-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Jumat, 08 Mei 2026

Bupati Jembrana Lepas 90 Calon Jamaah Haji, Pemkab Tingkatkan Fasilitas Akomodasi di Surabaya

JEMBRANA , BALI KINI – Bupati Jembrana secara resmi melepas keberangkatan 90 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Jembrana tahun 1447 H / 2026 M bertempat di halaman Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Jumat (8/5). Dalam pelepasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen meningkatkan pelayanan bagi jamaah dengan menambah fasilitas bantuan akomodasi selama perjalanan menuju embarkasi.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa tahun ini pemerintah daerah tidak hanya memfasilitasi transportasi bus menuju Surabaya, tetapi juga menambah bantuan biaya menginap satu malam di hotel saat tiba di Surabaya sebelum jamaah memasuki asrama haji.

​"Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi bentuk perhatian dan kebersamaan pemerintah daerah dengan masyarakat. Kami ingin para jamaah berangkat dengan perasaan tenang, nyaman, dan bahagia sehingga bisa lebih fokus mempersiapkan ibadah," ujar Bupati di hadapan para jamaah dan keluarga yang memadati lokasi acara.
Bupati Kembang Hartawan dinobati sebagai Duta Sahabat Haji atas Apresiasi dan Kontribusi Nyata Kepada Jemaah Haji Jembrana oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Dan Umrah Provinsi Bali. 

​Bupati juga menitipkan pesan agar para jamaah senantiasa menjaga kesehatan serta menjaga nama baik Kabupaten Jembrana selama berada di Tanah Suci. Beliau berharap jamaah asal Jembrana dikenal sebagai jamaah yang ramah, tertib, dan penuh toleransi.
"Saya titip doa untuk Kabupaten Jembrana. Doakan agar masyarakat kita sehat, ekonomi semakin baik, generasi muda sukses, serta daerah kita tetap aman dan harmonis," imbuhnya.
​Berdasarkan laporan teknis, jamaah haji Kabupaten Jembrana tahun ini merupakan bagian dari kuota Provinsi Bali yang berjumlah total 698 orang. Sebanyak 90 orang jamaah asal Jembrana tersebut terdiri dari 46 pria dan 44 wanita dengan rincian per kecamatan sebagai berikut:
• ​Kecamatan Negara: 38 orang
• ​Kecamatan Melaya: 27 orang
• ​Kecamatan Jembrana: 12 orang
• ​Kecamatan Mendoyo: 11 orang
• ​Kecamatan Pekutatan: 2 orang
​Tercatat, jamaah termuda atas nama Junda Fajlurrohman Izzudin (27 tahun) dan jamaah tertua atas nama Sakdan (84 tahun), keduanya berasal dari Kecamatan Melaya. Secara profesi, jamaah tahun ini didominasi oleh PNS (23 orang), disusul sektor swasta (22 orang), dan Ibu Rumah Tangga (17 orang).
​Rombongan jamaah haji Jembrana yang tergabung dalam Rombongan 6, 7, dan 8 Kloter 70 SUB ini dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 07.05 WIB. Guna memastikan kelancaran, Pemkab Jembrana telah menyiapkan 3 unit bus pengantar yang seluruh biayanya ditanggung sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

​Meningkatnya jumlah antrean haji di Jembrana yang kini mencapai 2.684 orang dengan masa tunggu hingga 29 tahun disebut Bupati sebagai indikator positif meningkatnya kesadaran religius sekaligus perkembangan ekonomi masyarakat Jembrana yang semakin membaik.

Wawali Kota Arya Wibawa Lepas 261 Calon Jamaah Haji Kota Denpasar

Ket. Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas secara resmi rombongan calon Jamaah Haji dari Kota Denpasar Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Terminal Ubung Denpasar, Jumat (8/5) sore.

Denpasar, Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas secara resmi rombongan calon Jamaah Haji dari Kota Denpasar Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Terminal Ubung Denpasar, Jumat (8/5) sore. Pelepasan ini merupakan tahapan serangkaian pelaksanaan ibadah Haji Tahun 2026.

Di mana nantinya seluruh calon jamaah haji akan menuju Embarkasi Sukolilo di Surabaya. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Agama Kemenhaj Kota Denpasar, Anwar Hidayat; Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmaja, perwakilan Polresta Kota Denpasar, serta calon Jemaah Haji Kota Denpasar Tahun 1447H/2026 M.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat ditemui di sela-sela kegiatan berpesan supaya calon Jamaah Haji senantiasa menjaga kesehatan saat mengikuti tahapan ibadah Haji.

Menurut Arya Wibawa, ibadah Haji merupakan ibadah fisik atau jasmani, maka selayaknya para jamaah untuk selalu menjaga kesehatan, dengan selalu berolahraga dan menjaga pola makan. Selain itu, ibadah Haji juga merupakan ibadah rohani atau jiwa, sehingga jamaah harus mampu memahami tata cara manasik haji dengan benar. “Ikuti bimbingan manasik yang dilakukan di tanah air maupun yang akan dilakukan di perjalanan dan di tanah suci. Ingatlah untuk saling menjaga, mengedepankan rasa menyame braya nanti di sana, serta saling mengingatkan dan tidak lupa juga untuk selalu berdoa agar bapak ibu sekalian dapat melaksanakan ibadah Haji dengan lancar, serta dapat kembali pulang ke tanah air dengan selamat dan menjadi Haji Mabrur,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Denpasar, Anwar Hidayat menyatakan, jemaah Haji Kota Denpasar yang berhak melunasi dan berangkat pada musim Haji 1447 H/2026 M sebanyak 261 orang, laki-laki 120 dan perempuan 138, 1 orang PHD dan 2 orang pembimbing KBIHU. Jemaah termuda usia 13 tahun dan tertua 83 tahun.

Di mana, jemaah Haji Kota Denpasar tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 70 dan 71 Embarkasi Surabaya yang akan terbang ke Arab Saudi pada 10 Mei dan terbang kembali ke tanah air pada 19 Juni 2026. “Tentunya  penyelenggaran ibadah Haji sendiri merupakan tanggung jawab pemerintah dan melibatkan banyak pihak. Oleh sebab itu, sejak awal Kantor Kementerian Haji dan Umrah  Kota Denpasar telah melakukan persiapan, di antaranya melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait, seperti Kantor Imigrasi, Dinas Kesehatan hingga Kantor Kesehatan Pelabuhan,” ungkapnya. (Ays).

Walikota Jaya Negara Sebut Sebagai Kerjasama Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster serangkaian sosialisasi bagi pengusaha di sektor Hotel, Restoran, Kafe/Katering (Horeka) dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) untuk mendukung optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber di Dharma Negara Alaya, Jumat (8/5).

Sektor Horeka dan DTW di Denpasar Komitmen Wujudkan Pengolahan Sampah Mandiri,


Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar terus bergerak dalam optimalisasi penanganan sampah di berbagai sektor. Kali ini, melalui Dinas Pariwisata, turut mengumpulkan pengusaha di sektor Hotel, Restoran, Kafe/Katering (Horeka) dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) untuk mendukung optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber di Dharma Negara Alaya, Jumat (8/5). Dalam kesempatan tersebut, pengusaha sektor Horeka dan DTW siap berkomitmen dalam mewujudkan pengolahan sampah berbasis sumber untuk pariwisata berkelanjutan. 

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Gubernur Bali, Wayan Koster, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Kepala Pusdal LH Bali Nusra, Ni Nyoman Santi, Kasubdit Penegakan Peraturan LH, Kementerian LH, Antonius Sarjanto, Pimpinan OPD, Stakeholder serta undangan lainya. 

General Manager Prama Sanur Beach Hotel, IGB Surya Candra Sasmita dalam sambutanya menekankan bahwa Sektor Horeka dan DTW memikiki komitmen dalam penanganan sampah. Terlebih, sebagai elemen penting pariwisata, sektor Horeka dan DTW rata-rata telah memiliki standarisasi pengolahan limbah, meski harus terus dioptimalkan. 

Gung Surya mengatakan bahwa, sektor Horeka dan DTW memiliki standarisasi yang baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya sertifkkasi ISO dan penghargaan Tri Hita Karana Award yang keduanya berdasar pada isu lingkungan, termasuk pengolahan sampah. 

"Tentunya kami siap berkomitmen untuk pengolahan sampah berbasis sumber, dan kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, atas dukungan dan komitmen dalam mendukung penanganan persampahan untuk pariwisata berkelanjutan," ujarnya. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas dukungan pengusaha atau pimpinan sektor Horeka dan DTW dalam penanganan persampahan. Hal ini tentu menjadi bukti sinergitas dan komitmen kerja bersama dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. 

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini sektor Horeka dan DTW menjadi salah satu penyokong perekonomian Denpasar. Karenanya, penting untuk mendukung terciptanya iklim pariwisata yang berkelanjutan serta ramah terhadap lingkungan, khususnya persampahan. 

Jaya Negara menambahkan, saat ini Pemkot Denpasar terus menggenjot pengolahan sampah berbasis sumber dengan menyasar berbagai sektor. Karenannya, usaha ini memerlukan komitmen serta dukungan bersama agar pelaksanaannya dapat berlangsung optimal. 

"Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama pimpinan di sektor Horeka dan DTW, kedepan kami di Pemerintah Kota Denpasar akan melaksanakan audit pengolahan limbah dengan sekama seperti CHSE, dan semoga upaya ini dapat mendukung terwujudnya pengolahan sampah berbasis sumber yang berkelanjutan," ujarnya. 

Sementara, Gubernur Bali, Wayan Koster dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe yang hadir mengikuti sosialisasi tersebut. la menegaskan bahwa persoalan sampah di Bali saat ini menjadi isu serius yang harus ditangani bersama, terutama karena sekitar 41 persen persoalan sampah bersumber dari sektor pariwisata Horeka.

Menurutnya, langkah dan pemetaan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung dalam pengelolaan sampah sudah sangat lengkap, mulai dari identifikasi sumber masalah, pola penanganan, hingga strategi jangka pendek, menengah, dan panjang. la mengaku terus memantau secara ketat perkembangan pengelolaan sampah di Bali, khususnya di wilayah Kota Denpasar. 

"Sudah ada kemajuan signifikan sejak dilakukan pengendalian sangat ketat pasca penutupan TPA Suwung. Ini harus terus ditingkatkan karena Bali yang bersih merupakan kebutuhan lingkungan kita agar masyarakat hidup sehat, dan kami juga memberikan apresiasi atas capaian pemilahan sampah di Kota Denpasar yang sudah diatas 80 persen," ujarnya.

Gubernur Koster menekankan bahwa Kota Denpasar memiliki tanggung jawab besar lantaran menjadi ibukota Provinsi Bali dengan sektor hotel dan restoran masih menjadi tulang punggung perekonomian. la juga menyoroti kondisi TPA Suwung yang sudah mengalami overload dan menimbulkan polusi lingkungan sehingga pola lama pengelolaan sampah harus segera diakhiri. 

"Kebiasaan nyaman harus kita akhiri. Kita harus mengubah perilaku. Saya sudah tidak takut, saya harus berani. Kalau pariwisata Bali mau dijaga berkelanjutan, maka persoalan sampah harus diselesaikan," tegasnya.

Karena itu, Gubernur Koster meminta seluruh pelaku usaha pariwisata mulai membangun kesadaran bersama untuk mengelola sampah secara mandiri di lingkungan usahanya masing-masing. la menegaskan bahwa pengelolaan sampah di hotel tidak boleh hanya mengandalkan dana CSR, melainkan harus menjadi bagian dari anggaran operasional usaha. 

Usai memberikan arahan kepada pelaku sektor Horeka dan DTW, Gubernur Wayan Koster yang didampingi Walikota Jaya Negara beserta Wakil Walikota Arya Wibawa turut meninjau stand inovasi dan kreatovitas siswa di Kota Denpasar yang mengikuti kegiatan Denpasar Education Festival (DEF) Tahun 2026. (Ags).

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali


Denpasar, Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama jajaran Forkopimda Kota Denpasar menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang dilaksanakan di Gedung Wanita Nari Graha Provinsi Bali, Kamis (7/5).


Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, 
Dr. Chatarina Muliana Girsang, S.H., S.E., M.H., mendapat penugasan baru menjadi Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan pada Badan Pemulihan Aset di Kejaksaan Agung RI. 


Posisi Kajati Bali selanjutnya diemban oleh  Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung Republik Indonesia. 
 
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubenur Bali I Wayan Koster, Wakil Gubenur Bali I Nyoman Giri Prasta, Kapolda Bali  Irjen. Pol. Daniel Adityajaya,  Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, Bupati Seluruh Bali dan Wakil Ketua DPRD Bali, I Komang Nova Sewi Putra.

Dalam sambutannya, Dr. Chatarina Muliana Girsang mengaku sangat senang dapat bertugas di Bali. Selain memiliki kondisi alam yang indah, Bali juga didukung sarana dan prasarana yang memadai serta koordinasi Forkopimda yang berjalan sangat baik dalam menangani berbagai isu strategis.

“Saya mengucapkan terima kasih atas persahabatan dan kekeluargaan selama hampir enam bulan bertugas di Bali. Dimanapun kita bertugas, tentu harus mampu memberikan warna dan manfaat bagi masyarakat. Saya juga memohon maaf apabila selama bertugas terdapat kekurangan maupun hal yang kurang berkenan di hati bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.


Ia berharap tali silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga meskipun dirinya mendapat amanah baru di Kejaksaan Agung RI.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono mengatakan dirinya memang belum pernah bertugas di Bali. Namun dalam beberapa bulan terakhir, dirinya cukup sering datang ke Bali untuk mengawal berbagai proyek strategis nasional saat menjabat Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI.


“Di Bali banyak pembangunan strategis yang kami kawal. Kami hadir di sini untuk membantu program-program pembangunan Provinsi Bali demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali,” ujarnya.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dr. Chatarina Muliana Girsang atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kejaksaan Tinggi Bali.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Dr. Chatarina Muliana Girsang atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kejaksaan Tinggi Bali. Sinergi yang terjalin bersama Forkopimda selama ini telah berjalan sangat baik dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan di daerah,” ujar Jaya Negara.


Pihaknya juga menyampaikan selamat kepada Setiawan Budi Cahyono yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali.

“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Setiawan Budi Cahyono sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang baru. Dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, kami optimistis sinergi antara Kejaksaan Tinggi Bali dengan Pemerintah Daerah serta Forkopimda akan semakin solid,” ujarnya.

Jaya Negara berharap koordinasi, kolaborasi, dan sinergitas antara Kejaksaan Tinggi Bali dengan Pemerintah Kota Denpasar serta seluruh Forkopimda dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung penegakan hukum, menjaga kondusivitas daerah, serta mengawal pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat agar berjalan optimal. (Ayu)

Wawali Kota Arya Wibawa Lepas 261 Calon Jamaah Haji Kota Denpasar

Ket. Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas secara resmi rombongan calon Jamaah Haji dari Kota Denpasar Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Terminal Ubung Denpasar, Jumat (8/5) sore.


Denpasar,Bali Kini -Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas secara resmi rombongan calon Jamaah Haji dari Kota Denpasar Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Terminal Ubung Denpasar, Jumat (8/5) sore. Pelepasan ini merupakan tahapan serangkaian pelaksanaan ibadah Haji Tahun 2026.

Di mana nantinya seluruh calon jamaah haji akan menuju Embarkasi Sukolilo di Surabaya. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Agama Kemenhaj Kota Denpasar, Anwar Hidayat; Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmaja, perwakilan Polresta Kota Denpasar, serta calon Jemaah Haji Kota Denpasar Tahun 1447H/2026 M.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat ditemui di sela-sela kegiatan berpesan supaya calon Jamaah Haji senantiasa menjaga kesehatan saat mengikuti tahapan ibadah Haji.

Menurut Arya Wibawa, ibadah Haji merupakan ibadah fisik atau jasmani, maka selayaknya para jamaah untuk selalu menjaga kesehatan, dengan selalu berolahraga dan menjaga pola makan. Selain itu, ibadah Haji juga merupakan ibadah rohani atau jiwa, sehingga jamaah harus mampu memahami tata cara manasik haji dengan benar. “Ikuti bimbingan manasik yang dilakukan di tanah air maupun yang akan dilakukan di perjalanan dan di tanah suci. Ingatlah untuk saling menjaga, mengedepankan rasa menyame braya nanti di sana, serta saling mengingatkan dan tidak lupa juga untuk selalu berdoa agar bapak ibu sekalian dapat melaksanakan ibadah Haji dengan lancar, serta dapat kembali pulang ke tanah air dengan selamat dan menjadi Haji Mabrur,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Denpasar, Anwar Hidayat menyatakan, jemaah Haji Kota Denpasar yang berhak melunasi dan berangkat pada musim Haji 1447 H/2026 M sebanyak 261 orang, laki-laki 120 dan perempuan 138, 1 orang PHD dan 2 orang pembimbing KBIHU. Jemaah termuda usia 13 tahun dan tertua 83 tahun.

Di mana, jemaah Haji Kota Denpasar tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 70 dan 71 Embarkasi Surabaya yang akan terbang ke Arab Saudi pada 10 Mei dan terbang kembali ke tanah air pada 19 Juni 2026. “Tentunya  penyelenggaran ibadah Haji sendiri merupakan tanggung jawab pemerintah dan melibatkan banyak pihak. Oleh sebab itu, sejak awal Kantor Kementerian Haji dan Umrah  Kota Denpasar telah melakukan persiapan, di antaranya melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait, seperti Kantor Imigrasi, Dinas Kesehatan hingga Kantor Kesehatan Pelabuhan,” ungkapnya. (Ayu).

Polres Karangasem Bongkar Gudang Pengoplos LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp714 Juta


Laporan Reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini – Polres Karangasem menggelar press release pengungkapan kasus pengoplosan LPG subsidi 3 kilogram yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp714,4 juta. Press release digelar di Mapolres Karangasem, Jumat (8/5/2026), dan dihadiri pihak Kejaksaan Negeri Karangasem, Dinas Koperindag Karangasem, perwakilan masyarakat, PT Pertamina Patra Niaga, serta jajaran kepolisian mulai dari Kasi Propam, Kasat Reskrim hingga Kapolres Karangasem.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Satreskrim Polres Karangasem berhasil mengamankan 10 orang tersangka yang diduga terlibat dalam praktik pengoplosan gas LPG subsidi 3 kilogram ke tabung non subsidi ukuran 5,5 kilogram, 12 kilogram hingga 50 kilogram.

Adapun para tersangka yakni I Putu Elly Akasia alias Putu Ely (P.E) selaku pemilik usaha dan gudang, I Wayan Agus Suagianatara (I.W.A.S) sebagai penanggung jawab usaha, I Nengah Keneng (I.N.K), I Kadek Rafka Aditya Putra (I.K.R.A.P), dan Romanus Berli Bolo (R.B.B) sebagai pengoplos. Kemudian I Made Kariyasa (I.M.K) sebagai sopir sekaligus penjual hasil oplosan, serta I Nengah Wage (I.W), Yohanes Jemadin (Y.J), Jumain (J.M), dan Ni Wayan Suseni (N.W.S) sebagai pengangkut tabung gas.

Kapolres Karangasem menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sebuah gudang di Lingkungan Desa, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem. Setelah dilakukan penyelidikan pada 21 April 2026 sekitar pukul 18.00 WITA, polisi menemukan aktivitas pengoplosan gas yang sedang berlangsung di lokasi.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kami menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan demi keuntungan pribadi,” ujar Kapolres Karangasem saat press release.

Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan sebanyak 1.788 tabung gas berbagai ukuran, mulai dari tabung 3 kilogram, 5,5 kilogram, 12 kilogram hingga 50 kilogram. Selain itu diamankan pula alat pengoplos berupa pipa stainless, timbangan digital, kendaraan pick up dan dua unit truk yang diduga digunakan mengangkut hasil oplosan, termasuk distribusi ke luar Bali menuju wilayah NTB.

Modus operandi yang digunakan para pelaku yakni memindahkan isi LPG subsidi 3 kilogram ke tabung non subsidi menggunakan pipa kuningan dan besi, serta bantuan es batu untuk mempercepat proses pemindahan gas. Gas oplosan tersebut kemudian dijual kembali dengan harga non subsidi untuk meraup keuntungan lebih besar.

Berdasarkan hasil penyelidikan, praktik ilegal tersebut telah berlangsung selama 54 hari, sejak 26 Februari hingga 20 April 2026. Dari aktivitas itu, negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp714.420.000.

Sementara itu, keuntungan yang diperoleh pelaku diperkirakan mencapai Rp281.340.000. Keuntungan terbesar berasal dari penjualan LPG oplosan ukuran 12 kilogram dan 50 kilogram.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Cipta Kerja dan penyesuaian pidana terbaru. Para pelaku terancam hukuman penjara paling lama enam tahun dan denda hingga Rp60 miliar. (Ami)

Kamis, 07 Mei 2026

Bupati Satria Buka Sosialisasi Persiapan Purna Tugas dan Layanan Taspen bagi ASN Klungkung

Klungkung , Bali Kini - Bupati Klungkung I Made Satria membuka kegiatan Sosialisasi Persiapan Purna Tugas serta Proses Layanan Taspen bertempat di Ruang Rapat Praja Mandala, Kamis (7/5). Kegiatan ini diselenggarakan oleh BKPSDM Kabupaten Klungkung bekerja sama dengan PT Taspen (Persero) Cabang Denpasar.  

Sosialisasi ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung yang akan memasuki masa purna tugas periode 2026–2027. Adapun materi yang disampaikan meliputi hak-hak kepegawaian, prosedur klaim program pensiun, Tabungan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, serta persiapan mental dan finansial menjelang masa pensiun.  

Dalam sambutanya Bupati Satria menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu calon pensiunan atas dedikasi, pengorbanan, dan loyalitas yang telah diberikan selama bertugas.

“Keberhasilan pembangunan daerah ini tidak terlepas dari peran serta dan kontribusi luar biasa para Pegawai Negeri Sipil, termasuk Bapak dan Ibu yang telah mengabdikan diri dengan sepenuh hati,” lanjut Bupati.

Bupati berharap masa pensiun nanti dapat dinikmati dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur. “Masa purnatugas adalah waktu untuk kembali kepada keluarga. Semoga Bapak dan Ibu dapat menikmati waktu bersama keluarga dengan lebih leluasa,” tutupnya.

Acara pembukaan diawali dengan penyerahan cinderamata oleh  Kepala Cabang  BPD Klungkung I Made Astika Budiasa kepada Bupati Klungkung,  I Made Satria, Kepala BKPSDM Kabupaten Klungkung Ida Bagus Wirawan Adi Putra, serta  Kepala Cabang Taspen Denpasar Manaksak Siburian.

Pemkab Bangli Laksanakan Bhakti Penganyar di Pura Samuantiga.


GIANYAR , BALI KINI – Sebagai wujud bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli melaksanakan Bhakti Upacara Nganyarin di Pura Kahyangan Jagat Samuantiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar Rabu 7 Mei 2026.

Prosesi suci ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, yang hadir bersama para Pimpinan Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Bangli. Kehadiran rombongan dari Kabupaten Bangli ini disambut hangat oleh panitia pura setempat di tengah suasana religius yang kental.

Wakil Bupati Diar menyampaikan bahwa bhakti penganyar ini merupakan kewajiban spiritual rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bangli. Selain sebagai bentuk syukur, kegiatan ini juga bertujuan untuk Memohon kerahayuan dan keselamatan bagi seluruh krama (masyarakat) Bali.Mempererat hubungan sinergi antar-pemerintah daerah.Menjaga kelestarian adat dan tradisi. 

"Kegiatan ini adalah wujud tulus ikhlas kami dalam menghaturkan bakti di Pura Samuantiga, sekaligus memohon waranugraha agar tugas-tugas pemerintahan di Kabupaten Bangli dapat berjalan dengan lancar demi kesejahteraan masyarakat," ujar Wabup Diar.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Diar bersama seluruh pimpinan OPD mengikuti rangkaian persembahyangan dengan penuh khidmat. Suasana doa bersama ini diharapkan mampu memberikan energi positif bagi para pejabat dalam menjalankan tanggung jawab publik. Tak lupa Wabup juga menyerahkan Punia yg diterima langsung Oleh Panitia Karya. 

Pura Samuantiga sendiri dikenal sebagai salah satu pura yang memiliki nilai sejarah besar di Bali, terutama terkait penyatuan berbagai sekte pada masa pemerintahan Raja Marakata. Pelaksanaan penganyar oleh Pemkab Bangli ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai luhur budaya dan agama di Pulau Dewata.

Karya Padudusan Agung di Pura Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar tahun 2026 dimulai dengan rangkaian upacara yang sudah berjalan, dengan Puncak Karya dilaksanakan pada 2 Mei. Dan Rangkaian Karya Pujawali ini akan di-tutup nanti dengan prosesi Nyineb pada Wraspati Umanis Gumbreg, 14 Mei 2026. Sehari sebelum Nyineb akan dilak-sanakan Melasti Ngubeng di Pantai Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Momen hangat , Bupati Jembrana Berbagi Kisah Hidup Susah Bersama Anak-Anak Kurang Mampu

Jembrana , Bali Kini - Ada pemandangan yang menyentuh hati dalam peringatan sederhana  Hari ulang tahun ke-51 Bupati Jembrana pada Rabu (6/5/2026). Alih-alih merayakannya dengan pesta mewah, Bupati memilih menghabiskan momen spesialnya dengan duduk lesehan di antara anak-anak dari keluarga kurang mampu, menciptakan suasana penuh kekeluargaan tanpa sekat formalitas.

Sambil menikmati hidangan sate rombong dan bakso khas rakyat, suasana keakraban begitu terasa saat Bupati mulai membuka memori masa kecilnya yang penuh perjuangan. Pertemuan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan menjadi ruang berbagi rasa dan inspirasi bagi tunas-tunas muda Jembrana.

Di hadapan anak-anak yang hadir, Bupati secara terbuka menceritakan bahwa kehidupan yang ia nikmati saat ini bukanlah hasil dari kemudahan instan. Ia mengenang masa kecilnya yang dihabiskan di rumah kontrakan selama hampir 10 tahun. Sejak usia dini, ia sudah akrab dengan kerja keras, bangun sebelum matahari terbit untuk membantu orang tua demi menyambung hidup.

"Saya ingin adik-adik tahu, saya juga pernah berada di posisi kalian. Saya pernah hidup susah, tinggal di kontrakan cukup lama, dan membantu orang tua bekerja sejak kecil. Tapi dari kesulitan itulah saya belajar tentang arti disiplin dan pantang menyerah," kenangnya .




Dengan tatapan penuh empati, Bupati memberikan penguatan mental kepada anak-anak agar tidak pernah merasa rendah diri karena keterbatasan ekonomi. Baginya, kondisi hari ini hanyalah titik awal, bukan penentu akhir dari garis takdir seseorang.

"Hari ini mungkin adik-adik merasa belum beruntung, tapi jangan pernah mematikan mimpi. Jika punya tekad kuat, rajin belajar, dan menjaga kedisiplinan, suatu saat kalian bisa menjadi orang hebat yang membanggakan Jembrana," pesan Bupati yang disambut antusias oleh anak-anak.

Ia juga menitipkan pesan mendalam kepada para orang tua agar menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. Ia menegaskan bahwa kemiskinan tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak Jembrana untuk putus sekolah. "Pendidikan adalah jembatan emas untuk keluar dari kemiskinan. Pemerintah hadir untuk itu, jadi jangan pernah menyerah pada keadaan," tegasnya.



Kehangatan acara semakin lengkap dengan kehadiran sang Ibu tercinta, keluarga besar, Wakil Bupati Jembrana, serta jajaran Forkopimda Jembrana yang memberikan kejutan ulang tahun sederhana. Sebagai bentuk syukur atas bertambahnya usia, diserahkan pula paket bantuan sembako kepada 51 anak sebagai simbol kepedulian sosial.

Acara yang berlangsung penuh tawa dan keharuan ini meninggalkan pesan kuat, bahwa seorang pemimpin bisa  lahir dari tempaan kesulitan, dan kunci kesuksesan bukan terletak pada kemewahan asal-usul, melainkan pada ketekunan dan kerja keras yang tak pernah padam.( * )

Walikota Jaya Negara Dampingi Mendikdasmen Tinjau Program Revitalisasi di SDN 6 Sumerta

Ket. Foto : Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., beserta jajaran dalam melakukan kunjungan kerja peninjauan langsung pada program revitalisasi sekolah di SDN 6 Sumerta, Denpasar Timur, pada Kamis (7/5).

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., beserta jajaran dalam melakukan kunjungan kerja peninjauan langsung pada program revitalisasi sekolah di SDN 6 Sumerta, Denpasar Timur, pada Kamis (7/5).

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan peninjauan sekolah penerima revitalisasi 2026 pada program presiden 'Wujudkan Sekolah Asri'.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur pendidikan guna mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa.

Pada kesempatan itu, Menteri Abdul Mu'ti juga menitipkan pesan kepada para siswa untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada di sekolah maupun kelas.

"Dengan fasilitas yang lengkap maka terjadilah proses belajar mengajar yang nyaman, dengan demikian maka ilmu yang kita dapat akan lebih gampang untuk dicermati," kata Menteri Abdul Mu'ti.

Sementara Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pendidikan di Kota Denpasar.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan terimakasih atas sinergi pemerintah pusat dengan Pemkot Denpasar guna peningkatan kualitas sarana dan prasarana pada sektor pendidikan. Dengan sinergi ini tentu kedepan dapat terwujudnya 'Sekolah Yang Asri' di Kota Denpasar," ungkap Jaya Negara. (Arm)

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved