-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Sabtu, 04 April 2026

Persembahyangan Bersama Hari SaraswatiJaya Negara Dorong Penguatan Pendidikan dan Daya Saing SDM

Ket. Foto : Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. I Putu Tangkas W., S.I.P., serta jajaran Forkopimda Kota Denpasar, dalam pelaksanaan persembahyangan bersama Hari Suci Saraswati, Sabtu (4/4) di Pura Agung Jagatnatha.

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama dalam rangka Hari Raya Saraswati, Sabtu (4/4), di Pura Agung Jagatnatha.

Persembahyangan yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Tunjung Kuning dari Griya Bungsu Tunjung Kuning, Pemogan ini dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. I Putu Tangkas W., S.I.P., jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Lantunan doa dan kidung suci mengalun khidmat, mengiringi umat yang memenuhi areal pura. Tampak pula para siswa sekolah turut hadir, khusyuk memohon tuntunan ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, serta keselamatan bagi kehidupan masyarakat Kota Denpasar.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan bahwa Denpasar patut bersyukur memiliki warisan pemikiran dari sastrawan besar seperti Ida Pedanda Made Sidemen yang menekankan pentingnya ilmu pengetahuan sebagai bekal kehidupan.

“Pesan yang dapat kita maknai adalah, meskipun tidak memiliki sumber daya, kita harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan agar dapat bermanfaat bagi masyarakat. Ilmu pengetahuan adalah sumber kehidupan sekaligus jalan pengabdian,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut, Jaya Negara menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur pendukung.
“Pendidikan menjadi prioritas pembangunan. Hal ini tercermin dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Kota Denpasar. Kami berkomitmen mencetak generasi yang berkualitas dan memiliki daya saing,” imbuh Jaya Negara.

Selain itu, pihaknya juga mendorong keterlibatan dunia pendidikan dalam penguatan kesadaran lingkungan, khususnya pengelolaan sampah berbasis sumber.

“Kami telah melibatkan civitas akademika dan satuan pendidikan untuk mengedukasi masyarakat dalam memilah sampah. Sekolah-sekolah di Denpasar juga telah mulai melaksanakan dengan baik,” tambah Jaya Negara 

Sementara itu, Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menyampaikan bahwa persembahyangan bersama ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan nilai spiritual masyarakat.

“Melalui persembahyangan bersama ini, semangat kebersamaan dan nilai spiritual diharapkan terus tumbuh, seiring komitmen menjadikan Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, rangkaian persembahyangan berlangsung dari pagi hingga malam hari guna memberikan kesempatan bagi seluruh pemedek untuk bersembahyang dengan tertib. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak membawa plastik sekali pakai serta tetap menjaga kebersihan dan kesucian area pura. (Pur)

Pemkot Denpasar Laksanakan Bhakti Penyineban Pujawali Pura Agung Lokanatha

Ket. Foto : Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua Komisi II DPRD Denpasar I Wayan Sutama, jajaran Forkopimda, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dalam kesempatan pelaksanaan 
Bhakti Penyineban Pujawali di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Denpasar, Jumat (3/4). 


Denpasar, Bali Kini -  Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Bhakti Penyineban Pujawali di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Denpasar, Jumat (3/4). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian pujawali yang bertepatan dengan Purnama Sasih Kadasa, sekaligus menjadi momentum memperkuat sradha bhakti umat.

Bhakti penyineban tersebut dihadiri Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua Komisi II DPRD Denpasar I Wayan Sutama, jajaran Forkopimda, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. 

Di sela-sela persembahyangan, Walikota Jaya Negara menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian pujawali. Jaya Negara menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan upacara tidak terlepas dari semangat gotong royong serta ketulusan umat dalam ngayah.

“Pelaksanaan pujawali ini berjalan lancar. Ini menjadi momentum bagi kita semua untuk terus meningkatkan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa,” ujar Jaya Negara.

Pada akhir kegiatan, Walikota bersama seluruh undangan dan masyarakat melaksanakan persembahyangan bersama sebagai penutup rangkaian pujawali. Dalam prosesi penyineban tersebut, Walikota Jaya Negara dan Wakil Walikota Arya Wibawa juga tampak mengikuti prosesi mundut pratima bersama pemangku dan para pengayah di Pura Agung Lokanatha.

Sementara itu, Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menjelaskan bahwa Karya Pedudusan Alit sekaligus pujawali di Pura Agung Lokanatha dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Sasih Kadasa. Dalam rangkaian tersebut, Ida Bhatara nyejer selama satu hari sebelum dilanjutkan dengan prosesi Penganyar dan Penyineban.

Prosesi Bhakti Penganyar dan Penyineban yang dilaksanakan pada Sukra Watugunung, 3 April 2026 pukul 09.00 Wita dipuput oleh Ida Pedanda Gede Oka Karang dari Griya Tegeh Karang Lumintang. Rangkaian upacara turut didukung oleh pengayah dari unsur pemangku, Kesra, penyuluh Bahasa Bali, TPLAH Denpasar Utara, pengenter, Sekaa Santhi TPLAH Kota Denpasar, serta Sekaa Gong Paguh Swara Kencana Banjar Pemalukan, Denpasar Utara.

Alit Surya Antara mengaku bersyukur seluruh tahapan piodalan telah berjalan lancar dan penuh makna. Ia berharap, pelaksanaan pujawali ini dapat memberikan energi positif dalam menjaga keharmonisan alam semesta.

“Kami berharap momentum pujawali ini menjadi wahana untuk meningkatkan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa serta mendukung terciptanya keseimbangan alam semesta beserta isinya,” ujarnya. (Pur)

Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Melaspas dan Padudusan Alit Pura Kawitan Batur Panti Tembawu

Ket. Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Melaspas dan Pedudusan Alit Pura Batur Panti Kawitan Arya Wang Bang Pinatih, Desa Adat Tembawu, Jumat (3/4). 

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Melaspas dan Pedudusan Alit Pura Batur Panti Kawitan Arya Wang Bang Pinatih, Desa Adat Tembawu, Jumat (3/4). Pada kesempatan itu, Walikota Jaya Negara juga sekaligus melaksanakan mendem pedagingan di Gedong Pura Kawitan dan ngaturang Punia.

Tampak hadir juga dalam kesempatan ini, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Budha, Kadis Perkim Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Antara, beserta tokoh setempat.

Di sela kegiatan berlangsung, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas semangat gotong-royong dan kebersamaan masyarakat pengempon dalam mendukung pembangunan di Pura Kawitan Batur Panti, Desa Adat Tembawu pasca musibah tumbangnya sebuah pohon beringin besar yang menimpa pelingih-pelingih di Pura ini pada dua tahun lalu tepatnya pada tanggal 7 April 2024 silam.

Pihaknya juga mengatakan bahwa upacara pemelaspasan serangkaian rampungnya Pembangunan Gedong, Tajuk, Pelinggih Betara dan  Padma ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, sehingga dapat menjadi momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

"Dengan pelaksanaan upacara pemelaspasan ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi Tri Hita Karana," ujarnya.

Sementara Panitia Karya, I Wayan Kaler mengatakan dengan rampungnya pembangunan Gedong, Tajuk, Pelinggih Betara hingga Padma ini usai musibah pohon tumbang yang menimpa pura, maka diadakan pemelaspasan serta mendem pedagingan.

 Pelaksanaan pembangunan ini telah dilaksanakan kurang lebih satu tahunan. Dimana karya ini di Puput oleh Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Gandha Kusuma, dari Griya Tegeh Gandha Buawana.

"Kami sangat berterimakasih kepada Pemkot Denpasar karena telah memberikan bantuan dalam renovasi pembagunan Pura Batur Panti Tembawu ini. Dan kami berharap dengan pelaksanaan upacara ini agar dapat terus mempertahankan tradisi, adat, dan budaya serta keharmonisan umat di Kota Denpasar," katanya. (Ays).

Jumat, 03 April 2026

Gerindra Bali Bersihkan Danau Yeh Malet, Dorong Jadi Destinasi Wisata Baru

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini — Ketua DPD Partai Gerindra Bali, I Gede Mulyawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, memimpin kegiatan bersih-bersih Danau Yeh Malet di Kabupaten Karangasem, Kecamatan Manggis pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra, dengan melibatkan seluruh kader partai, mulai dari tingkat DPC, DPD, anggota legislatif fraksi Gerindra, hingga masyarakat setempat.

De Gadjah mengaku baru mengetahui keberadaan danau tersebut dan menilai Danau Yeh Malet memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik. Ia menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih ini bukan sekadar seremonial, melainkan aksi nyata yang akan dilakukan secara berkelanjutan.

“Hari ini kita bersih-bersih danau di Yeh Malet Karangasem. Kita berbuat untuk masyarakat Karangasem dan Bali. Kegiatan ini tidak bersifat seremonial, tapi aksi nyata dan akan berkelanjutan. Ini juga merupakan instruksi dari Presiden,” ujar De Gadjah.

Ia juga memastikan pihaknya akan berupaya maksimal untuk menjaga kebersihan dan kelestarian Danau Yeh Malet ke depannya.

Senada dengan itu, anggota DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Gerindra, I Nyoman Suyasa, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kondisi danau saat ini sudah mengalami peningkatan kebersihan hingga sekitar 80 persen, meskipun masih perlu penanganan lanjutan terhadap gulma seperti eceng gondok.

“Kami sangat mendukung. Sekarang danau sudah hampir 80 persen bersih dan selanjutnya  diharapkan akan terus dibersihkan dari gulma. Harapannya ke depan semakin bersih dan ada pihak yang benar-benar menjaga,” ujarnya.

Suyasa menambahkan, jika pemeliharaan dilakukan secara konsisten, Danau Yeh Malet berpotensi menjadi destinasi wisata baru di Karangasem. Ia menekankan pentingnya perawatan berkelanjutan, mulai dari pembersihan gulma hingga penataan kawasan pinggir danau agar terlihat rapi dan menarik bagi pengunjung.

“Kuncinya di pemeliharaan. Kalau sudah bersih, harus ada yang menjaga. Gulma tumbuh dibersihkan, rumput dirapikan, pinggiran ditata. Kalau ini konsisten, bisa jadi destinasi wisata baru,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan bersih lingkungan ini merupakan bagian dari instruksi Presiden agar menjaga kebersihan lingkungan di berbagai lokasi seperti pantai, danau, hingga pasar, demi kesehatan masyarakat sekaligus mendorong promosi daerah.

Dengan begitu, adanya Danau Yeh Malet diharapkan dapat berkembang menjadi ikon wisata baru di Karangasem. (Ami)

Kamis, 02 April 2026

Menkum RI Serahkan Sertifikat KIK Kesenian Jegog Jembrana

Jembrana , Bali Kini- Kementrian Hukum Republik Indonesia  menyerahkan sertifikat menyerahkan sertifikat kekayaan intelektual komunal (KIK) kesenian Jegog kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Penyerahan dilakukan oleh Menkum RI, Supratman Andi Agtas kepada Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dalam acara Penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual Provinsi Bali tahun 2026 bertempat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Klungkung, Bali, Rabu (1/4/2026).

Sertifikat hak cipta juga diterima oleh dr. Luh Wayan Sriadi atas brand " Putri Mas" yang berfokus pada kerajinan tenun/songket khas Jembrana.

Hadir juga pada acara tersebut, Presiden Republik Indonesia ke-5, Megawati Soekarnoputri yang juga sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wagub Giri Prasta, Bupati/Walikota se-Bali, jajaran Kanwil Kementrian Hukum Provinsi Bali.


Menkum, Supratman Andi Agtas menyampaikan bahwa pelindungan terhadap kekayaan budaya daerah merupakan bagian dari kehadiran negara dalam menjaga warisan leluhur agar tidak hanya lestari, tetapi juga memiliki nilai tambah ekonomi dan daya saing global.


“Sertifikat ini bukan sekadar simbol legalitas, tetapi juga bentuk penghargaan atas identitas budaya masyarakat Bali dan Jembrana pada khususnya yakni kesenian Jegog. Tradisi ini memiliki nilai sosial dan spiritual yang harus dijaga bersama,” tegasnya.


Bupati Kembang Hartawan yang didampingi Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan negara dalam hal ini Kementrian Hukum dalam mendukung dalam pelestarian budaya lokal.

“Atas nama masyarakat Jembrana, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Hukum atas pelindungan hukum terhadap kesenian jegog. Ini menjadi kebanggaan sekaligus semangat bagi kami untuk terus menjaga budaya daerah,” ungkapnya.

Ia juga mendorong agar tradisi yang telah tercatat secara resmi ini dapat terus dikembangkan, tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai potensi ekonomi kreatif dan daya tarik pariwisata.

Dengan adanya pencatatan resmi ini, diharapkan kesenian jegog dapat semakin mendunia, terlindungi secara hukum, dan menjadi bagian dari kekayaan budaya nasional yang mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah. ( * )

Sekda Eddy Mulya Tutup Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2026

Ket. Foto :Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya tutup Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar tahun 2026 di GOR Lila Buana Denpasar, Kamis (2/4). 

Denpasar, Bali Kini - Setelah berlangsung selama sepekan, gelaran Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar tahun 2026 resmi ditutup Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya di GOR Lila Buana Denpasar, Kamis (2/4). 

Adapun hasil dari Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2026, adalah sebagai berikut, Juara umum I cabang olahraga tingkat SMA/SMK diraih SMAN 2 Denpasar ,Juara umum I tingkat SMP diraih SMPN 3 Denpasar dan Juara Umum I tingkat SD diraih Kecamatan Denpasar Selatan. 

Sedangkan untuk juara umum cabang seni tingkat SMA/SMK juara umum diraih SMA N 4 Denpasar , juara umum cabang seni tingkat SMP diraih SMP N 2 Denpasar dan juara umum cabang seni tingkat TK dan SD diraih Kecamatan Denpasar Timur. 

Untuk kategori atlet terbaik, diraih oleh  Ni Made Devkanya Nandita dalam cabor catur dari SD Saraswati 1, I Putu Balaram Aryadi cabor sepak bola dari SD Hainan School, Ni Made Nila Wati Sukma Dewi cabor sepak takraw dari SMPN 2, I Gusti Ngurah Taruna Hartawan cabor pentaque dari SMPN 14, Ni Luh Gede Ayu Suniartini cabor woodball dari SMKN 7, dan AAN Setia Parawangsa cabor pickle ball dari SMA Kristen Harapan. 


Pada kesempatan tersebut, Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya menyerahkan langsung  trophy, piagam dan uang pembinaan bagi para pemenang dan atlet terbaik di setiap kategorinya. 

Sekda Eddy Mulya juga mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang dan atlet terbaik di Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2026 sembari juga memberi support bagi yang belum memenuhi target juara agar tetap semangat berlatih menatap event selanjutnya. 


Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2026 seperti sebelum-sebelumnya, diharapkan dapat terus mendorong dan memberdayakan olahraga dan seni pelajar sebagai bagian strategis bagi pencapaian pretasi dan meningkatkan kesadaran anak-anak kita akan arti penting seni dan olahraga bagi peningkatan prestasi.


"Pelaksanaan Porsenijar Denpasar 2026 telah menghasilkan para juara terbaik,  diharapkan selanjutnya dapat dibina untuk kedepannya agar dapat mewakili Kota Denpasar di berbagai ajang multievent," ujar Eddy Mulya. 

Lebih lanjut  Eddy Mulya  mengatakan  kemenangan yang diraih hendaknya tidak membuat cepat berpuas diri, namun menjadi modal meraih prestasi yang lebih tinggi lagi diajang yang lebih prestisius lagi.
Sementara Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Denpasar, A.A Gede Wiratama didampingi Ketua Panitia Pelaksana, I Wayan Eka Apriana mengatakan, Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2026 telah dilaksanakan dari tanggal 26 Maret 2026 lalu, dan ditutup pada 2 April 2026. 


"Kami selaku panitia penyelenggara mengucapkan selamat kepada para juara dan juga terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pihak yang telah membantu menyukseskan Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2026 ini," ujarnya. (Eka)

Gubernur Koster: Karya IBTK di Besakih harus Berjalan Tertib dan Khidmat

Karangasem , Bali Kini – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pelaksanaan upacara karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih harus berlangsung dengan sebaik-baiknya, tertib, dan penuh khidmat tanpa gangguan selama rangkaian upacara berlangsung.

Penegasan tersebut disampaikan dalam sambrama wacana saat puncak karya yang digelar pada Kamis (2/4/2026), bertepatan dengan Hari Purnama Kedasa. Dalam kesempatan itu, Koster menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh dari seluruh pihak mengingat Besakih merupakan pura terbesar dan paling suci di Bali yang menjadi pusat persembahyangan umat Hindu, tidak hanya dari Bali tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

“Upacara karya ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi gangguan selama pelaksanaannya,” tegasnya.

Gubernur Koster juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan kenyamanan umat selama pelaksanaan karya yang berlangsung selama 21 hari hingga 23 April 2026. Pemerintah menyiapkan fasilitas penunjang termasuk layanan transportasi khusus bagi lansia, ibu hamil, serta pemedek berkebutuhan khusus dari area parkir menuju lokasi utama persembahyangan. 

Selain itu, pengaturan jadwal kedatangan umat dari seluruh kabupaten dan kota di Bali hingga luar daerah seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara dilakukan secara ketat untuk menghindari kepadatan di kawasan suci Besakih.

Dalam sambutannya, Koster juga menyoroti keberlanjutan penataan kawasan Besakih yang saat ini memasuki tahap kedua. Setelah tahap pertama rampung pada 2022 dengan anggaran sekitar Rp 800 miliar, tahap lanjutan difokuskan pada penataan 26 titik pelinggih dengan anggaran sekitar Rp 203 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Bali. Ia menegaskan bahwa seluruh penataan dilakukan dengan menjaga nilai historis, arsitektur, dan keseragaman estetika kawasan.

Menurutnya, tidak boleh ada lagi perbedaan mencolok dalam bahan maupun warna bangunan di kawasan Besakih, sehingga seluruhnya harus serasi dan tetap mencerminkan keaslian kawasan suci tersebut.

*Penataan Akses Jalan Menuju Besakih*

Lebih lanjut, Koster mengungkapkan rencana tahap ketiga berupa penataan akses jalan menuju Besakih dari berbagai arah seperti Klungkung dan Bangli. 

Studi perencanaan akan dimulai pada 2026 hingga 2027, dengan target pembangunan dimulai pada 2028 dan rampung pada 2030 guna mengatasi potensi kemacetan di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi kinerja Badan Pengelola Kawasan Suci Besakih yang sejak dibentuk pada 2023 telah menunjukkan hasil positif dengan pendapatan mencapai Rp14,5 miliar pada 2025. Pendapatan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan upacara, membantu desa adat dan desa dinas, serta kebutuhan operasional kawasan.

 Pemerintah Provinsi Bali juga memberikan bantuan khusus sebesar Rp 3,2 miliar untuk mendukung pelaksanaan karya IBTK tahun ini.

Di tengah dinamika global, Koster turut menegaskan bahwa kondisi Bali tetap aman dan kondusif. Hingga 31 Maret 2026, kunjungan wisatawan ke Bali mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan wisatawan domestik meningkat hingga 31 persen, yang menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi destinasi yang dicintai.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Bali juga terus mempercepat penanganan sampah dengan kebijakan bahwa Tempat Pembuangan Sementara ke depan hanya menerima sampah residu dan ditargetkan ditutup sepenuhnya pada Agustus 2026. 

Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik juga akan dimulai pada pertengahan 2026 dan ditargetkan selesai pada 2027, sehingga pada 2028 seluruh sampah di Bali dapat diolah menjadi energi.

Sementara itu, rangkaian puncak karya Ida Bhatara Turun Kabeh dipuput oleh 33 orang sulinggih yang merupakan representasi seluruh wilayah Bali. 

Para sulinggih memimpin prosesi di berbagai titik utama di kawasan Besakih, termasuk Penataran Agung sebagai pusat utama kegiatan, sejumlah pura di kawasan Catur Lawa dan Catur Dala, serta pedharman yang menjadi bagian dari kompleks Pura Agung Besakih.

Rangkaian upacara pada puncak karya berlangsung khidmat diawali dengan persembahyangan bersama, dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Bali, penyerahan dana simbolis kepada Jro Bendesa, prosesi nunas tirta, nedunang Ida Bhatara ke Paselang, dan ditutup dengan persembahyangan bersama.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Anggota DPRD Bali Ni Made  Sumiati, Bupati Karangasem beserta Wakil Bupati Karangasem, Bupati Buleleng, Bupati Klungkung serta Sekretaris Daerah Buleleng dan Bangli. Hadir pula Ketua PHDI Bali Jro Mangku Kenak dan Ketua PHRI Bali sekaligus Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023 Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

Di akhir sambutannya, Gubernur Koster mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Bali agar tetap aman, bersih, dan harmonis, serta berharap seluruh rangkaian karya Ida Bhatara Turun Kabeh tahun ini berjalan lancar dan sukses serta membawa kebaikan bagi Bali dan seluruh masyarakat.(*)

Perkuat HKI Pelaku UMKM Bali, Presiden RI ke-5 Megawati Minta HKI Harus Gencar di Sosialiasikan


KLUNGKUNG , Bali Kini - Presiden ke-5 Republik Indonesia, Prof. Dr. (HC). Hj. Ibu Megawati Soekarnoputri menghadiri Temu Wicara dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Manajemen Usaha pada, Rabu (Buda Pon, Watugunung), 1 April 2026 di Kabupaten Klungkung.

Kehadiran Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Republik Indonesia, didampingi langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Pantai Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.

Dalam Temu Wicara tersebut, pelaku UMKM yang memiliki produk kerajinan Seni Lukis Kamasan Bali, Tenun Songket, Kuliner, sampai Handycraft ini mendapatkan kesempatan langsung berdiskusi dengan Ibu Megawati Soekarnoputri. 

"Saya memilih Bali dalam kegiatan temu wicara bersama pelaku UMKM, karena Bali dikenal oleh banyak orang asing di dunia, selain untuk berlibur, produk kerajinan Bali juga digunakan oleh masyarakat luar, seperti contohnya Dior yang menggunakan kain tenun Endek Bali dalam koleksi produknya," ujar Megawati Soekarnoputri seraya menegaskan, karena itu Kain Tenun Endek Bali harus dilindungi dengan Hak Paten.

Lebih lanjut, Presiden ke-5 Republik Indonesia ini juga mengajak Gubernur Bali dan Bupati/Walikota se-Bali bersama pelaku UMKM untuk bersatu bergotong royong dalam menguatkan perekonomian dengan memiliki kreatifitas. 

"Kita harus bergotong royong dari hulu sampai hilir, salah satunya dengan menggandeng pemilik hotel/restaurant, untuk memanfaatkan produk hasil pertanian," jelasnya dalam diskusi yang menghadirkan panelis dari Kepala BRIN, Prof. Dr. Arif Satria, Sp.,M.Si, Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementrian Hukum RI, Hermansyah Siregar, S.H.,M.H., Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Kementrian Ekonomi Kreatif RI, Cecep Rukendi, S.Sos.,M.BA., Deputi Bidang Usaha Mikro, Kementrian UMKM RI, M. Riza Adha Damanik, S.T.,M.Si.,PH.D.,IPU, dan disaksikan langsung oleh Bupati/Walikota se-Bali. 

Sebagai penutup, Ketua Dewan Pengarah BRIN Republik Indonesia ini meminta Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementrian Hukum RI, Hermansyah Siregar, S.H.,M.H untuk terus mensosialisasikan Hak Kekayaan Intelektual ke masyarakat dan khususnya pelaku UMKM dengan memberikan kepastian perlindungan hukum yang berkeadilan. 

"Kita ini dalam sejarah bangsa, adalah sebuah bangsa yang memiliki seni budaya dengan kekayaan yang sangat luar biasa. Karena itu, Saya tegaskan kekayaan kita harus dilindungi, karena HKI sudah menjadi bagian dari hukum internasional. Ini penting dan HKI harus disosialisasikan dengan gencar, apalagi HKI memberikan manfaat kompensasi royalti seumur hidup kepada pencipta atas penggunaan karya mereka," pesannya sembari meminta agar Gubernur Bali, Wayan Koster melakukan pertemuan kembali dengan pelaku UMKM, untuk memprogramkan hasil pertemuan hari ini.(*)

Perbaikan Jalan, PUPR Denpasar Anggarkan Rp 203 Miliar

Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar , Bali Kini -  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merealisasikan perbaikan 10 ruas jalan di tahun ini. Total anggaran yang disiapkan dalam perbaikan mencapai Rp203 miliar. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar A.A Ngurah Bagus Airawata, Rabu (1/4). 

Dikatakannya saat ini progres perbaikan ruas jalan tersebut masih dalam proses tender pengawasan yang nantinya akan menyusul tender fisik. "Target di bulan Mei sudah diselesaikan tendernya, jadi paling lambat Juni sudah mulai fisik," ungkapnya. 
Untuk 10 ruas jalan yang akan diperbaiki, rekontruksi atau peningkatan jalan dan pembuatan trotoar di Jalan Tangkuban Perahu (Utara), Kecamatan Denpasar Barat sepanjang 3,38 kilometer dengan pagu anggaran Rp38,96 miliar. Selanjutnya Rekontruksi jalan kawasan Jalan Suradipa dan Jalan Tunjung Tutur di Kecamatan Denpasar Utara sepanjang 3,4 kilometer dengan pagu anggaran Rp17,89 miliar.
Untuk rekontruksi jalan dan pembuatan trotoar Jalan Pulau Saelus di Kecamatan Denpasar Selatan sepanjang 1 kilometer dengan pagu anggaran Rp13,4 miliar. Rekontruksi jalan juga menyasar Jalan Tukad Citarum, Kecamatan Denpasar Selatan sepanjang 800 meter dengan pagu anggaran Rp4,93 miliar. 
Selain itu rekontruksi turut menyasar kawasan Jalan Buana Kubu di Kecamatan Denpasar Barat sepanjang 667 meter dengan pagu anggaran Rp6,3 miliar.  Untuk rehabilitasi jalan, tahun ini PUPR Kota Denpasar juga melakukan pada beberapa jalan diantaranya, rehabilitasi jalan dan penataan pedestrian Kawasan Jalan Hang Tuah Timur di Kecamatan Denpasar Selatan sepanjang 365 meter dengan pagu anggaran Rp13 miliar. 
Kemudian Rehabilitasi kawasan Jalan Tukad Badung sepanjang 2.346 meter dengan pagu anggaran Rp10,2 miliar. Selanjutnya Rehabilitasi Jalan Gemitir di Kecamatan Denpasar Timur sepanjang 2.081 meter dengan pagu Rp3,567 miliar. 
Rehabilitasi juga menyasar Jalan dan Penataan Kawasan Sanur Kecamatan Denpasar Selatan. 
Proyek lanjutan di Jalan Danau Toba ini sepanjang 1,5 kilometer dengan pagu anggaran Rp24,7 miliar. Terakhir Rehabilitasi dan penataan kawasan pusat kota sepanjang 2,5 kilometer dengan pagu anggaran Rp83,85 miliar.

Rabu, 01 April 2026

Temu Wicara HAKI di Bali, Sanjaya Terima Sertifikat HAKI Pengakuan “Jineng dan Entil” sebagai HAKI KOMUNAL Ekspresi Budaya Tradisional dan Pengetahuan Tradisional

Tabanan , Bali Kini — Komitmen memperkuat ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual kembali ditegaskan dalam Temu Wicara UMKM terkait Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Manajemen Usaha yang digelar di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Rabu (1/4). Dalam momentum strategis tersebut, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, serta Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang dirangkaikan dengan penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026 serta kunjungan ke pameran UMKM berbasis kekayaan intelektual di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kabupaten Klungkung.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional, Megawati Soekarnoputri, Menteri Hukum RI, Kepala BRIN, anggota DPR RI, Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, serta para kepala daerah se-Bali beserta jajaran. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendorong perlindungan kekayaan intelektual sebagai fondasi penguatan ekonomi kreatif di daerah.

Dalam sambutannya, Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual sebagai bagian dari kedaulatan bangsa. Ia mengapresiasi Bali sebagai ruang tumbuhnya kreativitas dan ekonomi, sekaligus mengingatkan bahwa kekayaan seni, budaya, dan sumber daya Indonesia harus dijaga dengan serius. “Kekayaan kita luar biasa, maka harus dilindungi. HAKI ini sudah menjadi hukum internasional,” ujarnya, sembari menekankan pentingnya sosialisasi dilakukan secara masif agar tidak ada klaim dari pihak lain.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis 146 sertifikat HAKI kepada para penerima. Hingga triwulan pertama tahun 2026, tercatat sebanyak 5.003 permohonan HAKI telah masuk, mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan karya. Dalam rangkaian acara itu pula, Bupati Sanjaya menerima Sertifikat HAKI atas nama masyarakat adat Kabupaten Tabanan dalam kategori ekspresi budaya tradisional dengan judul “Jineng”.

Tak hanya itu, sebagai bentuk pengakuan pengetahuan tradisional, “Entil” yang merupakan kuliner khas Kabupaten Tabanan, khususnya dari Kecamatan Pupuan dan Penebel, juga memperoleh perlindungan HKI yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Sanda, Pupuan. Hal ini semakin mempertegas bahwa potensi lokal Tabanan tidak hanya kaya secara budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Sanjaya menegaskan bahwa “Jineng” tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga merepresentasikan identitas Tabanan sebagai lumbung pangan Bali. pihaknya menegaskan HAKI bukan sekadar pengakuan, tetapi perlindungan atas jati diri kearifan lokal masyarakat Tabanan.“ Jineng adalah simbol kearifan lokal masyarakat Tabanan dalam menjaga ketahanan pangan. Ini harus kita jaga, kita lindungi, dan kita dorong menjadi kekuatan ekonomi berbasis budaya,” tegas Sanjaya

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved