-->

Kamis, 21 Mei 2026

Bunda Rai Tekankan Peran Strategis Bunda PAUD Wujudkan Generasi Emas Tabanan


Tabanan , Bali Kinin– Komitmen memperkuat pendidikan anak usia dini terus digaungkan di Kabupaten Tabanan. Kamis (21/5), Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, membuka langsung kegiatan Penguatan Peran Bunda PAUD dalam Pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun yang dilaksanakan di Kantor Camat Marga. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan dan masyarakat dalam menyukseskan wajib belajar 1 tahun prasekolah sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri narasumber dari BPMP (Balai Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Bali, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, Camat Marga beserta jajaran, Bunda PAUD Kecamatan Marga hingga Bunda PAUD Desa se-Kecamatan Marga. Program ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029 yang menempatkan percepatan implementasi wajib belajar 13 tahun sebagai salah satu prioritas nasional.

 

Dalam arahannya, Bunda Rai menegaskan, bahwa program wajib belajar 13 tahun, termasuk di dalamnya wajib belajar 1 tahun prasekolah, merupakan langkah nyata dalam menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas dan berkarakter sejak usia dini. Ia menilai masa prasekolah sebagai fase emas yang sangat menentukan pembentukan karakter anak sebelum memasuki pendidikan dasar.

 

Dengan penuh semangat, sosok yang dikenal sebagai Srikandi Tabanan itu mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak usia dini. Menurutnya, pendidikan prasekolah tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter, kebiasaan baik dan kesiapan sosial anak melalui metode pembelajaran yang menyenangkan.

 

Program wajib belajar 1 tahun prasekolah ini luar biasa bagi saya. Ini langkah nyata untuk mempersiapkan generasi emas sebelum masuk sekolah dasar. Usia dini adalah masa keemasan, sehingga anak-anak harus diberikan pendidikan yang mengarah pada pembentukan budi pekerti dan karakter dengan cara yang menyenangkan,” ujar Bunda Rai.

 

Ia juga menekankan pentingnya peran Bunda PAUD sebagai penggerak dan motivator di tengah masyarakat. Menurutnya, Bunda PAUD tidak hanya menjadi simbol, melainkan memiliki tanggung jawab besar dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah, satuan PAUD dan para orang tua agar semakin sadar akan pentingnya pendidikan prasekolah.

 

Tugas kita sebagai Bunda PAUD adalah mendorong dan memberikan semangat kepada para orang tua agar anak-anaknya mengikuti pendidikan prasekolah terlebih dahulu sebelum masuk SD. Di usia emas ini, anak-anak harus dibiasakan dengan kebiasaan baik untuk membentuk kemampuan sosial dan kesiapan belajar mereka,” imbuh Bunda Rai.

 

Ia juga mengajak seluruh Bunda PAUD dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa untuk bergerak bersama memperkuat kolaborasi demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, ceria dan berkarakter. Dikatakannya juga, keberadaan 133 Bunda PAUD Desa di Tabanan adalah kekuatan besar dalam menyukseskan program tersebut secara berjenjang.

 

Selain itu, Bunda Rai juga berharap agar para orang tua dapat menjadi contoh dalam mendukung pendidikan anak usia dini sebelum mengajak masyarakat lainnya melakukan hal yang sama. Menurutnya, kesadaran keluarga menjadi pondasi utama dalam keberhasilan program wajib belajar 1 tahun prasekolah.

 

Jangan sampai ada lagi anak yang langsung masuk SD tanpa mendapatkan layanan PAUD terlebih dahulu. Investasi terbaik bagi anak bangsa dimulai dari pendidikan sejak usia dini. Mari bergerak bersama, saling mendukung dan menjadi penguat bagi keluarga di lingkungan masing-masing agar semakin sadar pentingnya pendidikan anak prasekolah,” tegas Bunda Rai.

 

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut diisi dengan berbagai materi penguatan dari para narasumber, di antaranya disiplin positif dalam mewujudkan budaya sekolah aman dan nyaman, strategi implementasi wajib belajar 1 tahun prasekolah, penggunaan Portal Pijar Bunda PAUD, penguatan 7 KAIH hingga strategi rencana tindak lanjut penguatan wajib belajar 13 tahun (*)1

Bupati Sanjaya Dorong SDM Tabanan Siap Bersaing Global

Tabanan , Bali Kinin– Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Baru dan Grand Opening ACC Café & Resto milik LPK American Cruise College (ACC) yang berlokasi di Jl. Yeh Ho Sanggulan, Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, Kamis, (21/5). Kehadiran gedung baru dengan fasilitas pelatihan dan praktik industri yang representatif tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Tabanan dan mampu bersaing di industri pariwisata dan perkapalan internasional.

 

Dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan pelaksanaan ACC Fest 2026, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada manajemen LPK American Cruise College atas kontribusinya dalam mencetak SDM unggul dan kompeten. Ia menilai, kehadiran gedung representatif tersebut menjadi bukti nyata dukungan dunia pendidikan dan pelatihan terhadap program pembangunan Pemerintah Kabupaten Tabanan. 

 

Bupati Sanjaya yang saat itu turut didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Kediri, Direktur American Cruise College, pimpinan partner hotel dan asosiasi, kepala SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan dan Singaraja, tokoh masyarakat serta undangan lainnya, menyampaikan pembangunan di Tabanan harus berjalan dalam satu garis perjuangan melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

 

Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap manajemen LPK American Cruise College atas segala upaya selama ini dalam mencetak SDM yang memiliki kompetensi unggul. Kehadiran gedung ini dengan fasilitas representatif menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung program pemerintah, khususnya menyiapkan SDM yang siap bertarung di industri pariwisata dan perkapalan internasional,” ujar Sanjaya.

 

Keberadaan lembaga pelatihan kerja berkualitas dikatakannya juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, melalui pendidikan dan pelatihan yang baik, pihaknya berharap generasi muda Tabanan akan memiliki peluang kerja lebih luas, sehingga mampu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

 

Saya melihat generasi muda yang berangkat ke kapal pesiar ini sebagai pejuang devisa bagi Kabupaten Tabanan. Yang mereka dapat bukan hanya dollar atau pendapatan saja, tetapi juga ilmu pengetahuan dan wawasan. Ketika pulang ke daerah, mereka akan ikut membangun masyarakat, membesarkan UMKM dan berkontribusi untuk kemajuan Tabanan,” tegasnya.

 

Sanjaya juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran ACC Café & Resto yang dinilai turut membantu membuka lapangan pekerjaan baru di Kabupaten Tabanan. Ia juga berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi tempat menempa ilmu pengetahuan, dedikasi dan keterampilan generasi muda sebelum terjun ke dunia kerja internasional.

 

Direktur LPK American Cruise College, Putu Deddy Paryana di kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Tabanan beserta jajaran pemerintah daerah, para kepala sekolah dan seluruh undangan yang hadir dan turut mensukseskan kegiatan ini. Ia juga berharap keberadaan gedung baru dan ACC Café & Resto mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan praktik mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas, kompetensi dan semangat berkompetisi generasi muda, khususnya di bidang hospitality, service dan kreativitas pelajar maupun mahasiswa. (*)

Rabu, 20 Mei 2026

Semarak Hari Posyandu 2026, Bunda Rai Pantau Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang, Selemadeg Timur


Tabanan , Bali Kini – Semarak Hari Posyandu Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan berlangsung penuh antusias melalui pelaksanaan pelayanan Posyandu 6 SPM serentak yang digelar di tingkat desa/kelurahan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, turun langsung meninjau pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) di Desa Adat Dukuh Pulu, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Selasa (19/5).

 

Kehadiran Bunda Rai sekaligus memastikan transformasi Posyandu 6 SPM di Kabupaten Tabanan berjalan optimal, tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, namun berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih terpadu dan menyentuh berbagai kebutuhan dasar warga.

 

Dalam kunjungan tersebut, Bunda Rai didampingi jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Selemadeg Timur beserta jajaran, Perbekel, kader Posyandu, hingga pengurus desa setempat.

 

Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 sendiri mengusung tema Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (6SPM): Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat. Tema tersebut menegaskan perubahan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan enam bidang SPM yang mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial, dan diperingati setiap tanggal 29 April. 

 

Transformasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan terintegrasi langsung di tengah masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pun tetap mengedepankan asas efisiensi dengan fokus pada optimalisasi pelayanan enam bidang SPM.

 

Dalam kesempatan itu, Bunda Rai memberikan apresiasi kepada Tim Pembina Posyandu desa dan kelurahan yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program Posyandu 6 bidang SPM di tingkat masyarakat.

 

Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan Posyandu di Desa Mambang dinilai berjalan aktif dan inovatif. Salah satu program yang mendapat perhatian khusus yakni inovasi Serdadu Balok” atau Serentak Datang ke Posyandu Hijau dengan Bahan Pangan Lokal. Program tersebut dinilai efektif meningkatkan partisipasi masyarakat hadir ke Posyandu sekaligus mendukung pemenuhan gizi keluarga melalui pemanfaatan pangan lokal.

 

Dalam sambutannya, Bunda Rai menegaskan bahwa penerapan Posyandu 6 SPM merupakan bentuk penguatan pelayanan masyarakat di desa secara menyeluruh. Selain pelayanan kesehatan, Posyandu kini juga menjadi ruang penyelesaian berbagai persoalan masyarakat mulai dari pendidikan, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum hingga pengaduan masyarakat.

 

Ia menyampaikan, dari hasil pemantauan di Desa Mambang, implementasi Posyandu 6 SPM sudah mulai dimanfaatkan masyarakat dan mampu membantu penyelesaian sejumlah persoalan warga secara langsung di tingkat desa.

 

Posyandu dengan 6 SPM ini tujuannya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan bagaimana setiap aduan masyarakat bisa kita selesaikan bersama. Tadi ada persoalan pendidikan, perumahan rakyat hingga tantibmas yang sudah mulai ditangani. Artinya program ini sudah berjalan dan dimanfaatkan masyarakat,” ujar Bunda Rai.

 

Bunda Rai juga mengapresiasi sinergi kader Posyandu bersama perangkat desa yang dinilai menjadi garda terdepan keberhasilan pelayanan terpadu tersebut. Ia menekankan pentingnya sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat mengingat program Posyandu 6 SPM masih tergolong baru.

 

Ini sebenarnya tidak sulit, hanya menambah meja pelayanan dan kader untuk mencatat. Yang terpenting masyarakat tahu bahwa Posyandu sekarang sudah bertransformasi, tidak hanya melayani balita dan ibu hamil saja, tetapi juga pelayanan masyarakat lainnya,” imbuhnya.

 

Dalam kesempatan itu, Bunda Rai turut menyoroti pentingnya inovasi berkelanjutan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Tabanan. Menurutnya, capaian penurunan stunting harus terus dijaga melalui gerakan bersama yang diperkuat lewat sinergi program Pemerintah Kabupaten Tabanan seperti Bupati Ngantor di Desa dan program Semara Ratih yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

 

Saya targetkan stunting di Tabanan bisa mencapai 5 persen tahun ini dan jangan sampai naik lagi. Ini harus menjadi gerakan bersama. Saya sebagai Duta Orang Tua Hebat akan terus memotivasi dan memantau agar penanganan stunting berjalan maksimal,” tegasnya.

 

Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang sendiri telah menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Sejumlah pengaduan warga mulai dari perbaikan got, penerangan jalan hingga infrastruktur lingkungan diketahui telah berhasil ditindaklanjuti langsung di tingkat desa. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa Posyandu kini hadir sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih cepat, dekat, dan terintegrasi. 


Bupati Sanjaya Hadiri Lepas Sambut Dandim 1619/Tabanan


Tabanan , Bali Kini
  — Suasana penuh kehangatan dan penghormatan mewarnai Acara Lepas Sambut Komandan Kodim 1619/Tabanan dari Letnan Kolonel Inf. Trijuang Danarjati, S.A.P., M.I.P., kepada Letnan Kolonel Inf. Muhamad Arifianto, S.I.P., yang berlangsung di Graha Yadnya Jayaning Singasana, Delod Peken, Tabanan, Selasa (19/5). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Cokorda Anglurah Tabanan, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, beserta Pimpinan Perangkat Daerah terkait dan undangan terkait lainnya..

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dedikasi Letkol Inf. Trijuang Danarjati selama menjalankan tugas di Kabupaten Tabanan sejak Juni 2025. Menurutnya, sosok Dandim lama telah menunjukkan pengabdian yang tulus, ramah, dan penuh semangat dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga kondusivitas wilayah. “Ini merupakan sebuah prestasi, saya atas nama Bupati Tabanan dan masyarakat Tabanan mengucapkan banyak terima kasih atas dedikasi perjuangan yang sama-sama saya ajak membangun Tabanan Era Baru yang aman unggul dan madani.”ujar Sanjaya.

Kepada Letkol Inf. Muhamad Arifianto, S.I.P., Sanjaya turut menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap koordinasi serta komunikasi antar unsur Forkopimda dapat terus diperkuat. “Mari kita bangun koordinasi dan komunikasi ini dengan baik, karena pada hakikatnya kita sama-sama mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat sesuai tupoksi masing-masing,” tegasnya. Pihaknya juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan semangat gotong royong seluruh elemen pemerintahan dan institusi negara.

Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan komitmennya dalam mendukung sinergi bersama Forkopimda dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah. Ia juga memperkenalkan potensi alam, budaya, dan karakteristik masyarakat Tabanan sebagai daerah agraris yang kaya sumber daya. “Tidak mungkin pembangunan berhasil dikerjakan sendiri sebagai aparatur negara. Kita harus bergotong royong mewujudkan visi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tabanan,” pungkas Sanjaya.

Sementara itu, Dandim 1619/Tabanan yang baru, Letkol Inf. Muhamad Arifianto, S.I.P., yang merupakan putra asli Magelang, Jawa Tengah, menyampaikan kesiapan dirinya untuk bersinergi bersama seluruh jajaran Forkopimda dan masyarakat Kabupaten Tabanan. Pihaknya juga memohon dukungan, arahan, serta bimbingan dalam menjalankan amanah dan tugas sebagai Dandim 1619/Tabanan guna mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Tabanan. 

Pada kesempatan yang sama, Letkol Inf. Trijuang Danarjati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati, jajaran Forkopimda, dan seluruh masyarakat Tabanan atas dukungan selama dirinya menjabat sebagai Dandim 1619/Tabanan. Pihaknya juga memohon maaf apabila selama bertugas terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Menurutnya, Tabanan merupakan daerah yang memiliki ciri khas dan kesan tersendiri baginya. Di akhir sambutannya, ia memohon doa restu untuk melanjutkan penugasan berikutnya di Jakarta.

Selasa, 19 Mei 2026

Aksi Bergerak dan Berbagi Bunda Rai di Selemadeg Timur dan Selemadeg Sasar Ratusan Warga Rentan


Tabanan , Bali Kini q– Di tengah tantangan ekonomi dan isu lingkungan yang kian mendesak, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya kembali menunjukkan aksi nyata, melalui roadshow ke-10 program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi. Ia turun langsung menyapa dan membantu masyarakat di Kecamatan Selemadeg Timur dan Selemadeg, Tabanan, Senin, (18/5), dengan sentuhan yang menyeluruh dan tepat sasaran.

 

Kehadiran sosok yang akrab disapa Bunda Rai itu didampingi anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga beserta jajaran pengurus, perangkat daerah terkait, camat setempat, serta para Ketua TP PKK kecamatan dan desa, sekaligus ratusan penerima bantuan yang menjadi fokus utama kegiatan.

 

Kegiatan pertama dipusatkan di Wantilan Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur. Di lokasi ini, bantuan disalurkan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil dengan kondisi KEK, 20 lansia, 15 balita dengan gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT bagi anak PAUD. Selain itu, bantuan tambahan juga diberikan berupa 1 kursi roda, 9 tripod, dan 4 walker untuk mendukung mobilitas penerima.

 

Kegiatan kemudian berlanjut ke Wantilan Banjar Delod Sema Cemagi, Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg. Bantuan serupa kembali diberikan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil KEK, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT untuk anak PAUD. Tambahan bantuan berupa 3 walker dan 4 alat bantu dengar turut melengkapi kepedulian tersebut.

 

Adapun setiap penerima bantuan memperoleh paket yang terdiri dari 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

 

Tak sekadar menyerahkan bantuan, Bunda Rai juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat edukasi program prioritas PKK. Dalam kapasitasnya sebagai Duta PADAS (Palemahan Kedas), ia turut menggelorakan kesadaran pengelolaan sampah berbasis rumah tangga melalui pembagian 150 alat pelubang biopori sekaligus praktik langsung di lingkungan warga.

 

Dalam sambutannya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk berbagi bantuan, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Saya hadir untuk berbagi dan memberikan sedikit bantuan, apalagi dalam situasi ekonomi saat ini. Hal ini juga menjadi upaya kami untuk terus menjaga kedekatan antara masyarakat dengan pemerintah, sekaligus memberikan motivasi agar kita semua tetap semangat membangun Tabanan,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti persoalan sampah yang dinilai semakin krusial dan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Saya mengajak ibu-ibu dari rumah tangga untuk mulai mengelola sampah dari sumbernya. Sampah yang tidak dikelola bisa menjadi musibah, tetapi jika diolah dengan baik akan menjadi berkah. Melalui biopori, sampah bisa diubah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman dan mendukung program Aku Hatinya PKK,” jelasnya.

 

Selain itu, selaku ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, ia juga turut mensosialisasikan penguatan layanan Posyandu berbasis 6 SPM. Menurutnya, posyandu kini tidak hanya sebatas tempat penimbangan, tetapi juga menjadi ruang penyampaian aspirasi dan pelayanan kesehatan masyarakat secara lebih luas. Ia juga mengimbau kader PKK agar aktif menjalankan program dari provinsi seperti Gerakan Kulkul PKK dan optimalisasi Posyandu.

 

Melalui aksi sosial yang menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat ini, peran Bunda Rai tidak hanya terlihat sebagai penggerak organisasi, tetapi juga sebagai sosok yang konsisten hadir di tengah masyarakat, membawa solusi sekaligus semangat kebersamaan. Program Bergerak dan Berbagi” pun kembali menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kabupaten Tabanan.

 

Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg Timur, Ny. Luh Adi Wiratni Karang Sudarya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bunda Rai. Kami mengucapkan selamat datang di Desa Megati. Aksi sosial ini sangat bermanfaat dan menjadi wujud nyata kepedulian di bidang sosial serta semangat gotong royong dalam membantu masyarakat. Kami juga siap mendukung penuh program pemerintah demi mewujudkan visi Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg, Ny. Rahayu Budi Arsana menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia melaporkan bahwa penerima bantuan pada kegiatan tersebut mencapai 128 orang yang tersebar di 10 desa. Kami bersyukur atas kehadiran ibu dan jajaran. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, (AUM)” ujarnya. 

Sabtu, 21 Maret 2026

Bupati Sanjaya Bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Serahkan Bantuan Ambulans dan Program Bedah Rumah CSR Bank BPD Bali


Tabanan , Bali Kini
  – Pemerintah Kabupaten Tabanan menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit ambulans dan enam unit program bedah rumah dari Bank BPD Bali. Penyerahan bantuan berlangsung di RSUD Singasana Tabanan, Kamis, (12/3). Bantuan ini merupakan bentuk dukungan dan sinergi Bank BPD Bali dengan Pemkab Tabanan terhadap peningkatan pelayanan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tabanan. 


Bantuan ini diterima secara langsung diterima oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga. Bantuan Ambulans diharapkan dapat menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis cepat. Program bedah rumah juga langsung diseeahkan bagi enam penerima manfaat yang berasal dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Tabanan, diantaranya dari Kecamatan Baturiti, Selemadeg Barat, Marga, Kerambitan, dan Selemadeg.


Bupati  Sanjaya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bank BPD Bali atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Tabanan, baik dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan pengentasan kemiskinan. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Tabanan dalam mendukung terwujudnya visi pembangunan Tabanan Era Baru, Aman, Unggul, dan Madani. Masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama dalam membangun daerah,” ujarnya.


Bupati Sanjaya juga memberikan apresiasi terhadap pelayanan yang terus ditingkatkan oleh RSUD Singasana Tabanan. “Mengelola rumah sakit itu tidak mudah. Berbeda dengan hotel yang melayani orang yang sedang senang, rumah sakit melayani orang yang sedang sakit. Karena itu diperlukan kesabaran dan pelayanan yang baik. Saya melihat RSUD Singasana sudah terus bergerak meningkatkan pelayanan dengan manajemen yang semakin baik,” pungkasnya. 


Senada dengan Bupati Sanjaya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan oleh Bank BPD Bali. Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat bermanfaat di tengah upaya pemerintah daerah yang terus menggencarkan peningkatan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, melalui penguatan peran posyandu 6 SPM di Kabupaten Tabanan khususnya bidang kesehatan dan bidang perumahan rakyat.


Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang berbagai program yang sedang dijalankan pemerintah daerah. "Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Sehingga, berbagai program yang dilaksanakan pemerintah daerah dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," imbuh Bunda Rai.  


Sementara itu, perwakilan Bank BPD Bali, I Wayan Sutela Negara, menyampaikan bahwa program CSR merupakan bentuk komitmen Bank BPD Bali dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menjelaskan, hingga akhir Desember 2025 Bank BPD Bali memiliki total aset sekitar Rp. 41 Triliun dengan perolehan laba sebesar Rp. 1,1 Triliun. Dari capaian tersebut, Bank BPD Bali menyalurkan berbagai program CSR di sejumlah daerah di Bali, termasuk di Kabupaten Tabanan. “Untuk Kabupaten Tabanan sendiri, nilai CSR yang disalurkan kurang lebih mencapai Rp. 9 Miliar," ungkapnya.

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi”


Tabanan , Bali Kini  -
Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tabanan menghadiri kegiatan Pasar Rakyat bertema “Berbelanja dan Berbagi” yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Bali, Jumat, (13/1). Dimana kegiatan ini menjadi wadah pemberdayaan UMKM, Petani, serta sektor terkait melalui konsep pasar yang mengedepankan kebersamaan dan kepedulian sosial.


Pasar Rakyat yang bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk berbelanja produk lokal, guna meningkatkan perekonomian daerah ini dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali beserta jajaran pengurus, Kepala Perangkat Daerah terkait dan undangan terkait lainnya. Saat itu, Bunda Rai didampingi Ny. Budiasih Dirga, serta seluruh Pengurus dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Tabanan bersama anggota. 


Kehadiran jajaran TP PKK Tabanan menegaskan dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh TP PKK Provinsi Bali. Sejak pagi hari, suasana pasar rakyat telah dipenuhi berbagai stan yang tertata rapi. Para pedagang menghadirkan beragam produk, mulai dari kuliner, hasil bumi, hingga kerajinan khas daerah. Rai Wahyuni Sanjaya tidak hanya meninjau stan yang digelar, namun juga turut berbelanja langsung di sejumlah tenant sebagai bentuk dukungan nyata kepada para pelaku UMKM dan petani lokal.

Ny. Putri Suastini Koster dalam sambutannya saat membuka acara menjelaskan, bahwa Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” merupakan program berkelanjutan yang telah berjalan sejak periode pertama kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster. “Program ini merupakan salah satu cara kami untuk berkumpul setiap bulan. PKK selalu menggandeng UMKM, para petani dan masyarakat. Melalui pasar rakyat yang dilaksanakan bergiliran di setiap Kabupaten/Kota, kami bisa saling bertegur sapa sekaligus menggerakkan potensi masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, pihaknya menuturkan, bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya PKK dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Ia juga menekankan, bahwa para pedagang yang terlibat berasal dari daerah setempat, tidak dipungut biaya, dan menjual produk dengan harga terjangkau. “Para pedagang di sini berjualan gratis dan harga yang ditawarkan minimal satu tingkat di bawah harga pasar. Kami juga mengajak seluruh pengurus PKK untuk terus bergerak menggerakkan potensi masyarakat, karena PKK adalah tim penggerak yang harus mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang dinilainya sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena tidak hanya menjadi ruang silaturahmi antar pengurus PKK, tetapi juga membantu para pedagang, petani dan UMKM untuk memasarkan produk mereka. Kami di Tabanan tentu siap mendukung dan bersinergi dengan program Provinsi, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Pemkab Tabanan Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 Tahun 2026


Tabanan 
– Menyambut Tahun Baru Saka 1948, momen suci Hari Raya Nyepi kembali hadir sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan hidup melalui keheningan, introspeksi, dan penyucian diri. Nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam Nyepi diharapkan mampu memperkuat harmoni kehidupan masyarakat di Kabupaten Tabanan.


Menyambut hari suci tersebut, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu (Semeton Sedharma) di Kabupaten Tabanan dan di manapun berada.


Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa Hari Raya Nyepi merupakan momentum sakral untuk melakukan introspeksi diri melalui pelaksanaan Catur Brata Penyepian, sebagai upaya menyucikan diri sekaligus menyeimbangkan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam semesta.“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tabanan, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh keluarga kami umat Sedharma di manapun berada,” ujar Sanjaya.


Lebih lanjut, ia berharap perayaan Nyepi mampu menghadirkan kedamaian serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Tabanan yang selama ini telah terjalin dengan baik.


Sementara itu, Wabup Dirga menambahkan bahwa makna Nyepi hendaknya benar-benar dihayati melalui pelaksanaan Catur Brata Penyepian. “Semoga dalam keheningan Catur Brata Penyepian, kita mampu menyucikan diri, menata pikiran, perkataan, dan perbuatan, serta memperkuat sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ungkap Dirga.


Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap seluruh masyarakat dapat melaksanakan Hari Raya Nyepi dengan penuh khidmat, menjaga ketertiban, serta saling menghormati. Dengan semangat tersebut, diharapkan kedamaian, keharmonisan, dan nilai persaudaraan akan terus terjaga dalam mendukung terwujudnya Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani.

Pemkab Tabanan Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah Tahun 2026


Tabanan , Bali Kini –
Suasana kemenangan dan kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkokoh harmoni di tengah keberagaman masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan dan atas nama pribadi, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Tabanan.


Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum suci yang sarat makna, penuh berkah dan ampunan, sekaligus menjadi waktu yang tepat untuk kembali kepada fitrah. Ia menekankan bahwa Idul Fitri hendaknya dimaknai sebagai ajang mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta memperkuat nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.


“Melalui kesempatan yang baik ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim. Semoga kedamaian, kebahagiaan, serta keberkahan senantiasa menyertai kita semua,” ujar Sanjaya, lebih lanjut, pihaknya berharap semangat Idul Fitri mampu menjadi energi positif dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, yang selama ini telah terjalin dengan baik di Kabupaten Tabanan.


Sementara itu, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos. turut menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh umat Muslim. “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga semangat Idul Fitri membawa kedamaian, kebersamaan, dan mempererat tali silaturahmi dalam keberagaman,” ungkap Dirga.


Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap perayaan Idul Fitri dapat dirayakan dengan penuh suka cita, tetap menjunjung tinggi nilai toleransi, serta menjaga ketertiban dan keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk. Dengan semangat tersebut, diharapkan nilai persaudaraan, kedamaian, dan kebersamaan akan terus terjaga dalam mendukung terwujudnya Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani

Jumat, 06 Maret 2026

Dinas Sosial Laksanakan Pelatihan Membuat Makanan Frozen


 Tingkatkan Ekonomi Keluarga Penerima Manfaat


Denpasar , Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial Kota Denpasar melaksankan pelatihan membuat makanan bagi 100 orang perwakilan keluarga penerima manfaat (KPM) untuk empat kecamatan, Kota Denpasar. Pelatihan yang berlangsung dua hari dari hari Kamis (5/3) sampai Jumat, (6/3) di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty yang didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminanan Sosial, I Gusti Ketut Sudiatmika.


Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty dalam arahannya pada peserta pelatihan menyampaikan pelatihan yang berkerja sama dengan Sugatu Bali sebagai narasumber dan melibatkan Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Denpasar bertujuan untuk meningkatkan ekonomi keluara KPM. Adapun jenis makanan yang dilatih seperti pembuatan risoles, nugget talas dan siomay. “Jenis makanan-makanan yang dilatih kali ini Saya kira bisa langsung di buat dirumah dan jual di sekitar lingkungan rumah dulu,” harapnya. Disamping diberikan praktek cara membuat dari awal juga diberikan teori pemasaran termasuk juga cara pengkemasan secara sederhana. Semua ini menurut Laxmy Saraswati sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kota Denpasar dalam mengentaskan masalah kemiskinan melalui peningkatan keterampilan KPM. Sehingga KPM tidak lagi tergantung sebagai penerima manfaat program PKH.


Untuk itu pelatihan yang diberikan dapat dipraktekan di masing-masing keluarga yang mengikuti palatihan karena materi pelatihan kali ini membuat makanan.  Laxmy Saraswati juga menambahkan dipilihnya produk makanan ini dalam pelatihan selain bahannya mudah didapat juga sebagai strategi sederhadana dalam memasarkan produk. Mengingat jenis makanan dilatih saat ini bisa dijual dalam kemasan dingin ( frozen) maupun siap saji. “Saya yakin bila ini dapat dilaksanakan di rumah KPM yang mengikuti pelatihan akan membantu sedikit tidaknya ekonomi keluarga,” ujarnya.


Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminanan Sosial, I Gusti Ketut Sudiatmika menambahkan apa yang didapat dalam pelatihan harus diperaktikan dirumah lagi minimal dibuat untuk keluarga. Karena untuk menjadi berhasil teruma menjadi sebagai wirausaha makanan harus melalui prososes dan konsistan. Disamping itu Sudiatmika juga berharap melalui pendamping PKH Kota Denpasar membuat WA Grup bagi masing-masing kelompok yang mengikuti pelatihan. Selalin sebagai ajang komunikasi juga saling memotivasi bagi peserta pelatihan. “Saya harap para peserta membuat WA Grup dikoordinir pendamping PKH masing-masing. Selain sebagai alat komunikasi juga untuktukar pengalaman, “ harapnya.


Salah seorang narasumber Eka Sudarmawan dalam peparannya menyampaikan untuk melaksanakan suatu usaha harus konsisten dan jangan libur terus. Ini juga mempengaruhi proses penjualan pada konsumen. Disamping juga peserta harus mampu menhitung harga bahan yang digunakan sehingga produk yang dijual tidak merugi.


Salah seorang peserta Kadek Sri Muliantari dari Denpasar Utara menyampaikan pelatihan ini sangat bermanfaat, mengingat jenis pelatihannya makanan yang sederhana dan disukai masyarakat. Ia mengaku akan langsung mempraktekan di rumah mungkin minimal bisa dititip di warung-warung.  (Gst-Kabid Linjamsos)

Bupati Sanjaya Hadiri Perayaan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh di Tabanan


Tabanan , Bali Kini  — Menutup rangkaian perayaan Imlek 2026 dengan suasana penuh kebersamaan dan keharmonisan, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri undangan Perayaan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh di Vihara Dharma Cattra/Kong Co Bio, Jl. Melati No. 18, Tabanan, Selasa, (3/3). Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPD RI, Anggota DPRD Provinsi Bali, beberapa Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Jajaran Forkopimda Tabanan atau yang mewakili, Sekda dan Kepala Perangkat Daerah terkait serta umat dan masyarakat yang memadati area vihara.

Kehadiran Bupati Sanjaya disambut meriah dengan penampilan Barongsai Pusaka Cattra yang menambah semarak suasana. Kegiatan diawali dengan persembahyangan di altar vihara yang dipandu oleh Biokong sebagai wujud bhakti dan ungkapan syukur atas limpahan berkah serta doa bagi kedamaian bersama. Nuansa merah dan gemerlap lampion yang menghia

si kawasan vihara menjadi simbol harapan, keberuntungan, dan optimisme menyongsong tahun yang baru.

Dalam sambutannya, Sanjaya menegaskan bahwa Kabupaten Tabanan yang telah dianugerahi Harmony Award memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga kerukunan di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya. “Baik Pemerintah maupun Forkopimda selalu menekankan pentingnya menjaga kerukunan. Sehebat apa pun sebuah bangsa, tanpa kerukunan tidak akan pernah bisa menciptakan keberhasilan. Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani tidak akan bisa kita capai jika kita tidak rukun dan tidak harmonis,” ucapnya.

Perayaan Cap Go Meh yang sarat makna sebagai bentuk pemujaan kepada Dewa Langit dan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa juga membawa nostalgia tersendiri bagi Sanjaya. Ia mengenang masa kecilnya di Kota Tabanan yang kerap menyaksikan kemeriahan Cap Go Meh dalam suasana akrab, lengkap dengan ragam kuliner khas yang mempererat silaturahmi. “Ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum silaturahmi dan rasa syukur yang harus terus kita jaga,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sanjaya menyampaikan perayaan Imlek di Tabanan yang kini memasuki tahun ketiga dengan penyelenggaraan yang semakin terbuka dan semarak, menjadi bukti nyata kemajuan pembauran budaya. Ornamen lampion yang menghiasi sudut-sudut kota merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memfasilitasi ekspresi budaya masyarakat Tionghoa. “Dulu saya katakan, ayo tampilkan budayanya. Kita pasang lampion, kita fasilitasi agar menjadi semarak. Pembauran ini penting supaya kita benar-benar menjadi satu keluarga besar. Harmony Award bukan hanya ditempel di dinding, tetapi harus diimplementasikan dalam pembauran yang nyata,” tegasnya.

Sanjaya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Tionghoa di Kabupaten Tabanan atas kontribusi dan komitmen dalam menjaga kebersamaan lintas agama. Menurutnya, harmoni antara umat Hindu, Tionghoa, Kristen, dan Muslim di Tabanan merupakan implementasi nyata visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam menjaga keharmonisan jagat Bali secara sekala dan niskala. Dengan terpeliharanya harmoni secara sekala dan niskala, Tabanan diharapkan terus menjadi contoh nyata kerukunan dan persaudaraan bagi daerah lain di Bali maupun Indonesia.

Di kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Kertayasa Tabanan, Liem Surya Adinata, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tabanan beserta jajaran atas dukungan yang senantiasa diberikan. Ia juga menyampaikan harapan agar di Tahun Kuda ini, Bupati Sanjaya senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Tabanan sebagai kabupaten yang harmonis, toleran, serta mampu mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Menutup rangkaian acara dalam suasana penuh kekeluargaan, Bupati Sanjaya bersama jajaran dan para umat menikmati sajian lontong Cap Go Meh yang menjadi ciri khas perayaan, sembari menyaksikan hiburan musik angklung dan berbagai penampilan seni lainnya. Sajian tersebut bukan sekadar kuliner, tetapi juga mengandung simbol doa dan harapan agar tahun ini menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya, selaras dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga di Tabanan (*)

Kamis, 19 Februari 2026

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dukung Penuh Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali, Tabanan Jadi Titik Awal 2026



Tabanan , Bali Kini  – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menunjukkan dukungan penuh terhadap program kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Tahun 2026 yang dikemas dalam aksi sosial bertajuk “Bergerak dan Berbagi” di 9 Kabupaten/Kota se-Bali. Kegiatan aksi sosial ini menjadikan Kabupaten Tabanan sebagai tujuan utama, Rabu, (18/2), yakni di 3 (tiga) Kecamatan, diantaranya Kecamatan Marga, Kediri dan Tabanan.

Giat pertama dilaksanakan di Wantilan Desa Kukuh, Kecamatan Marga, kemudian berlanjut di Balai Banjar Tenten, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, dan ditutup di Wantilan Pura Dalem Purwa Kubontingguh, Denbatas, Tabanan. Kegiatan dipimpin langsung Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, yang saat itu didampingi Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemprov Bali, serta jajaran pengurus PKK Provinsi Bali. Turut hadir, Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Pengurus PKK Kabupaten dan Ketua TP PKK Kecamatan, unsur Forkopimcam, Perbekel dan jajaran Pemerintah Desa terkait.

Sebanyak 50 penerima bantuan disiapkan di masing-masing Kecamatan, yang terdiri dari 10 lansia, 10 ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), 10 penyandang disabilitas, 10 kader PKK yang membutuhkan, serta 10 balita. Bantuan yang diserahkan berupa sembako, seperti beras, telur, susu kotak, paket multivitamin, bibit tanaman, serta paket ikan segar meliputi ikan tuna, ikan nila dan ikan kembung.

“Bergerak dan Berbagi” dikatakan Ny. Putri Koster sebagai upaya menggerakkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan potensi wilayah. “Kami bergerak untuk menggerakkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan potensi-potensi yang ada di wilayah masing-masing guna mewujudkan visi dan misi pemerintahan. Kita, masyarakat harus bergerak di semua bidang, baik di lingkungan, sosial, dan kesehatan. Di tahun 2026, saya akan memulai kegiatan keliling Bali, semua kabupaten akan saya kunjungi sepanjang tahun,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Ia juga menyoroti persoalan sampah yang menjadi isu krusial di Bali. Menurutnya, penanganan sampah harus dilakukan secara serius, kolektif dan berkelanjutan. “Ketika semua orang turut membersihkan rumahnya, dilakukan secara bergotong-royong, bersihlah desa itu,” tegasnya, sembari mengajak masyarakat membangun kesadaran bersama demi lingkungan yang bersih dan sehat.

Selain itu, sosialisasi posyandu turut digencarkan dalam kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting, bahaya virus rabies, serta pentingnya vaksinasi hewan peliharaan. Dalam aksi sosial ini juga dihadirkan pelayanan kesehatan langsung, demo masak, hingga layanan vaksin rabies, dengan menggandeng berbagai pihak di bidang kesehatan, pertanian, perikanan dan sosial.

Dukungan kuat datang dari Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Tabanan sebagai lokasi perdana kegiatan. Sehingga kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat kolaborasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mendorong kemajuan program yang berkelanjutan di Kabupaten Tabanan. "Merupakan suatu kehormatan bagi kami karena Kabupaten Tabanan kembali menjadi tujuan pertama diselenggarakannya Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi TP PKK Provinsi Bali Tahun 2026 ini,” pungkasnya.

Selain itu, program ini dikatakannya sangat sejalan dengan agenda kerja TP PKK Kabupaten Tabanan. “Kami TP PKK Kabupaten Tabanan juga telah menyusun program aksi sosial yang menyasar seluruh Kecamatan dan rutin setiap tahun kami lakukan. Pada tahun ini akan kami serahkan di pertengahan tahun 2026 dan kami akan terus menyelaraskan kegiatan di Kabupaten dengan program Provinsi agar berkesinambungan,” tegas Bunda Rai. 

Di sela-sela kegiatan, Bunda Rai juga menyinggung terkait lomba-lomba yang akan diselenggarakan dalam rangka menyambut HKG PKK ke-54. Pihaknya menyatakan kesiapan Kabupaten Tabanan untuk berpartisipasi dan ikut serta secara optimal dalam ajang tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua atas semua bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat kami. Dampaknya sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tabanan. Kami berharap aksi sosial ini terus berkelanjutan," ucapnya. 

Bupati Sanjaya Sembahyang Pujawali Ring Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan


Tabanan , Bali Kini 
– Rabu, (18/2), Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan persembahyangan bersama  Pujawali Ring Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan. Prosesi Mepeed oleh Ibu-Ibu Pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan menuju Pura Puseh Desa Bale Agung Desa Adat Kota Tabanan menjadi awal kegiatan dan dilanjutkan ke Pura Dalem Prajapati Desa Adat Kota Tabanan. Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Kapolres Tabanan, Sekda, para Asisten dan jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan.


Selain sebagai wujud bhakti kehadapan Ida Sesuhunan yang berstana di Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan, kegiatan ini juga merupakan bentuk kebersamaan dari seluruh jajajaran di lingkungan Pemkab Tabanan. Bupati Sanjaya beserta Kapolres dan jajaran turut melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Puseh Bale Agung dan Pura Dalem Prajapati Desa Adat Kota Tabanan. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyertai jalannya upacara yang menjadi bagian penting dalam siklus keagamaan Desa Adat Kota Tabanan.


Uniknya, sebelum persembahyangan di Pura Dalem Prajapati, Ibu-Ibu Pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan, Ngayah Nari Rejang diiringi alunan gambelan oleh Sekaa Gong Pemkab Tabanan. Hal ini mencerminkan kehadiran Bupati Sanjaya beserta jajaran dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan bukan hanya sebagai bentuk partisipasi seremonial, melainkan wujud nyata komitmen untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat, agama, seni, dan budaya yang ada.


Keberadaan Tri Kahyangan Desa sebagai pusat spiritual masyarakat harus terus dijaga secara sekala dan niskala agar tetap menjadi penyangga harmoni kehidupan masyarakat. Nilai-nilai Tri Hita Karana juga menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan pembangunan, yakni menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan (parahyangan), manusia dengan sesama (pawongan), dan manusia dengan lingkungan (palemahan). 


Selain itu, Pujawali ini menjadi implementasi nyata dari parahyangan, yang sekaligus memperkuat pawongan melalui kebersamaan krama adat dan pemerintah serta mendukung pelestarian palemahan melalui kesadaran menjaga kesucian lingkungan pura. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, desa dinas, dan desa adat menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat. Kolaborasi yang solid akan memperkuat stabilitas sosial serta mempercepat terwujudnya pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.


Pelaksanaan persembahyangan berjalan dengan lancar, mencerminkan kekompakan serta komitmen bersama dalam menjaga kesucian dan keharmonisan Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan sebagai warisan spiritual yang terus lestari dari generasi ke generasi. Pemerintah Kabupaten Tabanan pun berkomitmen untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan pembangunan lahir dan batin menuju Tabanan Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

Bupati Tabanan Resmikan Tower Beji Abianlalang, Wanasari, Tabanan


Tabanan , Bali Kini 
– Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, menghadiri undangan Upacara Pemelaspasan Tower Air Bersih sekaligus meresmikan dan membuka secara simbolis kran pertama Toya Beji Abianlalang yang berlokasi di Banjar Abianlalang, Desa Wanasari, Tabanan, Selasa (17/2).  Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Perbekel dan Bendesa Adat Wanasari, serta tokoh dan masyarakat setempat.


Pembukaan tower ini disambut penuh antusias oleh masyarakat. Meski diguyur hujan, prosesi peresmian tetap berlangsung khidmat dan semarak. Turunnya hujan dimaknai sebagai pertanda alam berupa berkah atas pelaksanaan upacara pemelaspasan sumber air suci yang diharapkan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Diharapkan pula keberadaan tower ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, memperkuat pelayanan serta mendukung kebutuhan masyarakat ke depan.


“Dulu salah satu aspirasi masyarakat di sini adalah pengadaan air, karena beberapa warga belum teraliri air karena tower nya kurang tinggi dan tidak cukup dalam pengadaan air. Apalagi, beji di belakang atau di bawah niki sangat curam, sehingga secara gravitasi menaikkan air sangat susah. Maka dari itu, solusi yang terbaik adalah tower, sehingga tower mengaliri air kepada krama masyarakat dalam rangka untuk kehidupan masyarakat sehari-hari.” jelas Bupati Sanjaya seraya mengucap syukur tower ini terwujud.


Menjawab kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama jajaran terkait mengalokasikan bantuan melalui APBD sebesar Rp.350.000.000,- untuk pembangunan tower dan pengelolaan sumber air sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Untuk itu, diharapkan seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan penuh tanggung jawab. 


“Inilah bagian dari kontribusi pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat,” imbuh Sanjaya. Sekaligus menegaskan bahwa dukungan masyarakat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus merealisasikan program pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar dalam lima tahun ke depan. Begitupun, pemerintah berkomitmen untuk senantiasa mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.


Sementara itu, Ida Bagus Yudhi Surya Wiarsa selaku Ketua Panitia Acara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati beserta jajaran serta bantuan yang telah diberikan dalam pembangunan Beji Abianlalang. Fasilitas air bersih ini direncanakan melayani 75 Kepala Keluarga, namun sebelumnya baru sekitar 60 KK yang dapat menikmati manfaat air bersih karena masyarakat di sisi barat jalan utama belum terjangkau distribusi air. 


Kini, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui peninggian tower tandon, seluruh masyarakat dapat merasakan akses air bersih secara merata. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan desa.  Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik dari unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, maupun warga yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam proses pembangunan. 

Senin, 16 Februari 2026

Bupati Sanjaya Serahkan Penghargaan kepada Atlet dan Pelatih Berprestasi Porprov Bali XVI Tahun 2025



Tabanan , Bali Kini  – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M menyerahkan secara resmi penghargaan kepada atlet, pelatih cabang olahraga berprestasi yang mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov Bali XVI Tahun 2025. Penyerahan berlangsung di Gedung Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, sebagai bentuk apresiasi atas capaian membanggakan kontingen Tabanan di tingkat Provinsi, Senin, (16/2).

Dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Bali XVI yang berlangsung pada 9–17 September 2025, Kabupaten Tabanan berhasil menorehkan prestasi dengan mengumpulkan total 128 medali dan menempati peringkat ke-6 dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Capaian ini menjadi bukti nyata kerja keras, semangat juang, serta dedikasi tinggi para atlet, pelatih, dan official yang telah berjuang mengharumkan nama Tabanan di kancah olahraga tingkat provinsi. 

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan pengembangan olahraga di Tabanan, sekaligus menjadi pijakan menuju hasil yang lebih gemilang pada ajang-ajang berikutnya. Penyerahan juga turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, Sekda, para Pimpinan Perangkat Daerah terkait, hadir juga Dewan Kehormatan, Dewan Penyantun dan Ketua Umum KONI Tabanan, para pelatih, official, atlet peraih medali, serta undangan lainnya. 

“Saya atas nama Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan mengucapkan terima kasih kepada Ketua KONI, seluruh cabang olahraga, pelatih, dan para atlet yang telah berjuang luar biasa. Kita patut bangga sebagai orang Tabanan, bangga sebagai atlet Tabanan. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya dalam sambutannya saat itu. 

Sebagaimana diketahui bersama, Porprov Bali XVI Tahun 2025 diselenggarakan di Denpasar, Badung, dan Tabanan, dengan pusat kegiatan di Stadion Ngurah Rai Denpasar. Tabanan mengikuti 36 cabang olahraga dari total 49 cabang yang dipertandingkan. Partisipasi ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam pembinaan dan pengembangan potensi atlet di berbagai cabang olahraga. Sanjaya menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat. 

Kontingen Tabanan pada Porprov Bali XVI diperkuat 409 atlet yang terdiri dari 166 atlet tertanggung dan 243 atlet mandiri. Sebanyak 122 pelatih dan official turut mendampingi, dengan rincian 51 orang tertanggung dan 71 orang mandiri. Dari total atlet yang berlaga, 198 atlet berhasil menyumbangkan medali, baik dari nomor perorangan maupun beregu. Adapun rincian perolehan medali meliputi 25 medali emas dari 13 cabang olahraga, 34 medali perak dari 17 cabang olahraga, serta 69 medali perunggu dari 29 cabang olahraga.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Saya berharap penghargaan hari ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan prestasi ke jenjang nasional bahkan internasional,” imbuh Sanjaya. Seraya berpesan kepada para atlet agar terus berlatih disiplin, menjunjung sportivitas, dan tetap rendah hati.

Di kesempatan yang sama, Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa, menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Olahraga dikatakannya bukan sekadar kompetisi, medali, dan juara. Olahraga mampu membentuk karakter masyarakat yang lebih positif. Olahraga wajib mendukung pembangunan daerah serta berhubungan dengan pelestarian lingkungan dan budaya. Pihaknya berupaya menerjemahkan program kerja yang selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Tabanan.

Keberhasilan meraih 128 medali dan menempati peringkat ke-6 menjadi motivasi bagi Kabupaten Tabanan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga. Evaluasi serta penguatan program latihan diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi pada ajang Porprov berikutnya. Dengan semangat kebersamaan, konsisten dan sportivitas, Tabanan optimistis dapat meraih hasil yang lebih gemilang di masa mendatang. 

Minggu, 15 Februari 2026

Pemkab Tabanan Tinjau Jalan Rusak Akibat Longsor di Banjar Anyar, Kediri


Tabanan , Bali Kini 
– Sesuai instruksi dan arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga turun langsung meninjau lokasi jalan rusak yang terdampak bencana longsor akibat curah hujan ekstrem di Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Jumat (13/2). Jalan tersebut merupakan akses penghubung yang cukup vital bagi mobilitas masyarakat setempat, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun distribusi hasil pertanian.

Dalam peninjauan itu, Wabup Dirga didampingi salah satu Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Kepala BPBD dan jajaran Dinas PUPR Tabanan, Camat Kediri, Bendesa Adat setempat, serta perangkat daerah terkait lainnya. Jajaran melakukan pengecekan secara mendetail terhadap kondisi badan jalan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat tergerus material longsoran karena tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir. Selain meninjau titik terparah, jajaran juga mengidentifikasi kerawanan di sekitar lokasi guna mengantisipasi longsor susulan. 

Hasil tinjauan dikatakan Dirga akan segera ditindaklanjuti dengan langkah penanganan darurat serta perencanaan perbaikan permanen, agar akses masyarakat dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman. “Kami sangat prihatin dengan kerusakan ini. Jalan ini akses penting bagi warga dan juga menuju kawasan wisata, sehingga harus segera ditangani,” ujarnya di sela-sela peninjauan.

Ia juga menegaskan, pemerintah daerah akan bergerak cepat melalui koordinasi lintas instansi agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran. “Saya berharap langkah cepat yang dilakukan mampu mengatasi dan memperbaiki kerusakan secara tepat, sehingga jalan ini bisa segera digunakan kembali oleh masyarakat,” tegasnya. Sekaligus memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sembari mendorong percepatan proses perbaikan agar aktivitas warga tidak terganggu dalam waktu yang lama.(*)

Selasa, 10 Februari 2026

Bupati Sanjaya Pimpin Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tabanan Th. 2026


 Dorong ASN Perkuat Kinerja Menuju Tabanan Era Baru

Tabanan , Bali Kini  - Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memimpin Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang digelar di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, Jumat, (6/2). Rapat koordinasi tersebut diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) pejabat struktural dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Tercatat sebanyak 567 orang hadir dalam kegiatan ini, yang bertujuan untuk menyelaraskan program kerja, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.

Dalam arahannya, Bupati Sanjaya sampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh ASN atas kinerja selama setahun terakhir. Ia menegaskan, bahwa berbagai prestasi yang diraih merupakan indikator penilaian lembaga negara. “Dalam setahun menjabat, torehan prestasi sudah sangat luar biasa. Namun saya tegaskan, perjuangan ini belum selesai,” tegasnya. Dimana Rakor ini juga dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekda, para Asisten dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan dan menjadi forum konsolidasi awal pemerintahan daerah di Tahun 2026.

Untuk meningkatkan kinerja kedepan, Sanjaya juga mengajak seluruh pejabat struktural dan fungsional untuk tetap fokus mewujudkan visi dan misi daerah. Pihaknya menjelaskan terkait visi dan misi Kabupaten Tabanan yang masih linear dengan Pemerintah Provinsi Bali yakni Nangun Sat Kerthi loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Tabanan, Tabanan Era Baru Aman, Unggul dan Madani (AUM), di mana dalam visi tersebut mencakup berbagai unsur dan pola yang saling bersinergi. 

Beberapa capaian yang telah diraih dikatakan Sanjaya termasuk perubahan wajah kota dan ruang publik yang menampilkan identitas Tabanan sudah mulai terlihat, namun sejumlah capaian diharapkannya masih perlu ditingkatkan. Pentingnya komitmen ASN pada lima bidang prioritas RPJMD Semesta Berencana sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2025, yakni bidang pangan, pendidikan, dan kesehatan, telah menunjukkan tren positif yang ditandai dengan meningkatnya indeks ketahanan pangan, indeks pendidikan, serta usia harapan hidup masyarakat. 

Di samping itu, capaian jaminan sosial dengan kepesertaan BPJS Kesehatan atau UHC dikatakannya mencapai 98,61 persen serta meningkatnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk bantuan iuran bagi lebih dari 6.600 tenaga kerja rentan, disertai berbagai upaya pelestarian adat, seni, dan budaya. Untuk itu, Sanjaya menegaskan sektor pariwisata akan terus dioptimalkan, di samping sejumlah persoalan mendesak seperti optimalisasi aset daerah, tata kelola persampahan, serta infrastruktur pertanian. Ia pun mengingatkan 10.532 pegawai Pemkab Tabanan untuk tetap fokus memberikan pelayanan terbaik.

Pada kesempatan tersebut, Sanjaya juga membacakan surat keputusan Bupati terkait pembagian tugas dan kewenangan untuk menguatkan koordinasi perangkat daerah dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). “Yang bagus dipertahankan, yang setengah bagus ditingkatkan, dan yang tidak baik, dibenahi, sehingga prestasi yang sudah diraih bisa terus dipertahankan,” tegasnya.

Senada dengan Bupati, Wabup Dirga menyampaikan, bahwa arahan yang disampaikan Bupati Tabanan sudah sangat luar biasa, khususnya terkait kedisiplinan ASN demi perbaikan kinerja ke depan. “Sebagai Wakil Bupati, saya selalu mohon bimbingan dari Bapak Bupati. Apa yang bisa kami lakukan akan selalu kami koordinasikan dan komunikasikan,” ujarnya. Seraya mengingatkan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, khususnya dalam penanganan persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi isu krusial di Tabanan.


Sementara itu, Sekda I Gede Susila juga mengatakan bahwa capaian kinerja Pemkab Tabanan sepanjang 2025 tidak terlepas dari arahan dan disiplin tinggi yang diterapkan Bupati. “Penilaian ini tidak bisa kita buat-buat, mulai dari perencanaan sampai evaluasi. Terbukti pada akhir 2025 kita meraih peringkat keempat (4) MCP KPK dan kembali memperoleh opini WTP untuk ke-11 kalinya,” ujarnya, seraya menegaskan pada 2026 seluruh jajaran akan fokus menerjemahkan kebijakan Bupati Tabanan.

Selasa, 03 Februari 2026

Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026



Tabanan , Bali Kini  – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah PusaDaerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin, (2/2). Rakornas tersebut dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dan turut dihadiri Wapres, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih dan Menteri Koordinator, Pimpinan Lembaga Negara dan Nonkementerian, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN, serta para Gubernur Wakil Gubernur, Bupati/Walikota beserta wakil, dan Forkopimda Provinsi serta Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.


Presiden Prabowo Subianto melalui amanatnya menegaskan, Indonesia yang kerap dianggap mustahil bersatu karena keberagamannya justru berdiri kokoh berkat perjuangan panjang rakyat. Untuk itu, ia menyampaikan pemimpin harus memahami sejarah bangsa, bersikap waspada terhadap dinamika global, serta mengabdi kepada kepentingan seluruh rakyat dan wajib menjaga persatuan, mengelola kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat, hingga bekerja adil tanpa membeda-bedakan.


Presiden Prabowo juga menegaskan beberapa point penting strategi transformasi bangsa diarahkan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju modern dengan fokus utama pada peningkatan kualitas hidup seluruh rakyat. Melalui 8 misi Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 program hasil terbaik cepat, ia mengatakan pemerintah menargetkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari kecukupan pangan bergizi, jaminan kesehatan, akses pendidikan yang baik, hingga peningkatan penghasilan dan kesejahteraan.


Sinergi kerja pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga dikatakannya telah menghasilkan berbagai capaian, antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04 persen pada kuartal III 2025, peningkatan ekspor sebesar 8,14 persen pada periode kuartal I–III 2025, serta pembentukan Danantara dengan aset kelolaan (asset under management) mencapai USD 1 triliun. Pemerintah juga merealisasikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 70 juta rakyat, menyalurkan program Makanan Bergizi Gratis kepada 60 juta penerima setiap hari melalui 22.275 SPPG yang tersebar di 38 provinsi, membentuk 81.613 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta membangun 22.950 gerai KDKMP.


Di sektor pendidikan, sebanyak 15.945 anak telah bersekolah di 166 Sekolah Rakyat, 16.140 sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA direnovasi sepanjang 2025, serta 288.180 sekolah menerima perangkat pembelajaran interactive flat panel (IFP). Selain itu, investasi sepanjang 2025 menciptakan 2.710.532 lapangan kerja baru, produksi beras nasional mencapai 34,7 juta ton atau meningkat 13 persen dibandingkan tahun 2024, dengan cadangan beras di BULOG sebesar 4,2 juta ton pada Juli 2025, tertinggi sepanjang sejarah.


Di samping itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menuntaskan persoalan sampah yang berdampak lintas sektor, termasuk pariwisata. Ia menyatakan bahwa penanganan sampah harus dilakukan secara serius dan berbasis realitas lapangan. “Permasalahan sampah ini harus kita selesaikan. Ini harus kerja benar dengan realita,” ujar Prabowo, seraya menegaskan sikap tegas pemerintah dengan menyatakan, “Kita harus menyatakan perang terhadap sampah, bagi rakyat kita, sampah itu bencana, sampah itu penyakit," ujarnya.


Untuk itu, pemerintah mendorong pembangunan fasilitas waste to energy di 34 kota serta menggerakkan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), dengan melibatkan seluruh instansi dan jajaran pemerintahan agar bergerak bersama dalam mengatasi persoalan sampah secara nasional.


Senada dengan amanat Presiden, Bupati Tabanan, Sanjaya menyampaikan Pemerintah Kabupaten Tabanan siap memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam mengimplementasikan program prioritas nasional. Ia juga menegaskan, bahwa arahan Presiden akan menjadi pedoman penting bagi daerah dalam menjalankan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Amanat Bapak Presiden menjadi penguatan bagi kami di daerah untuk memastikan setiap kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat," tegasnya. 


Dikatakannya juga, Pemerintah Kabupaten Tabanan dibawah kepemimpinannya dan Wabup Dirga berkomitmen bersama jajaran menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat pelayanan dasar, serta mendorong pembangunan yang hasilnya dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat. Sehingga, seluruh kebijakan dan program pembangunan yang dijalankan diharapkan mampu berjalan selaras, efektif, dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif yang merata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tabanan. 

Rabu, 28 Januari 2026

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026


Tabanan , Bali Kini
— Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Acara tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ketua DJSN, perwakilan Kepala Staf Kepresidenan, Menteri Sekretariat Negara, Direksi BPJS Kesehatan, gubernur, serta perwakilan kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Universal Health Coverage (UHC) merupakan kondisi ketika seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa mengalami kesulitan finansial. Di Indonesia, UHC diwujudkan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan sebagai instrumen negara dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh warga.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya Program JKN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “JKN telah terbukti membebaskan masyarakat dari beban finansial kesehatan sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi rakyat untuk lebih produktif dan berdaya. Capaian UHC merupakan wujud nyata amanat konstitusi, dan harus terus diperkuat melalui peningkatan kepesertaan JKN serta sinergi pemerintah pusat, BPJS Kesehatan, dan kepala daerah dalam memastikan masyarakat terlindungi jaminan kesehatan,” ujarnya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyampaikan bahwa capaian UHC merupakan hasil kolaborasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. “Komitmen pemerintah dalam memperluas perlindungan kesehatan menjadikan JKN-KIS sebagai salah satu program jaminan kesehatan terbesar dan tercepat mencapai UHC di dunia. Penghargaan UHC 2026 diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam mewujudkan UHC, sekaligus menjadi motivasi bagi daerah lain untuk memperkuat pelaksanaan program JKN,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menyampaikan, penghargaan UHC merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan masyarakat. “Hari ini saya selaku Wakil Bupati Tabanan, mewakili Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tabanan, menerima UHC Award sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam pelaksanaan jaminan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan, bahwa komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah. “Di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Komang Gede Sanjaya, melalui misi Tabanan Era Baru yang aman, unggul, dan madani, Pemerintah Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sebagai salah satu kebutuhan dasar,” (*)

Prestasi Pengadaan Tabanan Masuk Kategori Sangat Baik, Raih Nilai 95,24


Tabanan , Bali Kini 
– Di bawah kepemimpinan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang tata kelola pengadaan barang dan jasa. Dalam penilaian final Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Tahun 2025, Jumat, (23/1), Kabupaten Tabanan melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Tabanan berhasil meraih nilai 95,24 dan masuk dalam kategori sangat baik. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Tabanan dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Indeks Tata Kelola Pengadaan merupakan instrumen penting dalam reformasi birokrasi di Indonesia yang mengukur profesionalisme, efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas pengadaan barang dan jasa pemerintah. Sebagaimana diketahui bersama, penilaian ini dilaksanakan berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) guna mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkinerja tinggi.

Capaian tersebut mencerminkan semakin optimal dan terukurnya kualitas tata kelola pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Prestasi ini memperoleh apresiasi dari Bupati Tabanan dan menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kinerja, integritas, serta kualitas pelayanan publik di bidang pengadaan terus menunjukkan hasil yang positif.

Bupati Tabanan, Sanjaya, menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat reformasi birokrasi serta meningkatkan profesionalisme aparatur dan digitalisasi sistem pengadaan. Ia menekankan bahwa capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berinovasi, menjaga integritas, serta memastikan proses pengadaan berjalan efektif, efisien, dan akuntabel. “Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi, menjaga integritas dan memastikan proses pengadaan berjalan efektif, efisien, serta akuntabel,” tegasnya. 

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut melalui penguatan sistem, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital yang semakin luas. Melalui langkah-langkah ini, tata kelola pengadaan di Kabupaten Tabanan diharapkan semakin modern, transparan, dan mampu mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.(*)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved