-->

Jumat, 27 Maret 2026

BPBD Karangasem Monev Bantuan Sosial Korban Bencana, Sejumlah Penerima Diminta Percepat Realisasi

BPBD Karangasem Monev Bantuan Sosial Korban Bencana, Sejumlah Penerima Diminta Percepat Realisasi

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops PB) melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap bantuan sosial yang tidak dapat direncanakan sebelumnya bagi korban bencana/musibah tahun 2026, Kamis (26/3).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WITA ini menyasar sejumlah titik di wilayah Kabupaten Karangasem dengan melibatkan lintas OPD, di antaranya unsur BPBD, Dinas PUPR dan Perkim, BPKAD, Bappeda, serta Dinas Sosial. Monev juga melibatkan kepala wilayah setempat dan masyarakat penerima bantuan.

Dalam pelaksanaannya, tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan kepala wilayah di kantor desa setempat, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi penerima bantuan.

Dari hasil monev, ditemukan beberapa progres realisasi bantuan yang bervariasi. Untuk bantuan rumah masyarakat atas nama Ni Kadek Nesti di Desa Seraya Timur, yang terdampak pohon tumbang, realisasi fisik dan keuangan baru mencapai 4 persen dari total bantuan sebesar Rp1,92 juta.

Sementara itu, bantuan untuk tempat suci milik I Wayan Agus Darmawan yang terdampak tanah longsor di lokasi yang sama, telah mencapai progres 50 persen baik secara fisik maupun keuangan dari total bantuan Rp10,28 juta.

Kondisi berbeda ditemukan pada bantuan rumah milik I Desak Made Dwi Tama Yanti di Kelurahan Subagan. Meski realisasi keuangan telah mencapai 100 persen dari total Rp15,87 juta, namun realisasi fisik masih 0 persen.

Adapun bantuan untuk rumah milik I Ketut Witra di Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, telah terealisasi sepenuhnya baik fisik maupun keuangan, masing-masing 100 persen dari total bantuan Rp10,43 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menegaskan bahwa monev ini penting untuk memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukan dan tepat sasaran.

“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana dapat segera direalisasikan dan dipertanggungjawabkan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya ketidaksesuaian antara realisasi keuangan dan fisik di beberapa titik.

“Kami mendorong penerima bantuan yang realisasi fisiknya masih rendah, bahkan ada yang nol persen, agar segera melaksanakan pembangunan. Jangan sampai dana sudah cair tetapi pekerjaan belum berjalan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Arimbawa menambahkan bahwa seluruh penerima bantuan juga diwajibkan segera menyelesaikan laporan pertanggungjawaban sebagai bentuk akuntabilitas penggunaan anggaran.

Melalui kegiatan ini, BPBD Karangasem berharap penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah tersebut. (Ami)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved