-->

Senin, 02 Februari 2026

AA Made Kosalia Dikukuhkan Jadi Kelian Desa Adat Karangasem 2025–2030, Sejarah Kepemimpinan Kerajaan Terulang

AA Made Kosalia Dikukuhkan Jadi Kelian Desa Adat Karangasem 2025–2030, Sejarah Kepemimpinan Kerajaan Terulang

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 
Karangasem, Bali Kini – Tokoh Puri Karangasem Anak Agung Made Kosalia, SH, 57, resmi dikukuhkan sebagai Kelian Desa Adat Karangasem masa bhakti 2025–2030 melalui upacara mejaya-jaya di Pura Puseh/Bale Agung Desa Adat Karangasem, Jalan Gajah Mada, Amlapura, Soma Kliwon Uye, Senin (2/2/2026) pagi, bertepatan dengan Purnama Sasih Kawulu. Pengukuhan ini menandai terulangnya sejarah kepemimpinan Desa Adat Karangasem sejak era kerajaan tahun 1849, mengingat AA Made Kosalia merupakan cucu terakhir Raja Karangasem Ida Anak Agung Agung Anglurah Ketut Karangasem.

Upacara mejaya-jaya dipuput dua sulinggih Ciwa-Budha, yakni Ida Pedanda Gede Putra Tamu dari Geria Jungutan, Desa Bungaya, dan Ida Pedanda Gede Swabawa KarangAdnyana dari Geria Karang, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem. Prosesi pengukuhan juga dirangkaikan dengan pelantikan 17 prajuru Desa Adat Karangasem yang dikukuhkan oleh Bendesa Madya MDA Kabupaten Karangasem I Komang Sujana.

Dalam sambutan perdananya, AA Made Kosalia menegaskan visi dan misi kepemimpinannya yang menekankan sinergi lintas elemen. “Visi dan misi kami besar, yakni membangun sinergi antara puri, desa adat, dan guru wisesa. Sinergitas juga akan dijalin dengan para tokoh masyarakat lainnya, dan setiap permasalahan desa akan diselesaikan melalui musyawarah demi menjaga keharmonisan krama,” ujarnya.

Pengukuhan tersebut disaksikan sekitar 300 undangan, di antaranya perwakilan Bupati Karangasem, Manggala dan pengelingsir Puri Karangasem, Forkopimda Kabupaten Karangasem, pimpinan umat beragama, tokoh masyarakat lintas agama, bendesa adat se-Kecamatan Karangasem, serta perwakilan krama dari 35 banjar se-Desa Adat Karangasem.

AA Made Kosalia lahir di Amlapura, 12 Agustus 1969, dan saat ini menjabat Kepala Badan Pengelola Objek Wisata Taman Tirta Gangga Karangasem. Ia memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di bidang pariwisata serta aktif dalam kelembagaan adat dan kepurian Karangasem.

Dalam kepemimpinannya lima tahun ke depan, Desa Adat Karangasem mengusung visi kesukretan krama secara sekala dan niskala berlandaskan Tri Hita Karana, dengan program strategis meliputi penyusunan perarem, penataan Tri Kahyangan Desa, pengaktifan kembali Lembaga Perkreditan Desa (LPD), optimalisasi aset desa, serta penyelesaian persoalan tanah desa secara kekeluargaan.

AA Made Kosalia terpilih melalui musyawarah mufakat dari tiga calon usulan 35 banjar se-Desa Adat Karangasem, sesuai ketentuan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali. (Ami)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved