-->

Minggu, 23 Juni 2024

41 perbekel di Jembrana dapat perpanjangan, Bupati Tamba Ajak Kompak Berinovasi


Jembrana , Bali Kini
- Sebanyak 41 Kepala Desa/Prebekel di Kabupaten Jembrana menerima Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Masa Jabatan dari Bupati Jembrana, Minggu  (23/6/2024) di Pendopo Kesari, Negara. 


Perpanjangan Masa Jabatan kepala desa/prebekel ini merupakan amanat dari Undang-Undang No 3 tahun 2024 yang merupakan hasil perubahan UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa. Kades yang sebelumnya memiliki masa jabatan 6 tahun mendapatkan perpanjangan menjadi 8 tahun dan dapat dipilih dua kali.


 “Terimakasih kepada Presiden Republik Indonesia atas atensi khusus yang diberikan untuk perpanjangan masa jabatan Perbekel dan Badan Permusyawaratan Des (BPD) di Jembrana. Selanjutnya para perbekel bisa fokus bekerja untuk percepatan pembangunan di Jembrana, ” ungkap Bupati I Nengah Tamba  seusai pelantikan didampingi Wabup IGN Patriana Krisna. 


Bupati asal Desa Kaliakah ini berharap bahwa dengan adanya perpanjangan masa jabatan tersebut, para perbekel dan kepala desa dapat lebih berinovasi dalam membangun desa dan Kabupaten Jembrana secara keseluruhan. 


“Semangat harus ditingkatkan, jangan sampai dengan adanya perpanjangan masa jabatan justru menjadi malas dan kinerja menurun,” tegasnya.


Lebih lanjut, Bupati Tamba menegaskan komitmennya untuk terus memonitoring dan memastikan kinerja para perbekel dan kepala desa demi mewujudkan visi Jembrana Emas 2026/2027. 


“Saya akan terus melakukan monitoring dan pengawasan karena kita ingin bersama-sama melangkah untuk mewujudkan Jembrana Emas 2026,” jelasnya.


Bupati Tamba juga menekankan pentingnya kerja sama dan kekompakan antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Jembrana. Ia berharap bahwa dengan kolaborasi yang baik, target-target pembangunan dapat tercapai dengan lebih cepat dan efektif.


“Dengan dukungan dan inovasi dari para perbekel dan kepala desa, diharapkan Kabupaten Jembrana dapat terus maju dan mencapai tujuan-tujuan pembangunan yang telah ditetapkan, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, ” tandasnya (Adi).


Wabup Ipat Ingatkan Komunitas Club Motor Edukasi Safety Reading.


Jembrana , Bali Kini
– Wakil Bupati Jembrana, IGN Patriana Krisna (Ipat) hadiri acara Anniversary Yamaha Nmax Club Indonesia (YNCI) Jembrana Bali Chapter ke 7 bersama Anniversary Semeton Nmax Jembrana (SENJA) Team ke-3 dengan Tema Melali-lali ke Jembrana, di GOR Kresna Jvara, Sabtu (22/6)

Kesempatan itu wabup mengingatkan komunitas /pecinta motor untuk senantiasa mengingatkan anggotanya pentingnya safety riding saat berkendara.

Hal ini penting sebutnya untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan yang lain.

“ Saya mengingatkan bahwa teman-teman Nmax yang tergabung dalam beberapa club seperti Senja, YMCI, JBC dan lain sebagainya, club ini merupakan wadah untuk bagaimana bisa menjalin persaudaraan, persatuan dan tentunya menjadi garda terdepan untuk sefty reading di jalan.

Bergabung dengan club kata Wabup bukan tanpa beban namun dibaliknya ada rasa tanggung jawab menjaga keselamatan diri sendiri, teman dan pengguna jalan yang lain.

" Karena ini merupakan tugas kita bersama bagaimana di jalan teman-teman sekalian bisa menjaga keselamatan untuk diri sendiri maupun untuk pengguna jalan yang lain, “ ujarnya

Acara diisi dengan menggelar kegiatan kontes motor sebagai tujuan mengapresiasi karya modifikator di Bali, khususnya Jembrana dan sekitarnya untuk mewadahi para pecinta modifikasi dalam berkreatifitas, sekaligus menyampaikan nilai edukasi kepada peserta dan pengunjung.

Selain acara kontes motor, acara tersebut bertujuan memperkenalkan budaya dan tempat wisata, serta kuliner yang ada di kabupaten Jembrana kepada peserta dan para tamu undangan yang datang dari luar kabupaten Jembrana.

Dalam acara tersebut, Wabup Ipat mengucapkan selamat ulang tahun, semoga ditahun-tahun berikutnya para anggota bisa bertambah banyak, tetap solid, dan tetap bersemangat untuk tetap mengikuti kegiatan-kegiatan di dalam club.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk YNCI dan SENJA Team, semoga ditahun-tahun berikutnya para anggota bisa bertambah banyak, tetap solid, dan tetap bersemangat untuk tetap mengikuti kegiatan-kegiatan di dalam club ini,”ucapnya

Keberadaan club motor sambungnya, bermanfaat bagi Jembrana makin dikenal sebagai destinasi wisata otomotif.

" Kita banyak Kegiatan Otomotifnya seperti Motocros, Offroad mobil dan motor, Sprin Rally, kemudian road race. Dengan diadakanya acara konter motor ini, tentunya mempertegas lagi bahwa Jembrana kedepannya akan menjadi Hub Otomotif di Bali," terangnya.

Disisi lain , Ketua Panitia Acara I Wayan Artika mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait, pihak sponsor, serta pihak pendukung yang sudah meluangkan waktu. tenaga, pikiran sehingga acara ini dapat terlaksana

“ Kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak terkait, pihak sponsor, serta pihak pendukung yang sudah meluangkan waktu. tenaga, pikiran sehingga acara ini dapat terlaksana. Tak luput juga kami ucapkan banyak terima kasih kepada para undangan yang telah hadir di dalam acara sederhana yang kami laksanakan ini, “ucapnya

 Artika menjelaskan, selain sebagai pengenang dan pengingat 7 tahun berdirinya YNCI Jembrana Bali Chapter, serta 3 tahun berdirinya SENJA Team,  Acara ini dijadikan sebagai ajang silaturahmi.

Selain itu  mempererat hubungan kekeluargaan diantara para bikers dan komunitas. Mengangkat kembali semangat club/komunitas khususnya yang ada di Jembrana, dengan menggelar kegiatan kontes motor sebagai tujuan mengapresiasi karya modifikator di Bali, khususnya Jembrana dan sekitarnya.

“ Melalui acara ini, kami mencoba untuk mengangkat kembali semangat club/komunitas khususnya yang ada di Jembrana, dengan menggelar kegiatan kontes motor sebagai tujuan mengapresiasi karya modifikator di Bali, khususnya Jembrana dan sekitarnya untuk mewadahi mereka dalam berkreatifitas, serta sekaligus menyampaikan nilai edukasi kepada peserta dan pengunjung. Semoga dengan adanya kegiatan ini menjadikan pemicu semangat untuk mengadakan kembali kegiatan-kegiatan positif di masyarakat, ”pungkasnya (Gusadi)


Jumat, 21 Juni 2024

Bupati Tamba Mendem Pedagingan Karya Melaspas


Bupati Tamba Mendem Pedagingan Karya Melaspas dan Ngenteg Linggih Pura Majapahit


Jembrana , Bali Kini - Bupati Jembrana, I Nengah Tamba melaksanakan mendem pedagingan pada Karya Melaspas dan Ngenteg Linggih Pura Majapahit, Desa Baluk, Kecamatan Negara, Jembrana,   Kamis (20/6).


Turut ngupasaksi pada prosesi mendem pedagingan tersebut yakni Raja Klungkung, Ida Dalem Semara Putra, Panglingsir Puri Satria/Puri Agung Denpasar, Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi (Cok Rat), Panglingsir Puri Agung Tabanan, Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Senator Bali I Gusti Arya Wedakarna, serta seluruh krama masyarakat.


"Astungkara, prosesi mendem pedagingan memargi antar (berjalan lancar). Matur suksma (terima kasih) kepada Ida Dalem Semara Putra (Raja Klungkung), Cok Rat (Panglingsir Puri Satria), Turah Tabanan (Penglingsir Puri Tabanan) serta Senator Bali, Arya Wedakarna (AWK)," ungkap Bupati Tamba 

saat mendampingi Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi) Bali, Ketut Sumedana usai melaksanakan persembahyangan di Pura Dang Kahyangan Majapahit. 


Pihaknya juga menghaturkan terima kasih kepada  Kajati Bali beserta jajaran atas kehadirannya untuk turut serta menghaturkan bhakti serangkaian dari karya ini. 


"Ngiring masyarakat Jembrana luangkan waktu untuk tangkil ngaturang bhakti ke Pura Dang Kahyangan Majapahit. Semoga Ida Bhatara Sesuhunan yang berstana di Pura Majapahit ini senantiasa memberikan anugerahnya keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan bagi semuanya," ucapnya seraya menyerahkan punia yang berasal dari urunan ASN Pemkab Jembrana.

            

Sementara itu, Prawartaka Karya, I Komang Wiasa menuturkan bahwa rangkaian Karya Melaspas dan Ngenteg Linggih Pura Dang Kahyangan Majapahit sudah dimulai sejak sejak bulan Mei hingga nanti akhir Juni mendatang.


Untuk besok, Jumat (21/6), lanjut Wiasa akan dilaksanakan upacara melasti ke segara Desa Pengambengan, kemudian dilakukan juga mapekelem serta tari rejang masal. 


Puncak karya pemelaspasan dan ngenteg linggih sendiri akan dilaksanakan pada rahina Saniscara, Sabtu (22/6) dan dipuput oleh 7 (tujuh) Sulinggih. 


Selama karya ini berlangsung, krama masyarakat yang melaksanakan ayah-ayahan berasal dari 5 (lima) desa adat pengempon pura yakni Desa Pakraman Baluk, Baler Bale Agung, Banyubiru, Kaliakah Kauh dan Kaliakah Kangin.


"Kami berharap keseluruhan upacara dapat berjalan lancar dan sukses sesuai dengan rencana," pungkasnya. (Ari/Hum)

Gong Kebyar Wanita Tegal Cangkring Jembrana Tampilkan Tari Kreasi

 


Gong Kebyar Wanita  Tegal Cangkring Jembrana Tampilkan Tari Kreasi Sandyagita Ngepehayuning Pramana di PKB ke-46


Jembrana , Bali Kini - Sanggar Kumara Widya Swara, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana tampil pada utsawa (parade) Gong Kebyar Wanita, Pesta Kesenian Bali ke-46 pada Kamis (20/6). 

Penampilan duta Kabupaten Jembrana pada PKB kali ini di panggung terbuka Ardha Candra, kawasan Art Center Denpasar,  memukau di hadapan ribuan penonton.

Adapun materi yang dibawakan sejalan dengan tema PKB yakni Jana Kerthi Paramaguna Wikrama.

Pembina tabuh, I Komang Tastra mengatakan bahwa Sanggar Kumara Widya Swara membawakan pementasan yakni, tabuh kreasi kunang-kunang, tari makepung dan menjadi pamungkas Sandyagita Ngepehayuning Pramana.

Tastra menurutkan, Tabuh Kreasi "Kunang-Kunang" mengibaratkan jika tidak mampu menjadi pesona rembulan malam, cukup laksana kunang-kunang yang sederhana dan bertabur kesahajaan.

"Begitu pula dengan tabiat kehidupan, karena memang tak semua bisa seindah rembulan dengan sinarnya menyinari jiwa setiap insan cukup seperti kunang-kunang dengan kelap-kelipnya di kelam malam dapat menelusupkan rasa bahagia dan seumbar senyuman," ucapnya.

Untuk tarian Makepung, diciptakan oleh I Ketut Suwentra pada tahun 1984 yang diiringi alat musik jegog, namun dalam kesempatan ini diiringi gamelan gong kebyar dengan beberapa penyesuaian.

"Mekepung sendiri  adalah istilah dalam bahasa Bali yang artinya lomba balap kerbau, sebuah tradisi kaum petani di daerah Jembrana. Tari kreasi Makepung adalah sebuah garapan baru yang menggambarkan jalannya persiapan dan lomba kerbau makepung," ungkapnya.

Selanjutnya pada penampilan pamungkas Sandyagita Ngepehayuning Pramana dimaknai upacara  sebagai dasar sradha bakti umat Hindu di Bali untuk memuja kebesaran Tuhan dalam segala manifestasinya.  Ditambahnya, memaknai sebuah upacara penyucian diri yang diyakini akan membentuk manusia unggul dan bermartabat (Jana Kertih). 

" Itulah perspektif kami tentang identitas agama Hindu di Bali yang selalu menjaga nilai-nilai adat dan budaya untuk membangun ajeg bali. Kami coba ungkap dalam karya sandyagita dengan penataan unsur musical dan gerak untuk memicu imajinasi tentang kekhidmatan serta esensi upacara yadnya dalam membentuk manusia yang bermartabat menuju Bali santi lan jagaditha," paparnya.

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna  mengaku bangga atas penampilan yang disungguhkan oleh Duta Kabupaten Jembrana khususnya Sanggar Kumara Widya Swara, Kelurahan Tegal Cangkring.

"Saya mengapresiasi penampilan Sanggar Kumara Widya Swara, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo. Semoga ditahun depan bisa menampilkan gong kebyar yang lebih baik lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara menyampaikan Kabupaten Jembrana mengirim duta gong kebyar wanita dari Sanggar Kumara Widya Swara, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo.

Pada penampilannya, sanggar ini menampilkan tiga materi yang sangat bagus.

“Persiapan sudah dilakukan latihan selama tiga bulan lebih. Kami sangat mengapresiasi, duta Jembrana tampil hebat dan layak tampil di PKB tahun 2024 ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang bekerjasama sehingga pementasan ini dapat berjalan baik dan sukses ," pungkasnya. ( Ari bisma )

Kamis, 20 Juni 2024

Sirkuit All In One Jembrana Gelar Mekepung Kapolda Cup 2024


Jembrana , Bali Kini
- Sebanyak 230 pasang kerbau yang dibagi menjadi regu barat (ijo gading barat) dan regu timur (ijo gading timur) mengikuti ajang perlombaan Mekepung Kapolda Cup 2024 di Sirkuit All In One, Desa Pengambengan, Minggu (16/6).


Dibuka langsung oleh Kapolda Bali Irjen. Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra didampingi Bupati Jembrana I Nengah Tamba beserta Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto kegiatan tersebut berhasil menyedot ratusan pecinta mekepung.


Dalam sambutanya, Kapolda Bali Irjen. Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra menyampaikan dalam rangka memperingati hari bhayangkara ke-78 tahun 2024 ini Polri khususnya Polda Bali dan jajaran menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan peringatan hari bhayangkara salah satunya Mekepung Kapolda Cup 2024.


"Selain momentum peringatan hari Bhayangkara ke-78, pelaksanaan makepung Kapolda Cup 2024 ini juga  sebagai bentuk kecintaan saya sebagai putra daerah Jembrana terhadap budaya yang satu-satunya ada di Kabupaten Jembrana ini," ungkapnya.


Lebih lanjut orang nomor satu dijajaran Polda Bali tersebut mengatakan tradisi mekepung atau lomba pacu kerbau khas jembrana ini merupakan tradisi turun temurun yang dilaksanakan  masyarakat Jembrana. 

Mekepung  juga telah menjadi suatu destinasi atau spot wisatawan domistik maupun mancanegara dan menjadi andalan Jembrana.


"Saya minta lomba mekepung ini dilaksanakan dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi nilai nilai sportivitas. Kedepannya saya mohon kepada Bapak bupati jembrana, ketua komunitas mekepung dan seluruh masyarakat jembrana untuk senantiasa menjaga dan merawat tradisi mekepung berikut sarana dan prasarana yang ada saat ini," ujarnya.


Sementara itu, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyatakan apresiasi atas terselenggaranya event mekepung untuk memperebutkan piala Kapolda Bali ini. Menurut Bupati Tamba dengan pelaksanaan event ini akan menambah semangat serta gairah sekaa mekepung dalam pelestarian seni budaya asli Jembrana ini.


"Sesuai apa yang disampaikan Bapak Kapolda Bali, kita sepakat akan mengagendakan mekepung Kapolda Cup ini sebagai agenda tahunan di Kabupaten Jembrana. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaran dan persatuan diantara kita," ucapnya.


Sejalan dengan itu, Koordinator Makepung, I Made Mara turut mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya Makepung Kapolda Cup serangkaian dengan peringatan hari bhayangkara ke-78 ini.


“Kami sangat berharap di tahun-tahun berikutnya juga dalam momentum yang sama agar Mekepung Kapolda cup tetap diselenggarakan bahkan dengan gaung yang lebih besar lagi., ” tandasnya.( Komang/Jem)

Mudahkan Akses Pemedek , Pemkab Jembrana Bangun Jalan terusan diareal bawah Pura Rambut SiwI


Jembrana , Bali Kini -
Guna memudahkan akses masyarakat untuk bersembahyang dan melaksanakan yadnya Pemkab Jembrana akan bangun jalan terusan menuju areal bawah dikawasan suci Pura  Luhur Rambut Siwi.

Jalan itu menghubungkan dengan Pura Segara, Pura Goa Dasar, dan Pura Goa Tirta yang berada dikaki tebing Pura Luhur Rambut Siwi. Kondisi curam dan beratnya medan menuju lokasi dibawah selama ini menyulitkan akses pemangku dan pemedek Hal tersebut disampaikan Bupati I Nengah Tamba saat meninjau lokasi tersebut, Rabu (19/6). 

Pihaknya mengatakan rencana pembukaan akses jalan   tersebut usai memperoleh usulan krama pengempon pura dan masyarakat sekitar saat melaksanakan persembahyangan akses yang dilalui sangat sulit mengingat letak pura berada dikaki tebing.

"Setelah memperoleh hasil diskusi dan putusan seluruh pengempon dan masyarakat disini. Kita sepakat untuk membuatkan akses jalan turun kepantai dan hari ini hasil tender sudah ada pemenangnya dengan anggaran sekitar hampir 3 miliar," ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Tamba mengatakan bahwa anggaran yang digunakan untuk pembuatan akses jalan tersebut berasal dari dana BKK Kabupaten Badung.

"Untuk itu, Saya berterima kasih kepada Bupati Badung, Pemkab Badung dan masyarakat Badung itu sendiri. Kita ingin disamping akses jalan ini untuk kepentingan keagamaan juga bisa sebagai destinasi wisata mengingat pemandangan yang disuguhkan sangat luar biasanya sekali ," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jembrana, I Wayan Sudiarta menuturkan secara teknis pembangunan akses jalan simpang Pura Luhur Rambut Siwi menuju 3 pura yang berada di kaki tebing sudah sesuai perhitungan dan segi perencanaannya.

"Untuk lebar jalan sendiri, kurang lebih 10 meter sehingga memudahkan akses lalu lintas pemedek saat melaksanakan persembahyangan terutama saat piodalan," ujarnya.( Hum/jem )


© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved