-->

Minggu, 18 September 2022

Bupati Tabanan Bangun Tabanan dengan Semangat Kebersamaan Asah Asih Asuh


Tabanan , Bali Kini -
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, tiada henti-hentinya memberikan dukungan atas kebersamaan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan. Seperti halnya kali ini, upacara Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Utama dan Padudusan Alit yang diselenggarakaan krama Banjar Puseh, Desa Kediri, Tabanan tak luput dari perhatian orang nomor satu di Tabanan itu. 


Dengan didampingi oleh Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga dan anggota DPRD I Made Suarta, Sekda dan OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Kediri, Bupati Sanjaya menghadiri secara langsung upacara Dewa Yadnya Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Utama dan Padudusan Alit yang dipusatkan di Pura Ibu dan Panti Jaga Satru Banjar Puseh, Desa Kediri, Tabanan, Minggu, (18/9) siang.


Dukungan dan apresiasi yang setinggi-tingginya diberikan Bupati Sanjaya atas terselenggaranya Yadnya yang dilangsungkan oleh krama Pura Ibu dan Panti Jaga Satru. Sanjaya meyakini tujuannya tiada lain adalah untuk tetap eling kepada Ida Sang Hyang Widhi, eling kepada Bhatara Kawitan dan untuk semakin  memupuk rasa persaudaraan. Dimana secara bersama-sama krama melaksanakan urunan, melaksanakan penggalian dana serta mengajukan proposal untuk kelancaran Yadnya.



Tak pelak juga, semangat persatuan, kebersamaan dan rasa gotong-royong yang tinggi dari krama masyrakat tersebut mendapat pujian dari Bupati Sanjaya. “Ini merupakan konsep membangun yang sangat luar biasa. Kalau tidak diawali dengan keberanian, kita tidak akan pernah mewujudkan sesuatu. Karena sesuatu itu harus berani diwujudkan, contohnya seperti ini, yakni mewujudkan pembangunan dengan konsep kebersamaan dan gotong-royong,” ujar Sanjaya.


 


Disamping itu, hal ini dikatakan Sanjaya juga sangat sesuai dengan visi Pemkab, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). “Artinya, semeton titiang di Pura Ibu dan Panti Jaga Satru ini sudah juga mewujudkan visi misi Tabanan Era Baru ini,” tegas Sanjaya sembari memberikan aplaus berupa tepuk tangan kepada krama yang hadir saat itu.


Untuk itu, Bupati Sanjaya juga sangat berharap agar Yadnya ini berjalan dengan lancar dan apa yang diinginkan bersama bisa terwujud serta rasa persatuan dan kebersamaan tetap dijaga dan ditingkatkan. “Mohon doa restu, semoga masyarakat dan pemerintah tetap saling Asah, Asih, Asuh, saling terikat menjaga kebersamaan dan gotong royong ini serta tetap juga saya minta kepada semeton agar tetap kompak bersatu,” pinta Sanjaya.


Sebelumnya, Ketua Panitia Karya I Made Mertayasa mengatakan, bahwa pengamong dari Pura Ibu dan Panti Jaga Satru ini sebanyak 80 KK. Dimana, sumber dana pembangunan Yadnya ini berasal dari urunan warga pengamong, Punia dari masyarkat, serta penggalian dana. “Juga tiang matur suksma kepada Bupati dan jajaran karena sudah hadir memberikan doa restu. Tiang selaku manggala karya, semoga karya yang ada di Pura Ibu dan Panti Jaga Satru ini berjalan dengan baik,” pungkasnya.[rl/r]

Sabtu, 10 September 2022

Laksanakan Persembahyangan di beberapa Pura, Bupati Tabanan Doakan Kerahayuan Jagat


Tabanan , Bali Kini - Momentum bulan Sepetember tahun 2022 ini, nampaknya dijadikan agenda khusus untuk mengucap syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, beserta jajaran. Orang nomer satu di Tabanan itu melakukan persembahyangan di beberapa Pura di Kabupaten Tabanan, Jumat, (9/9).

Dengan didampingi oleh Asisten II dan III, OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam setempat, Perbekel dan Bendesa Adat setempat, kegiatan persembahyangan dimulai di Pura Kahyangan Jagat Luhur Tambawaras yang terletak di Desa Sangketan, Penebel, kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan persembahyang di Pura Puseh Desa Bale Agung dan Dalem Prajapati Desa Adat Kota Tabanan.


Diawali di Pura Kahyangan Jagat Luhur Tambawaras, persembahyangan yang dipimpin oleh Pemangku setempat, berlangsung dengan khusyuk dan khidmat. Nampak juga saat itu, persembahyangan turut diikuti oleh puluhan pemedek dan umat sedharma yang tangkil bersama keluarga untuk memohon kerahayuan. Pasalnya, Pura Luhur Tamba Waras dikenal masyarakat untuk memohon obat atau kesehatan.


Di sela-sela kegiatan, Bupati Sanjaya mengatakan, persembahyangan ini merupakan kegiatan rutin untuk memohon kerahayuan kehadapan Sesuhunan (Tuhan Yang Maha Esa) karena telah diberikan kesehatan dan kerahayuan dalam rangka mewujudkan visi Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). Disamping itu, juga dijadikan sebagai ajang untuk meningkatkan spiritualitas diri sebagai umat beragama. 


Berbeda halnya dengan persembahyangan di Pura Puseh Bale Agung dan Dalem Prajapati Desa Adat Kota Tabanan, Bupati Sanjaya, saat itu turut didampingi oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Wakil Bupati I Made Edi Wirawan beserta Ny. Widiartini Wirawan, beberapa anggota DPRD Tabanan, para Asisten dan OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Tabanan, Perbekel serta Bendesa Adat setempat.


Diawali di Pura Puseh Bale Agung, Bupati Sanjaya beserta rombongan disambut antusias oleh pengempon Pura dan Pemangku serta masyarakat setempat, kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan bersama. Namun lain halnya dengan di Pura Dalem Prajapati, usai melaksanakan persembahyangan, Bupati Sanjaya beserta Istri dan rombongan menyaksikan Ibu-ibu krama istri yang sedang Ngayah Megambel di Pura setempat. 


Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi semangat luar biasa yang ditunjukan Sekaa Gong Istri Desa Adat Kota Tabanan tersebut. Tentunya, juga mendapat dukungan yang positif serta diharapkan kedepannya agar ditingkatkan kemampuannya, sehingga bisa melakukan pementasan di event-event besar. Nampak juga saat itu, Bupati Sanjaya beserta istri menyapa masyarakat yang hadir saat itu sembari melakukan perbincangan [rls]

Selasa, 06 September 2022

Serius Tangani Inflasi di Daerah, Bupati Tabanan Hadiri High Level meeting TPID Provinsi Bali


Tabanan , Bali Kini  – Serius dalam menangani inflasi di Daerah, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Bali yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung Gajah, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Selasa (6/9). 

Dalam rapat yang dipimpin oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, tersebut turut dihadiri oleh seluruh Bupati/Walikota Se-Bali, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Sekda, Asisten II serta para OPD  terkait dan instansi vertikal di tingkat Provinsi Bali dan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. 

Pertemuan yang digelar sejak pagi hari tersebut sebagai tindak lanjut dari rilis BPS pada bulan Agustus 2022 lalu, bahwa secara Tahunan Provinsi Bali mengalami inflasi sebesar 6,39% (yoy), lebih tinggi dari inflasi Nasional sebesar 4,69% (yoy) dan hasil Rakor Terbatas Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tanggal 1 September 2022, menargetkan sampai dengan akhir tahun inflasi Provinsi Bali berada di bawah 5% (yoy), serta beberapa isu strategis yang berpengaruh terhadap inflasi di Bali. 


Oleh sebab itu, perlu dilakukan langkah strategis dan kebijakan percepatan pengendalian inflasi di Bali melalui keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif dengan melibatkan para pemangku kepentingan. Bupati Tabanan, Sanjaya, dalam pertemuan ini mengajak serta jajaran OPD terkait untuk mem-breakdown langkah dan upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mempercepat pengendalian inflasi selama 4 bulan ke depan tahun 2022 secara garis besar. 


Adapun hal yang menjadi pembahasan yakni ; Bedasarkan data dari Diskepa, 2022, Dari 20 Jenis komoditi pangan di Kabupaten Tabanan pada minggu V bulan Agustus 2022, terdapat 3 jenis komoditi yang stoknya kurang yaitu cabai rawit, jeruk dan pisang dan penyumbang inflasi tertinggi adalah cabai dengan total kebutuhan / minggu (ton) sebanyak 16,82 dan stok di angka 5,01. Sementara hasil survey harga pada 3 pedangang pengecer pada 3 pasar yakni Pasar Dauh pala ,pasar Tabanan dan Kediri, harga komoditas pada tanggal 5 september, terdapat kenaikan pada 4 komoditas pangan yang tertinggi ialah cabai rawit merah yang naik sebanyak Rp. 5000, dari yang sebelumya Rp. 45.000 menjadi 50.000 per kilo. 


Menghadapi kenaikan tersebut Upaya percepatan pengendalian inflasi 4 bulan ke depan di Kabupaten Tabanan, telah melakukan penanaman cabai di desa rejasa sejumlah 10Ha, mengingat penyumbang inflasi berasal dari volatile foods (komoditas holtikultura). Dan melalui Perumda Dharma Santhika, Pemkab Tabanan mengadakan ±13300 bibit cabai sebagai yang akan diserahkan kepada desa di Kabupaten Tabanan masing-masing sebanyak 100 buah bibit. Program ini menggandeng Tim Penggerak PKK untuk ditanam di pekarangan rumah masyarakat. Serta Selalu melakukan pemantauan harga pasar dengan melalui aplikasi SIGAPURA di Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Laporan dari enumerator Di dinas Ketahanan Pangan.


Langkah selanjutnya yakni peningkatan Kerjasama Antar Daerah (KAD) Kabupaten Tabanan dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pangan dengan melakukan kerjasama bersama Kabupaten Bangli, Kabupaten Gianyar, Kota Denpasar, PT Good Station Tjipinang Jaya Jakarta, dan Kerjasama dengan Marriot Group. 


Lebih lanjut dalam mengjangkau harga, Kabupaten Tabanan juga melakukan ragam kegiatan seperti melakukan survey harga pasar secara rutin dan melakukan pasar rakyat di beberapa wilayah di Tabanan pada Bulan Agustus Lalu, tercatat pada Pameran Penjualan Komoditas Pertanian di Gedung I Ketut Maria, Pasar Rakyat Gubug yang kala itu menjual komoditas bawang merah, serta pasar Rakyat di Lapangan Parkir Pura Muncak Sari, dan selanjutnya mempersiapkan bentuk subsidi melalui BTT, Dana Desa sesuai kemampuan keuangan daerah. [rls]

Minggu, 04 September 2022

Bupati Sanjaya Buka Bike Fest Tabanan Chapter di Tanah Lot


Tabanan – Ragam aktifitas dan kegiatan pembangunan di Tabanan, terutama dengan mengedepankan kreatifitas, sinergitas serta gotong-royong yang tinggi di sektor ekonomi dan pariwisata, menjadi perhatian yang utama bagi Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. Hal ini ditunjukkannya, saat menghadiri dan membuka secara langsung event “Granary” Lumbung Padi Bike Fest yang pertama, dalam rangka HUT ke-2 Tabanan Chapter, Sabtu (3/9). 

 

Kehadiran Bupati Tabanan saat itu juga didampingi oleh Sekda, Asisten II, Kapolres Tabanan, Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Setda, dan juga dihadiri oleh Direktur BPD Cabang Tabanan, Kepala DTW Tanah lot, Manager De Jukung Resto, Ketua Chapter Harley Davidson, serta Camat, Perbekel dan Jero Bendesa Adat setempat. 

 

Ratusan pengendara motor yang tergabung dalam club dan komunitas motor nampak memenuhi De’Jukung Area Surya Mandala Tanah Lot, sebagai tempat diselenggarakannya acara. Tak hanya itu, puluhan tenant dari IKM dan UMKM lokal juga tampak memadati lokasi acara dengan aneka sajian khas Tabanan yang dapat dibeli secara bebas. 

 

Bupati Sanjaya, nampak sangat mendukung event festival motor yang berlangsung di penghujung minggu tersebut. Terutama tujuan digelarnya event ini adalah untuk Charity / kegiatan amal. Sekaligus untuk membangkitkan ekonomi UMKM dan Pariwisata serta promosi wisata Tabanan dan Bali pada umumnya, serta mendukung program Pemda Tabanan Era Baru menuju Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

 

Di Kesempatan itu, Sanjaya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap kegiatan ini, terutama setelah selama 2,5 tahun, terbatas dalam melakukan aktifitas apapun dikarenakan pandemi. Dengan kegiatan sosial seperti ulang tahun Tabanan Chapter ini, sudah barang tentu sangat positif bagi kabupaten Tabanan. “kegiatan ini juga kita lihat secara positif sebagai salah satu kegiatan yang dilakukan Duta Kabupaten Tabanan yang membantu Pemerintah Kabupaten Tabanan, dalam rangka memperkenalkan lagi obyek wisata, bahwa tanah lot sudah layak lagi dikunjungi tamu-tamu wisata nasional dan mancanegara” sebutnya. 

 

Kegiatan ini, bagi Sanjaya, mampu membantu me-recovery pariwisata di Bali, dan Tabanan khususnya. Sebutan “Duta Wisata” dan “Duta Pemulihan Ekonomi” juga disematkannya untuk Tabanan Chapter, yang berjalan beriringan dengan Pemkab Tabanan dalam mempromosikan wisata di Tabanan. “ini salah satu rider-rider komunitas motor besar yang ada di Tabanan Bali, sebagai salah satu duta pemulihan ekonomi. Dengan menggandeng UMKM sudah membantu perekonomian masyarakat kecil, ini salah satu upaya memulihkan perekonomian di Tabanan” Ungkap Sanjaya. 

 

Lebih lanjut, pihaknya juga berharap, kegiatan positif yang membangun seperti ini dapat terus dikembangkan di masyarakat. Dengan eratnya tali persaudaraan di komunitas maka Tabanan Era Baru bisa mulai bangkit, ekonomi, pariwisata dan persaudaraannya juga. Komunitas, bagi Sanjaya, mampu mempererat dan menyatukan persaudaraan, tidak hanya di Tabanan tapi di seluruh Kabupaten. Seperti halnya tagline Tabanan yang selalu digaungkannya, “Banggalah kita sebagai orang Tabanan, dengan berkendara pun kita bisa bersatu, bisa membangun Tabanan yang kita cintai” pesannya. 

 

Bersinergi dengan Pemkab Tabanan, Pihak penyelenggarapun menyampaikan ungkapan terima kasih atas kehadiran jajaran pemerintah di sore hari tersebut. “Harapan kami, acara ini dapat berlanjut ke depan serta dapat bekerjasama lebih jauh degan Pemda Tabanan untuk tercapainya tujuan kegiatan, dan ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kami atas kehadiran Bapak Bupati” Ujar Nyoman Muliadi selaku Ketua Pembina Tabanan Chapter. Setelah membuka acara, Bupati Sanjaya menyempatkan untuk berkeliling dan mengunjungi masing-masing sepeda motor yang ditampilkan di sore hari itu.

Kamis, 01 September 2022

Pemkab Tabanan Jadi Tujuan Studi Tiru Kabupaten Padang Pariaman


Tabanan – Keefektifan Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam meningkatkan sektor pariwisata dan kesehatan dengan mewujudkan jaminan kesehatan kepada masyarakat, menarik perhatian bagi Pemerintah Daerah lain untuk berkunjung serta melaksanakan studi tiru. Seperti halnya kali ini, kunjungan datang dari salah satu daerah di Sumatera Barat dengan Ibu Kota Parit Malintang, yakni Kabupaten Padang Pariaman, Kamis, (1/9) siang.

Rombongan Pemkab Padang Pariaman yang dipimpin langsung oleh Bupati Suhatri Bur, diterima secara langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di ruang rapat lantai III kantor Bupati Tabanan. Bupati Sanjaya yang ketika itu didampingi oleh Sekda, Asisten III, Direktur BRSUD Tabanan beserta jajaran, dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, menyambut baik kedatangan Suhatri Bur dan Istri beserta rombongan. Sebelumnya, rombongan Kabupaten Padang Pariaman sempat melakukan tinjauan ke BRSUD Tabanan, didampingi oleh Asisten III, pihak BRSUD serta OPD terkait.

Bupati Tabanan, Sanjaya, sangat mengapresiasi dan merupakan kebanggaan tersendiri Tabanan bisa dikunjungi Bupati Padang Pariaman beserta Istri juga bersama Komisi IV DPRD Padang Pariaman serta 25 Kepala Puskesmasnya. Sekilas melihat tentang geografis dari Padang Pariaman, sebut Sanjaya memiliki banyak kesamaan, baik dari segi alam dan masyarakatnya begitupun dengan garis pantai. Tabanan mempunyai Pantai mebentang sepanjang 42 KM dari Pantai Tanah Lot di ujung timur hingga di ujung barat Pantai Selabih yang menjadi salah satu aset di sektor pariwisata.

Selain itu, Kabupaten Tabanan memiliki berbagai potensi objek-objek wisata unggulan, sehingga Kabupaten Tabanan menjadi daya tarik bagi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. “Masyarakat kita di Tabanan hampir 75 persen bergerak di sektor pertanian, diantaranya sawah, ladang dan perikanan. Tabanan juga menjadi satu-satunya Kabupaten di Bali yang memiliki alam yang paling lengkap. Kami memiliki Gunung namanya Gunung Batukaru, kedua kami memiliki Danau, namanya Danau Beratan di Bedugul, dan Pantai,” ungkap Sanjaya, sehingga dikatakannya kunjungan Kabupaten Padang Pariaman ke Tabanan sangat tepat untuk studi tiru.

Tentunya, dengan kedatangan tamu terhormat ke Tabanan, Bupati Sanjaya menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar memberikan pelayanan yang terbaik terkait apa yang menjadi kepentingan, khususnya tentang kesehatan dan pariwisata. Sanjaya juga berharap, apa yang diterapkan di Tabanan bisa bermanfaat juga untuk Kabupaten Padang Pariaman. “Jalan-jalan membeli ikan, sampai di rumah dimasak paman. Selamat datang kami ucapkan untuk rombongan Padang Pariaman. Ikan cumi berenang ke hulu, ikan kerapu berenang merapat. Walau pandemi belum berlalu, tapi kita tetap semangat. Makan ikan sambel terasi, sekian dan terimakasih,” imbuh Sanjaya menutup sambutan ucapan selamat datang dengan beberapa puisi.

Senada dengan Bupati Sanjaya, Suhatri Bur selaku Bupati Padang Pariaman dan juga selaku pimpinan rombongan, sangat mengamini tentang persamaan antara Tabanan dan Padang Pariaman. Begitu juga, Ia menyampaikan kebanggaanya bisa hadir disambut langsung Bapak Bupati Tabanan serta lengkap dengan jajarannya. “Pertama kami ini takjub, bangga dan syukur. Kita sangat bangga diterima seperti ini, Bapak Bupati memang luar biasa. Kebhinekaan yang barang kali membuat kami disambut, disantuni dengan sangat luar biasa,” puji Suhatri Bur.

Pihaknya juga menyebutkan, bahwa sebagian besar masyarakatnya bergerak di sektor pertanian dengan 3 komoditi unggulan, yakni Kelapa, Kakao dan Manggis. Tentu pihaknya datang jauh-jauh ke Bali, khususnya ke Tabanan agar lebih memahami tentang sektor kesehatan dan pariwasata agar bisa diterapkan di wilayahnya. “Karena dilihat dari Kabupaten/Kota di Indonesia, yang sudah menerapkan pelayanan kesehatan masyarakat berdasarkan undang undang Nomor 20 tahun 2017 adalah di Kabupaten Tabanan. Makanya itu, kunjungan kita tujuannya ke Tabanan,” tegas Bupati yang dikesempatan itu mendapat kehormatan dipakaikan saput poleng oleh Bupati Sanjaya.
 
Pihaknya ingin memaksimalkan pusat-pusat kesehatan masyarakat, salah satunya adalah Puskesmas. Suhatri Bur memandang, bahwa Puskesmas di Tabanan pelayanan kepada masyarakatnya sangat optimal, layaknya Rumah Sakit. “Kita di Padang Pariaman memiliki 25 Puskesmas dan satu Rumah Sakit, sehingga sangat kekurangan. Makanya kami terbuka untuk investor yang khususnya mau membangun pusat kesehatan. Kalau Pak Sanjaya mau membangun rumah sakit di Padang Pariaman, kami akan fasilitasi dengan penuh,” imbuhnya sambil menyampaikan canda.

Sabtu, 27 Agustus 2022

Bupati Tabanan Berharap IDI Berperan Aktif Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat


Tabanan - Selaku Kepala Daerah Kabupaten Tabanan, Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menaruh harapan besar kepada Persatuan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Tabanan untuk selalu berperan aktif dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal itu, diungkapkan Bupati Sanjaya ketika menghadiri Pelantikan Pengurus IDI Bali cabang Kabupaten Tabanan periode 2022-2025, Sabtu, (27/8) pagi.

Sebanyak 35 Pengurus yang diketuai oleh Dr. Ida Bagus Tatwa Yatindra, SP.U, dilantik di ruang rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan oleh Ketua Pengurus IDI wilayah Bali. Turut hadir saat itu, Ketua DPRD Tabanan, Sekda, jajaran Forkopimda dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Pengurus IDI se-Bali serta undangan lainnya. 

Menurut Sanjaya, eksistensi IDI di Kabupaten Tabanan mempunyai peranan yang penting dalam isu kesehatan kedepannya. Dimana, dalam visi nangun sat kerthi loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman Unggul dan Madani, tercantum didalamnya sub bidang kesehatan sebagai salah satu program prioritas yang harus diwujudkan.


"Dalam hari yang berbahagia ini, saya apresiasi sudah terbentuk organisasi IDI Bali cabang Tabanan yang baru saja dilantik. Pemerintah Kabupaten Tabanan menaruh harapan yang besar terhadap IDI Tabanan karena visi kami Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani, dimana tercantum didalamnya sub bidang kesehatan," ujar Sanjaya.

Apalagi di saat ini dalam memasuki fase perubahan dari pandemi menjadi endemi, ancaman dan tantangan bisa semakin kuat dan besar. Untuk itu, Sanjaya meminta agar IDI selalu menguatkan sinergitas berbagai sektor, baik Pemerintah, Masyarakat dan pihak Kesehatan. Sebab sinergitas sangat diperlukan untuk mewujudkan kondisi daerah yang lebih stabil.

"Jadi Tabanan di Era Baru ini betul-betul dengan adanya IDI yang terorganisir dengan baik, mudah-mudahan juga mampu banyak membantu visi misi, salah satunya stunting di seluruh Desa maupun yang lain-lainnya. Kami sangat apresiasi sekali dengan hadirnya persatuan IDI di Kabupaten Tabanan," imbuh Sanjaya terlebih di era globalisasi saat ini.

Sanjaya juga berpesan kepada seluruh tenaga kesehatan agar terus bekerja dengan sepenuh hati, tulus ikhlas serta terus mengembangkan diri dan mewujudkan cita-cita bersama untuk memberikan mutu pelayanan kesehatan pada masyarakat. Sehingga, manfaatnya dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat di Kabupaten Tabanan. 

Senada dengan Bupati Tabanan, Ketua Pengurus IDI Bali dr. Gede Putra Suteja, juga sangat mengapresiasi kerja keras tenaga kesehatan dalam mewujudkan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Tabanan karena memberikan perhatian yang penuh kepada tenaga kesehatan khususnya di Kabupaten. 

Ia juga berpesan agar seluruh Dokter melakukan pekerjaan secara profesional dan melakukan pekerjaan dengan baik sesuai kompetensi serta standar pelayanan harus maksimal. Disamping itu, pihaknya harus mandiri dan tidak dapat diinterpensi oleh pihak lain dalam mengambil keputusan. Sebab hal itu sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. "Kita harus bekerjasama, bersama-sama dalam kebersamaan," pintanya.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved