-->

Jumat, 06 Maret 2026

Dinas Sosial Laksanakan Pelatihan Membuat Makanan Frozen


 Tingkatkan Ekonomi Keluarga Penerima Manfaat


Denpasar , Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial Kota Denpasar melaksankan pelatihan membuat makanan bagi 100 orang perwakilan keluarga penerima manfaat (KPM) untuk empat kecamatan, Kota Denpasar. Pelatihan yang berlangsung dua hari dari hari Kamis (5/3) sampai Jumat, (6/3) di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty yang didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminanan Sosial, I Gusti Ketut Sudiatmika.


Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty dalam arahannya pada peserta pelatihan menyampaikan pelatihan yang berkerja sama dengan Sugatu Bali sebagai narasumber dan melibatkan Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Denpasar bertujuan untuk meningkatkan ekonomi keluara KPM. Adapun jenis makanan yang dilatih seperti pembuatan risoles, nugget talas dan siomay. “Jenis makanan-makanan yang dilatih kali ini Saya kira bisa langsung di buat dirumah dan jual di sekitar lingkungan rumah dulu,” harapnya. Disamping diberikan praktek cara membuat dari awal juga diberikan teori pemasaran termasuk juga cara pengkemasan secara sederhana. Semua ini menurut Laxmy Saraswati sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kota Denpasar dalam mengentaskan masalah kemiskinan melalui peningkatan keterampilan KPM. Sehingga KPM tidak lagi tergantung sebagai penerima manfaat program PKH.


Untuk itu pelatihan yang diberikan dapat dipraktekan di masing-masing keluarga yang mengikuti palatihan karena materi pelatihan kali ini membuat makanan.  Laxmy Saraswati juga menambahkan dipilihnya produk makanan ini dalam pelatihan selain bahannya mudah didapat juga sebagai strategi sederhadana dalam memasarkan produk. Mengingat jenis makanan dilatih saat ini bisa dijual dalam kemasan dingin ( frozen) maupun siap saji. “Saya yakin bila ini dapat dilaksanakan di rumah KPM yang mengikuti pelatihan akan membantu sedikit tidaknya ekonomi keluarga,” ujarnya.


Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminanan Sosial, I Gusti Ketut Sudiatmika menambahkan apa yang didapat dalam pelatihan harus diperaktikan dirumah lagi minimal dibuat untuk keluarga. Karena untuk menjadi berhasil teruma menjadi sebagai wirausaha makanan harus melalui prososes dan konsistan. Disamping itu Sudiatmika juga berharap melalui pendamping PKH Kota Denpasar membuat WA Grup bagi masing-masing kelompok yang mengikuti pelatihan. Selalin sebagai ajang komunikasi juga saling memotivasi bagi peserta pelatihan. “Saya harap para peserta membuat WA Grup dikoordinir pendamping PKH masing-masing. Selain sebagai alat komunikasi juga untuktukar pengalaman, “ harapnya.


Salah seorang narasumber Eka Sudarmawan dalam peparannya menyampaikan untuk melaksanakan suatu usaha harus konsisten dan jangan libur terus. Ini juga mempengaruhi proses penjualan pada konsumen. Disamping juga peserta harus mampu menhitung harga bahan yang digunakan sehingga produk yang dijual tidak merugi.


Salah seorang peserta Kadek Sri Muliantari dari Denpasar Utara menyampaikan pelatihan ini sangat bermanfaat, mengingat jenis pelatihannya makanan yang sederhana dan disukai masyarakat. Ia mengaku akan langsung mempraktekan di rumah mungkin minimal bisa dititip di warung-warung.  (Gst-Kabid Linjamsos)

Bupati Sanjaya Hadiri Perayaan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh di Tabanan


Tabanan , Bali Kini  — Menutup rangkaian perayaan Imlek 2026 dengan suasana penuh kebersamaan dan keharmonisan, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri undangan Perayaan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh di Vihara Dharma Cattra/Kong Co Bio, Jl. Melati No. 18, Tabanan, Selasa, (3/3). Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPD RI, Anggota DPRD Provinsi Bali, beberapa Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Jajaran Forkopimda Tabanan atau yang mewakili, Sekda dan Kepala Perangkat Daerah terkait serta umat dan masyarakat yang memadati area vihara.

Kehadiran Bupati Sanjaya disambut meriah dengan penampilan Barongsai Pusaka Cattra yang menambah semarak suasana. Kegiatan diawali dengan persembahyangan di altar vihara yang dipandu oleh Biokong sebagai wujud bhakti dan ungkapan syukur atas limpahan berkah serta doa bagi kedamaian bersama. Nuansa merah dan gemerlap lampion yang menghia

si kawasan vihara menjadi simbol harapan, keberuntungan, dan optimisme menyongsong tahun yang baru.

Dalam sambutannya, Sanjaya menegaskan bahwa Kabupaten Tabanan yang telah dianugerahi Harmony Award memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga kerukunan di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya. “Baik Pemerintah maupun Forkopimda selalu menekankan pentingnya menjaga kerukunan. Sehebat apa pun sebuah bangsa, tanpa kerukunan tidak akan pernah bisa menciptakan keberhasilan. Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani tidak akan bisa kita capai jika kita tidak rukun dan tidak harmonis,” ucapnya.

Perayaan Cap Go Meh yang sarat makna sebagai bentuk pemujaan kepada Dewa Langit dan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa juga membawa nostalgia tersendiri bagi Sanjaya. Ia mengenang masa kecilnya di Kota Tabanan yang kerap menyaksikan kemeriahan Cap Go Meh dalam suasana akrab, lengkap dengan ragam kuliner khas yang mempererat silaturahmi. “Ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum silaturahmi dan rasa syukur yang harus terus kita jaga,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sanjaya menyampaikan perayaan Imlek di Tabanan yang kini memasuki tahun ketiga dengan penyelenggaraan yang semakin terbuka dan semarak, menjadi bukti nyata kemajuan pembauran budaya. Ornamen lampion yang menghiasi sudut-sudut kota merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memfasilitasi ekspresi budaya masyarakat Tionghoa. “Dulu saya katakan, ayo tampilkan budayanya. Kita pasang lampion, kita fasilitasi agar menjadi semarak. Pembauran ini penting supaya kita benar-benar menjadi satu keluarga besar. Harmony Award bukan hanya ditempel di dinding, tetapi harus diimplementasikan dalam pembauran yang nyata,” tegasnya.

Sanjaya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Tionghoa di Kabupaten Tabanan atas kontribusi dan komitmen dalam menjaga kebersamaan lintas agama. Menurutnya, harmoni antara umat Hindu, Tionghoa, Kristen, dan Muslim di Tabanan merupakan implementasi nyata visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam menjaga keharmonisan jagat Bali secara sekala dan niskala. Dengan terpeliharanya harmoni secara sekala dan niskala, Tabanan diharapkan terus menjadi contoh nyata kerukunan dan persaudaraan bagi daerah lain di Bali maupun Indonesia.

Di kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Kertayasa Tabanan, Liem Surya Adinata, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tabanan beserta jajaran atas dukungan yang senantiasa diberikan. Ia juga menyampaikan harapan agar di Tahun Kuda ini, Bupati Sanjaya senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Tabanan sebagai kabupaten yang harmonis, toleran, serta mampu mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Menutup rangkaian acara dalam suasana penuh kekeluargaan, Bupati Sanjaya bersama jajaran dan para umat menikmati sajian lontong Cap Go Meh yang menjadi ciri khas perayaan, sembari menyaksikan hiburan musik angklung dan berbagai penampilan seni lainnya. Sajian tersebut bukan sekadar kuliner, tetapi juga mengandung simbol doa dan harapan agar tahun ini menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya, selaras dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga di Tabanan (*)

Kamis, 19 Februari 2026

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dukung Penuh Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali, Tabanan Jadi Titik Awal 2026



Tabanan , Bali Kini  – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menunjukkan dukungan penuh terhadap program kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Tahun 2026 yang dikemas dalam aksi sosial bertajuk “Bergerak dan Berbagi” di 9 Kabupaten/Kota se-Bali. Kegiatan aksi sosial ini menjadikan Kabupaten Tabanan sebagai tujuan utama, Rabu, (18/2), yakni di 3 (tiga) Kecamatan, diantaranya Kecamatan Marga, Kediri dan Tabanan.

Giat pertama dilaksanakan di Wantilan Desa Kukuh, Kecamatan Marga, kemudian berlanjut di Balai Banjar Tenten, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, dan ditutup di Wantilan Pura Dalem Purwa Kubontingguh, Denbatas, Tabanan. Kegiatan dipimpin langsung Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, yang saat itu didampingi Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemprov Bali, serta jajaran pengurus PKK Provinsi Bali. Turut hadir, Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Pengurus PKK Kabupaten dan Ketua TP PKK Kecamatan, unsur Forkopimcam, Perbekel dan jajaran Pemerintah Desa terkait.

Sebanyak 50 penerima bantuan disiapkan di masing-masing Kecamatan, yang terdiri dari 10 lansia, 10 ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), 10 penyandang disabilitas, 10 kader PKK yang membutuhkan, serta 10 balita. Bantuan yang diserahkan berupa sembako, seperti beras, telur, susu kotak, paket multivitamin, bibit tanaman, serta paket ikan segar meliputi ikan tuna, ikan nila dan ikan kembung.

“Bergerak dan Berbagi” dikatakan Ny. Putri Koster sebagai upaya menggerakkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan potensi wilayah. “Kami bergerak untuk menggerakkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan potensi-potensi yang ada di wilayah masing-masing guna mewujudkan visi dan misi pemerintahan. Kita, masyarakat harus bergerak di semua bidang, baik di lingkungan, sosial, dan kesehatan. Di tahun 2026, saya akan memulai kegiatan keliling Bali, semua kabupaten akan saya kunjungi sepanjang tahun,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Ia juga menyoroti persoalan sampah yang menjadi isu krusial di Bali. Menurutnya, penanganan sampah harus dilakukan secara serius, kolektif dan berkelanjutan. “Ketika semua orang turut membersihkan rumahnya, dilakukan secara bergotong-royong, bersihlah desa itu,” tegasnya, sembari mengajak masyarakat membangun kesadaran bersama demi lingkungan yang bersih dan sehat.

Selain itu, sosialisasi posyandu turut digencarkan dalam kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting, bahaya virus rabies, serta pentingnya vaksinasi hewan peliharaan. Dalam aksi sosial ini juga dihadirkan pelayanan kesehatan langsung, demo masak, hingga layanan vaksin rabies, dengan menggandeng berbagai pihak di bidang kesehatan, pertanian, perikanan dan sosial.

Dukungan kuat datang dari Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Tabanan sebagai lokasi perdana kegiatan. Sehingga kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat kolaborasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mendorong kemajuan program yang berkelanjutan di Kabupaten Tabanan. "Merupakan suatu kehormatan bagi kami karena Kabupaten Tabanan kembali menjadi tujuan pertama diselenggarakannya Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi TP PKK Provinsi Bali Tahun 2026 ini,” pungkasnya.

Selain itu, program ini dikatakannya sangat sejalan dengan agenda kerja TP PKK Kabupaten Tabanan. “Kami TP PKK Kabupaten Tabanan juga telah menyusun program aksi sosial yang menyasar seluruh Kecamatan dan rutin setiap tahun kami lakukan. Pada tahun ini akan kami serahkan di pertengahan tahun 2026 dan kami akan terus menyelaraskan kegiatan di Kabupaten dengan program Provinsi agar berkesinambungan,” tegas Bunda Rai. 

Di sela-sela kegiatan, Bunda Rai juga menyinggung terkait lomba-lomba yang akan diselenggarakan dalam rangka menyambut HKG PKK ke-54. Pihaknya menyatakan kesiapan Kabupaten Tabanan untuk berpartisipasi dan ikut serta secara optimal dalam ajang tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua atas semua bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat kami. Dampaknya sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tabanan. Kami berharap aksi sosial ini terus berkelanjutan," ucapnya. 

Bupati Sanjaya Sembahyang Pujawali Ring Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan


Tabanan , Bali Kini 
– Rabu, (18/2), Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan persembahyangan bersama  Pujawali Ring Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan. Prosesi Mepeed oleh Ibu-Ibu Pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan menuju Pura Puseh Desa Bale Agung Desa Adat Kota Tabanan menjadi awal kegiatan dan dilanjutkan ke Pura Dalem Prajapati Desa Adat Kota Tabanan. Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Kapolres Tabanan, Sekda, para Asisten dan jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan.


Selain sebagai wujud bhakti kehadapan Ida Sesuhunan yang berstana di Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan, kegiatan ini juga merupakan bentuk kebersamaan dari seluruh jajajaran di lingkungan Pemkab Tabanan. Bupati Sanjaya beserta Kapolres dan jajaran turut melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Puseh Bale Agung dan Pura Dalem Prajapati Desa Adat Kota Tabanan. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyertai jalannya upacara yang menjadi bagian penting dalam siklus keagamaan Desa Adat Kota Tabanan.


Uniknya, sebelum persembahyangan di Pura Dalem Prajapati, Ibu-Ibu Pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan, Ngayah Nari Rejang diiringi alunan gambelan oleh Sekaa Gong Pemkab Tabanan. Hal ini mencerminkan kehadiran Bupati Sanjaya beserta jajaran dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan bukan hanya sebagai bentuk partisipasi seremonial, melainkan wujud nyata komitmen untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat, agama, seni, dan budaya yang ada.


Keberadaan Tri Kahyangan Desa sebagai pusat spiritual masyarakat harus terus dijaga secara sekala dan niskala agar tetap menjadi penyangga harmoni kehidupan masyarakat. Nilai-nilai Tri Hita Karana juga menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan pembangunan, yakni menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan (parahyangan), manusia dengan sesama (pawongan), dan manusia dengan lingkungan (palemahan). 


Selain itu, Pujawali ini menjadi implementasi nyata dari parahyangan, yang sekaligus memperkuat pawongan melalui kebersamaan krama adat dan pemerintah serta mendukung pelestarian palemahan melalui kesadaran menjaga kesucian lingkungan pura. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, desa dinas, dan desa adat menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat. Kolaborasi yang solid akan memperkuat stabilitas sosial serta mempercepat terwujudnya pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.


Pelaksanaan persembahyangan berjalan dengan lancar, mencerminkan kekompakan serta komitmen bersama dalam menjaga kesucian dan keharmonisan Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan sebagai warisan spiritual yang terus lestari dari generasi ke generasi. Pemerintah Kabupaten Tabanan pun berkomitmen untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan pembangunan lahir dan batin menuju Tabanan Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

Bupati Tabanan Resmikan Tower Beji Abianlalang, Wanasari, Tabanan


Tabanan , Bali Kini 
– Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, menghadiri undangan Upacara Pemelaspasan Tower Air Bersih sekaligus meresmikan dan membuka secara simbolis kran pertama Toya Beji Abianlalang yang berlokasi di Banjar Abianlalang, Desa Wanasari, Tabanan, Selasa (17/2).  Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Perbekel dan Bendesa Adat Wanasari, serta tokoh dan masyarakat setempat.


Pembukaan tower ini disambut penuh antusias oleh masyarakat. Meski diguyur hujan, prosesi peresmian tetap berlangsung khidmat dan semarak. Turunnya hujan dimaknai sebagai pertanda alam berupa berkah atas pelaksanaan upacara pemelaspasan sumber air suci yang diharapkan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Diharapkan pula keberadaan tower ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, memperkuat pelayanan serta mendukung kebutuhan masyarakat ke depan.


“Dulu salah satu aspirasi masyarakat di sini adalah pengadaan air, karena beberapa warga belum teraliri air karena tower nya kurang tinggi dan tidak cukup dalam pengadaan air. Apalagi, beji di belakang atau di bawah niki sangat curam, sehingga secara gravitasi menaikkan air sangat susah. Maka dari itu, solusi yang terbaik adalah tower, sehingga tower mengaliri air kepada krama masyarakat dalam rangka untuk kehidupan masyarakat sehari-hari.” jelas Bupati Sanjaya seraya mengucap syukur tower ini terwujud.


Menjawab kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama jajaran terkait mengalokasikan bantuan melalui APBD sebesar Rp.350.000.000,- untuk pembangunan tower dan pengelolaan sumber air sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Untuk itu, diharapkan seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan penuh tanggung jawab. 


“Inilah bagian dari kontribusi pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat,” imbuh Sanjaya. Sekaligus menegaskan bahwa dukungan masyarakat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus merealisasikan program pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar dalam lima tahun ke depan. Begitupun, pemerintah berkomitmen untuk senantiasa mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.


Sementara itu, Ida Bagus Yudhi Surya Wiarsa selaku Ketua Panitia Acara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati beserta jajaran serta bantuan yang telah diberikan dalam pembangunan Beji Abianlalang. Fasilitas air bersih ini direncanakan melayani 75 Kepala Keluarga, namun sebelumnya baru sekitar 60 KK yang dapat menikmati manfaat air bersih karena masyarakat di sisi barat jalan utama belum terjangkau distribusi air. 


Kini, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui peninggian tower tandon, seluruh masyarakat dapat merasakan akses air bersih secara merata. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan desa.  Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik dari unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, maupun warga yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam proses pembangunan. 

Senin, 16 Februari 2026

Bupati Sanjaya Serahkan Penghargaan kepada Atlet dan Pelatih Berprestasi Porprov Bali XVI Tahun 2025



Tabanan , Bali Kini  – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M menyerahkan secara resmi penghargaan kepada atlet, pelatih cabang olahraga berprestasi yang mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov Bali XVI Tahun 2025. Penyerahan berlangsung di Gedung Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, sebagai bentuk apresiasi atas capaian membanggakan kontingen Tabanan di tingkat Provinsi, Senin, (16/2).

Dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Bali XVI yang berlangsung pada 9–17 September 2025, Kabupaten Tabanan berhasil menorehkan prestasi dengan mengumpulkan total 128 medali dan menempati peringkat ke-6 dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Capaian ini menjadi bukti nyata kerja keras, semangat juang, serta dedikasi tinggi para atlet, pelatih, dan official yang telah berjuang mengharumkan nama Tabanan di kancah olahraga tingkat provinsi. 

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan pengembangan olahraga di Tabanan, sekaligus menjadi pijakan menuju hasil yang lebih gemilang pada ajang-ajang berikutnya. Penyerahan juga turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, Sekda, para Pimpinan Perangkat Daerah terkait, hadir juga Dewan Kehormatan, Dewan Penyantun dan Ketua Umum KONI Tabanan, para pelatih, official, atlet peraih medali, serta undangan lainnya. 

“Saya atas nama Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan mengucapkan terima kasih kepada Ketua KONI, seluruh cabang olahraga, pelatih, dan para atlet yang telah berjuang luar biasa. Kita patut bangga sebagai orang Tabanan, bangga sebagai atlet Tabanan. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya dalam sambutannya saat itu. 

Sebagaimana diketahui bersama, Porprov Bali XVI Tahun 2025 diselenggarakan di Denpasar, Badung, dan Tabanan, dengan pusat kegiatan di Stadion Ngurah Rai Denpasar. Tabanan mengikuti 36 cabang olahraga dari total 49 cabang yang dipertandingkan. Partisipasi ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam pembinaan dan pengembangan potensi atlet di berbagai cabang olahraga. Sanjaya menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat. 

Kontingen Tabanan pada Porprov Bali XVI diperkuat 409 atlet yang terdiri dari 166 atlet tertanggung dan 243 atlet mandiri. Sebanyak 122 pelatih dan official turut mendampingi, dengan rincian 51 orang tertanggung dan 71 orang mandiri. Dari total atlet yang berlaga, 198 atlet berhasil menyumbangkan medali, baik dari nomor perorangan maupun beregu. Adapun rincian perolehan medali meliputi 25 medali emas dari 13 cabang olahraga, 34 medali perak dari 17 cabang olahraga, serta 69 medali perunggu dari 29 cabang olahraga.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Saya berharap penghargaan hari ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan prestasi ke jenjang nasional bahkan internasional,” imbuh Sanjaya. Seraya berpesan kepada para atlet agar terus berlatih disiplin, menjunjung sportivitas, dan tetap rendah hati.

Di kesempatan yang sama, Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa, menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Olahraga dikatakannya bukan sekadar kompetisi, medali, dan juara. Olahraga mampu membentuk karakter masyarakat yang lebih positif. Olahraga wajib mendukung pembangunan daerah serta berhubungan dengan pelestarian lingkungan dan budaya. Pihaknya berupaya menerjemahkan program kerja yang selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Tabanan.

Keberhasilan meraih 128 medali dan menempati peringkat ke-6 menjadi motivasi bagi Kabupaten Tabanan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga. Evaluasi serta penguatan program latihan diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi pada ajang Porprov berikutnya. Dengan semangat kebersamaan, konsisten dan sportivitas, Tabanan optimistis dapat meraih hasil yang lebih gemilang di masa mendatang. 

Minggu, 15 Februari 2026

Pemkab Tabanan Tinjau Jalan Rusak Akibat Longsor di Banjar Anyar, Kediri


Tabanan , Bali Kini 
– Sesuai instruksi dan arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga turun langsung meninjau lokasi jalan rusak yang terdampak bencana longsor akibat curah hujan ekstrem di Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Jumat (13/2). Jalan tersebut merupakan akses penghubung yang cukup vital bagi mobilitas masyarakat setempat, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun distribusi hasil pertanian.

Dalam peninjauan itu, Wabup Dirga didampingi salah satu Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Kepala BPBD dan jajaran Dinas PUPR Tabanan, Camat Kediri, Bendesa Adat setempat, serta perangkat daerah terkait lainnya. Jajaran melakukan pengecekan secara mendetail terhadap kondisi badan jalan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat tergerus material longsoran karena tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir. Selain meninjau titik terparah, jajaran juga mengidentifikasi kerawanan di sekitar lokasi guna mengantisipasi longsor susulan. 

Hasil tinjauan dikatakan Dirga akan segera ditindaklanjuti dengan langkah penanganan darurat serta perencanaan perbaikan permanen, agar akses masyarakat dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman. “Kami sangat prihatin dengan kerusakan ini. Jalan ini akses penting bagi warga dan juga menuju kawasan wisata, sehingga harus segera ditangani,” ujarnya di sela-sela peninjauan.

Ia juga menegaskan, pemerintah daerah akan bergerak cepat melalui koordinasi lintas instansi agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran. “Saya berharap langkah cepat yang dilakukan mampu mengatasi dan memperbaiki kerusakan secara tepat, sehingga jalan ini bisa segera digunakan kembali oleh masyarakat,” tegasnya. Sekaligus memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sembari mendorong percepatan proses perbaikan agar aktivitas warga tidak terganggu dalam waktu yang lama.(*)

Selasa, 10 Februari 2026

Bupati Sanjaya Pimpin Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tabanan Th. 2026


 Dorong ASN Perkuat Kinerja Menuju Tabanan Era Baru

Tabanan , Bali Kini  - Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memimpin Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang digelar di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, Jumat, (6/2). Rapat koordinasi tersebut diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) pejabat struktural dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Tercatat sebanyak 567 orang hadir dalam kegiatan ini, yang bertujuan untuk menyelaraskan program kerja, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.

Dalam arahannya, Bupati Sanjaya sampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh ASN atas kinerja selama setahun terakhir. Ia menegaskan, bahwa berbagai prestasi yang diraih merupakan indikator penilaian lembaga negara. “Dalam setahun menjabat, torehan prestasi sudah sangat luar biasa. Namun saya tegaskan, perjuangan ini belum selesai,” tegasnya. Dimana Rakor ini juga dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekda, para Asisten dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan dan menjadi forum konsolidasi awal pemerintahan daerah di Tahun 2026.

Untuk meningkatkan kinerja kedepan, Sanjaya juga mengajak seluruh pejabat struktural dan fungsional untuk tetap fokus mewujudkan visi dan misi daerah. Pihaknya menjelaskan terkait visi dan misi Kabupaten Tabanan yang masih linear dengan Pemerintah Provinsi Bali yakni Nangun Sat Kerthi loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Tabanan, Tabanan Era Baru Aman, Unggul dan Madani (AUM), di mana dalam visi tersebut mencakup berbagai unsur dan pola yang saling bersinergi. 

Beberapa capaian yang telah diraih dikatakan Sanjaya termasuk perubahan wajah kota dan ruang publik yang menampilkan identitas Tabanan sudah mulai terlihat, namun sejumlah capaian diharapkannya masih perlu ditingkatkan. Pentingnya komitmen ASN pada lima bidang prioritas RPJMD Semesta Berencana sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2025, yakni bidang pangan, pendidikan, dan kesehatan, telah menunjukkan tren positif yang ditandai dengan meningkatnya indeks ketahanan pangan, indeks pendidikan, serta usia harapan hidup masyarakat. 

Di samping itu, capaian jaminan sosial dengan kepesertaan BPJS Kesehatan atau UHC dikatakannya mencapai 98,61 persen serta meningkatnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk bantuan iuran bagi lebih dari 6.600 tenaga kerja rentan, disertai berbagai upaya pelestarian adat, seni, dan budaya. Untuk itu, Sanjaya menegaskan sektor pariwisata akan terus dioptimalkan, di samping sejumlah persoalan mendesak seperti optimalisasi aset daerah, tata kelola persampahan, serta infrastruktur pertanian. Ia pun mengingatkan 10.532 pegawai Pemkab Tabanan untuk tetap fokus memberikan pelayanan terbaik.

Pada kesempatan tersebut, Sanjaya juga membacakan surat keputusan Bupati terkait pembagian tugas dan kewenangan untuk menguatkan koordinasi perangkat daerah dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). “Yang bagus dipertahankan, yang setengah bagus ditingkatkan, dan yang tidak baik, dibenahi, sehingga prestasi yang sudah diraih bisa terus dipertahankan,” tegasnya.

Senada dengan Bupati, Wabup Dirga menyampaikan, bahwa arahan yang disampaikan Bupati Tabanan sudah sangat luar biasa, khususnya terkait kedisiplinan ASN demi perbaikan kinerja ke depan. “Sebagai Wakil Bupati, saya selalu mohon bimbingan dari Bapak Bupati. Apa yang bisa kami lakukan akan selalu kami koordinasikan dan komunikasikan,” ujarnya. Seraya mengingatkan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, khususnya dalam penanganan persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi isu krusial di Tabanan.


Sementara itu, Sekda I Gede Susila juga mengatakan bahwa capaian kinerja Pemkab Tabanan sepanjang 2025 tidak terlepas dari arahan dan disiplin tinggi yang diterapkan Bupati. “Penilaian ini tidak bisa kita buat-buat, mulai dari perencanaan sampai evaluasi. Terbukti pada akhir 2025 kita meraih peringkat keempat (4) MCP KPK dan kembali memperoleh opini WTP untuk ke-11 kalinya,” ujarnya, seraya menegaskan pada 2026 seluruh jajaran akan fokus menerjemahkan kebijakan Bupati Tabanan.

Selasa, 03 Februari 2026

Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026



Tabanan , Bali Kini  – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah PusaDaerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin, (2/2). Rakornas tersebut dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dan turut dihadiri Wapres, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih dan Menteri Koordinator, Pimpinan Lembaga Negara dan Nonkementerian, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN, serta para Gubernur Wakil Gubernur, Bupati/Walikota beserta wakil, dan Forkopimda Provinsi serta Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.


Presiden Prabowo Subianto melalui amanatnya menegaskan, Indonesia yang kerap dianggap mustahil bersatu karena keberagamannya justru berdiri kokoh berkat perjuangan panjang rakyat. Untuk itu, ia menyampaikan pemimpin harus memahami sejarah bangsa, bersikap waspada terhadap dinamika global, serta mengabdi kepada kepentingan seluruh rakyat dan wajib menjaga persatuan, mengelola kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat, hingga bekerja adil tanpa membeda-bedakan.


Presiden Prabowo juga menegaskan beberapa point penting strategi transformasi bangsa diarahkan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju modern dengan fokus utama pada peningkatan kualitas hidup seluruh rakyat. Melalui 8 misi Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 program hasil terbaik cepat, ia mengatakan pemerintah menargetkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari kecukupan pangan bergizi, jaminan kesehatan, akses pendidikan yang baik, hingga peningkatan penghasilan dan kesejahteraan.


Sinergi kerja pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga dikatakannya telah menghasilkan berbagai capaian, antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04 persen pada kuartal III 2025, peningkatan ekspor sebesar 8,14 persen pada periode kuartal I–III 2025, serta pembentukan Danantara dengan aset kelolaan (asset under management) mencapai USD 1 triliun. Pemerintah juga merealisasikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 70 juta rakyat, menyalurkan program Makanan Bergizi Gratis kepada 60 juta penerima setiap hari melalui 22.275 SPPG yang tersebar di 38 provinsi, membentuk 81.613 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta membangun 22.950 gerai KDKMP.


Di sektor pendidikan, sebanyak 15.945 anak telah bersekolah di 166 Sekolah Rakyat, 16.140 sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA direnovasi sepanjang 2025, serta 288.180 sekolah menerima perangkat pembelajaran interactive flat panel (IFP). Selain itu, investasi sepanjang 2025 menciptakan 2.710.532 lapangan kerja baru, produksi beras nasional mencapai 34,7 juta ton atau meningkat 13 persen dibandingkan tahun 2024, dengan cadangan beras di BULOG sebesar 4,2 juta ton pada Juli 2025, tertinggi sepanjang sejarah.


Di samping itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menuntaskan persoalan sampah yang berdampak lintas sektor, termasuk pariwisata. Ia menyatakan bahwa penanganan sampah harus dilakukan secara serius dan berbasis realitas lapangan. “Permasalahan sampah ini harus kita selesaikan. Ini harus kerja benar dengan realita,” ujar Prabowo, seraya menegaskan sikap tegas pemerintah dengan menyatakan, “Kita harus menyatakan perang terhadap sampah, bagi rakyat kita, sampah itu bencana, sampah itu penyakit," ujarnya.


Untuk itu, pemerintah mendorong pembangunan fasilitas waste to energy di 34 kota serta menggerakkan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), dengan melibatkan seluruh instansi dan jajaran pemerintahan agar bergerak bersama dalam mengatasi persoalan sampah secara nasional.


Senada dengan amanat Presiden, Bupati Tabanan, Sanjaya menyampaikan Pemerintah Kabupaten Tabanan siap memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam mengimplementasikan program prioritas nasional. Ia juga menegaskan, bahwa arahan Presiden akan menjadi pedoman penting bagi daerah dalam menjalankan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Amanat Bapak Presiden menjadi penguatan bagi kami di daerah untuk memastikan setiap kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat," tegasnya. 


Dikatakannya juga, Pemerintah Kabupaten Tabanan dibawah kepemimpinannya dan Wabup Dirga berkomitmen bersama jajaran menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat pelayanan dasar, serta mendorong pembangunan yang hasilnya dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat. Sehingga, seluruh kebijakan dan program pembangunan yang dijalankan diharapkan mampu berjalan selaras, efektif, dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif yang merata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tabanan. 

Rabu, 28 Januari 2026

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026


Tabanan , Bali Kini
— Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Acara tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ketua DJSN, perwakilan Kepala Staf Kepresidenan, Menteri Sekretariat Negara, Direksi BPJS Kesehatan, gubernur, serta perwakilan kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Universal Health Coverage (UHC) merupakan kondisi ketika seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa mengalami kesulitan finansial. Di Indonesia, UHC diwujudkan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan sebagai instrumen negara dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh warga.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya Program JKN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “JKN telah terbukti membebaskan masyarakat dari beban finansial kesehatan sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi rakyat untuk lebih produktif dan berdaya. Capaian UHC merupakan wujud nyata amanat konstitusi, dan harus terus diperkuat melalui peningkatan kepesertaan JKN serta sinergi pemerintah pusat, BPJS Kesehatan, dan kepala daerah dalam memastikan masyarakat terlindungi jaminan kesehatan,” ujarnya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyampaikan bahwa capaian UHC merupakan hasil kolaborasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. “Komitmen pemerintah dalam memperluas perlindungan kesehatan menjadikan JKN-KIS sebagai salah satu program jaminan kesehatan terbesar dan tercepat mencapai UHC di dunia. Penghargaan UHC 2026 diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam mewujudkan UHC, sekaligus menjadi motivasi bagi daerah lain untuk memperkuat pelaksanaan program JKN,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menyampaikan, penghargaan UHC merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan masyarakat. “Hari ini saya selaku Wakil Bupati Tabanan, mewakili Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tabanan, menerima UHC Award sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam pelaksanaan jaminan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan, bahwa komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah. “Di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Komang Gede Sanjaya, melalui misi Tabanan Era Baru yang aman, unggul, dan madani, Pemerintah Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sebagai salah satu kebutuhan dasar,” (*)

Prestasi Pengadaan Tabanan Masuk Kategori Sangat Baik, Raih Nilai 95,24


Tabanan , Bali Kini 
– Di bawah kepemimpinan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang tata kelola pengadaan barang dan jasa. Dalam penilaian final Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Tahun 2025, Jumat, (23/1), Kabupaten Tabanan melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Tabanan berhasil meraih nilai 95,24 dan masuk dalam kategori sangat baik. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Tabanan dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Indeks Tata Kelola Pengadaan merupakan instrumen penting dalam reformasi birokrasi di Indonesia yang mengukur profesionalisme, efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas pengadaan barang dan jasa pemerintah. Sebagaimana diketahui bersama, penilaian ini dilaksanakan berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) guna mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkinerja tinggi.

Capaian tersebut mencerminkan semakin optimal dan terukurnya kualitas tata kelola pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Prestasi ini memperoleh apresiasi dari Bupati Tabanan dan menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kinerja, integritas, serta kualitas pelayanan publik di bidang pengadaan terus menunjukkan hasil yang positif.

Bupati Tabanan, Sanjaya, menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat reformasi birokrasi serta meningkatkan profesionalisme aparatur dan digitalisasi sistem pengadaan. Ia menekankan bahwa capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berinovasi, menjaga integritas, serta memastikan proses pengadaan berjalan efektif, efisien, dan akuntabel. “Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi, menjaga integritas dan memastikan proses pengadaan berjalan efektif, efisien, serta akuntabel,” tegasnya. 

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut melalui penguatan sistem, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital yang semakin luas. Melalui langkah-langkah ini, tata kelola pengadaan di Kabupaten Tabanan diharapkan semakin modern, transparan, dan mampu mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.(*)

Rabu, 21 Januari 2026

Gerak Cepat Pemkab Tabanan Terhadap Dampak Bencana Cuaca Ekstrem di Kecamatan Marga


Tabanan , Bali Kini 
– Merespons aduan masyarakat serta memastikan penanganan darurat berjalan optimal, Pemerintah Kabupaten Tabanan (Pemkab Tabanan) gerak cepat tangani dampak bencana akibat cuaca ekstrem di Desa Kukuh dan Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Tabanan, Rabu, (21/1). Menindaklanjuti instruksi Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, hadir bersama Dandim 1619/Tabanan, Kapolres Tabanan, salah satu Anggota DPRD Tabanan dan jajaran turun langsung meninjau lokasi terdampak.


Wabup Dirga dan jajaran mengawali kunjungan di Banjar Denuma, Kukuh, Marga meninjau kerusakan yang diakibatkan oleh gorong-gorong sungai yang mampet sehingga mengakibatkan air meluap ke jalan saat hujan. Kemudian melanjutkan kunjungan di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Marga. Akibat luapan saluran irigasi Subak Jemanik yang menerobos rumah kontrakan warga, membuat dua orang, yakni ibu dan anaknya hanyut dan belum ditemukan. 


Peristiwa tragis yang menimpa satu keluarga asal Kupang tersebut terjadi pada subuh (21/1) akibat hujan deras yang menyebabkan longsor senderan Perumahan Asri II sepanjang kurang lebih 10 meter, hingga menutup saluran irigasi Subak Jemanik di belakang rumah kontrakan korban. Akibat tertutupnya saluran irigasi tersebut, air meluap deras dan masuk ke rumah kontrakan yang ditempati keluarga Semi Cristian Banafanu (31). 


Dalam kondisi panik, korban bersama keluarganya berupaya menyelamatkan diri. Namun nahas, Yuliana Da Costa Makun (30) dan anak keduanya Audrey Natania Banafanu (1,5) terseret arus dan hingga kini belum ditemukan dan tim yang terdiri dari TNI, POLRI, PMI, BPBD, Keluarga Korban dan Masyarakat, masih melakukan pencarian di daerah aliran sungai. Sementara itu, suami korban, Semi Cristian Banafanu (31), mengalami patah kaki dan harus mendapatkan perawatan di RSUD Tabanan. Anak pertama mereka, Nhatalia De Quenza Banafanu (7), berhasil selamat.


Menanggapi kejadian tersebut, Wabup Dirga menyampaikan pesan Bupati Tabanan, menekankan pemerintah daerah bersinergi dengan TNI, Polri, PMI, masyarakat dan semua pihak terkait, akan berusaha melaksanakan tanggung jawab dalam penanganan dampak bencana, termasuk tindak lanjut bagi para korban. “Pasti akan dibantu. Jajaran teknis seperti Dinas PUPR dan BPBD sudah turun langsung ke lapangan untuk melakukan investigasi serta menghitung kerugian yang ditimbulkan akibat bencana ini,” tegasnya.


Sesuai arahan Bupati Tabanan, Wabup Dirga juga mengimbau seluruh masyarakat Tabanan untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Ia berharap peran media turut membantu menyebarluaskan himbauan tersebut agar sampai langsung ke masyarakat. “Cuaca ekstrem ini belum selesai. Kita perkirakan masih berlanjut hingga bulan Maret. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kewaspadaan dan saling bahu-membahu menjaga keselamatan bersama agar masyarakat tidak resah,” ujarnya.


Lebih lanjut, Dirga menyampaikan pentingnya peran pemerintah desa dalam mengenali kondisi wilayah dan warganya, khususnya terkait bangunan yang berada di area rawan bencana. Ia juga mengingatkan agar setiap potensi risiko segera dilaporkan apabila tidak dapat ditangani di tingkat desa. “Kalau memang tidak bisa diatasi di desa, silahkan segera disampaikan ke camat atau ke pemerintah daerah. Pemerintah sudah menyiapkan perangkat teknis untuk menangani hal tersebut,” tambahnya.


Dalam kesempatan tersebut, Dirga juga menyoroti persoalan sampah yang kerap menjadi salah satu penyebab banjir dan memperparah dampak bencana. Ia mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam pengelolaan sampah dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan saluran air. “Pemerintah setiap tahun sudah menyampaikan himbauan ini sampai ke tingkat bawah. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan, karena dampaknya kembali ke masyarakat sendiri,” pintanya. 

Pemkab Tabanan Turun Langsung Tangani Dampak Bencana Alam di Pujungan, Pupuan


Tabanan  Bali Kini 
– Pemerintah Kabupaten Tabanan menunjukkan perhatian serius kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor akibat curah hujan ekstrem yang melanda wilayah Tabanan dalam beberapa waktu terakhir. Bupati Tabanan, melalui Wakil Bupati I Made Dirga, turun langsung mengunjungi warga terdampak di Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Selasa, (20/1).

Kunjungan pertama dilakukan di Banjar Dinas Dauh Tukad, Desa Padangan, Selanjutnya, melanjutkan peninjauan ke lokasi kedua di Banjar Dinas Padangan Kelod, Desa Padangan. Kehadiran Wabup Dirga dan jajaran juga bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi warga sekaligus memastikan penanganan pascabencana berjalan dengan baik.

Sinergi lintas lini ini diharapkan Dirga menjadi bentuk nyata keseriusan pemerintah daerah dalam merespons bencana alam yang menimpa masyarakat. Adapun rumah warga yang terdampak tanah longsor masing-masing milik I Nyoman Pariasa di Banjar Dinas Dauh Tukad dan I Wayan Arta Widana di Banjar Dinas Padangan Kelod. Kedua rumah tersebut mengalami kerusakan akibat material longsor yang dipicu oleh hujan deras berkepanjangan.

Menyampaikan arahan Bupati, Dirga menegaskan kehadirannya di lokasi merupakan amanah langsung dari Bupati Tabanan untuk merasakan dan melihat kondisi masyarakat yang tertimpa bencana. “Dalam situasi bencana seperti ini, saya benar-benar merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita. Saya menyampaikan terima kasih atas gotong-royong masyarakat yang luar biasa. Semoga bencana seperti ini tidak terulang kembali dan mari kita tingkatkan kewaspadaan bersama,” ujarnya.

Dirga juga menambahkan, wilayah Pupuan memiliki potensi rawan bencana, terutama saat curah hujan tinggi dan berlangsung lama. Oleh karena itu, ia mengapresiasi solidaritas dan kekompakan masyarakat yang selalu sigap membantu sesama di setiap titik bencana, serta menghimbau warga, agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem. Apresiasi juga diberikan kepada jajaran PMI dan BPBD yang dinilai sangat aktif dalam melakukan penanganan dan pertolongan di lapangan bersama masyarakat. 

Ia pun berharap, koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh pihak terus ditingkatkan demi meminimalisir risiko bencana di masa mendatang. Selain memberikan perhatian langsung melalui kunjungan dan peninjauan lokasi, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga menyalurkan bantuan tunai langsung kepada para korban bencana tanah longsor sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban masyarakat terdampak.

Minggu, 18 Januari 2026

Tingkatkan Kualitas Ruang Publik, Pemkab Tabanan Launching Kereta Anak dan Tribun Lapangan Basket di Lapangan Alit Saputra



Laporan : Tim Lpt 

Tabanan , Bali Kini  – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas ruang publik serta menyediakan fasilitas ramah anak melalui kegiatan Jumat Sehat yang dirangkaikan dengan Launching Kereta Anak dan Tribun Lapangan Basket. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan, Jumat (16/1) dan disambut antusias oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda yang turut memanfaatkan fasilitas baru tersebut.

Kegiatan yang diawali dengan senam zumba ini dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. bersama Bunda PAUD Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga beserta istri Ny. Budiasih Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta jajaran, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah terkait, serta para guru dan siswa dari sejumlah TK di Kabupaten Tabanan. 

Usai senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan Launching Kereta Anak, yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, didampingi Bunda PAUD Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya dan jajaran. Terdapat dua unit kereta anak dengan panjang lintasan sekitar 300 meter, yang diharapkan menjadi wahana hiburan edukatif bagi anak-anak, sekaligus sarana rekreasi keluarga di kawasan Lapangan Alit Saputra. Kehadiran fasilitas ini sangat sejalan dengan membangun Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani.


Selaku Bupati, Sanjaya memberikan apresiasi atas terwujudnya fasilitas tersebut, yang dinilainya mampu mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau sebagai pusat aktivitas dan rekreasi masyarakat. “Keberadaan kereta anak ini merupakan wujud perhatian kita terhadap tumbuh kembang anak-anak di Tabanan. Saya berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama,” ujarnya. 


Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya menghadirkan fasilitas publik yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga bermanfaat, fungsional, serta berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat fungsi ruang publik sebagai pusat aktivitas sosial, olahraga, dan rekreasi. “Ruang publik seperti ini harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak,” imbuh Sanjaya.


Sementara itu, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Bunda PAUD Kabupaten Tabanan juga menyampaikan apresiasi serta harapannya agar kehadiran fasilitas tersebut mampu meningkatkan minat para ibu untuk mengajak anak-anak beraktivitas di luar rumah, sehingga dapat menunjang tumbuh kembang anak secara sehat dan optimal. “Bersama kita membuka dan kita operasikan kereta anak ini, semoga dengan bertambahnya fasilitas kereta ini, bisa membuat ibu-ibu bersemangat membawa anak-anaknya dan anak-anak juga lebih senang berada di sini,” pungkasnya. 


Ia menambahkan, keberadaan fasilitas bermain yang aman dan nyaman sangat penting dalam mendukung perkembangan anak usia dini, baik dari aspek motorik, sosial, maupun emosional. Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan yang lebih ramah anak di Kabupaten Tabanan. Diharapkan juga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan menjadi inspirasi bagi pengembangan ruang publik lainnya.


Selain itu, Bupati Sanjaya beserta jajaran juga meresmikan Tribun Lapangan Basket, yang ditandai dengan pengguntingan pita. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan langsung Pertandingan Basket 3 on 3 yang berlangsung penuh semangat. Sorak sorai penonton dan dukungan dari keluarga dan para undangan yang hadir menambah semarak suasana, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat dan prestasinya di bidang olahraga.

Bupati Sanjaya Buka Lokasabha VI Pratisentana Bendesa Manik Mas (PBMM) Tabanan


Laporan : Tim Lpt 

Tabanan , Bali Kini  – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., secara resmi membuka Lokasabha VI Pratisentana Bendesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Tabanan. Kegiatan dilaksanakan di Wantilan Pura Dalem Purwa Kubontingguh, Tabanan, Jumat, (16/1), dan turut dihadiri oleh Para Sulinggih, anggota DPRD Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait, Ketua Pusat dan Penglingsir PBMM, serta pengurus dan anggota PBMM dan tokoh masyarakat.


Lokasabha kali ini diikuti oleh sekitar 1.500 peserta yang terdiri dari krama Pratisentana Bendesa Manik Mas dari berbagai wilayah di Kabupaten Tabanan. Dimana, Lokasabha VI PBMM Kabupaten Tabanan diselenggarakan sebagai forum musyawarah organisasi untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan, sekaligus melaksanakan regenerasi kepengurusan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).


Bupati Sanjaya mengapresiasi pelaksanaan Lokasabha sebagai momentum penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai luhur warisan leluhur Bali. Ia mengatakan, bahwa pesemetonan memiliki peran strategis dalam melestarikan adat, budaya, serta keharmonisan kehidupan masyarakat Bali, terutama di tengah tantangan globalisasi. “Lokasabha ini bukan sekadar forum organisasi, tetapi momentum penting untuk menjaga nilai-nilai luhur budaya dan sejarah yang diwariskan oleh para leluhur kita. Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, pesemetonan harus tetap menjadi benteng kekuatan adat dan budaya Bali,” tegasnya.


Lebih lanjut, Bupati Sanjaya menekankan pentingnya implementasi konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali sebagai arah pembangunan Bali hingga 100 tahun ke depan, sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Bali. Menurutnya, konsep ini mengandung makna menjaga keharmonisan jagat Bali secara sekala dan niskala, yang mencakup manusia, budaya, dan alam lingkungan. “Di dalam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, ada enam kerthi yang wajib kita jaga bersama, yaitu Wana Kerthi, Danu Kerthi, Segara Kerthi, Jana Kerthi, Atma Kerthi, dan Buana Kerthi. Semua ini harus kita rawat agar Bali tetap lestari hingga generasi mendatang,” pintanya.


Saat itu, Bupati Sanjaya juga menyampaikan pandangannya terkait tantangan demografi Bali ke depan, khususnya dalam menjaga keberlanjutan generasi krama Bali. Ia mengingatkan pentingnya peran keluarga dan pesemetonan dalam melestarikan adat dan budaya, agar tidak kehilangan pelaku dan penerus di masa depan. “Bali ini kecil, jumlah umat Hindu juga terbatas. Kalau bukan kita yang menjaga keberlanjutan generasi, adat, dan budaya kita, siapa lagi?. Pesemetonan memiliki peran besar dalam menjaga persatuan dan kesinambungan krama Bali,” tegasnya. 


Selain itu, Bupati Sanjaya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas kekompakan dan soliditas Pratisentana Bendesa Manik Mas, yang dinilainya mampu menjadi contoh organisasi pesemetonan yang guyub dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. “Pesemetonan Bendesa Manik Mas ini luar biasa guyub dan solid. Pemerintah Kabupaten Tabanan akan selalu hadir dan mendukung kegiatan adat, keagamaan, dan budaya, karena hal ini sejalan dengan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” imbuh Sanjaya.


Sementara dalam kesempatan yang sama, Ketua PBMM Pusat, I Wayan Sunarya dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Maha Sabha VI PBMM di tingkat pusat. Ia juga menjelaskan, Lokasabha menjadi wadah konsolidasi organisasi dalam menjaga eksistensi Pratisentana Bendesa Manik Mas sebagai organisasi sosial, budaya, dan religius yang berlandaskan dresta Bali. “Lokasabha ini bertujuan memperkuat persaudaraan, menyusun arah program kerja organisasi lima tahun ke depan, serta melaksanakan regenerasi kepengurusan sesuai AD/ART Pratisentana Bendesa Manik Mas,” tuturnya. 

Tabanan Raih Prestasi Nasional di Lomba Desa Ekspor 2025


Laporan : Tim Lpt 

Tabanan , Bali Kini  – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kabupaten Tabanan. CV Tanteri yang berlokasi di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, berhasil meraih Juara II Lomba Desa Ekspor Tahun 2025. Penghargaan tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Nomor 74 Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI dalam kegiatan Hari Desa Nasional yang dilangsungkan di Boyolali, Kamis, (15/1).

Capaian ini menjadi bukti komitmen dan keberhasilan pelaku usaha desa di Tabanan dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal hingga mampu bersaing di tingkat nasional, khususnya dalam mendorong desa sebagai pusat kegiatan ekspor. Dimana Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh perwakilan dari 37 provinsi di seluruh Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap desa dan pelaku usaha yang berhasil mengembangkan produk unggulan hingga menembus pasar global. 

Pada kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri RI juga memberika penghargaan kepada Desa Kukuh, Marga, Tabanan sebagai Desa Berprestasi Binaan Kementerian/Lembaga. Sontak keberhasilan CV Tanteri dan Desa Kukuh menjadi bukti nyata bahwa potensi desa, khususnya Desa mampu bersaing di tingkat nasional. Hal ini sekaligus menegaskan, pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat desa dalam mendorong pembangunan ekonomi dan peningkatan daya saing desa secara berkelanjutan.

Prestasi ini tentunya, tidak hanya mengharumkan nama Desa Pejaten dan Desa Kukuh, tetapi juga membawa kebanggaan bagi Kabupaten Tabanan secara keseluruhan. Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain dan para pelaku usaha untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jaringan pemasaran demi mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan. 

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih CV Tanteri dan Desa Kukuh. Menurutnya, capaian ini menunjukkan besarnya potensi industri kreatif dan Desa di Kabupaten Tabanan dalam mengembangkan produk unggulan berbasis kearifan lokal yang mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional. "Keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi desa dan pelaku usaha lainnya di Tabanan untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jejaring pemasaran demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan," ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. Ia menegaskan komitmen Dekranasda Kabupaten Tabanan untuk terus memberikan dukungan berkelanjutan kepada para pelaku usaha melalui pembinaan kualitas, inovasi produk, serta fasilitasi promosi dan pemasaran hingga ke tingkat internasional.

Pihaknya juga menegaskan, Dekranasda akan terus hadir sebagai mitra strategis bagi para perajin dan UMKM lokal, tidak hanya dalam penguatan kapasitas produksi, tetapi juga dalam membangun daya saing dan identitas produk berbasis kearifan lokal. “Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan produk unggulan Tabanan mampu menembus pasar yang lebih luas serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Bunda Rai

Rabu, 14 Januari 2026

Bupati Sanjaya Resmikan Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Desa Adat Kota Tabanan

 


Laporan Reporter : Dearna / Tim Lpt 

Tabanan , Bali Kini  – Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian adat, budaya, serta penguatan sarana upacara keagamaan di wilayah Kabupaten Tabanan, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri undangan ngupasaksi Upacara Pemelaspasan Gedung Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Desa Adat Kota Tabanan, Selasa (13/1). Bupati Sanjaya sekaligus meresmikan sebagai simbol dimulainya operasional Gedung Graha Yadnya yang berlokasi di Jln. Kresna No. 1 Tabanan yang ditandai dengan penandatanganan prasasti.


Peresmian gedung tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh krama Desa Adat sebagai pusat kegiatan yadnya, sosial, dan kemasyarakatan, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta kearifan lokal masyarakat setempat. Turut hadir, Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda Tabanan atau yang mewakili, Sekda, para Asisten Sekda dan para Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bendesa Adat dan Perbekel se-Kecamatan Tabanan, jajaran, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta undangan terkait lainnya.


Upacara Pemelaspasan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Pesaji Dangin Carik, sebagai bentuk permohonan penyucian dan pembersihan niskala agar bangunan yang diresmikan memiliki taksu, memberikan kenyamanan, keselamatan, serta kedamaian bagi seluruh krama yang memanfaatkannya.  Bupati Sanjaya menegaskan, bahwa pembangunan Graha Yadnya ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan merupakan wujud nyata kehadiran dan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mendukung kehidupan beragama, adat, dan budaya masyarakat Bali. 


“Graha Yadnya ini dibangun dengan tujuan mulia, sebagai pusat kegiatan keagamaan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, mempermudah krama dalam mempersiapkan sarana upacara secara lebih tertata, serta menjadi simbol keharmonisan antara pembangunan Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan,” ujar Sanjaya. Ia juga berpesan, aktivitas yadnya merupakan nafas kehidupan masyarakat Bali yang tidak dapat dipisahkan dari keseharian krama. 


Oleh karena itu, dikatakannya pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan fasilitas yang layak, nyaman, dan representatif, sehingga pelaksanaan upacara adat dan keagamaan dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan bermartabat. Keberadaan bangunan yang megah dan fungsional dikatakannya juga harus diiringi dengan kesadaran kolektif untuk merawat dan menjaganya secara berkelanjutan. 


“Membangun itu tidak mudah, namun merawat jauh lebih sulit. Untuk itu, saya titipkan Graha Yadnya ini kepada seluruh masyarakat dan pengelola agar dijaga kebersihan, kesucian, serta dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan umat,” tegas Sanjaya. Sekaligus menambahkan, Graha Yadnya adalah cerminan kesungguhan sradha bhakti masyarakat yang diharapkan mampu menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.


Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia, I Gusti Made Adi Purama dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dukungan penuh Bupati Tabanan terhadap Desa Adat Kota Tabanan. Ia menegaskan, bahwa Graha Yadnya Sanjayaning Singasana merupakan gagasan, konsep, sekaligus inisiatif langsung dari Bupati Tabanan, yang telah lama diimpikan oleh krama desa adat.


Disampaikan pula, kompleks Graha Yadnya ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, di antaranya kori lumbung, gedung sekretariat, ballroom, bale pawedan, hingga fasilitas pendukung lainnya yang terintegrasi dengan kawasan setra dan lingkungan desa adat. Graha Yadnya Sanjayaning Singasana akan langsung mulai beroperasi pada bulan ini, Januari 2026 dan diharapkan menjadi pusat pelayanan kegiatan yadnya, upacara adat, serta kegiatan keagamaan masyarakat, tidak hanya bagi Desa Adat Kota Tabanan, tetapi juga sebagai contoh pengelolaan fasilitas keagamaan yang tertata dan berkelanjutan.

Sabtu, 10 Januari 2026

Bupati Tabanan Hadiri Pelantikan Pengurus PMI dan Buka Secara Resmi Inovasi “Si Doras” untuk Perkuat Ketersediaan Darah

Tabanan ,Bali Kini  – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam pelantikan kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan Masa Bakti 2025–2030 yang dirangkaikan dengan launching program inovasi “Si Doras” (Singasana Donor Darah ASN). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan, Jumat, (9/1).

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua PMI Provinsi Bali I Gusti Bagus Alit Putra, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang juga selaku Ketua PMI Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda Tabanan atau yang mewakili, Sekda, para Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, serta jajaran pengurus dan anggota PMI Kabupaten Tabanan dan undangan terkait lainnya.

Sebagaimana diketahui bersama, Palang Merah Indonesia sebagai organisasi kemanusiaan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah, khususnya di bidang pelayanan sosial, kesehatan, serta penanggulangan bencana. Keberadaan PMI menjadi garda terdepan dalam berbagai aksi kemanusiaan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menegaskan, pelantikan pengurus PMI Kabupaten Tabanan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen pengabdian, solidaritas, dan nilai-nilai kemanusiaan. “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PMI Kabupaten Tabanan yang baru dilantik. Semoga saudara-saudara dapat menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, serta senantiasa menjunjung tinggi prinsip-prinsip kepalangmerahan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sanjaya mengapresiasi dan menilai peluncuran program inovasi donor darah “Si Doras” sebagai langkah konkret dan strategis dalam menjamin ketersediaan darah yang aman dan berkelanjutan di Kabupaten Tabanan. Program ini secara khusus melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pendonor aktif. “ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat diharapkan tidak hanya berperan dalam pelayanan administratif, tetapi juga menjadi teladan dalam aksi kemanusiaan. Melalui program ini, kita ingin menumbuhkan budaya peduli sesama, gotong-royong, dan kepedulian sosial yang terorganisir serta berkelanjutan,” imbuhny

Orang nomor satu di Tabanan juga berharap program Si Doras dapat dilaksanakan secara rutin, terkoordinasi dengan PMI dan fasilitas kesehatan, serta menjadi bagian dari gerakan bersama yang melibatkan seluruh perangkat daerah. “Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi keselamatan dan harapan hidup sesama. Jika donor darah menjadi kesadaran kolektif, maka kita tidak akan pernah kekurangan persediaan darah. Inilah fondasi penting untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Tabanan, I Made Dirga, menyampaikan komitmen seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan roda organisasi sesuai dengan AD/ART PMI serta menghadirkan program kerja yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Kami berkomitmen membawa PMI Kabupaten Tabanan melangkah maju dengan program-program kemanusiaan yang sejalan dan mendukung visi misi Pemerintah Kabupaten Tabanan, khususnya di bidang pelayanan sosial, kesehatan, dan kebencanaan,” ungkapnya.

Terkait program Si Doras, Dirga menegaskan, PMI Tabanan bertekad melaksanakan inovasi donor darah ASN ini secara baik, inovatif, dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat luas, termasuk para ASN yang membutuhkan donor darah. “Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tabanan yang telah berkenan hadir sekaligus meresmikan program inovasi Si Doras ini. Semoga program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat semangat kemanusiaan di Kabupaten Tabanan,” pungkasnya. (*)

Jumat, 02 Januari 2026

Awali Tahun 2026, Pemkab Tabanan Gelar Upacara Ngemijiang Nugtugan Karya Ngenteg Linggih Kantor Bupati Tabanan


Laporan Reporter : Tim Lpt 

Tabanan , Bali Kini  – Pemerintah Kabupaten Tabanan, mengawali Tahun Baru 2026 menggelar Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih yang berlangsung di Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan, Jumat (2/1). Rangkaian upacara sakral ini ditandai dengan melaksanakan upacara Ngemijiang yang juga merupakan lanjutan dari pelaksanaan Karya Tawur Panca Wali Krama yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 7 Januari 2025 lalu di Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan.

Pelaksanaan upacara dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Wakil Bupati, I Made Dirga beserta istri Ny. Budiasih Dirga, Sekda beserta istri, para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Instansi Vertikal dan BUMD, serta seluruh Pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan. Hadir pula para Sulinggih, Pemangku (PSN), dan Prawartaka karya yang dengan penuh semangat ngaturang ayah sejak awal hingga seluruh rangkaian prosesi terlaksana.

Rangkaian upacara dimulai dari tahapan persiapan, Nedunang Ida Bhatara Kelinggihan Ring Ampilan, prosesi Ngemejiang Ida Betara, Ida Betara Rauh Saking Ngemejiang, hingga Ngelinggihang dan persembahyangan bersama. Prosesi ini berlangsung di Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan serta Beji Pura Dalem Desa Adat Kota Tabanan, kemudian dilanjutkan dengan Manjahan Banten Piodalan Jelih dan Pemekemitan pada malam hari nanti. 

Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih ini dilaksanakan selama dua hari, dengan puncak karya yang jatuh pada Sabtu, 3 Januari 2026. Seluruh rangkaian upacara dilaksanakan dengan penuh khidmat sebagai wujud bhakti dan rasa syukur, sekaligus memohon kerahayuan bagi jalannya roda pemerintahan dan pembangunan untuk masyarakat Kabupaten Tabanan di tahun 2026 ini.

Usai persembahyangan, Bupati Sanjaya menyampaikan, pelaksanaan upacara ini menjadi momentum spiritual dalam menyambut awal tahun. Ia menegaskan, bahwa persembahyangan bersama ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus permohonan restu agar seluruh tugas pemerintahan dapat berjalan dengan baik. “Ini adalah ritual persembahyangan yang luar biasa. Kita semua terlibat dan patut bersyukur, serta bersama-sama mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” tegasnya. 

Lebih lanjut, Sanjaya mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk menjadikan momentum Pujawali Jelih ini sebagai landasan spiritual dalam bekerja dan mengabdi. Ia juga berharap, dengan tuntunan dan restu Ida Bhatara/Tuhan Yang Maha Esa, visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani dapat benar-benar diwujudkan bersama demi kesejahteraan seluruh krama/masyarakat Kabupaten Tabanan.

Rabu, 17 Desember 2025

Bersama Kapolda Bali, Bupati Sanjaya Resmikan Mess Bintara, Posko Zona Integritas, dan Pos Polisi Dakdakan Polres Tabanan



Laporan : Tim Lpt 

Tabanan , Bali Kini  – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M menghadiri acara Peresmian Mess Bintara, Posko Zona Integritas (ZI), dan Pos Polisi Dakdakan Polres Tabanan yang berlangsung, Jumat (12/12). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya penguatan sarana prasarana kepolisian dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Tabanan.

Peresmian tersebut turut dihadiri langsung oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si, beserta jajaran, Kapolres Tabanan dan jajaran, Sekda Tabanan, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Tabanan dan Camat Kediri, serta undangan terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Tabanan menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolda Bali sekaligus ungkapan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang selama ini diberikan kepada Kabupaten Tabanan. Bupati sekaligus menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, Sanjaya juga memaparkan berbagai bentuk dukungan Kapolda Bali, salah satunya peningkatan pengamanan pada titik-titik rawan, terutama di kawasan pariwisata. Pihaknya mengapresiasi pengembangan program hidroponik yang dinilai sangat inspiratif dan sejalan dengan Asta Cita yang diarahkan Presiden, khususnya bagi Tabanan sebagai lumbung pangan Bali yang memiliki potensi alam besar serta menghadapi tantangan cuaca ekstrem.

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan dan renovasi fasilitas kepolisian ini merupakan wujud nyata komitmen Polri, khususnya Polres Tabanan, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Mess Bintara diharapkan dapat menunjang kesejahteraan anggota, Posko Zona Integritas menjadi simbol komitmen transparansi dan akuntabilitas, sementara Pos Polisi Dakdakan hadir untuk mendekatkan pelayanan kepolisian hingga ke tingkat desa.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Pembangunan Pos Polisi di Banjar Dakdakan Desa Abiantuwung ini sangat penting mengingat semakin tingginya kepadatan lalu lintas di Banjar Dakdakan yang juga sebagai pintu masuk Kabupaten Tabanan,” tegas Sanjaya.

Ia juga menambahkan, Pos Polisi Dakdakan dirancang dengan desain yang indah dan menyatu dengan tapal batas Kabupaten Tabanan. Ke depan, penataan kawasan perbatasan di titik lainnya akan terus dibenahi sehingga tidak hanya berfungsi dari sisi keamanan, tetapi juga mempercantik wajah Tabanan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Tabanan untuk terus mendukung program Polri dalam menjaga persatuan demi mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

Menurutnya, sinergi dan koordinasi antara Pemkab Tabanan dan jajaran kepolisian selama ini telah berjalan sangat baik. Dalam berbagai situasi, termasuk saat terjadi bencana alam, koordinasi lintas sektor dinilai solid dan membanggakan, mencakup 133 desa dan 10 kecamatan di Kabupaten Tabanan.

Sementara itu, Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H dalam laporannya menyampaikan, bahwa pembangunan fisik tersebut merupakan wujud perhatian dan komitmen Polri dalam meningkatkan kesejahteraan personel. “Fasilitas tempat tinggal yang layak bukan hanya memberikan kenyamanan tapi juga mendukung semangat dan profesionalitas dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan loyalitas prajurit Bhayangkara untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Pembangunan keseluruhan fasilitas berlangsung hampir delapan bulan,” jelasnya.


Ia juga memaparkan, bahwa Mess Bintara dibangun pada 30 April hingga 26 Oktober 2025 untuk menunjang kebutuhan hunian, khususnya bagi bintara remaja. Posko Zona Integritas dibangun pada 27 November hingga 17 Desember 2025 sebagai upaya pencegahan korupsi dan peningkatan kepercayaan publik, sedangkan Pos Polisi Dakdakan dibangun dari 17 April hingga 12 November 2025 untuk mempercepat pelayanan, pengawasan keamanan, serta respons keadaan darurat di wilayah Desa Abiantuwung dan sekitarnya.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved