-->

Kamis, 16 Mei 2024

Gilimanuk Masuk Tiga Besar Lomba Kelurahan Provinsi Bali


Jembrana , Bali Kini
- Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menerima kedatangan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Bali Tahun 2024, di Aula Kelurahan Gilimanuk, Kamis  (16/5/2024).


Kelurahan Gilimanuk, menjadi satu – satunya kelurahan di Kabupaten Jembrana yang mengikuti Klarifikasi Lapangan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi . Kelurahan ujung barat pulau Bali ini akan  bersaing dengan Kelurahan Subagan Kabupaten Karangasem dan Kelurahan Ubung Kota Denpasar.



Ucapan selamat datang kepada penilai disampaikan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna. Ia berharap lomba kelurahan akan memotivasi semangat membangun wilayah ,mendorong prakarsa dan partisipasi.





 " Semangat masyarakat, serta tumbuhnya  prakarsa, maupun ,partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan itu yang kita harapkan dari lomba ini," terang Ipat.



Disisi lain,  Si Ngurah Made Arya Astawa. Kepala Bidang Pemerintahan Desa, sebagai tim penilai menerangkan bahwa ini adalah tahapan ketiga atau terakhir yaitu tahapan Klarifikasi Lapangan, yang sebelumnya telah dilaksanakan tahapan Penilaian Administrasi dan tahapan Pemaparan. 


"Mudah-mudahan nanti pada saat Klarifikasi Lapangan, Kelurahan Gilimanuk menampilkan yang terbaik dan dapat diundang di Upacara Kenegaraan bertemu dengan teladan-teladan dari Lembaga Kementerian," ungkap Arya.  (Yahya)


Rabu, 15 Mei 2024

Bupati Buka Musyawarah Cabang Ke-7 PHRI BPC Cabang Karangasem

 


Karangasem, Bali Kini
- Bupati Karangasem, I Gede Dana, membuka secara resmi acara Musyawarah Cabang Ke-7 PHRI BPC Karangasem yang bertempat di Ball Room Villa Surgawi Resort, Sukasada Ujung. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua PHRI Provinsi Bali, Tjokorde Oka Artha Ardana Sukawati, Ketua BPC PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa, OPD Pemkab Karangasem terkait, serta undangan lainnya.

Musyawarah Cabang ini, yang diadakan setiap lima tahun sekali, diikuti oleh seluruh Ketua BPC PHRI Cabang se-Bali. Salah satu agenda utama adalah pelantikan kembali I Wayan Kariasa sebagai Ketua PHRI BPC Karangasem untuk periode 2024-2029, yang dikukuhkan dan dilantik langsung oleh Ketua PHRI Provinsi Bali.

Dengan tema "Problematika Kepariwisataan Karangasem" yang berlandaskan prinsip Nangun Sat Kerthi Loka Bali, diskusi ini diharapkan mampu mengidentifikasi dan mengatasi berbagai permasalahan pariwisata di Karangasem. Dalam sambutannya, Bupati I Gede Dana mengucapkan selamat kepada I Wayan Kariasa atas pelantikan kembali. Ia menekankan pentingnya kerjasama dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kenyamanan dan keamanan, sehingga wisatawan merasa senang berkunjung ke Karangasem.

"Kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk menangani berbagai masalah pariwisata yang ada di Karangasem. Dengan demikian, diharapkan Karangasem dapat terus menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan," ujar Bupati Dana. (rls)

Sabtu, 11 Mei 2024

Karangasem Akan Perkenalkan 3 Inovasi Unggulan Dalam PEDA KTNA


Karangasem, Bali Kini -
Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah melepas secara simbolis Peserta Utama dan Pendamping Kontingen PEDA Kabupaten Karangasem, Jumat (10/5/2024) bertempat di Rumah Jabatan Bupati Karangasem. 


Dalam laporanya yang disampaikan jika Kegiatan Pekan Daerah (PEDA) dan Rembug Utama XXVII KTNA Tahun 2024 akan dilaksanakan di Pura Samuan Tiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, dari tanggal 13 s/d 17 Mei 2024 mendatang. 


Kabupaten Karangasem mengirim 14 orang peserta utama dari KTNA dan 3 orang pendamping  dari Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan. Adapun beberapa kegiatan yang akan diikuti antara lain Stand Pameran, Temu Karya, Karya Wirausaha, Lomba Penyuluhan, dan beberapa lomba adu ketangkasan.


Dalam lomba inovasi KTNA Kabupaten Karangasem mengirim beberapa inovasi seperti pengolahan salak dengan prinsip Zero Waste,  Pengolahan Mente menjadi kacang mente dan pengolahan ikan tongkol menjadi abon.


"Tiga Inovasi ini menjadi unggulan Kabupaten Karangasem karena  semua produk sudah memiliki ijin dan sudah dipasarkan secara nasional, " Kata Siki Ngurah. 


Sementara itu, Bupati Gede Dana dalam arahannya mengharapkan agar kontingen Kabupaten Karangasem mengikuti kegiatan tersebut secara bersungguh-sungguh. "Saya harap kegiatan ini dilaksanakan secara bersungguh-sungguh sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan bisa mengharumkan nama Kabuapten Karangasem di Kegiatan PEDA," Harapnya. 


Kegiatan diakhiri dengan Foto Bersama dengan Bapak Bupati dan dilanjutkan persembahyangan bersama dan rapat pemantapan pelaksanaan PEDA KTNA. (Ami)

Lantik dan Serahkan SK 1080 ASN, Bupati Karangasem Gede Dana Ucapkan Selamat Bertugas


Karangasem, Bali Kini-
Setelah melalui proses di pusat dan daerah, sebanyak total 4 SK CPNS dan 1.076 SK PPPK (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja) akhirnya terbit dan pada Rabu (8/5/2024) seluruh SK yang telah ditandatangani oleh  Bupati Karangasem, I Gede Dana, diserahkan secara resmi kepada pegawai bersangkutan setelah dilakukan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji serta Penyerahan Surat Keputusan (SK) yang dilakukan langsung oleh Bupati Gede Dana di GOR Gunung Agung, Amlapura. 


Bupati Gede Dana dalam kesempatan tersebut menyampaikan, 4 SK CPNS dan 1.076 SK PPPK yang telah diserahkan tersebut merupakan formasi CPNS dan PPPK tahun 2023 dimana SK Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pola Pembibitan STTD Kementerian Perhubungan.


Berdasarkan Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 546 Tahun 2023 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem Tahun Anggaran 2023 disebutkan bahwa, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi dan dalam rangka mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional dipandang perlu menambah Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). 


Oleh karena itu pemerintah pusat mengalokasikan kebutuhan ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Karangasem Tahun 2023;  dimana dari hasil proses seleksi terisi sejumlah 1.076 formasi PPPK dengan rincian sebanyak 670 Jabatan Fungsional Guru dan sebanyak 406 Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan. Ditambah sebanyak 4 (empat) formasi CPNS dari pola pembibitan STTD Kementerian Perhubungan.


Dikatakannya, walaupun dengan berbagai sorotan namun profesi sebagai ASN di masa kini tetap menjadi pilihan utama serta kebanggaan bagi sebagian besar masyarakat, kondisi ini membuat persaingan menjadi ASN semakin ketat. “PNS dan PPPK yang dilantik dan diambil sumpah pada kesempatan ini merupakan hasil dari rangkaian seleksi penerimaan yang sangat ketat dan kompetitif yang dilakukan berbulan-bulan lamanya,” tegas Gede Dana. 


Diawali  dari penerimaan secara terbuka baik seleksi administrasi maupun seleksi kompetensi yang telah dilakukan oleh Panitia Seleksi secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan peraturan perundang-undangan, yakni melalui tahapan perencanaan, pengumuman lowongan, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil seleksi, penetapan NIP dan pengangkatan menjadi ASN.


“Kami ingatkan kembali, dengan menerima SK pegawai bersangkutan bukan lagi sebagai orang yang bebas berbuat dan berperilaku,  tetapi ada aturan, norma, target kinerja, serta kedisiplinan yang mengikat mereka sebagai ASN, serta sekaligus sebagai dasar penilaian evaluasi tahunan yang bisa berdampak pada pemberhentian atau pemutusan hubungan kerja,” ujar Gede Dana mengngatkan seluruh PNS dan PPPK yang dilantik tersebut. 


Sementara itu, Kepala BKPSDM Karangasem, I Komang Agus Sukasena, menambahkan penerbitan NI PPPK dari Kanreg X BKN dilakukan secara bertahap, sehingga berpengaruh terhadap proses penerbitan SK bagi PNS dan PPPK tersebut. 


Sejalan dengan proses penerbitan SK PPPK,  sejak tanggal 1 April 2024 juga disusun naskah Perjanjian Kerja yang akan ditanda tangani oleh PPK dan calon PPPK.  Dimana pada tanggal 12 April 2024 telah diumumkan kepada seluruh calon PPPK untuk mencermati serta menandatangani naskah Perjanjian Kerja sebagaimana dimaksud dalam surat Kepala BKPSDM Nomor 800.1.2.5/3524/BKPSDM Tanggal 12 April 2024 Tentang Penandatanganan Perjanjian Kerja bagi Peserta PPPK dan Rencana Peyerahan Surat Keputusan CPNS dan PPPK formasi tahun 2023. (Rls)

Dinkes Karangasem Terus Laksanakan Upaya Pencegahan DBD, Kapan Pelaksanaan Wolbachia?


Karangasem, Bali Kini -
Penyebaran nyamuk Wolbachia merupakan salah satu cara atau upaya untuk menumpas atau mengurangi adanya nyamuk yang membawa penyakit penyebab demam berdarah dengue. Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem saat ditanyai terkait kapan pelaksanaan penyebaran nyamuk Wolbachia di Kabupaten Karangasem sendiri, mengaku masih menunggu regulasi dari pusat. 


"Kita masih menunggu bagaimana regulasi dari pusat. Wolbachia itu kan hanya salah satu upaya penumpasan DBD, bukan yang utama, masih banyak ada upaya-upaya lain yang dapat dilakukan. Seperti yang telah kita laksanakan selama ini," Tandas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, Senin (6/5/2024). Menurutnya, ditahun 2024 ini Kementerian Kesehatan masih melakukan uji coba terhadap pencegahan DBD melalui nyamuk Wolbachia di beberapa daerah. 


Upaya untuk menurunkan kasus DBD, Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem melakukan berbagai upaya. Baik secara fisik, kimia ataupun biologis. Fisik misalnya menghindari gigitan nyamuk. Kemudian kimia penyebaran abate atapun fogging, kemudian secara biologisnya seperti menanam tanaman pengusir nyamuk. Tak hanya itu, di tiap-tiap desa juga diadakan pembentukan Pokjanal DBD. 


Fogging dilakukan di dua siklus, di satu hari penyemprotan untuk membunuh Nyamuk Dewasa, satu minggu kemudian barulah dilakukan foging lagi. Pihaknya juga menekankan agar masyarakat dapat terlibat untuk memberantas nyamuk DBD. "Masyarakat harus ikut terlibat, karena tidak bisa hanya dengan foging saja, jentiknya akan menetas lagi," Tandasnya. 


"Metode penyebaran nyamuk Wolbachia merupakan salah satu bentuk upaya pencegahan DBD, namun untuk di wilayah Karangasem belum, karena kita masih menunggu regulasinya dulu dari pusat," Kata Putra Pertama. 


Dari sisi tata kelola pencegahan DBD, dari puskesmas masing-masing telah melakukan PE (Pendidikan Epidemiologi) dimana petugas kesehatan akan melakukan tracing hingga 200 meter. (Ami)

Tingkatkan Pelayanan Pangan dan Perikanan , Dinas Pertanian Karangasem Gelar Konsultasi Publik


Karangasem, Bali Kini -
Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem melaksanakan forum konsultasi publik di UPTD Pertanian Jasri, Jumat (3/5/2024). 


Menurut narasumber dalam kegiatan ini, Sekretaris Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, I Komang Cenik mengatakan jika giat ini dilaksanakang guna upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, baik petani, nelayan dan segala segmen masyarakat lainnya. 


"Survey kepuasan masyarakat memang rutin dilakukan setiap 6 bulan sekali dan hasil surveynya pun kami peroleh nilai diatas 84. Meski begitu kami tetap lakukan peningkatan pelayanan salah satunya dengan cara menghadirkan perwakilan masyarakat dari masyarakat petani, penyuluh, PPL perikanan, Pelaku usaha potong hewan, pelaku vaksinasi rabies, pelaku penerima rekomendasi BBM RMU, Nelayan, insemonator peternakan dan lain sebagainya. Kami ingin tahu secara langsung apa pendapat mereka dan berdiskusi langsung untuk kemajuan atau peningkatan pelayanan kami," Tandasnya. 


Sementara itu, salah satu peserta dari pihak rekomendasi penerima RMU mengatakan jika di SPBU sering terkendala tidak ada solar pihaknya juga meminta agar rekomendasi  BBM solar diperpanjang. Hal ini menjadi salah satu catatan dalam kegiatan konsultasi tersebut. 


"Meski ada beberapa kendala dilapangan tapi masih bisa kami selesaikan, intinya pelayanan yang dilakukan pada Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan sudah berjalan dengan semaksimal mungkin sehingga penerima layanan mendapatkan kepuasan dalam penerimaan pelayanannya," Tutupnya. (Ami)

Rabu, 01 Mei 2024

Sosialisasi Kemiskinan Kultural di Hari Buruh, Bupati Gede Dana Serahkan 200 Paket Sembako Kepada Buruh Suun


Karangasem, Bali Kini
- Secara terprogram dengan arah kebijakan yang tepat, Pemkab Karangasem dibawah kepemimpinan Bupati Karangasem, I Gede Dana terus berupaya menurunkan angka kemiskinan di Karangasem.  Dari penilaian yang dilakukan oleh tim di masing-masing kecamatan di Karangasem, saat ini yang masih menjadi permasalahan dan tengah berupaya dientaskan oleh Pemkab Karangasem adalah kemiskinan kultural. 


Bupati Karangasem,  usai kegiatan Sosialisasi Penanganan Kemiskinan Kultural di Kabupaten Karangasem, Rabu (1/5/2024) menyebutkan, penurunan angka kemiskinan merupakan salah satu arah kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Karangasem yang telah tertuang di dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem Tahun 2021-2026.


Masih tingginya persentase angka kemiskinan Kabupaten Karangasem yang mencapai angka 6,56 persen di Tahun 2023 dan tertinggi di Bali tentunya menjadi tantangan bagi Pemerintah dan Masyarakat Karangasem untuk bisa lepas dari belenggu kemiskinan tersebut. Tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Karangasem salah satunya disebabkan karena kondisi geografis dimana 91 persen merupakan lahan kering, dengan 43,5 persen berupa perbukitan. 


“Dari hasil kajian tim, salah satu faktor masih tingginya angka kemiskinan Kabupaten Karangasem ini disebabkan karena budaya, pemikiran maupun cara kerja masyarakatnya atau lazim disebut kemiskinan kultural,” ujar Gede Dana. 


Sebagai komitmen dan bentuk keseriusan pihaknya selaku pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan, berbagai program kegiatan telah dilakukan oleh masing-masing Perangkat Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya. Salah satu strategi sekaligus upaya dalam penanganan kemiskinan adalah melalui kegiatan Sosialisasi Penanganan Kemiskinan Kultural, yang melibatkan sinergi Pemerintah Daerah bersama Majelis Desa Adat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kementerian Agama Kabupaten Karangasem. Utamanya dalam rangka memberikan sosialisasi dan memotivasi masyarakat Karangasem yang kurang mampu, untuk bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna mendukung pencapaian program kegiatan yang bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan. 


Dikatakan Gede Dana, menghadirkan para buruh tukang suun sebagai peserta Sosialisasi Penanganan Kemiskinan Kultural adalah sangat tepat, mengingat Rabu Tanggal 1 Mei bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional. Ini adalah salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu di tengah masih tingginya harga bahan pokok saat ini.  


Pada kesempatan tersebut Gede Dana menyebutkan sejumlah layanan unggulan Pemkab Karangasem yang pro terhadap masyarakat kurang mampu. Diantaranya Program Layanan Antar Jemput Pasien (AJP) dan Antar Jemput Jenazah (AJJ). Dimana sampai dengan tahun 2023 sudah dilakukan pelayanan AJP sebanyak 44.673 orang dan sebanyak 1529 jenazah yang sudah dijemput. 

“Masyarakat kurang mampu yang sedang sakit maupun kedukaan sangat bisa mendapatkan pelayanan ini,” tandasnya. 


Selain itu juga ada Program Universal Healt Coverage (UHC) sebagai upaya pemerintah untuk pemenuhan jaminan kesehatan seluruh masyarakat  Karangasem. Dengan status UHC, seluruh masyarakat Karangasem secara otomatis sudah memperoleh akses layanan dan jaminan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP elektronik. “Jadi ketika membutuhkan layanan kesehatan masyarakat tidak harus dengan Kartu Jaminan Kesehatan, namun cukup menunjukkan KTP Elektronik. Karenanya masyarakat harus memiliki KTP Elektronik,” ujar Gede Dana.


Pemerintah Kabupaten Karangasem juga telah mendirikan Perguruan Tinggi Negeri/ Politeknik Negeri Bali di Karangasem. Tahun 2023 sudah menerima mahasiswa dengan jurusan D3 Perhotelan dan D3 Administrasi Bisnis sebanyak 46 orang. Dari 46 orang tersebut sebanyak 24 orang telah mendapatkan beasiswa bebas SPP dan tambahan uang saku Rp900.000,- per bulan. 


“Demikian masyarakat Karangasem jika ada putra/putrinya yang ingin melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang pendidikan tinggi sangat tepat dikuliahkan di Politeknik Negeri Bali Kampus Karangasem,” sebutnya.


“Program unggulan tersebut hanya sebagian kecil dari beberapa program unggulan Pemerintah Kabupaten Karangasem. Tentunya saya selaku Bupati membutuhkan dukungan dari masyarakat Karangasem untuk  bersatu membangun Kabupaten Karangasem yang Prakerthi Nadi (Pradnya, Kertha, Santhi lan Nadhi),” tutupnya.


Sementara itu, Kabag Pemkesra, Sekdakab Karangasem,  Made Laba Dwikarini menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengintervensi masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Karangasem utamanya kemiskinan kultural. “Kemiskinan kultural merupakan kemiskinan yang terbentuk karena kebiasaan masyarakat yang sudah menjadi budaya, baik itu dari nilai-nilai yang diusung, pemikiran, maupun cara kerja,” imbuhnya.


Dalam kegiatan tersebut Bupati Karangasem menyerahkan sebanyak 200 paket sembako kepada para buruh tukang suun berupa beras 10 Kg, gula, minyak goreng, mie instan dan telur ayam, yang merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para peserta yang telah meninggalkan pekerjaannya untuk hadir mengikuti sosialiasi tersebut.Kominfo Karangasem (rls)

Pemkab Karangasem Gelar Musrenbang RPJPD 2025-2045, Ini Pesan Bupati Dana


Karangasem, Bali Kini
- Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Karangasem Tahun 2025 – 2045 pada Selasa, 30 April 2024, di Gedung Sabha Prakerthi, Kantor Bupati Karangasem. Musrenbang ini juga dihadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi Bali, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa dan Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta.


Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menegaskan kewajiban Pemerintah Daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah sebagai bagian integral dari sistem nasional.


Bupati Karangasem, I Gede Dana, menjelaskan bahwa Musrenbang ini menjadi langkah prinsipil dan fundamental dalam proses penyusunan RPJPD, melibatkan seluruh stakeholder dan pemerintah yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Karangasem. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan informasi, pendapat, dan saran guna menyempurnakan Rancangan RPJPD Kabupaten Karangasem untuk periode 2025-2045.


RPJPD menjadi perwujudan konkret dari visi, misi, arah kebijakan, dan sasaran utama pembangunan daerah dalam jangka panjang, yang berlaku selama 20 tahun. Dokumen ini dibuat dengan mengacu pada RPJPN, RPJPD Provinsi, dan rencana tata ruang wilayah.


Selain itu, Sutirtayasa, Kepala Bappeda Kabupaten Karangasem, menekankan sasaran utama RPJPD Karangasem termasuk peningkatan pendapatan perkapita, pengurangan kemiskinan dan ketimpangan, peningkatan daya saing daerah, peningkatan ketahanan iklim, dan peningkatan daya saing SDM. Perhatian khusus juga diberikan pada mitigasi dan antisipasi bencana, mengingat Kabupaten Karangasem merupakan daerah rawan bencana.


Tujuan dari Musrenbang ini adalah untuk mencapai rencana pembangunan jangka panjang yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan daerah, dengan memperhatikan sumber daya yang tersedia. Diharapkan terbentuknya arah kebijakan dan program prioritas yang konkret untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Karangasem tahun 2025-2045.


Proses penyusunan Rancangan RPJPD Kabupaten Karangasem Tahun 2025-2045 telah melalui beberapa tahapan, termasuk Konsultasi Publik, Pembahasan Penyelarasan RPJPN dengan RPJPD Provinsi dan RPJPD Kabupaten/Kota se-Bali, serta konsultasi dengan DPRD.


Peserta Musrenbang RPJPD Kabupaten Karangasem Tahun 2025-2045 melibatkan perwakilan DPRD, Perangkat Daerah, Delegasi Desa, Majelis Desa Adat, Organisasi Profesi, dan stakeholder lainnya. (Rls)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved