Selasa, 20 Oktober 2020

Update, Kasus Sembuh dan Positif Sama-Sama Bertambah di Denpasar dan Satu Meningal

Denpasar, BaliKini.Net - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatat adanya penambahan kasus sembuh dan kasus positif Covid-19. Pada Senin (19/10) tercatat penambahan kasus positif dan kasus sembuh Covid-19 dengan jumlah yang sama, yakni 26 orang. Sementara itu, 1 orang pasien dinyatakan meninggal dunia.

“Update perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar, 1 orang pasien dinyatakan meninggal dunia, kasus sembuh bertambah 26 orang dan kasus positif juga bertamba 26 orang yang tersebar di 15 wilayah desa/kelurahan, kami tetap mengajak seluruh masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kasus covid 19 masih terjadi penularan kembali,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota Denpasar pada Senin (19/10). 

Dewa Rai menjelaskan bahwa 15 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Desa Padangsambian Kelod yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 5 kasus positif baru. Disusul Desa Pemogan, Kelurahan Pemecutan, Kelurahan Sesetan, Desa Padangsambian Kaja, Desa Ubung Kaja, Kelurahan Panjer  dan Desa Dangin Puri Kangin yang mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 2 orang. Sementara itu 7 desa/kelurahan mencatatkan penambahan masing-masing sebanyak 1 orang. Sedangkan, sebanyak 28 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.  

Untuk kasus meninggal dunia, Dewa Rai merinci bahwa yang bersangkutan diketahui seorang perempuan usia 52 tahun berdomisili di Desa Sumert Kauh. Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 9 Oktober 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 15 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta atau komorbid Diabetes Militus.

Dengan demikian, secara kumulatif  perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar menunjukan angka sebagai berikut. Yakni kasus positif tercatat sebanyak 3.029 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 2.774 orang  (91,58 persen), meninggal dunia sebanyak 69 orang (2,28 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak  186 orang (6,14)  

Dikatakan Dewa Rai, angka kasus positif covid 19 di Kota Denpasar dalam seminggu ini masih fluktuatif, klaster keluarga mendominasi pola penyebaran baru. Karenanya kami mengajak kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak tetap ditingkatkan.

“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih  mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, disamping juga ada klaster upacara keagamaan dan klaster perkantoran," ujar Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.  "Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas," kata Dewa Rai. (Hms) 

Senin, 19 Oktober 2020

Rai Mantra Serahkan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu


Denpasar,BaliKini.Net -
Walikota Denpasar, IB. Rai Dharamawijaya Mantra didampingi Ketua K3S Ny. IA Selly Dharmawijaya Mantra menyerahkan bantuan kepada Rumah Tangga Miskin (RTM) atau masyarakat  kurang mampu yang berada di wilayah Kelurahan Padangsambian, Senin (19/10).


RTM tersebut yakni, I Wayan Sudana (67) yang sebelumnya bekerja serabutan mengalami stroke sehingga hanya bisa terbaring lemas di tempat tidur. Sedangkan anaknya yang merupakan tulang punggung keluarga berada di luar daerah untuk bekerja. Melihat kondisi warganya yang memprihatinkan tersebut Walikota Denpasar, IB. Rai Dharamawijaya Mantra didampingi Ketua K3S Ny. IA Selly Dharmawijaya Mantra mengunjungi langsung ke kediaman RTM tersebut. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan berupa sembako, alat-alat Kesehatan serta uang tunai.


Walikota Denpasar, IB. Rai Dharamawijaya Mantra mengatakan bantuan  ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Denpasar kepada warganya yang nantinya diharapkan dapat meringankan beban dan berbagi antar sesama. Selain itu di masa pandemi sekarang ini dirinya mengajak masyarakat untuk terus menjaga Kesehatan dan selalu menerapkan protokol Kesehatan.


“Mudah-mudahan  paket sembako serta bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat dengan baik dan meringankan beban penderitaan Wayan Sudana dan keluarga,” ujar Rai Mantra.


Sementara Ketua K3S Ny. IA Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan ini merupakan kegiatan rutin K3S Denpasar tidak saja menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada lansia dan Penyandang Disabilitas, namun juga menyasar RTM dengan menyerahkan bantuan sembako.


Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali dimana penduduknya sangat heterogen tentunya memiliki berbagai permasalahan sosial. Lewat peran K3S Denpasar sebagai mitra Pemerintah Kota Denpasar dalam menangani berbagai permasalahan sosial tidak terlepas dari peran serta pihak swasta melalui dana Coorporate Social Responsibility (CSR) yang melibatkan peran serta perbankan maupun BUMN di Kota Denpasar. “Dalam setiap penyerahan bantuan kami berharap dapat meringankan beban mereka,” ujar Ny.Selly Dharmawijaya Mantra.


Sementara istri Wayan Sudana Sang Ayu Putu Muliati (57) mengaku senang bisa mendapatkan bantuan ini. “Saya atas nama pribadi dan keluarga mengucapakan banyak terima kasih kepada K3S dan Pemerintah Kota Denpasar karena telah memberikan batuan ini. Bantuan ini sangat sangat  bermanfaat dan meringankan kami terutama untuk kebutuhan pangan sehari hari,” kata Sang Ayu Muliati lirih. (Hms)


PUPR Denpasar Gencarkan Pembersihan dan Perawatan Jaring Sampah


Cegah Terjadinya Banjir di Musim Hujan

Denpasar,BaliKini.Net - Musim penghujan yang mulai tiba mendapat perhatian serius Pemkot Denpasar.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), terus menggencarkan Pembersihan Sungai dan Saluran Air

Kali ini, pembersihan Jaring Sampah dilaksanakan di sungai sekitar Bundaran Renon, Jl. Hang Tuah oleh Pasukan Biru Prokasih DPUPR Kota Denpasar, Senin (19/10)


Kadis PUPR Kota Denpasar, I Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta saat dkonfirmasi menjelaskan bahwa PUPR Kota Denpasar melalui Pasukan Biru Prokasih terus menggencarkan pembersihan sungai dan saluran air. Hal ini dilaksanakan sebagai upaya antisipasi dalam mencegah meluapnya air sungai atau saluran air akibat adanya sedimentasi, sampah atau benda lainya di sungai.


"Pembersihan ini lebih kepada upaya untuk mengembalikan fungsi sungai dan saluran air yang sebenarnya, hal ini dilaksnakan secara rutin,

sehingga saat debit air meningkat tidak meluap atau sampai menimbulkan genangan di titik tertentu," ujarnya


Lebih lanjut dikatakan Jimmy bahwa secara umum kondisi sungai dan saluran air di Kota Denpasar sudah sangat baik. 


Namun demikian tingginya intensitas hujan dan bertambahnya volume air dengan cepat membuat terjadi genangan di beberapa titik, namun paska hujan reda akan segera kembali normal.


Jimmy turut mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan sungai dan saluran air lainya agar tidak terdapat tumpukan sampah yang bisa menyebabkan volume air meningkat. Hal ini mengingat sudah memasuki musim hujan. 


Selain itu pula, Bali khusudnya Kota Denpasar yang bertumpu pada sektor pariwisata juga wajib menjaga kebersihan lingkungan.


"Selain menyebabkan air meluap akibat berkurangnya daya tampung sungai, sampah juga akan bergerak menuju muara, ini akan mengotori pantai, jadi masyarakat dimohon untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di sungai atau saluran air." harapnya


Jumat, 16 Oktober 2020

Walikota Rai Mantra Dampingi Ketua DPR-RI, Menteri Sosial dan Menteri PPPA Kunjungan ke Denpasar


Denpasar ,BaliKini.Net  –
Ketua DPR-RI, Puan Maharani bersama Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara serta Menteri PPPA RI, IGA. Bintang Darmawati mengadakan kunjungan ke sejumlah lokasi di Kota Denpasar pada Jumat (16/10) siang.


Kehadiran sejumlah pejabat ini ke Kota Denpasar disambut Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Kadis Sosial Kota Denpasar, Made Mertajaya serta Camat Densel, I Wayan Buda.


Adapun kegatan kunjungan kerja ini berlokasi di  Kelurahan Panjer, tepatnya di E-Warong Kube Sedana Melangit, Jl. Tukad Melangit, Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Ketua DPR-RI, Puan Maharani bersama Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara serta Menteri PPPA RI, IGA. Menyerahkan secara langsung bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat – Program Keluarga Harapan (KPM – PKH) atas nama Ni Ketut Reki dan Ni Nyoman Karyati.


Ketua DPR-RI, Puan Maharani disela- sela kunjungannya mengatakan adanya Elektronik-Warung (E-Warong) Gotong-royong Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Program Keluarga Harapan (PKH), bertujuan untuk mempermudah penyaluran bantuan sosial non tunai dan jual beli sembako murah serta stabilisasi harga sembako.


 “E-Warong KUBE PKH merupakan wadah dalam pemasaran hasil produk KUBE/UEP, dan yang paling penting E-Warong ini dimiliki dan dikelolah oleh Keluarga Miskin Penerima Bantuan,” katanya.


 Menurutnya, dalam upaya mengatasi kemiskinan, pemerintah telah melakukan intervensi berupa kebijakan, program, kegiatan dalam berbagai bentuk dari berbagai pihak. “Namun, yang lebih penting dari semua upaya itu, adalah bagaimana kita semua melakukannya secara bersama, dengan mengedepankan nilai-nilai: integritas, kerja keras, dan bergandengan tangan serta bergotong royong dalam menyelesaikan semua masalah yang ada secara mandiri,” kata Puan Maharani.


 Puan Maharani juga berpesan agar bantuan yang diterima dpat digunakan sebaik baiknya untuk kesejahteraan keluarga. “Bahwa uang bantuan itu digunakan untuk hal yang bermanfaat bagi keluarga, dan jangan digunakan untuk hal yang tidak bermanfaat,” katanya


 Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra saat ditemui disela-sela kegiatan mengatakan di tahun ini di Kota Denpasar telah diberikan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diserahkan kepada 11.827 keluarga penerima manfaat (KPM). Dari program bantuan pangan non tunai realisasinya sejumlah 2.606 KPM memperoleh bantuan tunai sebesar Rp.200.000/bulan. “E-Warong ini memiliki 11 agen di Kota Denpasar dalam membantu penyaluran sejumlah program bantuan non tunai ini. Selain itu terdapat pula program keluarga harapan dimana bantuannya dari bulan Juli-September dengan realisasi  kepada 1.903 Keluarga Penerima Manfaat dan juga bantuan sosial presiden berupa Bantuan Sosial Beras (BSB) sebesar 15 kg per enam bulan kepada 2.168 keluarga penerima bantuan. Selain itu ada juga tambahan bantuan dari Pemerintah Kota Denpasar di sektor informal sebanyak 23.399 KK, ”  Rai Mantra.


Ditambahkan Rai Mantra, Pemkot Denpasar mengapresiasi bantuan dari pemerintah pusat ini kepada warga masyarakat Kota Denpasar. “Tentunya akan kami pantau terus dalam teknis pemberian bantuan ini agar tepat sasaran dan tepat manfaat," ujar Rai Mantra.(esa-arm)


 


 

Mengembirakan Kasus Sembuh Covid-19 di Denpasar Melonjak


Denpasar, Balikini.Net -
Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar kembali melonjak. Pada Jumat (16/10) tercatat sebanyak 52 pasien dinyatakan sembuh. Sementara itu, kasus positif Covid-19 tercatat bertambah sebanyak 29 orang yang tersebar di 16 wilayah desa/kelurahan.

“Update perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar, kasus positif bertambah sebanyak 29 orang dan pasien sembuh bertambah sebanyak 52 orang, kami tetap mengajak seluruh masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kasus covid 19 masih terjadi penularan kembali,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota Denpasar pada Jumat (16/10). 

Dewa Rai merinci bahwa 16 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Kelurahan Sesetan yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 4 kasus positif baru. Disusul Desa Padangsambian Kaja, Desa Pemecutan Kaja,  dan Desa Sidakarya yang mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 3 orang. Selanjutnya Kelurahan Pedungan, Kelurahan Padangsambian, Desa Sumerta Kelod dan Kelurahan Peguyangan mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 2 orang. Sementara itu 8 desa/kelurahan mencatatkan penambahan masing-masing sebanyak 1 orang. Sedangkan, sebanyak 27 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru. 

Dengan demikian, secara kumulatif  perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar menunjukan angka sebagai berikut. Yakni kasus positif tercatat sebanyak 2.954 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 2.687 orang  (90,96 persen), meninggal dunia sebanyak 67 orang (2,27 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak  200 orang (6,77)  

Dikatakan Dewa Rai, angka kasus positif covid 19 di Kota Denpasar dalam seminggu ini masih fluktuatif, klaster keluarga mendominasi pola penyebaran baru. Karenanya kami mengajak kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak tetap ditingkatkan.

“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih  mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, disamping juga ada klaster upacara keagamaan dan klaster perkantoran," ujar Dewa Rai.


Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.


Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.  "Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas," kata Dewa Rai. (Hums) 

Dokar City Tour Denpasar Beroperasi Terapkan Prokes, Sabtu-Minggu Gratis

Denpasar,BaliKini.Net - Setelah sempat tidak beroperasi lantaran meningkatnya kasus Covid-19 beberapa bulan lalu, Dokar Denpasar Heritage City Tour kembali beroperasi. Pengoperasienya pun sudah dilaksanakan sejak 3 Oktober lalu. Dimana, penerapan protokol kesehatan menjadi kewajiban untuk diterapkan, mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19 di Kota Denpasar.

Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani saat dikonfirmasi Jumat (16/10) menjelaskan bahwa sejak mewabahnya Covid-19 di Kota Denpasar, beberapa sektor mengalami goncangan yang hebat. Karenanya, guna memberikan stimulus sebagai upaya pelestarian kendaraan tradisional, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pariwisata turut memberikan bantuan subsidi bagi Kusir Dokar yang berjumlah 8 orang.

Lebih lanjut dijelaskan, selain pemberian subsidi, Dokar Heritage City Tour Kota Denpasar juga turut menerapkan protokol kesehatan dalam operasionalnya. Selain itu, proses pembayaran bagi yang tidak disubsidi saat ini bisa menggunakan Qris BPD Bali.

“Kami tetap berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan sektor pariwisata City Tour di Kota Denpasar, selain itu juga subsidi ini merupakan bentuk dukungan terhadap kusir dokar ditengah pandemi Covid-19 ini,” jelasnya

Dezire menjelaskan, Dokar City Tour mulai beroperasi sejak 3 Oktober 2020 sampai dengan 20 Desember mendatang. Adapun selama pandemi Covid-19 ini, penumpang dan kusir diwajibkan menerapkan protokol kesehatan yang disiplin.

“Wajib jaga jarak, wajib mencuci tangan, dan 1 dokar hanya untuk 2 orang dewasa saja, bagi yang tidak menggunakan msker dan kondisi kurang sehat tidak diperkenankan untuk naik dokar,” kata Dezire

Selain itu, sebagai upaya mendukung keamanan transaksi guna mencegah penularan Covid-19, Dokar Heritage City Tour Kota Denpasar juga dilengkapi dengan pembayaran menggunakan Qris BPD Bali.

“Layanan dokar pada hari Sabtu dan Minggu adalah gratis. Qris digunakan diluar jadwal layanan gratis tersebut. Qris adalah layanan pembayaran non tunai. Dengan adanya Qris diharapkan transaksi pembayaran bisa lebih efisien dan murah, dan menghindari kontak langsung antara kusir dokar dengan penumpang,” paparnya

Dezire berharap, dengan beroperasinya dokar Denpasar Heritage City Tour semua pihak baik kusir dokar maupun penumpang mematuhi protokol Kesehatan serta diharapkan dapat membantu para kusir dokar pada masa masa sulit ini.

“Iya harapan kami semoga dengan pemberian subsidi ini dapat meringankan beban kusir dokar, dan semoga dapat memberikan manfaat maksimal bagi keberlangsungan pariwisata City Tour di Kota Denpasar,” pungkasnya. (Hms).


Kamis, 15 Oktober 2020

Ciptakan Kerumunan di Tengah Pandemi Covid-19 Satpol PP Denpasar Tertibkan Usaha Biliard


Denpasar,BaliKini.Net -
Satpol PP Kota Denpasar tertibkan usaha biliard di wilayah Penamparan Padangsambian Kecamatan Denpasar Barat Rabu (14/10) kemarin malam. Penertiban ini dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga   dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Lurah Padangsambian.


Dalam kesempatan tersebut Sayoga mengatakan, penertiban ini dilakukan karena pihaknya mendapatkan laporan warga setempat bahwa usaha biliard tersebut menciptakan kerumunan. Setelah menerima laporan tersebut pihaknya langsung menuju lokasi. Ternyata laporan tersebut benar. Bahkan dalam penertiban yang dilakukan tempat usaha tersebut dalam situasi banyak pengunjung. Maka dalam penertiban tersebut  langsung membubarkan para pengunjung.   


Lebih lanjut Sayoga mengatakan,  dalam upaya pencegahan penularan virus Covid -19, diwajibkan tidak boleh ada kerumunan. Selain itu Pemerintah juga telah  memberikan imbauan  agar masyarakat tidak mencipatkan kerumunan. "Jika ada yang menciptakan kerumunan maka kami akan tertibkan," ungkap Sayoga.


Agar kejadian ini tidak terulang kembali, Sayoga mengaku untuk pemantauan selanjutnya di serahkan ke pihak Kelurahan Padangsambian. Sedangkan untuk masalah izin usaha biliard tersebut Sayoga mengaku masih dalam proses penyelidikan oleh pihak penyidik Satpol PP Kota Denpasar. "Jika dalam dalam proses penyidikan usaha ini terbukti tidak memiliki izin usaha maka akan dilakukan penyegelan," tegasnya. (Ayu)

Satpol PP Denpasar Gelar Sidak Masker


Denpasar ,BaliKini.Net -
Tim Yustisi Kota Denpasar yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Dishub, TNI, Polri bersama Tim Penegakan  Peraturan Daerah Kota Denpasar  kembali gelar operasi penertiban disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan. Kali ini Kamis (15/10), sidak dilaksanakan di seputaran wilayah Kelurahan Kesiman dan Keluarahan Dauh Puri Denpasar.


Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, sidak masker ini dilakukan untuk menerapkan Peraturan Gubernur Nomor 46 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yakni yang tidak menggunakan masker di denda Rp 100 ribu.


“Tim telah beberapa kali melakukan operasi penertiban atau sidak masker di beberapa lokasi di Kota Denpasar, namun   masih banyak yang melanggar,” ujarnya.


Seperti hari ini kegiatan yang berlangsung di seputaran wilayah Kelurahan Kesiman dan diseputaran Jl. Sudirman-Jl. Diponogoro terjaring sebanyak 17 orang.


Dari 17 orang yang melanggar, Sayoga mengaku 8 orang tidak menggunakan masker dan 9 orang menggunakan masker yang kurang benar. Maka sesuai dengan Peraturan Gubenur maka 8 orang yang tidak menggunakan masker di denda sebesar Rp 100 ribu sedangkan lagi 9 orang diberikan pembinaan sehingga mereka mereka menggunakan masker dengan benar.


Mengingat saat ini sudah diberlakukan sanksi denda tersebut, pihaknya menghimbau agar masyarakat selalu menggunakan masker jika beraktivitas keluar rumah. Karena ada peraturan yang mengatur dan bukan semata mata mendenda atau mencari kesalahan orang, namun kegiatan ini tujuannya adalah dalam upaya menegakkan disiplin Prokes dalam pencegahan Covid-19.


Dewa Sayoga juga menjelaskan dalam Peraturan Gubernur tersebut pencegahan lebih baik daripada mengobati. Mengingat penularan Covid-19 yang semakin meningkat pihaknya meminta agar masyarakat lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan. (Hms)

© Copyright 2019 Bali Kini | All Right Reserved