Senin, 27 Juli 2026
Senin, 12 Januari 2026
BaliKini.Net
Denpasar Masih Butuh Tatusan Guru Ditingkat TK - SMP
Rabu, 22 Oktober 2025
BaliKini.Net
Penyosohan Beras Terbesar di Bali Siap Dibangun di Tabanan, Wujudkan Kedaulatan Pangan Pulau Dewata
Laporan Reporter : Tim Lpt Hms
Tabanan , Bali Kini – Dalam upaya memperkuat kedaulatan pangan di Bali, Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Tabanan bersepakat untuk membangun Rice Milling Unit (RMU) atau unit penyosohan beras terbesar di Bali yang akan berlokasi di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Rencana tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Kantor Gubernur Bali, Rabu (22/10).
Gubernur Bali, Wayan Koster, menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pembangunan RMU di Tabanan. Pihaknya setuju RMU dibangun di Tabanan, karena hal ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencapai kedaulatan pangan Bali. Menurut Koster, pembangunan fasilitas penggilingan beras modern ini tidak hanya berfungsi sebagai penyosohan beras, tetapi juga akan dilengkapi dengan unit produksi pakan ternak. Dengan demikian, RMU akan memberikan manfaat ganda bagi petani dan peternak, sekaligus memperkuat sistem ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.
Lebih lanjut, Gubernur Koster menegaskan bahwa pembangunan RMU di Tabanan merupakan wujud nyata janji pemerintah provinsi kepada masyarakat Tabanan, yang selama ini dikenal sebagai ikon lumbung berasnya Bali. Ia menilai, komitmen ini adalah bentuk penghargaan terhadap kontribusi besar Tabanan dalam menjaga ketersediaan pangan Bali selama bertahun-tahun. Pemerintah provinsi bertekad menjadikan proyek ini sebagai simbol kemandirian dan kebanggaan daerah.
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., di kesempatan itu, menyampaikan harapannya agar pembangunan RMU dapat segera direalisasikan. Menurutnya, Tabanan dikenal luas sebagai lumbung pangan Bali, sehingga keberadaan RMU di Tabanan akan menjadi langkah strategis dalam menjaga sirkulasi beras di dalam Pulau Dewata. “Kami berharap RMU dapat dibangun, karena Tabanan dikenal sebagai daerah lumbung pangan Bali. RMU ini dapat menjadi solusi di hilir, sehingga gabah tidak keluar Bali,” ujar Bupati Sanjaya dalam kesempatan tersebut.
Sanjaya menegaskan bahwa Tabanan memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, terutama produksi beras yang selama ini menjadi penopang kebutuhan pangan Bali. Dengan adanya RMU, diharapkan rantai pasok pangan tidak lagi bergantung pada luar daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal melalui pengolahan yang terintegrasi dan bernilai tambah tinggi.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas bahwa aspek perencanaan pembangunan RMU akan dimulai pada tahun 2026. Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten akan menyiapkan langkah-langkah teknis dan koordinasi lintas sektor, mulai dari penetapan lokasi, studi kelayakan, hingga penyusunan desain bangunan dan sistem operasional.
Unit penyosohan beras atau RMU ini diharapkan mampu mengolah hasil panen gabah dengan kapasitas besar dan teknologi modern, sehingga kualitas beras Bali dapat bersaing di tingkat nasional. Selain itu, keberadaan RMU di Tabanan juga akan memperkuat posisi daerah sebagai pusat produksi pangan utama sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan.
Pembangunan RMU terbesar di Bali ini menjadi tonggak penting bagi masa depan pertanian Tabanan dan Bali secara keseluruhan. Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, diharapkan Bali mampu mencapai kemandirian pangan yang sejati, sejalan dengan semangat “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” dan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM)
BaliKini.Net
Tangani Unjuk Rasa Sesuai SOP, Polda Bali Gelar Latihan Sispamkota
BaliKini.Net
Cegah Keracunan Makan Bergizi Gratis, Dinas Kesehatan Karangasem Sidak SPPG Jasri
Kamis, 16 Oktober 2025
BaliKini.Net
Penutupan Klungkung Heritage Festival 2025
Laporan : Dear
Bali Kini - Klungkung Heritage Festival 2025 resmi ditutup oleh Bupati Klungkung I Made Satria, Sabtu (11/10) malam, bertempat di depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe. Acara penutupan Festival bertajuk ‘Abhiseka Ratu Commemorate’ ini
diisi oleh penampilan tari Lelakut oleh Komunitas Tunguart SLB negeri 1 Klungkung, Parade barong mulai dari Barong Sai, Barong Wimala Kerthi dan Barong Ket Tapuk Asepak Sanggar Kayonan serta marching band.
"Saya apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para penampil dan panitia kegiatan ini. Kedepan kegiatan serupa harus dikemas lebih baik lagi dan menjadi kekuatan untuk menunjukan Klungkung Mahottama serta menjadi kekayaaan dalam mempromosikan seni dan budaya milik Kabupaten Klungkung. Mari kita bersama sama menjaga warisan seni dan budaya kita," ujar Bupati Satria.
Hadir dalam penutupan Klungkung Heritage Festival 2025, Ida Dalem Semaraputra, Wakil Bupati Klungkung, Tjorda Gde Surya Putra, Forkompinda Klungkung, Ny. Eva Satria, para Kepala OPD Kabupaten Klungkung dan undangan terkait lainnya.


FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram