-->

Kamis, 17 September 2026

KOMISI III DPRD KARANGASEM SOROTI KABEL SEMRAWUT


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini - Keberadaan kabel listrik dan jaringan provider yang semrawut serta menjuntai di sejumlah kawasan di Karangasem kembali menjadi sorotan DPRD Karangasem.

Komisi III DPRD Karangasem, I Nyoman Sumadi, mendorong pemerintah daerah segera melakukan penataan sekaligus menyiapkan regulasi yang jelas terkait keberadaan jaringan kabel di wilayah perkotaan.

“Persoalan kabel tidak hanya menyangkut estetika tata ruang kota, namun juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat,” tandasnya, ketika ditemui diruangannya pada Kamis (17/9/2026).

Kabel yang kendor hingga jatuh ke badan jalan disebut telah beberapa kali menyebabkan kecelakaan. Bahkan, anak dari I Nyoman Sumadi sendiri pernah menjadi korban hingga mengalami luka cukup serius pada bagian rahang akibat insiden kabel tersebut.

Sumadi menilai pemerintah perlu melakukan identifikasi terhadap titik-titik yang saat ini dipenuhi tiang dan kabel dari berbagai provider.

Penataan dapat dilakukan melalui penerapan tiang bersama, sehingga keberadaan tiang tidak semakin memenuhi ruang publik dan mengganggu estetika kawasan kota.

Selain itu, pemerintah daerah dinilai perlu memiliki perencanaan jangka panjang untuk membangun jaringan kabel bawah tanah.

Pembangunan jaringan bawah tanah ini, menurut Sumadi, dapat dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan pembangunan atau pembukaan saluran drainase, sehingga jaringan induk kabel dapat sekaligus dipersiapkan.

Pemerintah juga diminta menetapkan target kawasan, khususnya pada titik-titik ramai dan pusat kota, agar secara bertahap tidak lagi terdapat kabel yang melintang di atas jalan.

Sumadi menegaskan, penataan jaringan kabel membutuhkan keterlibatan seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah, provider, hingga instansi teknis lainnya.

Ia meminta persoalan tersebut tidak saling dilempar antarinstansi, terlebih jika kondisi kabel yang membahayakan masyarakat dibiarkan hingga kembali menimbulkan korban. (Ami)

Hakim Lanjutkan Perkara Hukum Soparadik, Pensiunan Anggota Polda Bali


Denpasar , Bali Kini  - Hasil putusan sela atas perkara dugaan pemalsuan sporadik dengan terdakwa pensiunan ASN Polda Bali, terdakwa AA DR oleh Majelis hakim PN Denpasar tetap dilanjutkan untuk pembuktian dalam perkara hukum. 

Putusan yang dibacakan Kamis (19/9) di ruang sidang Utama dengan diketuai Putu Gde Novyarta,  isinya menolak perlawanan pihak terdakwa. Terdakwa sebelumnya meminta penundaan sidang lantaran masih ada perkara lain (upaya hukum peninjauan kembali). 

Namun demikian, hakim menolak perlawanan tersebut, dan meminta JPU Eddy Arta Wijaya, melakukan pembuktian dengan menghadirkan saksi-saksi. 
Karena saksi belum siap, maka sidang pembuktian dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. Ada sekitar empat saksi yang bakalan disiapkan JPU untuk sidang selanjutnya. 

Sebelumnya, AA Dr dalam dakwaan JPU yang dibacakan di PN Denpasar, disebutkan diduga memalsukan surat yang dapat menimbulkan suatu hak, perikatan atau pembebasan utang atau yang diperuntukkan sebagai bukti dari suatu hak, dengan maksud untuk menggunakan atau meminta orang lain menggunakan seolah – olah isinya benar dan tidak palsu.

Yakni surat pernyataan penguasaan tanah (sporadik) tanggal 11 Juli 2023 yang dibuat dan ditandatangani terdakwa AA Dr, yang persi JPU dibuat dengan keadaan yang tidak sebenarnya.

"Karena dalam kenyataannya penguasaan objek tanah digarap atau disakap oleh I Nyoman Redo dan I Wayan Kebul sejak tahun 1960 secara turun temurun sampai dengan saat ini, dan setiap hasil panen dari garapan tersebut diserahkan kepada AA MK ataupaun AA DP," Tertuang dalam perkara. 

Namun dalam dakwaan JPU, terdakwa AA Dr tidaklah benar menguasai tanah  sejak tahun 1900. Masih dalam dakwaan JPU,  dengan dibuatnya sporadik tanggal 11 Juli 2023 dan kemudian diajukan ke BPN Kota Denpasar untuk membuat sertifikat. "Atas hal itu, AA DP dan MK disebut mengalami kerugian sebesar Rp 19 miliar," Tertuang dalam perkara dakwaan.(Jro)

Dewan Akan Kawal Soal Pengadaan LPJU di Denpasar


Denpasar , Bali Kini - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar. 

Proses pengadaan LPJU melalui skema KPBU ini sendiri telah direncanakan sejak 2023. Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, Kamis (17/9), bahwa  proses KPBU LPJU saat ini masih berada di ranah simpul KPBU. Di sisi lain, kelompok kerja (Pokja) di lingkungan Dishub terus melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan. “Bagaimana biar berproses dengan baik sesuai dengan regulasi, memenuhi aspek teknis, finansial, dan seterusnya,” ujar Sriawan.

Mengenai target penyelesaian, Sriawan mengatakan pihaknya akan mendorong agar proses tersebut dapat berlangsung secepat mungkin. Namun, waktu penyelesaian juga bergantung pada pihak pemrakarsa. “Kita secepatnya karena ini kan tergantung pemrakarsa. Semakin cepat pemrakarsa, semakin cepat juga untuk ini selesai,” katanya.

Dalam rencana tersebut, sekitar 16 ribu titik LPJU di Kota Denpasar akan diganti menggunakan lampu berbasis light emitting diode (LED). Penggantian ini diharapkan dapat mempercepat penerapan program smart light di Kota Denpasar.

Selain mendukung penerapan sistem penerangan yang lebih modern, penggunaan LED juga dinilai dapat menekan konsumsi listrik. Teknologi tersebut memiliki tingkat efisiensi lebih baik dibandingkan lampu konvensional, dengan daya yang dapat disesuaikan.

“LED kan lebih hemat dari konvensional. Kami berharap ini cepat berlaku penggantian karena kami harap juga pengendara di Kota Denpasar bisa lebih nyaman. Begitu juga kecelakaan lalu-lintas agar bisa berkurang,” ujar Sriawan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede membenarkan bahwa FS KPBU LPJU saat ini telah memasuki tahap finalisasi.
Ia meminta Pokja dan simpul KPBU terus melakukan pengawalan terhadap setiap tahapan proses. 

Menurutnya, pengawalan diperlukan agar proses KPBU dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan dan tidak menimbulkan hambatan pada tahap berikutnya.

"Dengan pengawalan tersebut, rencana penggantian LPJU di Kota Denpasar diharapkan dapat berlanjut sesuai ketentuan hingga memasuki tahapan pelaksanaan," Singkat Sriawan.

Rabu, 16 September 2026

Monev Penyelenggaraan Pemerintahan di Banjarangkan, Wabup Tjok Surya Apresiasi Kinerja Desa dan Dorong Optimalisasi Pengelolaan Sampah

Klungkung, Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya, memimpin langsung kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan yang berlangsung di Kantor Camat Banjarangkan, Rabu (16/9).

Kegiatan evaluasi ini dilaksanakan setelah tim monev turun ke lapangan untuk meninjau langsung pelaksanaan program di dua desa sampel, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. Monitoring mencakup empat bidang utama penyelenggaraan pemerintahan desa, yakni Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Tjok Surya mengapresiasi kinerja perangkat desa karena hasil monev menunjukkan capaian data yang sudah cukup baik. Pihaknya meminta agar praktik baik yang ada dapat dipertahankan, ditingkatkan secara berkelanjutan, serta direplikasi oleh desa-desa lainnya di Kabupaten Klungkung.

"Secara umum penyelenggaraan pemerintahan sudah berjalan dengan baik. Saya berharap desa-desa lainnya juga bisa mengikuti standar ini. Tolong data dan kelengkapan administrasi yang masih kurang segera dilengkapi," tegas Wabup Tjok Surya.

Selain capaian administrasi dan pembangunan, perhatian khusus juga diberikan pada sektor lingkungan dan digitalisasi pelayanan seperti pengelolaan sampah, Desa diimbau untuk mengoptimalkan pemilahan sampah dari sumbernya serta terus meningkatkan peran serta dan kesadaran masyarakat dalam penanganan sampah.
 
Sementara Capaian Identitas Kependudukan Digital (IKD) sementara ini di Kecamatan Banjarangkan Tim monev mencatat Desa Aan meraih capaian IKD tertinggi di Kecamatan Banjarangkan dengan angka 30,74 persen, disusul oleh Desa Getakan di posisi kedua dengan 29,19 persen.

Wabup Tjok Surya berharap sinergi antara pemerintah kecamatan dan desa terus terjalin erat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyaraka (*)

Bupati Satria Bersama PYP Group Salurkan Sembako dan Bantuan Pendidikan untuk Warga Kurang Mampu di Dawan dan Banjarangkan


Klungkung , Bali Kini - Usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Mentigi, Nusa Penida, Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Ny. Eva Satria bersama Anggota PYP Group melanjutkan kegiatan sosial dengan menyerahkan bantuan paket sembako serta bantuan biaya sekolah sebesar Rp1.600.000 kepada anak yatim piatu. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, dan Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (12/9).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria mengapresiasi sinergi dan kepedulian PYP Group yang konsisten turun langsung berbagi kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya warga kurang mampu dan anak yatim piatu. "Semoga bantuan ini bermanfaat dan para penerima senantiasa diberikan kesehatan. Khusus untuk anak yatim piatu, agar bantuan biaya sekolah ini bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya," harap Bupati Satria.

Bantuan diserahkan secara langsung kepada para penerima yang telah terdata di masing-masing wilayah. Di Desa Kusamba, bantuan diberikan kepada I Nyoman Kaplag (lansia petani garam), I Nengah Kertayasa (lansia petani garam), I Wayan Sudarma (lansia nelayan), I Nengah Rena (lansia nelayan), dan Abimanyu Putra Kusuma (anak yatim piatu). Sementara itu, di Dusun Sarimerta, Desa Negari, bantuan diserahkan kepada I Gusti Ngurah Sudarma Putra (lansia kurang mampu), I Gst Ayu Cereme (lansia kurang mampu), dan I Gusti Ngurah Bagus Janiasa (anak yatim piatu).


Bupati Satria Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Mentigi Senilai Rp 99 Miliar


Klungkung , Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, memimpin peletakan batu pertama (groundbreaking) tanda dimulainya Pembangunan Pasar Mentigi di Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Sabtu (12/9). Pasar Mentigi ini dirancang sebagai pusat perekonomian baru sekaligus motor penggerak pariwisata di Nusa Penida. Mengusung konsep perpaduan pasar rakyat dan pasar seni yang menghadap ke utara, pasar ini menawarkan lanskap pemandangan laut lepas berlatar kemegahan Gunung Agung, sehingga tampil jauh lebih representatif dan modern.

"Pembangunan pasar ini dilaksanakan secara bertahap selama dua tahun. Saya tugaskan dinas terkait untuk benar-benar mengawal proses pembangunannya, dan yang terpenting harus dikerjakan secara maksimal oleh rekanan dengan kualitas yang bagus serta selesai tepat waktu," tegas Bupati Satria.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria juga menyampaikan apresiasi kepada para pedagang yang untuk sementara direlokasi ke area Lapangan Umum Desa Sampalan selama proses konstruksi berlangsung. “Jadi para pedagang agar senantiasa bersabar dan berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan pasar setelah proyek ini rampung pasar selalu terlihat bersih dan tentunya nyaman dikunjungi,” harapnya.

Selain sektor perdagangan, Bupati Satria turut menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menggali potensi pariwisata guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Demi mewujudkan kemajuan yang merata di berbagai sektor untuk Pembangunan Kabupaten Klungkung perlu adanya sinergi yang kuat antar lini baik itu antar OPD maupun dukungan masyarakat, mewujudkan hal itu, saya meminta kerjasama yang baik antar OPD selama ini agar terus dijaga dan terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Klungkung, I Komang Dharma Suyasa, menjelaskan bahwa proyek strategis ini menelan total anggaran sekitar Rp 99 miliar. Pekerjaan fisik tahap pertama dijadwalkan rampung pada 26 Desember 2026, yang kemudian akan dilanjutkan dengan tahap kedua pada tahun 2027 oleh PT Pandu Jaya Karya selaku penyedia jasa.(*)


Hadiri Maulid Akbar MDS II 2026, Wabup Tjok Surya Ajak Umat Muslim Perkuat Toleransi Antar Umat Beragama

Klungkung, Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, menghadiri acara Maulid Akbar Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rahmatan Lil 'Alamin II Tahun 2026 yang diselenggarakan di Banjar Losan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Jumat malam (11/9). Acara yang diinisiasi oleh Majelis Dzikir dan Sholawat Rahmatan Lil 'Alamin Bali ini digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Dalam arahannya, Wabup Tjok Surya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan keagamaan yang menjadi wadah silaturahmi sekaligus merawat toleransi guna mewujudkan masyarakat Klungkung yang harmonis, tenteram, aman, dan maju. “Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung titiang memberikan apresiasi tinggi kepada umat Muslim setempat atas komitmen dalam merajut silaturahmi. Mari bersama-sama menjaga warisan leluhur berupa kerukunan antarumat beragama ini dengan sebaik-baiknya,” pinta Wabup Tjok Surya. 

Selain itu, Wabup Tjok Surya juga memaparkan program pemerintah daerah untuk memperkuat hubungan antar masyarakat melalui Gerakan Peduli Satria berupa program insentif dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Klungkung bagi rohaniawan lintas agama dengan tujuan merawat kerukunan, memperkuat toleransi, dan wujud perhatian nyata kepada tokoh agama di Klungkung. “Semoga dengan program ini nantinya dapat semakin mempererat tali persaudaraan antar umat di Kabupaten Klungkung dengan sebaik-baiknya,” harapnya.(*)


Pastikan Infrastruktur Aman, Bupati Satria Cek Senderan Jalan Limo–Batukandik


Klungkung , Bali Kini - Usai menghadiri rangkaian upacara keagamaan Taur Balik Sumpah Agung, Yama Raja Melaspas, Ngadegang lan Masupati Pralingga, serta Caru Manca Rupa di Kahyangan Jagat Pura Puncak Mundi, Bupati Klungkung I Made Satria langsung meninjau proyek perbaikan senderan di ruas jalan Pertigaan Limo–Batukandik, Kecamatan Nusa Penida, Jumat (11/9).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Satria didampingi oleh Ketua TP PKK Klungkung Ny. Eva Satria, Camat Nusa Penida, I Kadek Yoga Kusuma, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Tjokorda Gde Romy Tanaya.

Bupati Satria memastikan pengerjaan senderan jalan berjalan sesuai standar mutu dan target waktu. Langkah perbaikan ini dinilai sangat vital guna mencegah bahaya tanah longsor dan menjaga kelancaran konektivitas warga serta wisatawan di wilayah Nusa Penida.

"Infrastruktur jalan yang aman dan kokoh adalah prioritas kita, terlebih di kawasan Nusa Penida dengan kontur wilayah yang berbukit. Perbaikan senderan ini penting untuk menjamin keselamatan pengguna jalan serta menjaga mobilitas perekonomian warga tetap lancar," ujar Bupati Satria di sela-sela peninjauan.

Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berkomitmen untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur publik secara merata, baik di wilayah daratan maupun kepulauan Nusa Penida. Melalui pemantauan langsung ini, diharapkan pengerjaan fisik dapat rampung tepat waktu sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan secara maksimal oleh masyarakat setempat.

Wawali Arya Wibawa Hadiri Pujawali Merajan Agung Bendesa Manik Mas dan Prati Sentana Arya Kanuruhan di Renon

KET. FOTO : Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri Upacara Pujawali Merajan Agung Pretisentana Bendesa Manik Mas dan Upacara Dewa Yadnya Piodalan lan Bhuta Yadnya Mecaru Rsi Gana Prati Sentana Sira Arya Kanuruhan Pangeran Tangkas Kori Agung Kelurahan Renon, Rabu (16/9).


DENPASAR, Bali Kini Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Upacara Pujawali Merajan Agung Pretisentana Bendesa Manik Mas dan Upacara Dewa Yadnya Piodalan lan Bhuta Yadnya Mecaru Rsi Gana Prati Sentana Sira Arya Kanuruhan Pangeran Tangkas Kori Agung Kelurahan Renon, Rabu (16/9).

Upacara tersebut dilaksanakan setelah proses renovasi bangunan merajan rampung dikerjakan. Dalam kesempatan tersebut Wawali Arya Wibawa juga menyerahkan punia. Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya beserta tokoh masyarakat setempat.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan pelaksanaan upacara pujawali dan piodalan ini diharapkan dapat meningkatkan srada dan bhakti masyarakat. Dengan selesainya renovasi palinggih, pura pemerajan ini diharapkan dapat terus bermanfaat khususnya bagi krama pengempon di Kelurahan Renon.

Sementara Ketua Panitia Karya di Merajan Agung Pretisentana Bendesa Manik Mas Banjar Kelod Renon I Nyoman Bhiantara Lely mengucapkan terima kasih kepada Wakil Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota Denpasar.

"Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Denpasar, terutama Bapak Wakil Wali Kota yang sudah berkenan hadir menyaksikan upacara ini dan memberikan stimulan. Semoga ke depan para pengempon pura bisa menjalankan swadharma untuk kepentingan umat bersama," ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Ketua Panitia Karya di Merajan Prati Sentana Sira Arya Kanuruhan Pangeran Tangkas Kori Agung Banjar Tengah Kelurahan Renon I Made Dedy Suarnaya. Ia mengatakan upacara ini dilaksanakan sehubungan dengan selesainya pemugaran palinggih pura dan tembok penyengker.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar karena sudah membantu dalam pembangunan pura," ujarnya.(ays)

Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Capaian Duta Seni Kota Denpasar di PKB ke-48.


DENPASAR, BALI KINI - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengapresiasi capaian para Duta Seni Kota Denpasar yang telah tampil dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri evaluasi pelaksanaan PKB ke-48 bersama pembina seni, koordinator seni, serta para seniman Duta Kota Denpasar di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu (16/9) siang.

Turut hadir Anggota DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, serta sejumlah tokoh dan pelaku seni di Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan penampilan seluruh Duta Seni Kota Denpasar selama mengikuti PKB ke-48. Menurutnya, capaian yang diraih menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas seni dan kreativitas seniman Kota Denpasar.

“Terlepas dari capaian yang diraih, para Duta Kota Denpasar telah tampil maksimal dalam gelaran PKB ke-48. Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus mendukung para seniman di Kota Denpasar. Semoga melalui evaluasi dan persiapan yang lebih matang, Duta Kesenian Kota Denpasar dapat tampil semakin baik pada gelaran Pesta Kesenian Bali di tahun-tahun mendatang,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, dalam laporannya menyampaikan bahwa Duta Kesenian Kota Denpasar mengikuti PKB ke-48 yang berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026 di Taman Budaya Bali (Art Center) Denpasar. Dari 21 materi PKB yang digelar di tingkat Provinsi Bali, Duta Kota Denpasar mengikuti 20 materi, yang terdiri atas satu materi pawai (Peed Aya), 10 materi parade (Utsawa), tiga materi pagelaran (Rekasadana), dan enam materi lomba (Wimbakara).

Pada materi lomba, Duta Kota Denpasar berhasil meraih sejumlah prestasi, di antaranya Juara I Lomba Taman Penasar, Juara I Lomba Bapang Barong Ket, Juara II Lomba Mesatua Bali, Juara II Lomba Mewarnai, Juara III Lomba Gender Wayang Anak-anak, serta sejumlah juara harapan pada Lomba Seni Lukis Wayang Klasik dan Mesatua Bali.

“Secara keseluruhan, Duta Kota Denpasar berhasil meraih dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi dan semangat para seniman Kota Denpasar dalam mengikuti PKB ke-48 Tahun 2026,” jelas Raka Purwantara.

Raka Purwantara menambahkan, hasil evaluasi PKB ke-48 akan menjadi bahan untuk mempersiapkan keikutsertaan Duta Kesenian Kota Denpasar pada PKB ke-49 Tahun 2027. Persiapan akan dilakukan secara lebih matang sehingga para seniman dapat terus berkarya sekaligus mengaktualisasikan kreativitasnya dalam mengimplementasikan tema sentral PKB.

“Untuk PKB ke-49 Tahun 2027, tentu akan dipersiapkan lebih matang dan maksimal. Harapannya, para seniman kita dapat berkarya dan mengaktualisasikan karyanya dengan lebih baik, sekaligus mengimplementasikan tema sentral PKB,” ungkapnya.

Untuk diketahui, PKB ke-49 Tahun 2027 mengusung tema “Wana Kerthi: Byana Sandharana Loka”, yang bermakna “Hutan Penyangga Kehidupan”. Tema tersebut akan menjadi salah satu pijakan dalam pengembangan dan penyajian karya seni pada pelaksanaan PKB tahun mendatang. (esa-gita).
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved