-->

Sabtu, 17 Desember 2022

Masih Terbuka,Pendaftaran Calon Dewas Dan Direksi Perusda KBS Diperpanjang Sampai 21 Desember


BALIKINI.NET | DENPASAR — Panitia Seleksi (Pansel) Bakal Calon Dewan Pengawas dan Direksi Perusda Kerthi Bali Santhi memperpanjang masa pendaftaran seleksi terbuka Bakal Calon Dewan Pengawas Dan Direksi Perusahaan Umum Daerah Kerthi Bali Santhi dari semula berakhir tanggal 15 Desember 2022 diperpanjang sampai dengan 21 Desember 2022.

Seperti disampaikan dalam Surat Pansel Nomor 006/Pansel/KBS/2022 yang ditandatangani Ketua Pansel I Dewa Putu Sunartha, perpanjangan dilakukan mengingat sampai dengan batas waktu pendaftaran belum memenuhi batas minimal bakal calon Dewan Pengawas dan Direksi Perusahaan Umum Daerah Kerthi Bali Santhi.

“Kepada masyarakat umum untuk berkarir sekaligus mendedikasikan diri sebagai Pejabat dalam Organ Badan Usaha Milik Daerah pada Perusahaan Umum Daerah Kerthi Bali Santhi yang bergerak dalam bidang ekonomi digital khususnya pariwisata,” kata Sunartha dalam pengumuman.

Adapun formasi lowongan yang dibuka antara lain Ketua Dewan Pengawas, Direktur Utama, Direktur Operasional dan Keuangan serta Direktur Bisnis dan Pengembangan Digital.

Untuk informasi lebih detil terkait perpanjangan termasuk syarat dan cara pendaftaran dapat dilihat pada tautan  INI

RSUD Wangaya Gelar Seminar Pencegahan dan Penanganan Stunting


BALIKINI.NET | DENPASAR — Sebagai upaya pembekalan strategi pencegahan dan penanganan kasus Stunting oleh tenaga medis di Kota Denpasar dan dalam rangka memperingati HUT RSUD Wangaya Kota Denpasar Ke-102 Tahun, Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana membuka seminar yang digelar secara virtual oleh RSUD Wangaya Kota Denpasar dengan tema "Besinergi Mencegah dan Mengatasi Stunting Untuk Generasi Unggul dan Indonesia Maju", pada Sabtu (17/12).

Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar, dr. A.A. Made Widiasa mengatakan, seminar ini diikuti oleh 1000 peserta yang terdiri dari seluruh praktisi kesehatan, mahasiswa kesehatan dan masyarakat umum diseluruh Provinsi Bali, dengan materi pertama yakni, cegah Stunting sejak dalam rahim, materi kedua mencegah lebih baik dibandingkan mengobati, materi ketiga miskonsepsi tentang Stunting sebagai kendala percepatan penurunan Stunting di Bali, serta materi keempat peran bidan dalam pendampingan keluarga beresiko Stunting.

Walikota Denpasar, I.G.N Jaya Negara, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana menyampaikan, upaya penurunan kasus Stunting di Kota Denpasar menjadi tanggung jawab bersama, termasuk rumah sakit yang memiliki sarana dan prasarana kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada anak-anak yang menderita stunting. Oleh karenanya Pemerintah Kota Denpasar mengapresiasi dan mendukung digelarnya seminar ini sebagai peningkatan kompetensi dan pemahaman kepada tenaga medis dalam penanganan Stunting.

Alit Wiradana menambahkan Pemerintah Kota Denpasar melalui Tim Penggerak PKK Kota Denpasar hingga saat ini dan berkelanjutan terus gencar melakukan aksi sosial Pemberian Makan Tambahan (PMT) untuk balita dan sosialisasi tentang pengertian Stunting dan pencegahannya kepada para ibu.

"Sudah menjadi tanggung jawab seluruh pihak, oleh karena itu kami menghimbau untuk bersama-sama berupaya dan melakukan langkah-langkah strategis, melalui penyuluhan pemberian gizi seimbang, kebersihan lingkungan, dan pola asuh anak kepada ibu dan ibu hamil, demi terwujudnya Kota Denpasar bebas Stunting dan generasi penerus Kota Denpasar yang unggul," kata Sekda Alit Wiradana.

Konjen Australia Selenggarakan Seminar Bersama Pengajar dan Mahasiswa Lombok


BALIKINI.NET | MATARAM — Konsulat-Jenderal Australia di Bali menyelenggarakan seminar bersama sejumlah pengajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Program Mobilitas New Colombo 
Plan (NCP) dari Universitas Murdoch, Australia yang tengah melakukan studi berkaitan dengan pengelolaan limbah dan energi terbarukan di Lombok, pada Jumat, 16 Desember 2022.

Seminar bertema Pengelolaan Limbah dan Energi Baru Terbarukan ini ditujukan untuk berbagi ide, mendorong pemikiran baru dan kreatif, memamerkan solusi lokal, dan membangun kemitraan untuk mengatasi tantangan pengelolaan limbah dan energi baru terbarukan di Australia dan Indonesia.

Seminar yang dilaksanakan di Pejanggik Hall, Santika Mataram, Lombok ini menghadirkan Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Duncan Ward dari Clasroom of Hope and Block Solutions,  Andrew Sinclair dari Geo Trash Management Lombok dan perwakilan dari Eco Regions dan SIPOD  Australia, John Higson dalam panel diskusi yang dimoderatori oleh Konsul Bagian Ekonomi, Perdagangan dan Diplomasi Publik Konsulat-Jenderal Australia di Bali, Amelia Ekkel. 

“Seminar ini diselenggarakan pada waktu yang tepat mengingat minat yang jelas dari pemerintah Australia dan Indonesia untuk bekerja sama dalam menghadapi tantangan lingkungan, terutama sepanjang tahun G20 ini, " kata Konsul Australia, Amelia Ekkel.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, memberikan sambutan dan secara resmi membuka seminar ini bersama Konsul Amelia Ekkel. Seminar dihadiri oleh sekitar 100 orang peserta dari berbagai universitas, LSM, anggota asosiasi bisnis dan pariwisata di Lombok serta masyarakat umum.

Jumat, 16 Desember 2022

PWI Dorong Sumut Berbenah Jelang PON


BALIKINI.NET | JAKARTA — Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari mengatakan, Hari Pers Nasional yang akan diadakan di Provinsi Sumatera Utara harus bisa menggali persiapan tuan rumah Sumatera Utara bersama DI Aceh menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2024.

"Dalam acara ini bagaimana persoalan daerah harus kita angkat, terus terang saja, Sumut tidak ada persiapan untuk menggelar PON, padahal waktu tinggal dua tahun," ungkap Atal S Depari saat membuka Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) 'Strategi Sumut Dan Aceh Meningkatkan Prestasi Olahraga dan Kebangkitan Ekonomi Daerah' yang didadakan di Aston Kartika Hotel, Jumat (16/12/2022).

Atal S Depari berharap ada diskusi dengan Gubernur.

"Kita menyatakan Sumut belum bergerak, karena itu, kita akan membagikan hasil diskusi yang puncaknya di HPN nanti, kita akan dorong Sumut berbenah jelang PON. Karena itu, kita ingin tahu kesiapan Sumut, tercermin kesiapan fasilitas, sampai saat ini kami belum melihat adanya pembangungan fasilitas, supaya PON terlaksana tepat waktu, kalau pun diundur paling 2025, kita berharap ini harus sukses dan jalan, jangan sampai ini hanya dikampanyekan saja, tidak menyiapkan dirinya," papar Atal S Depari.

Atal S Depari juga menyampaikan HPN nanti, akan mengangkat tema yang penting untuk nasional dan Sumut, yakni penyelenggaraan PON.

"Semoga saran dari sini, bisa bermanfaat untuk mempercepat proses persiapan PON di Sumut," kata Atal S Depari.

Tampil sebagai nara sumber di acara FGD ini, Wakil I Ketua Umum KONI Pusat, Suwarno mengatakan bahwa PON ini tidak semata mata hanya untuk olahraganya tetapi terkandung muatan kesatuan dan persatuan nasional.

"Baru kita berbicara meningkatkan ketahanan nasional, bagaimana kita mendapatkan atlet potensial tampil di tingkat internasional. Selain itu, kemudian yang terkait dengan bagaimana kita menyelenggarakan PON, tentu harus memegang prinsip sukses penyelengaraan, sukses prestasi dan ekonomi," jelas Suwarno didampingi Kabid Bina Prestasi KONI Pusat Gugun Yudinar.

Selain itu, diakui Suwarno yang harus diperhatikan juga bidang pertandingan yang jadi penjuru penyelenggaraan PON.

"Bidang pertandingan jadi penjuru, rumuskan Cabor yang akan dipertandingkan, Sumut mengajak Aceh untuk memilih Cabor. Kami sebagai mediator tetapkan 33 Cabor di Sumut dan 32 di Aceh. Setelah itu, kami merumuskan nomor yang dipertandingankan, kami bicara nomor 1032 nomor pertandingan, sekarang masih ada yang ingin nambah lagi, padahal sk Koni sudah ditandatangani," paparnya.

Dikatakan Suwarno, setelah nomor ditentukan kuota, setelah itu selesai.

"Semua KONI Provinsi dan Cabor kita undang, merumuskan sistem pertandingan. Tahun depan babak Kualifikas PON," ujarnya.

Kembali pada koordinasi, penyiapan infrastruktur, menurut Suwarno pihaknya ingin tidak banyak membangun, yang ada diperbaiki, tapi Gunernur Sumut, ingin memanfaatkan lahan 300 Ha dengan membangun pusat olahraga dan pusat bisnis.

"Ingin kerjasama dengan luar negari sebagai investor.  Kita komentari, Povinsi tidak bisa langsung menerima investaso dari luar negeri karena harus mendapat ijin dari Kementerian Keuangan RI," kata Suwarno.

Menyinggung pembangunan stadion di PON Aceh dan Sumut, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Essy Asiah mengatakan bahwa PUPR bersyukur provinsi menyatakan diri siap gelar PON.

"Harusnya siap segala-segalanya, termasuk membangun sebuah stadion, karena kita membangun Stadion itu harus sesuai dengan standar internasional, karena begitu ada pemecahan rekor, tentu tidak akan dicatat di induk olahraga resmi," jelas Essy Asiah.

Setelah stadion dinyatakan memenuhi standar internasional, diakui Essy Asiah tentu biaya pemeliharaannya sangat mahal.

"Biasanya kita perlu pemeliharaan bangunan, kami tidak ingin ada anggapan PUPR hanya membangun, tetapi pemeliharaannya tidak dipikirkan, padahal selesai pembangunan kita sudah serahkan ke Pemda," ujar Essy.

Biasanya diakui Essy, jika nanti Sumut meminta dibangunkan satu stadion, tetapi kapasitasnya besar, begitu juga Aceh, bakal mengikuti Sumut minta stadion besar juga.

"Jika satunya membangun stadion biayanya triliunan, tentu Aceh bakal meminta yang sama dengan Sumut. Itulah yang biasanya terjadi,. pokoknya serulah," selorohnya.

Namun demikian, Essy menjamin PUPR tetap berkomitmen untuk membangun stadion yang diminta.

"Kita tetap mengejar waktu, begitu juga dengan venue kecil lainnya, yang jelas venue pembukaan dan penutupan di Medan tetap akan dibangun yang sifarnya multi fungsi. Semoga jika kelak sudah selesai pembangunannya, pasca PON harus dipikirkan juga perawatannya," kata Essy.

Sekda Alit Wiradana Hadiri Pelepasan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II



BALIKINI.NET | DENPASAR — Sekda Denpasar, I.B Alit Wiradana menghadiri pelepasan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXIX Tahun 2022 yang diselenggarakan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre, pada Jumat (16/12)

Kegiatan ini merupakan penutupan dari serangkaian kegiatan pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II yang digelar selama empat bulan di BKPSDM Provinsi Bali. Adapun peserta pelatihan berasal dari berbagai daerah yang tersebar dari seluruh Indonesia. Pelatihan kali ini mengambil tema Kepariwisataan Semesta Berencana, yang bertujuan membentuk kepemimpinan strategis dalam mewujudkan tujuan organisasi serta mempercepat transformasi ekonomi nasional. Adapun lokus dalam pelatihan ini yakni dengan melaksanakan visitasi di Desa Jatiluwih, Tabanan dan Kaldera Gunung Batur di Kintamani, Bangli.  serta juga diselenggarakan visitasi dua lokus diluar Provinsi Bali yakni Kabupaten Lombok Utara, NTB dan di Kabupaten Manggarai, NTT.

" Atasnama Pemerintah Kota Denpasar, saya mengucapkan selamat kepada peserta yang telah lulus Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II ke 29 kali ini, khususnya kepada lima peserta yang berasal dari Pemkot Denpasar, tentunya saya berharap peserta yang telah lulus pelatihan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sesuai spirit Sewakadharma," ujar Alit Wiradana

Sementara Kepala LAN RI, Adi Suryanto dalam sambutanya mengatakan, kegiatan pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II kali ini bukanlah akhir dari perjuangan bapak ibu sekalian, melainkan awal dari tugas bapak ibu sekalian untuk menyebarkan virus-virus inovasi dan perubahan di tempat bapak ibu bekerja masing-masing. " Tidak hanya menginisiasi tapi juga menginspirasi bawahan, kolega, stakeholder untuk mengarah perubahan yang lebih baik," ujarnya.

Wawali Arya Wibawa Ikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Kementrian ATR/BPN


BALIKINI.NET | JAKARTA — Menindak lanjuti Surat Wali Kota Denpasar Nomor 650/14930 /DPUPR tanggal 6 Desember 2022 perihal Permohonan Persetujuan Substansi RDTR WP Selatan, Surat Kota Denpasar Nomor 650/14929/DPUPR tanggal 6 Desember 2022 hal Permohonan Persetujuan Substansi RDTR WP Timur, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengadakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka Pembahasan Revisi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Jumat (16/12) bertempat di Sheraton Grand Gandaria City Hotel, Jakarta.

Dimana selain Kota Denpasar, Rakor ini juga di ikuti oleh Kabupten Lumajang, Karangasem dan Kabupten Tuban.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan ini didampingi Kadis PUPR Kota Denpasar, AAN. Bagus Ariawata, Kadis Perhubungan, I Ketut Sriawan, Kepala Badan Perencanan Pendapatan Daerah Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, Dinas Pertanian Kota Denpasar, AA. Gde Bayu Brahmasta dan Dinas Perikanan dan Ketahan Pangan Kota Denpasar, IB. Mayun Suryawangsa.

Dalam paparanya Wawali Arya Wibawa mengatakan, Proses Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kota Denpasar sudah berjalan dalam kurun waktu yang cukup panjang. Konsultasi publik tahap I telah dilakukan pada tahun 2014, konsultasi publik tahap II pada tahun 2018, Rekomendasi BIG diselesaikan pada tahun 2018, dilanjutkan dengan Penyusunan Materi Teknis, Klinik dan Asistensi dengan Kementerian ATR yang sampai saat ini masih dilakukan secara intensif, penyesuaian terhadap Pedoman Pedoman Penyusunan RDTR juga telah dilakukan dengan mengikuti arahan dari Tim Teknis kementrian ATR. Dan saat ini sampailah pada tahap sidang Lintas Sektor.

Tujuan Penataan Ruang Kota Denpasar adalah untuk mewujudkan ruang Kota Denpasar yang produktif, aman, nyaman dan berkelanjutan sebagai Pusat Kegiatan Nasional, berbasis budaya dan Kota kreatif yang dilandasi Tri Hita Karana.

Sedangkan Tujuan Penataan Ruang RDTR WP Timur adalah untuk mewujudkan ruang WP Timur sebagai kawasan penyangga pertanian, pusat pelayanan perdagangan dan jasa, kawasan permukiman yang terintegrasi harmonis berdasarkan Tri Hita Karana.

Wilayah Perencanaan RDTR WP Timur memiliki luas daratan kurang lebih 2.174,00 Ha
(Dua Ribu Seratus Tujuh Puluh Empat hektar).

Dan untuk Tujuan Penataan Ruang RDTR WP Selatan adalah untuk mewujudkan ruang WP Selatan sebagai kawasan perdagangan dan jasa, kawasan permukiman, kawasan pertanian, pelayanan infrastruktur kota dan wilayah serta kawasan pariwisata yang terintegrasi harmonis berdasarkan Tri Hita Karana.

Dengan Wilayah Perencanaan RDTR WP Selatan memiliki luas daratan kurang lebih 4.984,73 Ha (Empat Ribu Sembilan Ratus Delapan Puluh Empat Hektar).

“Visi-misi yang kami bangun digerakkan oleh Weda Wakya “Vasudaiva Khutumbakam” yang mengandung makna dalam kehidupan ini kita semua bersaudara. Semua sektor kehidupan harus diselesaikan dengan parasparos sarpanaya, salunglung sabayantaka. Proses penyusunan RDTR WP Utara ini, diselesaikan secara bersama-sama, bekerja sama, sinergis, dengan konsep Menyama Braya,” ungkap Arya Wibawa.

Dalam inplementasi konsep “Vasudaiva Khutumbakam” dibutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua Stakeholder Baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi OPD di lingkup Pemerintahan Kota Denpasar, Masyarakat dan DPRD untuk bersama- sama membangun Kota Denpasar guna Mewujudkan “Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju”.

Sementara Staf Ahli Bidang Pengembangan Kawasan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Ir. Dwi Hariyawan Sutrisno dalam arahannya mengapresiasi komitmen para kepala daerah untuk dapat segera menetapkan rancangan rencana tata ruang yang sedang disusun.

“Hal ini menandakan bahwa para kepala daerah sangat concern akan pertumbuhan wilayahnya dan menunjukkan keinginan agar daerah tersebut ingin maju dan berkembang,” kata Dwi Hariyawan.

Rencana tata ruang, lanjut Dwi, adalah produk dari pengembangan kawasan. Isu strategis maupun permasalahan kawasan yang telah disampaikan oleh kepala daerah mencerminkan suatu bentuk visi misi ke depan bagaimana kawasan tersebut akan dikembangkan dan bermanfaat untuk mensejahterakan masyarakat.

“Tentunya dalam melakukan analisis, berbagai macam aspek akan dinilai, mulai dari aspek fisik dasar, misal tanah yang cocok untuk pengembangan industri, perumahan, lalu aspek sosial budaya dari kondisi masyarakatnya”.

Ia menambahkan, perpaduan berbagai macam aspek dinilai bukan hanya dari sisi ekonomi dan sosial budaya, namun juga untuk melindungi lingkungan hidup. “Dengan rencana tata ruang, diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut sesuai dengan peruntukannya,” tutup Dwi. (

Desa Dangin Puri Klod Rutin Laksanakan Bersih Bersih Lingkungan


BALIKINI.NET | DENPASAR —  Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan, Desa Dangin Puri Klod rutin melaksanakan Jumat Bersih. Pelaksanaan kali ini berpusat di wiliayah Jalan Tukad Gangga III, Desa Dangin Puri Klod, pada Jumat (16/12).

Perbekel Desa Dangin Puri Klod, I Made Sada saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan ini rutin dilaksnaakan setiap minggunya tepatnya pada hari Jumat dengan menyasar lingkungan di wilayah Desa Dangin Puri Klod.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam pelaksanaan ini pihaknya  bersama seluruh perangkat desa, dibantu warga serta tim kebersihan desa melaksanakan pemotongan rumput liar, pembersihan selokan, serta merapikan tumbuhan yang menutupi selokan.

"Hari ini kami laksanakan pembersihan di wilayah Jalan Tukad Gangga III. Dan setelah pelaksanaan tersebut sampah yang terkumpul kami bawa ke TPS Yangbatu," ujarnya.

"Kedepannya kami berharap seluruh masyarakat agar sadar dan dapat menerapkan pelaksanaan pembersihan ini secara rutin. Selain untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya banjir, pelaksanaan ini juga untuk mencegah adanya penyebaran Virus DBD yang semakin meluas," pungkas Made Sada.

Jaga Kondusifitas Wilayah Jelang Nataru, Kelurahan Peguyangan Pantau Wilayah dan Penduduk Non Permanen


BALIKINI.NET | DENPASAR — Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, terutama menjelang perayaan Nataru (Natal dan Tahun Baru) mulai di tingkat Desa dan Keluarahan di Kota Denpasar melaksanakan giat pemantauan lingkungan diisi sosialisasi kepada masyarakat termasuk  penduduk non permanen. 

Seperti yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Peguyangan pada Kamis (15/12) malam yang memantau lingkungan dan sosialisasi tertib administrasi kependudukan kepada  penduduk non permanen. Kegiatan ini juga dihadiri Camat Denpasar Utara, Wayan Yusswara. Pemantauan dipimpin langsung Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana didampingi jajaran Babinkamtias, Babisnsa, unsur Pecalang Banjar, Linmas dan perangkat Kelurahan Peguyangan.

Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana saat dihubungi terpisah menjelaskan pemantauan lingkungan dan sosialisasi penduduk non permanen di wilayahnya ini dirancang sebanyak 5 kali di bulan Desember ini. “Tim pemantau dibagi menjadi beberapa kelompok yang bertugas memantau 13 banjar di Kelurahan Peguyangan. Untuk lingkungan Banjar yang besar pihak Kelurahan langsung terjun memantau. Sementara untuk  lingkungan Banjar yang lebih kecil kami terjunkan kelompok yang lebih kecil, ” jelasnya.

“Kemarin pada Kamis, 15 Desember 2022 kami melaksanakan pemantauan dan sosialisasi penduduk non permanen di lingkungan Banjar Pemalukan, lingkungan Banjar Kertasari dan lingkung Banjar Tek-Tek. Total didata 170 orang penduduk non permanen ( 78 KTP luar Bali dan 92 orang KTP Bali). Rincianya yakni di lingkungan Banjar Pemalukan sebanyak 25 orang penduduk non permanen KTP luar Bali dan 45 orang KTP dari Bali. Di lingkungan Banjar Tek-Tek sebanyak 26 orang KTP luar Bali dan 2 orang KTP dari Bali. Serta di lingkungan Banjar Kertasari sebanyak 27 orang KTP  luar Bali dan 40 orang KTP Bali.

Sebelumnya kami juga telah melakukan pemantauan di Banjar Prajasari. Untuk hari Jumat, 16 Desember 2022 kami lanjutkan di Banjar Pulugambang, Banjar Tengah, Banjar Benaya dan Banjar Kepuh.

Semoga melalui kegiatan ini pihak kami mampu mendata secara lebih baik secara administrasif terkait pendataan penduduk non permanen di wilayah Kelurahan Peguyangan sekaligus kami isi dengan sosialisasi untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas diwilayah terutama menjelang perayaan Nataru,” imbuhnya.

Bupati Kabupaten Gowa Kunjungi TOSS Gema Santi Klungkung


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Seiring dengan berhasilan Tempat Olah Sampat Setempat (TOSS) masuk TOP 5 Outstanding Achievement of Public Services dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2022 menarik perhatian Bupati Kabupaten Gowa bersama Forkompindanya mengunjungin Tempat Olah Sampat Setempat (TOSS) Gema Santi Klungkung. Kedatangan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan disambut langsung Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Jumat (15/12).

Bupati Suwirta menyampaikan TOSS Gema Santi merupakan inovasi yang diciptakan tahun 2017, dan saat ini telah masuk TOP 5 Kategori Outstanding Achievement of Public Service Innovation pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2022. Kemudian dalam pengimplementasiannya, Pemkab Klungkung membangun tempat yang diberi nama TOSS Center Gema Santi di atas lahan Provinsi Bali seluas 1,9 hektar.

Sembari mengenalkan pengolahan sampah di TOSS Center Bupati Suwirta menyampaikan pengolahan sampah yang dilaksanakan dibagi menjadi dua jenis yakni organik dan anorganik yang dipilah langsung dari sumbernya. Hasil olahan sistem TOSS berupa pupuk/kompos dan pelet. “untuk sampah anorganik dikelola oleh Koperasi Gema Nadi Lestari bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI) dan TOSS Center Gema Santi sudah dikolaborasikan dengan Kebun Hatinya PKK, Koperasi, kebun pembibitan,” Ujar Bupati Suwirta didampingi Kadis DLHP Klungkung I Ketut Suadnyana

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan tujuan kunjungan adalah untuk melakukan study terhadap penerapan Inovasi TOSS dalam menangani sampah yang ada di Kabupaten Klungkung. "Kedatangan kami lengkap bersama  bersama porkompinda Ingin mengetahui belajar langsung terkait implementasi TOSS guna menunjang pariwisata yang ada dan akan diterapkan di Kabupaten Gowa," ujar Adnan Purichta Ichsan (yande)

Peringati Hari Ibu ke 94, TP PKK Kelurahan Sumerta Gelar aksi “Perduli dan Berbagi”


BALIKINI.NET | DENPASAR — Memperingati Hari Ibu ke 94 Tahun 2022, Tim Penggerak PKK Kelurahan Sumerta mengkemas dengan aksi “Perduli dan Berbagi” melalui penyerahan bantuan sembako  kepada  ibu hamil dan balita dari keluarga kurang mampu Jumat (16/12) di Kantor Lurah Sumerta. Penyerahan bantuan sembako diserahkan secara simbolis oleh Istri Wakil Wali Kota Denpasar sekaligus Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mewakili Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Acara ini juga dihadiri  Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana , Camat Denpasar Timur I Made Tirana,SH.MH dan Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Timur Ny. Wardani Tirana.
 
Dalam kesempatan itu Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan, bantuan sembako kepada ibu hamil dan balita sangat bagus karena dapat memenuhi kebutuhan gizi. Dengan terpenuhinya gizi ibu hamil dan balita dapat mencegah dan menekan terjadinya stunting pada anak.  Mengingat untuk menghasilkan generasi sehat harus dimulai sejak 1000 HPK ( Hari Pertama Kehidupan ) sehingga anak - anak akan lahir dan tumbuh sebagai generasi sehat bebas stunting.

 Lebih lanjut ia mengatakan, pencegahan stunting dapat dicegah melalui pemenuhan asupan gizi, karena asupan gizi yang tepat  dapat mendukung pertumbuhan anak secara maksimal.  Dalam upaya pencegahan stunting  juga harus dilaksanakan secara bergotong royong dan bahu membahu oleh seluruh lapisan masyarakat, pemerintah secara berjenjang . Sesuai apa yang diamanatkan oleh   Presiden RI, penting pola konvergensi dalam mempercepat upaya penurunan angka stunting.  ‘’Kami Tim Penggerak PKK Kota Pemerintah Kota Denpasar sangat  mengapresiasi langkah sosial yang dilaksanakan oleh TP PKK Kelurahan  Sumerta,” ucap Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.

Dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengharapkan agar seluruh lapisan masyarakat terus bergerak cepat mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting di Kota Denpasar.  Sehingga kedepannya anak - anak Kota Denpasar pada umumnya dan anak - anak di Kelurahan Sumerta akan tumbuh sehat , cerdas dan berkarakter.

Sementara itu Tim Penggerak PKK Kelurahan Sumerta Ni Made Dewi Anggraeni mengatakan, peringatan Hari Ibu ke 94 tahun 2022  mengangkat   tema “Ceria dan bahagia bersama keluarga perempuan berdaya Indonesia Maju”. Menurutnya kegiatan  ini mendapatkan dukungan dari   beberapa penggiat usaha atau badan usaha di wilayah Kelurahan Sumerta seperti, LPD Desa Adat Sumerta , Koperasi Penyatusan Abian Kapas - Ketapian , Krisna Oleh - Oleh Bali , Tirta Agung Motor , Bank Pusaka , lan Mart , Bobby Mart , Toko Delapan. “Dengan bantuan dari para penggiat usaha maka pelaksanaan ini bisa berlangsung lancar,” ungkap Anggraeni

Anggraeni menambahkan serangkaian peringatan hari ibu  pihaknya juga menggelar lomba memasak olahan menu sehat , bergizi dan seimbang antar lingkungan se - kelurahan Sumerta yang akan dilaksanakan Sabtu , 17 Desember 2022 di areal Kantor Lurah.  

Lurah Sumerta I Wayan Eka Apriana  menambahkan dalam kegiatan ini pihaknya bersama TP PKK  ingin memberikan implementasi bahwa keberadaan  TP PKK Kelurahan Sumerta sebagai kelembagaan kemasyarakatan dalam menjalankan 10 program pokok PKK, bisa secara bersinergi dan berkolaborasi dengan badan usaha maupun penggiat usaha yang ada di Kelurahan Sumerta.  Melalui tanggung jawab sosial masyarakat  bersama-sama melakukan kepedulian terhadap upaya pencegahan stunting. Hal ini dilakukan melalui penyaluran dan memberikan bantuan sembako kepada ibu hamil dan balita yang layak membutuhkan  perhatian  dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.  
Ia mengaku bantuan ini diberikan kepada 7 ibu hamil dan dua balita. Untuk ibu hamil dan balita lainya sudah diberikan bantuan dari  Pemerintah Kota Denpasar.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved