CHINATOWN BALI PINTU GERBANG WISATAWAN CHINA

Header Menu

BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA
Cari Berita

Advertisement


CHINATOWN BALI PINTU GERBANG WISATAWAN CHINA

Bali Kini
Minggu, 30 Juni 2019

Kuta , BaliKini.Net - Chinatown Bali yang berada di sebelah Utara gerbang Bandara Ngurah Rai, tepatnya di Jl. Dewi Sartika No. 1BB diresmikan dengan penuh sukacita pada Jumat 28 Juni 2019 jam 17.26 WITA oleh Bupati Badung yang diwakili Wakil Bupati Ketut Suiasa, didampingi Bendesa Adat Tuban beserta pemilik dan company dari Chinatown, yaitu Jhonatan Hedar, Mr. Benson Tam, Mr Linden Li yang tergabung dalam konsorsium Alipai Bali China, serta disaksikan undangan dari jajaran pemerintahan Badung, tamu luar negeri dari China, Malaysia, Singapura, India, Thailand, Kamboja dan Vanuatu. 


Alipai group adalah group consursium yang terdiri dari gabungan beberapa perusahaan di Bali yang bergabung dengan perusahaan pariwisata di China. Dengan tujuan mempromosikan budaya dan pariwisata Bali di pasar China dengan memberikan kontribusi sosial yang nyata untuk memajukan pariwisata Bali, ujar Hedar saat diwawancara oleh media. 

Saat ini kita hidup di era digital, berita tersebar dengan sangat cepat. Pembukaan Chinatown hari ini sudah merebak di sosial media China. Setiap malam, sekitar 500 juta calon wisatawan sudah melihat adanya atraksi baru untuk mereka, tempat baru yang welcome di Bali, sambung Mr. Benson Tam yang merupakan yang merupakan investor utama dari perusahaan raksasa digital ALIBABA and Fidelity International Company China yang ikut mengambil bagian di Chinatown ini. 

Chinatown Bali, hadir sebagai satu pusat pertukaran kebudayaan, satu tempat untuk mempromosikan usaha UMKM Bali maupun Nusantara, tempat yang nyaman untuk tourist China nongkrong sambil bertukar pikiran dengan pelaku usaha di Bali, semua ini di expose ke media online, social media dan media elektronik di China, Sehingga promosi pariwisata Bali dan Indonesia bisa ditingkatkan kushusnya Wisatawan dari China, ungkap Hedar 

Sebagai rasa syukur, Chinatown menyampaikan tali asih sebagai bantuan kepada 6 anak SD dan Mahasiswa dari lingkungan sekitar dan Perguruan Tinggi, serta punia untuk Desa Adat Tuban, Ucap Andi Udin Saransi, Publik releas dari Chinatown. 
Sarana sederhana yang disiapkan di Chinatown Bali yang diresmikan tersebut merebak dan terdistribusi informasinya di China, hal ini dibuktikan dengan kehadiran 140 orang pengusaha dari China yang hadir dalam Forum Bisnis INDONESIA - CHINA CULTURES & TOURISM INVESTMENT SUMMIT di Hotel Mulia Nusa Dua pada pagi tadi (Jumat, 28 Juni 2019) yang dibuka oleh wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, yang menghasilkan beberapa Nota Kesepahaman diantaranya MOU dengan China Univerty, Untuk Training Dan Kerjasama Pendidikan Di Bidang Pariwisata China di Bali, Event Kompetisi Olah Raga China Dengan Indonesia di Bali, Kerjasama Goba Tv di Bali, System Smart Payment, Perusahaan Interior dan Arsistektur China Bali, ungkap Mr Linden Li pemilik Goba TV, salah satu stasiun Televisi Swasta terbesar di China didampingi Novilia sebagai penerjamah saat diwawancara. 

Setelah meresmikan operasional Chinatown oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menyambut baik kehadiran Chinatown yang digagas oleh Jonathan Hedar dari Mirah Group bersama rekan bisnisnya dari China yang tergabung dalam Alipai Group, "ini tempat yang nyaman, terimakasih pak Jack (panggilan akrab Jonathan Hedar)" senyum Suiasa kepada seluruh undangan yang tertuju padanya usai menggunting pita tanda diresmikannya operasional Chinatown Bali. 

Chinatown selain sebagai sarana Sosial untuk berinteraksi, bertukar informasi dan sarana promosi budaya kedua belah pihak Indoesia China, juga sebagai crisis center, tempat meminta pertolongan bilamana terjadi sesuatu yang menimpa wisatawan China yang akan diteruskan, misal ke pihak Konjen, Rumah Sakit atau Kepolisian, sehingga mereka merasa nyaman tinggal dan berwisata di Bali khususnya di Badung.[*rls/r5]