-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Selasa, 27 Januari 2026

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan 100 juta

Laporan Reporter  : Jero Ari 
Denpasar, Bali Kini  - DLHK Denpasar menganggarkan Rp 100 juta untuk asuransi pohon di tahun 2026 ini, asuransi pohon ini diperuntukkan untuk 15.863 batang pohon. Jumlah pohon ini berada di tepi jalan atau pohon perindang yang dikelola oleh DLHK Denpasar, Selasa (26/1).
Kabid Tata Lingkungan Dan Pertamanan Dinas LHK Kota Denpasar, Ida Ayu Widhiyanasari mengungkapkan, dalam klausul asuransi, untuk satu kejadian pihak asuransi akan menanggung maksimal Rp 20 juta. Pihaknya juga mengatakan jika asuransi tersebut tidak mencakup kondisi yang disebabkan oleh alam.
Asuransi hanya bisa diklaim untuk kondisi di luar kejadian alam. Misalkan ada mobil yang parkir di bawah pohon, tanpa ada kejadian alam misal angin tiba-tiba pohon tumbang dan menimpa mobil baru bisa klaim asuransi,” kata Dayu Widia, Senin, 26 Januari 2026. Namun tak semua kendaraan tersebut bisa mendapat asuransi, karena jika biaya perbaikan kendaraan di bawah Rp 500 ribu maka tidak akan mendapat tanggungan dari asuransi.
"Nilainya kalau memang klaim kendaraan perbaikan di bawah Rp 500 ribu ditanggung sendiri, misal spion saja. Karena di asuransi ada risiko sendiri namanya," katanya. 
Jika di atas Rp 500 ribu baru bisa diklaim asuransi tersebut, pihaknya menambahkan, nilai klaim asuransi untuk kerusakan maksimal Rp 5 juta per kejadian per lokasi. "Tapi tidak penuh juga Rp 5 juta. Misalkan kalau perbaikan habis Rp 1 juta, maka akan kami klaimkan asuransi Rp 1 juta," paparnya.
Untuk korban meninggal karena tertimpa pohon akan mendapatkan tanggungan senilai Rp 15 juta. Asuransi ini merupakan langkah antisipasi dari Pemkot Denpasar terkait kejadian pohon tumbang," ungkap Dayu Widia.
Sementara itu, untuk mengantisipasi angin kencang DLHK juga mengintensifkan perompesan pohon perindang yang ada jalan protokol Denpasar. Pohon-pohon tersebut dirompes mengerahkan armada DLHK. Selain untuk antisipasi pohon tumbang, perompesan ini juga untuk penataan dan mempercantik pohon. Sehingga, dengan kondisi angin kencang saat ini sudah lebih aman karena perompesan rutin yang dilakukan," Jelas widia. 
Untuk mempercepat perompesan pohon, juga dikerjasamakan dengan pihak ketiga,  pihaknya mengalami keterbatasan alat apalagi di kawasan tersebut banyak pohon yang tinggi-tinggi. Bahwa secara berkelanjutan pihaknya terus melaksanakan pendataan dan pemetaan terhadap kondisi dan usia pohon perindang di Kota Denpasar, Guna peremajaan pohon perindang, diperlukan penanaman ulang, ujar Dayu Widia.
Saat ini Tim DLHK juga melaksanakan mobiling serta mengecek pohon perindang yang ada di seputaran Kota Denpasar. Dimana cuaca ekstrem sekarang kerap terjadi patahan pohon, walau telah dilakukan perompesan tak menutup kemungkinan terjadi patahan disisi batang lainnya.

Wabup Tjok Surya Hadiri Peringatan HBI dan Peresmian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Klungkung

Klungkung , Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung menghadiri Upacara dan Tasyakuran Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026 di Kampus Politeknik Pengayoman Indonesia Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, Senin (26/1). 

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman, Berita Acara Serah Terima Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Peresmian 18 Kantor Imigrasi se-Indonesia oleh Menteri Imigrasi Pemasyarakatan RI, Jendral Pol. (Purn) Drs. Agus Adrianto, S.H., M.H. Adapun tema dalam peringatan ini yakni “Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju” sebagai momentum transformasi besar institusi imigrasi pascarestrukturisasi organisasi.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Tjok Surya menyampaikan rasa syukur, Dimana dalam peresmian 18 kantor Imigrasi se-Indonesia Kabupaten Klungkung menjadi salah satu Kabupaten yang terpilih untuk segera di bangun Gedung Imigrasi Kelas III Non TPI Klungkung. Pihaknya juga menambahkan dengan adanya Kantor Imigrasi di Kabupaten Klungkung akan memudahkan layanan terhadap masyarakat Klungkung dan sekitarnya terkait layanan keimigrasian (pembuatan paspor, ijin tinggal WNA, dan layanan lainnya). “Mari kita doakan bersama semoga segala proses berjalan lancar dan sesuai perencanaan,” harapnya. 

Sementara itu, sambutan Menteri Imigrasi Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto menegaskan bahwa Imigrasi adalah garda terdepan penjaga kedaulatan negara sekaligus motor penggerak ekonomi nasional. Ia memaparkan sejumlah capaian gemilang tahun 2025, di antaranya realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mencapai Rp10,45 triliun (159,59 persen dari target) serta keberhasilan kebijakan Golden Visa yang menarik investasi sebesar Rp 48,29 triliun. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk merefleksikan 76 tahun pengabdian Imigrasi Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara, memberikan pelayanan publik, serta mendukung mobilitas global yang aman dan tertib. 

Bupati Klungkung Hadiri Upacara Tawur Labuh Gentuh di Desa Adat Batununggul Nusa Penida

Klungkung , Bali Kini - Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Ny. Eva Satria menghadiri upacara Tawur Labuh Gentuh yang dilaksanakan di Pura Dalem Setra Desa Adat Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Minggu (25/1). Upacara sakral ini ditandai dengan prosesi menghanyutkan berbagai persembahan dan hewan kurban ke tengah laut menggunakan kapal LCT.
Upacara Tawur Labuh Gentuh merupakan salah satu rangkaian dari Karya Agung Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Menawa Ratna, Tawur Balik Sumpah, Tabuh Gentuh, Labuh Gentuh lan Nubung Pedagingan yang dilaksanakan di Pura Dalem, Prajapati, Catus Pata lan Segara Desa Adat Batununggul, Kecamatan Nusa Penida. Adapun puncak karya dijadwalkan berlangsung pada Buda Kliwon Matal, Rabu (28/1).

Selain prosesi Labuh Gentuh, pada hari yang sama juga dilaksanakan prosesi Ngelungsur Tirta Amerta di tengah samudra menggunakan perahu tradisional, serta prosesi Pedanan, yakni pengumpulan Ida Bhatara Kayangan Desa di Pura Dalem Batununggul. Seluruh rangkaian upacara dipuput oleh Ida Peranda Gede Putra Batuaji, Ida Peranda Wana Yoga, dan Ida Peranda Gede Padang Rata.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kebersamaan dan kekompakan krama Desa Adat Batununggul dalam melaksanakan rangkaian upacara karya. “Saya sangat mengapresiasi kebersamaan dan gotong royong yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan karya ini. Semangat kebersamaan ini agar terus dijaga dan dilestarikan, karena dengan gotong royong setiap pekerjaan akan terasa lebih ringan. Ini merupakan budaya adiluhung dan menjadi kekuatan Pulau Bali. Mari bersama-sama menjaga adat, budaya, serta semangat gotong royong ini,” ujar Bupati Satria, yang dilanjutkan dengan penyerahan punia kepada Bendesa Adat setempat.

Lebih lanjut, Bupati Satria berharap seluruh rangkaian upacara karya dapat berjalan dengan lancar hingga puncak karya. Dengan terlaksananya upacara ini, diharapkan seluruh umat senantiasa dianugerahi kedamaian, keselamatan, kerahayuan, serta kemakmuran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Camat Nusa Penida Kadek Yoga Kusuma, Ketua MDA Kabupaten Klungkung Dewa Made Tirta, tokoh Puri Ubud sekaligus pengerajeg karya Tjokorda Oka Artha Ardana, para perbekel se-Kecamatan Nusa Penida, serta undangan lainnya.(jim )

Akselerasi Pengentasan Kemiskinan, Bupati Kembang Hartawan Letakkan Batu Pertama Bedah Rumah di Dauhwaru.

 Jembrana , Bali Kini  – Sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan di Kabupaten Jembrana. BUMDesa Bersama Mekar Mesari LKD Kecamatan Jembrana menyalurkan bantuan sosial berupa dua unit program Bedah Rumah dan dua unit Bedah Warung yang bersumber dari Sisa Hasil Usaha (SHU) Pengelolaan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPKP).
Program ini merupakan bagian dari komitmen BUMDesa dalam menjalankan fungsi sosial serta mendukung peningkatan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut dengan hadir secara langsung untuk melakukan peletakan batu pertama program Bedah Rumah di Lingkungan Dauhwaru, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Negara, pada Selasa (27/1).

Dalam sambutannya, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyampaikan bahwa realisasi bantuan Program Bedah Rumah agar berpedoman pada prinsip Kosala Kosali sebagai tata letak bangunan tradisional Bali.
"Program Bedah Rumah idealnya dirancang dengan mengacu pada tata letak bangunan Bali Kosala Kosali. Pendekatan ini penting untuk memastikan bahwa rumah yang dibangun tidak hanya layak huni secara fisik, tetapi juga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya. Dengan menerapkan konsep tersebut, hunian akan lebih selaras dengan filosofi budaya Bali yang menekankan keharmonisan antara manusia, alam, dan spiritualitas, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara utuh dan berkelanjutan" ujarnya.

Ia berharap bantuan sosial yang diberikan BUMDesa Bersama Mekar Mesari LKD Kecamatan Jembrana dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.
"Tentu harapanya bantuan sosial yang disalurkan oleh BUMDesa Bersama Mekar Mesari LKD Kecamatan Jembrana dapat memberikan manfaat yang nyata, meningkatkan kesejahteraan, serta meringankan beban masyarakat penerima," harapnya.

Sementara itu Kepala BUMDesa Bersama Mekar Mesari LKD Kecamatan Jembrana Ida Bagus Gede Indira Manuaba menyampaikan Bantuan sosial masyarakat ini diwujudkan dalam bentuk 2 unit bedah rumah dengan Nilai perunit sebesar Rp. 35.000.000 dan 2 unit bedah warung (booth container) dengan Nilai perunit sebesar Rp. 12.500.000.
"Usulan nama penerima bedah rumah dan bedah warung berdasarkan usulan yang diajukan oleh perbekel lurah. Kelurahan Dauhwaru I Dewa Ketut Suartana,  Kelurahan Pendem I Ketut Sumita,  untuk Bedah Warung (Booth Container) penerimanya   I Ketut Nunas Desa Perancak, Ni Ketut Meli Wali Desa Dangintukadaya," tandasnya.

Prestasi ini Buah Upaya Dari Suksesnya Berikan Pemerataan Jaminan Kesehatan Kepada Masyarakat

Ket. Foto : 
Pj Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, sesaat setelah menerima penghargaan UHC 2026, didampingi Kepala Dinas Sosial, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Kota Denpasar,  Nyoman Wiwiek Yuliadewi, di Jakarta International Expo, Selasa (27/1).

Jakarta, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026 Kategori Madya Tingkat Kabupaten/Kota, sebagai hasil dari upaya pemerintah dalam memastikan akses pelayanan kesehatan masyarakat sama rata dan tanpa ada hambatan biaya. 


Piala dan Piagam Penghargaan diterima oleh Penjabat (PJ) Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, di Jakarta International Expo, Selasa (27/01).

Agenda tahunan yang diselenggarakan BPJS Kesehatan ini merupakan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dalam mendaftarkan penduduknya pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), meliputi layanan kesehatan promotov, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.

Dihadapan 31 Gubenur dan 397 Bupati dan Walikota penerima penghargaan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan upaya Pemerintah Daerah yang terus mendorong pemerataan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakatnya. 

"Kami mengapresiasi kepada seluruh pimpinan Provinsi, serta Kabupaten/Kota penerima penghargaan, dan harapan kami dapat menjadi contoh untuk yang lain," kata Ali Ghufron Mukti.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piala penghargaan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, kepada perwakilan Provinsi, serta Kabupaten/Kota.

Seusai penyerahaan, Pj Sekertaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil, BPJS Kesehatan Kota Denpasar, serta seluruh pihak dan aparatur yang bertugas.

"Perlu diketahui bahwasannya penghargaan ini diukur berdasarkan cakupan JKN Penduduk minimal 98% dengan minimal anggota aktif 80%, artinya masyarakat Kota Denpasar terlindung dalam jaminan kesehatan, dan ini semua merupakan cita-cita Bapak Walikota Denpasar dalam hal pemerataan jaminan kesehatan yang telah berhasil diimplementasikan melalui dinas-dinas terkait," ujar PJ Sekda Eddy Mulya. (Gita)

Walikota Jaya Negara Terima Kunjungan Silaturahmi Kakanwil Kemenag Bali.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha bersama Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Dibya, di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (27/1).


Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha bersama Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Dibya, di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (27/1). Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi dan koordinasi antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara yang didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, AA Ngurah Gede Darma Putra Atmaja menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dan sangat mendukung program kementerian agama, khususnya wilayah Bali. Pihaknya juga menekankan pentingnya kerjasama antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. 

"Kami sangat mendukung program-program Kementerian Agama, karena ini merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membawa kemajuan bagi Kota Denpasar," ujarnya.

Walikota Jaya Negara berharap, berbagai program Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Denpasar. 

"Kami berharap berbagai program-program Kementerian Agama dapat membawa kemajuan bersama bagi Kota Denpasar," ujarnya.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, menyampaikan dukungan terhadap program Pemerintah Kota Denpasar. Hal ini tentu menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pembangunan berkelanjutan. 

"Program Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali secara umum sejalan dengan program Pemkot Denpasar, yaitu pembangunan SDM, penguatan adat dan dresta bali, serta menjaga kerukunan umat beragama," katanya.

Sunartha juga menyampaikan beberapa program yang akan dilaksanakan oleh Kanwil, termasuk pembangunan sektor pendidikan widyalaya dan penanganan isu-isu sosial di masyarakat. 

"Kami berharap dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar dalam melaksanakan program-program peningatan SDM hingga menjaga kerukunan umat beragama," katanya. (Ags).

Senin, 26 Januari 2026

Rangkaian Peringatan HUT Ke-238Pemkot Denpasar Kembali Gelar D’Tik Festival 2026

Ket. Foto : Rapat persiapan pelaksanaan D'Tik Festival 2026 yang dipimpin langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, pada Senin (26/1) di Kantor Walikota Denpasar. 

Denpasar, Bali Kini - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (D’Tik) Festival pada tahun 2026. Event yang mengusung semangat inovasi dan kolaborasi ini akan dipusatkan di kawasan Taman Kota Lumintang, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), dan Graha Sewaka Dharma.

Beragam perlombaan, pameran teknologi, hingga kegiatan pelayanan publik dirancang untuk menyemarakkan D’Tik Festival yang menjadi bagian dari rangkaian HUT Kota Denpasar tersebut.

Persiapan pelaksanaan kegiatan ini terungkap dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, pada Senin (26/1), bertempat di Kantor Walikota Denpasar. Rapat tersebut turut dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar Gde Wirakusuma Wahyudi, serta pimpinan OPD lainnya.

Dalam arahannya, Walikota Jaya Negara menegaskan bahwa D’Tik Festival diharapkan mampu memberikan warna baru bagi perkembangan teknologi di Kota Denpasar. Event ini tidak hanya menjadi ajang pameran teknologi, namun juga wahana aktualisasi inovasi dan kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.

“Melalui D’Tik Festival, kita ingin memperkenalkan pemanfaatan teknologi yang telah dikembangkan Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Selain itu, festival ini juga membuka ruang bagi startup, komunitas, dan perguruan tinggi untuk memperkenalkan produk serta layanan berbasis teknologi agar semakin dikenal luas,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut, Jaya Negara menekankan pentingnya menumbuhkan kreativitas dan kolaborasi antar pemangku kepentingan di bidang teknologi, sehingga mampu melahirkan produk-produk inovatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, pemerintahan, usaha, maupun sektor lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfos Kota Denpasar, Gde Wirakusuma Wahyudi, melaporkan bahwa D’Tik Festival 2026 akan berlangsung selama tiga hari, mulai 27 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan ini akan melibatkan kolaborasi lintas OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Beberapa rangkaian kegiatan yang akan digelar antara lain kolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui kegiatan Gema Tridatu, Dinas Koperasi dan UMKM dengan SENJA Denpasar, serta Dinas Kebudayaan melalui Parade Ngelawar dan Apresiasi HUT Kota Denpasar. Selain itu, Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi akan menghadirkan Bursa Kerja Online, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan dengan Bazar Pangan serta Lomba Ikan Mas Koki Bali.

"Tak hanya itu, Dinas Pertanian akan melaksanakan vaksinasi, kastrasi, dan pemeriksaan hewan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menghadirkan Mobil Perpustakaan Keliling, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB melalui program Mobil Ceria," ujarnya.

Adapun lomba-lomba yang akan memeriahkan D’Tik Festival meliputi lomba video drone, lomba logo D’Tik Festival 2027, lomba video pengelolaan sampah, e-sport, lomba menyanyi, hingga lomba video berbasis kecerdasan buatan (AI).

Selebihnya disampaikan pula bahwa dalam pelaksanaannya, Pemkot Denpasar juga menaruh perhatian pada aspek kebersihan dan keberlanjutan lingkungan dengan menggandeng komunitas Eling Ring Pertiwi, khususnya dalam pengelolaan sampah selama kegiatan berlangsung, sebagaimana yang telah diterapkan pada Denpasar Festival sebelumnya.

"D’Tik Festival 2026 diharapkan menjadi ruang bersama untuk merayakan inovasi, kreativitas, serta kemajuan teknologi yang berpihak pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar," ujarnya. (Pur)

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Pengukuhan Pecalang Desa Adat Sumerta Masa Bakti 2026 - 2030.

Denpasar, Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pengukuhan Pecalang Desa Adat Sumerta Masa Bakti 2026 - 2030 oleh Bendesa Adat Sumerta di Wantilan Pura Desa dan Bale Agung Desa Adat Sumerta, Minggu (25/1) sore. 

Sebagai tanda resmi pengukuhan, Wali Kota Denpasar Jaya Negara didaulat memakaikan Pin Pecalang kepada Komandan Kompi (Danki) dan Wakil Danki Pecalang Desa Adat Sumerta Masa Bakti 2026-2030. Pengukuhan tersebut sebagai penanda dimulainya mada ayahan baru Pecalang Desa Adat Sumerta. 

Turut hadir Anggota DPRD Kota Denpasar, I Made Mudra, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, Jro Bendesa Desa Adat Sumerta, I Made Ariawan Payuse, Perbekel se-Desa Adat Sumerta, Para Sesepuh Pecalang Desa Adat Sumerta dan tokoh masyarakat serta adat lainnya. 

Rangkaian Pengukuhan diawali dengan Upacara Mejaya - Jaya Pecalang Desa Adat Sumerta Masa Bakti 2026 - 2030 yang dipuput oleh Ida Pandita Mpu Padma Nanda Griya Agung Pasek Sumerta. Sebanyak 109 Pecalang Desa Adat Sumerta dukukuhkan untuk Masa Bakti 2026 - 2030. Terpilih sebagai Komandan Kompi Pecalang Desa Adat Sumerta yakni I Nyoman Cangker. 

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengucapkan selamat bertugas kepada Pecalang Desa Adat Sumerta Masa Bakti 2026-2030. Pihaknya juga mengapresiasi eksistensi Paiketan Pecalang di Desa Adat Sumerta. 

"Pecalang dewasa ini diharapkan aktif berperan sebagai garda terdepan menjaga budaya, adat istiadat, dan nilai-nilai tradisi di tengah derasnya kemajuan zaman, juga proaktif menjalin sinergi dengan instansi lainnya berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (bergotong-royong)," ujarnya. 

Dikatakan Jaya Negara, keberadaan Pecalang saat ini untuk memastikan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah penugasannya. Sebagai Daerah Tujuan Pariwisata, sektor kamtibmas sangat krusial karena akan berpengaruh juga pada sektor lainnya di Bali. 

Sementara Jro Bendesa Desa Adat Sumerta, I Made Ariawan Payuse dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan selama ini oleh Pemkot Denpasar, Wali Kota Jaya Negara dan jajaran kepada Paiketan Pecalang di Desa Adat Sumerta. 

"Terkait program yang telah kami jalankan seperti patroli rutin setiap sabtu malam. Program ini juga terbukti telah diapresiasi oleh jajaran Polsek Denpasar Timur. Semoga kehadiran langsung Bapak Wali Kota Denpasar mengukuhkan Pecalang Desa Adat Sumerta Masa Bakti 2026-2030 ini dapat menambah semangat para Pecalang kami dalam bertugas nantinya, " ucap Ariawan Payuse. (*)

Walikota Jaya Negara Resmi Buka Tenis Meja Proton Cup IV Tahun 2026

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan membuka Turnamen Tenis Meja Proton Cup IV Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah di GOR PTMSI Denpasar, Kawasan Graha Yowana Suci, Minggu (25/1).

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Proton Cup IV Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah di GOR PTMSI Denpasar, Kawasan Graha Yowana Suci, Minggu (25/1).

Turnamen yang bertujuan meningkatkan kebugaran, imunitas, serta mempererat tali persaudaraan antar tenaga kesehatan (nakes) ini dihadiri Direktur Utama RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah, dr. I Wayan Sudana, M.Kes, beserta jajaran, tamu undangan dan para peserta dari berbagai rumah sakit di Bali.

Pembukaan Proton Cup IV ditandai dengan laga eksibisi ganda putra yang mempertemukan Walikota Jaya Negara berpasangan dengan Direktur Utama RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah, dr. I Wayan Sudana, M.Kes. Pertandingan berlangsung penuh keakraban dan sportivitas, dengan skor berakhir imbang sebelum kompetisi resmi dimulai.

Di sela-sela kegiatan Walikota Jaya Negara menyambut baik penyelenggaraan Proton Cup sebagai kontribusi positif dalam pengembangan olahraga tenis meja di Kota Denpasar. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga ruang silaturahmi yang memperkuat solidaritas antar tenaga kesehatan di Bali.

“Tentu kami menyambut baik kegiatan ini. Selain berolahraga, ajang ini juga menjadi wadah silaturahmi bagi tenaga kesehatan serta dapat membantu meningkatkan imunitas. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, semoga kegiatan ini berjalan lancar,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah, dr. I Wayan Sudana, M.Kes didampingi Ketua Panitia, dr. I Made Haryoga, Sp.Onk.Rad menjelaskan bahwa Proton Cup berawal dari inisiatif tim tenis meja RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah. Nama “Proton” dipilih karena melambangkan muatan positif, yang diharapkan mampu menularkan semangat dan energi positif bagi seluruh peserta.

“Kami berharap melalui turnamen ini terjalin hubungan yang semakin erat dan positif antar tenaga kesehatan di seluruh Bali, sekaligus mendorong pola hidup sehat dan peningkatan imunitas,” ungkapnya.

Dijelaskan pula bahwa Proton Cup IV mempertandingkan dua kategori, yakni Ganda Tenaga Kesehatan yang diikuti 18 pasang serta Ganda Umum dengan total 72 pasang peserta. Turnamen ini diikuti oleh 11 rumah sakit, di antaranya RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah, RSD Mangusada, RSUD Singaraja, RSUD Sanjiwani Gianyar, RS BaliMed, RS Bhayangkara, RSAD, RSUD Wangaya, RS Ari Canti, RSUD Tabanan, dan RS Suryahusada.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan berkelanjutan. Dengan adanya piala bergilir, Proton Cup diharapkan bisa rutin digelar setiap tahun,” pungkasnya.
(Pur)

Wali Kota Denpasar Jaya Negara Hadiri Upacara Giri Pati Agung di Pura Luhur Dalem Mutering Jagat Kertalangu

DENPASAR, BALI KINI- Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri pelaksanaan Upacara Giri Pati Agung, Pegat Sot, serta Caru Panca Durga Ida Bethara Tangkas yang digelar oleh Pratisantana Arya Kanuruhan Kota Denpasar di Pura Luhur Dalem Mutering Jagat, Kertalangu, Kesiman, Sabtu (24/1).


Turut hadir dalam acara itu, Penglingsir Puri Klungkung Ida Dalem Semara Putra, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Umum Pratisantana Sira Arya Kanuruhan I Wayan Gredeg, perwakilan DPRD Provinsi Bali, DPRD Kabupaten/Kota se-Bali, serta seluruh perwakilan Pratisantana Arya Kanuruhan dari berbagai wilayah di Bali.


Rangkaian upacara dipuput oleh dua orang sulinggih Rsi Wayahan, yakni Ida Pedanda Bodoh. Upacara diawali dengan Pacanangan Ida Bethara Tangkas yang dilaksanakan di Pura Kawitan Tangkas Pagan, kemudian dilanjutkan menuju Pura Luhur Dalem Mutering Jagat Kertalangu. Setelah itu, rangkaian upacara dilengkapi dengan prosesi Ngulapin di Genah Pecak Kasedayan Tangkas Dimade sebagai bagian dari penyempurnaan yadnya.


Ketua Umum Pratisantana Sira Arya Kanuruhan, I Wayan Gredeg, yang didampingi Bendahara Umum Pratisantana Arya Kanuruhan Kota Denpasar, Komang Nurjaya Maharta, menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara ini memiliki tujuan utama sebagai upaya penyucian dan penetralan atas peristiwa-peristiwa masa lalu yang diyakini masih memiliki pengaruh secara niskala.


“Upacara ini bukan semata-mata karena adanya kutukan. Namun lebih sebagai bentuk yadnya untuk menetralkan segala hal yang mungkin pernah terjadi akibat salah ucap, salah tindakan, atau peristiwa masa lampau. Tujuannya agar semuanya kembali netral, baik bagi leluhur, alam semesta, maupun gumi atau dunia,” jelas I Wayan Gredeg.


Ia menambahkan, upacara ini dilaksanakan demi terciptanya keharmonisan seluruh unsur kehidupan di bumi. Bagi Pratisantana Arya Kanuruhan Kota Denpasar, pelaksanaan Upacara Giri Pati Agung ini merupakan yang pertama kali, sementara sebelumnya upacara serupa pernah digelar oleh Arya Wangbang Pinatih pada tahun 2015 di lokasi yang sama.


Lebih lanjut dijelaskan, pemilihan Pura Luhur Dalem Mutering Jagat Kertalangu sebagai lokasi upacara memiliki keterkaitan erat dengan sejarah leluhur Arya Kanuruhan. Di wilayah Kertalangu ini terdapat jejak kerajaan pada masa lalu, mulai dari raja di Dalem Samplangan, Dalem Segening, hingga masa pemerintahan Arya Wangbang Pinatih dan Arya Tangkas dari Puri Agung.


“Tempat ini juga merupakan lokasi wafatnya anak raja pada masa lampau akibat kesalahpahaman dalam membaca sandi atau pesan kerajaan dari Puri Klungkung. Karena peristiwa itulah, secara niskala diyakini meninggalkan jejak yang perlu disucikan melalui upacara yadnya,” ungkapnya.


Disebutkan pula bahwa Arya Kanuruhan memiliki tiga garis keturunan utama, yakni Blangsinga, Tangkas, dan Pegatepan. Dari ketiga garis tersebut, Arya Tangkas ditugaskan menjadi raja di wilayah Kertalangu. Hal inilah yang menjadi dasar kuat pelaksanaan upacara di lokasi tersebut, sekaligus sebagai sarana untuk mempererat ikatan persaudaraan seluruh Pratisantana Arya Kanuruhan se-Bali.


Kehadiran Ida Dalem Semara Putra dimaknai sebagai bentuk penyaksian secara niskala atas hubungan sejarah antara Puri Klungkung dan keturunan Tangkas. Dikisahkan bahwa pada masa lalu, anak raja yang diberikan kepada Tangkas mengalami peristiwa tragis, di mana pengorbanan tersebut dilakukan sebagai bentuk penebusan rasa bersalah sang istri raja yang saat itu tengah mengandung. Anak tersebut kemudian diberi nama Pangeran Tangkas Puri Agung Pagan, yang hingga kini menjadi bagian penting dalam sejarah dan spiritualitas keturunan Tangkas.


“Harapan kami, seluruh rangkaian upacara yang dilaksanakan ini dapat berjalan sesuai dengan sastra dan tattwa yadnya, tanpa kekurangan apa pun, serta membawa kebaikan bagi seluruh umat,” tutup Komang Nurjaya Maharta.


Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang didampingi Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan harapannya agar pelaksanaan Upacara Giri Pati Agung ini dapat memberikan keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh umat, khususnya masyarakat Kota Denpasar.


“Semoga melalui pelaksanaan yadnya ini, keharmonisan antara manusia, alam, dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa terjaga, serta memberikan kerahayuan bagi kita semua. Rahajeng rahayu,” pungkasnya. (Ayu)

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved