Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih
Karangasem, Bali Kini – Pendekatan tak biasa dilakukan Polres Karangasem dalam membangun kedekatan dengan generasi muda. Lewat Kapolres Karangasem Cup Tournament Mobile Legends, polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai fasilitator hobi anak muda yang kini didominasi dunia e-sports.
Kapolres Karangasem, I Made Santika, menegaskan bahwa pendekatan konvensional dinilai kurang efektif untuk menjangkau Gen Z. Karena itu, pihaknya memilih masuk melalui ruang yang mereka sukai, yakni game Mobile Legends, agar pesan penting seperti tertib berlalu lintas bisa diterima tanpa terasa menggurui.
“Anak muda sekarang punya dunianya sendiri. Tugas kami bukan menjauhi, tapi masuk dan memfasilitasi mereka. Dari sana baru edukasi bisa jalan,” ujarnya.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Data kepolisian menunjukkan hampir 70 persen kasus kecelakaan lalu lintas di Karangasem melibatkan kalangan Gen Z. Kondisi ini mendorong polisi untuk mencari cara yang lebih relevan dan berdampak.
Bagi peserta, turnamen ini jadi bukti bahwa hobi mereka mulai mendapat tempat. Komang Adi Putra dari tim Spirit yang bermain sebagai jungler mengaku optimistis sekaligus bangga bisa ikut ambil bagian. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi juga bentuk apresiasi terhadap anak muda yang menekuni e-sports.
“Kami jadi merasa didukung. Hobi kami difasilitasi, sekaligus diingatkan hal penting seperti keselamatan di jalan,” ungkapnya.
Turnamen digelar selama dua hari, 28–29 Maret 2026, dengan hari pertama diisi babak penyisihan dan hari kedua semifinal hingga final. Sebanyak 40 tim yakni 200 orang terdiri dari kalangan pelajar SMP dan SMA turut ambil bagian, menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda.
Menariknya, pada hari kedua juga akan digelar pertandingan eksibisi yang melibatkan unsur Forkopimda seperti Kejaksaan, Kodim, dan instansi lainnya, menambah nuansa kebersamaan bertujuan meningkatkan singergitas.
Tak tanggung-tanggung, panitia menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan, piagam, dan piala. Juara pertama akan membawa pulang Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp1,5 juta, serta hadiah penghargaan untuk pemain terbaik.
Selain itu, kegiatan ini juga memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal yang membuka stan di sekitar Aula Wira Satya Polres Karangasem, sehingga dampaknya tidak hanya dirasakan peserta, tetapi juga masyarakat.
Melalui cara ini, Polres Karangasem menunjukkan bahwa pendekatan humanis dan kreatif bisa menjadi kunci membangun kedekatan dengan generasi muda—bukan sekadar menegur di jalan, tapi hadir langsung di dunia mereka. (Ami)
FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram