-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Selasa, 06 Januari 2026

Santunan Kematian APBD Induk Tahun Ini Dianggarkan Rp 5,7 M

Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar ,  Bali Kini - Santunan kematian di Denpasar adalah program Pemkot untuk warga yang mengurus akta kematian, diajukan secara online melalui laman Taring Dukcapil (menu Sewaka Santi) dengan persyaratan dokumen, Selasa, (6/1).
Realisasi santunan kematian di Denpasar pada tahun 2025 sebesar Rp 7.652.500.000, santunan kematian ini diberikan kepada 3.061 orang penerima yang telah memenuhi syarat.  Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, Dewa Gede Juli Artabrata. Dimana di Tahun 2025 kami realisasikan santunan kematian kepada 3.061 orang, dengan serapan anggaran 90,03 persen," kata Dewa Juli. 
Dikatakan pada  tahun 2025, santunan kematian dialokasikan sebesar Rp 8,5 miliar, masing-masing orang atau pemohon mendapatkan Rp 2.5 juta. Pihaknya menambahkan, untuk di APBD induk 2025, disiapkan anggaran Rp 5.720.000.000. Penganggaran ini diperuntukkan kepada 2.288 pemohon di Denpasar. Untuk anggaran murni 2026 dan baru mengakomodasi kebutuhan hingga September. Pada perubahan anggaran nanti, akan kembali ditambahkan," katanya.
Santunan kematian tersebut berupa reward bagi keluarga yang sudah meninggal jika karena rajin mendaftarkan keluarganya yang mengurus akta kematian. Mereka yang mendapatkan santunan kematian ini tidak memandang status sosial apakah mampu atau pun tidak. Namun, semua masyarakat ber-KTP dan KK Kota Denpasar yang mengajukan santunan kematian sesuai persyaratan yang sudah ditentukan akan mendapatkan.
Dewa Juli menambahkan, untuk mendapatkan reward ini pihak keluarga wajib mengurus akta kematian ke Desa atau Disdukcapil. Setelah mendapatkan akta kematian pihak keluarga mengajukan permohonan santunan kematian paling lambat 30 hari kerja dari tanggal kematian.
Adapun persyaratannya yakni mengisi formulir permohonan santunan kematian, mengisi surat pernyataan Ahli Waris/Pengampu bermaterai, mengisi surat pernyataan rekening masih aktif, fotocopy akta kematian, fotocopy KTP-el Ahli Waris/Pengampu, fotocopy Kartu Keluarga almarhum dan Ahli Waris /Pengampu dan fotocopy buku rekening bank yang masih aktif dari Ahli Waris/Pengampu. Permohonan Santunan Kematian ini dimasukkan ke dalam map kemudian dibawa ke Loket Santunan Kematian Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar untuk diproses dan diverifikasi. 
Berdasarkan Perwali 73 Tahun 2021, santunan kematian umum menjadi Rp. 2.500.000 per 8 Des 2021. Rekening yang digunakan harus BPD Bali untuk pembayaran santunan kematian.

Dinkes Denpasar Tingkatkan Kewaspadaan 'Super Flu'

 
Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar , Bali Kini - Kementerian Kesehatan, telah mencatat sebanyak 62 warga RI telah terjangkit Super Flu. Temuan kasus 'virus dari influenza tipe A H3N2 yang disebut Subclade K ini diambil langkah cepat Dinkes Denpasar.
Terlebih dalam catatan Kemenkes hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. 
Disebut super flu telah ditemukan disejumlah wilayah Indonesia, dengan kelompok anak-anak dan perempuan mendominasi jumlah penderitanya. 
Terkait hal itu, Dinas Kesehatan Kota Denpasar pun melakukan langkah antisipasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Candrawati memastikan, hingga saat ini tak ditemukan kasus super flu di Denpasar. 
Meski demikian, pihaknya melakukan berbagai langkah antisipasi. "Kita tingkatkan kewaspadaan melalui peningkatan peran surveilans dalam Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR)," kata Candrawati.
Pihaknya juga meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas layanan kesehatan di Denpasar mulai dari Puskesmas, rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya. 
Mengimbau masyarakat untuk meningkatkan dan membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 
Dengan menjaga kebersihan lingkungan, serta Istirahat cukup serta mengkonsumsi makanan bergizi seimbang untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, apalagi dimusim cuaca ekstrem ini. 
"Menggunakan masker saat bepergian ke luar rumah atau saat sakit. Lalu menjaga jarak dan menghindari kerumunan jika memungkinkan," paparnya.
Gejala super flu umumnya muncul secara tiba-tiba, biasanya dalam waktu dua hingga tiga hari setelah terpapar virus. Oleh karena itu, penting bagi semua untuk mengenal penyakit super flu, termasuk penularan dan langkah pencegahannya.

Pemkab Klungkung Lakukan Revitalisasi TPA Menjadi TPST

Laporan Reporter : Gung Anom
Klungkung , Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Klungkung melakukan revitalisasi sejumlah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis teknologi ramah lingkungan. Langkah ini diambil sebagai upaya penanganan permasalahan sampah, seiring kondisi TPA dengan sistem open dumping yang saat ini telah mengalami kelebihan kapasitas. 

Plt. Kadis LHP Klungkung, I Nyoman Sidang mengatakan, Revitalisasi TPA di Kabupaten Klungkung  menjadi TPST karena kondisi TPA open dumping  over load, sehingga dilakukan Revitalisasi  TPA menjadi TPST berbasis teknologi ramah lingkungan. Revitalisasi dilakukan mulai dari TPA Jungutbatu menjadi TPST Jungutbatu tahun 2024 dan TPA Biaung menjadi TPST Biaung tahun 2025. “TPST Jungutbatu sudah beroperasi sejak september 2025,” ujar Nyoman Sidang, Selasa (6/1).

Pihaknya menjelaskan, TPA Sente mulai dimanfaatkan untuk pemrosesan sampah residu setiap hari Rabu dan Sabtu sejak Januari 2024. Sampah residu tersebut berasal dari hasil pengolahan sampah di TPS3R desa serta TOSS Center.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Pembenahan Pengelolaan TPA dengan sistem controlled landfill pada November 2024, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penerbitan SE Pengelolaan TPA open dumping pada Mei 2025. 

Dengan demikian, TPA Sente yang sebelumnya dikelola dengan sistem open dumping menjadi salah satu TPA di Indonesia yang mendapatkan perhatian melalui SE Menteri LHK tersebut. Sebagai tindak lanjut atas SE pembenahan pengelolaan TPA controlled landfill/sanitary landfill, maka sejak November 2025 mulai dilakukan persiapan pengelolaan TPA Sente menuju sistem controlled landfill. “Sebagai tindak lanjut SE Menteri LHK, seluruh pengelolaan TPA dengan sistem open dumping di Kabupaten Klungkung direncanakan beralih ke sistem controlled landfill. Namun, proses ini terkendala pengadaan tanah urug, khususnya di wilayah kepulauan Nusa Penida. Oleh karena itu, pengadaan tanah urug untuk penerapan sistem controlled landfill baru dapat dilakukan di TPA Sente. Sementara itu, penutupan sampah residu dengan sistem controlled landfill di TPA Jungutbatu memanfaatkan tanah dari bekas tumpukan sampah serta bahan kompos organik hasil pengolahan sampah di TPST Jungutbatu,” sebutnya

Ditambahkan, saat ini di TPA Sente tengah dilakukan proses penutupan sampah residu menggunakan tanah urug dengan teknik terasering. Setelah proses penutupan selesai, lahan tersebut direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai kawasan hijau. Adapun anggaran untuk pembenahan pengelolaan TPA Sente dengan sistem controlled landfill masih terbatas pada pengadaan tanah urug yang dialokasikan melalui anggaran perubahan APBD Kabupaten Klungkung Tahun 2025 sebesar Rp199.911.000. “Sebagai langkah antisipasi pascarevitalisasi agar lokasi tersebut tidak kembali dimanfaatkan sebagai TPA liar, akan dilakukan pemasangan spanduk larangan pembuangan sampah di area TPA Sente. Selain itu, pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan desa adat untuk bersama-sama mengajak masyarakat mengelola sampah secara mandiri di tingkat rumah tangga atau memanfaatkan layanan TPS3R yang tersedia di desa,” pungkasnya. 



Wabup Tjok Surya Terima Audiensi Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV

Laporan Reporter : Tim Lpt 
Klungkung , Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menerima audiensi dari Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV yang didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja, bertempat dikantor Wakil Bupati Klungkung, Selasa (6/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan Klungkung I Wayan Suteja menyampaikan sejumlah rencana dan usulan terkait pemeliharaan serta pelestarian bangunan dan situs bersejarah yang ada di Kabupaten Klungkung. Salah satu yang dibahas adalah rencana pemeliharaan bangunan Goa Jepang yang berlokasi di Kecamatan Banjarangkan.
Selain itu, turut disampaikan pula rencana pemeliharaan bangunan bersejarah Kerta Gosa serta beberapa usulan pemeliharaan terhadap bangunan cagar budaya lainnya yang tersebar di wilayah Kabupaten Klungkung.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan harapannya agar Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV dapat memberikan dukungan dan pendampingan teknis dalam pelaksanaan pemeliharaan situs-situs bersejarah tersebut. Pihaknya mengaku akan siap memberikan dukungan sepenuhnya sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah daerah.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan Balai Pelestarian Kebudayaan sangat penting agar seluruh bangunan dan situs bersejarah di Kabupaten Klungkung dapat terpelihara dengan baik, lestari, serta tetap memiliki nilai sejarah dan budaya bagi generasi mendatang,” ujar Wabup Tjok Surya.

Melalui koordinasi dan kerja sama yang berkelanjutan ini, diharapkan upaya pelestarian warisan budaya di Kabupaten Klungkung dapat berjalan optimal.

Percantik Wajah Pasar Umum Galiran, Bupati Satria Tertibkan Pedagang Bermobil

Laporan Reporter : Tim Lpt 
Klungkung , Bali Kini - Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung guna mempercantik wajah pasar agar terlihat bersih, tertib dan nyaman. Hal itu disampaikan saat Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra meninjau Pasar Umum Galiran, Kecamatan Klungkung, Selasa (6/1). 

Penertiban ini dilakukan untuk mengatasi kesemrawutan, kemacetan dan menjaga ketertiban umum dengan tujuan meningkatkan fungsi pasar tradisional dan daya saingnya di tengah maraknya pasar modern. 

Saat di lokasi Bupati Satria mengatakan bahwa seperti yang kita ketahui bersama bahwa selama ini wajah pasar umum galiran terutama para pedagang bermobil yang sudah belasan tahun berjualan di badan jalan/trotoar ini terlihat sangat kumuh dan tidak tertata, sebelumnya pemerintah juga sudah siapkan tempat mereka berjualan di dalam pasar agar tidak terjadi kemacetan. “Jadi mulai hari ini dan seterusnya untuk menertibkan para pedagang pasar akan kita jaga setiap hari selama 24 jam dengan melibatkan OPD dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk bersama-sama bentuk team work yang solid dan berkolaborasi melakukan penertiban sesuai tugasnya masing-masing,” ujar Bupati Satria.

Selain itu, Bupati asal Dusun Sental Kangin, Nusa Penida ini tidak henti-hentinya mengajak kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Masalah sampah ini sangat penting diperhatikan bersama agar lingkungan tidak kumuh dan normalisasi got juga akan segera dilakukan. “Jadi kita akan terus mengedukasi masyarakat bagaimana pentingnya sekali membuang sampah, memilah sampah yang baik sesuai dengan apa yang dianjurkan oleh pemerintah,” harapnya.

DPRD Karangasem Lakukan Sidak ke BPKAD, Bahas Penataan Aset Daerah

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih
Karangasem, Bali Kini – DPRD Kabupaten Karangasem yang dipimpin Ketua DPRD I Wayan Suastika bersama Wakil Ketua Weisya Waisnawa, didampingi Komisi I DPRD Karangasem, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Senin (tanggal menyesuaikan).

Turut hadir dalam sidak tersebut anggota Komisi I DPRD Karangasem, di antaranya I Nengah Karyawan dari Dapil Gerindra dan anggota lainnya. Sidak berlangsung di ruang rapat BPKAD dan membahas pendataan aset milik Pemerintah Daerah Karangasem.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD menyoroti persoalan aset pemda yang hingga kini belum memiliki data pasti, baik aset yang sudah tercatat maupun yang belum tercatat secara administratif. Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, mengakui bahwa sampai saat ini pihaknya belum menemukan data valid mengenai jumlah pasti aset milik pemda yang telah dan belum tercatat.

“Aset-aset daerah yang sudah tercatat diharapkan ke depan bisa dikelola secara optimal agar mampu menghasilkan dan memberi manfaat bagi daerah,” ujarnya. Selasa, (6/1/2026). 

Seluruh hasil pembahasan dalam sidak ini nantinya akan dibawa dan dibahas lebih lanjut dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Karangasem.

Sementara itu, Kepala BPKAD Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, menjelaskan bahwa persoalan aset yang tidak tercatat secara regulasi maupun fisik merupakan masalah lama yang bersumber dari periode sebelumnya.

“Permasalahan aset ini timbul dari persoalan-persoalan masa lalu. Secara prinsip memang masih banyak aset yang belum tercatat. Sebagian data sebenarnya sudah ada di database, namun belum lengkap secara regulasi maupun pengamanan fisik,” jelasnya.

Ia menambahkan, sesuai arahan Ketua Pansus, BPKAD diminta untuk menindaklanjuti pengamanan aset, baik dari sisi administrasi maupun fisik di lapangan.

“Pemda harus melakukan pengamanan aset secara regulasi dan fisik. Aset harus tercatat, bersertifikat, dipasang patok, dan jelas bahwa lahan tersebut milik pemda. Intinya, aset daerah ke depan harus tertib administrasi dan mampu menghasilkan,” tegas Siki Ngurah.

DPRD Karangasem menegaskan komitmennya untuk mengawal penertiban dan optimalisasi aset daerah melalui pembahasan lanjutan di tingkat pansus. (Ami)

Spesialis Jambret Wisatawan Dibekuk Polres Karangasem, Turis Uzbekistan Jadi Korban


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih
KARANGASEM, Bali Kini – Tim Resmob Tohlangkir Satreskrim Polres Karangasem berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Uzbekistan. Dua pelaku jambret lintas kabupaten akhirnya ditangkap pada 5 Januari 2025, setelah sempat buron selama beberapa bulan.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 7 Oktober 2025. Korban berinisial IF, bersama rekannya AL, sedang mengendarai sepeda motor menuju Pantai Padangbai. Saat melintas di Jalan Raya Denpasar–Padangbai, tepatnya di kawasan BTN Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, korban tiba-tiba dipepet dan ditabrak dari arah kiri oleh dua pria tak dikenal.

Akibat benturan tersebut, korban terjatuh ke jalan. Memanfaatkan kondisi korban yang tidak berdaya, para pelaku dengan cepat merampas satu unit iPhone 16 Pro Max milik korban yang terpasang di holder spion motor, lalu melarikan diri ke arah Denpasar. Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp21 juta.

Setelah melakukan penyelidikan intensif, Satreskrim Polres Karangasem bersama Resmob Ditreskrimum Polda Bali berhasil mengungkap identitas pelaku. Pada 5 Januari 2025, pelaku pertama berinisial INB alias B (26), warga Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Karangasem, ditangkap di wilayah Denpasar.

Pengembangan dari penangkapan tersebut mengarah ke Banjar Dinas Munti Gunung, Kecamatan Kubu. Di lokasi itu, polisi kembali meringkus pelaku kedua berinisial IWG alias B (29).

Kapolres Karangasem AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H. membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut kedua pelaku merupakan spesialis jambret jalanan yang kerap menyasar wisatawan asing dan beraksi lintas wilayah.

“Penangkapan ini merupakan komitmen kami dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polres Karangasem, khususnya bagi wisatawan. Kedua pelaku ini dikenal licin dan sering berpindah tempat. Mereka beroperasi lintas kabupaten, mulai dari Karangasem, Klungkung, Denpasar hingga Gianyar,” tegas AKBP Joseph.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa:

1 unit sepeda motor Honda PCX warna biru yang digunakan sebagai sarana kejahatan

1 unit iPhone 16 Pro Max milik korban


Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polres Karangasem dan dijerat Pasal 479 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Kapolres Karangasem mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati saat berkendara dan tidak meletakkan barang berharga, khususnya handphone, di tempat yang mudah terlihat dan menjadi sasaran kejahatan. (Ami)

Senin, 05 Januari 2026

Kunjungi Tiga Sekolah Dasar, Bupati Satria Tekankan Pentingnya Pembentukan Pendidikan Karakter Sejak Dini

Laporan : Tim Lpt 
Klelungkung , Bali Kini - Suasana gembira dan penuh antusias menyambut kehadiran Bupati Klungkung, I Made Satria saat mengunjungi Sekolah Dasar (SD) di Desa Tohpati dan Desa Bungbungan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Senin (5/1). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung dalam memperkuat mutu pendidikan dasar, baik dari aspek akademik, fasilitas, dan pembentukan karakter.

“Jadi pagi hari ini titiang bersama Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung, I Ketut Sujana mengunjungi Sekolah Dasar Negeri 1 Tohpati, TK Negeri Tohpati, Sekolah Dasar Negeri 1 Bungbungan dan Sekolah Dasar Negeri 2 Bungbungan untuk menyapa dan tentunya memotivasi anak-anak dan para guru terutama dalam proses belajar mengajarnya sehingga proses belajar dari tingkat dasar ini bisa berjalan dengan sebaik-baiknya,” ujar Bupati Satria.

Tidak hanya itu, Bupati juga menekankan beberapa hal penting kepada siswa, terutama agar mengurangi penggunaan handpone dengan permainan gadget. Selain itu, Bupati mengajak anak-anak agar mematuhi nasehat guru harus rajin belajar, disiplin berpakaian, jaga kebersihan sekolah dan hal paling penting jangan melawan orang tua. “Mari adik-adik semua tingkatkan semangat belajar dihari pertama sekolah setelah libur semester ini, menyambut tahun baru 2026 harus semuanya semangat untuk menjadi generasi penerus yang cerdas dan berkualitas ke depan,” pesan Bupati kepada siswa.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada para guru pengajar yang sudah selama ini semangat mendidik anak-anak. Bupati juga meminta agar para guru bersabar dan jangan pernah bosan mengajar guna membangun karakter budi pekerti yang baik. “Kunjungan ini tentu akan titiang lanjutkan ke sekolah-sekolah lainnya kedepan, mari bersama-sama terus tingkatkan semangat mengajar guna membangun karakter sejak dini budi pekerti yang baik,” harapnya. 

Usai memberikan motivasi, Bupati Satria juga menyerahkan peralatan sekolah kepada para siswa dan menugaskan masing-masing Kepala Sekolah untuk mendata apa saja fasilitas sarana prasarana sekolah yang perlu diberikan bantuan untuk segera diajukan ke Disdik. 

PEMKAB BANGLI AJUKAN DUA RANPERDA STRATEGIS

Laporan Reporter : Tim Lpt 
Bangli , Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Bangli mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan pelayanan publik dengan mengajukan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangli, Senin (5/1/2026).

Dua Ranperda tersebut adalah Ranperda tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan, serta Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 6 Tahun 2021 tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Danu Arta.

Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, menjelaskan bahwa Ranperda Penataan Pasar dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan ritel modern yang dapat mematikan pasar rakyat. "Pasar rakyat adalah pilar ekonomi masyarakat kecil. Perda ini hadir untuk mewujudkan iklim usaha yang sehat, menjamin kepastian hukum, dan memastikan pertumbuhan ekonomi selaras dengan kearifan lokal serta tata ruang wilayah," ujarnya.

Sementara itu, perubahan Perda Perumda Air Minumperda Air Minum Tirta Danu Arta difokuskan pada manajemen SDM, termasuk penyesuaian modal dan penetapan batas usia pensiun pegawai menjadi 56 tahun.

Dukungan penuh dari fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Bangli membuat kedua Ranperda tersebut dapat dibahas lebih lanjut. "Kami sependapat bahwa pasar rakyat harus diproteksi melalui peningkatan sarana prasarana dan kemitraan wajib antara toko swalayan dengan usaha kecil," tegas Wakil Bupati I Wayan Diar.

Rapat Paripurna ini menjadi titik awal bagi Pansus DPRD untuk membedah lebih dalam materi Ranperda sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah yang sah. Sinergi antara legislatif dan eksekutif ini diharapkan mampu melahirkan produk hukum yang berdampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Bangli.

Gubernur Koster Perkuat Sinergi Bersama Media Massa, Ajak Dukung Implementasi Haluan Bali 100 Tahun

DENPASAR , BALI KINI — Gubernur Bali, Wayan Koster, menggelar ramah tamah dan silaturahmi bersama awak media cetak, elektronik dan online di Gedung Kertasabha, Jayasabha, Denpasar, Minggu (4/1) malam. 


Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali IB Surja Manuaba, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Bali Gede Pramana, serta para pimpinan redaksi media baik cetak, elektronik maupun online. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers atas peran strategis media dalam mendukung penyampaian informasi program dan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali kepada masyarakat, khususnya pada periode kedua kepemimpinannya yang dimulai tahun ini.

Gubernur Koster menyampaikan selama lebih dari sepuluh bulan terakhir belum sempat melakukan pertemuan dan silaturahmi secara langsung dengan awak media. Namun demikian, ia menegaskan media telah berperan aktif membantu Pemerintah Provinsi Bali dalam menyosialisasikan berbagai program pembangunan melalui beragam pemberitaan  platform media massa.

“Media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan kepada masyarakat apa yang sedang dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali. Berkat dukungan media, berbagai program dapat tersosialisasi dengan baik,” ujar Gubernur Koster.

Ia menegaskan, seluruh program dan kebijakan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025 hingga Desember 2025 merupakan bagian dari landasan Haluan Bali 100 Tahun, yang menjadi arah pembangunan Bali ke depan serta menjadi pedoman dalam pelaksanaan agenda pembangunan lima tahun mendatang.

Lebih lanjut, Gubernur Koster menyampaikan bahwa arah pembangunan Bali ke depan ditujukan untuk mewujudkan Bali yang tumbuh kuat, berkembang, dan berdaya saing global, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal.

Sejumlah program strategis yang telah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya juga akan terus dilanjutkan dan diperkuat, antara lain penggunaan busana adat Bali, pelestarian aksara Bali, serta pemanfaatan dan penguatan produk lokal Bali.

“Bali memiliki warisan yang sangat berharga untuk diteruskan kepada generasi sekarang dan generasi mendatang. Pembangunan yang kami lakukan bukan hanya membangun secara fisik, tetapi membangun sebuah peradaban,” tegasnya.

Gubernur Koster juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Haluan Bali 100 Tahun akan segera dimulai dalam waktu dekat agar dapat menjadi pemahaman bersama bagi seluruh elemen masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Koster berharap dukungan dan sinergi media dapat terus terjalin dengan baik demi kelancaran pelaksanaan program pembangunan Bali ke depan, serta menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi insan pers selama ini.(*)

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved