-->

Minggu, 05 Juli 2026

Gandeng Desa Adat,Pemkab Jembrana Andalkan Teba Komunal untuk atasi sampah organik

Jembrana, Bali Kini -  Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama jajaran Prebekel (kepala desa) dan Lurah sepakat mengambil langkah strategis guna mengatasi sengkarut pengelolaan sampah. 

Dalam rapat koordinasi terbaru bersama jajaran OPD dlingkungan Pemkab Jembrana termasuk Camat hingga Prebekel dan Lurah, Minggu (5/7) di Ruang Rapat Pemkab Jembrana yang dipimpin langsung oleh Sekda I Made Budiasa, disepakati sejumlah poin krusial, mulai dari optimalisasi pengelolaan sampah organik mandiri hingga pemanfaatan aset lahan milik provinsi.


Salah satu terobosan utama yang disepakati adalah pembuatan teba komunal (lubang sampah organik tradisional) di setiap desa dan kelurahan yang masih memiliki lahan kosong. 


Para perbekel dan lurah menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan program ini. Meski begitu, pihak desa meminta dukungan sarana dari pemerintah daerah.


. "Para perbekel dan lurah memohon fasilitasi alat berat untuk mempercepat pembuatan teba komunal ini. Selain itu, mereka juga berharap tanah aset Pemprov Bali yang ada di wilayah masing-masing bisa diizinkan untuk digunakan sebagai lokasi teba komunal," kata Plt Kadis LHPKP Jembrana, I Wayan Putra Mahardika.


Selain teba komunal, optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) menjadi fokus utama, khususnya untuk mengeksekusi sampah organik. 


Ke depan, sampah organik dipastikan tidak lagi dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).


"Sebagai gantinya, kedepan sampah organik akan dialihkan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk diproses menjadi kompos, dengan catatan kapasitasnya akan dibatasi agar tetap terkendali," Ucapnya.


Untuk mendukung kelancaran rantai distribusi, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di tingkat desa dan kelurahan diminta untuk menyelaraskan jadwal pengangkutan sampah dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 


"Sistem penjadwalan yang terintegrasi antara sampah organik dan anorganik dinilai menjadi kunci keberhasilan pemilahan dari hulu. KSM dan DLH juga didorong untuk memastikan konsistensi jadwal angkut serta kejelasan regulasi terkait iuran sampah di masyarakat yang nantinya ditentukan besarannya oleh masing masing KSM,"ungkap Mahardika.

Kebijakan pembatasan sampah organik masuk ke TPA ini diakui memicu tantangan baru. Salah satu yang paling diantisipasi adalah munculnya titik-titik pembuangan sampah liar atau TPA ilegal di lingkungan masyarakat. Pemerintah daerah dan aparat desa berkomitmen untuk memperketat pengawasan guna mencegah hal tersebut.


Di sisi lain, aturan baru juga diberlakukan terkait penataan lingkungan. Bagi desa atau kelurahan yang mengajukan permohonan penebangan pohon, mereka kini diwajibkan untuk menyediakan lahan sendiri sebagai tempat menampung hasil tebangan tersebut.


Sadar bahwa edukasi adalah kunci utama, sosialisasi kebijakan baru ini dipastikan tidak hanya menyasar perangkat dinas. 


"Pemerintah akan melibatkan penuh jajaran Desa Adat untuk ikut serta mengedukasi dan mengawal penerapan pembatasan sampah organik ini di akar rumput. Langkah ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif krama Bali dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan," pungkasnya. ()

Jumat, 03 Juli 2026

TPA Peh Batasi Sampah Organik per 1 Juli, Pemkab Jembrana Ketatkan Pemilahan Sampah

Jembrana , Bali Kini – Menyusul diberlakukannya kebijakan pembatasan total sampah organik yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh per 1 Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (Dinas LHPKP) kini memperketat sistem pemilahan sampah di tingkat Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Langkah agresif ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, yang turun ke lapangan memimpin proses pemilahan sampah di TPS Kelurahan Baler Bale Agung, Jumat (3/7/2026). Langkah ini diambil untuk mempercepat proses pengelolaan sampah yang akan masuk TPA Peh sekaligus mengedukasi masyarakat sekitar.

Kebijakan pembatasan ini merupakan tindak lanjut konkret dari regulasi Pemerintah Pusat yang mewajibkan penghentian seluruh praktik pembuangan terbuka (open dumping). Saat ini, TPA Peh hanya akan menerima sampah anorganik dan residu yang sudah tidak dapat diolah lagi.

Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, puluhan petugas Dinas LHPKP mulai dari petugas kebersihan lapangan hingga petugas administrasi dikerahkan ke TPS Baler Bale Agung untuk memisahkan sampah organik agar tidak ikut terangkut ke TPA. Skema pemilahan ketat serupa sebelumnya juga telah dilakukan di Pasar Ijo Gading. 

Selain memilah sampah, Pemkab Jembrana juga menyiapkan sistem *controlled landfill* untuk menutup operasional pembuangan terbuka di TPS tersebut. Sekda I Made Budiasa, menegaskan bahwa kegiatan ini sebagai tindaklanjut nyata edaran pembatasan sampah organik ke TPA Peh mulai bulan Juli ini.

"Kami melaksanakan pemilahan sampah yang ada di TPS ini untuk menindaklanjuti pembatasan sampah yang masuk ke TPA Peh, yaitu hanya sampah anorganik dan residu saja. Ini sesuai dengan Surat Edaran kami tentang pembatasan pembuangan sampah organik ke TPA mulai tanggal 1 Juli 2026," tegasnya.

Dengan ditutupnya pintu TPA Peh bagi sampah organik, pemerintah daerah menegaskan bahwa kunci keberhasilan transisi ini berada di tangan masyarakat. Pemkab Jembrana meminta warga tidak lagi menyatukan seluruh jenis limbah rumah tangga mereka.

Masyarakat diwajibkan memisahkan sampah organik (seperti sisa makanan, daun, dan sarana upakara) dari sampah anorganik di rumah masing-masing, sehingga mempercepat dan meringankan beban kerja petugas di TPS. Kedepannya, setelah transisi ini berjalan dengan maksimal, sampah organik dapat kembali masuk ke TPA secara terjadwal dengan volume yang bijak.

Seiring dengan ketatnya filter pembuangan saat ini, Sekda Budiasa juga menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan atau menimbunnya di bahu jalan.

"Kami harapkan masyarakat juga bisa memilah sampah dari rumah. Sehingga membantu kami dalam mempercepat proses pengelolaan sampah di TPA," ucapnya.

Melalui pengetatan di hulu (rumah tangga) hingga hilir (TPS dan TPA), Pemkab Jembrana berkomitmen menciptakan tata kelola lingkungan yang bersih, modern, dan bebas dari ancaman krisis sampah.
(* )

Pemkab Jembrana Gelar Bhakti Penganyar di Pura Mandara Giri Semeru Agung

Jembrana , Bali Kini - Sebagai wujud sradha dan bhakti yang mendalam kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan upacara Bhakti Penganyar di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Kamis (2/7). Prosesi suci yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan. 

Ida Peranda Made Dwija Putra dari Griya Mas Taman Sari Baturiti, Tabanan, hadir sebagai pemuput upacara untuk menghaturkan puja mantra demi kelancaran prosesi suci tersebut.
Bupati Kembang Hartawan hadir didampingi oleh Wakil Bupati Gede Ngurah Patriana Krisna, serta segenap jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Jembrana. Tampak hadir di lokasi di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda), para Asisten Sekda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, hingga jajaran pengurus Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Jembrana.
Suasana religius semakin kental dengan hadirnya Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Jembrana yang ngaturang ayah lewat persembahan sakral Tari Rejang Adri sebagai bentuk persembahan seni ke hadapan Ida Bhatara-Bhatari.

​Puncak Karya Pujawali di Pura Mandara Giri Semeru Agung sendiri telah sukses diselenggarakan bertepatan dengan Purnama Kasa, Soma Paing Langkir pada tanggal 29 Juni 2026 yang lalu. Rangkaian upacara piodalan ini dijadwalkan akan ditutup dengan prosesi upacara penyineban pada Sukra Pon Medangsia, Jumat, 10 Juli 2026 mendatang.

​Usai melaksanakan persembahyangan bersama, Bupati Kembang Hartawan menyampaikan bahwa Bhakti Penganyar ini merupakan momentum spiritual yang penting untuk memohon tuntunan, keselamatan, serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
​"Bhakti Penganyar ini kami laksanakan untuk memohon restu dan perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kami berharap seluruh program kerja Pemerintah Kabupaten Jembrana dapat berjalan dengan lancar, selaras dengan harapan masyarakat, serta mampu membawa manfaat nyata," ujar Bupati Kembang.

​Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati yang akrab disapa Wabup Ipat juga menambahkan bahwa melalui doa bersama ini, jajaran pemerintah daerah berharap senantiasa dianugerahi keselamatan (kerahayuan) dalam menjalankan roda pemerintahan.
​Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kelancaran karya suci ini, Pemkab Jembrana juga menyerahkan dana punia sebesar Rp 10 juta kepada panitia pura.

DE GADJAH TURUN LANGSUNG IKUTI TRADISI GERET PANDAN DI TENGANAN DAUH TUKAD

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini - Ketua DPD Partai Gerindra Bali, I Gede Mulyawan Arya atau De Gadjah, turut ngayah dengan mengikuti tradisi Geret Pandan yang digelar masyarakat Desa Adat Tenganan Dauh Tukad, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Jumat (3/7/2026).

De Gadjah turun langsung ke arena untuk ngayah bersama peserta lainnya. Dengan penuh semangat, ia mengikuti prosesi “Megeret Pandan” sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Geret Pandan merupakan ritual sakral masyarakat Desa Adat Tenganan Dauh Tukad sebagai simbol penghormatan kepada Dewa Indra. Selain menjadi tradisi adat, ritual ini juga dimaknai sebagai simbol keberanian, kebersamaan, dan proses pendewasaan menurut adat setempat.

Dalam pelaksanaannya, dua peserta bertarung menggunakan senjata daun pandan berduri yang digoreskan ke punggung lawan hingga menimbulkan luka. Meski berlangsung penuh semangat dan emosi, ritual ini tidak dilandasi rasa permusuhan. Sebaliknya, semangat persaudaraan tetap dijunjung tinggi sebagai nilai utama yang diwariskan oleh leluhur.

De Gadjah mengatakan keikutsertaannya dalam Geret Pandan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya Bali. Menurutnya, tradisi tidak cukup hanya diketahui melalui cerita, tetapi juga perlu dirasakan secara langsung agar makna dan nilai yang terkandung di dalamnya dapat dipahami.

I Gede Mulyawan Arya (De Gadjah), Ketua DPD Partai Gerindra Bali

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan melestarikan tradisi ini. Saya ikut turun supaya bisa ikut melaksanakan dan merasakan langsung tradisi ini, bukan hanya mendengar dari cerita. Harapan kami, Geret Pandan semakin dikenal hingga ke kancah internasional. Yang menarik dari tradisi ini, peserta bisa merasakan emosi saat saling menggeret, tetapi tidak ada dendam. Ada aura emosi, namun semuanya tetap dijalankan dengan kepala dingin dan penuh persaudaraan.”

Sementara itu, Kelian Desa Adat Tenganan Dauh Tukad, Wayan Tisna, mengapresiasi kehadiran dan keterlibatan De Gadjah dalam tradisi Geret Pandan. Menurutnya, De Gadjah tidak hanya hadir sebagai tamu, tetapi secara konsisten ikut ngayah dan mendukung pelestarian tradisi setiap tahunnya.

Wayan Tisna, Kelian Desa Adat Tenganan Dauh Tukad, mengatakan “Kami sangat mengapresiasi semangat Bapak De Gadjah dalam melestarikan tradisi Geret Pandan. Beliau sangat humble dan luar biasa. Setiap tahun selalu hadir mendukung, bahkan ikut ngayah turun langsung mengikuti Geret Pandan bersama masyarakat. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi kami untuk menjaga kelestarian tradisi leluhur.”tandasnya. (Ami)

Kamis, 02 Juli 2026

Pembangunan Policentral RSUD Wangaya Senilai 100 M Melampui Target

Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar , Bali Kini  - Pembangunan Gedung Policentral RSUD Wangaya Denpasar senilai sekitar Rp 100 miliar sudah dikerjakan. Saat ini progres pembangunan telah memasuki minggu keempat, bahkan tercatat telah melampaui target yang ditetapkan,. 

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, Putu Tony Marthana Wijaya, Kamis (2/7) mengatakan realisasi fisik pembangunan mencapai 3,395 persen, sedangkan target pada periode yang sama sebesar 2,187 persen. 

Dengan capaian tersebut, proyek mencatat deviasi positif 1,209 persen. “Pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai jadwal dan progresnya saat ini berada di atas target yang telah direncanakan,” ujar Tony.

Pekerjaan konstruksi dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan masa pelaksanaan dari 2 Juni sampai 21 Desember 2026. Selama periode tersebut, kontraktor ditargetkan menuntaskan pembangunan gedung hingga siap difungsikan.

Gedung Policentral dibangun setinggi lima lantai sebagai pusat pelayanan poliklinik RSUD Wangaya. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan rawat jalan yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sekaligus memberikan layanan yang lebih terintegrasi kepada masyarakat.

Pembangunan ini sepenuhnya dibiayai melalui APBD Kota Denpasar 2026 setelah rencana pengembangan rumah sakit melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) tidak terealisasi. Pemerintah Kota Denpasar kemudian mengalokasikan anggaran sekitar Rp 100 miliar agar pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan tetap dapat dilaksanakan.

Gedung baru ini menjadi bagian dari pengembangan jangka panjang RSUD Wangaya dalam meningkatkan kapasitas sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Bali. Selain menambah ruang pelayanan, pembangunan juga diharapkan mampu menjawab terus meningkatnya jumlah kunjungan pasien sehingga pelayanan kesehatan dapat berlangsung lebih optimal.

Progres saat ini berada di atas target, Pemkot Denpasar optimistis pembangunan Gedung Policentral dapat diselesaikan sesuai jadwal pada akhir Desember 2026 sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.(*)

SATRESKRIM POLRES KARANGASEM TERIMA PENGHARGAAN ATAS PRESTASI UNGKAP KASUS MENONJOL

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karangasem menerima penghargaan atas keberhasilannya mengungkap sejumlah kasus menonjol di wilayah Kabupaten Karangasem.Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian upacara Hari Bhayangkara ke-80 pada tanggal 1 Juli 2025 di Lapangan Tanah Aron Karangasem.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja personel Satreskrim dalam mengungkap berbagai tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Di antaranya kasus pencurian sapi, pencurian kabel Telkom, pencurian ketu atau bawa, pencurian sepeda motor, serta sejumlah kasus kriminal lainnya.

Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada personel yang telah bekerja keras mengungkap berbagai kasus yang menjadi perhatian masyarakat. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.”tandasnya.

Kapolres menambahkan, keberhasilan pengungkapan kasus tidak lepas dari dukungan masyarakat yang turut memberikan informasi kepada kepolisian. Karena itu, sinergi antara Polri dan masyarakat akan terus diperkuat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karangasem menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, penegakan hukum, serta menghadirkan rasa aman bagi seluruh masyarakat. (Ami)

Rabu, 01 Juli 2026

Bunda Rai Semangati Generasi Muda Tabanan Tampil Maksimal di Lomba HKG PKK Provinsi Bali 2026

Tabanan ,Bali Kini Wujud dukungan nyata kepada generasi muda diperlihatkan Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan. Rabu, (1/7), Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, yang akrab disapa Bunda Rai hadir langsung menyemangati para peserta asal Tabanan dalam Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dan lomba Memasak pada rangkaian Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12 Juli 2026, tersebut digelar di Gedung Wanita Narigraha, Denpasar, dan diikuti oleh perwakilan dari sembilan Kabupaten/Kota se-Bali.

 

Bunda Rai hadir memberikan semangat kepada para generasi muda Tabanan yang dipercaya mewakili daerahnya dalam ajang tersebut. Kabupaten Tabanan diwakili oleh SMA Negeri 1 Kediri (Bakta) pada lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, serta SMK Saraswati 3 Tabanan pada lomba Memasak Olahan Menu Pangan Lokal Non Beras dan Olahan Ikan. Dimana kegiatan saat itu dibuka oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, serta dihadiri para Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, sekretaris TP PKK, Kepala Dinas PMD Provinsi Bali, Kepala Dinas PMD Kabupaten/Kota, dan seluruh peserta dari Kabupaten/Kota se-Bali.

 

Ny. Putri Koster menjelaskan bahwa perlombaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK yang akan diselenggarakan secara nasional di Makassar dan puncaknya di Bali akan digelar pada 24 Juli 2026, yakni di Ardha Candra Denpasar. Ia menegaskan, lomba tahun ini secara khusus menyasar generasi muda sebagai upaya membangun karakter, kesehatan, dan kecintaan terhadap budaya Bali.

 

Lomba senam ini dibuat dengan unsur seni dan olahraga serta filosofi dari bapak Gubernur Bali yang ada di dalamnya, agar anak-anak ibu selalu menjaga kesehatan dan jauhi narkoba. Lomba paduan suara membutuhkan keharmonisan, kekompakan, dan keindahan. Sementara lomba memasak mengasah talenta anak-anak kita, agar mengetahui bagaimana menjaga kesehatan lewat makanan, agar Bali kedepannya memiliki angka stunting yang paling kecil bahkan zero stunting,ujar Ny. Putri Koster.

 

Sejalan dengan semangat tersebut, Bunda Rai menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan penampilan dari Duta Kabupaten Tabanan. Menurutnya, keberanian generasi muda untuk tampil dan mengharumkan nama daerah merupakan wujud semangat yang membanggakan serta layak mendapatkan dukungan dan apresiasi dari seluruh masyarakat.

 

Saya sangat mengapresiasi semangat, kerja keras, dan penampilan adik-adik yang telah mewakili Kabupaten Tabanan. Teruslah percaya diri, tampilkan kemampuan terbaik, dan jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berkembang. Kalian adalah generasi penerus yang akan menjaga budaya, kesehatan, dan masa depan Bali,tegas Bunda Rai.

 

Lebih lanjut, Bunda Rai juga menyampaikan komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam berbagai program TP PKK Provinsi Bali, termasuk mendukung seluruh rangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK Tahun 2026 sebagai wadah pembinaan karakter, kreativitas, dan pengembangan potensi generasi muda.

 

Selain itu, Bunda Rai juga berharap para peserta Duta Kabupaten Tabanan pada ajang ini mampu meraih prestasi dan juga memperoleh pengalaman berharga, memperluas wawasan, serta semakin termotivasi untuk terus berkarya dan menjadi generasi muda yang sehat, berkarakter, dan mencintai budaya Bali. Begitupun sebagai generasi muda mampu agar terus berkarya dan turut aktif membangun Tabanan yang kita cintai.

ABK HILANG SEJAK KEMARIN, TIM SAR UPAYAKAN PENCARIAN.


BULELENG , BALI KINI  --- Seorang ABK Kapal Turmalin 384310 terjatuh ke laut di Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa (30/6/2026) pukul 00.30 Wita. Dari informasi yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, diketahui identitas korban atas nama Rafles Tafa Kusuma (17), beralamat Jalan Murai, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. 

Kronologisnya, sesaat sebelum kejadian pada hari Senin, sekitar pukul 21.00 Wita korban terlihat turun dari kapal Turmalin 384310  menuju Pantai Pasir  Putih Banyu Wedang dengan menggunakan speed boat warna orange dalam keadaan mabuk. Malam harinya, korban hendak balik kembali menuju kapal, namun sampai hari Selasa siang korban belum berada di kapal. Speed boat nya ditemukan terdampar di pesisir pantai oleh warga. Telah diupayakan untuk pencarian namun korban belum ditemukan, kemudian kejadian itu dilaporkan ke pihak terkait. 

"Informasinya kami terima hari ini pada pukul 06.40 Wita dan segera diberangkatkan 7 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng menuju lokasi kejadian," jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Pencarian sorti 1 dilaksanakan kurang lebih pukul 07.50 Wita dengan menggunakan 1 unit rubber boat. Hingga 3 jam pencarian hasilnya masih nihil. Penyisiran di perairan kembali dilakukan pada pukul 13.20 wita menggunakan 1 unit rubber boat (6 personel) dan 1 unit sekoci kapal (4 personel). Mereka sempat melakukan pencarian di bawah laut dengan cara snorkling dan diving. Dengan jarak pandang kurang lebih 2 meter, 2 orang menyelam sedalam 10 meter. Sementara itu SRU darat berjalan menyusuri sepanjang bibir pantai. Hingga saat ini hasilnya masih nihil. 

Unsur SAR yang terlibat upaya pencarian korban diantaranya dari Pos Pencarian dan Pertolongan Denpasar, TNI AL, Polairud, KPLP Pos Pengamatan, Polsek Gerogak, BPBD Buleleng, Satpol PP Grogak, Babinsa Pejarakan Babinkamtibmas Grogak dan pihak rekan/keluarga korban. (ayu)

Peringati HKG PKK ke-54, TP PKK Bangli Semarakkan Lomba Senam, Paduan Suara hingga Memasak di Tingkat Provinsi Bali


DENPASAR , BALI KINI – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bangli turut ambil bagian dalam memeriahkan Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung pada Rabu 1 Juli 2026 hingga kamis besok di Gedung Narigraha Dharma Wanita Renon dan Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar.

Kehadiran kontingen Kabupaten Bangli mendapat dukungan langsung dari Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, beserta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Bangli. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta yang mewakili Kabupaten Bangli dalam berbagai cabang perlombaan.

Peringatan HKG PKK ke-54 tahun ini dimeriahkan dengan sejumlah lomba yang menampilkan kreativitas, kekompakan, dan keterampilan para kader PKK, di antaranya Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Lomba Paduan Suara, serta Lomba Memasak berbasis pangan lokal.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat dan antusiasme kader PKK dari sembilan kabupaten/kota di Bali yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan HKG PKK tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antar-kader PKK se-Bali.

Di sela kegiatan, Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen Bangli yang telah mempersiapkan diri dengan maksimal.
"Kami hadir tidak hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk belajar, berbagi inspirasi, dan memperkuat implementasi program pokok PKK. Kontingen Bangli telah bersiap dengan matang, dan kami optimistis dapat memberikan penampilan terbaik," ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam peringatan HKG PKK ke-54 ini, TP PKK Kabupaten Bangli berharap dapat terus meningkatkan kualitas kader serta memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Semarak kegiatan di Denpasar menjadi bukti komitmen TP PKK Kabupaten Bangli untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Peringatan HUT Ke-29 Perumda Tirta Sewakadarma

Ket foto : Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, saat menghadiri puncak peringatan HUT Ke-29 Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma di Wantilan IPA Belusung, Denpasar, Rabu (1/7).

Pemkot Denpasar Dorong Inovasi dan Pelayanan Air Minum Berkelanjutan
.

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar mengapresiasi berbagai inovasi yang terus dilakukan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sejalan dengan semangat Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-29 yang mengusung tema "Harmonisasi Air Berkelanjutan Menuju Denpasar Maju", Perumda diharapkan terus memperkuat inovasi, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga pelayanan prima guna mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar.

Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, saat menghadiri puncak peringatan HUT Ke-29 Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma di Wantilan IPA Belusung, Denpasar, Rabu (1/7).

Lebih lanjut dijelaskan, Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma telah menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui berbagai terobosan dan inovasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Berbagai capaian tersebut menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Denpasar.

"Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma dalam peningkatan kualitas pelayanannya telah melakukan beberapa terobosan secara kontinu serta terus berbenah dalam meningkatkan kinerjanya. Kami sangat mengapresiasi capaian yang telah diraih. Berbagai inovasi yang dilakukan merupakan upaya untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat Kota Denpasar," ujar Eddy Mulya membacakan sambutan Wali Kota Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan, Pemerintah Kota Denpasar mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan HUT Ke-29 Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma. Momentum peringatan hari jadi ini diharapkan mampu memperkuat semangat seluruh insan Perumda untuk terus bersinergi, meningkatkan kreativitas, serta menyempurnakan pelaksanaan tugas dalam mewujudkan pelayanan air minum yang semakin berkualitas. Hal ini selaras dengan tema HUT tahun ini yang menitikberatkan pada harmonisasi pengelolaan air secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Denpasar Maju.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa, mengatakan bahwa tema HUT Ke-29 mengandung makna pentingnya menyelaraskan pengelolaan sumber daya air, pembangunan infrastruktur, serta kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan, sehingga kebutuhan air minum yang aman bagi masyarakat saat ini tetap dapat terjaga tanpa mengurangi hak generasi mendatang.

"Implementasi tema tersebut kami wujudkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh aspek lingkungan, sosial, dan pelayanan. Mulai dari penanaman 100 pohon di bantaran Sungai Ayung, aksi bersih Pantai Sidakarya, pembagian mesin pencacah sampah organik, donor darah yang berhasil menghimpun 171 kantong darah, pembagian 200 paket sembako, hingga program diskon 50 persen sambungan baru dan penyambungan kembali gratis bagi eks pelanggan," ujar Putu Yasa.

Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan hasil audit BPKP Tahun Buku 2025, Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma berhasil mencatatkan peningkatan kinerja dengan nilai 4,23 atau kategori sehat, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,19. Laba perusahaan juga meningkat dari Rp.47 miliar menjadi Rp.51 miliar. Selain itu, tingkat kehilangan air (Non-Revenue Water/NRW) berhasil ditekan dari 34,05 persen menjadi 33,92 persen, sementara kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan telah memenuhi ketentuan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.

Meski demikian, Putu Yasa mengatakan bahwa Perumda terus mempercepat perbaikan kebocoran melalui tim respons cepat, melakukan inspeksi jaringan secara berkala, mengganti meter air yang telah berusia di atas lima tahun, membentuk District Meter Area (DMA), melakukan penggantian pipa, serta mengoptimalkan distribusi air dari SPAM Penet dan SPAM Petanu melalui usulan pemasangan booster pada jaringan distribusi utama.

"Melalui semangat HUT Ke-29 ini, Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat inovasi, serta menghadirkan tata kelola perusahaan yang profesional dan berkelanjutan. Sinergi bersama Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh masyarakat diharapkan mampu mewujudkan pelayanan air minum yang semakin andal sebagai bagian dari pembangunan Kota Denpasar yang maju, nyaman, dan berkelanjutan," ujarnya. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Camat Denapsar Utara, I Wayan Ariyanta, Jajaran Dewan Pengawas dan Komite Pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, perwakilan masyarakat dan komunitas, serta undangan lainya. 

Dalam kesempatan tersebut juga turut diserahkan bantuan kepada 8 banjar yakni Banjar Lumintang Desa Dauh Puri Kaja, Banjar Belusung Desa Peguyangan Kaja, Banjar Pondok Desa Peguyangan Kaja, Banjar Uma Desa Desa Peguyangan Kaja, Banjar Kedaton Kesiman Desa Kesiman Petilan, Banjar Peken Desa Sumerta Kaja, Banjar Pande Desa Sumerta Kaja dan Banjar Kepisah Desa Pedungan. 

Selain itu turut dierahkan pula bantuan kepafa komunitas yakni Komunitas Peduli Sungai Gas Kopling, Komunitas Peduli Sungai Seruling Ayung Lestari dan Team Gila Selingkuh. Apresiasi juga diberikan kepada pegawai terbaik, lomba kebersihan ruangan serta kebersihan sarana prasarana dan toilet. (Ags/HumasDps).
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved