-->

Senin, 05 Januari 2026

Biaya Hidup di Denpasar Capai Rp21 Juta Per Tahun

Biaya Hidup di Denpasar Capai Rp21 Juta Per Tahun

Laporan Reporter : Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini - Biaya hidup di Metro Kota Denpasar menduduki posisi ke-tiga se Indonesia, mencapai Rp21.185.000 per kapita per tahun pada 2025. Angka tersebut cukup tinggi yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) sesuai dengan pendapatan masyarakatnya. 
Ketua Tim Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik BPS kota Denpasar I Dewa Made Agus Sudarmawan, SE.,M.Agb mengatakan, Denpasar yang juga menjadi tujuan pariwisata dengan pendapatan di sektor tersier membuat pengeluaran per kapita masyarakatnya cukup tinggi. 
Namun hal tersebut juga didorong oleh pendapatan yang tinggi. Pendapatan per kapita sering digunakan untuk mengukur standar hidup suatu wilayah. "Wilayah dengan pendapatan per kapita yang tinggi umumnya memiliki standar hidup yang lebih baik, dengan akses yang lebih besar terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang memadai. Sebaliknya, wilayah dengan pendapatan per kapita rendah cenderung memiliki akses terbatas terhadap layanan dasar tersebut," ungakpnya. 
Jika dilihat UMK Denpasar yang tahun 2026 ini mencapai Rp3.499.878,78 per bulan dikali 12 bulan akan mencapai Rp41.998.545,3. Jika dalam satu keluarga terdiri dari 4 anggota dan 2 diantaranya sebagai pekerja maka total pendapatan jika mengacu UMK sebesar Rp83.997.090,72 per tahun. Dan jika ada 4 anggota keluarga dalam setahun biaya hidup yang dikeluarkan sebesar Rp85.140.000 dalam satu keluarga. "Biasanya UMK diperuntukan untuk pekerja lajang dengan masa kerja nol tahun," kata Dewa Sudarmawan.
Dia menekankan pendapatan perkapita, sebenarnya adalah rata-rata pengeluaran rill yang dikeluarkan oleh masyarakat perkapita dalam setahun. Perhitungan kebutuhan per kapita juga berdasarkan pertimbangan perbedaan harga dan daya beli di setiap daerah. 
Disinggung terkait vidio viral di media sosial terkait kebutuhan hidup layak di Kota Denpasar mencapai Rp20 juta per bulan, dia mengatakan, itu data 2024 dan angka yang dimaksud adalah per tahun bukan per bulan. "Data terbaru yakni 2025 itu perhitungan biaya hidup layak per tahun mencapai Rp21.185.000 per kapita. Kalau per bulan itu Rp1.765.000 per kapita," ungkapnya meluruskan.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved