-->

Selasa, 26 Mei 2026

Buka Bimtek Agen Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial di Provinsi Bali, Gubernur Koster Minta Data Penerima Dibenahi agar Tepat Sasaran

DENPASAR , BALI KINI - Gubernur Bali Wayan Koster meminta seluruh pihak membenahi data penerima bantuan sosial agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka acara Bimbingan Teknis Agen Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial Provinsi Bali yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (26/5) pagi.

Dalam arahannya, Gubernur Koster menekankan bahwa digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola penyaluran bantuan di Bali. Menurutnya, validitas data menjadi faktor utama agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat menerima bantuan secara adil dan transparan.

“Data penerima harus dibenahi dengan baik supaya bantuan sosial tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di masyarakat,” tegas Koster yang mengikuti zoom meeting dari Kantor Badan Penghubung Provinsi Bali di Jakarta.

Program digitalisasi bantuan sosial di Bali merupakan bagian dari transformasi digital nasional yang didorong pemerintah pusat. Koster menyebut Bali menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang dijadikan percontohan pelaksanaan pemerintahan berbasis digital, khususnya dalam proses dan mekanisme penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan.

“Bali satu-satunya provinsi yang dijadikan sebagai percontohan pelaksanaan pemerintahan berbasis digital terkait dengan proses dan mekanisme bantuan sosial khususnya penyaluran program PKH dan bantuan pangan,” ujar Koster.

Untuk mendukung program tersebut, sebanyak 8.416 agen digitalisasi bantuan sosial telah disiapkan di seluruh wilayah Bali. Para agen ini nantinya bertugas membantu masyarakat dalam proses pengajuan bantuan sosial, mulai dari PKH hingga berbagai bantuan sosial lainnya.

“Di Bali ada sebanyak 8.416 agen. Mereka ini yang akan membantu masyarakat untuk mengajukan permohonan PKH maupun bantuan-bantuan sosial yang lainnya,” jelasnya.

Koster menambahkan, transformasi digital yang saat ini diterapkan pada sektor bantuan sosial, ke depan akan terus dikembangkan secara lebih luas dan komprehensif dalam tata kelola pemerintahan di Bali.

“Ke depan akan kita kembangkan jadi penyelenggaraan berbasis digital secara lebih komprehensif, tidak terbatas hanya pada bantuan sosial,” katanya.

Karena itu, ia meminta seluruh agen yang mengikuti bimbingan teknis mampu memahami tugas dan tanggung jawabnya secara detail, terukur, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat di wilayah masing-masing.

“Karena itu kita harus memastikan agen dapat memahami tugasnya dengan detail, terukur serta dapat berkomunikasi dengan baik dengan warga yang ada di wilayahnya. Karena sudah pasti warga yang akan mendapat bantuan ini kebanyakan berada di desa,” tegas Gubernur Bali dua periode tersebut.

Untuk menyukseskan program tersebut, Koster kembali menegaskan agar data penerima bantuan harus akurat. Hal itu menjadi penting untuk menuntaskan masalah kemiskinan terutama di Bali. Koster menilai validitas data menjadi faktor paling mendasar agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan membutuhkan. Karena itu, menurutnya, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas pemerintahan mulai dari pusat hingga daerah.

“Kolaborasi diperlukan antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya.


*Terima Kasih Gubernur Koster atas Komitmennya*


Sementara itu, Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial di Kementerian PPN/Bappenas adalah Tirta Sutedjo menyampaikan terimakasih atas komitmen dan dukungan penuh Gubernur Bali dalam pelaksanaan uji coba digitalisasi bantuan sosial di Provinsi Bali.

Ia mengungkapkan bahwa Provinsi Bali adalah salah satu Provinsi yang melaksanakan uji coba dengan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota sehingga keberhasilan di Provinsi Bali akan menjadi contoh dalam uji coba secara nasional.

“Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kami, namun atas dukungan Gubernur Bali beserta jajaran serta agen di lapangan acara bisa berjalan lancar. Melalui momentum ini, kami berharap kesejahteraan di provinsi Bali bisa kita upayakan bersama untuk ditingkatkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan Tirta, masyarakat miskin dan rentan yang sebelumnya belum mendapatkan bantuan dari pemerintah diharapkan melalui skema on demand yang diuji cobakan dapat meregistrasi bantuan sosial secara mandiri.

“Provinsi Bali juga diarahkan untuk mengintegrasikan program bantuan sosial dengan perlindungan dan jaminan sosial lainnya khususnya program kesehatan, program Indonesia Pintar serta program peningkatan pendapatan dalam kerangka program kerja prioritas nasional yang telah diarahkan oleh Presiden. Sehingga kesejahteraan berkelanjutan bisa terwujud untuk seluruh masyarakat Bali,”tutupnya.

Terima Delegasi Militer Inggris (RCDS), Pemprov Bali Paparkan Strategi Pariwisata Berkelanjutan dan Ketangguhan Ekonomi

Denpasar , Bali Kini  – Pemerintah Provinsi Bali secara resmi menerima kunjungan kehormatan delegasi strategis internasional asal Inggris, Royal College of Defence Studies (RCDS), di Ruang Rapat Media Center Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kamis (21/5/2026).

Kunjungan yang dipimpin langsung Wakil Komandan RCDS, Air Vice Marshal Tamara Jennings, bersama perwakilan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta tersebut bertujuan mendalami strategi ketahanan regional, stabilitas ekonomi, serta model pengelolaan pariwisata berbasis budaya di tengah dinamika geopolitik global.
Dalam sambutan pembukaannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Bali, I Wayan Serinah, menegaskan bahwa forum berskala internasional ini memiliki makna strategis sebagai wadah pertukaran gagasan terkait kebijakan makro (grand strategy).

Sekda menyampaikan bahwa ketangguhan Bali tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga diperkuat oleh modal sosial budaya, semangat gotong royong, serta filosofi Tri Hita Karana, yakni keselarasan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan alam.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali melalui Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bali, A.A. Made Anggia Widana, S.St.Par., M.M., memaparkan sejumlah capaian pembangunan. Pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,82 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Tingkat pengangguran dan kemiskinan di Bali juga menjadi yang terendah di Indonesia.
Sektor pariwisata masih menjadi penggerak utama perekonomian Bali dengan kunjungan sebanyak 6,94 juta wisatawan mancanegara dan 9,61 juta wisatawan domestik sepanjang tahun 2025. Selain itu, Bali kembali meraih berbagai penghargaan internasional sebagai destinasi wisata terbaik dunia.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Bali mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, seperti kemacetan, persoalan sampah, alih fungsi lahan, hingga ketimpangan pembangunan antarwilayah. Untuk itu, Bali terus menjalankan visi pembangunan jangka panjang “100 Tahun Bali Era Baru” melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Pemerintah Provinsi Bali juga menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pariwisata berkualitas melalui penegakan aturan bagi wisatawan asing, penguatan ekonomi lokal dan UMKM, pemerataan pembangunan infrastruktur di luar Bali Selatan, serta percepatan program energi bersih dan pengelolaan lingkungan.

Kunjungan delegasi Royal College of Defence Studies (RCDS) Inggris tersebut diakhiri dengan diskusi interaktif yang berlangsung produktif. Pemerintah Provinsi Bali berharap forum pertukaran perspektif ini dapat memperkuat hubungan bilateral, membuka ruang kolaborasi lintas negara, serta menginspirasi berbagai wilayah dunia mengenai bagaimana destinasi berbasis budaya mampu membangun ketahanan ekonomi yang tangguh di tengah ketidakpastian global.

Konsistensi Edukasi Publik Lewat Sosmed, Humas Polres Karangasem Raih Predikat Terbaik 1


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Denpasar, Bali Kini – Kerja keras emang nggak pernah mengkhianati hasil! Lewat performa yang super aktif di dunia maya, Humas Polres Karangasem baru aja borong prestasi keren. Mereka sukses meraih Penghargaan Kapolda Bali sebagai Terbaik 1 (Satu) berkat dedikasi dan semangatnya dalam laporan viralitas di media sosial selama periode Januari sampai April 2026.

Piagam penghargaan yang bergengsi ini diserahkan langsung oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandi, S.I.K., dalam acara Rakernis Humas Polda Bali 2026 yang digelar di Gedung Presisi Polda Bali, Selasa (26/5).

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandi, S.I.K., kepada perwakilan Humas Polres Karangasem dalam rangkaian acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polda Bali Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung khidmat di Gedung Presisi Polda Bali pada Selasa (26/5/2026).

Selama periode empat bulan pertama di tahun 2026, Humas Polres Karangasem berhasil mencatatkan total 142.996 postingan di media sosial. Angka ini mencerminkan semangat tinggi dan konsistensi tiada henti dari personel Humas dalam mengedukasi serta menyebarkan informasi positif kepada masyarakat.

Kombes Pol Ariasandi, S.I.K., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen yang ditunjukkan oleh Humas Polres Karangasem. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemantik motivasi bagi seluruh jajaran Humas Polres di Bali untuk terus berinovasi dan kreatif dalam mengemas narasi kamtibmas di era digital.

Sementara itu, pencapaian luar biasa ini menjadi bukti nyata bahwa Humas Polres Karangasem tidak hanya sekadar bekerja, melainkan mengabdi dengan hati demi mewujudkan Polri yang Presisi dan dekat dengan masyarakat di dunia maya. (Ami/rls)

Cek Kurban Bantuan Presiden Diserahkan ke Masjid Nurul Jannah Tiying Jangkrik

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini  — Bantuan sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya secara sah diserahkan kepada jemaah Masjid Nurul Jannah, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem, pada Selasa (26/5/2026) untuk perayaan Hari Raya Iduladha 2026.

Sapi kurban dengan bobot sekitar 750 kilogram tersebut sebelumnya dipilih pemerintah daerah setelah dinilai memenuhi kriteria bantuan hewan kurban Presiden. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Asisten II Setda Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mewakili pemerintah daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Arimbawa didampingi Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, I Made Sugiartha, serta Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Karangasem, Komang Asmuni.

Kedatangan sapi kurban bantuan Presiden itu disambut antusias warga dan jemaah masjid. Sejumlah ibu-ibu jemaah menyambut rombongan dengan tabuhan rebana.

Sapi kurban kemudian diserahkan secara simbolis kepada kepala takmir Masjid Nurul Jannah untuk selanjutnya dikurbankan dan dagingnya dibagikan kepada 82 kepala keluarga (KK) di wilayah setempat.

Kasi Bimas Islam Kemenag Karangasem, Komang Asmuni, mengatakan penentuan lokasi penerima bantuan sapi kurban Presiden dilakukan berdasarkan sejumlah pertimbangan dari pemerintah pusat.

“Persyaratan dari Presiden diutamakan untuk tempat-tempat yang jumlah hewan kurbannya masih sedikit, sehingga bantuan ini benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ujar Asmuni.

Ia berharap bantuan sapi kurban Presiden tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan umat saat perayaan Hari Raya Iduladha di Karangasem. (Ami)

Senin, 25 Mei 2026

Kinerja Berkelanjutan Sepanjang Tahun 2025 Diwujudkan PT JBT

Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar , Bali Kini – PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT/Perseroan) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pengelola Ruas Tol Bali Mandara, sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Sanur, Denpasar Selatan. 

Rapat dipimpin langsung oleh Komisaris Utama PT JBT Lisye Octaviana, serta dihadiri oleh jajaran perwakilan pemegang saham, meliputi PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Sepanjang tahun buku 2025, PT JBT berhasil menorehkan pencapaian finansial yang solid dengan membukukan total pendapatan sebesar Rp216,4 miliar, tumbuh sebesar 10,53% dibandingkan dengan perolehan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp195,8 miliar. 

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan EBITDA _(Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization)_ sebesar Rp157,2 miliar, atau naik 15,69% dari capaian tahun sebelumnya. 

"Tren positif ini mencerminkan peningkatan profitabilitas operasional yang didorong oleh efektivitas strategi bisnis, peningkatan mutu pelayanan, serta efisiensi biaya secara berkelanjutan," Tegas I Ketut Adiputra Karang, Direktur Utama PT JBT. 

Peningkatan performa juga terlihat dari sisi operasional. Sepanjang tahun 2025, volume lalu lintas (lalin) Ruas Tol Bali Mandara mencapai 20.278.229 kendaraan, atau meningkat sebanyak 10,67% secara tahunan atau year-on-year (YoY), dengan rata-rata volume lalin harian (LHR) mencapai 55.863 kendaraan. 

Sebagai langkah proaktif mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perseroan telah mengoperasikan tambahan 2 (dua) unit Gardu Tol Otomatis (GTO) khusus kendaraan Golongan I (non-bus) di Gerbang Tol Benoa sejak 22 Desember 2025.

Di samping itu, komitmen PT JBT terhadap kualitas infrastruktur diwujudkan melalui program peningkatan mutu aset secara intensif. Melalui sejumlah program strategis, PT JBT berhasil memenuhi target Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebesar 100% dan meraih Indeks Kepuasan Pelanggan sebesar 5,68 dari skala 6,00.

Selanjutnya, dalam RUPST Tahun Buku 2025 PT JBT memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Saudara Kompyang Raka Swandika selaku Komisaris perwakilan Kabupaten Badung, dari jabatannya selaku Komisaris Perseroan, terhitung efektif sejak tanggal 31 Mei 2026. Perseroan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas segala pengabdian yang telah dijalankan oleh yang bersangkutan selama masa jabatannya. 

RUPS mengangkat Saudara I Wayan Suweta sebagai Komisaris Perseroan yang merupakan perwakilan Pemerintah Kabupaten Badung untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal 01 Juni 2026.  Menutup agenda RUPST Tahun Buku 2025, PT JBT menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham, mitra kerja, masyarakat, dan pengguna jalan atas kepercayaan serta dukungan yang telah diberikan. Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan, menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta menghadirkan konektivitas tanpa batas bagi negeri.

Peternak Babi di Denpasar Diingatkan Waspada Virus ASF

Laporan Reporter : Jero Ari 
Denpasar, Bali Kini - Kabar soal kematian massal babi yang dialami peternak di Canggu Badung dan Payangan Gianyar, membuat ketar ketir para peternak Babi di Denpasar. Diduga, kematian tersebut diakibatkan virus African Swine Fever (ASF) yang pernah menyerang peternak babi sekitar tahun 2024 lalu. Sementara ini pihak Dinas Pertanian Kota Denpasar, hanya bisa mengimbau peternak untuk rutin menjaga kebersihan kandang. 

Dinas Pertanian Kota Denpasar mengaku saat ini belum ada laporan kasus kematian massal babi yang dialami peternak di Denpasar. "Sampai saat ini belum ada laporan atau pengaduan akan kasus tersebut, Astungkara tidak ada," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kota Denpasar, Ni Made Suparmi.

Guna mengantisipasinya, Distan Kota Denpasar terus melakukan sosialisasi kepada para peternak. Menghimbau peternak untuk menjaga kebersihan kandang dan rutin melakukan penyemprotan desinfektan. Pihaknya juga meminta agar peternak tidak sembarangan masuk ke kandang babi. "Apalagi saat baru datang dari luar, wajib membersihkan diri sebelum masuk kandang," Pesan, Suparmi. 

Kasus kematian beruntun pada Babi, selain terjadi di tahun 2024, ASF pernah juga menyerang ternak babi, pada 2019 hingga 2020 lalu di Denpasar. Ciri paling nampak dari virus tersebut yakni babi yang mati mendadak. Hal itu pun memicu anjloknya harga babi dan juga daging babi saat itu. 

Kondisi saat ini yang menyerang peternak di Canggu Badung dan Payangan Gianyar sama persis seperti tahun 2024. Kebersihan kandang menjadi faktor utama dari serangan virus tersebut selain adanya faktor dari luar yang membawanya. 

Oleh sebab itu peternak babi di Denpasar diwanti-wanti agar menjaga kebersihan tersebut. Agar tak mengalami kerugian yang sangat tinggi akibat kematian yang mendadak tersebut.

Karangasem Indie Movement dan Eastribution Galang Donasi untuk Bantu Pengobatan Winda Sakit Leukemia

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Komunitas sosial dan musik Karangasem Indie Movement bersama Eastribution kembali menggelar aksi charity dan penggalangan donasi untuk membantu biaya pengobatan salah satu anak penderita kanker darah yang berasal dari Abang, Kecamatan  Abang, Kabupaten Karangasem.

Kegiatan berlangsung pada Minggu (24/5/2026) di area Car Free Day Jalur 11 Amlapura dan dilanjutkan pada sore hari di Paborito Coffee. Aksi sosial ini menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang rutin dilakukan kedua komunitas tersebut dengan konsep bermusik sambil menggalang bantuan dari masyarakat.

Kali ini, donasi ditujukan untuk membantu adik I Gusti Ayu Winda Gayatri (7), asal Kecamatan Abang, Karangasem, yang didiagnosis menderita kanker darah jenis Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL).

Koordinator kegiatan, I Dewa Gede Yudhi Diatmika alias Wok mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas untuk membantu proses pengobatan Winda yang saat ini masih terus berjalan.

Menurutnya, kondisi Winda bermula dari sakit pada bagian leher yang disertai munculnya benjolan hingga akhirnya dinyatakan mengidap leukemia. Selama menjalani perawatan, Winda telah mendapat sejumlah tindakan medis seperti transfusi darah merah dan putih, tindakan BMA, rontgen, ECHO jantung, hingga berbagai pemeriksaan laboratorium.

Akibat penyakit yang dideritanya, Winda terpaksa berhenti sekolah. Bahkan sang adik juga harus ikut berhenti sekolah karena kondisi ekonomi keluarga yang terbatas dan fokus pembiayaan diprioritaskan untuk pengobatan Winda.

“Semoga Winda cepat sembuh dan bisa bersekolah lagi. Winda pernah bercerita bercita-cita ingin menjadi seorang pilot, semoga tercapai. Astungkara,” ujar I Dewa Gede Yudhi Diatmika.

Melalui aksi sosial tersebut, komunitas berharap kepedulian masyarakat dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberi semangat bagi Winda untuk terus menjalani proses pengobatan. (Ami)

Minggu, 24 Mei 2026

Wawali Arya Wibawa Hadiri Pemelaspasan Bale Kulkul dan Piodalan Nadi Banjar Bun

Ket. Foto : Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat hadiri  Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (24/5).

DENPASAR, Bali Kini - Bertepatan dengan rahina Saniscara Kliwon Wuku Wariga, warga Banjar Bun, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur melaksanakan Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (23/5). 

Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai wujud bhakti masyarakat dalam menjaga adat, budaya, dan keharmonisan banjar.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang turut membunyikan kulkul, menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Bale Kulkul. Acara dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta menyerahkan punia dan bantuan hibah sebesar Rp300 juta untuk pembangunan bale kulkul tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Mahendra Jaya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya upacara pemelaspasan Bale Kulkul tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong serta kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya Bali yang patut dijaga dan dilestarikan.
“Setelah usai diupacarai melaspas, dumogi masyarakat Banjar Bun semakin erat dan kompak,” ujar Arya Wibawa.


Sementara itu, Ketua Panitia, I Gede Anom Pawira Suta menjelaskan bahwa Karya Pemelaspasan dilaksanakan seiring rampungnya pembangunan Bale Kulkul Banjar Bun. Prosesi tersebut kemudian dirangkaikan dengan Piodalan Nadi di Pura Merajan Banjar Bun sehingga kedua upacara dapat berlangsung bersamaan dalam satu hari yang penuh makna.

Upacara dipuput oleh Ida Pedanda Putra Keniten dari Griya Keniten, Banjar Tainsiat, Denpasar.Dengan jumlah sekitar 200 Kepala Keluarga yang tergabung dalam Banjar Bun, pihak panitia berharap keberadaan Bale Kulkul ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh krama untuk senantiasa sadar berbanjar serta aktif dalam setiap kegiatan adat dan sosial kemasyarakatan.

"Astungkara semoga dengan selesainya Pemelaspasan bale kulkul ini akan semakin menambah manfaat bagi umat," katanya.

Lebih lanjut, Bale Kulkul ini juga diharapkan menjadi simbol pemersatu masyarakat adat Banjar Bun sekaligus memperkuat keharmonisan kehidupan adat dan budaya di Kota Denpasar.(ayu)

Dari Yoga hingga Pelepasan Tukik, Rakerkomwil IV APEKSI di Denpasar Ditutup dengan Semangat Harmoni dan Kepedulian Lingkungan

Ket. Foto : Pelaksanaan penutupan Rangkaian kegiatan Rakerkomwil IV ke-21 Asosiasi APEKSI di Kota Denpasar resmi ditutup sengan yoga bersama hingga pelepasan tukik yang dihadiri Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua GOW Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Ketua DWP Kota Denpasar Ny. I Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya. Turut hadir Walikota Malang sekaligus Ketua Komwil IV APEKSI Wahyu Hidayat, jajaran pengurus Komwil IV APEKSI pada Sabtu (23/5) di kawasan Pantai Sanur

Denpasar , Bali Kini   - Rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV ke-21 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Denpasar resmi ditutup pada Sabtu (23/5) dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Penutupan kegiatan diisi dengan yoga bersama, hingga pelepasan tukik di kawasan Pantai Sanur sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua GOW Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Ketua DWP Kota Denpasar Ny. I Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya. Turut hadir Walikota Malang sekaligus Ketua Komwil IV APEKSI Wahyu Hidayat, jajaran pengurus Komwil IV APEKSI, para walikota dan wakil walikota, sekretaris daerah, hingga kepala OPD dari 13 pemerintah kota anggota Komwil IV.

Mengusung tema “Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara”, kegiatan yang berlangsung sejak 21 hingga 23 Mei tersebut menjadi ruang bertemunya berbagai pemerintah kota untuk memperkuat sinergi dan membahas tantangan pembangunan perkotaan secara bersama-sama. Sebagai tuan rumah, Kota Denpasar dinilai sukses menyelenggarakan seluruh agenda yang dipusatkan di sejumlah lokasi strategis di wilayah kota.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa disela-sela kegiatan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pemerintah kota anggota Komwil IV APEKSI, jajaran panitia, perangkat daerah, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Rakerkomwil IV ke-21 di Kota Denpasar.

“Selama tiga hari pelaksanaam Rakerkomwil ini telah membahas isu strategis perkotaan untuk mencari solusi bersama dan berkelanjutan, serta sebagai wahana tukar inovasi untuk kemajuan bersama,” ujar Arya Wibawa.

Menurutnya, kelancaran seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari tidak lepas dari semangat kebersamaan, gotong royong, dan sinergi seluruh pihak yang terlibat. Arya Wibawa juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang telah mengikuti setiap agenda kegiatan dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala daerah, delegasi, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan Rakerkomwil IV APEKSI sehingga dapat berjalan lancar, aman, dan sukses. Semoga kebersamaan dan kolaborasi yang terjalin selama di Denpasar dapat terus berlanjut untuk kemajuan kota-kota di Indonesia,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengatakan bahwa pelaksanaan Rakerkomwil IV APEKSI ke-21 di Kota Denpasar diharapkan tidak hanya menjadi ruang pertemuan antarpemerintah kota, namun juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, membangun kolaborasi, dan saling berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

Menurutnya, sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota Denpasar ingin memberikan kesan hangat kepada seluruh peserta melalui penyelenggaraan kegiatan yang tidak hanya fokus pada pembahasan isu strategis, tetapi juga memperkenalkan budaya, keramahan masyarakat, serta potensi pariwisata Kota Denpasar.

Hendar berharap seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama tiga hari dapat memberikan manfaat nyata, baik dalam memperkuat sinergi antardaerah maupun mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Dengan hadirnya para kepala daerah dan delegasi dari berbagai kota, Hendaryana optimistis kegiatan ini turut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, sektor jasa, hingga promosi destinasi wisata di Kota Denpasar.

“Harapan kami tentu melalui kegiatan ini terbangun hubungan yang semakin erat antarkota, lahir kolaborasi yang berkelanjutan, sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.(Pur)

Jelang Tri Suci Waisak Umat Budha di Vihara Gelar Pattidana untuk Leluhur

Laporan Reporter: Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini  - Menyambut perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak yang jatuh pada 31 Mei 2026 mendatang, Vihara Buddha Sakyamuni, Jalan Gunung Agung Denpasar menggelar upacara Pattidana atau pelimpahan jasa kepada para leluhur. Kegiatan ini digelar pada Minggu 24 Mei 2026 yang menjadi wujud bakti umat kepada orang tua dan leluhur yang telah tiada. 

Ketua Yayasan Buddha Sakyamuni Bali, Oscar Naib Wanouw, menjelaskan, ritual Pattidana ini merupakan puncak dari rangkaian kebajikan yang telah dipupuk oleh umat sejak awal bulan.
"Dari awal tanggal 1 Mei kita melakukan kebajikan, saat ini kita limpahkan kepada para leluhur. Dengan harapan, semoga para leluhur kita turut berbahagia melihat turunannya melakukan kebajikan atas nama beliau," ujar Oscar.

Menariknya, pelimpahan jasa dalam upacara ini tidak hanya ditujukan bagi leluhur yang memiliki garis keturunan langsung. Umat juga turut mendoakan makhluk-makhluk yang sudah tidak memiliki keturunan, terlupakan, atau yang garis keturunannya telah berpindah keyakinan. "Kita juga mendoakan semoga semua makhluk berbahagia dan dapat menerima pelimpahan jasa ini. Seandainya mereka tidak tahu, semoga para dewa memberitahukannya," tambahnya.

Bagi roh-roh yang sudah tidak diketahui lagi keturunannya atau terlupakan, pihak vihara menyediakan tempat khusus yang disebut hoping yang terletak di pintu masuk paling depan vihara. Oscar menegaskan bahwa upacara Pattidana ini bersifat universal dan terbuka untuk seluruh umat Buddha, tidak terbatas bagi warga tetap Vihara Buddha Sakyamuni saja. 

Menurutnya, mengirimkan jasa kebajikan adalah satu-satunya jalan terbaik untuk berbakti kepada orang yang telah meninggal dunia. Di Vihara Buddha Sakyamuni sendiri, upacara seperti ini rutin digelar dua kali dalam setahun.
"Ada dua kali. Menjelang hari Tri Suci Waisak dan biasanya di bulan September atau Agustus, yaitu sembahyang leluhur juga. Jadi setahun dua kali. Tetapi kalau untuk perorangan, umat sebenarnya bisa melakukan kebajikan dan pelimpahan jasa ini setiap saat di vihara," jelasnya. 

Rangkaian acara Pattidana hari ini dimulai sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WITA.  Prosesi diawali dengan tradisi berdana makan kepada Bhikkhu Sangha pada pagi hari.  Setelah itu, umat melanjutkan sembahyang di pohon bodhi untuk memohon kelancaran acara.

Prosesi ritual kemudian berlanjut dengan sembahyang di altar hoping, diteruskan ke meja leluhur umum, hingga akhirnya umat menuju ke meja donatur masing-masing yang telah dipersiapkan khusus untuk leluhur mereka. Upacara ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sekitar 900-an umat Buddha. Rangkaian acara ditutup dengan tradisi dana makan siang bersama kepada Bhikkhu Sangha.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved