-->

Senin, 29 Juni 2026

Jalin Kerja Sama Tingkatkan SDM Berwawasan Global

Ket. Foto : Sekda Denpasar Buka Interactive Talkshow, PGRI Bali dan MTC International 

Denpasar, Bali Kini - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar yang juga Ketua PGRI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membuka Interactive Talkshow yang diselenggarakan MTC International bekerja sama dengan Casa College Cyprus di Hotel Grand Palace Sanur, Senin (29/6).


Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PGRI Provinsi Bali dan MTC International. Dimana Kerja sama ini bertujuan memfasilitasi satuan pendidikan serta para guru dalam meningkatkan pengetahuan global, khususnya di bidang penguasaan bahasa, kesiapan kerja, dan akses pendidikan internasional.


Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Bali agar mampu bersaing di era global. Menurutnya, PGRI Bali memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan berbagai gagasan dan inovasi dalam dunia pendidikan agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terus berlangsung.


"Semangat kita adalah siapa yang mampu beradaptasi dengan perubahan, maka dialah yang akan memenangkan persaingan di era ekonomi global. PGRI sebagai organisasi profesi guru memiliki tujuan menciptakan SDM unggul, baik peserta didik maupun guru sebagai fasilitator pembelajaran," ujarnya.


Ia menjelaskan, melalui kemitraan dengan MTC International diharapkan para pelajar, khususnya siswa SMA dan SMK di Bali, memiliki wawasan global serta alternatif untuk melanjutkan pendidikan maupun memperoleh kesempatan kerja di luar negeri.


Selain itu, peningkatan kapasitas tidak hanya diberikan kepada siswa, tetapi juga kepada para guru. Menurutnya, guru harus memiliki kompetensi yang memadai agar mampu menjadi pendamping yang efektif bagi peserta didik.

"Tidak hanya murid yang harus ditingkatkan kapasitasnya, guru juga harus terus meningkatkan kompetensinya sebagai pendamping. Jangan sampai mendampingi tetapi belum memiliki kemampuan yang memadai," tegasnya.

Lebih lanjut Eddy Mulya mengatakan, PGRI Bali akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Bali. Ia berharap generasi muda Bali memiliki pola pikir global tanpa meninggalkan karakter dan jati diri masyarakat Bali yang dikenal ramah, beretika, dan memiliki kualitas pelayanan yang baik.


Sementara itu, Direktur Utama MTC International, I Putu Miasta, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membuka peluang pendidikan dan karier internasional bagi generasi muda Indonesia.


Menurutnya, masih banyak anggapan di masyarakat bahwa bekerja atau belajar di luar negeri memerlukan biaya sangat besar dan penuh risiko penipuan. Melalui kerja sama ini, pihaknya ingin membuka akses yang lebih luas dan memberikan edukasi mengenai jalur pendidikan maupun pekerjaan yang aman dan legal.

"Kami ingin membantu menyukseskan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM, mengurangi pengangguran, serta mengangkat kesejahteraan masyarakat. Ini menjadi titik awal bagi generasi muda untuk memiliki kompetensi yang diakui secara global," katanya.


Ia menambahkan, dalam Interactive Talkshow tersebut juga dihadirkan narasumber langsung dari President & Executive Director Casa College Cyprus Mr. Yiannis Saveriades, yang memberikan informasi mengenai peluang studi, program kerja sambil kuliah, hingga prospek karier di Eropa.


Melalui kolaborasi ini diharapkan semakin banyak generasi muda Bali yang memiliki kompetensi internasional, pengalaman global, serta mampu kembali ke Indonesia untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa. (Ayu)

Walikota Jaya Negara Nuek Bagia Pulakerti, Tandai Penyineban Karya Agung di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Penyineban Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, Mapadudusan Agung Menawa Ratna di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek, Redite Umanis Langkir, Minggu (28/6).

Buleleng, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Penyineban Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, Mapadudusan Agung Menawa Ratna di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek, Redite Umanis Langkir, Minggu (28/6). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku pangrajeg karya mebgikuti prosesi Nuek Bagia Pulakerti. 

Diiringi suara gambelan dan kidung, rangkaian upacara penyineban berlangsung khidmat yang diawali dengan ngias Ida Bhatara Sesuhunan, dilanjutkan dengan persembahyangan bersama penyineban karya yang diakhiri dengan sesolahan Topeng Dalem Sidakarya dan Nuek Bagia Pulakerti. 

Klian Desa Adat Sumber Klampok, I Putu Artana selaku pengempon pura mengatakan, Pujawali di Pura Payogan Agung dan Pura Beji Segara Rupek jatuh setiap tahun sekali bertepatan dengan Tilem Sadha. Dimana, pada tahun ini dilaksanakan Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, Mapadudusan Agung Menawa Ratna di kedua pura tersebut. 

Rangkaian karya telah berlangsung sejak 1 Mei lalu yang diawali dengan matur piuning karya. Selanjutnya pada 12 Juni dilaksanakan upacara Tawur yang dilanjutkan dengan upacara Melasti keesokan harinya pada 13 Junu lalu. Sementara itu, Puncak Karya telah berlangsung pada Tilem Sasih Sadha pada Minggu (14/6) lalu. Selanjutnya dilaksanakan Bhakti Penganyar hingga penyineban. Nantinya, sehari setelah penyineban pada Senin (28/6) mendatang akan dilaksanakan Upacara Nyegara Gunung dan sebagai pamuput karya akan dilaksanakan Bulan Pitung Dina Karya pada 26 Juli mendatang. 

"Semoga dengan pelaksanaan Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, Mapadudusan Agung Menawa Ratna di Pura Dang Khayangan Payogan Agung dan Taman Beji Segara Rupek ini dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia serta semua umat dalam lindungan Ida Sang Hyang Widi Wasa," ujarnya

Sementara, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara yang juga selaku Pangrajeg Karya mengatakan bahwa rangkaian pujawali ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Pujawali ini juga diharapkan menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana. 

Jaya Negara mengaku bersyukur, seluruh rangkaian karya dapat berjalan lancar. Tentunya, dengan semangat gotong royong serta semangat ngayah tulus ikhlas, seluruh rangkaian karya hingga nutug Bulan Pitung Dina dapat berjalan lancar. 

"Dengan pelaksanaan karya agung ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara. (Ags/HumasDps)

Walikota Jaya Negara Hadiri Bhakti Pujawali di Pura Sakenan

Ket. Foto : Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri Bhakti Pujawali di Pura Sakenan Desa Adat Serangan, Denpasar, Sabtu (27/6).


Denpasar , Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama jajaran Pemerintah Kota Denpasar menghadiri rangkaian Bhakti Pujawali di Pura Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar, Sabtu (27/6). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, serta pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan ribuan umat yang tangkil untuk melaksanakan persembahyangan.

Berdasarkan Dudonan Piodalan yang diterbitkan Puri Agung Kesiman selaku Pengempon Pura Sakenan, rangkaian piodalan diawali pada Kamis (25/6) dengan kegiatan mareresik, mamenjor, ngiyas pelinggih, serta ngunggahang lamak yang melibatkan pemangku, pengemong, panitia, mahasiswa, siswa, dan masyarakat. Selanjutnya, pada Jumat (26/6) dilaksanakan prosesi Ngelungsur Ida Bhatara ke Pura Pesamuhan Agung. Puncak pujawali berlangsung pada Sabtu (27/6), ditandai dengan persembahyangan bersama serta pementasan Tari Rejang Wali, Tari Topeng Wali, dan Wayang Lemah sebagai bagian dari upacara sakral.
Rangkaian persembahyangan akan dilanjutkan dengan Bhakti Penganyar pada Minggu (28/6), Senin (29/6), dan Selasa (30/6). Pada hari terakhir juga akan dilaksanakan upacara Penyineban sebagai penutup seluruh rangkaian piodalan dengan prosesi Ida Bhatara kembali ke payogan.

Usai mengikuti persembahyangan, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan bahwa pelaksanaan Bhakti Pujawali merupakan momentum untuk memperkuat sradha dan bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus memohon keselamatan, kedamaian, serta kerahayuan jagat.
"Melalui pelaksanaan Pujawali ini, semoga seluruh umat senantiasa diberikan tuntunan untuk menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan sebagai implementasi ajaran Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara.

Di sela-sela kegiatan, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, menjelaskan bahwa berdasarkan tuntunan sastra suci Hindu seperti Lontar Sundarigama, Lontar Jaya Kusuma, dan Usana Bali, Hari Suci Kuningan merupakan momentum puncak kemenangan Dharma melawan Adharma yang dirayakan dengan penuh rasa syukur. 
Ditambahkan, perayaan Kuningan juga sarat makna filosofis melalui berbagai sarana upakara, seperti nasi kuning, tamiang, serta endong.

"Sebagai salah satu Pura Dang Kahyangan yang disucikan dan menjadi pilar spiritual di Kota Denpasar, Pura Sakenan senantiasa dipadati umat dari berbagai daerah. Kehadiran PHDI Kota Denpasar, majelis agama, perangkat desa adat, serta seluruh pemedek mencerminkan semangat kebersamaan dalam memohon anugerah kesehatan, kedamaian, dan kesejahteraan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa," ujar I Made Arka. (Pur/humasdps)

Minggu, 28 Juni 2026

Nobar Piala Dunia 2026 Ramaikan Jalur 11 Karangasem, Pemkab Jadikan Agenda Mingguan

Laporan Reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini – Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di jalan Veteran, Jalur 11, Karangasem pada Minggu (28/6). Kegiatan yang dipadukan dengan program Car Free Day ini berlangsung sejak pukul 06.00 WITA dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat pecinta sepak bola.

Nobar turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati serta Komando Distrik Militer 1623/Karangasem beserta personel, serta warga yang memadati lokasi untuk menyaksikan pertandingan Kolombia melawan Portugal dan Uruguay menghadapi Inggris.

Pemerintah Kabupaten Karangasem menyatakan kegiatan nobar akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap Minggu pagi selama perhelatan Piala Dunia 2026 berlangsung hingga babak final. Khusus laga final, pemerintah juga akan menyiapkan lokasi nobar apabila jadwal pertandingan tidak jatuh pada hari Minggu.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata mengatakan kegiatan ini menjadi wadah hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat melalui olahraga.

“Nobar ini akan kami laksanakan secara berkesinambungan setiap Minggu selama Piala Dunia berlangsung. Kalau finalnya tidak hari Minggu, tetap akan kami siapkan tempat khusus agar masyarakat bisa menyaksikan bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengaku menjagokan Portugal untuk memenangkan laga melawan Kolombia. Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa justru memberikan dukungan kepada Kolombia, sehingga menghadirkan perbedaan prediksi yang disambut meriah oleh masyarakat yang hadir. (Ami)

Jumat, 26 Juni 2026

Bangli Pukau Ribuan Penonton di Panggung Ardha Candra, Tampilkan Garapan Apik Tari Bapang Barong Ket


Denpasar , Bali Kini  – Gemuruh tepuk tangan dan decak kagum menggema di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya (Art Center), Denpasar pada Rabu (24/6/2026) malam. Duta Kabupaten Bangli yang diwakili oleh Sanggar Swara Padma Bhuana, Desa Undisan, sukses menghipnotis ribuan pasang mata yang memadati tribun dalam ajang Wimbakara (Lomba) Tari Bapang Barong Ket

​Penampilan sekaa penari dan penabuh asal Bumi Sejuk Bangli ini terbukti tampil all-out dan memukau sejak detik pertama memasuki panggung. Gerakan barong yang dinamis, bertenaga, sekaligus penuh vibrasi magis berhasil berpadu apik dengan hentakan ritme kendang dan tabuh yang harmonis.

​Semangat para seniman muda Bangli malam itu kian membara berkat kehadiran langsung jajaran pimpinan tertinggi Kabupaten Bangli di tribun penonton. Kehadiran para pimpinan ini menjadi suntikan motivasi yang luar biasa bagi para peserta di atas panggung.​Hadir memberikan dukungan moral secara langsung  Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta beserta Ny. Sariasih Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar beserta Ny.Suciati Diar Ketua DPRD Kabupaten Bangli I Ketut Suastika, Anggota Forkompimda Kabupaten Bangli,Pimpinan OPD di Kabupaten Bangli, Pimpinan BUMD di Kabupaten Bangli, pengamat seni dan pecinta seni.
​"Kehadiran seluruh jajaran pimpinan ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bangli dalam mengapresiasi, menjaga, dan melestarikan seni budaya adiluhung, sekaligus membakar semangat pemuda kita yang sedang berjuang membawa nama baik daerah," ujar salah satu official tim Bangli di sela-sela acara.

​Sanggar Swara Padma Bhuana dari Desa Undisan ini berhasil membawakan taksu khas Bangli. Pola tabuh yang rapi serta penjiwaan karakter Barong Ket yang kuat sukses menjaga ritme ketegangan penonton dari awal hingga akhir pertunjukan. Riuh rendah sorak-sorai penonton tak henti-hentinya mengalir, mengukuhkan bahwa Bangli menjadi salah satu kontestan yang paling diperhitungkan dalam ajang bergengsi tahun ini.

​Melalui penampilan gemilang ini, Duta Bangli tidak hanya sekadar berkompetisi, tetapi juga berhasil menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa regenerasi seniman di Kabupaten Bangli berjalan dengan sangat luar biasa dan berkarakter kuat.

2 PPPK Karangasem Dipecat, Mayoritas Kontrak 2.442 Pegawai Diperpanjang

Laporan Reporter : Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini  – Pemerintah Kabupaten Karangasem memperpanjang masa kontrak sebanyak 2.442 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun, terdapat 11 PPPK yang tidak melanjutkan masa kerja, terdiri dari 9 orang yang mengundurkan diri dan 2 orang yang dipecat.

Kepala BKPSDM Kabupaten Karangasem, Cokorda Alit Surya Prabawa, mengatakan sembilan PPPK memilih mengundurkan diri atas kemauan sendiri dengan berbagai alasan, mulai dari memperoleh pekerjaan yang lebih baik hingga alasan merawat keluarga sakit.

Sementara itu, dua PPPK diberhentikan karena melakukan pelanggaran yang berbeda. Satu orang diberhentikan karena tersandung kasus narkoba, sedangkan satu orang lainnya diberhentikan karena melanggar disiplin kerja dengan tidak masuk kerja selama lebih dari 10 hari berturut-turut tanpa keterangan.

“Untuk yang kasus disiplin, yang bersangkutan sudah kami hubungi dan diberikan kesempatan untuk memberikan penjelasan. Bahkan surat panggilan telah kami layangkan sampai tiga kali. Namun tidak ada tanggapan maupun klarifikasi, sehingga sesuai ketentuan yang berlaku yang bersangkutan diberhentikan,” ujar Cokorda Alit Surya Prabawa.

Menurutnya, pemberhentian tersebut dilakukan setelah melalui proses dan tahapan yang telah diatur dalam peraturan kepegawaian. BKPSDM juga telah mengedepankan pendekatan persuasif sebelum mengambil keputusan akhir.

Meski terdapat sejumlah PPPK yang tidak melanjutkan kontrak, Cokorda memastikan mayoritas pegawai tetap memperoleh perpanjangan masa kerja. Dari total PPPK yang dievaluasi, sebanyak 2.442 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan kontrak kerja.

“Kami berharap seluruh PPPK yang telah diperpanjang kontraknya dapat terus menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya.

Kamis, 25 Juni 2026

Perkuat Basis Data Daerah, Pemkab Bangli dan BPS Teken Komitmen Bersama Sukseskan Sensus Ekonomi 2026.


BANGLI , Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Bangli menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sebagai fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang berbasis data. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama antara Pemerintah Kabupaten Bangli dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangli yang berlangsung di Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB) Setda Kabupaten Bangli, Rabu (24/6).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, bersama Kepala BPS Kabupaten Bangli, I Dewa Ayu Kadek Satrini, serta disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati Bangli, pimpinan Perangkat Daerah (PD), dan perwakilan pelaku usaha di Kabupaten Bangli.

Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki arti strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah di masa mendatang. Menurutnya, data yang akurat dan mutakhir merupakan instrumen utama dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang efektif dan tepat sasaran.

“Keakuratan data adalah kompas bagi setiap kebijakan pembangunan. Tanpa data yang valid, pemerintah akan kesulitan menentukan langkah yang tepat dalam menjawab berbagai tantangan ekonomi. Karena itu, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil sensus nantinya akan menjadi landasan dalam menyusun berbagai program pembangunan, mulai dari pemberdayaan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan sektor-sektor ekonomi unggulan daerah.

Bupati juga mengajak seluruh pelaku usaha, baik skala mikro, kecil, menengah maupun besar, termasuk usaha rumah tangga, untuk menyambut petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi usaha yang dijalankan.

“Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan sensus ini. Data yang disampaikan secara jujur akan menghasilkan gambaran ekonomi daerah yang lebih akurat sehingga kebijakan yang lahir benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bangli, I Dewa Ayu Kadek Satrini, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memotret berbagai perubahan struktur ekonomi yang terjadi dalam satu dekade terakhir.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola bisnis dan perilaku konsumsi masyarakat secara signifikan. Fenomena seperti tumbuhnya toko daring tanpa lokasi fisik, meningkatnya transaksi digital, hingga berkembangnya ekonomi berbasis platform dan pekerja lepas (freelancer) menjadi bagian dari dinamika ekonomi baru yang harus tercatat secara komprehensif.

“Dinamika ekonomi saat ini jauh berbeda dibandingkan sepuluh tahun lalu. Perubahan tersebut perlu didokumentasikan secara lengkap agar pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi ke depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Satrini mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali tersebut melalui gerakan TIR, yakni Terima petugas resmi yang beridentitas lengkap, Isi data dengan jujur sesuai kondisi sebenarnya, dan Rahasia data dijamin sepenuhnya oleh undang-undang.

Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, Pemerintah Kabupaten Bangli dan BPS Kabupaten Bangli sepakat memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor, meningkatkan sosialisasi hingga tingkat desa dan kelurahan, serta memastikan seluruh tahapan sensus berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.

Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan satu data ekonomi Kabupaten Bangli yang valid, akurat, dan akuntabel sebagai dasar pembangunan daerah yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan.

Lewat CSR BUMDesma, Bupati Kembang Bantu Seragam Anak Yatim

​JEMBRANA , BALI KINI – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menyerahkan bantuan seragam dan alat sekolah kepada puluhan anak yatim dan yatim piatu di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kamis (25/6). 

Bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Cahaya Eksa Mandiri LKD Kecamatan Mendoyo.

​Penyerahan bantuan yang berlangsung di Kantor Lurah Tegalcangkring tersebut menyasar 23 anak yatim/piatu. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua/wali murid dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah menjelang tahun ajaran baru.

​Dalam sambutannya, Bupati I Made Kembang Hartawan menekankan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan. Ia mengapresiasi karena bantuan yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan riil para siswa di lapangan.

​"Bantuan yang diberikan ini harus tepat, mulai dari ukuran sepatu, baju, hingga celana. Dengan begitu, bantuan yang disalurkan benar-benar bermanfaat dan tidak sia-sia," ujarnya

​Di hadapan anak-anak penerima manfaat, Bupati Kembang juga memberikan motivasi mendalam agar mereka tidak berkecil hati dan tetap menatap masa depan dengan penuh keyakinan.

​"Untuk anak-anakku sekalian, harus tetap semangat. Meskipun dalam situasi yang penuh tantangan seperti sekarang, tetaplah optimis. Roda kehidupan pasti berputar, teruslah belajar dengan giat," pesannya.


​Lebih lanjut, Bupati Jembrana menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada BUMDesma Cahaya Eksa Mandiri yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial di wilayahnya melalui program CSR yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

​Sementara itu, Camat Mendoyo, I Putu Nova Noviana, menjelaskan bahwa alokasi dana CSR untuk Kelurahan Tegalcangkring tercatat sebesar Rp47.658.000. Dana tersebut dimanifestasikan ke dalam dua kegiatan utama, yakni program bedah warung serta pengadaan seragam dan alat sekolah untuk anak yatim/piatu.

​"Secara keseluruhan, total dana CSR yang dikucurkan oleh BUMDesma pada tahun 2026 ini mencapai Rp425.352.852. Dana ini disebar secara proporsional ke 10 desa dan 1 kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Mendoyo," paparnya.


​Ia menambahkan, selain pembagian seragam dan alat sekolah, sinergi program sosial ini juga menyasar sektor lain. Program bedah warung sebelumnya telah diresmikan oleh Bupati Jembrana di Desa Yehembang dan Kelurahan Tegalcangkring. Sementara untuk program bedah rumah dan servis rumah dipusatkan di Desa Penyaringan.

​"Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada BUMDesma, Pemerintah Kabupaten Jembrana, dan seluruh pihak yang terlibat. Semoga bantuan ini memberikan manfaat yang besar dan memicu semangat gotong royong yang lebih kuat ke depan," pungkasnya.(*)

Rapat Paripurna DPRD, Bupati Kembang Tegaskan Opini WTP Bukan Akhir, Melainkan Amanah Sejahterakan Warga Jembrana

Jembrana ,Bali Kini  – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menunjukkan kinerja positif dalam pengelolaan keuangan daerah. Dalam Rapat Paripurna I DPRD Jembrana Masa Persidangan III Tahun 2025/2026, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban konstitusional penyelenggaraan pemerintahan daerah, Kamis (25/6) di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Jembrana.  

Bupati Kembang menegaskan, penyampaian Ranperda tersebut merupakan amanat peraturan perundang-undangan setelah laporan keuangan pemerintah daerah selesai diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.  Menurutnya, proses tersebut tidak sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Bupati Kembang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mengawal pembangunan Jembrana sepanjang tahun lalu. Tahun 2025 dinilainya memiliki makna khusus karena menjadi tahun pertama dirinya bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) memimpin Kabupaten Jembrana.
“Keberhasilan tidak pernah lahir dari kekuatan seorang pemimpin semata. Keberhasilan merupakan buah dari gotong royong, kebersamaan, dan sinergi seluruh elemen dalam mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya juga mengungkapkan rasa syukur atas kembali diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah, dukungan DPRD, serta kepercayaan masyarakat Jembrana.

Ia menegaskan, opini WTP bukanlah tujuan akhir yang membuat pemerintah berpuas diri. Sebaliknya, predikat tersebut merupakan amanah untuk terus meningkatkan integritas, disiplin, inovasi, serta memastikan setiap kebijakan dan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ukuran keberhasilan pemerintahan bukan hanya tertibnya laporan keuangan, tetapi sejauh mana setiap program dan anggaran mampu menghadirkan kesejahteraan, memperkuat rasa keadilan, dan menumbuhkan harapan bagi masyarakat,” tegasnya.

Terkait pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Bupati Kembang memaparkan bahwa Pendapatan Daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pendapatan Transfer berhasil direalisasikan sebesar Rp1,197 triliun atau 102,16 persen dari target sebesar Rp1,172 triliun.
Dari sisi PAD, realisasi mencapai Rp244,57 miliar atau 105,96 persen dari target sebesar Rp230,81 miliar. Sementara Pendapatan Transfer terealisasi sebesar Rp952,93 miliar atau 101,23 persen dari target Rp941,26 miliar.

Pada sisi belanja, Pemkab Jembrana menganggarkan Rp1,244 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,174 triliun atau sebesar 94,37 persen. Realisasi tersebut terdiri atas Belanja Operasi sebesar Rp935,79 miliar atau 94,29 persen dari anggaran, Belanja Modal Rp97,50 miliar atau 93,84 persen, Belanja Tidak Terduga Rp1,32 miliar atau 16,02 persen, serta Belanja Transfer Rp140,30 miliar atau 99,98 persen.

Sementara itu, pada komponen pembiayaan daerah, realisasi Penerimaan Pembiayaan mencapai Rp76,28 miliar atau 97,48 persen dari target Rp78,25 miliar. Adapun Pengeluaran Pembiayaan terealisasi Rp3,4 miliar atau 62,96 persen dari target Rp5,4 miliar.

Dengan capaian tersebut, Bupati Kembang berharap pengelolaan keuangan daerah yang semakin baik dapat menjadi fondasi kuat untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jembrana di berbagai sektor.
“Capaian yang diraih hari ini harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh. Pemerintah akan terus berupaya memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya ( *)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved