-->

Bali Kini

Ads

Kabar Denpasar

Kabar Tabanan

Kabar Klungkung

Kabar Jembrana

Senin, 09 Maret 2026

Bupati Jembrana Tekankan Konsep Asta Kosala Kosali dalam Program Bedah Rumah BUMDes Bersama

JEMBRANA, BALI KINI -  Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menekankan pentingnya menjaga identitas budaya Bali dalam setiap pembangunan infrastruktur kerakyatan. Pembangunan bedah rumah maupun bedah warung harus tetap memperhatikan tata letak bangunan sesuai dengan konsep asta kosala kosali. 
Hal ini disampaikan saat menghadiri penyerahan bantuan bedah rumah dan bedah warung oleh BUMDes Bersama Tunas Mekar Sejahtera Jaya LKD Kecamatan Melaya di Desa Ekasari, Minggu (8/3).

Dalam arahannya, Bupati Kembang mengingatkan agar pengerjaan bedah rumah tidak hanya mengejar kelaikan fisik, tetapi juga wajib menerapkan konsep Asta Kosala Kosali. Konsep tata laksana arsitektur tradisional Bali ini dinilai krusial untuk menjamin keharmonisan antara penghuni dengan lingkungannya.
"Pembangunan bedah rumah maupun bedah warung harus tetap memperhatikan tata letak bangunan sesuai nilai-nilai budaya kita. Asta Kosala Kosali bukan sekadar aturan arsitektur, tapi cara kita memastikan rumah tersebut memberikan rasa aman, nyaman, dan vibrasi positif bagi penghuninya," ujar Bupati Kembang Hartawan.

Penerapan konsep ini diharapkan dapat menjadi standar dalam program bantuan sosial ke depan, sehingga pemenuhan hunian warga kurang mampu yang juga program unggulan  di Jembrana tetap berjalan selaras dengan tatanan spiritual dan estetika lokal, terutama dari sisi tata letak. 
" utamakan tata letak terlebih dahulu. Sehingga dengan bantuan bedah rumahnyang diserahkan , kita juga berharap pelan pelan warga yang sudha dibantu mampu meningkatkan tarqf ekonominya , sehingga kedepan bisa memperbaiki hubuannya kembali tanpa membongkar konsep bangunan yang sudah pas, " terang Bupati Jembrana. 


Program bantuan yang bersumber dari Sisa Hasil Usaha (SHU) BUMDes Bersama Tunas Mekar Sejahtera Jaya ini mencakup:
 4 Unit Bedah Rumah dengan alokasi masing-masing Rp35.000.000. Selain itu juga diserahkan  satu Unit Bedah Warung dengan alokasi Rp30.000.000.

Bupati Kembang mengapresiasi langkah BUMDes Bersama Melaya yang telah berhasil menyisihkan laba usaha untuk kepentingan sosial. Menurutnya, sinergi antara penguatan ekonomi melalui UMKM (bedah warung) dan penguatan papan (bedah rumah) adalah kunci keberhasilan pembangunan di tingkat desa.

Wayan Ardana, perwakilan BUMDes Bersama Tunas Mekar Sejahtera Jaya, menyatakan komitmennya untuk mengikuti arahan Bupati terkait standar pembangunan berbasis kearifan lokal. "Kami memastikan bantuan ini tepat sasaran bagi warga kurang mampu di wilayah Melaya dan ke depannya akan lebih memperhatikan detail teknis sesuai konsep arsitektur Bali yang diamanatkan," pungkasnya. ( * )

Sinergi Lintas Sektoral Jembrana: Pastikan Nyepi dan Idul Fitri 2026 Aman, Nyaman, dan Toleran

NEGARA, JEMBRANA .BALI KINI – Menghadapi momentum langka berdekatan selisih waktu antara Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama Polres Jembrana menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral pada Sabtu (07/03/2026). Bertempat di Aula Polres Jembrana, pertemuan ini menjadi langkah krusial dalam memetakan strategi keamanan dan pelayanan publik terpadu.
Rakor ini secara spesifik membahas langkah preventif terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin muncul akibat tingginya mobilitas masyarakat. Beberapa poin strategis yang dihasilkan meliputi:
 
 Manajemen Arus Mudik: Antisipasi kemacetan di akses menuju Pelabuhan Gilimanuk dengan rekayasa lalu lintas dan himbauan mudik lebih awal.

 Stabilitas Ekonomi: Pengawasan ketat terhadap pasokan BBM, LPG, serta pemantauan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) untuk mencegah lonjakan harga.

Keamanan Lingkungan: Peningkatan patroli di pemukiman yang ditinggal pemudik guna mencegah aksi pencurian dan kebakaran.

Mitigasi Bencana: Kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi dan gangguan pasokan listrik selama rangkaian ibadah berlangsung.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, yang mewakili Bupati Jembrana, menegaskan bahwa kerukunan di Jembrana bukan sekadar slogan, melainkan modal sosial yang sudah mendarah daging.
" Momen beriringannya dua hari besar ini adalah cerminan indah keberagaman kita. Jembrana adalah role model kerukunan di Bali. Ini bukan soal siapa yang merayakan lebih dulu, tapi bagaimana kita saling menjaga kenyamanan ibadah satu sama lain," ujar Sekda Budiasa.
Dalam mendukung kelancaran agenda tersebut, Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menyatakan kesiapan penuh dari sisi pengamanan. Polres Jembrana telah menyiagakan 245 personel gabungan ditambah 48 personel cadangan di luar operasi rutin.

Kapolres juga memberikan imbauan praktis bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan keluar Bali diharapkan Mudik Lebih Awal, untuk  menghindari puncak kepadatan di pelabuhan.

"Kami harapkan masyarakat untuk mengikuti arahan dan rekayasa dari petugas, seperti mudik lebih awal dan membeli tiket sebelum sampai pelabuhan untuk menghindari kemacetan di Pelabuhan," pungkasnya. ( * )

Minggu, 08 Maret 2026

Soroti Ketidakpastian Global, Pemuda Hindu Yakin Presiden Mampu Hadapi Kondisi Krisis Akibat Perang*

Laporan Reporter : Asrinidevy devy
Jakarta, Bali Kini  — Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia, I Putu Yoga Saputra, menyoroti situasi geopolitik global yang tengah memanas dan berpotensi berdampak pada kondisi ekonomi dunia, termasuk Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIII DPN Peradah Indonesia di Rawamangun, Jakarta, Jumat 6 /3/26.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni dan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI, Ratu Isyana Bagoes Oka. Turut hadir, Direktur Bimbingan Masyarakat Hindu, Kemenag RI, I Nengah Duija beserta pimpinan ormas Hindu dan pemuda lintas agama.

“Hari ini kita dihadapkan dengan kondisi geopolitik dunia yang saat ini sedang memanas. Bisa kita saksikan di media massa maupun media sosial, konflik dan perang kawasan yang terjadi di Timur Tengah telah memberi sinyal mengkhawatirkan,” ujar Yoga. 

Menurutnya, tantangan global tersebut menuntut kesiapan semua elemen bangsa untuk menjaga stabilitas nasional. Yoga menilai hal itu akan berdampak langsung pada kondisi ekonomi global, termasuk Indonesia.

“Tentu suka tidak suka situasi ini akan berdampak pada kondisi ekonomi global, termasuk Indonesia,” lanjutnya.

Kendati demikian, Yoga meyakini pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mampu menangani krisis akibat ketidakpastian geopolitik dunia. Pemuda hindu kelahiran Jawa Tengah itu menyoroti kebijakan diplomasi Presiden menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga posisi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

“Namun kami yakin dan percaya, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut,” kata Yoga.

“Kita melihat bagaimana beliau terus membangun hubungan diplomasi dengan berbagai negara. Bagi kami, langkah diplomasi tersebut menjadi modal yang sangat kuat untuk membawa Indonesia melewati masa-masa penuh tantangan akibat situasi global saat ini,” tambahnya.

Yoga juga menyebut sejumlah program strategis seperti ketahanan pangan hingga stimulus ekonomi sebagai langkah menjamin kesiapan nasional. Program-program tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yoga menegaskan bahwa Peradah akan senantiasa mendukung program strategi situ.


“Selain itu, berbagai program strategis juga digenjot oleh pemerintah untuk menjamin ketahanan ekonomi nasional. Untuk itu, kami juga ingin menegaskan komitmen bahwa pemuda Hindu siap mendukung berbagai program strategis prioritas pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, ketahanan pangan, serta berbagai program lain yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat serta ketahanan nasional,” tegas Yoga.

Dia kemudian menyinggung berbagai kritik hingga cemooh yang bermunculan menyoroti program strategis tersebut. Menurutnya hal itu merupakan dinamika wajar dalam demokrasi. Yoga mendorong program tersebut tetap berjalan dengan tujuan kepentingan rakyat banyak.

“Memang kita mendengar banyak kritik, koreksi, bahkan cemooh terhadap program-program tersebut. Bagi kami hal itu biasa dalam dinamika berdemokrasi. Akan tetapi, selama program itu ditujukan untuk kepentingan rakyat kecil, maka program tersebut harus terus dijalankan. Tentu saja evaluasi dan perbaikan tetap diperlukan agar pelaksanaannya semakin tepat sasaran,” pungkasnya.

Sabtu, 07 Maret 2026

Satreskrim Polres Karangasem Amankan Pelaku Penipuan Modus Paket COD, Korban Mencapai Belasan Orang

Mantan Karyawan Ekspedisi Jadi Pelaku Penipuan Paket COD Di Karangasem, Berhasil Ditangkap Tim Opsnal Tohlangkir Resmob Polres Karangasem
Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karangasem berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penipuan dengan modus pengiriman paket Cash On Delivery (COD) yang sempat meresahkan masyarakat. Pelaku ditangkap oleh tim opsnal Tohlangkir Resmob Polres Karangasem pada Kamis (5/3/2026) dan saat ini masih menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, jumlah korban dalam kasus ini diduga mencapai belasan orang yang tersebar di 3 Kecamatan di Kabupaten Karangasem. Rinciannya, 7 korban berasal dari Karangasem, 7 korban dari Manggis, dan 1 korban dari Bebandem.

Para korban menerima paket yang tidak pernah mereka pesan, namun tetap diminta melakukan pembayaran karena paket tersebut berstatus COD. Nilai pembayaran yang ditagihkan kepada korban berkisar antara Rp250 ribu hingga Rp400 ribu.

Setelah paket dibuka, isi barang yang diterima korban tidak sesuai dengan nilai pembayaran, yakni hanya berupa barang murah seperti minuman soda.

Pelaku ditangkap di Seraya dan merupakan mantan karyawan salah satu perusahaan ekspedisi. Pelaku memanfaatkan data lama berupa nama dan alamat pelanggan yang diperoleh saat masih bekerja di perusahaan tersebut.

Dengan data tersebut, pelaku membuat resi pengiriman palsu sehingga paket dapat dikirim kepada korban dengan sistem pembayaran COD.

Kasus ini sempat viral di media sosial dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Karangasem.

Kapolsek Manggis, Kompol Made Suadnyana, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa penanganan kasus tersebut saat ini berada di bawah Satreskrim Polres Karangasem.

“Untuk kasusnya sementara ditangani oleh Satreskrim Polres mengingat TKP-nya ada di wilayah Polsek Kota dan Polsek Manggis. Yang mengamankan terduga juga dari Satreskrim Polres,” ujarnya ketika dikonfirmasi pada Sabtu (7/3/2026)

Sementara itu, melalui unggahan resmi di media sosial, Polres Karangasem juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan paket COD yang belakangan marak terjadi.

Masyarakat diminta memastikan terlebih dahulu bahwa paket yang diterima benar-benar dipesan oleh diri sendiri atau anggota keluarga sebelum melakukan pembayaran. Apabila menerima paket mencurigakan yang tidak pernah dipesan, masyarakat disarankan menolak paket tersebut guna menghindari menjadi korban penipuan.

Selain itu, masyarakat yang mengetahui atau mengalami kejadian serupa diimbau segera melaporkannya kepada pihak kepolisian melalui Call Center 110 atau kantor polisi terdekat.

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain maupun jaringan yang terlibat dalam kasus tersebut. (Ami)

Strategi BI Mendorong Perluasan Inflasi Berbasis Rupiah Digital

Laporan Reporter: Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini - Dari acara bincang santai dengan media, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja menegaskan soal semakin gencarnya melakukan sosialisasi serta edukasi dalam arah kebijakan moneter dan inflasi berbasis rupiah digital. 
Acara yang berlangsung di gedung BI Bali Jalan Tantular Denpasar, dirinya menyebutkan berbagai program tentang bagaimana BI mendorong perluasan QRIS hingga ke pelosok daerah dan menyentuh UMKM. Dimana apa yang disosialisasikan, kini telah mulai menyentuh sekuruh lapisan masyarakat. 
"Dari sejak tahun 2025, kita serentah telah mensosialisasikan sistem pembayaran rupiah digital atau QRIS. Dengan 'Program Jelajah Nusantara' sistem ini berhasil menyentuh keberbagai daerah," Ungkap Erwin Soeriadimadja kepada awak media. 
Bahkan untuk di Bali, lanjut Erwin, juga ada program yang diberinama Banjar Digital. Melalui program ini diharapkan bisa mensosialisasikan terkait transaksi digital. Sehingga kedepannya, bentuk pembayaran  apapun seperti iuran air desa, listrik atau 'Punia' yang dipungut sebagai iuran, pembayarannya bisa melalui sistem digital. 
"Melalui program banjar digital dalam mensosialisasi terkait transaksi digital. Bahkan program ini diberikan hadiah dengan dilombakan,"bebernya memastikan. 
Dengan giat tersebut, pihak BI masih tetap bertransformasi menjadi bank sentral digital untuk yang terdepan. Hal ini sebagaimana pantauan di lapangan, kini sudah banyak usaha kecil di plosok desa yang mulai menggunakan sistem pembayaran digital. 
Banyak hal diuntungkan oleh pembeli dalam melakukan transaksi digital. Karena melakukan pembayaran sesuai dengan jumlah yang tertera. Dibandingkan bila membayar uang langsung, membutuhkan uang pecahan receh. Bahkan terkadang masih banyak toko modern yang memberikan kembalian uang receh dengan pengganti dalam bentuk permen.
Menariknya lagi, terpantau di lapangan dibeberapa Pura memberlakukan sistem QRIS untuk umat yang ingin berpunia. Sebagaimana terpantau di Pura Narmada Tanah Kilap, Denpasar Selatan.

Jumat, 06 Maret 2026

Bupati I Made Satria Sambut Rencana Investasi PT Satria Karsa Mandiri untuk Optimalkan PDAM Klungkung

Klungkung, Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, menerima audiensi dari jajaran direksi PT Satria Karsa Mandiri di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung pada Jumat (6/3). 

Pertemuan ini membahas rencana investasi strategis guna memperkuat performa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung. Dalam pertemuan tersebut, Bupati I Made Satria menyatakan dukungannya terhadap rencana kerja sama ini. Beliau menilai keterlibatan sektor swasta merupakan langkah positif untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan publik, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Investasi ini diprioritaskan untuk memperbaiki dan memperbarui infrastruktur pipa induk yang sudah tua. Langkah ini krusial untuk meminimalkan tingkat kebocoran air yang selama ini menjadi kendala teknis dan finansial bagi PDAM. Selain fokus pada distribusi, kerja sama ini juga membidik potensi bisnis baru berupa pengembangan unit usaha air minum dalam kemasan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat brand lokal Klungkung di pasar yang lebih luas.

"Kami menyambut baik niat investasi ini. Melalui revitalisasi pipa induk, kita berharap kehilangan air dapat ditekan secara signifikan, sehingga distribusi ke rumah warga lebih lancar. Di sisi lain, diversifikasi ke air kemasan adalah peluang bisnis yang menjanjikan bagi daerah," ujar Bupati I Made Satria.

Menindaklanjuti audiensi ini, Sekda Anak Agung Gede Lesmana akan mengoordinasikan jajaran terkait untuk mengkaji skema kerja sama secara lebih mendalam agar memberikan manfaat maksimal bagi Pemerintah Kabupaten Klungkung dan masyarakat.

Optimalkan PAD, Bupati Satria Sampaikan Pendapat Akhir Terkait Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

Klungkung, Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra  menghadiri Rapat Paripurna II terkait Pendapat Akhir Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di Gedung Sabha Nawa Natya Kantor DPRD Kabupaten Klungkung, Jumat (6/3). Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom dan dihadiri Wakil Ketua DPRD, I Wayan Baru, Sekda Anak Agung Lesmana Putra serta OPD dilingkungan Pemkab Klungkung

Dalam pidatonya, Bupati I Made Satria memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh fraksi di DPRD Klungkung yang telah memberikan saran, koreksi, serta masukan konstruktif selama proses pembahasan. Ia menegaskan bahwa seluruh fraksi telah menyatakan setuju untuk menetapkan Ranperda tersebut menjadi Peraturan Daerah (Perda). “Perubahan ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk mengoptimalkan sektor Pajak dan Retribusi Daerah sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang vital. Dengan regulasi baru ini nantinya diharapkan mampu memberikan kepastian hukum dan mendukung pembangunan daerah yang inklusif serta berkelanjutan di Kabupaten Klungkung,” harapnya.

Selain itu, Bupati Satria juga menambahkan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui optimalisasi jenis layanan dengan memperhatikan indeks harga yang terus mengalami perubahan, menggali potensi retribusi yang dapat dikembangkan melalui penyesuaian struktur dan tarif beberapa jenis retribusi daerah agar lebih profesional, berkeadilan dan sebagai upaya akselerasi peningkatan PAD. “Ranperda yang kita sepakati ini sebagai wujud nyata bagaimana komitmen dan konsistensi kita selaku penyelenggara pemerintah yang mempunyai peran strategis untuk melaksanakan pembangunan untuk kemajuan Kabupaten Klungkung,” imbuhnya. 

Sinergi Lintas Sektoral Klungkung: Menjaga Kekhusyukan Nyepi dan Kelancaran Idulfitri 2026

Klungkung, Bali Kini - Menghadapi momentum perayaan dua hari besar keagamaan yang berdekatan, Bupati Klungkung, I Made Satria, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka “Operasi Ketupat Agung Tahun 2026”. yang berlangsung di Aula Jalaga Dharma Pandhapa, Polres Klungkung, Jumat (6/3) 

Rakor ini menjadi langkah krusial untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idulfitri 1447 H. Ada beberapa poin utama yang dibahas meliputi: Pengamanan rangkaian Nyepi, mulai dari prosesi Melasti hingga pawai Ogoh-ogoh, guna memastikan ketertiban di setiap desa adat. Persiapan jalur transportasi dan pelabuhan (seperti Pelabuhan Tribuana dan Banjar Nyuh) untuk menyambut lonjakan pemudik serta wisatawan menjelang Lebaran. Pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar lokal agar tetap terjangkau bagi masyarakat yang merayakan. Serta Memperkuat komunikasi antar-tokoh agama demi menjaga semangat moderasi beragama di tengah padatnya jadwal hari raya.

"Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan tokoh masyarakat adalah kunci. Kita ingin memastikan umat Hindu dapat melaksanakan Catur Brata Penyepian dengan khidmat, dan umat Muslim dapat menyambut kemenangan Idulfitri dengan aman dan lancar," ujar Bupati I Made Satria dalam arahannya

Ditambakhkannya dengan koordinasi yang matang ini, diharapkan Kabupaten Klungkung tetap menjadi barometer wilayah yang kondusif, aman, dan penuh toleransi 


Pererat Silaturahmi, Bupati Bangli Gelar Buka Puasa Bersama Umat Islam di Halaman Kantor Bupati

BANGLI, BALI KINI – Halaman Kantor Bupati Bangli berubah menjadi ruang penuh kehangatan pada Kamis (5/3/2026) sore. Pemerintah Kabupaten Bangli secara khusus menggelar acara buka puasa bersama umat Islam se-Kabupaten Bangli sebagai langkah nyata mempererat tali silaturahmi serta merawat kerukunan antarumat beragama di "Bumi Sekala Beken" tersebut.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Ny. Sariasih Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar didampingi Ny. Suciati Diar, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangli, Sekretaris Daerah (Sekda) serta pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bangli serta tokoh masyarakat lain nya. 

Perwakilan tokoh Islam Kabupaten Bangli, Haji Nasrudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah daerah. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bukti otentik kuatnya toleransi di Bangli.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran. Momen ini bukti nyata bahwa di Bangli, kita semua adalah saudara yang saling menghormati dalam bingkai moderasi beragama," ungkap Haji Nasrudin.

Bupati  Sedana Arta menekankan bahwa keharmonisan yang telah terbangun merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Beliau berharap momentum puasa tahun ini menjadi sarana bagi umat Muslim untuk meraih kemenangan melawan diri sendiri.

Di tengah tantangan masa pancaroba dan situasi global yang dinamis, Bupati menyerukan agar masyarakat tidak terpecah belah.

"Hanya satu yang bisa kita harapkan, yaitu saling bergandengan tangan dan menjaga jaringan silaturahmi. Pada hakikatnya, hidup ini memiliki tujuan yang sama, yaitu menuju kesempurnaan," tutur Bupati Sedana Arta.

Pemerintah Kabupaten Bangli memberikan apresiasi tinggi atas peran aktif warga Muslim dalam pembangunan daerah. Sinergi ini dianggap sebagai kunci utama agar Bangli mampu bersaing dengan daerah lainnya.

Bupati menegaskan komitmennya untuk selalu berdiri bersama seluruh komponen masyarakat tanpa terkecuali. Beliau optimis dengan persatuan yang solid, Bangli akan mampu "melompat lebih tinggi" demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan ini ditutup dengan doa bersama. Saat azan Maghrib berkumandang, suasana semakin akrab ketika jajaran pejabat pemerintah dan warga duduk bersama menikmati hidangan buka puasa, menghapus sekat antara pemimpin dan rakyat.

Di Balik Kesibukan Mengurus Infrastruktur, Kepala Dinas PUPR Karangasem Wedasmara Simpan Cinta Besar pada Musik

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 
KARANGASEM, Bali Kini - Di balik kesibukannya mengurus pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan permukiman di Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Karangasem, I Wayan Wedasmara, ternyata memiliki sisi lain yang jarang diketahui publik. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki kecintaan mendalam pada dunia musik.

Pria kelahiran Tangerang, 1 April 1974 itu telah menekuni dunia musik sejak masih duduk di bangku SMA. Saat itu, ia aktif bermain band bersama teman-temannya dengan membawakan lagu-lagu beraliran pop.

Kecintaan terhadap musik terus ia bawa hingga menjalani karier sebagai ASN. Bahkan, band yang pernah dibentuknya sempat beberapa kali tampil mengisi hiburan musik di sejumlah cafe. Tak hanya cafe di Bali, namun juga cafe di wilayah luar Bali.

Seiring perkembangan tren musik, Pria yang berusia 52 tahun ini mengaku belakangan lebih menyukai lagu-lagu pop/folk bernuansa “musik senja” yang kini cukup digemari kalangan kaula muda, gen Z. 

Namun, di tengah tuntutan pekerjaan sebagai kepala dinas yang mengemban tanggung jawab besar dalam pembangunan infrastruktur daerah, aktivitas bermusiknya kini harus untuk sementara waktu terhenti. Band yang pernah ia bangun bersama rekan-rekannya pun kini tengah beristirahat. Wedasmara menegaskan bahwa tanggung jawab sebagai kepala dinas tetap menjadi prioritas utama.

“Saya berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya,” tegasnya, Jumat (26/3/2026).

Wedasmara mengakui bahwa aktivitas bermusik selama ini menjadi cara baginya untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan yang cukup padat.

Ke depan, ia berharap dapat kembali menemukan waktu untuk menghidupkan kembali aktivitas bermusik bersama bandnya.

“Kalau ada waktu, tentu ingin kembali membangun lagi band yang sempat vakum,” ujarnya. Pihaknya juga telah menyiapkan beberapa lagu yang akan dirilis untuk kesempatan "Come back"nya nanti. "

Kesibukan sebagai kepala dinas sekaligus kecintaannya pada musik menunjukkan bagaimana Wedasmara berusaha menjaga keseimbangan antara tanggung jawab sebagai abdi negara dan tidak mematahkan kecintaannya di dunia tarik suara. (Ami)

Breaking News

warmadewa

warmadewa

Kabar Internasional

Kabar Karangasem

Kabar Tabanan

Kabar Nasional

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved