-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Kamis, 02 Februari 2023

Jembrana Terima Sertifikat Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Ombudsman RI


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Atas kepatuhan terhadap standar pelayanan publik sesuai UU Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dengan predikat kepatuhan tinggi. Pemkab Jembrana meraih nilai 91,70 atau masuk kategori hijau untuk tahun 2022 . Penilaian dilakukan berdasarkan zona.  Zona merah (buruk) dengan nilai 0-50, zona kuning (sedang) dengan nilai 51-80, dan tinggi (hijau) dengan nilai 81-100. Jadi Jembrana termasuk penilaian kategori tinggi.  

Dengan nilai 91, 70. Penyerahan sertifikat predikat kepatuhan tersebut diserahkan oleh Kepala perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti di ruang VIP kantor Bupati Jembrana, Rabu (1/2). 

Wabup Patriana Krisna mengatakan dengan diraihnya penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Jembrana dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada publik serta mendorong pemenuhan terhadap standar pelayanan publik dalam rangka mempercepat peningkatan kualitas pelayanan, tentunya untuk mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia.

“ Kita bersyukur atas penghargaan ini namun tentunya jangan berpuas diri. Kinerja harus terus ditingkatkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.  Ipat menambahkan guna mencapai target serta nilai yang lebih tinggi ditahun depan masih ada beberapa hal yang mesti ditingkatkan. Diantaranya peningkatan standar pelayanan, serta kepatuhan SOP dimasing-masing OPD. Tentunya perlu kerja keras dan dukungan seluruh OPD dan kita siap untuk mewujudkan itu, “ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti menjelaskan bahwa tujuan dari penilaian penyiapan pelayanan publik yaitu untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik disemua pemerintah daerah dari sesi penyelenggaranya kemudian standar pelayanan sarana prasarana dan juga dari sisi pengelolaan pengaduannya. 

“Jembrana sendiri itu sudah masuk zona hijau dengan nilai  91,70 dan itu masuk kategori A  dengan opini kualitas tertinggi, jadi itu sudah nilai yang tertinggi.
Kalu dilihat juga ini sesuatu yang luar biasa kalo dilihat dari tahun 2021 penilaianya di jembrana itu zona kuning, kemudian di tahun 2022 ternyata Kabupaten Jembrana bisa mencapi zona hijau dengan nilai kualitas tertinggi, ” jelasnya. 

Lebih lanjut, pihaknya juga mengapresiasi atas kerja keras dari Pemkab Jembrana dalam memenuhi kekurangan - kekurangan dari tahun ke tahun. Termasuk dari sisi pendampingan yang juga sudah mulai berjalan.

“Kedepan kami berharap bahwa proses proses pendampingan ini tidak sebatas kepada OPD yang kita nilai, tetapi juga untuk semua unit penyelenggara pelayanan publik pemerintah kabupaten jembrana, ” tandasnya.

Disdukcapil Kota Denpasar Kembali Sosialisasikan IKD Bagi Pegawai OPD Pemkot Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR —  Sosialisasi guna mengenalkan digitalisasi kependudukan di lingkungan OPD Kota Denpasar kembali dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Rabu (1/2). Sejumlah pegawai di Sekretariat Daerah Kota Denpasar, siang tadi tampak memenuhi Ruangan Praja Utama, untuk memperoleh panduan cara pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD) tersebut. 

Kepala Disdukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata menyebut, saat ini Pemkot Denpasar tengah berfokus pada pemberian pemahaman serta panduan terkait IKD ini. 

"Sebagai sebuah indikator penilaian nasional bagi seluruh Dukcapil di Indonesia, IKD ini memang menjadi fokus kami. Saat ini kami tengah gencar mensosialisasikan hal ini, terutama di lingkungan OPD Kota Denpasar," katanya. 

Berdasarkan  Permendagri No 72 Tahun 2022 tentang perangkat lunak dan IKD, Dewa Gde Juli berharap semua warga Kota Denpasar yang memiliki KTP Denpasar dan telah melakukan perekaman KTP elektronik, agar segera  mendaftarkan diri. 

"Pendaftaran IKD ini sendiri bisa dilakukan di perangkat telepon genggam berbasis Android. Saya menghimbau agar semua warga yang ber KTP Denpasar agar segera mengaktivasikan IKD ini pada pelayanan kependudukan. Bisa di Desa / Kelurahan, Kecamatan maupun di Gedung Sewaka Dharma," lanjutnya. 

Salah seorang pegawai Setda Kota Denpasar, Ni Luh Putu Suthari yang turut serta dalam kegiatan itu mengungkapkan bahwa digitalisasi kependudukan seperti ini dapat memudahkan karena telah terekam menjadi dokumen online dan dapat diakses di perangkat telepon genggam. 

"Melalui IKD ini tentu akan memudahkan kita untuk dapat mengakses data diri seperti KTP, KK KIS, NPWP dan dokumen lainnya. Sehingga menjadi lebih efisien dan praktis. Mari warga Kota Denpasar, untuk segera mendaftarkan diri dan mengaktivasi IKD ini," ajaknya.


Presiden RI Joko Widodo Cek Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Induk Baturiti


BALIKINI.NET | TABANAN —  Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, didampingi Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menyambut langsung kedatangan Presiden RI Ir. Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Jokowi dalam kunjungan kerjanya di Pasar Induk Baturiti, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Kamis, (2/2) pagi.

Presiden yang akrab disapa Jokowi tersebut, beserta Ibu Negara, Menteri PUPR serta jajaran Kabinet lainnya dan Gubernur Bali, didampingi Bupati Sanjaya beserta Istri dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan melakukan peninjauan ke dalam Pasar Induk Baturiti. Kedatangan Jokowi beserta Ibu Negara dan jajaran disambut hangat oleh para pedagang.

Dalam tinjauannya tersebut, Presiden RI ke-7 beserta Ibu Negara, nampak membeli buah Wani, Mangga dan Kedondong, juga memberikan BLT secara simbolis kepada 10 orang pedagang. Tidak hanya itu, Jokowi juga menyempatkan diri menyapa masyarakat, sekaligus membagikan baju dan paket sembako kepada masyarakat, khususnya para Lansia. Saat itu Jokowi juga sempat diwawancarai oleh para awak media.

Dalam wawancaranya saat itu, Jokowi menyatakan, bahwa kedatangannya ke Pasar Induk Baturiti adalah untuk mengecek harga-harga kebutuhan pokok masyarakat. "Tadi saya cek harga minyak masih baik, 15 ribu ada kenaikan sedikit, saya kira sudah biasa naik turun 15 ribu. Kemudian harga-harga yang lain saya lihat stabil, baik," ungkap Jokowi.

Kemudian untuk beras, Jokowi mengungkapkan memang ada kenaikan harga beras di seluruh Provinsi. "Ini yang sedang kita lakukan operasi pasar oleh Bulog di seluruh Provinsi terus dilakukan. Meskipun sudah mulai awal Januari dilakukan tapi belum dan baru turunnya sedikit, minggu-minggu ini terus kita lakukan operasi pasar besar-besaran," imbuh orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Terkait kunjungan Presiden Jokowi ke Pasar Induk Baturiti, Bupati Sanjaya berharap hal ini memberikan dampak dalam menstabilkan harga di Tabanan. "Tadi juga pesan beliau (Pak Jokowi) tadi bagaimana kita menjaga kearifan lokal. Pasar tradisional ini penting, karena ini kan UMKM, jadi pasar tradisional ini menjadi atensi dan tetap dijaga," ujar Sanjaya.

Selain itu, Bupati Sanjaya juga berharap kunjungan ini memberikan sesuatu yang positif bagi masyarakat Tabanan. "Mudah-mudahan Bapak Presiden memperhatikan pasar-pasar kami yang ada di Tabanan, khususnya Pasar Induk Tabanan. Karena di Pasar Induk kami pernah ajak Bapak Presiden 10 tahun yang lalu melihat Pasar Induk kita di Tabanan. Selayaknya (Pasar Induk Tabanan) memang seharusnya direvitalisasi," imbuh Sanjaya.

Bupati Suwirta Serahkan Hibah Aset Tanah Desa Akah


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menghadiri acara Serah Terima Sertipikat Tanah Kantor Desa dan Balai Desa Akah. Acara tersebut berlangsung di Wantilan Desa Akah , Kecamatan Klungkung, Kamis, (2/2). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom, Asisten III Administrasi Umum, Dewa Gde Darmawan, Camat Klungkung dan OPD terkait lainnya.

Usai menyerahkan sertipikat tanah Bupati Suwirta mengatakan, pencatan aset tanah harus jelas, hal ini menjadikan sertipikat merupakan bukti kepemilikan yang sah dan menjadi jaminan kepastian hukum, sekaligus menjadi alat pembuktian yang kuat bahwa aset tersebut benar-benar dimiliki.

Lebih lanjut dijelaskan Bupati Suwirta penyerahan hibah aset tanah ini sudah dapat dipertanggungjawabkan dari aspek legalitas dan akuntabilitasnya. "proses ini sudah selesai secara remi Desa Akah memiliki tanah dengan luas 9.1 are," ujar Bupati Suwirta

Perbekel Desa Akah, I Ketut Kayanarta menyapaikan terimakasih atah hibah tanah yang sudah diberikan. Kedepannya sudah pasti  ada bukti jelas kepemilikan sehingga bisa pengembangan Kantor Desa, dam Sekratariat Desa Adat. "terimakasih Bapak Bupati, kini Desa Kami sudah memiliki bukti kepemilikan yang jelas, " ucap Ketut Kayanarta (

Sasar Pemilih Pemula Tekan Angka Golput, Pemkot Denpasar Bersama KPU dan Bawaslu Gelar Sosialisasi


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemkot Denpasar melalui Kesbangpol Kota Denpasar bersinergi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Denpasar melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Politik Pemilih Tatap Muka Menyongsong Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 kepada Pemilih Pemula, Teruna Teruni Se-Kota Denpasar. Kegiatan yang menyasar pemilih pemula di wilayah Kecamatan Denpasar Barat ini dibuka Sekretaris Camat Denpasar Barat, I Putu Eka Pertama di Kantor Camat Denpasar Barat, Kamis (2/2).

Adapun Narasumber kegiatan ini   dari berbagai kalangan. Yakni Analis Politik Dalam Negeri pada Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Putu Adhismara Kirana, Anggota KPU Kota Denpasar Divisi Sosdiklih, Permas dan SDM, Ni Ketut Dharmayanti Laksmi dan Koordinator Divisi Hukum dan Kordinator Divisi Pencegahan, Permas dan Humas Bawaslu Kota Denpasar, I Wayan Sudarsana. 

Kabid Poitik Dalam Negeri Kesbangol Kota Denpasar, I Putu Agus Jayadi menyampaikan, pelaksanaan tahapan pemilu serentak 2024, akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang. Dalam pemilu bulan Februari tahun 2024 mendatang akan memilih sebanyak 5 pemimpin.  

“Untuk itu saya sangat berharap kepada pemilih pemula atau yang baru memiliki KTP atau baru pertama mengikuti pemilu agar dapat menentukan hak pilihnya masing-masing sesuai hati nurani. Kami berharap dalam situasi pemilu mendatang agar tidak membuat atau menerima berita hoax serta mencari informasi yang memang jelas asal-usulnya sehingga nantinya dapat menentukan hak pilih yang tepat,” ujar Agus Jayadi.

Ditambahkannya, sosialisasi ini telah dilaksankan di masing-masing kecamatan. Hari ini di Kecamatan Denpasar Barat, sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Denpasar Utara, Kecamatan Denpasar Timur dan Kecamatan Denpasar Selatan. 

Anggota KPU Kota Denpasar Divisi Sosdiklih, Permas dan SDM, Ni Ketut Dharmayanti Laksmi mengatakan, pemilu serentak tahun 2024 akan dilaksanakn pada 14 Februari 2024. “Pemilu tahun 2024 akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 pada hari kasih sayang,” ucapnya.

Dikatakanya, untuk pemilih yang baru pertama kali menggunakan hak pilihnya dalam pemilu yaitu warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat, seperti telah berusia 17 tahun pada hari pemungutan suara atau yang belum berusia 17 tahun namun telah menikah maupun pernah menikah.

Koordinator Divisi Hukum dan Kordinator Divisi Pencegahan, Permas dan Humas Bawaslu Kota Denpasar, I Wayan Sudarsana menambahkan, pemilu bukan hanya milik penyelenggara. Namun, masyarakat yang bukan penyelenggara juga diberikan ruang untuk ikut berpartisipasi mengawasi jalannya Pemilu.

“Di sinilah pentingnya kita memberikan informasi kepada masyarakat bahwa pemilu ini bukan milik penyelenggara saja. Pemilu ini adalah hajatan seluruh rakyat Indonesia. Maka dari itu kami menggugah masyarakat, memberikan ruang, mari ikut mengawasi pemilu supaya pemilu ini berintegritas, terutama pada generasi muda ini,” ungkap Wayan Sudarsana.

Dikatakannya, dalam pemilihan yang akan datang ini akan memilih 5 pemimpin yaitu Presiden serta Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/kota dan DPD RI.

“Saya harap para pemilih pemula dapat memilih calon pemimpin baik  baik di eksekutif maupun legislatif yang sesuai dengan hati nurani,” pungkasnya. (Dps).

Disperindag Denpasar Lakukan Kurasi, Produk UMKM Denpasar Bersiap Sambut Kedatangan Wisatawan


BALIKINI.NET | DENPASAR —  Produk usaha mikro  kecil dan  menengah (UMKM) memiliki pasar cukup potensial di sektor pariwisata. Terlebih untuk pasar Tiongkok, produk kerajinan cukup dicari sebagai oleh-oleh khas Bali. Untuk itu pelaku UMKM pun bersiap menangkap peluang ini. 

Salah satunya ditemui di Denpasar, sekitar 60 an UMKM mengikuti kurasi dari Discovery Shooping Mall yang menjadi salah satu mall penjual oleh-oleh di Bali. Direktur di CV Palm Bali Gift Shop, Discovery Shooping Mall, Evi Murlan Gunardi saat pelaksanaan kurasi Kamis (2/2) mengatakan, Tiongkok menjadi pembeli terbesar di tempatnya pada sebelum pandemi covid-19. Menyambut kedatangan Wisatawan Tiongkok pascadibukanya kembali border negara tersebut, pihaknya mengaku telah mulai menjajaki kembali UKM. "Kami buru-buru mengajak UKM karena tanggal 12 nanti mau buka. Jadi begitu mereka (wisatawan Tiongkok) datang, kami sudah siap," ujarnya.

Lebib lanjut dia mengatakan, produk UKM memang luar biasa, sehingga merangkul UKM menjadi pilihan. Terutama untuk jenis kerajinan, dikatakannya menjadi produk yang paling dicari oleh Wisatawan Tiongkok. "Biasanya yang ada tulisan atau kesan Balinya itu paling laris, karena mencirikan darimana asal produk itu," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari mengatakan, ini tentu menjadi peluang emas bagi UKM untuk mempromosikan produknya lebih luas lagi. Terlebih setelah hampir 3 tahun produk UKM tidak ada peluang mempromosikan produk secara offline karena terhalang pandemi Covid-19. 

Menurutnya, meski ada alternatif promosi pada teknologi digital, promosi offline masih menjadi kebutuhan, mengingat konsumen ingin melihat keunggulan produk secara langsung. Untuk itu pihaknya pun mengucapkan terimakasih kepada pihak CV Palm Bali Gift Shop, Discovery Shooping Mall telah mengajak UKM di Denpasar dalam merambah pasar Tiongkok.


Apresiasi Sentra Tenun Jembrana, Presiden Jokowi : Wujud Perhatian Pemerintah Daerah Bagi Pengembangan UMKM


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Usai melaksanakan kunjungan ke Pasar Melaya kabupaten Jembrana, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan untuk mengunjungi Sentra Tenun Jembrana yang merupakan sentra kerajinan dan pusat oleh-oleh di kabupaten Jembrana, Kamis (2/2).

Tiba sekitar pukul 18.20 WITA, Presiden Jokowi disambut hangat oleh ribuan masyarakat yang hadir untuk melihat kedatangannya, Presiden Jokowi turun dari mobil langsung menyapa seluruh masyarakat Jembrana serta beberapa masyarakat yang beruntung dapat berfoto langsung dengan Jokowi.

Di Sentra Tenun, Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Kabinet Indonesia Pramono Anung Wibowo, Basuki Hadimoeljono,Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, disambut kembali oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna dengan pemakaian destar dan pengalungan kain songket khas Jembrana.

Tampak hadir juga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Bali Wayan Koster dan jajaran Kabinet lainnya.

Presiden Jokowi diajak untuk berkeliling melihat proses pengerjaan kain endek dan hasil kreasi kain endek serta melihat produk yang dihasilkan UMKM. Presiden Jokowi bersama dengan Menteri PUPR dan jajaran lainnya membeli sepatu endek. Presiden Jokowi dikenal suka memakai sepatu sneakers, dan ini menjadi kebanggaan tersendiri bahwa sepatu endek khas Jembrana dibeli olehnya. Sebanyak 18 orang penenun juga menerima bantuan langsung tunai dari Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi sangat mengapresiasi antusias masyarakat kabupaten Jembrana dalam menyambut kedatangannya. Selain itu, Ia juga mendukung segala bentuk pelestarian terhadap kain tenun khas Bali pada umumnya dan tenun Jembrana pada khususnya.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas sambutan masyarakat dan juga bapak Bupati di kabupaten Jembrana yang memang baru hari ini saya kunjungi. Dan saya juga sangat menghargai apa yang telah dilakukan oleh pak Bupati dan didukung oleh pak Gubernur Bali dalam mengembangkan tenun songket untuk pengembangan industri industri kecil kain tenun dan songket yang ada," ucap Jokowi.

Presiden asal kota Solo ini mengatakan dengan dukungan dari Pemerintah, akan memicu terciptanya ekonomi kreatif dengan mengangkat produk-produk khas daerah sebagai produk unggulan yang dapat memberikan dampak peningkatan ekonomi bagi masyarakat.

"Ini akan mendorong industri kreatif utamanya hand made bisa berkembang dengan kebijakan ada Pergub setiap Selasa pakai kain endek Bali dan setiap Kamis pakai busana adat. Ini akan mendorong industri kreatif yang berbasis budaya lokal. Ini sangat saya hargai," jelas Jokowi.

Sementara itu, Bupati Tamba mengungkapkan kegembiraannya yang mana Presiden Jokowi dapat hadir ke Jembrana disambut sangat baik oleh masyarakat Jembrana.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jembrana termasuk juga jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Jembrana dan Forkopimda, tentu juga atas restu Tuhan Yang Maha Esa sehingga acara hari ini berjalan sangat baik, cuaca yang kondusif dan masyarakatnya sangat sopan dan santun," ucapnya.

Sepanjang perjalanan dan sampai di Sentra Tenun Jembrana, Presiden Jokowi terus disambut dengan semangat alunan musik Jegog. Bupati Tamba mengatakan bahwa secara langsung Presiden Jokowi meminta agar Jegog dapat terus dilestarikan.

"Sepanjang perjalanan juga begitu turun di Sentra Tenun beliau kita ajak melihat Jegog, atraksi budaya kita yang ada di Jembrana dan satu-satunya di Bali, beliau juga sangat kagum dan mengucapkan "Sangat luar biasa pak bupati, tolong dilestarikan"," tutur Bupati Tamba mengulang ucapan Presiden Jokowi.

Bupati Tamba mengungkapkan Presiden Jokowi sangat mengapresiasi proses pembuatan kain tenun yang dapat dikatakan cukup rumit.

"Begitu masuk ke Sentra Tenun langsung ke tempat penenunan, beliau juga sangat kagum dan mungkin dalam pikiran beliau kok masih ada yang mengerjakan begini, satu benang berjalan, itu sangat diapresiasi oleh beliau," ungkap Bupati Tamba.

Dalam kesempatan itu juga Bupati Tamba menitipkan pesan khusus kepada Presiden Jokowi untuk dapat membantu kabupaten Jembrana yang memiliki PAD cukup kecil ini.

"Mudah-mudahan dari hasil kunjungan beliau ke Jembrana, Jembrana semakin dilihat, Jembrana semakin diperhatikan, saya juga menitipkan Jembrana kepada beliau,"ucapnya.

Pihaknya mengaku akan diundang secara khusus oleh Presiden Jokowi. "Saya di undang beliau ke Jakarta, tapi belum tau waktunya kapan," pungkasnya.


Kunjungi Jembrana, Warga Bahagia Sambut Presiden Jokowi


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Warga Kecamatan Melaya dan Kabupaten Jembrana pada umumnya akhirnya kembali tersentuh kehadiran Presiden RI setelah 33 tahun. Kehadiran Presiden RI, Joko Widodo ke Pasar Melaya, Kamis (2/2) sore mendapat sambutan antusias dari warga Jembrana yang berjejer di sepanjang jalan.

Presiden Jokowi hadir di Pasar Umum Melaya sekitar pukul 17.10 Wita bersama Ibu Iriana disambut Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Ny Candrawati Tamba. 

Di pasar yang terletak di kecamatan Melaya tersebut, Presiden Jokowi menyerahkan bantuan bantuan sembako sebanyak 246 paket dan 20 pedagang mendapatkan BLT.

Antusias masyarakat di sekitar Pasar Melaya bagaikan lautan warga yang menyambut kehadiran Kepala Negara sejak siang.  Halaman parkir yang biasanya digunakan untuk pedagang kaki lima senggol, pada sore ini dipenuhi dengan warga yang menyambut. Dari lansia hingga balita menyambut Joko Widodo. 

Presiden sempat masuk ke Pasar Melaya dan menyapa para pedagang yang berjualan sejak siang. Warga pasar ini memang sengaja berjualan sampai sore untuk menunggu kehadiran Presiden. Salah satu pedagang yang sudah lansia penjual pisang, Mbah Dayu, disambangi Presiden Jokowi dan diberikan santunan. 

Kedatangan ini sangat ditunggu warga setelah terakhir pada tahun 1989, Presiden RI Soeharto datang ke Melaya meresmikan Bendungan Palasari. Penantian 33 tahun ini tak disia-siakan warga Melaya dan Jembrana pada khususnya. Warga rela menunggu sejak Kamis pagi, begitu menerima informasi kunjungan Presiden RI. "Terakhir waktu tahun 90 an, saat Presiden Soeharto ke Palasari, sudah 30 tahun lebih. Sekarang Presiden Jokowi, kami sangat antusias," ujar salah seorang pedagang di Pasar Melaya, Fauzan. 

Pedagang ini ingat saat dirinya SD dulu juga melakukan penyambutan di Palasari, desa Ekasari, meskipun saat itu Presiden Soeharto naik helikopter. Sekarang di era Presiden Jokowi, datang menyapa masyarakat Melaya menggunakan mobil kenegaraan. Meskipun hanya kurang dari 30 menit, namun kehadiran Presiden menyapa rakyat di Bali Barat sangat berkesan.

Usai peninjauan tersebut Presiden Joko Widodo menyampaikan kunjungannya di pasar rakyat Melaya selain menyerahkan bantuan sembako kepada para pedagang juga untuk mengecek harga kebutuhan pokok yang ada di pasar. "Tadi saya cek harga harga utamanya yang mempengaruhi inflasi yaitu minyak dan beras, minyak saya lihat masih terkendali baik kisaran 14-15ribu, dan hanya beras yang memang ada kecenderungan naik sedikit yang memengaruhi inflasi di bulan Januari kemarin juga, salah satunya harga beras. Itu kenapa saya cek terus cek terus, semua harus bersama sama kabupaten kota provinsi pusat mengendalikan inflasi nasional,"ujarnya.

Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba dalam kesempatan itu mengungkapkan kebahagiaannya setelah sekian lama akhirnya Jembrana kembali dikunjungi Presiden. "Hari ini Jembrana dikunjungi oleh bapak presiden terjawab sudah. Astungkara kita lihat kebahagiaan masyarakat, hampir semua warga termasuk dari pelosok turun ke jalan untuk dapat menatap langsung presiden yang dicintai dapat bersalaman dan berfoto dengan presiden Jokowi," kata Bupati Tamba usai menyambut kadatangan Presiden RI di pasar Melaya.

Lanjut pihaknya menjelaskan Jembrana adalah Kabupaten di Bali yang minim kunjungan wisatawan dan belum merasakan manisnya dari hiruk pikuk pariwisata di Bali. Ia berharap kunjungan presiden kali ini dapat memberi imbas terhadap kelancaran proses pembangunan tol yang dirasa akan berpengaruh positif terhadap kunjungan ke Jembrana.  

"Pariwisata di Bali dipandang hebat dimata dunia, namun Jembrana belum merasakan manisnya dari pariwisata di Bali, karena terkendala infrastruktur jalan yang belum memadai. Saya mohon kepada presiden untuk terus memperhatikan Kabupaten Jembrana, Saya titip Kabupaten Jembrana, Jembrana perlu bantuan untuk membangun infrastruktur sebagai fasilitas umum untuk memberi pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. 


Pastikan Mendapatkan Akses Pelayanan, Puskesmas IV Denpasar Kunjungi Pasien ODGJ


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kota Denpasar mengunjungi dan memberikan perhatian kepada para  pasien ODGJ di wilayah Kelurahan Pedungan, Kamis (2/2). 

Kepala Puskesmas IV Denpasar Selatan Dokter Made Saraswati Rahayu mengungkapkan, kegiatan mengunjungi pasien ODGJ bertujuan agar pasien mendapatkan pelayanan sesuai standar

Kegiatan ini melibatkan beberapa jajaran kesehatan antara lain Dokter Spesialis Jiwa, Tim Puskesmas, Perkesmas, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial Kota Denpasar. 

"Kami akan terus memantau kesehatan para pasien ODGJ agar mereka juga mendapatkan perawatan dan pelayan yang terbaik,” katanya.

Dikatakan  jumlah pasien ODGJ yang berada di Wilayah Pedungan yang hari ini dikunjungi sejumlah 14 orang. 

Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian  dalam meningkatkan layanan dan pembinaan kepada para ODGJ

“Kami membantu para ODGJ khususnya yang tidak mampu untuk mendapatkan akses layanan kesehatan jiwa sesuai yang dibutuhkan ,” ujar Dokter Made Saraswati. 

Sementara itu, kunjungan pasien ODGJ dilakukan di wilayah kerja masing-masing Puskesmas. 

"Kami berharap agar pasien mendapatkan pengobatan yang rutin sehingga pasien dapat beraktivitas kembali ke masyarakat dan bekerja. Hal itu juga bisa dilakukan secara mandiri oleh pasien ODGJ dengan datang ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pelayanan dan perawatan secara rutin,” tutupnya

Rabu, 01 Februari 2023

Wawali Arya Wibawa Hadiri Kegiatan Pembinaan APIP


BALIKINI.NET | DENPASAR —  Sejumlah staf pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, yang masuk dalam jajaran Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), mengikuti kegiatan pembinaan di Kantor Ispektorat Kota Denpasar, pada Rabu (1/2). Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa hadir untuk memberikan arahan dalam pertemuan itu. 

Dalam kegiatan itu, Wawali Arya Wibawa didampingi Asisten III Kota Denpasar, Dewa Nyoman Semadi dan Kepala Inspektorat Kota Denpasar,  Putu Naning Djayaningsih.

Di hadapan para APIP, Arya Wibawa menegaskan bahwa fungsi pengawasan yang dilakukan oleh APIP merupakan hal penting sebagai bentuk pengawalan pada kegiatan pemerintahan di lingkungan Pemkot Denpasar. 

"Komitmen dari semua staf di APIP sangat dibutuhkan dalam upaya meningkatkan kualitas pengawalan dan pengawasan baik dari segi perencanaan, tahapan penganggaran hingga pelaksanaannya," kata Arya Wibawa.

Arya Wibawa menambahkan, sesuai dengan arahan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara perihal Monitoring Centre for Prevention (MCP) Kota Denpasar agar menjadi fokus bagi semua perangkat  di lingkungan Pemkot Denpasar, tidak terkecuali jajaran APIP. 

"Sesuai arahan Pak Wali, kita harapkan semua perangkat di Pemkot Denpasar agar secara kolektif dan bersama sama berfokus pada MCP ini. Karena MCP merupakan tolak ukur penilaian para pemerintah daerah," paparnya. 

Kepala Inspektorat Naning Djayaningsih, menjelaskan kegiatan pembinaan APIP seperti yang digelar saat ini diharapkan bisa diselenggarakan dalam beberapa periode dalam kurun waktu 1 tahun. 

"Sebelumnya kami ucapkan terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Wawali yang telah berkenan hadir hari ini untuk memberikan arahan kepada kami. Kedepannya kami mohon selalu bimbingan Bapak Wali dan Bapak Wawali kepada jajaran kami, agar bisa meningkatkan kualitas dan kinerja kedepannya," harap Naning Djayaningsih.

Breaking News

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved