapat 48 Wajib Pajak yang berada dikawasan ini dan 14 WP diantaranya  telah dipasangkan alat perekam data pajak. Bahkan, setelah dilaksanakan pendataan dan peninjauan lapangan, tercatat sebanyak 22 potensi wajib pajak baru. Sehingga secara keseluruhan terdapat 70 wajib pajak dan potensi wajib pajak di kawasan Sanur. 


Pihaknya mengatakan, nantinya seluruh wajib pajak akan dilengkapi dengan alat perekam data pajak. Dimana, dengan dipasangkan alat perekam data pajak diharapkan transaksi dari wajib pajak terintegrasi di dashboard aplikasi Pagi Denpasar secara realtime. Keberhasilan inovasi ini tidak lepas dari peran masyarakat, stakeholder dan lembaga perbankan, termasuk BPD Bali yang telah membantu menyediakan infrastruktur. 


“Tiga bulan kedepan harapan kami dapat mendukung peningkatan PAD Kota Denpasar dari wilayah Sanur ini, dan selanjutnya  inovasi ini akan di replikasi di  Kawasan Jalan Teuku Umar. Yakni Pajak Kawasan Ekonomi Teuku Umar Timur (Pak Ketut), sedangkan untuk Kawasan Ekonomi Teuku Umar Barat akan disebut Ketumbar, semoga secara berkelanjutan PAD Kota Denpasar terus meningkat, Fiskal Kuat Denpasar Maju,” ujarnya. 


Sementara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, implementasi digitalisasi ekosistem keuangan daerah telah menjadi urgensi, terutama dalam mendukung tata kelola guna keuangan daerah yang efektif dan efisien. Sehingga mampu mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Kota Denpasar. 


Dikatakannya, penguatan teknologi digital membutuhkan peran aktif TP2DD. Dimana, proses digitalisasi dilakukan untuk terus menjaga dan mengawal inovasi digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Kota Denpasar. Sehingga dapat berimplikasi positif pada peningkatan PAD, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Upaya meningkatkan pelayanan publik kesemua aspek ini, tentunya akan berdampak pada peningkatan kinerja pembangunan. 


Arya Wibawa menjelaskan, TP2DD harus terus bersinergi, untuk merumuskan program – program unggulan yang menarik dengan mengutamakan kebermanfaatannya. Seperti agenda hari ini telah dilaksanakan launching inovasi Melodi Sanur yang melayani objek pajak digital di wilayah Sanur. Dimana data transaksi WP di wilayah pedistrian Sanur ini dapat terintegrasi secara real time pada dashboard penerimaan kas daerah. 


“Dengan diluncurkannya berbagai inovasi percepatan digitalisasi pelayanan, mulai dari Renon Digital Area atau Reditia, sekarang Melodi Sanur, dan kedepan di replikasi di kawasan Jalan Teuku Umar Denpasar ini akan membawa kemajuan dan kemudahan pelayanan di Kota Denpasar yang bermuara pada peningkatan penerimaan pajak daerah yang akan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan berkelanjutan,” ujar Arya Wibawa. (Ags /Dps).

Rabu, 19 Juni 2024

Vermin Bacalon Perseorangan Di Karangasem Tuntas, Bawaslu Akui Akses Pengawasan Terbatas


Karangasem, Bali Kini
- Bawaslu Karangasem. Seiring dengan berakhirnya masa vermin dokumen syarat dukungan bacalon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem jalur perseorangan, Bawaslu Karangasem telah melakukan koordinasi. Hal ini dilakukan secara berkala oleh seluruh Pimpinan Bawaslu Karangasem dengan KPU Karangasem. 


Sepanjang proses vermin yang telah dimulai pada Rabu (12/6/2024) itu Bawaslu Karangasem selalu berupaya menempatkan armada untuk melakukan pengawasan. Namun sayangnya, karena aturan sesuai aturan KPU Karangasem memberikan batasan ruang bagi tim pengawas, sehingga kemudian tidak bisa melakukan pengawasan secara melekat sesuai harapan. 


"Mohon maaf kami tidak bisa memberikan akses kepada tim Bawaslu Karangasem untuk melakukan pengawasan melekat. Ini bisa mengganggu kerja operator", ucap Ketua KPU Karangasem, Putu Darma Budiasa saat berkoordinasi dengan pimpinan Bawaslu Karangasem. 


Keputusan KPU Karangasem tersebut sangat disayangkan oleh tim pengawas. Atas hal tersebut Ketua Bawaslu Karangasem, I Nengah Putu Suardika mengambil langkah alternatif. "Ya karena gak boleh melekat, jadi kita masuk ke ruang vermin hanya 2 menit saja", ungkapnya. 


Sejauh ini Bawaslu Karangasem sudah berusaha melakukan upaya persuasif agar dapat melakukan pengawasan secara penuh. Namun keputusan KPU Karangasem tidak kunjung berubah. "Sebagai pengawas pemilu kami tidak hentinya-hentinya berupaya mengingatkan, apapun yg terjadi, kami Bawaslu telah mengingatkan apa adanya. Kita udah ingatkan kok berkali-kali", imbuh Suardika. Pihaknya mengaku sudah melayangkan imbauan secara berkala kepada KPU Karangasem untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.


Merasa kurang maksimal dalam pengawasan vermin, kini Bawaslu Karangasem akan mengoptimalkan menyusun strategi, pola pola pengawasan untuk verifikasi faktual (verfak). Dari hasil koordinasi, KPU Karangasem akan melakukan verfak mulai pada 21 Juni 2024. 

Bawaslu Karangasem akan mengumpulkan jajaran Panwascam dan PKD untuk membahas poin-poin penting dalam pengawasan verfak. 


Rapat penyusunan stragegi pengawasan rencana digelar sebelum verfak dimulai. Hal ini untuk mencegah munculnya pelanggaran administrasi yang mungkin terjadi. "Nanti kita kerahkan jajaran kita di bawah buat sebisa mungkin ngawasin secara melekat saat verfak", ucap Suardika mengakhiri. (Ami)

Selasa, 18 Juni 2024

Akademisi FP Unwar Perkenalkan Produksi VCO Berbasis Zero Waste


Badung,Bali Kini -
Akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (FP-Unwar) memperkenalkan usaha pengolahan kelapa menjadi Virgin coconut oil (VCO) dengan mengimplementasikan konsep zero waste. Implementasi konsep zero waste dalam produksi VCO ditawarkan dalam upaya mengoptimalkan sumber daya alam dan mengurangi adanya bahan yang terbuang menjadi sampah. Strategi ini juga dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan dan mengoptimalkan keuntungan. 


Akademisi FP-Unwar Ir. I Wayan Sudiarta, MP mengatakan penerapan konsep zero waste merupakan upaya mendukung kebijakan pemerintah provinsi Bali terkait pengurangan sampah berbasis sumber. Jadi saatnya masyarakat diperkenalkan produksi VCO yang limbahnya dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi dalam bentuk serundeng.


“Pengolahan kelapa menjadi produk Virgin Coconut Oil atau VCO dan ampasnya diolah lebih lanjut menjadi serundeng berbumbu dan serundeng kacang, ketiganya adalah produk inovatif dengan kemasan yang khas oleh-oleh desa Carangsari” kata Sudiarta disela-sela kegiatan sosialisasi dan pelatihan serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan Kelompok Belajar Usaha (KBU) “Sari Nadhi” Desa Carangsari Kabupaten Badung pada Senin (17/6). 


Sudiarta berharap hasil olahan kelapa yang dihasilkan dapat menjadi “oleh-oleh” khas Desa Carangsari yang telah ditetapkan sebagai Desa Wisata. Aneka produk olahan dapat dibuat dari buah kelapa, diantaranya kelapa parut kering, kopra, gula kelapa, santan, nata de coco, sirup air kelapa, kecap kelapa, keripik, selai kelapa, santan awetan dan banyak produk olahan dengan kelapa sebagai bahan utamanya


Ia menambahkan bahwa kelapa yang ditanam oleh masyarakat di Desa Carangsari kebanyakan dari jenis kelapa dalam (Coccus nucifera) dan ada pula ditanam dari jenis kelapa genjah atau hibrida untuk menunjang kegiatan upacara adat/agama. Sebagai salah satu tanaman yang potensial terdapat di desa Carangsari saat ini harga buah kelapa sangat murah bahkan pada saat panen raya harga buah kelapa hanya  Rp.4000 perbuah sedangkan ongkos panjat cukup mahal yaitu Rp.20.000,- perpohon.[rl]

Kapolres Karangasem Tinjau Lokasi Ledakan Tabung Uap di Laundry Kita


Karangasem, Bali Kini -
Telah terjadi peristiwa ledakan tabung uap di Laundry Kita, Jalan K.H Samanhudi, Lingkungan Karangsokong, Kelurahan Subagan, Kecamatan dan Kabupaten Karangasem pada Senin (17/6) sekitar pukul 10.30 WITA. Ledakan ini menimbulkan korban luka pada tiga karyawan laundry.


Kapolres Karangasem AKBP I Nengah Sadiarta, S.I.K., S.H., M.K.P. memimpin langsung olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melanjutkan pengecekan ke RS Bali Med untuk memastikan keadaan korban.


Ketiga korban adalah Ni Wayan Artiniyasih (23 tahun) dengan luka ringan pada lutut kanan, Ni Putu Rasih (25 tahun) mengalami patah kaki kiri dan luka bakar sekitar 5%, serta I Gusti Ayu Dewi (30 tahun) yang mengalami luka bakar dan robek pada kedua kakinya.


"Akibat ledakan, ketiga korban mengalami luka dan kemudian dibantu warga untuk dibawa ke IGD RS Bali Med Jalan Nenas Amlapura guna mendapatkan penanganan medis," ungkap Kapolres Karangasem.


Berdasarkan keterangan, kejadian berawal ketika ketiga korban sedang berada di area laundry. Mereka hendak mengeluarkan uap dari tabung uap setrika, namun tiba-tiba terjadi ledakan yang diduga berasal dari tabung uap tersebut.


Penyebab ledakan diduga karena kontrol ampere pada tabung uap setrika tidak berfungsi dengan normal sehingga menyebabkan ledakan tersebut. Belum dapat diperkirakan besaran kerugian material dari insiden ini.


Saat ini, kasus sedang ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Karangasem untuk menyelidiki penyebab pasti terjadinya ledakan. (Ami)

Senin, 17 Juni 2024

Keterbatasan SDM, Pengaruhi Produktivitas Kakao di Bali


Denpasar, Bali Kini -
  Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu penyebab belum optimalnya produktivitas kakao di Bali. Permasalahan yang sama juga terjadi di seluruh Indonesia, sehingga produktivitas kakao Indonesia belum mampu bersaing di pasar global. 


Founder Cau Chocolates Bali Dr. Ir. I Wayan Alit Artha Wiguna, M.Si menyebutkan terdapat beberapa masalah dalam budidaya kakao, salah satu yang utama adalah SDM dari pengelola Perkebunan kakao. “Mereka memiliki berbagai keterbatasan, terutama dari pengetahuan dan skill” kata Alit Wiguna saat menjadi narasumber dalam kuliah umum yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (FP-Unwar) di Denpasar pada Sabtu (15/6).


Alit Wiguna yang juga merupakan Penyuluh Pertanian Utama BPSIP Bali menyampaikan bahwa selain keterbatasan SDM, faktor yang mempengaruhi produktivitas kakao yaitu karena  petani berusaha tani pada tanah kurang baik, intinya tanah kondisi lelah. Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan penggunaan pupuk.


Alit Wiguna mengungkapkan berdasarkan data Indonesia Investments, 90% produksi kakao di Indonesia berasal dari petani dengan keterbatasan finansial dan peralatan.Kondisi ini turut berperan dalam penurunan produksi.


Alit menambahkan terdapat beberapa prinsip budidaya kakau yang mesti dilakukan agar mampu berproduksi secara optimal, salah satunya pemenuhan nutrsi atau keseimbangan nutrisi. Tanaman juga memerlukan sinar yang cukup. Kemudian pengendalian hama-penyakit dilakukan secara baik dan selaras dengan alam. 

 

Kaprodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian-Universitas Warmadewa, Dr. Ir. Gusti Bagus Udayana, M.Si menyampaikan bahwa perubahan iklim telah turut  mempengaruhi dan menjadi penyebab dari penurunan produktivitas kakao. Selain perubahan iklim, penurunan produkvitas sangat dipengaruhi juga oleh serangan hama. 


“Fenomena ini menyebabkan coklat kita belum mampu bersaing di pasar global. Menghadapi permasalahan seperti ini maka perlu dilakukan inovasi dalam budidaya kakao di tingkat petani” papar Udayana. 


Udayana mengakui permasalahan petani kakao berikutnya adalah pemasaran produk , dimana petani menghadapi akses pasar yang terbatas. Petani pada sisi lain dihadapkan pada harga yang fluktuatif, seperti rendahnya harga pada masa panen.[rl]

Konsos PMM 4 Inbound Unud Wujudkan Misi Tingkatkan Kualitas Lingkungan


Buleleng , Bali Kini
- 91 mahasiswa yang mengikuti program mahasiswa merdeka (PMM) 4 inbound Universitas Udayana pada semester genap tahun akademik 2023/2024 mengikuti kegiatan kontribusi sosial (konsos) di kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Kabupaten Buleleng. Acara yang digelar pada Sabtu (15/6/2024) dengan tiga agenda utama yakni penebaran benih ikan di Danau Buyan, penanaman pohon dan sarasehan penyelamatan lingkungan.  

Kepala Unit MBKM Universitas Udayana Dr. Ir. I Ketut Sardiana, M.Si. menjelaskan pelaksanaan konsos PMM4 sedikit berbeda dengan konsos pmm sebelumnya. “Mahasiswa PMM punya misi penyelamatan lingkungan, sehingga kawasan Danau Buyan dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan konsos. Tujuannya memotivasi dan mengajak masyarakat menjaga kelestarian Danau Buyan sebagai sumber mata air kawasan Buleleng Tengah,” tutur Dosen FP Unud itu. Dr. I Ketut Sardiana menegaskan konsos merupakan  rangkaian akhir dari kegiatan program pertukaran mahasiswa merdeka di Universitas Udayana. Dia meyakini kegiatan tersebut  sangat bermanfaat menambah wawasan para peserta dan juga dapat mengimplementasikan ilmu yang telah didapatkan di daerah masing-masing.

Ditambahkan, ada delapan drum benih ikan nila dile[as ke Danau Buyan sebagai habitatnya dan 21 pohon ditanam kawasan tersebut. Jenis pohon yang ditanam yakni sebatang pohon bodi dan 20 pohon pinus. Sebatang pohon bodi tersebut dimaknai bahwa mahasiswa PMM Bersatu padu dengan masyarakat setempat untuk mewujudkan kelestarian lingkungan sementara pohon pinus memang habitatnya dikawasan tersebut. Masyarkat juga berharap segala sesuatunya berjalan mulus baik penyelesaian studi dan kiprahnya di dunia kerja atau di dunia usaha pasa mengikuti PMM 4.

Usai penebaran benih ikan nila dan penanaman pohon dilaksanakan sarasehan penyelamatan lingkungan bertempat di Aula Serbaguna Ulun Danu Buyan, Desa Pancasari, Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini mengusung tema "Pelestarian Sumber Daya Alam Berlandaskan Filosofi Tri Hita Karana".  Sarasehan menghadirkan dua narasumber yang luar biasa yaitu I Gusti Ngurah Agung Dharma Wirata selaku Bendesa Adat Pancasari dengan materi yang berjudul "Tri Huluning Jagat Bali" dan  Prof. Dr. Ir. Ni Luh Kartini, M.S. selaku ketua yayasan Bali Organic Association (BOA) membawakan materi "Pertanian Organik Penyelamat Sumber Daya Alam Pertanian"

Sarasehan ini diikuti 35 petani setempat dan seluruh mahasiswa PMM Inbound. Mahasiswa PMM 4 pun mengikuti sarasehan dengan sangat antusias. Mereka menyimak materi dan bersemangat mengajukan pertanyaan saat sesi diskusi. Mahasiswa dan warga setempat bersepakat  pentingnya upaya pelestarian lingkungan melalui tindakan-tindakan sederhana. Merawat danau, kata Prof. Kartini saat merespon salah seorang penanya, sangat penting mengingat dadau sebagai sumber air penghidupan, dan juga pengaruh pertanian organik demi kesejahteraan alam dan juga manusia.

Selain mahasiswa dan petani setempat, turut hadir bersama Kepala Unit MBKM Universitas Udayana Dr. Ir. I Ketut Sardiana, M.Si.  yakni Wakil Koordinator PMM Inbound 4 Universitas Udayana Ni Luh Made Indah Murdyani, S.P., M.Agb. , para Dosen Modul Nusantara beserta LO. (*)

TIM Akademisi FP Unwar Tawarkan Pengolahan Kotoran Babi Dengan EM4


Badung, Bali Kini -
Tim akademisi Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (FP-Unwar) menawarkan teknologi pengolahan kotoran babi menjadi pupuk dengan memanfaatkan Effetive Mikroorganisme (EM4). EM4 merupakan merupakan sekumpulan mikroorganisme yang dapat mempercepat proses pengomposan, memperbaiki kualitas tanah. Mikroba ini memberikan pengaruh yang baik terhadap kualitas pupuk kotoran babi.


Tim akademisi FP-Unwar yang terdiri dari Ir. Made Sri Yuliartini ,M.Si, Ir. Anak Agung Ngurah Mayun Wirajaya, MM, dan Dr. Desak Ketus Tristiana Sukmadewi S.Si, M.Si menawarkan pengolahan kotoran babi dengan EM4 dengan harapan dapat membantu mengurangi dampak pencemaran terhadap lingkungan.  Upaya ini juga sebagai strategi penyediaan pupuk untuk mendukung pertanian berkelanjutan.


“Kotoran babi berbentuk padat mengandung hara Nitrogen cukup tinggi sebesar 0,95%, Fosfor 0,35%, dan Kalium 0,40%. Oleh karena itu, kotoran babi sangat efektif dijadikan pupuk organik yang akan bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman” kata Ketua Tim Pengabdian Ir. Made Sri Yuliartini ,M.Si di sela-sela acara sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk dengan metode EM4 di  Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan (P4S) Sedana Sari, Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Badung pada Senin (17/6).


Yuliartini menjelaskan Kotoran babi dapat terdekomposisi dengan cepat apabila dibantu oleh mikroba antara lain bakteri asam laktat Lactobacillus Sp, EM4, bakteri fotosintetik serta Streptomyces sp. Salah satu aktivator yang dapat digunakan yaitu Effetive Mikroorganisme (EM4).


Ia memaparkan bahwa penerapan teknologi pupuk organik dalam bidang pertanian merupakan salah satu upaya dalam pertanian berkelanjutan. Kesadaran akan pentingnya pertanian berkelanjutan dan kesulitan untuk mendapatkan serta mahalnya harga pupuk anorganik di kalangan petani mengarahkan untuk pemanfaatan limbah organik yang murah cukup tersedia dan ramah lingkungan yang bisa digunakan sebagai pupuk organik seperti kotoran hewan ternak babi.


Sedangkan Ketua P4S Sedana Sari, I Made Suparsa menyatakan limbah kotoran ternak babi selama ini belum pernah diolah dan dibuang begitu saja. Dampaknya menimbulkan pencemaran lingkungan. Upaya pengolahan diharapkan akan memberikan nilai tambah untuk kelompok ternak dan memenuhi kebutuhan pupuk organik yang diperlukan untuk penanaman tanaman hortikultura.[RL/R4]

Sabtu, 15 Juni 2024

Jumat, 14 Juni 2024

Pemkab Jembrana gelar bersih bersih lingkungan peringati Bulan Bung Karno


Jembrana , Bali Kini
- Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2024 dirangkaikan dengan peringatan Bulan Bung Karno VI Tahun 2024 diKabupaten Jembrana dipusatkan di Area Taman Pura Jagatnatha Jembrana, Jumat (14/6)


Sejumlah agenda disiapkan memperingati kedua agenda penting tersebut. Diantaranya bersih bersih lingkungan melibatkan seluruh ASN dilingkup Pemkab Jembrana.


Hadir ditengah tengah acara Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Sekda Jembrana I Made Budiasa, Para Asisten Sekda, tak lupa juga melibatkan  unsur Pelajar.


Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, kegiatan olahraga dan bakti bersih ini dalam rangka Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2024 yang dirangkaikan dengan Peringatan Bulan Bung Karno VI Tahun 2024.


" Hari ini kita bersama-sama berolahraga dan melaksanakan Bakti Bersih Taman Pura Jagatnatha dalam rangka Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2024 dirangkaikan dengan Peringatan Bulan Bung Karno VI Tahun 2024, "ucapnya


Secara khusus Bupati Tamba juga menyoroti maraknya kasus narkoba saat ini. Ia mengungkapkan, narkoba telah menjadi kasus atau tindak kejahatan yang paling banyak ditemukan .

Narkoba juga tergolong kejahatan luar biasa yang dapat berdampak terhadap kehancuran suatu bangsa. 

Demikian juga ideologi yang merusak mesti diwaspadai, Sehingga momentum peringatan bulan Bung Karno ini sebagai landasan agar tetap ingat terhadap jati diri dan ideologi bangsa.


" Bahaya dari tindakan kejahatan yang tergolong sistematis tersebut, melalui peringatan  ini saya mengharapkan kita semua  selalu bersinergi dalam memberikan pelayanan, keamanan, dan kenyamanan kepada seluruh lapisan masyarakat, "ujarnya


Selain itu, melalui peringatan bulan Bung Karno ini, pihaknya juga mengharapkan kepada masyarakat khususnya generasi muda agar tetap teguh pendirian dan menjaga semangat persatuan sebagai pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Caranya dengan tetap berpedoman kepada pancasila sebagai ideologi bangsa dan terus bersatu memperkokoh semangat dalam bhineka tunggal ika. 


" Saya berharap kedepannya kita dapat meningkatkan kreatifitas dan inovasi dalam menguatkan sinergitas kita bersama dalam mencegah peningkatan tindakan kejahatan narkoba untuk menciptakan masyarakat Jembrana yang aman dan bahagia," pungkasnya. ( Gusadi )

Program Bungan Desa Capai Kunjungan Ke-50, Bupati Sanjaya Angkat Potensi Teh Gobo Desa Bongan


Tabanan , Bali Kini
– Gencarkan pembangunan berbasis potensi lokal yang ada di Desa, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, terus menggalakkan komitmennya dalam program populer Bungan Desa atau Bupati Ngantor di Desa yang kini telah mencapai kunjungan ke-50. Dalam semangat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, di kunjungannya ke Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Sanjaya kembali menyorot potensi unggulan desa, yakni Teh Gobo atau Teh berbahan dasar tanaman sayur Gonda ciri khas Desa Bongan, Jumat (14/6). 

Dalam tujuan utama program Bungan Desa, Bupati Sanjaya terus berusaha untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus mengidentifikasi dan mengembangkan potensi lokal yang dapat menjadi sumber daya ekonomi yang berkelanjutan. Program ini menjadi wadah untuk berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi. Menggandeng Sekda beserta para Asisten Setda, Seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan beserta para Camat se-Kabupaten Tabanan, Kepala Instansi Vertikal di Tabanan, saat itu pihaknya disambut langsung oleh Perbekel, TP PKK, beserta tokoh masyarakat setempat. 

Dalam hal ini, inisiatif pengembangan Teh Gobo (Gondo Bongan) oleh UKM Desa Bongan menjadi salah satu contoh nyata bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah tinggi. Bupati Sanjaya percaya, dengan memanfaatkan potensi lokal secara optimal, masyarakat dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan dalam membangun desa masing-masing. Di mana, Gondo yang biasanya hanya menjadi sayur, diolah menjadi Teh minuman khas Desa Bongan. Teh Gobo diproduksi di Desa Bongan Jawa Kangin dan sudah dimulai sejak tahun 2019 hingga sekarang. Pemasarannya sendiri dilakukan secara online dan melalui ragam pameran yang diikuti. 

Tentunya pemerintah memberikan dukungan yang sangat baik terhadap bangkitnya potensi khas desa ini. Apresiasi yang tulus diberikan oleh Bupati Sanjaya kepada seluruh masyarakat Desa Bongan atas semangat dan kerja keras yang telah ditunjukkan dalam membangun dan mengembangkan potensi desa, serta melakukan inovasi-inovasi yang menjadi keunggulan desa. Tak hanya itu, Desa Bongan juga tersohor dengan kualitas pertaniannya yang beragam, juga situs Desa Wisata yang popular seperti air terjun Gerembengan di Banjar Bongan Jawa Kangin, Penangkaran Jalak Bali di Bongan Kauh, serta situs Pura Puseh Luhur Bedha sebagai Sejarah Ki Bagus Kebo Iwa. 

Kunjungan Bupati beserta jajaran saat itu, dimulai dari kunjungannya ke kelompok Wanita Tani Dukuh Mesari untuk meninjau Lokasi lahan pertanian, dilanjutkan dengan penanaman bibit cabai, terong dan tomat langsung oleh Bupati Tabanan. Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pengukuran tinggi Badan balita dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kabupaten Tabanan yang dilakukan di Posyandu Alamanda dan Kamboja Desa Bongan dan diteruskan dengan penyerahan bantuan paket kepada keluarga stunting di Desa Bongan yang berjumlah 13 orang. Tak hanya itu, rutinitas Bupati Berkantor di Desa juga dilengkapi dengan penanaman pohon Tabebuya, penyerahan buku di perpustakaan keliling, penebaran bibit ikan nila, hingga bertatap muka dengan tokoh dan masyarakat Desa Bongan, meninjau fasilitas pelayanan kesehatan, sekaligus konseling program Semara Ratih. 

“Hari ini saya berada di kantor Desa Bongan Kecamatan Tabanan, dengan tema Bungan Desa. Ini yang ke 50 selama masa jabatan saya 3 tahun. nanti terus bergilir sampai di 133 desa yang ada di Kabupaten Tabanan, tujuan kami berkantor di desa ini adalah untuk mendekatkan diri di bidang pelayanan, apa pelayanan yang ada di kabupaten Tabanan ini kami berikan kepada Desa, sehingga Desa memahami tentang manfaat daripada pelayanan itu. Agar tidak susah dan sulit mengurus, perijinan, KTP dan semuanya, ini kita sosialisasikan langsung kepada masyarakat sehingga terdampak buat masyarakat," jelas Sanjaya dalam wawancara singkat siang itu. 

Sanjaya juga menyatakan, selain untuk saling mendekatkan diri dengan masyarakat, kedatangannya juga untuk menyatukan program-program antara Bupati Tabanan dan Pemerintah Desa. “Kalau dua pemimpin ini semua saling gotong-royong melayani masyarakat, semua pelayanan masyarakat baik menyangkut stunting, kemiskinan ekstrim, infrastruktur, pembangunan khayangan Pura dan lain-lain Astungkara percepatan proses pembangunan di Kabupaten Tabanan bisa terlaksana dengan baik," imbuhnya. 


Perbekel Desa Bongan, I Ketut Sukarta, S.E. yang saat itu mewakili masyarakat sampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kedatangan Bupati beserta jajaran siang itu. Baginya, ini akan menjadi suatu momen yang sangat penting dan menjadi catatan Sejarah yang akan selalu diingat oleh masyarakat generasi muda mendatang. 


“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan sangat mengapresiasi, karena Beliau satu-satunya Bupati di Bali yang mempunyai program yang sangat bagus. Beliau mendekatkan diri kepada masyarakatnya secara langsung, terkait pelayanan-pelayanan yang ada di Kabupaten. Selanjutnya apa keluhan masyarakat langsung ditanggapi oleh beliau, maka dari itu semoga Bungan Desa ini selalu berlanjut, berkesinambungan, agar Tabanan cepat terwujud sesuai visi Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani," jelas Sukarta.[rl]

Perhatian Terhadap Sektor Pertanian, Bupati Tabanan Tanam Cabai Bersama KWT Dukuh Mesari, Desa Bongan, Tabanan


Tabanan , Bali Kini -
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E, M.M, menunjukkan perhatian besar terhadap sektor pertanian di Tabanan dengan berbagai kebijakan dan program yang mendukung para petani. Salah satu inisiatif terbaru adalah menanam bibit Cabai, Terong dan Tomat bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Dukuh Mesari Banjar Bongan Jawa Kangin, Desa Bongan, Tabanan, Jumat, (14/6). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petani khususnya Ibu-Ibu yang ada di Desa Bongan. 

Bupati Sanjaya juga menekankan pentingnya regenerasi petani muda dan mengapresiasi upaya generasi milenial dalam mempertahankan serta mengembangkan sektor pertanian. Selain dukungan moril, Program pelatihan dan bimbingan teknis juga sangat perlu dan penting diselenggarakan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas terhadap pertanian bagi masyarakat, sehingga mampu memberikan dampak yang positif. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Sanjaya menyerahkan 100 bibit cabai, 200 bibit tomat dan 200 bibit terong kepada KWT Dukuh Mesari. Kedepannya, Ia berkeinginan agar adanya dukungan penuh dari dinas-dinas terkait, sehingga mampu meningkatkan sektor pertanian di Tabanan. Dari segi infrastruktur dan irigasi juga sangat ditekankan sesuai visi mewujudkan kedaulatan pangan di Bali dan mendukung pertanian berkelanjutan. 

"Berikan edukasi kepada masyarakat, berikan masukan yang baik kepada para ibu-ibu anggota KWT agar mampu meningkatkan keterampilan yang berujung pada meningkatnya penghasilan guna mendukung kehidupan dalam keluarga. Terlebih nanti hasilnya bisa melebihi gaji pegawai. Ayo Ibu-Ibu kita tekuni pertanian ini, karena kalau kita sudah tekun sudah tentu akan sangat menghasilkan," pinta Sanjaya. 

Ni Putu Ismayanti selaku Ketua KWT Duku Mesari, menyampaikan rasa bangganya atas perhatian dari Bupati beserta jajaran terhadap keberlangsungan kelompoknya dan berharap dukungan ini terus berlanjut. "Kami ibu-ibu KWT Dukuh Mesari Desa Bongan sangat berterimakasih atas dukungan Bapak Bupati. Kami juga berharap agar kami selalu diberikan bimbingan ataupun pelatihan, untuk meningkatkan keterampilan kami," pintanya [rl]

Pj Bupati Jendrika Lepas Jalan Sehat Kampanye Germas


Klungkung , Bali Kini -
Penjabat (Pj) Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika melepas jalan sehat di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe Kabupaten Klungkung, Jumat (14/6). Kegiatan yang diikuti oleh sejumlah OPD dan siswa ini dalam rangka Bulan Bung Karno VI Tahun 2024 dan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Pj Bupati Jendrika sangat menyabut baik pelaksanaan kegiatan jalan sehat ini yang mempercepat dan mensinergikan tindakan dari hidup sehat. Selain itu kegiatan ini juga bisa meningkatkan produktifitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akibat penyakit. "Ayo budayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan tingkatkan kualitas hidup sehat dengan melakukan aktivitas fisik salah satunya kegiatan jalan sehat dan senam," ujarnya Pj Bupati Jandrika.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, drg. I Gusti Ayu Ratna Dwijayanti, M. Kes menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat ini bertujuan untuk meningkatkan pola hidup sehat. Adapun rute jalan sehat ini start dari depan Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe ke arah timur Catu Pata kemudian ke arah utara Jalan Gajah Mada tiba di simpang tiga Kantor Camat ke arah selatan menuju Simpang Lima ke arah timur finis di depan Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe.(puspa).

Fun Mini Soccer, Bupati Gede Dana Cetak 2 Gol Saat Lawan Tim Media Karangasem


Karangasem, Bali Kini
- Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Karangasem yang ke - 384, pemkab Karangasem menggelar Fun Mini Soccer di Stadion Jalur I Gusti Ketut Jelantik, Jalur 11 Karangasem, Jum'at (14/6/2024). 


Awak media kontributor Karangasem ikut serta dalam memeriahkan acara tersebut. Dimana tim yang terdiri dari wartawan berbagai media baik TV, Radio, media Cetak dan Online tersebut langsung berhadapan dengan OPD. Set pertama tim media menghadapi Tim dari Kepala OPD yang terdiri dari para Kepala Dinas Karangasem. Dalam pertandingan 2 x 10 menit tersebut, tim media menang telak dengan scor 9-1.


Kemudian set kedua tim media maju kembali melawan Sekretariat Kabupaten Karangasem, dimana Bupati Karangasem, I Gede Dana turun langsung menghadapi tim Media Karangasem. Dalam permainan tersebut terlihat ambisi Bupati Gede Dana yang tinggi sehingga berhasil menembus gawang tim Media dan mencetak gol sebanyak 2 kali. Sorak sorai para pendukung mewarnai raihan tersebut. Namun sayangnya, tim media tetap memenangkan pertandingan dengan scor 5-3. Dalam pertandingan tersebut pula, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta sempat mengalami cedera ringan di bagian bahu hingga harus ditangani oleh medis. 


Hingga Set ke 3 yang merupakan babak final tim media melawan Disdikpora. Dimana akhirnya tim media tumbang dengan skor 3-1 dan pertandingan dimenangkan oleh tim dari Disdikpora. 


Salah satu perwakilan media, Wartawan Harian Bali Post, Eka Parananda mengucapkan terimakasih atas partisipasi dari kawan media dalam partisipasinya untuk memeriahkan HUT Kota Amlapura. "Kita tidak pernah latihan, namun tanpa diduga teman-teman sudah bermain bagus, juga memiliki semangat yang tinggi," Tandasnya.


Media Karangasem juga mengucapkan harapan untuk Kota Amlapura. " Semoga dalam HUT Kota Amlapura yang ke 384 ini semakin Sukses dan maju dalam pembangunan, " Ucapnya. (Ami)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved