-->

Jumat, 26 November 2021

TP PKK Tabanan Harapkan Inovasi Yang Baru Demi Peningkatan Program Pembangunan


Tabanan  – Ny Rai Wahyuni Sanjaya, selaku Ketua TP PKK Tabanan berharap Ketua TP PKK yang baru mampu mengemban tugas dengan baik, saat melakukan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Penebel, di Kantor Camat Penebel, Jumat (26/11). Nampak hadir saat itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Tabanan, Camat yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Camat Penebel, dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Penebel. 

Pelantikan dan Serah Terima Jabatan yang dilakukan sesuai dengan keputusan Ketua Umum TP PKK Pusat, Nomor : 13/KEP/PKK.PST/XII/2015 tentang hasil Rakernas VIII PKK Tahun 2015 bidang kelembagaan, yang pada poinnya meyampaikan; setiap ada pergantian camat maka secara otomatis dilaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan ketua TIM Penggerak PKK Kecamatan. Oleh sebab itu, masa jabatan Drs. I Gusti Ngurah Supanji, M.Si, selaku ketua TP PKK Kecamatan Penebel, digantikan oleh Ny. Mas Trisnayanti Surya Dharma S.Kom, selaku Ketua yang baru. 

Ungkapan Apresiasi dan Selamat ditujukan untuk Ketua TP PKK yang baru oleh Ny. Rai Sanjaya, serta berharap amanat yang diemban hendaknya diisi dengan bekerja sebaik mungkin dalam mengemban tugas, dengan melanjutkan program dan kegiatan yang sudah diprogramkan, serta mencari inovasi baru demi peningkatan kesejahteraan keluarga. 

Hal tersebut untuk menunjang tugas besar yang harus dilaksanakan oleh TP PKK yakni sebagai fungsi eksternal dalam merealisasikan program kerja PKK yang sudah dirancang, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selain itu juga fungsi internal untuk menunjang fungsi eksternal tersebut. Di mana dalam upaya mewujudkan Visi dan Misi Gerakan PKK dan menghadapi tantangan kedepan, dibutuhkan perencanaan, pelaksanaan dan upaya untuk menggerakkan PKK di Desa / Kader Dasa Wisma sebagai ujung tombak pelaksanaan 10 Program pokok PKK. 

“Keberhasilan proses pembangunan masyarakat akan sangat ditentukan oleh seberapa besar tingkat partisipasi masyarakat itu di dalam mendukung program-program pembangunan yang dilaksanakan” Kata Ny. Rai Sanjaya. 

Program dan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembangunan nasional yang perlu terus dipacu seirama dengan dinamika pembangunan, sejalan dengan pembangunan di Kabupaten Tabanan sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), yaitu mengembangkan tata kehidupan masyarakat khususnya Gerakan PKK yang gencar dikembangkan, yaitu AKU HATINYA PKK. 

“Harapan saya untuk Ketua yang baru, agar bisa segera menyesuaikan diri dalam mengikuti program-program PKK yang mengacu pada Program TP PKK Provinsi, utamanya pada situasi pandemi seperti saat ini” Ungkap Ny. Rai Sanjaya yang juga menjabat sebagai Ketua K3S Tabanan. “Program yang kita unggulkan adalah Hatinya PKK, dan program itulah yang saya harap untuk Ibu Camat, agar lebih intens menyesuaikan, sehingga hasilnya bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat” Lanjutnya. 


Senada dengan harapan Ny. Rai Sanjaya, Ketua TP PKK Kecamatan Penebel, Ny. Mas Trisnayanti mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berharap kedepannya ia mampu mengemban tugas dan kewajiban dengan baik disertai penuh rasa tanggung jawab, untuk meningkatkan peran serta PKK dalam menyukseskan pembangunan, serta mendukung program-program yang telah dirancang terutama 10 Program Pokok PKK di Tabanan. (tbn)

Bupati Tabanan Serahkan Penghargaan dan Hadiah Juara Festival Tutur Rare


Tabanan  – Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada generasi muda yang memahami dan melestarikan Adat, Seni dan Budaya sejak dini, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memberikan penghargaan dan hadiah kepada peserta yang menjadi juara dalam festival Tutur Rare tingkat Kabupaten Tabanan tahun 2021, Jumat, (26/11). 

Penghargaan dan hadiah tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Sanjaya kepada para juara di rumah jabatan Bupati. Turut mendampingi saat itu, Sekda I Gede Susila, Asisten Pemerintahan dan Kesra dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Festival Tutur Rare Tabanan tahun 2021 ini dimaksudkan sebagai wadah pembelajaran bagi para generasi muda khususnya di Tabanan agar lebih memahami seni, adat dan budaya sedari usia dini. Sehingga diharapkan kedepannya mampu melestarikan seni, adat dan budaya Bali, mengingat hal itu merupakan salah satu keunggulan Bali yang harus dijaga kelestariannya. 

Hal ini juga dikatakan Bupati Tabanan, Sanjaya, merupakan perwujudan dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). Selain infrastruktur dan ketahanan pangan, pelestarian seni, adat dan budaya juga merupakan skala prioritas pembangunan di Kabupaten Tabanan.

Berbagai bentuk apresiasi dan penghargaan pun diberikan Bupati Sanjaya kepada para juara. Ia mengatakan sangat bangga memiliki generasi muda yang memahami seni, adat dan budaya sejak dini. “Ini membuktikan bahwa apa yang menjadi keinginan dalam hal ini sesuai dengan visi misi kami. Merupakan kebanggaan bagi kita memiliki generasi muda yang memahami seni, adat dan budaya sejak dini,” ungkap Sanjaya. 

Selebihnya Ia berharap, festival Tutur Rare ini lebih ditingkatkan dan mampu mendapat antusias yang baik bagi para generasi muda. “Mudah-mudahan tahun depan festival Tutur Rare Tabanan ini lebih menggeliat lagi. Dan sekali lagi saya memberikan apresiasi, walaupun ditengah pandemi tetapi semangat kegiatan pelestarian seni, adat dan budaya masih berjalan dengan baik di Kabupaten Tabanan,” imbuh Sanjaya.

Pada kesempatan yang sama, orang tua dari IGA. Gede Rafa Nararya Mahardika (Juara I festival), mengucapkan terimakasih karena festival Tutur Rare ini memberikan kontribusi bagi generasi muda, terutama anak-anak untuk mengenali kebudayaan dan aktualisasi yang diungkapkan melalui tutur rare yang sangat bermakna. “Semoga kedepan dapat memberikan kontribusi positif dan gaung kepada regenerasi-regenerasi selanjutnya untuk menghargai budaya, seni dan adat yang ada di Bali khususnya,” tutur I Gusti Nengah Hari Mahardika alias Gung Ngah. (Tbn)

Dinkes Deklarasikan ODF, 21 Desa Di Karangasem Telah Penuhi Syarat Desa ODF


Karangasem, Bali Kini - 
ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar sembarangan terus dideklarasikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem demi ciptakan lingkungan yang sehat, hygiene dan rendah resiko penularan penyakit. Mengingat perilaku BAB sembarangan baik di hutan-hutan, sungai, pantai atau area terbuka lain yang masih dilakukan masyarakat utamanya di daerah-daerah pedesaan. 


Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama, di Kabupaten Karangasem sendiri ada 21 Desa yang sudah memenuhi syarat sebagai desa ODF. "Deklarasi ODF merupakan pernyataan desa yang telah bebas dari perilaku BAB di sembarang tempat, setelah memenuhi proses verifikasi yang telah diadakan sebelumnya, " Ungkap Putra Pertama Jumat (26/11/2021). 


Tim gabungan dari Dinkes Karangasem dan Puskesmas terus melakukan verifikasi ke desa-desa dengan harapan seluruh desa yang ada di Karangasem dapat memenuhi syarat sebagai desa ODF dengan mengakses jamban sehat. Seperti pada  bulan Desember nanti Dinas Kesehatan berencana akan melakukan verifikasi di Kelurahan Karangasem dan Desa Antiga Kelod. 


"Kita akan terus berupaya supaya seluruh desa yang ada di Karangasem memenuhi syarat sebagai desa ODF, " Katanya. 


Lanjut Putra Pertama, dijelaskan jika ODF masih di lakukan akan beresiko tinggi. Tak hanya pencemaran lingkungan, namun hal ini juga demi mencegah resiko penularan penyakit atau bahkan stunting (lambatnya tumbuh kembang anak). (Ami)

Ny. Antari Jaya Negara Buka Pelatihan Pemanfaatan Pekarangan Hatinya PKK


Denpasar - Pandemi Covid-19 yang berdampak pada berbagai sektor kehidupan belum berakhir. Agar tetap bertahan, masyarakat pun dituntut terus beradaptasi di tengah kehidupan kenormalan baru.

Hal itu kembali menjadi Perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara yang didampingi Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, saat membuka pelatihan Pemanfaatan Halaman Pekarangan melalui Hatinya PKK di Kelurahan Sumerta, Jumat (26/11). Pelatihan yang berlangsung selama 5 hari diikuti kelempok Kertha Bhutani dan Kelompok Tali Kasih serta PKK Kelurahan Sumerta dihadiri juga Camat Denpasar Timur, I Wayan Herman dan Lurah Sumerta I Wayan Eka Apriana. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan tomat, cabai, terong dan ketela oleh Plt Kadis Petanian Kota Denpasar, A.A.G Bayu Brahmasta.

Lebih lanjut Antari Jaya Negara menambahkan  perlu terus melakukan berbagai aktivitas yang kreatif salah satunya memanfaatkan pekarangan melalui Hatinya PKK. Tentunya dalam pemanfaatakan pekarangan diperlukan penataan yang benar-benar sesuai dengan Hatinya PKK. 

“U?Saya sangat mengapresiasi pelatihan yang telah dilakukan, Kelurahan Sumerta bagaimana memanfaatkan pakarangan dan bagaimana membuat ecoenzyme untuk keperluan pupuk tanaman,” ujarnya. Antari Jaya Negara mengingatkan pada peserta pelatihan agar usai pelatihan memperaktekan materi yang didapat dalam pelatihan untuk mewujudkan pekarangan yang asri.  Dengan demikian minimal dapat mengurangi pengeluaran dalam rumah tangga untuk kebutuhan sayur mayur.

“Hatinya (Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman) PKK ini seolah jawaban, di saat aktivitas masyarakat di luar rumah dibatasi selama pandemi. Selain hasilnya untuk menjaga imun tubuh, juga menjaga kesehatan ,” ujar Ny. Antari Jaya Negara.

Ditambahkan, setiap jengkal tanah atau halaman bisa dioptimalkan dengan berbagai tanaman yang bermanfaat bagi keluarga. Bahkan ketika tinggal di kota besar atau daerah yang padat penduduk sehingga tidak memiliki halaman yang luas pun, masih dapat memanfaatkan ruang yang ada, dengan menanam secara vertikal melalui tabulapot, digantung.
Selain itu, pengelolaan Hatinya PKK juga dapat diintegrasikan dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Sampah organik dapat diolah menjadi pakan ternak atau pupuk organik. Sementara, sampah yang bisa didaur ulang, bisa diubah menjadi kerajinan bernilai jual tinggi.

Sementara Plt. Kadis Pertanian Kota Denpasar A.A.G Bayu Brahmasta menyampaikan sangat mendukung gerakan Hatinya PKK. Selain untuk kebutuhan sehari-hari dan bila hasilnya melebihi kebutuhan bisa di jual sehingga menambah pendapatan. Tidak hanya itu melalui pelatihan ecoenzyme juga dapat mengurangi tumpukan sampah. Mengingat sampah-sampah daun dapat digunakan untuk sampah organik. 

“Saya kira pemanfaatan pakarangan sayang tepat untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Wayan Sumatra salah seorang warga yang telah memanfaatkan pekarangan untuk Hatinya PKK mengaku sangat terbantu dengan adanya Hatinya PKK. Selain untuk kebutuhan sehari-hari juga mengurangi pengeluaran untuk untuk membeli sayur mayur. “Kami rasakan keberadaan Hatinya PKK selain membuat pakarangan jadi hijau juga bermanfaat untuk keperluan sehari-hari,” ujarnya.(Gst)

Bupati Suwirta Buka Turnamen Futsal AFKAB Klungkung Tahun 2021


BALI KINI ■ "Tetap junjung sportifitas selama mengikuti pertandingan", pesan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika membuka turnamen Futsal AFKAB Klungkung Tahun 2021 bertempat di GOR Swecapura Klungkung pada Jumat (26/11/2021). 

Bupati Suwirta mengharapkan para pemain agar jangan berkecil hati dalam mengikuti pertandingan, walaupun tanpa kehadiran suporter. 

Bupati Suwirta berpesan kepada panitia pelaksana, wasit dan pemain agar tetap mengutamakan prokes Covid-19 dalam mengikuti jalannya pertandingan. 

Ketua panitia Wahyu Esa Putra melaporkan tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk pengaktualisasian diri dalam proses pengembangan potensi para pemain futsal berusia muda dalam bidang olahraga futsal serta untuk membangkitkan kembali gairah olahraga Kabupaten Klungkung khususnya futsal, selain itu kegiatan ini bertujuan juga sebagai ajang seleksi calon pemain futsal Kabupaten Klungkung. 

Lebih lanjut, Wahyu Esa Putra melaporkan Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari yakni tanggal 26 sampai dengan 28 November 2021, Bertempat di GOR Swecapura. Diikuti oleh 15 club. Dan pembiayaan ini berasal dari dana hibah KONI Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2021. 

Turut hadir dalam Kegiatan tersebut, Ketua Koni Kabupaten Klungkung I Wayan Subamia, dan instansi terkait lainnya. (klk/Cok).

Seluruh Fraksi Setujui Penetapan APBD Kota Denpasar Tahun 2022


BALI KINI ■ Seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui penetapan Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun 2022. Hal tersebut disampaikan pada Sidang Paripurna ke-26 Masa Persidangan III DPRD Kota Denpasar dengan agenda penyampaian pemandangan umum dan pendapat akhir fraksi yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede  yang dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Gedung DPRD Kota Denpasar, Jumat (26/11). 

Tampak hadir baik secara secara daring dan luring Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, I Made Mulyawan Arya dan AA Ketut Asmara Putra, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Forkopimda Kota Denpasar, OPD di lingkungan Pemkot Denpasar serta Anggota DPRD Kota Denpasar.

Adapun setelah ditetapkan, APBD Kota Denpasar Tahun 2022 dirancang sebagai berikut. Yakni Pendapatan Daerah 2022  dirancang sebesar Rp. 1,96 Triliun lebih yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) dirancang sebesar Rp.784,49 Miliar lebih, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah dirancang sebesar Rp.140,99 Miliar lebih. Pendapatan Transfer dirancang sebesar Rp.1,18 Triliun lebih.  

Sementara itu, Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 dirancang sebesar Rp.2,24 Triliun lebih  yang terdiri atas Belanja Operasi dirancang sebesar Rp. 1,83 Triliun rupiah lebih, Belanja Modal dirancang sebesar Rp. 225,06 Miliar rupiah lebih, Belanja Tidak Terduga diraneang sebesar Rp. 28,27 Miliar rupiah lebih dan Belanja Transfer dirancang sebesar Rp. 161.20 Miliar rupiah lebih. Sedangkan, Defisit sebesar Rp 280,32 Miliar rupiah lebih rencananya akan ditutup dari Penerimaan Pembiayaan Daerah yang bersumber dari perkiraan SILPA Tahun 2021 sebesar Rp, 280,32 Miliar rupiah lebih.

Secara umum, seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar dapat menerima dan menyetujui penetapan Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun 2022 untuk ditetapkan menjadi Perda sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Namun demikian, setiap fraksi memberikan usul, saran dan masukan kepada Pemkot Denpasar.

Seperti halnya Fraksi Partai Nasdem-PSI yang dibacakan I Wayan Gatra menekankan agar setiap OPD benar-benar strategis dalam pemanfaatan anggaran sehingga program yang dilaksanakan/direncanakan dengan cermat dan benar-benar merupakan kebutuhan masyarakat luas. Hal ini utamanya bidang vital seperti bidang kesehatan dan bidang ekonomi yang berperan sebagai pengungkit terjadinya pertumbuhan ekonomi.

Selanjutnya Fraksi Gerindra yang dibacakan I Kompyang Gede mengatakan, Fraksi Gerindra DPRD Kota Denpasar mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Denpasar yg mengalokasikan anggaran belanja tidak terduga sebesar 28,27 Milyar rupiah Iebih dan belanja bantuan sosial sebesar 3,41 Milyar rupiah Iebih sebagai bentuk antisipasi kebencanaan ditengah ancaman cuaca yang tidak menentu dan juga sebagai antisipasi penanganan pandemi covid-19.

Sebagai pembicara ketiga, Fraksi Fraksi PDIP yang dibacakan IB Ketut Wirajaya menyarankan, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, hendaknya diutamakan juga program kegiatan padat karya guna memberikan peluang kerja kepada masyarakat kurang mampu. Hal ini bertujuan untuk meningkatan penghasilannya sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat guna mampu menggerakkan perekonomian di Kota Denpasar pada khususnya.

Sebagai pembicara keempat, Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan AA Gede Putra Ariewangsa mengatakan, dałam usaha meningkatkan perekonomian daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar dalam menghadapi tantangan pemulihan perekonomian akibat gempuran Covid-19, sehingga sangat dibutuhkan strategi dan kebijakan pemerintah Kota Denpasar berupa stimulus perekonomian terhadap masyarakat khususnya pemberdayaan dan perlindungan usaha.

Fraksi Partai Golkar sebagai pembicara terakhir yang dibacakan, I Wayan Duaja mengharapkan dalam pembangunan ketahanan pangan masyarakat harus diutamakan. Hal ini lantaran tidak ada yang bisa memprediksi apa akan terjadi dimasa mendatang. Apakah wabah Covid-19 ini akan tetap membuat keterpurukan ekonomi negara, khususnya untuk Bali dan Kota Denpasar.

Sementara itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutan yang dibacakan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya dan ucapan terima kasih kepada Pimpinan dan Segenap Anggota Dewan yang terhormat atas kesungguhan, kerja keras dan kerjasamanya sehingga Rancangan Peraturan Daerah Kota Denpasar tentang APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022 dapat disepakati.

Hal ini kata Arya Wibawa menunjukkan bahwa kita semua telah bekerja sama, menyamakan visi dan persepsi dalam pembahasan terhadap materi persidangan, dengan berbagai masukan, usul dan saran dari Anggota Dewan yang merupakan cerminan dari ekspresi rasa cinta dan tanggung jawab untuk meningkatkan pembangunan, kesejahteraan, serta pelayanan kepada  masyarakat Kota Denpasar.

Kebersamaan ini perlu secara terus menerus kita jaga, karena kita menyadari bahwa tugas-tugas dalam penyelenggaraan umum pemerintahan dimasa pandemi saat ini maupun yang akan datang jauh lebih berat. Untuk itu kebersamaan tersebut merupakan dasar dan komitmen kita bersama untuk secara berkesinambungan melaksanakan program-program pembangunan yang telah kita rencanakan.

“Mengingat dalam pendapat akhir Fraksi masih ada catatan-catatan yang disampaikan baik berupa usul/saran maupun komentar, maka terhadap hal-hal tersebut akan menjadi perhatian kami untuk dikaji dan ditindaklanjuti sesuai urgensi dan manfaatnya, dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku guna perbaikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (HumasDps/Ags).

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved