-->

Kamis, 21 Mei 2026

Bunda Rai Tekankan Peran Strategis Bunda PAUD Wujudkan Generasi Emas Tabanan


Tabanan , Bali Kinin– Komitmen memperkuat pendidikan anak usia dini terus digaungkan di Kabupaten Tabanan. Kamis (21/5), Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, membuka langsung kegiatan Penguatan Peran Bunda PAUD dalam Pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun yang dilaksanakan di Kantor Camat Marga. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan dan masyarakat dalam menyukseskan wajib belajar 1 tahun prasekolah sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri narasumber dari BPMP (Balai Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Bali, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, Camat Marga beserta jajaran, Bunda PAUD Kecamatan Marga hingga Bunda PAUD Desa se-Kecamatan Marga. Program ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029 yang menempatkan percepatan implementasi wajib belajar 13 tahun sebagai salah satu prioritas nasional.

 

Dalam arahannya, Bunda Rai menegaskan, bahwa program wajib belajar 13 tahun, termasuk di dalamnya wajib belajar 1 tahun prasekolah, merupakan langkah nyata dalam menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas dan berkarakter sejak usia dini. Ia menilai masa prasekolah sebagai fase emas yang sangat menentukan pembentukan karakter anak sebelum memasuki pendidikan dasar.

 

Dengan penuh semangat, sosok yang dikenal sebagai Srikandi Tabanan itu mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak usia dini. Menurutnya, pendidikan prasekolah tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter, kebiasaan baik dan kesiapan sosial anak melalui metode pembelajaran yang menyenangkan.

 

Program wajib belajar 1 tahun prasekolah ini luar biasa bagi saya. Ini langkah nyata untuk mempersiapkan generasi emas sebelum masuk sekolah dasar. Usia dini adalah masa keemasan, sehingga anak-anak harus diberikan pendidikan yang mengarah pada pembentukan budi pekerti dan karakter dengan cara yang menyenangkan,” ujar Bunda Rai.

 

Ia juga menekankan pentingnya peran Bunda PAUD sebagai penggerak dan motivator di tengah masyarakat. Menurutnya, Bunda PAUD tidak hanya menjadi simbol, melainkan memiliki tanggung jawab besar dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah, satuan PAUD dan para orang tua agar semakin sadar akan pentingnya pendidikan prasekolah.

 

Tugas kita sebagai Bunda PAUD adalah mendorong dan memberikan semangat kepada para orang tua agar anak-anaknya mengikuti pendidikan prasekolah terlebih dahulu sebelum masuk SD. Di usia emas ini, anak-anak harus dibiasakan dengan kebiasaan baik untuk membentuk kemampuan sosial dan kesiapan belajar mereka,” imbuh Bunda Rai.

 

Ia juga mengajak seluruh Bunda PAUD dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa untuk bergerak bersama memperkuat kolaborasi demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, ceria dan berkarakter. Dikatakannya juga, keberadaan 133 Bunda PAUD Desa di Tabanan adalah kekuatan besar dalam menyukseskan program tersebut secara berjenjang.

 

Selain itu, Bunda Rai juga berharap agar para orang tua dapat menjadi contoh dalam mendukung pendidikan anak usia dini sebelum mengajak masyarakat lainnya melakukan hal yang sama. Menurutnya, kesadaran keluarga menjadi pondasi utama dalam keberhasilan program wajib belajar 1 tahun prasekolah.

 

Jangan sampai ada lagi anak yang langsung masuk SD tanpa mendapatkan layanan PAUD terlebih dahulu. Investasi terbaik bagi anak bangsa dimulai dari pendidikan sejak usia dini. Mari bergerak bersama, saling mendukung dan menjadi penguat bagi keluarga di lingkungan masing-masing agar semakin sadar pentingnya pendidikan anak prasekolah,” tegas Bunda Rai.

 

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut diisi dengan berbagai materi penguatan dari para narasumber, di antaranya disiplin positif dalam mewujudkan budaya sekolah aman dan nyaman, strategi implementasi wajib belajar 1 tahun prasekolah, penggunaan Portal Pijar Bunda PAUD, penguatan 7 KAIH hingga strategi rencana tindak lanjut penguatan wajib belajar 13 tahun (*)1

Bupati Sanjaya Dorong SDM Tabanan Siap Bersaing Global

Tabanan , Bali Kinin– Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Baru dan Grand Opening ACC Café & Resto milik LPK American Cruise College (ACC) yang berlokasi di Jl. Yeh Ho Sanggulan, Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, Kamis, (21/5). Kehadiran gedung baru dengan fasilitas pelatihan dan praktik industri yang representatif tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Tabanan dan mampu bersaing di industri pariwisata dan perkapalan internasional.

 

Dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan pelaksanaan ACC Fest 2026, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada manajemen LPK American Cruise College atas kontribusinya dalam mencetak SDM unggul dan kompeten. Ia menilai, kehadiran gedung representatif tersebut menjadi bukti nyata dukungan dunia pendidikan dan pelatihan terhadap program pembangunan Pemerintah Kabupaten Tabanan. 

 

Bupati Sanjaya yang saat itu turut didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Kediri, Direktur American Cruise College, pimpinan partner hotel dan asosiasi, kepala SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan dan Singaraja, tokoh masyarakat serta undangan lainnya, menyampaikan pembangunan di Tabanan harus berjalan dalam satu garis perjuangan melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

 

Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap manajemen LPK American Cruise College atas segala upaya selama ini dalam mencetak SDM yang memiliki kompetensi unggul. Kehadiran gedung ini dengan fasilitas representatif menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung program pemerintah, khususnya menyiapkan SDM yang siap bertarung di industri pariwisata dan perkapalan internasional,” ujar Sanjaya.

 

Keberadaan lembaga pelatihan kerja berkualitas dikatakannya juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, melalui pendidikan dan pelatihan yang baik, pihaknya berharap generasi muda Tabanan akan memiliki peluang kerja lebih luas, sehingga mampu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

 

Saya melihat generasi muda yang berangkat ke kapal pesiar ini sebagai pejuang devisa bagi Kabupaten Tabanan. Yang mereka dapat bukan hanya dollar atau pendapatan saja, tetapi juga ilmu pengetahuan dan wawasan. Ketika pulang ke daerah, mereka akan ikut membangun masyarakat, membesarkan UMKM dan berkontribusi untuk kemajuan Tabanan,” tegasnya.

 

Sanjaya juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran ACC Café & Resto yang dinilai turut membantu membuka lapangan pekerjaan baru di Kabupaten Tabanan. Ia juga berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi tempat menempa ilmu pengetahuan, dedikasi dan keterampilan generasi muda sebelum terjun ke dunia kerja internasional.

 

Direktur LPK American Cruise College, Putu Deddy Paryana di kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Tabanan beserta jajaran pemerintah daerah, para kepala sekolah dan seluruh undangan yang hadir dan turut mensukseskan kegiatan ini. Ia juga berharap keberadaan gedung baru dan ACC Café & Resto mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan praktik mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas, kompetensi dan semangat berkompetisi generasi muda, khususnya di bidang hospitality, service dan kreativitas pelajar maupun mahasiswa. (*)

Rabu, 20 Mei 2026

Semarak Hari Posyandu 2026, Bunda Rai Pantau Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang, Selemadeg Timur


Tabanan , Bali Kini – Semarak Hari Posyandu Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan berlangsung penuh antusias melalui pelaksanaan pelayanan Posyandu 6 SPM serentak yang digelar di tingkat desa/kelurahan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, turun langsung meninjau pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) di Desa Adat Dukuh Pulu, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Selasa (19/5).

 

Kehadiran Bunda Rai sekaligus memastikan transformasi Posyandu 6 SPM di Kabupaten Tabanan berjalan optimal, tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, namun berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih terpadu dan menyentuh berbagai kebutuhan dasar warga.

 

Dalam kunjungan tersebut, Bunda Rai didampingi jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Selemadeg Timur beserta jajaran, Perbekel, kader Posyandu, hingga pengurus desa setempat.

 

Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 sendiri mengusung tema Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (6SPM): Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat. Tema tersebut menegaskan perubahan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan enam bidang SPM yang mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial, dan diperingati setiap tanggal 29 April. 

 

Transformasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan terintegrasi langsung di tengah masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pun tetap mengedepankan asas efisiensi dengan fokus pada optimalisasi pelayanan enam bidang SPM.

 

Dalam kesempatan itu, Bunda Rai memberikan apresiasi kepada Tim Pembina Posyandu desa dan kelurahan yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program Posyandu 6 bidang SPM di tingkat masyarakat.

 

Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan Posyandu di Desa Mambang dinilai berjalan aktif dan inovatif. Salah satu program yang mendapat perhatian khusus yakni inovasi Serdadu Balok” atau Serentak Datang ke Posyandu Hijau dengan Bahan Pangan Lokal. Program tersebut dinilai efektif meningkatkan partisipasi masyarakat hadir ke Posyandu sekaligus mendukung pemenuhan gizi keluarga melalui pemanfaatan pangan lokal.

 

Dalam sambutannya, Bunda Rai menegaskan bahwa penerapan Posyandu 6 SPM merupakan bentuk penguatan pelayanan masyarakat di desa secara menyeluruh. Selain pelayanan kesehatan, Posyandu kini juga menjadi ruang penyelesaian berbagai persoalan masyarakat mulai dari pendidikan, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum hingga pengaduan masyarakat.

 

Ia menyampaikan, dari hasil pemantauan di Desa Mambang, implementasi Posyandu 6 SPM sudah mulai dimanfaatkan masyarakat dan mampu membantu penyelesaian sejumlah persoalan warga secara langsung di tingkat desa.

 

Posyandu dengan 6 SPM ini tujuannya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan bagaimana setiap aduan masyarakat bisa kita selesaikan bersama. Tadi ada persoalan pendidikan, perumahan rakyat hingga tantibmas yang sudah mulai ditangani. Artinya program ini sudah berjalan dan dimanfaatkan masyarakat,” ujar Bunda Rai.

 

Bunda Rai juga mengapresiasi sinergi kader Posyandu bersama perangkat desa yang dinilai menjadi garda terdepan keberhasilan pelayanan terpadu tersebut. Ia menekankan pentingnya sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat mengingat program Posyandu 6 SPM masih tergolong baru.

 

Ini sebenarnya tidak sulit, hanya menambah meja pelayanan dan kader untuk mencatat. Yang terpenting masyarakat tahu bahwa Posyandu sekarang sudah bertransformasi, tidak hanya melayani balita dan ibu hamil saja, tetapi juga pelayanan masyarakat lainnya,” imbuhnya.

 

Dalam kesempatan itu, Bunda Rai turut menyoroti pentingnya inovasi berkelanjutan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Tabanan. Menurutnya, capaian penurunan stunting harus terus dijaga melalui gerakan bersama yang diperkuat lewat sinergi program Pemerintah Kabupaten Tabanan seperti Bupati Ngantor di Desa dan program Semara Ratih yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

 

Saya targetkan stunting di Tabanan bisa mencapai 5 persen tahun ini dan jangan sampai naik lagi. Ini harus menjadi gerakan bersama. Saya sebagai Duta Orang Tua Hebat akan terus memotivasi dan memantau agar penanganan stunting berjalan maksimal,” tegasnya.

 

Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang sendiri telah menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Sejumlah pengaduan warga mulai dari perbaikan got, penerangan jalan hingga infrastruktur lingkungan diketahui telah berhasil ditindaklanjuti langsung di tingkat desa. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa Posyandu kini hadir sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih cepat, dekat, dan terintegrasi. 


Bupati Sanjaya Hadiri Lepas Sambut Dandim 1619/Tabanan


Tabanan , Bali Kini
  — Suasana penuh kehangatan dan penghormatan mewarnai Acara Lepas Sambut Komandan Kodim 1619/Tabanan dari Letnan Kolonel Inf. Trijuang Danarjati, S.A.P., M.I.P., kepada Letnan Kolonel Inf. Muhamad Arifianto, S.I.P., yang berlangsung di Graha Yadnya Jayaning Singasana, Delod Peken, Tabanan, Selasa (19/5). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Cokorda Anglurah Tabanan, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, beserta Pimpinan Perangkat Daerah terkait dan undangan terkait lainnya..

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dedikasi Letkol Inf. Trijuang Danarjati selama menjalankan tugas di Kabupaten Tabanan sejak Juni 2025. Menurutnya, sosok Dandim lama telah menunjukkan pengabdian yang tulus, ramah, dan penuh semangat dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga kondusivitas wilayah. “Ini merupakan sebuah prestasi, saya atas nama Bupati Tabanan dan masyarakat Tabanan mengucapkan banyak terima kasih atas dedikasi perjuangan yang sama-sama saya ajak membangun Tabanan Era Baru yang aman unggul dan madani.”ujar Sanjaya.

Kepada Letkol Inf. Muhamad Arifianto, S.I.P., Sanjaya turut menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap koordinasi serta komunikasi antar unsur Forkopimda dapat terus diperkuat. “Mari kita bangun koordinasi dan komunikasi ini dengan baik, karena pada hakikatnya kita sama-sama mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat sesuai tupoksi masing-masing,” tegasnya. Pihaknya juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan semangat gotong royong seluruh elemen pemerintahan dan institusi negara.

Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan komitmennya dalam mendukung sinergi bersama Forkopimda dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah. Ia juga memperkenalkan potensi alam, budaya, dan karakteristik masyarakat Tabanan sebagai daerah agraris yang kaya sumber daya. “Tidak mungkin pembangunan berhasil dikerjakan sendiri sebagai aparatur negara. Kita harus bergotong royong mewujudkan visi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tabanan,” pungkas Sanjaya.

Sementara itu, Dandim 1619/Tabanan yang baru, Letkol Inf. Muhamad Arifianto, S.I.P., yang merupakan putra asli Magelang, Jawa Tengah, menyampaikan kesiapan dirinya untuk bersinergi bersama seluruh jajaran Forkopimda dan masyarakat Kabupaten Tabanan. Pihaknya juga memohon dukungan, arahan, serta bimbingan dalam menjalankan amanah dan tugas sebagai Dandim 1619/Tabanan guna mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Tabanan. 

Pada kesempatan yang sama, Letkol Inf. Trijuang Danarjati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati, jajaran Forkopimda, dan seluruh masyarakat Tabanan atas dukungan selama dirinya menjabat sebagai Dandim 1619/Tabanan. Pihaknya juga memohon maaf apabila selama bertugas terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Menurutnya, Tabanan merupakan daerah yang memiliki ciri khas dan kesan tersendiri baginya. Di akhir sambutannya, ia memohon doa restu untuk melanjutkan penugasan berikutnya di Jakarta.

Selasa, 19 Mei 2026

Aksi Bergerak dan Berbagi Bunda Rai di Selemadeg Timur dan Selemadeg Sasar Ratusan Warga Rentan


Tabanan , Bali Kini q– Di tengah tantangan ekonomi dan isu lingkungan yang kian mendesak, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya kembali menunjukkan aksi nyata, melalui roadshow ke-10 program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi. Ia turun langsung menyapa dan membantu masyarakat di Kecamatan Selemadeg Timur dan Selemadeg, Tabanan, Senin, (18/5), dengan sentuhan yang menyeluruh dan tepat sasaran.

 

Kehadiran sosok yang akrab disapa Bunda Rai itu didampingi anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga beserta jajaran pengurus, perangkat daerah terkait, camat setempat, serta para Ketua TP PKK kecamatan dan desa, sekaligus ratusan penerima bantuan yang menjadi fokus utama kegiatan.

 

Kegiatan pertama dipusatkan di Wantilan Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur. Di lokasi ini, bantuan disalurkan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil dengan kondisi KEK, 20 lansia, 15 balita dengan gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT bagi anak PAUD. Selain itu, bantuan tambahan juga diberikan berupa 1 kursi roda, 9 tripod, dan 4 walker untuk mendukung mobilitas penerima.

 

Kegiatan kemudian berlanjut ke Wantilan Banjar Delod Sema Cemagi, Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg. Bantuan serupa kembali diberikan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil KEK, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT untuk anak PAUD. Tambahan bantuan berupa 3 walker dan 4 alat bantu dengar turut melengkapi kepedulian tersebut.

 

Adapun setiap penerima bantuan memperoleh paket yang terdiri dari 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

 

Tak sekadar menyerahkan bantuan, Bunda Rai juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat edukasi program prioritas PKK. Dalam kapasitasnya sebagai Duta PADAS (Palemahan Kedas), ia turut menggelorakan kesadaran pengelolaan sampah berbasis rumah tangga melalui pembagian 150 alat pelubang biopori sekaligus praktik langsung di lingkungan warga.

 

Dalam sambutannya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk berbagi bantuan, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Saya hadir untuk berbagi dan memberikan sedikit bantuan, apalagi dalam situasi ekonomi saat ini. Hal ini juga menjadi upaya kami untuk terus menjaga kedekatan antara masyarakat dengan pemerintah, sekaligus memberikan motivasi agar kita semua tetap semangat membangun Tabanan,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti persoalan sampah yang dinilai semakin krusial dan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Saya mengajak ibu-ibu dari rumah tangga untuk mulai mengelola sampah dari sumbernya. Sampah yang tidak dikelola bisa menjadi musibah, tetapi jika diolah dengan baik akan menjadi berkah. Melalui biopori, sampah bisa diubah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman dan mendukung program Aku Hatinya PKK,” jelasnya.

 

Selain itu, selaku ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, ia juga turut mensosialisasikan penguatan layanan Posyandu berbasis 6 SPM. Menurutnya, posyandu kini tidak hanya sebatas tempat penimbangan, tetapi juga menjadi ruang penyampaian aspirasi dan pelayanan kesehatan masyarakat secara lebih luas. Ia juga mengimbau kader PKK agar aktif menjalankan program dari provinsi seperti Gerakan Kulkul PKK dan optimalisasi Posyandu.

 

Melalui aksi sosial yang menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat ini, peran Bunda Rai tidak hanya terlihat sebagai penggerak organisasi, tetapi juga sebagai sosok yang konsisten hadir di tengah masyarakat, membawa solusi sekaligus semangat kebersamaan. Program Bergerak dan Berbagi” pun kembali menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kabupaten Tabanan.

 

Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg Timur, Ny. Luh Adi Wiratni Karang Sudarya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bunda Rai. Kami mengucapkan selamat datang di Desa Megati. Aksi sosial ini sangat bermanfaat dan menjadi wujud nyata kepedulian di bidang sosial serta semangat gotong royong dalam membantu masyarakat. Kami juga siap mendukung penuh program pemerintah demi mewujudkan visi Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg, Ny. Rahayu Budi Arsana menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia melaporkan bahwa penerima bantuan pada kegiatan tersebut mencapai 128 orang yang tersebar di 10 desa. Kami bersyukur atas kehadiran ibu dan jajaran. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, (AUM)” ujarnya. 

Sabtu, 21 Maret 2026

Bupati Sanjaya Bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Serahkan Bantuan Ambulans dan Program Bedah Rumah CSR Bank BPD Bali


Tabanan , Bali Kini
  – Pemerintah Kabupaten Tabanan menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit ambulans dan enam unit program bedah rumah dari Bank BPD Bali. Penyerahan bantuan berlangsung di RSUD Singasana Tabanan, Kamis, (12/3). Bantuan ini merupakan bentuk dukungan dan sinergi Bank BPD Bali dengan Pemkab Tabanan terhadap peningkatan pelayanan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tabanan. 


Bantuan ini diterima secara langsung diterima oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga. Bantuan Ambulans diharapkan dapat menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis cepat. Program bedah rumah juga langsung diseeahkan bagi enam penerima manfaat yang berasal dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Tabanan, diantaranya dari Kecamatan Baturiti, Selemadeg Barat, Marga, Kerambitan, dan Selemadeg.


Bupati  Sanjaya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bank BPD Bali atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Tabanan, baik dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan pengentasan kemiskinan. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Tabanan dalam mendukung terwujudnya visi pembangunan Tabanan Era Baru, Aman, Unggul, dan Madani. Masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama dalam membangun daerah,” ujarnya.


Bupati Sanjaya juga memberikan apresiasi terhadap pelayanan yang terus ditingkatkan oleh RSUD Singasana Tabanan. “Mengelola rumah sakit itu tidak mudah. Berbeda dengan hotel yang melayani orang yang sedang senang, rumah sakit melayani orang yang sedang sakit. Karena itu diperlukan kesabaran dan pelayanan yang baik. Saya melihat RSUD Singasana sudah terus bergerak meningkatkan pelayanan dengan manajemen yang semakin baik,” pungkasnya. 


Senada dengan Bupati Sanjaya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan oleh Bank BPD Bali. Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat bermanfaat di tengah upaya pemerintah daerah yang terus menggencarkan peningkatan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, melalui penguatan peran posyandu 6 SPM di Kabupaten Tabanan khususnya bidang kesehatan dan bidang perumahan rakyat.


Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang berbagai program yang sedang dijalankan pemerintah daerah. "Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Sehingga, berbagai program yang dilaksanakan pemerintah daerah dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," imbuh Bunda Rai.  


Sementara itu, perwakilan Bank BPD Bali, I Wayan Sutela Negara, menyampaikan bahwa program CSR merupakan bentuk komitmen Bank BPD Bali dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menjelaskan, hingga akhir Desember 2025 Bank BPD Bali memiliki total aset sekitar Rp. 41 Triliun dengan perolehan laba sebesar Rp. 1,1 Triliun. Dari capaian tersebut, Bank BPD Bali menyalurkan berbagai program CSR di sejumlah daerah di Bali, termasuk di Kabupaten Tabanan. “Untuk Kabupaten Tabanan sendiri, nilai CSR yang disalurkan kurang lebih mencapai Rp. 9 Miliar," ungkapnya.

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi”


Tabanan , Bali Kini  -
Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tabanan menghadiri kegiatan Pasar Rakyat bertema “Berbelanja dan Berbagi” yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Bali, Jumat, (13/1). Dimana kegiatan ini menjadi wadah pemberdayaan UMKM, Petani, serta sektor terkait melalui konsep pasar yang mengedepankan kebersamaan dan kepedulian sosial.


Pasar Rakyat yang bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk berbelanja produk lokal, guna meningkatkan perekonomian daerah ini dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali beserta jajaran pengurus, Kepala Perangkat Daerah terkait dan undangan terkait lainnya. Saat itu, Bunda Rai didampingi Ny. Budiasih Dirga, serta seluruh Pengurus dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Tabanan bersama anggota. 


Kehadiran jajaran TP PKK Tabanan menegaskan dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh TP PKK Provinsi Bali. Sejak pagi hari, suasana pasar rakyat telah dipenuhi berbagai stan yang tertata rapi. Para pedagang menghadirkan beragam produk, mulai dari kuliner, hasil bumi, hingga kerajinan khas daerah. Rai Wahyuni Sanjaya tidak hanya meninjau stan yang digelar, namun juga turut berbelanja langsung di sejumlah tenant sebagai bentuk dukungan nyata kepada para pelaku UMKM dan petani lokal.

Ny. Putri Suastini Koster dalam sambutannya saat membuka acara menjelaskan, bahwa Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” merupakan program berkelanjutan yang telah berjalan sejak periode pertama kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster. “Program ini merupakan salah satu cara kami untuk berkumpul setiap bulan. PKK selalu menggandeng UMKM, para petani dan masyarakat. Melalui pasar rakyat yang dilaksanakan bergiliran di setiap Kabupaten/Kota, kami bisa saling bertegur sapa sekaligus menggerakkan potensi masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, pihaknya menuturkan, bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya PKK dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Ia juga menekankan, bahwa para pedagang yang terlibat berasal dari daerah setempat, tidak dipungut biaya, dan menjual produk dengan harga terjangkau. “Para pedagang di sini berjualan gratis dan harga yang ditawarkan minimal satu tingkat di bawah harga pasar. Kami juga mengajak seluruh pengurus PKK untuk terus bergerak menggerakkan potensi masyarakat, karena PKK adalah tim penggerak yang harus mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang dinilainya sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena tidak hanya menjadi ruang silaturahmi antar pengurus PKK, tetapi juga membantu para pedagang, petani dan UMKM untuk memasarkan produk mereka. Kami di Tabanan tentu siap mendukung dan bersinergi dengan program Provinsi, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Pemkab Tabanan Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 Tahun 2026


Tabanan 
– Menyambut Tahun Baru Saka 1948, momen suci Hari Raya Nyepi kembali hadir sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan hidup melalui keheningan, introspeksi, dan penyucian diri. Nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam Nyepi diharapkan mampu memperkuat harmoni kehidupan masyarakat di Kabupaten Tabanan.


Menyambut hari suci tersebut, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu (Semeton Sedharma) di Kabupaten Tabanan dan di manapun berada.


Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa Hari Raya Nyepi merupakan momentum sakral untuk melakukan introspeksi diri melalui pelaksanaan Catur Brata Penyepian, sebagai upaya menyucikan diri sekaligus menyeimbangkan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam semesta.“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tabanan, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh keluarga kami umat Sedharma di manapun berada,” ujar Sanjaya.


Lebih lanjut, ia berharap perayaan Nyepi mampu menghadirkan kedamaian serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Tabanan yang selama ini telah terjalin dengan baik.


Sementara itu, Wabup Dirga menambahkan bahwa makna Nyepi hendaknya benar-benar dihayati melalui pelaksanaan Catur Brata Penyepian. “Semoga dalam keheningan Catur Brata Penyepian, kita mampu menyucikan diri, menata pikiran, perkataan, dan perbuatan, serta memperkuat sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ungkap Dirga.


Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap seluruh masyarakat dapat melaksanakan Hari Raya Nyepi dengan penuh khidmat, menjaga ketertiban, serta saling menghormati. Dengan semangat tersebut, diharapkan kedamaian, keharmonisan, dan nilai persaudaraan akan terus terjaga dalam mendukung terwujudnya Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved