-->

Kamis, 21 Mei 2026

Walikota Jaya Negara Kenalkan Wisata Bahari Kota Denpasar.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku Wakil Ketua Bidang Perkotaan dan Budaya APEKSI bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa serta Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat menyambut langsung kehadiran Walikota dan perwakilan kota Anggota Komisariat IV APEKSI dalam agenda Sunset Cruise Dinner Rakerkomwil IV ke-21 APEKSI Tahun 2026 di Kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Kamis (21/5).

Denpasar, Bali Kini - Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai penyambutan para Walikota dan perwakilan kota anggota Komisariat Wilayah IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia dalam agenda Sunset Cruise Dinner Rakerkomwil IV ke-21 APEKSI Tahun 2026 di Kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Kamis (21/5). Momentum tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kota Denpasar untuk memperkenalkan potensi wisata bahari yang dimiliki Kota Denpasar kepada 13 kepala daerah anggota Komwil IV APEKSI.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku Wakil Ketua Bidang Perkotaan dan Budaya APEKSI bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa serta Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede menyambut langsung kehadiran Walikota dan perwakilan kota Anggota Komisariat IV APEKSI. Tampak hadir Walikota Malang, Wahyu Hidayat yang juga selaku Ketua Komwil IV APEKSI, serta Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Alwis Rustam. Tampak pula Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa serta Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan bahwa Denpasar tidak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan dan budaya di Bali, namun juga memiliki potensi wisata bahari yang terus tumbuh dan berkembang. Salah satu kawasan unggulan yang kini menjadi perhatian adalah Kawasan Pelabuhan Benoa yang berkembang sebagai pusat aktivitas maritim sekaligus destinasi wisata modern.

“Pelabuhan Benoa sudah sangat kita kenal bersama sebagai hub bahari di Bali, khususnya Kota Denpasar. Di sini ada pelabuhan kapal pesiar, pelabuhan perikanan, restoran, hingga Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Inilah yang kembali kita kenalkan kepada seluruh walikota, bahwa Denpasar juga memiliki wisata bahari yang luar biasa,” ujar Jaya Negara.

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan pesisir dan wisata bahari menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Denpasar dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Dengan keberadaan fasilitas maritim yang semakin lengkap, Pelabuhan Benoa diharapkan mampu menjadi gerbang wisata bahari unggulan yang tidak hanya mendukung ekonomi daerah, tetapi juga memperkuat posisi Denpasar sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Selain Kawasan Pelabuhan Benoa, Jaya Negara juga memperkenalkan sejumlah destinasi wisata bahari lainnya yang tersebar di Kota Denpasar. Mulai dari kawasan Pantai Sanur yang terkenal dengan panorama matahari terbitnya, Pantai Mertasari yang menjadi pusat aktivitas wisata keluarga dan olahraga air, Pantai Sindu yang kaya dengan nuansa tradisional, hingga Pulau Serangan yang dikenal sebagai kawasan wisata bahari dan konservasi penyu.

Menurutnya, kehadiran para kepala daerah anggota Komwil IV APEKSI menjadi kesempatan strategis untuk memperlihatkan langsung berbagai potensi yang dimiliki Kota Denpasar, baik dari sisi pariwisata, budaya, hingga pengembangan kawasan perkotaan berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, kegiatan Rakerkomwil tidak hanya menjadi forum diskusi pemerintahan, tetapi juga sarana mempererat hubungan antardaerah melalui pengalaman wisata dan budaya.

“Kami mengucapkan selamat datang dan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta Rakerkomwil IV ke-21 APEKSI. Semoga momentum ini dapat menjadi wahana tukar inovasi, program strategis, serta menciptakan solusi bersama untuk mewujudkan kota berkelanjutan. Dan yang terpenting, bagaimana seluruh peserta dapat mengenal lebih jauh Kota Denpasar dengan berbagai potensi wisata dan budayanya,” ujar Jaya Negara. (Ags).

Satpol PP Denpasar Tertibkan Pengamen hingga Manusia Silver di Sejumlah Traffic Light

Ket. Foto : Satpol PP Denpasar Gelar SABERGEP, Tertibkan Pengamen hingga Manusia Silver di Sejumlah Traffic Light

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Sapu Bersih Gepeng (SABERGEP) di sejumlah titik traffic light seputaran Kota Denpasar pada Kamis (20/5) malam. 


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, serta menciptakan suasana kota yang aman dan tertib.


Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut petugas berhasil menertibkan dua orang pengamen, satu orang manusia silver, dan satu orang pengemis yang kedapatan beroperasi di beberapa persimpangan lampu merah di wilayah Kota Denpasar.


Adapun lokasi penertiban meliputi traffic light Gatot Subroto–Cargo–Buluh Indah, traffic light Imam Bonjol–Gunung Soputan, serta traffic light Tohpati. Setelah diamankan, seluruh orang yang terjaring selanjutnya diberikan pembinaan dan pendataan sesuai prosedur yang berlaku.


“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. Kami juga terus mengedepankan pendekatan humanis melalui pembinaan kepada mereka yang terjaring,” ujar Yudie Asmara.


Kegiatan SABERGEP berlangsung aman, tertib, dan lancar. Satpol PP Kota Denpasar juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang di jalan kepada pengamen maupun manusia silver guna mengurangi aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum serta keselamatan pengguna jalan.


Selain itu, Satpol PP Kota Denpasar menegaskan bahwa seluruh jenis layanan dan tindak lanjut pengaduan melalui GARBASITA tidak dipungut biaya. Untuk menjaga integritas seluruh jajaran, Satpol PP Kota Denpasar juga tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun.


Apabila terdapat pihak yang meminta sesuatu dengan mengatasnamakan Satpol PP Kota Denpasar, masyarakat dapat melaporkannya melalui WA Bot GARBASITA di nomor 081337338326 dengan melampirkan bukti otentik. (Ayu

Selasa, 19 Mei 2026

Diikuti 13 Kota, Denpasar Siap Jadi Tuan Rumah Rakerkomvil IV ke-21 APEKSI

Ket. Foto : Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya dalam kesempatan Rapat Koordinasi persiapan APEKSI Rakerkomwil IV ke-21 beberapa waktu lalu.

Jadi Wahana Promosi Wisata, Tukar Inovasi Wujudkan Kemajuan Bersama.
 
Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar didapuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV ke-21 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026. Kegiatan yang akan diikuti 13 pemerintah kota anggota Komisariat Wilayah IV tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 Mei mendatang dengan mengusung tema ‘Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara’. Sebagai ibu kota Provinsi Bali, Denpasar pun menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan yang dipusatkan di sejumlah lokasi strategis di wilayah kota.
 
Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menjelaskan bahwa pelaksanaan Rakerkomwil IV APEKSI menjadi momentum penting bagi Kota Denpasar, tidak hanya sebagai ajang pertemuan antar pemerintah kota, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi untuk membahas berbagai isu strategis perkotaan. Menurutnya, forum tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan dan inovasi baru dalam mendukung pembangunan kota yang lebih maju dan berkelanjutan.
 
“Poin utamanya adalah bagaimana Rakerkomwil ini membahas isu strategis perkotaan untuk mencari solusi bersama dan berkelanjutan, serta sebagai wahana tukar inovasi untuk kemajuan bersama,” ujar Eddy Mulya saat diwawancarai di sela tugas dinasnya pada Senin (18/5).
 
Ia menambahkan, momentum pelaksanaan Rakerkomwil juga menjadi kesempatan emas bagi Kota Denpasar untuk memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada seluruh peserta yang hadir. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari wisata bahari, city tour, hingga wisata seni dan budaya akan diperkenalkan sebagai bagian dari upaya memperkuat citra Denpasar sebagai kota kreatif dan berbudaya.
 
“Sebagai tuan rumah, momentum ini menjadi waktu yang baik untuk promosi wisata, baik wisata bahari, city tour hingga wisata budaya. Kami ingin para peserta tidak hanya mengikuti rapat kerja, tetapi juga merasakan langsung keramahan dan kekayaan budaya Kota Denpasar,” tambahnya.
 
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan akan dikemas secara komprehensif selama tiga hari pelaksanaan. Beberapa agenda yang telah disiapkan di antaranya Sunset Cruise Dinner untuk memperkenalkan wisata bahari Kota Denpasar, Denpasar City Expo, rapat kerja pembahasan isu strategis perkotaan, hingga pentas seni budaya yang menampilkan kekayaan tradisi lokal Bali. Selain itu, kegiatan juga akan ditutup dengan yoga bersama, jalan santai, dan penyebaran tukik di kawasan Pantai Sanur sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian alam pesisir.
 
“Pelaksanaan Rakerkomwil IV kali ini dikemas secara komprehensif dan menukik pada isu strategis perkotaan. Tentunya sebagai tuan rumah kami berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan lancar, mempererat sinergi antarkota, sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan yang bermuara pada peningkatan pendapatan asli daerah,” ujar Hendaryana. (HumasDps)

Wali Kota Jaya Negara Terima Kunjungan Wakil Direktur Kantor Urusan Luar Negeri Kota Guangzhou, Tiongkok

Ket foto :Wali Kota Jaya Negara Terima Kunjungan Wakil Direktur Kantor Urusan Luar Negeri Kota Guangzhou, Tiongkok 

Bahas Peluang Kerjasama Berbagai Bidang

Denpasar, Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menerima kunjungan delegasi 
Wakil Direktur Kantor urusan Luar Negeri Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok, Lei Weiju, Senin (18/5). 

Pada pertemuan tersebut, keduanya membahas seputar peluang kerja sama antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, yang berkaitan dengan pariwisata, ekonomi kreatif, budaya, serta sektor potensial lainnya.

Walikota Denpasar, Jaya Negara menyambut baik peluang kerja sama ini.  Penjajakan mendalam tentang potensi kerja sama, kata Jaya Negara sangat diperlukan. Adapun potensi kerja sama yang perlu dikembangkan Jaya Jaya Negara adalah di bidang ekonomi kreatif, bisnis, budaya, serta pendidikan dapat terjalin antara Pemkot Denpasar dan Pemerintah Tiongkok.

"Saat ini Pemkot Denpasar memang tengah fokus pada penjajakan kerja sama dengan banyak pihak kota kota di dunia sebagai langkah pengembangan Kota Denpasar," kata Jaya Negara. 

Pihaknya kemudian melanjutkan, 
peluang kerjasama dengan Negara Tiongkok, dalam bentuk sister city dengan salah satu kota di negara tersebut, adalah hal yang dapat dilakukan untuk merealisasikan program kerjasama ini. 


"Kita bisa menjajaki salah satu kota disana yang memiliki karakteristik yang sama dengan Kota Denpasar untuk mempermudah pembentukan kerjasama Sister City ini,” ungkap Jaya Negara.

Sementara itu, 
Wakil Direktur Kantor urusan Luar Negeri Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok, Lei Weiju, mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar yang telah berkenan menerima kunjungan dan berdiskusi untuk kemungkinan kerjasama kedua pihak. 

“Terima kasih atas sambutan Bapak Walikota Denpasar yang luar biasa. Kami mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar dalam rencana kerja sama dengan Negara kami," tutur Lei Weiju.

Adapun soal peluang kerjasama sister city, Lei Weiju, Kota Guangzhou, 
adalah ibu kota dan kota terbesar dari Provinsi Guangdong di Tiongkok selatan. 
Kota ini sendiri berpeluang untuk menjalin hubungan kerjasama sister city dengan Kota Denpasar.

"Kota Guanzhou kota terbesar di Provinsi Guangdong Tiongkok. Kami berharap jalinan kerjasama antara Kota Denpasar dan kota ini nantinya kami akan membawa dampak baik bagi kedua pihak," tambahnya. 

Melalui pembentukan jalinan kerjasama itu, tak menutup kemungkinan akan semakin membuka peluang juga bagi peningkatan kunjungan wisatawan Tiongkok  ke Kota Denpasar dan sebaliknya, juga pengembangan pembangunan kedua kota tersebut. 

"Kami optimis pertemuan ini akan membuahkan kesepakatan yang akan memberikan manfaat yang baik bagi kedua belah pihak. Untuk itu kami menunggu,” katanya. (Win)

Wali Kota Jaya Negara Terima Kunjungan KKP Sespimmen Polri

Ket. Foto:
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan Kuliah Kerja Profesi (KKP) Sespimmen Polri di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (18/5).

Harapkan Kolaborasi dengan Institusi Polri Dukung Pembangunan Kota Denpasar

Denpasar , Bali Kini – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara berharap sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan institusi Polri dapat memberikan manfaat nyata dalam mendukung pembangunan Indonesia yang tangguh, khususnya di Kota Denpasar.

Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Kuliah Kerja Profesi (KKP) peserta didik Sespimmen Polri di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (18/5).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Tim Supervisi Sespimmen Polri, Irjen Pol Hadi Purnomo, perwakilan Polresta Denpasar, jajaran pimpinan OPD Pemerintah Kota Denpasar, serta pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Jaya Negara menyampaikan bahwa dipilihnya Kota Denpasar sebagai lokasi KKP merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Pemerintah Kota Denpasar.

“Kunjungan ini merupakan kehormatan bagi kami di Pemerintah Kota Denpasar. Tentunya kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Indonesia, khususnya Kota Denpasar,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Jaya Negara juga memaparkan sejumlah program inovasi yang dijalankan Pemerintah Kota Denpasar. Program tersebut mencakup bidang ketahanan pangan dan pertanian, inovasi energi, pendidikan, hingga pengelolaan sampah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagai ibu kota Provinsi Bali yang berbasis budaya, Kota Denpasar menjunjung spirit Vasudhaiva Kutumbhakam, yakni semangat persaudaraan dan kolaborasi. Semangat tersebut diharapkan menjadi landasan dalam mendukung pembangunan kota.

“Semoga melalui kunjungan ini kami dapat berbagi pengetahuan dan informasi terkait berbagai program inovasi yang ada di Kota Denpasar,” kata Jaya Negara.

Sementara itu, Tim Supervisi Sespimmen Polri, Irjen Pol Hadi Purnomo menjelaskan bahwa kunjungan KKP ke sejumlah pemerintah daerah bertujuan memberikan gambaran dan pengetahuan kepada peserta didik mengenai kondisi di daerah.

Menurutnya, hal tersebut penting karena para peserta didik Sespimmen Polri berpeluang bertugas di berbagai daerah di Indonesia pada masa mendatang.

“Terima kasih atas sambutan dan informasi yang diberikan. Ini menjadi pengetahuan berharga bagi peserta didik Sespimmen Polri yang nantinya akan menjadi calon pemimpin di institusi Polri di daerah,” ujarnya.(Win)

Gita Bandana Praja Denpasar Pastikan Tampil di Ajang PKB XLVIII


Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Panglingsir Puri Agung Denpasar serta Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat menghadiri Pembinaan Sanggar Seni Gita Bandana Praja, Kota Denpasar sebagai Duta Kota Denpasar pada Kesenian Legendaris serangkaian PKB XLVIII oleh Tim Konsultan Seni Kota Denpasar yang digelar di Jaba Pura Puri Agung Satria, Denpasar, Minggu (17/5) malam. 

Sajikan Karya Legendaris Maestro Seni I Wayan Beratha.  

Denpasar, Bali Kini - Sanggar Seni Gita Bandana Praja, Kota Denpasar memastikan kesiapannya untuk tampil sebagai Duta Kota Denpasar pada Kesenian Legendaris serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Hal tersebut terungkap saat pelaksanaan Pembinaan oleh Tim Konsultan Seni Kota Denpasar yang digelar di Jaba Pura Puri Agung Satria, Denpasar, Minggu (17/5) malam. 

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Panglingsir Puri Agung Denpasar, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya dan AA Istri Paramita Dewi, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, instansi terkait serta undangan lainya. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi terhadap komitmen Sanggar Gita Bandana Praja dalam melestarikan kesenian legendaris. Hal ini tentu menjadi keunikan tersendiri, dimana PKB bukan hanya menjadi ruang kreativitas, melainkan juga menjadi wahana pelestarian kesenian legendaris. 

"Inilah yang dimaksud dengan pelestarian dan penguatan seni, dimana karya-karya legendaris beserta sekehe gong legendarisnya kembali diorbitkan, dan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penampilan seni Duta Kota Denpasar," ujar Jaya Negara. 

Selebihnya Jaya Negara berharap Sekehe Gong Legendaris Duta Kota Denpasar dapat memberikan penampilan terbaik pada ajang PKB XLVIII mendatang. Tak hanya itu, pihaknya berharap, kehadiran sekehe gong legendaris dapat menjadi literasi seni positif terhadap generasi muda dan kelestarian seni itu sendiri. 

"Semoga upaya pelestarian dan penguatan seni budaya di Kota Denpasar dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, dan harapan kami sekehe gong legendaris ini dapat tampil optimal di PKB nanti," ujarnya. 

Konsultan Seni Kota Denpasar, I Komang Astita memberikan apresiasi atas komitmen Sekehe Gong Legendaris yang diwakili Sanggar Gita Bandana Praja. Dimana, dalam materi yang dibawakan, keseluruhan merupakan karya maestro seni Kota Denpasar, I Wayan Bertha. Hal ini tentu menjadi capaian positif, bagaimana karya-karya maestro tetap abadi dan terus menjadi inspirasi. 

"Secara umum materi yang dibawakan sudah sangat baik dan apik, namun sisa waktu yang ada menjadi penting untuk terus dioptimalkan, terutama bagaimana menghadirkan jiwa dari sebuah karya legendaris, sehingga penonton nanti dapat terbawa suasana zaman dahulu," ujarnya. 

Kordinator Sanggar Gita Bandana Praja, I Nyoman Gede Jasa didampingi Tim Pembina, I Gede Yudarta mengatakan bahwa persiapan sekehe telah dilaksanakan sejak penunjukan pada awal Tahun 2026 lalu. Hal ini dilaksanakan dengan latihan tabuh, tari dan sendratari. 

"Persiapan kurang lebih sejak awal tahun, dan setelah pembinaan akan terus kami persiapkan agar lebih matang," ujarnya. 

Adapun materi yang akan dibawakan seluruhnya merupakan karya Maestro Seni Denpasar, I Wayan Beratha. Yakni Tabuh Nem Lelambatan Galang Kangin, Tari Kupu-Kupu Tarum dan Sendratari Narakesuma. Selain mengenang sang maestro, penyajian karya ini diharapkan dapat membangkitkan ingatan masyarakat tentang karya-karya legendaris, serta melestarikan karya seni itu sendiri. 

"Kita khusus menyajikan karya seni legendaris dari Maestro I Wayan Beratha, kebetulan beliau juga merupakan kelahiran Denpasar, dan ini menjadi momentum untuk melestarikan dan memperkenalkan kembali karya-karya legendaris," ujarnya. (Ags).

Wakil Wali Kota Denpasar Terima Kunjungan Kerja Wakil Bupati Minahasa Tenggara


Ket. Foto:Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara, Fredy Tuda di Kantor Wali Kota Denpasar Senin (18/5)

Bahas Kerukunan Umat Beragama dan Mekanisme Dana Hibah

Denpasar, Bali Kini - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara, Fredy Tuda, bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Minahasa Tenggara di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (18/5).


Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Studi Tiru yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, khususnya terkait urusan keagamaan serta mekanisme pemberian dana hibah dan bantuan sosial.


Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Fredy Tuda, mengungkapkan bahwa Kota Denpasar dan Bali pada umumnya telah lama dikenal sebagai daerah percontohan dalam hal kerukunan antarumat beragama. "Untuk itu kami ingin belajar di sini agar bisa diterapkan di Kabupaten Minahasa Tenggara," jelasnya.


Menyambut kunjungan tersebut, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara yang menjadikan Kota Denpasar sebagai referensi dalam pengelolaan kerukunan umat beragama.


Ia menjelaskan bahwa salah satu kunci harmoni di Bali adalah budaya Menyama Braya, sebuah filosofi yang memaknai setiap orang sebagai saudara, tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun budaya. Nilai inilah yang menumbuhkan sikap saling menghormati dan hidup rukun di tengah keberagaman. Semangat ini juga tercermin dalam moto Pemerintah Kota Denpasar, Vasudhaiva Kutumbakam, yang bermakna "kita semua bersaudara" atau menyama braya.

Selain itu, Wawali Arya Wibawa mengatakan, FKUB Kota Denpasar juga berperan aktif dalam menjaga komitmen bersama untuk mencegah perpecahan antarumat beragama, sehingga keharmonisan di Kota Denpasar tetap terjaga dengan baik.

Terkait pengelolaan dana hibah, Wawali Arya Wibawa menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar telah menerapkan sistem digital bernama E-MONALISA (Elektronik Monitoring Perencanaan Pengendalian dan Pengawasan). 


Melalui sistem ini, pengajuan hibah dilakukan secara daring dengan alur yang terstruktur, mulai dari pendaftaran akun, unggah proposal, proses seleksi, hingga pengumuman dan pelaksanaan hibah. Sistem ini juga dilengkapi mekanisme pemblokiran otomatis bagi penerima yang telah beberapa kali mendapatkan bantuan. 

"Melalui sistem ini akan terdata, jika sudah beberapa kali mendapat bantuan akan terblok secara langsung," jelasnya.


Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dalam memperkuat kerukunan umat beragama serta meningkatkan tata kelola penyaluran dana hibah yang transparan dan akuntabel di daerahnya. (Ayu)

Sabtu, 16 Mei 2026

Walikota Denpasar Jaya Negara Ngupasaksi Pemelaspasan Gedung Serbaguna Banjar Batanpoh, Sanur Kaja


Ket. Foto : 
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri sekaligus ngupasaksi karya Upacara Pemelaspasan  Pewaregan dan Gedung Serbaguna Balai Banjar Batanpoh, Sanur Kaja, yang bertepatan dengan Rahina Tilem Jiyestha, Sabtu (16/5). 


Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara hadir sekaligus ngupasaksi karya Upacara Pemelaspasan 
Pewaregan dan Gedung Serbaguna Balai Banjar Batanpoh, Sanur Kaja, yang bertepatan dengan Rahina Tilem Jiyestha, Sabtu (16/5). 

Turut hadir pula pada kesempatan itu, anggota DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, tokoh Penglingsir Sanur, Ida Bagus Ngurah Mudita, dan tamu undangan lainnya.

Suara tetabuhan mengiringi tari-tarian persembahan, berpadu dengan lantunan kidung suci, menambah khidmat dan sakral proses rangkaian upacara yang sejak pagi telah dilaksanakan itu. 

Pada momentum itu, Walikota Denpasar Jaya Negara, usai meninjau gedung serbaguna Balai Banjar Batanpoh itu, menyampaikan rasa syukurnya dapat hadir menyaksikan langsung pelaksanaan upacara pemelaspas bangunan tersebut. 

Jaya Negara juga berharap, bangunan baru ini, utamanya gedung serbaguna nantinya akan dapat bermanfaat bagi para warga, tak terkecuali Sekehe Teruna-Teruni yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan positif.

"Astungkara, nantinya pewaregan dan gedung serbaguna ini bisa memberi manfaat agar bisa digunakan untuk tempat latihan seni, atau kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya," ungkap Jaya Negara.

Sementara itu, Ketua Panitia acara, I Wayan Sudiarta mengatakan, adapun pembangunan pewaregan dan gedung serbaguna ini sudah dilaksanakan sejak bulan September 2025 lalu. 

"Kami segenap warga Banjar Batanpoh, Sanur Kaja mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Denpasar sehingga bangunan ini dapat diselesaikan," katanya.

Pihaknya juga akan mendorong para warga terutama Teruna-Teruni Banjar Batanpoh agar bisa menggunakan gedung serbaguna ini untuk latihan kesenian, ataupun kegiatan kreativitas anak muda lainnya. (Win).
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved