-->

Rabu, 12 November 2025

Reaksi Cepat Tangani Aduan Warga, Pemkab Tabanan Tinjau Kondisi Jalan Abiantuwung


Laporan : Tim Lpt 

Tabanan , Bali Kini  – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat mengenai kondisi jalan di wilayah Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan. Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., bersama tim lapangan yang terdiri atas unsur Dinas PUPR, unsur Forkopimcam Kediri, Perbekel setempat, serta aparat desa, turun langsung meninjau Jembatan Tukad Yeh Ge dan Tukad Yeh Sungi di Jalan Abiantuwung, Rabu (12/11). Peninjauan ini dilakukan sebagai respons atas laporan warga terkait besi saluran pembuangan air di area jembatan yang licin dan berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan.


Dalam kunjungan tersebut, Wabup Dirga dan jajaran meninjau kondisi lapangan dan bertemu langsung dengan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Bali, mencari solusi terbaik demi keselamatan pengguna jalan. Pemeriksaan difokuskan pada kondisi fisik jembatan dan jalan di sekitarnya, termasuk titik-titik yang menunjukkan tanda kerusakan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Langkah cepat ini merupakan cerminan komitmen Pemkab Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, yang menekankan pelayanan publik berbasis respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah berupaya agar setiap aduan yang masuk segera ditindaklanjuti dengan tindakan nyata di lapangan. Tinjauan di Abiantuwung menjadi salah satu bukti konkret bahwa aspirasi masyarakat mendapat perhatian serius dari jajaran Pemkab Tabanan. 


 


Wabup Dirga dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir untuk mendengar dan menindaklanjuti aspirasi warga. “Kami ingin memastikan setiap aduan masyarakat mendapatkan solusi yang cepat dan tepat. Keamanan serta kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami. Untuk tindak lanjut selanjutnya, kami akan instruksikan kepada pihak yang berwenang untuk segera menindaklanjuti,” tegasnya


 


Senada dengan itu, Kepala Dinas PUPR Tabanan menegaskan, bahwa hasil dari tinjauan lapangan sudah dikoordinasikan dengan pihak Balai Besar Penanganan Jalan Provinsi Bali dan akan segera ditindaklanjuti. “Kami pastikan aduan masyarakat menjadi perhatian serius. Pemkab Tabanan selalu berupaya agar infrastruktur publik dapat mendukung kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” imbuhnya. 


 


Respons cepat pemerintah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Abiantuwung. Warga mengapresiasi langkah Pemkab yang langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi jalan dan jembatan. Mereka berharap agar perbaikan segera dilakukan, mengingat ruas jalan dan jembatan tersebut menjadi akses utama bagi transportasi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi warga setempat.


Tindakan cepat yang dilakukan Pemkab Tabanan juga mencerminkan semangat “Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” yakni upaya menjaga keseimbangan dan keharmonisan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Melalui pendekatan responsif seperti ini, Pemkab Tabanan menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan “Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).”


Selain di Abiantuwung, Wabup Dirga juga menjawab aduan warga dan meninjau langsung kondisi senderan toko warga di wilayah Pasekan Delodan, Dajan Peken, Tabanan, yang mengalami kerusakan akibat hujan deras. Pemerintah memastikan, bahwa perbaikan akan segera dilakukan guna mencegah dampak lebih lanjut. Langkah tanggap ini mempertegas keseriusan Pemkab Tabanan dalam mempercepat perbaikan infrastruktur serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.

Hormati Budaya, Konjen Australia Resmikan Papan Nama Aksara Bali, Jo Stevens: Dukung Gubernur Koster Lestarikan Budaya


Laporan: Tim Lpt 

Denpasar , Bali Kini - Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, dan Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan 
Koster, bersama-sama meresmikan papan nama baru Konsulat-Jenderal Australia dengan aksara Bali. 

Konsulat-Jenderal Australia merupakan kantor perwakilan diplomatik pertama di Bali yang secara resmi memasang nama kantornya dengan aksara Bali.

Di masa jabatan pertamanya sebagai Gubernur, Bapak Dr. Ir. Wayan Koster menerbitkan Peraturan Gubernur Bali No. 80 Tahun 2018 yang mewajibkan penggunaan aksara Bali berdampingan dengan aksara 
Latin pada papan nama kantor pemerintahan. 

Meskipun biasanya gedung-gedung diplomatik dikecualikan dari persyaratan tersebut, Konsulat-Jenderal Australia melakukan hal ini sebagai tanda rasa hormat dan 
apresiasi yang mendalam terhadap budaya Bali. 

Konsul-Jenderal Jo Stevens mengatakan, Bali adalah tempat yang istimewa bagi warga Australia, yang senang berkunjung karena kekayaan warisan dan budayanya. 

"Dengan menambahkan aksara Bali pada 
papan nama gedung kami, kami menunjukkan rasa hormat Australia yang mendalam dan abadi terhadap masyarakat dan budaya Bali," kata Jo Stevens Senin 10 November 2025.

Dia mengatakan, ini merupakan tanda dukungan secara fisik dan simbolis kepada Gubernur Koster dalam upayanya untuk mempromosikan dan melestarikan budaya Bali. 

"Saya sangat senang Gubernur Koster hadir di sini hari ini untuk meresmikan papan nama kami. Australia akan selalu menjadi sahabat dan mitra dekat bagi Bali," tegasnya. 


Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster terima kasih atas dukungan Konsul-Jenderal terhadap kerja keras 
Pemerintah Bali dalam melestarikan dan memajukan budaya Bali. 

"Saya berharap kantor-kantor luar negeri 
lainnya dapat mencontoh Konsulat-Jenderal Australia," tegas Koster. 

Peresmian ini juga dihadiri oleh Wali Kota Denpasar, Kepala Dinas Pariwisata Bali, dan Dinas Kebudayaan Bali.(*)

Begini Penjelasan BPS Untuk Klaim Kasus Curanmor

Laporan Reporter : Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini - Bali yang dahulu aman dari kasus curanmor (pencurian motor). Kini harus lebih waspada, bahkan motor dalam kondisi terkunci di area rumah pun bisa digondol maling. Dari laporan di parkir resmi milik Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar, tercatat sudah 7 motor raib.
Sebanyak tujuh unit sepeda motor yang dilaporkan hilang itu, sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Namun, hingga kini tiga laporan kehilangan masih belum bisa diproses karena berkas klaim dinilai belum lengkap.
Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma, I Nyoman Putrawan, Rabu (12/11) berdalih bahwa sebagian besar kendalanya pemilik kendaraan belum melampirkan surat blokir dari Ditlantas Polda Bali. Serta beberapa dokumen pendukung lain yang menjadi syarat pencairan klaim kehilangan.
"Kami tetap berkomitmen membantu masyarakat agar hak klaim mereka bisa segera dipenuhi, namun kelengkapan administrasi menjadi hal mutlak,” ujar Putrawan.
Kata dia, dari total tujuh laporan, empat kasus kehilangan sudah tuntas diproses dan pemiliknya menerima ganti rugi dengan nilai bervariasi antara Rp 4 juta hingga Rp 7 juta. 
Dengan rinciannya, kehilangan selama 10 bulan yakni Honda Beat DK 4932 DE, hilang 8 Februari 2025 di Lapangan Puputan Badung, diganti Rp 6,3 juta (cair 3 Maret 2025); Honda Beat DK 4294 QK, hilang di lokasi sama pada tanggal yang sama, diganti Rp 7 juta (cair 8 Mei 2025). 
Honda Beat N 5146 ACB, hilang 13 Juli 2025 di Lapangan Puputan Badung diganti Rp 6,72 juta (cair 23 September 2025). Serta Honda Vario DK 6296 ACO, hilang di Jalan Tukad Pakerisan No.10, Panjer, Denpasar Selatan, diganti Rp 4,13 juta (cair 9 September 2025).
Sementara tiga kasus lainnya masih menunggu pemenuhan syarat administrasi yakni Honda Beat P 6682 HV, Honda Vario DK 8978 IT (Jalan Ir Djuanda, Renon), dan Honda Beat DK 2643 TF (Lapangan Bajra Sandhi, Denpasar).
Putrawan menegaskan, klaim baru bisa dicairkan jika semua berkas lengkap sesuai ketentuan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor maksimal 2x24 jam setelah kejadian, sebagaimana diatur dalam mekanisme klaim. 
"Kami sudah melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami prosedur. Semua laporan yang memenuhi syarat pasti kami proses dan bayarkan. Terpenting lagi untuk tetap waspada saat meninggalkan kendaraan,” tegasnya.
Perumda juga mencatat dua kasus kehilangan pada 2024 yang tidak bisa diproses karena melanggar ketentuan. Kasus pertama, Yamaha A 2785 AZ hilang di area parkir Pantai Mertasari, Sanur pada 29 April 2024, ditolak karena tidak ada surat blokir kendaraan. 
Kasus kedua, Honda Scoopy hilang di Jalan Rijasa, Denpasar pada 14 Juli 2024, juga tidak bisa diproses lantaran laporan disampaikan lebih dari sebulan setelah kejadian.
Program perlindungan kendaraan bermotor ini merupakan bagian dari layanan publik Perumda Bhukti Praja Sewakadarma di bawah Pemerintah Kota Denpasar. 
Terkait meningkatnya jumlah kehilangan kendaraan pada 2025 dibanding tahun sebelumnya, Perumda BPS telah mengambil sejumlah langkah antisipatif. Di antaranya, meningkatkan pengawasan tim pengelolaan perparkiran, mengingatkan petugas jasa layanan parkir agar lebih waspada terhadap keamanan kendaraan pengguna jasa, serta mengimbau pengguna parkir untuk selalu mengunci kendaraan dan tidak meninggalkan barang berharga.
Selain itu, Perumda juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk turut serta mencegah terjadinya pencurian kendaraan bermotor di area parkir resmi. Sesuai dengan Perwali Nomor 64 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perparkiran, Perumda BPS memiliki kewajiban memberikan klaim ganti rugi bagi pengguna jasa parkir yang kehilangan kendaraan di area resmi kami. 
"Untuk itu, kami telah menganggarkan dana khusus guna memastikan hak masyarakat tetap terlindungi,” tutup Putrawan.

Tujuh Hari Dicari, Nenek 75 Tahun di Karangasem Ditemukan Meninggal di Dasar Jurang


Laporan Reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

KARANGASEM, Bali Kini — Setelah tujuh hari dinyatakan hilang saat pergi ke kebun bersama dua ekor sapinya, Ni Wayan Retu (75) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan di dasar jurang pada Rabu (12/11/2025) sekitar pukul 13.40 Wita.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Ngurah Eka Wiadnyana, menjelaskan bahwa pencarian difokuskan di sekitar lokasi ditemukannya sapi milik korban. “Tim kemudian menyusuri sepanjang jurang di bawah lokasi tersebut hingga mencium bau amis yang sangat menyengat,” ungkapnya.

Pagi itu, tim SAR gabungan dibagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit) untuk melakukan penyisiran di sepanjang jurang. Operasi sempat terhenti sementara karena hujan deras, dan dilanjutkan kembali setelah cuaca membaik.

“Setelah kondisi memungkinkan, tim melakukan penurunan personel dengan teknik lowering. Pada penurunan ketiga, jenazah korban ditemukan di kedalaman sekitar 30 meter,” tambahnya. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 15.00 Wita, dan jenazah langsung dibawa ke RSUD Karangasem menggunakan ambulans rumah sakit setempat.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem (Basarnas), Babinsa Desa Datah, Bhabinkamtibmas Datah, Polsek Abang, BPBD Karangasem, tim SAR Dog, RSUD Karangasem, perangkat desa, pihak keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Sebelumnya, pada Jumat (7/11/2025), korban dilaporkan hilang di wilayah Panglega, Desa Datah, Kecamatan Abang. Saat itu, Ni Wayan Retu pergi ke kebun dengan membawa dua ekor sapi. Keluarganya baru menyadari korban tidak ada di rumah ketika hendak mengantarkan makanan, dan segera melaporkan kejadian tersebut hingga tim SAR dikerahkan untuk melakukan pencarian. (Ami)

Dewan Karangasem Sidak Dua Proyek Jalan, Tegaskan Kualitas Beton Kurus Jadi Kunci Ketahanan Aspal


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

KARANGASEM, Bali Kini – Komisi I DPRD Kabupaten Karangasem melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap dua proyek rekonstruksi jalan di wilayah Kecamatan Bebandem, Karangasem pada Rabu (12/11/2025). Sidak ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, bersama anggota Komisi I dan II, serta diikuti oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karangasem.

Sidak pertama dilakukan pada proyek rekonstruksi jalan dari Banjar Mumbul menuju Pura Bangkak, dengan panjang sekitar 1,5 kilometer dan anggaran mencapai Rp 1,75 miliar. Proyek ini sudah lama dinantikan masyarakat setelah empat tahun tidak tersentuh perbaikan, dan kini progresnya telah mencapai 90 persen.

Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, menekankan pentingnya memperhatikan kualitas beton kurus sebagai fondasi utama daya tahan aspal.

"Melihat referensi pertama, bagaimana beton kurus di samping jalan itu bisa berfungsi maksimal agar aspal kita benar-benar bertahan lama. Kekuatan jalan ada di beton kurus tersebut, jadi kualitasnya harus betul-betul bagus,” tegasnya. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 75 hari kalender.

Lokasi kedua yang dikunjungi adalah proyek peningkatan jalan dari Batu Amping menuju Gombang. Jalur ini merupakan akses vital bagi warga di 12 banjar yang juga berfungsi sebagai jalur evakuasi erupsi Gunung Agung. Jalan tersebut mengalami kerusakan parah selama 10 tahun dan baru mulai ditangani tahun ini, meski sementara baru terealisasi sepanjang 1 kilometer dari total 2 kilometer yang direncanakan, sebab baru mendapat pendanaan sepanjang 1 km saja. 

“Di Bebandem, perbaikan jalan sudah kita laksanakan. Karangasem memiliki banyak titik rawan erupsi Gunung Agung, termasuk jalan ini yang menjadi jalur prioritas evakuasi. Kami akan terus dorong agar beberapa jalan prioritas segera diperbaiki,” ujar Suastika.

Sementara itu, JF Penata Kelola Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Karangasem, Wayan Artawan, menjelaskan bahwa penggunaan beton kurus dengan mutu K-175 sudah sesuai standar teknis.

“Secara teknis, beton kurus mutu K-175 sudah mampu menahan beban karena fungsinya untuk mengunci kekerasan utama, yaitu lapisan aspal di atasnya,” jelasnya.

Melalui sidak ini, DPRD Karangasem berharap setiap proyek infrastruktur berjalan sesuai spesifikasi dan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di wilayah rawan erupsi Gunung Agung. (Ami)

Selasa, 11 November 2025

Kapolda Bali bersama Organisasi Komunitas Media Ciptakan Keamanan dalam Kebebasan Pers yang Harmonis

Laporan : Tim Lpt 

Denpasar , Bali Kini  - Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., di dampingi Oleh Pejabat Utama (PJU)  Polda Bali, melaksanakan kegiatan audiensi bersama Organisasi dan Komunitas  Media Bali di Bendega Restaurant Renon Denpasar. Selasa, (11/11/2025).

Pertemuan ini merupakan awal yang baik antara Organisasi dan Komunitas Media Bali dengan Kapolda Bali, yang akan menjadi agenda rutin bulanan untuk mempererat hubungan antara Polda Bali dan Media dalam menciptakan keamanan yang kondusif.

Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa wartawan harus saling memahami tugas dan fungsi kepolisian, sementara polisi juga berupaya memberikan perlindungan dan kebebasan terhadap pers. "Kami ingin menjalin silahturahmi yang baik antara Polri dan Organisasi dan Komunitas  Media Bali, sehingga kita dapat bekerja sama dalam menciptakan keamanan yang kondusif," ujarnya Kapolda Bali

Kapolda Bali juga menegaskan bahwa tidak ada kekerasan terhadap pers dan bahwa kepolisian akan selalu melindungi hak-hak wartawan dalam menjalankan tugasnya. "Kami siap bersinergi dengan pers dalam menciptakan keamanan yang kondusif dan melindungi hak-hak wartawan," tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Organisasi dan Komunitas Media Bali menyampaikan bahwa pers siap bekerja sama dengan kepolisian dalam menciptakan keamanan yang kondusif. "Kami berharap bahwa dengan adanya sinergi antara Polri dan Aliansi Media Bali, kita dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kebebasan pers dan keamanan wartawan," ujarnya.

Kapolda Bali juga mengingatkan kepada wartawan untuk selalu menggunakan atribut atau identitas sebagai media saat melaksanakan peliputan, sehingga tidak terjadi miskomunikasi saat bertugas di lapangan. "Dengan menggunakan atribut yang jelas, kita dapat menghindari kesalahpahaman dan memastikan keamanan wartawan," tambahnya.

Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara kepolisian dan pers dalam menciptakan keamanan yang kondusif dan melindungi hak-hak wartawan.

Pada Akhir acara Organisasi dan Komunitas Wartawan memberikan Petisi kepada Kapolda Bali yang mana menegaskan “ Kami menyerukan kepada semua pihak agar menjunjung Tinggi kebebasan pers, kebebasan berpendapat, profesionalitas, independensi, demi tetap adanya ruang aman bagi jurnalis serta terjaganya demokrasi di Bali.” Tegasnya.

Kapolri Pimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama



Laporan Reporter : Tim Lpt 

Jakarta , Bali Kini – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama, di Rupatama Mabes Polri, Selasa (11/11). Auditor Kepolisian Utama TK II Korlantas Polri, Brigjen Pol Chiko Ardwiyanto, S.I.K., M.Hum turut hadir dalam kegiatan tersebut. Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian luar biasa kepada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia serta bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah perwira tinggi Polri, purnawirawan Polri, TNI, dan aparatur sipil negara menerima penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama. Penerima Bintang Bhayangkara Pratama Polri di antaranya : Komjen Pol Ramdani Hidayat, S.H. jabatan Dankorbrimob Polri, Komjen Pol Yuda Gustawan, S.I.K., S.H., M.H. jabatan Kabaintelkam Polri, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. jabatan Pati Bareskrim Polri (Penugasan Luar Struktur), Irjen Pol Dr. Anwar, S.I.K., M.Si. jabatan As SDM Kapolri, Irjen Pol Abdul Karim, S.I.K., M.Si. jabatan Kadivpropam Polri

Selain itu, penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama juga diberikan kepada para Purna Pati Polri, di antaranya : Komjen Pol Yudhiawan, S.I.K., S.H., M.H., M.Si. jabatan Pati Bareskrim Polri (Penugasan pada Kemenkes), Komjen Pol Drs. Pudji Prasetijanto Hadi, M.H. jabatan Pati Bareskrim Polri (dalam Rangka Pensiun), Irjen Pol Dr. Aan Suhanan, M.Si. jabatan Pati Mabes Polri

Dari unsur TNI, penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama turut dianugerahkan kepada : Mayjen TNI Kosasih, S.E. jabatan Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Ariyo Windutomo, M.Si. (Han). jabatan Kepala Sekretariat Presiden Republik Indonesia, Mayjen TNI Dr. Edwin Adrian Sumantha, jabatan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Republik Indonesia

Penerima Bintang Bhayangkara Pratama dari unsur ASN, di antaranya : Nyoman Adhi Suryadnyana, S.E., M.E., M.Ak., CA., CSFA., CFrA., CGCAE. jabatan Anggota I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pejabat utama Mabes Polri, perwakilan TNI, serta sejumlah tamu undangan. Melalui penganugerahan ini, diharapkan agar para penerima terus berkontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas bangsa, serta menjadi teladan dalam pengabdian kepada masyarakat. (*)

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Ngeratep Sesuhunan Banjar Belaluan Sadmerta

. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri pelaksanaan Puncak Karya Ngeratep, Melaspas, dan Pasupati Ida Sesuhunan Ratu Ayu dan Ratu Gede di Banjar Belaluan Sadmerta, Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (11/11).


Laporan Reporter:  Pur 

Denpasar, Bali Kini - Suasana khidmat dan penuh sradha bhakti menyelimuti pelaksanaan Puncak Karya Ngeratep, Melaspas, dan Pasupati Ida Sesuhunan Ratu Ayu dan Ratu Gede di Banjar Belaluan Sadmerta, Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (11/11). Upacara ini turut dihadiri Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Penglingsir Puri Agung Denpasar, A.A.Ngr. Agung Wira Bima Wikrama, Anggota DPRD Kota Denpasar Putu Oka Mahendra, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh krama Banjar Belaluan Sadmerta atas semangat kebersamaan dan gotong royong dalam melaksanakan upacara ini. Menurutnya, pelaksanaan karya ngeratep dan melaspas bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap Ida Sesuhunan, tetapi juga wujud nyata pelestarian warisan budaya serta spiritual masyarakat Bali.

“Saya mengapresiasi semangat warga Banjar Belaluan Sadmerta yang dengan tulus ngayah bersama dalam pelaksanaan karya ini. Melalui yadnya seperti ini, kita tidak hanya menjaga kesucian pura dan pratima Ida Sesuhunan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai menyama braya serta keharmonisan dalam masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Kelihan Adat Banjar Belaluan Sadmerta, Ida Bagus Mayun Suryaguna, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Walikota Denpasar serta dukungan Pemerintah Kota terhadap kegiatan adat di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa karya ngeratep dan melaspas ini merupakan rangkaian upacara penyucian dan penyempurnaan pratima Ida Sesuhunan setelah melalui proses pemugaran dan perbaikan sejak 10 Juli 2025. 

“Puncak karya dipuput Ida Perande Gede Made Karang dari Griya Karang Tampak Gangsul ini menjadi momentum penting bagi warga untuk memperkuat rasa bhakti dan kebersamaan. Kami bersyukur seluruh rangkaian dapat berjalan lancar berkat dukungan dan partisipasi seluruh krama banjar,” ujarnya.

Pelaksanaan puncak karya berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan, diiringi prosesi sakral serta penampilan kesenian wali seperti Tari Rejang Renteng, Rejang Sari, dan Topeng Wali. Walikota Jaya Negara juga berkesempatan meninjau prosesi ngeratep serta menyerahkan punia sebagai wujud sradha bhakti.

Walikota Jaya Negara Apresiasi Gelaran Sanur Vilage Festival ke-18 Tahun 2025


Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membuka Sanur Village Festival ke-18, yang ditandai dengan “penyiratan tirta segara” di Pantai Muntig Siokan Sanur, Jumat (7/11) malam. 


Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar memberikan dukungan serta apresiasi atas terdelenggaranya Sanur Village Festival (SVF) ke-18 Tahun 2025. Demikian disampaikan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara usai membuka Sanur Village Festival ke-18, yang ditandai dengan “penyiratan tirta segara” di Pantai Muntig Siokan Sanur, Jumat (7/11) malam. 

Rangkaian pembukaan diawali dengan Sundown Jazz Suci Siren Session 1. Dan dilanjutkan dengan Penampilan Opening Moment Garapan Kirana Kirani Bumi Bajra (Guna Dusun). Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan penampilan Suci Siren The Voice Fashion Show, Bali Guitar Mob feat Bagus Netral, Zat Kimia, Pongki Barata feat Fatur dan Joni Agung & Double T.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Bali Periode 2018-2023, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang juga Ketua PHRI Bali, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Anggota DPRD Provinsi Bali, AA. Gede Agung Suyoga, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariana Wandira dan Made Oka Cahyadi Wiguna, jajaran Fokopimda, Para Konsul Jenderal, ada dari China, Malaysia, dan Ukraina.

Lebih lanjut dikatakan Walikota Jaya Negara, Sanur merupakan salah satu destinasi wisata terbaik yang dimiliki Kota Denpasar. Dimana dari 2 triliun pendapatan asli daerah Kota Denpasar, hampir 32 persen bersumber dari Pariwisata Sanur ini. Sehingga selaku destinasi wisata unggulan semua pihak wajib merawat dan menjaga Sanur ini.

"Dan perlu kami sampaikan juga, kalau ibarat dalam tubuh itu, Sanur ini adalah jantungnya Pemerintah Kota Denpasar. Kalau ingin jantung ini baik, tentu kita harus jaga dan kita rawat dengan baik. Untuk itu Sanur ini harus kita jaga bersama, tidak hanya pemerintah menjaga, para pengusaha, para masyarakat, terutama kita harus kolaborasi. Dan begitupun Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Bali," ujarnya. 

Pemerintah Kota Denpasar menaruh perhatian serius bagaimana Sanur terus tumbuh menjadi salah satu destinasi wisata unggulan. Berbagai terbosan strategis juga telah dilaksanakan di Sanur, yakni penataan jogging track, penataan jalan, penataan drainase hingga pembangunan SJUT. Meski demikian, dalam pengambanga pariwisata, atraksi merupakan salah satu elemen penting, sehingga pelaksanaan Sanur Festival ini diaharpkan dapat mendukung peningkatan kunjungan wisatawan dan memberikan dukungan terhadap kemajuan Sanur. 

"Saat ini kita sedang memperbaiki, menata di depan Danau Tambingan, yaitu jogging track-nya kita perbaiki, kabel-kabel kita turunkan. Kami mohon dukungan masyarakat, kalau nanti misalkan tidak boleh ada parkir, mohon dibantu jangan parkir di jalan itu, karena pemerintah akan menyiapkan satel listrik keliling setiap detik di sepanjang Sanur ini," ujarnya. 

Jaya Negara juga mengapresiasi pelaksanaan Sanur Village Festival yang mengusung tema Guna Dusun. Ini merupakan karya Ratu Pedanda Made Sidemen, yang mana beliau itu adalah seorang sastrawan, seorang budayawan, dan seorang penekun spiritual, dan seorang undagi yang terkenal. 

"Dimana Guna Dusun kalau dapat saya artikan ibarat, "Kalau kita tidak memiliki sawah dan ladang yang ditanami, tanamlah diri kita sendiri dengan ilmu pengetahuan agar kita bisa menjadi masyarakat yang berguna di tengah-tengah masyarakat. Itu mungkin salah satu clue-nya, ternyata beliau dari dulu sekali sudah memikirkan kualitas sumber daya manusia ini harus ditingkatkan," ungkap Jaya Negara.

Sementara Chairman Sanur Village Festival, Ida Bagus Gede Agung Sidharta Putra dalam laporannya mengatakan, festival tahunan yang menjadi ikon kawasan pesisir Kota Denpasar ini diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan berbagai potensi Sanur.

“Sanur Village Festival ke-18 berkolaborasi dengan Bali Rockin Blues Festival. Kolaborasi ini menjadi simbol semangat Sanur untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan menghadirkan festival yang bukan hanya meriah, tetapi juga bermakna bagi masyarakat dan dunia pariwisata Bali,” ujar Ida Bagus Sidharta.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberlangsungan festival selama 18 tahun ini tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, pelaku pariwisata, pemerintah, dan komunitas kreatif yang terus menjaga semangat gotong royong khas Sanur.

Gusde Sidharta berharap, pengangkatan tema Guna Dusun dalam Sanur Festival ke 18 ini tahun ini dapat menginspirasi masyarakat untuk terus berkarya dan menjaga keseimbangan antara adat, budaya, dan pariwisata.

“Semoga nilai-nilai ini bisa memberi manfaat dan kemakmuran bagi masyarakat Sanur dan Bali pada umumnya. Ini tentang bagaimana kita bisa memberi sumbangsih terhadap daerah kita sendiri, tempat kita mencari kehidupan. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Pariwisata harus memberikan guna bagi Sanur,” kata Gusde Sidharta. (HumasDps/ays).

Kena Tilang Polisi, Pria Aussie ini Dihukum 9 bulan

Laporan Reporter : Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini - Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Denpasar menjatuhkan hukuman lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap pria Aussie terkait kepemilikan 0,53 gram kokain. Ia dihukum hanya Sembilan Bulan pidana penjara.
Pria asal Autralia, Nelson Philip James (33) sebelumnya oleh JPU mengajukan pidana 1 tahun penjara. Dia kedapatan memiliki narkoba jenis kokain dan ganja. Dua jenis barang haram itu ditemukan polisi lalu lintas di saku celananya saat diggeledah karena tak pakai helm. 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ryan Mahardika dalam dakwaannya menguraikan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (11/6) pukul 18.00 Wita di Jalan Pererenan–Tanah Lot, Kecamatan Mengwi, Badung. 
Saat dihentikan petugas Polres Badung karena melanggar lalu lintas, Nelson yang kala itu berboncengan dengan kekasihnya tampak gelisah. 
“Kecurigaan polisi terbukti, sebab hasil penggeledahan menemukan dua plastik klip berisi serbuk putih,” tutur JPU.
Barang bukti tersebut terdiri atas satu plastik klip berisi serbuk putih dengan berat 0,53 gram netto mengandung narkotika jenis MDMA.
Selain itu ada satu plastik klip lainnya berisi serbuk putih seberat 0,85 gram netto mengandung kokain. “Bahkan, salah satu plastik klip sempat ‘terciduk’ jatuh saat Nelson diamankan,” tambah JPU.
Kepada petugas, Nelson mengakui narkotika itu miliknya dan diperoleh dua hari sebelum ditangkap. Selain barang bukti, hasil uji laboratorium terhadap urine Nelson juga menunjukkan kandungan MDMA dan Ecgonine Methyl Ester, yang merupakan metabolit dari kokain.
Pengakuannya selama ini selalu dikonsumsi sendiri. Perbuatan terdakwa oleh hakim dinyatakan terbukti bersalah sebagaimana tertuang dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika No.35 Tahun 2009.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved