-->

Senin, 26 September 2022

Damkar Karangasem Laundching mobil Fire Dom Double Cabin Kapasitas 3000 Liter


Karangasem, Bali Kini - Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem meresmikan armada pemadam Kebakaran baru berupa 1 unit mobil dinas baru Double Cabin berkapasitas 3000 liter, pada Senin (26/9/2022). Penambahan armada, diresmikan langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana yang didampingi oleh Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta dimana dalam acara peresmian tersebut juga menghadirkan dinas terkait seperti Kejari Karangasem, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Badan SAR cabang Karangasem, dan lain-lainnya. 


Peresmian mobil Damkar Double Cabin kapasitas 3000 liter tersebut ditandai dengan membunyikan bell mobil oleh Bupati Gede Dana serta penyemprotan air. 


Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah dalam kesempatan tersebut menjelaskan jika mobil tersebut mempunyai jangkauan sembur berjarak hingga 70 meter dan jarak semprot meninggi yakni 35 meter. 


"Dalam hal sarana dan prasarana, Damkar Karangasem mempunyai 7 unit mobil pemadam yang terdiri dari 3 unit mobil tangki 1 unit mobil penyemprot tanpa tangki, 1 unit mobil pemadam fire Dom berkapasitas 5000 liter air, sedangkan 2 unit mobil pemadam fire dom lainnya dengan kapasitas 3000 liter air, " Ujar Siki Ngurah. Sementara, dalam pelaksanaan tugas di lapangan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem memiliki tenaga teknis atau pasukan pemadam sebanyak 50 orang yang terbagi menjadi tiga regu dan dua pos yaitu pos induk Karangasem berlokasi di Terminal Pasar Karangsokong dan Pos Pemadam Selat.


Sementara, Bupati Karangasem, I Gede Dana mengatakan terkait penambahan sarpras untuk Damkar Karangasem ini sangatlah penting karena resiko kebakaran di Karangasem khususnya masih tinggi. "Ini kebutuhan dalam jangka panjang, karena resiko kebakaran di masyarakat pasti tinggi mengingat adanya  penggunaan alat rumah tangga seperti tabung gas dan lain sebagainya," Katanya. 


Sementara, disinggung mengenai penambahan pos Damkar di wilayah Karangasem jika Pemerintah Kabupaten Karangasem masih belum bisa memenuhi karena masih kekurangan sarpras dan tenaga. "Kami sebenarnya ingin ada pos Damkar di perzona wilayah. Tapi karena kekurangan sarana dan prasarana dan tenaga kami tidak bisa. Karena untuk membangun pos Damkar itu harus ada SDM harus ada bangunan serta sarana dan prasarananya, sedangkan untuk armada yang lama tidak bisa diabaikan, harus ada anggaran untuk pemeliharaan juga," Terang Bupati Gede Dana.(ami)Damkar Karangasem Laundching 

mobil Fire Dom Double Cabin Kapasitas 3000 Liter


Karangasem, Bali Kini - Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem meresmikan armada pemadam Kebakaran baru berupa 1 unit mobil dinas baru Double Cabin berkapasitas 3000 liter, pada Senin (26/9/2022). Penambahan armada, diresmikan langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana yang didampingi oleh Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta dimana dalam acara peresmian tersebut juga menghadirkan dinas terkait seperti Kejari Karangasem, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Badan SAR cabang Karangasem, dan lain-lainnya. 


Peresmian mobil Damkar Double Cabin kapasitas 3000 liter tersebut ditandai dengan membunyikan bell mobil oleh Bupati Gede Dana serta penyemprotan air. 


Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah dalam kesempatan tersebut menjelaskan jika mobil tersebut mempunyai jangkauan sembur berjarak hingga 70 meter dan jarak semprot meninggi yakni 35 meter. 


"Dalam hal sarana dan prasarana, Damkar Karangasem mempunyai 7 unit mobil pemadam yang terdiri dari 3 unit mobil tangki 1 unit mobil penyemprot tanpa tangki, 1 unit mobil pemadam fire Dom berkapasitas 5000 liter air, sedangkan 2 unit mobil pemadam fire dom lainnya dengan kapasitas 3000 liter air, " Ujar Siki Ngurah. Sementara, dalam pelaksanaan tugas di lapangan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem memiliki tenaga teknis atau pasukan pemadam sebanyak 50 orang yang terbagi menjadi tiga regu dan dua pos yaitu pos induk Karangasem berlokasi di Terminal Pasar Karangsokong dan Pos Pemadam Selat.


Sementara, Bupati Karangasem, I Gede Dana mengatakan terkait penambahan sarpras untuk Damkar Karangasem ini sangatlah penting karena resiko kebakaran di Karangasem khususnya masih tinggi. "Ini kebutuhan dalam jangka panjang, karena resiko kebakaran di masyarakat pasti tinggi mengingat adanya  penggunaan alat rumah tangga seperti tabung gas dan lain sebagainya," Katanya. 


Sementara, disinggung mengenai penambahan pos Damkar di wilayah Karangasem jika Pemerintah Kabupaten Karangasem masih belum bisa memenuhi karena masih kekurangan sarpras dan tenaga. "Kami sebenarnya ingin ada pos Damkar di perzona wilayah. Tapi karena kekurangan sarana dan prasarana dan tenaga kami tidak bisa. Karena untuk membangun pos Damkar itu harus ada SDM harus ada bangunan serta sarana dan prasarananya, sedangkan untuk armada yang lama tidak bisa diabaikan, harus ada anggaran untuk pemeliharaan juga," Terang Bupati Gede Dana.(ami)

Sabtu, 24 September 2022

Gubernur Koster Kukuhkan Gotra Pengusada Bali


DENPASAR Bali Kini - Gubernur Bali, I Wayan Koster mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat,  Dewan Penasihat Pusat, dan Dewan Kehormatan Pusat Gotra Pengusada Bali Periode 2021- 2026, serta Dewan Pengurus Cabang Gotra Pengusada Bali Periode 2022-2027, Sabtu, 24/9/2022  di Kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar. Gotra Pengusada Bali adalah  organisasi profesi Pengobat Tradisional Bali yang pembentukannya didasari oleh Peraturan Gubernur Bali Nomor 55 Tahun 2019 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali. 

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gotra Pengusada Bali, Dr. Putu Suta Sadnyana, S.H, M.H  dalam sambutannya mengatakan, pengetahuan tentang penyehatan tradisional itu selain diajarkan  oleh para penyehat tradisional Bali yang sudah berpengalaman, juga terdapat di dalam lontarlontar usada yang banyak mengandung nilai-nilai budaya dan pengetahuan tradisional dalam  berbagai bidang, termasuk di antaranya cara penyehatan berbagai penyakit dan pemulihan  kesehatan. 

Secara yuridis normatif, penyehat tradisional telah diakui sebagai suatu profesi, sebagaimana tercantum di dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Menurutnya, untuk menggali, meneliti, menerapkan dan mengembangkan pengetahuan  kesehatan tradisional Bali, diperlukan sumber daya manusia para pengusada dan generasi  penerusnya yang akan melestarikan budaya kesehatan tradisional Bali khususnya dalam  pengembangan sumber daya manusianya agar mampu memberikan pelayanan kesehatan  tradisional Bali yang berkualitas. Pelayanan kesehatan tradisional Bali sebagai kearifan lokal  yang ada turun-temurun dari generasi ke generasi hingga saat ini di masyarakat Bali, dilindungi  dan diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali yang diundangkan di Denpasar, Bali, pada tanggal 5 Desember 2019.

Untuk melaksanakan amanat dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 55 Tahun 2019 tentang  Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali pada Bab I Tentang Ketentuan Umum Pasal 1 angka 27, dan agar para pengusada dalam menjalankan profesinya sebagai penyehat tradisional menjadi lebih berkualitas dan terlindungi dari sisi hukum dalam menjalankan profesinya, maka para pengusada di Bali yang berkumpul di Denpasar, Bali pada Jumat, 26 Pebruari 2021 telah bersepakat membentuk Gotra Pengusada Bali, sebagai suatu organisasi profesi, wadah untuk  bersatu bagi para Pengusada di Bali. Organisasi ini berkedudukan di Denpasar, Bali dengan  cabang-cabangnya di seluruh kabupaten/kota di Bali termasuk di luar daerah Bali.

Menurut Suta Sadnyana Gotra Pengusada adalah Asosiasi Penyehat Tradisional Bali sebagai  wadah untuk meningkatkan dan/atau mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, martabat dan etika profesi Penyehat Tradisional Bali. Organisasi ini resmi berbadan hukum berdasarkan SK Menteri Hukum Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No: AHU-000 0220.AH.01.07 Tahun 2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Gotra Pengusada Bali dengan Jumlah 3.434 yang terdiri dari : Griya Sehat 3 orang, Penyehat Tradisional 504 memiliki STPT, 2.917  belum memiliki (data tahun 2021). 

Gotra Pengusada didirikan dan dibentuk pada Hari Jumat,26  Pebruari 2021 di Denpasar, Bali.  Ia merinci tujuan didirikannya Gotra Pengusada sebagai berikut: a) Menampung para pengusada  dalam satu organisasi profesi pengusada. b) Meningkatkan pengetahuaan para pengusada dalam menggali, menerapkan dan mengembangkan pengetahuan kesehatan tradisional Bali, dalam  rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, baik secara mandiri maupun berintegrasi  dengan pengobatan konvensional c) Memperjuangkan agar pengusada yang belum mempunyai ijin praktek atau belum terdaftar pada instansi yang berwenang, agar mendapatkan ijin atau  menjadi terdaftar dengan langkah-langkah sebagai berikut : 

1) Memperjuangkan aspirasi 

pengusada anggota Gotra Pengusada. 2) Mengupayakan pendampingan hukum bagi pengusada anggota Gotra Pengusada yang mengalami masalah hukum. 3) Memberikan rekomendasi/Surat Keterangan atau sejenisnya yang diperlukan oleh pengusada untuk memperoleh ijin atau untuk memperoleh status terdaftar dari instansi yang berwenang. 

4) Membantu pemerintah Republik 

Indonesia dan khususnya Pemerintah Daerah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten dan Kota di Bali dalam upaya menggali, meneliti, menerapkan dan mengembangkan pengetahuan dan pelayanan kesehatan tradisional Bali, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, selain  dapat pula bersinergi dengan pelayanan kesehatan konvensional (terintegrasi) 

5) Melakukan pembinaan pengusada secara berkala secara mandiri, maupun bekerjasama sama dengan instansi pemerintah atau swasta. Kegiatan Gotra Pengusada adalah: 

a) Mengumpulkan data mengenai keberadaan pengusada di  wilayah Provinsi Bali dan melakukan pembinaan. 

b) Mengadakan sendiri atau bekerjasama  dengan pemerintah atau pihak lain kegiatan pendidikan/pelatihan guna meningkatkan kualitas  para anggota Gotra Pengusada, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggota.

 c)  Menjaga dan mengawasi setiap anggota agar menjunjung tinggi martabat kehormatan profesi  sesuai dengan Kode Etik sesana dan peraturan hukum yang berlaku. 

d) Memberikan pelayanan  kesehatan cuma-cuma kepada orang-orang miskin. 

e) Mengadakan, memelihara, meningkatkan  kerjasama dalam bidang kesehatan tradisional dengan profesi/badan-badan/lembaga- organisasiorganisasi lembaga, instansi-instansi pemerintah dan swasta, baik di dalam maupun di luar  negeri.

f) Melakukan usaha-usaha dan kegiatan-kegiatan lain yang perlu dan berguna bagi  anggota Gotra Pengusada dalam menjalankan profesinya. 

“Saya juga memohon kepada Bapak Gubernur Bali untuk terus memberikan dukungan penuh  kepada kegiatan organisasi ini demi tercapainya tujuan dibentuknya organisasi ini” ujar Suta Sadnyana Pengurus Gotra Pengusada Bali yang dikukuhkan oleh I Wayan Koster meliputi Pengurus 

Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Penasehat Pusat, dan Dewan Kehormatan Pusat; Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota se Bali.

Pengukuhan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kepala Dinas Kesehatan  Kabupaten/Kota se-Bali, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dinas Pemajuan Masyarakat Desa  Adat, Rektor Universitas Hindu Indonesia, Ketua PHDI Provinsi Bali, Ketua Yayasan Widya 

Kertih, Staf Ahli Gubernur Provinsi Bali, Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali; Ketua Sentra  Pengembangan dan Penerapan Pengobat Tradisional (SP3T) Provinsi Bali; Kepala Balai Besar  Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar; Wali Kota Denpasar; Ketua Forum  Komunikasi Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali; Ketua Konsil Kedokteran Indonesia; Ketua  IDI Wilayah Bali; Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali; Ketua  Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Bali;  Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Daerah Bali; Ketua Persatuan Ahli Farmasi Indonesia  (PAFI) Pengurus Daerah (PD) Bali; Dekan Fakultas Kedokteran UNUD; Dekan Fakultas  Kedokteran Unwar; Dekan Fakultas Brahma Widya UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar; 

Dekan Fakultas Kesehatan UNHI dan Dekan Fakultas Kedokteran Undiksha. Acara ini dimeriahkan dengan pameran produk dan jasa Usada Bali dari sedikitnya 20 pelaku UMKM di Bali. Para peserta dan undangan disediakan layanan pengobatan tradisional gratis.[r3/tm]

Jumat, 16 September 2022

Universitas Warmadewa Lepas 1.332 Wisudawan yang ke 70


Denpasar ,Bali Kini
- Universitas Warmadewa (Unwar) akan menggelar Upacara Wisuda ke-70 Periode III Tahun 2022, yang akan di laksankan besok Sabtu (17/9)  Sebanyak 1.332 orang lulusan akan dilepas oleh Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., bersama para Wakil Rektor. Upacara wisuda digelar secara offline di areal kampus setempat dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Menariknya, wisuda kali ini bersamaan dengan Puncak Perayaan Dies Natalis ke-38 Unwar.


Dari 1.332 orang lulusan yang diwisuda, terdiri dari Program Sarjana (S1) sebanyak 1.240 orang dengan rincian Fakultas Ekonomi 616 orang, Fakultas Hukum 133 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 37 orang, Fakultas Sastra 66 orang, Fakultas Pertanian 50 orang, Fakultas Teknik dan Perencanaan 237 orang, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 101 orang, dan Program Pascasarjana sebanyak 92 orang. Dengan demikian, hingga saat ini jumlah alumni Unwar sebanyak 38.564 orang dan Jumlah mahasiswa Aktif 12.939 orang.


Luaran pendidikan yang dihasilkan dari seluruh Wisuda kali ini, yaitu untuk program S1 lulus tepat waktu sebanyak 1.016 orang (81,94%) dan Indek Prestasi di atas 3,25 sebanyak 1.080 orang (87,10 %). Untuk program S2 yang lulus tepat waktu sebanyak 81 orang (88,04%), dan Indek Prestasi di atas 3,5 sebanyak 87 orang (94.57%). Sedangkan Penyelesaian tugas akhir untuk semua program selama 6 bulan sebanyak 963 orang (73.34%). Sementara itu, dari hasil tracer tahun 2022, masa tunggu rata-rata 4.29 bulan, yang mendapat pekerjaan sebanyak 71.16%, berwiraswasta 9,9 % dengan gaji pertama rata-rata Rp. 3.300.605.


Rektor Unwar, Prof. Widjana, menyampaikan capaian akademik dan non akademik mahasiswa Unwar Tahun Akademik 2022/2023. Untuk bidang akademik tingkat internasional mahasiswa Unwar berhasil meraih juara I dan juara II World Young Inventtors Exhibition tahun 2022 di Malaysia. Sedangkan untuk non akademik, diantaranya juara I kegiatan 10th Perisasi Diri International Championship 2022 dan 24 prestasi lainnya. 


Untuk bidang akademik di tingkat nasional mahasiswa Unwar salah satunya meraih juara I Alsa English Touerny di Brawijaya dan 14 prestasi lainnya. Sedangkan, dalam bidang non akademik ditingkat nasional, yaitu Juara I Kejuaraan Prestasi Pencak Silat Bali Championship II Tahun 2022 dalam 9 kategori, dan 35 prestasi lainnya.


Terkait Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Prof. Widjana menyampaikan bahwa Unwar menjadi salah satu universitas di Indonesia yang sangat aktif mengikuti MBKM, dan telah mendapatkan sejumlah awards, diantaranya; Matching Fund, Mitra, Compotitive Fund, PKKM, PMM (Inbound dan Outbound), IISMA, Asisten Mengajar hingga Program Magang dan Studi Independen bersertifkat. Total dana yang didapatkan Rp8,112 miliar lebih.


Sementara itu, terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi sebanyak 286 judul penelitian, 254 judul PKM, dan 466 publikasi jurnal nasional, serta lainnya telah dihasilkan para dosen Unwar. “Kami memiliki dosen 446 orang, terdiri dari 15 orang Guru Besar, Lektor Kepala 129 orang, Lektor 129 orang, Asisten Ahli 82 orang, Dosen Baru 99 orang dengan kualifikasi akdemik Doktor sebanyak 126 orang, sedangkan tenaga pendidik 251 orang," ungkap Prof. Widjana.saat di temui di kampus Unwar jumat pagi 16/9/22 .[*]



Jadi Pengemis di Bali, Pria asal India Dideportasi Imigrasi Denpasar


Badung , Bali Kini –
Belum sehari pihak Imigrasi mendeportasi warga asing, kini kembali dari pihak Imigrasi Denpasar melakukan deportasi terhadap seorang pria asal India. WNA berinisial PKX (50) dideportasi setelah diketahui jadi gelandangan dan kerap mengemis.

Kata Yasonna H. Laoly Kepala Imigrasi Denpasar, bahwa PKX diketahui setelah adanya laporan masyarakat pada April 2021 yang dianggap meresahkan. Saat itu pria ini kerap makan lalu pergi tanpa bayar sambil mengomel.

"Kasusnya berawal ketika PKX terlantar karena kehabisan uang dan ia kerap makan di Rumah Makan Padang di wilayah Denpasar tanpa membayar," tutur Laoly. Bahkan tak jarang terlihat meminta minta uang kepada sejumlah warga yang dijumpainya saat berjalan. Dari laporan itu, PKX diboyong oleh Satpol PP Kota Denpasar ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar pada 06 April 2021 untuk dilakukan tindakan lanjutan sesuai ketentuan keimigrasian. 

Diketahui PKX pertama kali datang ke Indonesia pada 17 Februari 2020 melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan menggunakan Bebas Visa Kunjungan yang berlaku untuk 30 (tiga puluh) hari. Tujuan yang bersangkutan datang ke Indonesia adalah untuk berlibur di pulau Bali. 

Dalam pengakuannya, PKX menyebutkan bahwa ia tinggal di Bali seorang diri. Karena kehabisan uang, Iapun hidup menggelandang. Diketahui pula ia melakukan perpanjangan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) pada masa Pandemi Covid-19 yang berlaku sampai dengan 16 April 2020. Namun sejak itu hingga ia diamankan, tidak ditemukan perpanjangan izin tinggal pada paspor yang bersangkutan. 

Pada masa itu pemerintah Indonesia melalui imigrasi memberikan fasilitas kemudahan izin tinggal bagi warga asing yang tinggal di Indonesia dan belum dapat kembali ke negaranya akibat tidak adanya penerbangan yang beroperasi kala itu. 

"Namun demikian, ITKT tersebut tidak secara otomatis didapatkan oleh orang asing, melainkan mereka diharuskan untuk lapor diri ke kantor Imigrasi setempat untuk mendapatkan ITKT tersebut," terangnya.

Setelah menjalani proses di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar untuk didetensi dan diupayakan pendeportasiannya. PKX dideportasi ke India dengan menggunakan maskapai Malindo Air dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali dengan nomor penerbangan OD158 yang lepas landas pada pukul 12.45 WITA.

Di tempat terpisah Kepala Rudenim Denpasar Babay Baenullah memaparkan bahwa awalnya PKX tidak mau dipulangkan ke India melainkan ke Amerika Serikat walaupun pihak Konsulat Jenderal (Konjen) India di Denpasar bersedia menyediakan tiket pulang baginya. 

Menurutnya Ia merasa tidak aman kembali ke India setelah adanya peristiwa kematian ibunya akibat dibunuh oleh orang-orang India disana. “Setelah hampir didetensi selama 1 tahun 5 bulan dan rutin

diadakan konseling serta dilakukan pendekatan persuasif kepada yang bersangkutan akhirnya ia bersedia dipulangkan ke negara asalnya,” jelas Babay.[ar/r2]

Kamis, 15 September 2022

Tinjau Proses Seleksi Caba PK TNI AD TA. 2022, Irjenad Harapkan Prajurit TNI AD Yang Proporsional


Denpasar , Bali Kini  -
Kegiatan rekrutmen dan seleksi Calon Bintara Prajurit Karier TNI AD Tahun Anggaran 2022 diharapkan dapat dilaksanakan secara bersih dan transparan sesuai dengan aturan penerimaan prajurit TNI AD yang telah ditetapkan, sehingga tidak ada pelanggaran sekecil apapun.


Guna mewujudkan harapan tersebut, Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) Letjen TNI Richard Horja Taruli Tampubolon, S.H., M.M., meninjau langsung proses seleksi prajurit Caba PK TNI AD Reguler dan Keagamaan TA. 2022 Panpus Kodam IX/Udayana yang dilaksanakan di Rindam IX/Udayana, Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (13/9/2022).


Usai menerima paparan terkait mekanisme dan jadwal kegiatan seleksi dari Ketua Tim Seleksi Panpus Kodam IX/Udayana, Irjenad didampingi Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Tatan Ardianto.S.I.P., beserta rombongan selanjutnya menuju Lapangan Secaba Rindam IX/Udayana untuk memantau langsung pelaksanaan kegiatan seleksi Tes Kesegaran Jasmani.


Dalam kesempatan tersebut, Irjenad menyampaikan bahwa kehadirannya di Rindam IX/Udayana tersebut adalah untuk melaksanakan pengawasan kegiatan proses seleksi penerimaan Bintara PK TNI AD Tingkat Pusat yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi Kodam IX/Udayana.


"Laksanakan sesuai dengan ketentuan, pilih calon prajurit yang benar-benar memenuhi syarat dan standar kelulusan menjadi prajurit TNI AD. Apabila ada menemukan hal yang tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya, agar dapat dilaporkan dengan segera dan jangan ada yang ditutup-tutupi, harus obyektif dan transparan," tegas Irjenad.


Pati bintang tiga yang pernah menjabat sebagai Dankoopssus TNI tersebut juga menekankan kepada seluruh penyelenggara yang terlibat dalam rekrutmen calon prajurit, agar lebih meningkatkan profesionalitas serta melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya.


"Guna mendapatkan calon prajurit TNI AD yang lebih baik dan proporsional, maka perlu adanya peningkatan yang lebih baik dalam proses seleksi penerimaan calon prajurit TNI AD secara berkesinambungan dan bertahap. Semoga seluruh tahapan kegiatan rekrutmen ini dapat berjalan dengan aman dan lancar," demikian harap Irjenad.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Danrindam IX/Udayana, Irutben Itdam IX/Udayana, Aspers Kasdam IX/Udayana, Pawas Werving dari Irjenad, dan para Kepala Tim Seleksi Caba PK TNI AD Reguler dan Keagamaan TA. 2022 Panpus Kodam IX/Udayana. (Pen)

Rabu, 14 September 2022

KONSULAT-JENDERAL AUSTRALIA DI BALI DUKUNG MASTERCLASS KULINER UNTUK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MUDA MENCAPAI IMPIANNYA



Denpasar , Bali Kini - Pekan lalu, pada 9 September 2022, Konsulat-Jenderal Australia di Bali menggelar masterclass kuliner bagi siswa program Bali WISE ROLE Foundation bersama chef Australia Penelope Williams dan chef alumni Australia, Natalia Halim.

Masterclass ini mencakup tanya jawab interaktif yang berfokus pada peran makanan dalam budaya dan keluarga dengan tutorial langsung tentang penyajian makanan di dapur profesional. Acara ini juga menampilkan keahlian perhotelan dan pelatihan kejuruan kelas dunia yang dimiliki Australia.

Chef Williams dan Chef Halim juga berbagi pengalaman mereka tentang bagaimana sebagai chef perempuan di industri yang didominasi pria, tantangan, dan peluang bagi perempuan dalam bidang kuliner dan pentingnya kesempatan yang sama dan kondisi yang adil. 25 siswa perempuan dari program Bali WISE berpartisipasi dalam masterclass sebagai bagian dari program pengembangan kepercayaan diri dan keterampilan mereka.

Konsul-Jenderal Australia di Bali, Anthea Griffin mengatakan dalam sambutannya, “Makanan di Bali adalah salah satu dari banyak hal yang disukai orang Australia tentang pulau ini. Kreativitas dan semangat bersama untuk makanan merupakan satu tautan lagi dalam hubungan antar-warga kita yang kuat."

“Australia dikenal dengan pelatihan, keterampilan dan industri seni kulinernya yang berkelas dunia, dengan pelajar dan pengunjung dari seluruh dunia datang untuk menikmati dan mempelajari budaya kuliner Australia. Kedua chef ini hadir bersama kita di sini hari ini untuk berbagi keterampilan dan pengetahuan yang mereka peroleh dari pendidikan dan pengalaman kelas dunia,” tambah KonsulJenderal Griffin.

Chef Penelope Williams adalah chef Australia dari Sydney dan pemilik restoran Bali Asli di Candidasa, restoran dan sekolah memasak Bali terkenal yang mempromosikan masakan dan budaya Bali dengan penekanan pada prinsip keberlanjutan dan perdagangan yang adil. Chef alumni Australia, Natalia Halim, belajar pembuatan kue di William Angliss Sydney dan merupakan lulusan University of New South Wales, Australia. Saat ini menetap di Bali, Halim telah bekerja di berbagai restoran ternama di Indonesia, Australia dan Eropa.

ROLE Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh warga Australia yang berbasis di Bali, menjalankan program Bali WISE yang memberdayakan perempuan terpinggirkan dari Bali dan Indonesia Timur melalui program keterampilan dasar dan pelatihan kejuruan gratis selama enam bulan. Yayasan ini juga merupakan penerima Program Bantuan Langsung (DAP) Konsulat-Jenderal Australia [rls]

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved