-->

Jumat, 03 Februari 2023

Karangasem Raih Penghargaan Ombudsman RI Atas Inovasi Layanan Publik Semesta Berencana


Karangasem, Bali Kini -
Inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Karangasem, dibawah kepemimpinan Bupati Karangasem, I Gede Dana dan Wabup Wayan Artha Dipa, dalam hal peningkatan layanan publik kepada masyarakat Karangasem, dengan visi-misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem, Pembangunan semesta berencana Kabupateb Karangasem, mendapat penilaian positif dari Ombudsman RI Perwakilan Bali.


Keberhasilan misi tersebut tercermin dari hasil Evaluasi, baik dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi maupun yang dilaksanakan oleh Ombudsman 

RI, yang mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan hasil evaluasi pada Tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2021 memperoleh Nilai Kepatuhan 73,36, dengan Opini Sedang dan zonasi Kuning, sementara

meningkat ditahun 2022 dengan Nilai Kepatuhan 90,47, dengan Opini Kualitas Tinggi dan zonasi Hijau.


Untuk pelayanan publik optimal ini, Ombudsman RI Perwakilan Bali memberikan penghargaan berupa piagam kepada Pemkab Karangasem, yang diserahkan oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti dan diterima langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana, di Wantilan Disdikpora Karangaem, Jumat (3/2/2023).


Hadir dalam penyerahan piagam penghargaan tersebut, Wabup Karangasem, I Wayan Artha Dipa, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, Direktur RSUD Karangasem dan RS Pratama serta para Kepala Pusekesmas dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Karangasem. 


Bupati Karangsem, I Gede Dana dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas perhatian Ombudsman RI terhadap aktifitaa pemerintahan dan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Pemkab Karangasem. 


Disampaikannya, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali bersama jajaran ke Kabupaten Karangasem untuk kesekian kalinya. "Kehadiran ini tentunya bisa kita 

maknai sebagai wujud komitmen Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali dalam mengawal penyelenggaraan pelayanan publik yang prima di  seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bali," ujar Gede Dana. 


Disebutkannya, pelayanan Publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 merupakan salah satu esensi dari penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Karangasem berkomitmen dan senantiasa berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan 

pelayanan publik yang tertuang pada Misi ke-6 RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem yaitu, mengembangkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik,  Bebas Korupsi, serta Pelayanan Publik Yang Prima. 


"Saya berharap kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, Direktur dan Kepala UPTD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem tidak terlena dengan hasil yang kita peroleh ini. Kedepanya semakin  besar tantangan dan standar kualitas pelayanan publik yang diinginkan masyarakat, untuk itu mari semua  berlomba-lomba menciptakan inovasi untuk 

meningkatkan kulitas pelayanan Publik di Kabupaten Karangasem, lebih efektif, efisien, dapat meningkatkan kepuasan Krama Karangasem secara menyeluruh," lontarnya.


Pemerintah Kabupaten Karangasem juga terus berupaya menciptakan inovasi-inovasi dalam peningkatan penyelenggaraan pelayanan publik, diantaranya Program Layanan Antar Jemput Pasien dan  Jenazah (AJP), Jana Kerthi, Atma Kerthi, Sidana, Beladana, Bhismadana, Prakerthi yowana dan inovasi lainnya.


Beberapa hal yang belum optimal, seperti pada aspek sarana prasarana pelayanan yang belum memadai karena keterbatasan anggaran, akan tetap diupayakan secara bertahap sehingga penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Karangasem pada tahun-tahun mendatang menjadi  lebih paripurna. " Karena itu dibutuhkan komitmen dan kolaborasi dengan banyak pihak untuk mewujudkan pelayanan prima di 

Kabupaten Karangasem, termasuk melalui dukungan, support dan kerja sama dengan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali sehingga tujuan utama dari penyelenggaraan pelayanan publik yaitu kepuasan masyarakat Karangasem dapat tercapai, dan visi 

“Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem, melalui pola pembangunan Semesta Berencana Menuju Karangasem Era Baru yang Pradnyan Santhi dan Nadhi," tandasnya.


Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti, mengatakan Penilaian penyelenggaraan

pelayanan publik merupakan salah satu upaya pencegahan maladministrasi dengan menilai kondisi penyelenggaraan pelayanan publik secara komprehensif, dimana menghasilkan opini pengawasan pelayanan publik yang dijadikan acuan kualitas.


"Maksud penilaian ini yakni untuk mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik baik dari pemenuhan standar pelayanan, sarana prasarana, kompetensi penyelenggara layanan dan pengelolaan pengaduan," sebutnya. 


Tujuannya kata Widhiyanti, untuk perbaikan peningkatan kualitas pelayanan publik serta pencegahan terhadap maladministrasi melalui pemenuhan standar pelayanan, pemenuhan sarana prasarana, peningkatan

kompetensi penyelenggara layanan, serta kualitas pengelola pengaduan pada tiap unit pelayanan publik baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. (Ami)

Selasa, 31 Januari 2023

Terdapat 2.865 Produsen Arak Bali di Kabupaten Karangasem, Bupati Dana Imbau Warga Lestarikan Sumber Daya Bahan Dasar Arak


BALIKINI.NET | KARANGSEM — Hari Arak Bali ditetapkan sebagai hari Raya Bali yang dirayakan pada 29 Januari oleh Gubernur Bali I Wayan Koster. Hari Arak Bali ini diresmikan melalui Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 929/03-I/HK/2022.

Hal ini mendapat apresiasi dari Bupati Karangasem I Gede Dana mengingat arak banyak di produksi di Kabupaten Karangasem. Untuk saat ini saja, ada  sebanyak 2.865 produsen Arak Bali. Dengan 3 Wilayah terbesar yang memproduksi arak yakni Kecamatan Sidemen, Kubu dan Abang. Dengan ditetapkannya hari Arak Bali, diharapkan agar dapat mengangkat harkat martabat minuman fermentasi tradisional ini menjadi warisan budaya yang mendunia.

Sementara itu, produsen arak yang ada, diharapkan dapat tetap berpegang pada Pergub 1 tahun 2020, tidak melakukan tindakan yang melenceng dengan memproduksi Arak sintetis dari permentasi gula. Dan bila perlu produsen arak Bali agar menggunakan alat-alat tradisional asli supaya menjadi kekhasan rasa dari minuman beralkohol tersebut.

"Kami sangat mendukung kebijakan Pak Gubernur membantu masyarakat kecil terutama yang memiliki usaha-usaha tradisional di rumahnya masing-masing. Berarti UMKM harus kita lindungi serta jaga secara bersama-sama," tandas Gede Dana beberapa waktu lalu saat merayakan Hari Arak Bali.

Sementara, untuk menindaklanjuti produsen arak "nakal" pihak Satpol-PP sudah melaksanakan sidak di beberapa wilayah.

Untuk melestarikan destilasi Arak Bali, pihaknya juga menyinggung agar masyarakat tetap melestarikan sumber daya bahan dasar arak ini. Seperti pohon kelapa, pohon ental, dan pohon aren. "Jika kita tidak mengembangkan tanaman penghasil arak ini nanti lama-kelamaan akan punah," tandasnya. (Ami)

Senin, 30 Januari 2023

Bapelitbangda Karangasem Gelar Forum Konsultasi Publik, Terdapat 211 Usulan Program RKPD 2024


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Bapelitbangda Kabupaten Karangasem melaksanakan kegiatan Forum Konsultasi Publik yakni merupakan wahana untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan pada tahap awal penyusunan Rancana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan harapan mendapatkan masukan penting yang lebih menitikberatkan pada aspek teknokratis.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Sabha Widya Praja di kantor Dinas Pendidikan Karangasem pada Senin (30/1/2023). Dan diikuti oleh seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Karangasem.

Kepala Bapelitbangda Kabupaten Karangasem, I Nyoman Sutirtayasa mengatakan jika Tema dan Prioritas Pembangunan di tahun 2024 ialah “Penguatan Ekonomi dan Sosial melalui Pembangunan Pertanian yang Tangguh dan Mandiri, Pengembangan SDM yang Handal, Pembangunan Pariwisata dan Budaya, Peningkatan Ketahanan Bencana didukung Infrastruktur yang Memadai.” disertai 7 bidang prioritas pembangunan daerah yang meliputi; Bidang Pangan, Sandang dan Papan, Bidang Kesehatan dan Pendidikan, Bidang Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan, Bidang Adat, Agama, Tradisi, Seni dan Budaya, Bidang Pariwisata Penguatan Insfrastruktur Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik.

Dijelaskan Sutirtayasa jika penyusunan RKPD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem Tahun 2024 melalui beberapa tahapan. Salah satunya yakni tahap Rancangan Awal RKPD yang dilaksanakan dari tanggal 2 Januari 2023 sampai dengan Minggu III Maret 2023. Yang dimana dalam tahapan ini ada usulan sebanyak 211 Program, 517 Kegiatan dan 1.841 Sub Kegiatan. 

"Usulan tersebut menggunakan pagu indikatif sebesar Rp. 2.091.733.522.170," katanya. Selanjutnya tahapan tersebut akan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan hingga pada tahap penetapan RKPD.

Sementara, Wakil Bupati Karangasem dalam sambutannya mengatakan jika penyelenggaraan pemerintahan yang baik diawali dari penyusunan perencanaan pembangunan yang baik dan berkualitas.

"Untuk itu, proses perencanaan menjadi hal yang sangat strategis mengingat konsistensi antara perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan," katanya.

Selanjutnya, pihaknya berharap agar dalam penyusunan RKPD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem Tahun 2024 yaitu memperhatikan beberapa hal penting, seperti; Mempedomani Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, mempedomani RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem Tahun 2021-2026, memperhatikan RPJMD Semesta Berencana Provinsi Tahun 2018-2023, Memperhatikan keselarasan perencanaan pembangunan daerah dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten/Provinsi.

Pihaknya juga berharap adanya sinergi dan penyelarasan Program Prioritas Pembangunan Daerah Tahun 2024 dengan Rencana Pembangunan Daerah Provinsi dan Rencana Pembangunan Nasional.

"Program strategis dan prioritas Perangkat Daerah yang dituangkan dalam Renja Perangkat Daerah agar mampu menjawab permasalahan dan isu strategis pembangunan daerah sebagai bahan penyusunan RKPD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem Tahun 2024. Menjaga konsistensi perencanaan dan penganggaran, maka dalam melaksanakan proses perencanaan dan penganggaran agar mengakomodir kepentingan publik, bebas intervensi pihak luar. terakhir, melakukan inovasi-inovasi khususnya dalam pelayanan publik serta mampu mencari sumber-sumber pendanaan lainnya baik pada level provinsi, pusat maupun melalui mekanisme skema kerjasama dengan badan usaha maupun masyarakat," katanya. (Ami)

Minggu, 29 Januari 2023

Bupati Gede Dana Peringati Hari Arak Dengan Megenjekan Dan Bersulang Bersama


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Bupati Karangasem I Gede Dana memperingati hari Arak Bali perdana yang ditetapkan tepat hari ini, Minggu 29 Januari 2023. Peringatan hari arak di Kabupaten Karangasem diawali dengan persembahyangan bersama di pura Manik Kembar, Dusun Tegallalang, Desa Datah Kecamatan Abang.

Selanjutnya, dimeriahkan dengan menampilkan nyanyian dan tarian Genjek yang dibawakan oleh Seka Genjek Santhi Adnyana dari Dusun Bangle, Desa Bunutan, Kecamatan Abang. Penampilan Seka Genjek tersebut memukau penonton, termasuk Bupati Karangasem I Gede Dana yang memberikan apresiasi.

Bupati Gede Dana dalam wawancaranya pada media, mengatakan rasa terimakasihnya kepada Gubernur Bali I Wayan Koster karena telah menetapkan hari Arak Bali ini, dan berharap, hal tersebut akan membuat Arak Bali semakin mendunia.

"Masyarakat Karangasem saya harap agar betul-betul menperdomani Perbub tentang Arak Bali sehingga Arak Bali ini tidak ada cacatnya karena dunia sudah mengakui minuman Arak Bali menjadi destinasi spirit untuk dunia ini sangat luar biasa kami berharap masyarakat mendukung dan mensupport," katanya.

Selanjutnya, dalam peringatan tersebut Bupati Gede Dana mengajak seluruh hadirin untuk bersulang serta meminum arak bersama-sama.

"Melalui hari Arak Bali ini, kita meningkatkan kesadaran kolektif untuk mengangkat nilai dan harkat arak Bali. Arak Bali untuk kesehatan bukan untuk mabuk," tegas Bupati Gede Dana. (Ami)

Sabtu, 28 Januari 2023

Jenazah Seorang ASN Ditemukan Tergeletak Di Sebuah Halaman Kantor di Karangasem


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Jenazah laki-laki ditemukan warga tergeletak di halaman kantor Mandiri Bina Cipta, tepatnya di Lingkungan Tampuagan, Kelurahan Karangasem, Sabtu pagi (28/1/2023). 

"Dari keterangan saksi, korban sudah ditemukan dalam kondisi tergeletak di sebelah selatan kantor tersebut dalam kondisi sudah tidak bernafas," kata Kapolsek Kota Karangasem, AKP. Putu Sunarcaya saat dikonfirmasi.

Jenazah tersebut ditemukan dengan mengenakan baju lengan pendek berwarna hitam dan celana pendek warna abu-abu, serta tas kompek berwarna hitam yang masih melilit pinggangnya.

Terungkap, identitas korban ialah I Nengah Rai (57) yang ternyata seorang PNS yang bekerja sebagai TU disalah satu sekolah SMP yang ada di Karangasem. 

"Ada informasi bahwa korban dikatakan setiap harinya memang sering keluar malam, "sambungnya. 

Sementara, dari pemeriksaaan tim medis, tidak temukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga sendiri menolak untuk dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. 

"Kita masih lidik untuk pendalam seperti pekerjaan sehari - hari korban, istri dan info lainnya," terang Sunarcaya.(Ami)

Kamis, 26 Januari 2023

Sumardi Apresiasi Kegiatan Upacara Pitra Yadnya Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan Di Kabupaten Karangasem


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan menggelar upacara Nyekat Karang dan Nanceb Warung di Dusun Yeh Bunga, Desa Jungutan Karangasem pada Kamis (26/1/2023). Upacara ini merupakan rangkaian upacara Pitra Yadnya yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2023 mendatang.

Rangkaian kegiatan Ngaben Masal yang diikuti pasemetonan dari Kawitan Sira Arya Kanuruhan tersebut mendapat apresiasi dari lembaga Dewan, yakni Wakil Ketua DPRD kabupaten Karangasem, I Nengah Sumardi. Dimana pihaknya juga merupakan bagian dari Kawitan Pasemetonan Arya Kanuruhan dari desa Sibetan, Karangasem.

"Kami sangat apresiasi antusiasme para krama semeton, saya selaku lembaga dewan sangat mengapresiasi pelaksanaan upacara secara sistem gotong royong ini. Nah, karena sistem yang dilaksanakan inilah, saya pribadi selaku warga masyarakat yang juga melaksanakan kegiatan ini sangat apresiasi kepada semeton kami khususnya Pasemetonan Arya Kanuruhan,"ungkap Sumardi.

"Tetapi jangan hanya melihat dari sisi clan saja, di masyarakat sekarang juga sudah paham walaupun memang begitu, sifatnya nanti bekerja sama dengan lingkup Banjar lingkup Desa Adat, seperti yang selama ini sudah dilaksanakan. Kami selaku lembaga dewan sangat mengapresiasi sehingga ini bisa satu sisi menghemat biaya juga menghemat dari sisi anggaran yang dikeluarkan oleh masing-masing yang punya sawa termasuk juga dari sisi waktu dan tempat," Sambungnya.

Sementara Parawartaka Karya, I Wayan Geredeg yang juga selaku tokoh jempolan Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan mengatakan jika upacara Ngaben ini sudah dilaksanakan kesekian kalinya atau rutin dilaksanakan. Pihaknya menjelaskan terkait anggaran yang dibutuhkan oleh masing-masing Sawa dalam pelaksanaan Ngaben Massal ini sedikit meningkat, peningkatannya sekitar Rp.2,5 juta rupiah persawa dari pelaksanaan Pitra Yadnya sebelumnya. Anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk upacara Pitra Yadnya saja, namun juga ada upacara Atma Wedana dan upacara Manusa Yadnya didalamnya seperti Metatah, meotonan, tigang bulanan dan lain sebagainya. "Saya kira sudah cukup membijaksanai kaitan dengan sharing saling bantu antara Semeton yang mampu dan yang kurang mampu, termasuk juga bantuan - bantuan dari luar, seperti bantuan fasilitas dari Tabanan dan lain sebagainya," Tandasnya.

"Mudah-mudahan nanti berjalan dengan baik, ini akan dimulai di tanggal 9 Juli 2023," sambungnya.

Tidak hanya diikuti oleh Pasemetonan Kawitan Sira Arya Kanuruhan yang berasal dari berbagai wilayah Kabupaten Karangasem, namun juga diikuti oleh Pasemetonan dari Kabupaten lain seperti Singaraja.

Terkait data kegiatan dijabarkan Panitia acara, Jro Mangku Nyoman Jati jika pertanggal hari ini (26/1/2023) peserta yang mengikuti ngaben masal ialah sebanyak 54 Dadya. Terdiri dari 119 Sawa Lanang dan 110 Sawa Istri total keseluruhan Sawa ialah 229. "Nah, dari sawa itu dibedakan lagi ada yang namanya Deha Teruna artinya yang meninggalnya sebelum dia kawin, Deha itu sebanyak 11 sawa, Teruna sebanyak 13 sawa. Kemudian ada mati yang tidak wajar karena meninggal yakni Salah Pati (seperti mati karena kecelakaan) sebanyak 4 Sawa dan Ngulah Pati (Mati bunuh diri) sebanyak 3 Sawa," terangnya. 

Perhari ini saja, ada sebanyak 1365 KK yang mengikuti Upacara tersebut, masing-masing terdiri dari 6 kecamatan yang ada di Karangasem yaitu Kecamatan Abang  Karangasem, Bebandem, Selat, Sidemen dan Manggis ditambahkan lagi dari Kabupaten Singaraja. Pendaftarannya sendiri masih dibuka hingga bulan Juli 2023 mendatang.

Pelaksanaan upacara ngaben itu, nantinya akan melibatkan Ida Pedanda dari 21 Tempat ngulapin ada di sebanyak 20 Pura Dalem, selanjutnya ada upacara Ngelungah sebanyak 65 Pangelungahan.

Sementara, Upacara Ngeroras diikuti oleh 6 Kecamatan di Kabupaten Karangasem dengan jumlah Name (Puspa Lingga) yang lanang sebanyak 172 Name dan perempuan sebanyak 172 sehingga total ada 344 Name. Pengikutnya terdiri dari 61 dadia dengan jumlah KK sebanyak 1613 KK. (Ami)


Rabu, 25 Januari 2023

Gubernur Koster Sebut Karangasem Punya Peradaban Yang Kuat Dilihat Dari Kekayaan Tradisinya


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Gubernur Bali I Wayan Koster Berkunjung ke Kabupaten Karangasem untuk mempresentasikan pencapaian pembangunan Bali dengan Implementasi visi yaitu "Bangun Sat Kerti loka Bali" melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru pada Rabu (25/1/2023). 

Acara yang digelar di Gedung MPP (Mall Pelayanan Publik) Karangasem ini dihadiri oleh Bupati Karangasem, Wakil Bupati dan seluruh jajaran Pemkab Karangasem serta undangan dan perwakilan dari masyarakat seperti Bendesa, Tokoh masyarakat, Penglingsir Puri, tokoh seniman, MDA, Kepala Sekolah, Perwakilan Siswa SMA dan lain-lain.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster memperkenalkan "44 Tonggak peradaban Penanda Bali Era Baru" pada masyarakat Karangasem. Dalam hal ini, menurut Gubernur Koster Kabupaten Karangasem mempunyai peradaban yang kuat dalam hal kebudayaan karena memiliki tradisi yang kuat. Contohnya ialah salah satu tarian yang ditampilkan dalam acara tersebut yakni Tari Gebug Ende, Tari Puspa Hredaya yang merupakan maskot Karangasem. "Kabupaten Karangasem mempunyai banyak tradisi dan unik menandakan bahwa Karangasem punya peradaban yang kuat dalam hal kebudayaan harus dibangkitkan kembali," katanya.

Menurut Gubernur Koster, konteks Karangasem dalam "44 Tonggak peradaban Penanda Bali Era Baru" harus sesuai dengan budaya yang ada di Karangasem, adat tradisi seni budaya peradaban lokal. Karangasem memiliki tradisi khas dan unik serta karakteristik alam yang unik dan ini yang harus dilestarikan dibangkitkan. Seperti buah lokal yang khasnya yakni Salak, garamnya yang berkualitas, produksi arak Karangasem yang terkenal bagus serta tanaman bunga Khas yang hanya ada di Kabupaten Karangasem yakni Bunga Kasna. "Karangasem memiliki karakteristik alam yang unik juga. Ini yang harus dijaga dan diberdayakan serta dipromosikan supaya dapat menjadi sumber penghidupan masyarakat," Tandasnya.

"Karangasem sendiri banyak menyimpan sesuatu yang istimewa menurut saya yang harus dibangkitkan sebagai sumber  nilai-nilai kehidupan maupun juga sumber perekonomian masyarakat," Sambungnya. Sementara, Gubernur Koster berharap agar Bupati Karangasem dapat membangun sumber daya lokal Karangasem, ia juga mengharapkan agar alam Karangasem tidak di eksploitasi secara berlebihan menjadi destinasi wisata agar tidak rusak karena Karangasem ini merupakan kekuatan spiritual yang baik jadi harus dijaga.

"Karena itu, harus ada perhatian dari provinsi ke depan dengan alokasi anggaran yang lebih memadai untuk menjadikan insentif pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karangasem ini ini agar tatanan terjaga dengan baik," kata Gubernur Koster. 

Sementara, Bupati Karangasem I Gede Dana menyampaikan terimakasihnya kepada Gubernur Koster karena telah memperhatikan Kabupaten Karangasem sebegitu detail. "Kami sampaikan terimakasih, salah satunya untuk anggaran BKK dari provinsi yang diberikan untuk kami sudah kami gunakan untuk membangun Karangasem, salah satunya dibidang pembangunan infrastruktur seperti Pura, jembatan, tribun dan lainnya. Sebagian besar kami gunakan dari Dana BKK," katanya.(Ami)

Selasa, 24 Januari 2023

Menyambut Pemilu 2024, KPU Kabupaten Karangasem Gelar Pelantikan PPS


Karangasem, Bali Kini -
Menjelang perhelatan pemilu serentak tahun 2024 KPU Kabupaten Karangasem mulai bergerak mempersiapkan dari pembentukan PPK dan selanjutnya Pelantikan PPS yang dilaksankan pada hari Selasa, 24 Januari 2023 yang bertempat di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Karangasem.


Acara pelantikan PPS dimulai dengan acara majaya-jaya dan persembahyangan bersama yang diikuti oleh seluruh anggota PPS se-Kabupaten Karangasem. Selanjutnya berkumpul di Aula Mall Pelayanan Publik melaksanakan kegiatan pelantikan dengan pembacaan sumpah janji anggota PPS. Dengan jumlah total anggota PPS Kabupaten Karangasem yang dilantik sejumlah 234 orang yang tersebar di seluruh Desa se-Kabupaten Karangasem dengan jumlah masing-masing Desa yaitu 3 Orang.


Kegiatan pelantikan PPS dihadiri oleh Bupati Karangasem, Prokopimda, Sekretaris KPU Provinsi Bali, Kesbangpol, Bawaslu, Kejaksaan, Pengadilan, dan komesioner KPU Kabupaten Karangasem.


I Made Oka Purnama selaku sekretaris KPU Provinsi Bali yang hadir mewakili Ketua KPU Provinsi bali dalam kesempatannya menyampaikan sambutan dari ketua KPU.

"Selamat untuk seluruh anggota PPS yang telah dilantik dan semangat untuk mengemban tugas Negara dalam menyukseskan Pemilu tahun 2024" ucapnya


I Gede Dana selaku Bupati Karangasem yang turut hadir menyaksikan pelantikan PPS dalam sambutannya mengucapkan selamat dan memberikan pesan kepada seluru PPS yang dilantik.

"Untuk bekerja dengan Netralitas, intregritas dan solidaritas yang penting untuk saling berkoordinasi untuk kelancaran Pemilu 2024" ucapnya.


Selanjutnya Ketua KPU Kabupaten Karangasem  Ngurah Gede Maharjana dalam sambutannya memberikan ucapan selamat dan juga pesan kepada PPS dalam menjalankan tugasnya.

"Selamat untuk PPS yang sudah dilantik dan selanjutnya mulai dari sekarang berkoordinasi di Desa dan mulai bergerak di desanya masing-masing" ucapnya.


Selanjutnya dilaksanakan kegiatan Apel Siaga dengan Ngurah Gede Maharjana selaku Pembina Apel. Setelah kegiatan apel selanjutnya dilaksanakan kegiatan pemaparan materi teknis oleh 5 Komisioner KPU dan Sekretaris KPU Provinsi Bali yang diakhiri dengan kegiatan foto bersama. (Ami)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved