-->

Selasa, 20 Februari 2024

Bupati Tamba Hadiri Peresmian Gedung KP2KP Negara


Jembrana , Bali Kini
- Bupati Jembrana I Nengah Tamba menghadiri peresmian gedung Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Negara, Selasa (20/2). 


Gedung baru KP2KP Negara diresmikan secara langsung oleh Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI Suryo Utomo didampingi Bupati Tamba dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bali, Nurbaeti Munawaroh.


Selain gedung KP2KP Negara, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan peresmian 10 gedung lain di Indonesia yang secara simbolis ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Dirjen Pajak  Suryo Utomo.


Peresmian gedung lain diantaranya Kanwil DJP Jabar II, KPP Madya Dua Bandung, KPP Pratama Balige, KPP Pratama Banda Aceh, KPP Pratama Bandung Cicadas, KPP Pratama Cianjur, KPP Pratama Jakarta Cengkareng, KPP Pratama Majalaya, KPP Pratama Natar, KPP Pratama Pati dan KPP Pratama Subulussalam.


Bupati Tamba memberikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Pajak yang terus berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.


"Saya ucapkan selamat kepada seluruh Kantor Pembantu yang sudah diresmikan secara bersama di Jembrana ini. Dengan kantor baru, saya harapkan dapat bekerja dengan lebih nyaman, berprestasi dan tentu memberikan pelayanan yang terbaik baik sehingga menghilangkan kesan yang membuat masyarakat takut untuk membayar pajak," ucapnya.


Pihaknya mengaku, sebelum menjabat sebagai Bupati Jembrana, dalam menjalankan usahanya selalu dengan rutin melaporkan pajak tahunan dan tidak jarang diberikan penghargaan atas hal tersebut.


"Sebelum saya menjadi Bupati, saya adalah seorang pengusaha dan beberapa kali mendapat penghargaan dari Dirjen pajak sebagai wajib pajak yang taat," ungkapnya.


Diluar itu, Bupati Jembrana juga terus berupaya mendorong peningkatan pendapat asli daerah melalui pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan cara memberikan penghargaan kepada Desa/Kelurahan dengan tingkat peroleh PBB sesuai target. "Setiap desa yang pendapatan pajak PBBnya lebih dari 60%, kita berikan reward," ujarnya.


Sementara itu Dirjen Pajak Kemenkeu RI, Suryo Utomo mengatakan peresmian ini untuk meningkatkan tertib administrasi, pelayanan, pengawasan, dan penerimaan negara dari sektor pajak. Selain itu, pihaknya terus memaksimalkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan target yang harus dicapai.


“Kami mencoba untuk terus mengempower kantor-kantor operasional kami di seluruh Indonesia, karena ada kebijakan di Kementerian Keuangan khususnya di Direktorat Jenderal Pajak yang kami tidak menambah jumlah pegawai,” ucapnya.


Pihaknya mengatakan akan meningkatkan sumber daya yang ada di KP2KP Negara dengan menugaskan sejumlah pegawai KPP Pratama Tabanan ke Jembrana untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.


"Rencananya 1 pleton saya pindahkan kesini, jadi ada 2 pleton disini yang tugasnya satu melayani, dan kedua mengedukasi, konsultasi dan mengawasi. Jadi kalau ada wajib pajak disini, nanti ke depan Bapak/Ibu wajib pajak tidak perlu lagi pergi ke Tabanan," ungkapnya.


Suryo Utomo berharap dengan diresmikanya gedung baru KP2KP Negara dapat meningkatkan kenyamanan dan pelayanan wajib pajak serta mendekatkan dengan organisasi vertikal untuk memudahkan dalam bersinergi.


“Supaya kami lebih dekat dengan masyarakat, dan kami juga lebih dekat dengan stakeholder yang lain disini seperti pemerintah kabupaten dan organisasi vertikal. Kami ingin bersinergi, kita jalankan kebersamaan yang tujuannya satu karena negara itu membutuhkan penerimaan. Ini yang mungkin menjadi inti cerita," pungkasnya. (Hum)

Bupati Karangasem I Gede Dana Resmikan TMMD ke-119 di Desa Selumbung

 


Karangasem, Bali Kini - Bupati Karangasem, I Gede Dana, secara resmi membuka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, pada hari Selasa (20/2).

Dalam sambutannya, Bupati Dana menegaskan bahwa Operasi Bakti TNI dilaksanakan dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah Program TMMD. TMMD ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah dengan kriteria sasaran seperti daerah miskin, tertinggal, terisolir, kumuh perkotaan, daerah perbatasan, pulau terluar, serta daerah yang terkena bencana alam. Kegiatan TMMD dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat sebagai wujud komitmen moral TNI dan Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.

TMMD ke-119 ini memiliki tema "DARMA BAKTI TMMD MEWUJUDKAN PERCEPATAN DI WILAYAHNYA". Bupati Dana juga menyampaikan bahwa kegiatan TMMD, yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun, telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Program ini merupakan bagian dari upaya percepatan dan pemerataan pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat yang sinergis dengan program-program pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah, terutama dalam pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Bupati Dana mengajak masyarakat di lokasi TMMD untuk berpartisipasi dan mendukung penuh selama 30 hari pelaksanaan TMMD ini, dengan harapan tujuan dan sasaran yang diinginkan dapat tercapai dengan baik dan optimal sesuai dengan harapan masyarakat. Selain itu, Bupati juga mengharapkan agar badan/dinas/instansi terkait dapat melaksanakan kegiatan secara sinergis dan terpadu untuk memaksimalkan hasil dari program TMMD ini dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Akhirnya, dengan penuh rasa syukur, Saya secara resmi menyatakan dibukanya Program TMMD ke-119 di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, tahun 2024," tutupnya. (Ami)

Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah, Pastikan Stabilitas Harga Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan


DENPASAR , Bali Kini -
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara meninjau pelaksanaan pasar murah serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan di Depan Museum Bali pada Sabtu (17/2). Hal ini dilaksanakan guna menjaga laju inflasi dan menjaga stabilitas harga di Kota Denpasar, terutama jelang Hari Suci Galungan dan Kuningan. 


Beberapa bahan pokok yang disediakan yakni beras dengan harga Rp.52.000, harga minyak goreng yakni Rp.14.000 sampai Rp.14.500, dan gas elpiji 3kg Rp. 18.000. Adapula berbagai macam buah-buahan dengan variasi harga yang lebih murah dibandingkan di pasaran, serta melibatkan umkm lokal yang menjual berbagai macam produk seperti pakaian adat, endek, maupun berbagai macam keripik olahan rumahan. 


Walikota Jaya Negara mengatakan bahwa kegiatan pasar murah ini untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan sembako dengan harga yang lebih terjangkau menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. Sehingga dapat mendukung pengendalian inflasi jelang hari besar keagamaan. 


"Pasar murah ini untuk memudahkan masyarakat untuk memenuhi sembako, apalagi menjelang hari raya Galungan dan Kuningan nanti," ungkapnya.


Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari mengungkapkan bahwa, dalam giat pasar murah ini, melibatkan UMKM Lokal untuk membantu perekonomian daerah lebih berkembang lagi. Selain itu, pasar murah ini merupakan kegiatan rutin yang di programkan oleh Disperindag Kota Denpasar setiap tahunnya. Diharapkan dengan harga yang lebih terjangkau, bisa memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. 


"Pasar murah ini merupakan kegiatan rutin yang telah dilakukan oleh Disperindag Kota Denpasar untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya lebih terjangkau lagi dengan juga melibatkan UMKM Lokal agar lebih berkembang," tuturnya. 


Pihaknya berharap, pelaksanaan kegiatan ini dapat memudahkan masyarakat sekitar dalam memperoleh dan memenuhi bahan-bahan pokok kebutuhan sehari-hari terutama menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. (IND).

Senin, 19 Februari 2024

TK Hindu Udiana Sari Laksanakan Outing Class Di Pondok Indi


Tabanan, Bali Kini
-T K Hindu Udiana Sari mengajak anak didiknya untuk mengikuti kegiatan Outing Class, Sabtu (17/2/2024). Kegiatan Outing Class dilaksanakan di Pondok Indi diikuti oleh 50 orang anak. 


Guru pembimbing, Karmila Wahyu Ningsih, SE., AK., S.Pd mengatakan jika kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi rasa jenuh anak ketika belajar, selain itu juga dapat menambah pengetahuan dan wawasan serta kecintaan anak-anak pada lingkungan sekitar. Anak-anak juga dapat meningkatkan kreatifitasnya untuk membuat  Roti terutama Roti Tart yang dipandu langsung oleh owner Arjun Bakery yaitu Ni Kade Ayu Dharma Putri dan merangsang motivasi anak belajar tentang alam. 


"Saya berharap agar anak-anak kami mendapatkan pengalaman baru,dapat mengetahui proses pembelajaran secara nyata sehingga anak lebih aktif dalam bersosialisasi dengan alam sekitar," Kata Karmila. 


Sementara, pihaknya juga mengatakan jika Outing Class sengaja diadakan di Pondok Indi dengan alasan tempat yang strategis. "Pondok Indi cocok untuk kami dalam mengadakan kegiatan Outing class ini karena tempatnya terjangkau dari sekolah dan paling penting aman dan nyaman untuk melakukan kegiatan kami. Tempat ini sangat strategis untuk tempat Outing Class dan tempat bersantai bersama keluarga, saya rasa tepat untuk event-event kantor," Tandasnya. (Ms)

Dari Lomba Puja Trisandya SD dan SMP se-Kota Denpasar


Denpasar, Bali Kini
- Perlombaan Puja Trisandya tingkat SD dan SMP serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke 236 Kota Denpasar, memasuki hari kedua. Pada hari terakhir ini sekaligus juga diumumkan grup atau kelompok yang sukses meraih kemenangan, usai melewati berbagai penilaian. Adalah peserta dari SD Negeri 11 Padangsambian, berhasil  keluar sebagai Juara 1 kategori SD. Sementara dari kategori SMP, tim dari SMP Negeri 6 Denpasar sukses menjadi yang terbaik, mengungguli puluhan peserta lainnya. 

Kedua pemenang dari masing masing kategori itu, selain menyabet gelar Juara I, juga akan memboyong Piala Bergilir Walikota Denpasar. 

Penyerahan hadiah pemenang dilakukan langsung Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana didampingi Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka pada Minggu (18/2) di kawasan Pura Jagatnatha.

Usai menerima piala, piagam penghargaan serta sejumlah hadiah lainnya, salah seorang pemenang dari kategori SD, I Nyoman Darma Yudha, mewakili rekan satu timnya, menyampaikan rasa syukur atas kemenangan yang diraihnya. Mereka mengatakan,  sebelum mengikuti perlombaan, banyak persiapan dan latihan yang dilakukan. Antara lain, melatih melafalkan dengan baik setiap bait Puja Trisandya. Selain itu, nada saat melantunkan Mantram tersebut juga menjadi materi latihan mereka.

"Astungkara, dengan persiapan dan latihan yang baik, kami bisa mendapatkan hasil yang baik juga. Mudah-mudahan kemenangan kami ini bisa menjadi motivasi juga bagi teman-teman lainnya agar bisa menjadikan Puja Trisandya dan ajaran agama Hindu lainnya sebagai landasan sehari-hari," tutur Nyoman Darma Yudha. 

Sekda Kota Denpasar, Alit Wiradana pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi bagi seluruh peserta yang telah mengikuti ajang perlombaan ini. Semangat dan kesungguhan para peserta yang kesemuanya masih duduk di bangku SD dan SMP ini saat tampil, menurut Alit Wiradana adalah nilai penting yang perlu diberi acungan jempol.

"Selamat kepada pemenang. Semoga kemenangan ini menjadi motivasi kalian lagi menjadi yang terbaik kedepannya. Dan bagi yang belum menjadi juara, terus berlatih dengan baik agar pada kesempatan lainnya kalian bisa mendapat predikat juara," katanya. 

Esensi terpenting dari semangat perlombaan ini, menurut Alit Wiradana, para generasi muda Hindu di Kota Denpasar dapat menanamkan dan memaknai setiap ajaran agama Hindu dalam kehidupan. Di tengah gencarnya arus globalisasi, ajaran agama adalah pondasi kuat agar anak-anak muda tetap bisa berada pada jalur yang benar. 

Ketua PHDI Kota Denpasar, Made Arka di kesempatan yang sama menguraikan  dalam penilaian perlombaan ini, ada beberapa kriteria yang dinilai. Yakni meliputi penampilan peserta dalam hal berbusana adat ke pura, sikap badan dan juga sikap duduk. Selain itu, ada juga penilaian kriteria suara/vokal/Sruti, kemudian ucapan baik mencakup intonasi, ketepatan pemenggalan suku kata dan ketepatan urutan juga menjadi hal yang dinilai oleh dewan juri. Dan yang tak kalah penting, sebut Made Arka, dewan juri juga menilai penjiwaan peserta dalam melantunkan Puja Trisandya ini. 

"Seperti yang disebutkan tadi, hal hal di atas adalah unsur kriteria yang dinilai. Kami berharap nantinya adik adik yang menjadi Juara ini akan dapat juga memotivasi para generasi muda Hindu lainnya agar terus dapat belajar melantunkan setiap bait Puja Trisandya dengan baik. Dan juga tentunya, menjadikannya sebagai landasan dalam diri masing-masing," tegasnya. (Win).


Sabtu, 17 Februari 2024

Walikota Jaya Negara Buka Lomba Puja Trisandya Tingkat SD dan SMP se-Kota Denpasar


Teks Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri lomba Puja Trisandya tingkat SD dan SMP, Sabtu (17/2) di halaman Pura Jagatnatha.

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar bersinergi dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar, menggelar lomba Puja Trisandya tingkat SD dan SMP, Sabtu (17/2) di halaman Pura Jagatnatha. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-236 Kota Denpasar, yang akan jatuh pada 27 Februari mendatang. 

Kegiatan perlombaan ini, dihadiri dan dibuka langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang tampak didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, dan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara beserta unsur terkait lainya.

Walikota Denpasar, Jaya Negara saat ditemui di sela-sela kegiatan menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan perlombaan yang digagas oleh PHDI Kota Denpasar ini sebagai sebuah kegiatan yang turut memeriahkan HUT ke-236 Kota Denpasar.

 “Lomba-lomba semacam ini sangat baik sebagai upaya penguatan karakter generasi muda di Kota Denpasar di tengah berbagai tantangan akibat kemajuan IPTEK dan era globalisasi,” jelasnya.

Menurutnya jika anak-anak sudah mempunyai landasan ajaran agama Hindu yang baik maka akan memiliki karakter yang baik dan handal. Jaya Negara berharap kegiatan semacam ini akan dapat dilaksanakan secara rutin, karena akan semakin memacu peningkatan kemampuan anak-anak sejak dini soal bait-bait dan cara melantunkan Puja Trisandya dengan benar. 

Sementara itu, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka dalam laporannya mengatakan, gelaran yang memperebutkan Piala Bergilir Walikota Denpasar ini, diikuti 53 grup untuk SD dan 30 grup SMP. Setiap grup sendiri, terdiri dari 3 orang campuran laki perempuan. Pelaksanaan lomba ini akan diadakan selama dua hari, yakni dari tanggal 17 sampai 18 Februari 2024.

Lebih jauh Made Arka menyatakan, lomba ini diharapkan akan semakin membuat para remaja Hindu  dapat menghayati dan melaksanakan Puja Trisandya yang baik dan benar. 

"Baik dari segi pengucapan, sikap yang baik dan benar serta penghayatan saat melakukan Puja Trisandya. Harus diakui, para peserta yang tampil sebagian besar sudah bagus dalam melantunkan puja tri sandya," ungkapnya.  


Made Arka juga menyebut, dengan digelarnya lomba ini, maka para generasi muda akan tetap berpegang teguh pada ajaran agama Hindu. Baik siswa dari tingkatan SD, maupun pada tingkatan SMP akan bisa lebih mengenal Hindu secara menyeluruh dan yakin terhadap Tuhannya. Dan juga bisa melantunkan mantram Trisandya sesuai yang telah ditetapkan dalam satuan tafsir PHDI Pusat Tahun 1991.


“Selain itu, kegiatan Puja Trisandya ini diharapkan akan dapat dilaksanakan sehari-hari sehingga menjadi kebiasaan baik, bukan hanya dilaksanakan saat lomba semata,” tegas Made Arka. (/ays).

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved