-->

Senin, 27 Juli 2026

Penyerahan Alsintan Power Thresher di Subak Keduwa, Bupati Kembang Hartawan Instruksikan Kadis Pertanian dan Penyuluh Rajin Turun Serap Aspirasi Petani.

Jembrana , Bali Kini – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui percepatan mekanisasi pertanian, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menyerahkan secara langsung bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) pascapanen berupa power thresher (mesin perontok padi) kepada tujuh kelompok tani atau subak. Penyerahan bantuan yang bersumber dari APBN Kementerian Pertanian RI tersebut berlangsung di kawasan lahan Subak Keduwa, Kecamatan Negara, Rabu (22/7/2026).

Penggunaan mesin pertanian menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan lahan, mulai dari proses prapanen hingga pascapanen. Kendati demikian, penerapan teknologi pertanian di lapangan selama ini masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan jumlah alsintan serta kondisi sebagian mesin yang sudah tidak optimal.

Mengawali sambutannya, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian beserta seluruh penyuluh pertanian agar rajin turun ke lapangan guna menemui para petani dan menyerap aspirasi mereka secara langsung.
"Pak Kadis harus sering menemui petani dan menyerap aspirasi mereka. Sebab, jika kita tidak turun langsung ke lapangan, kita tidak akan pernah tahu keluhan dan kendala nyata yang dihadapi petani," tegas Bupati Kembang.


Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa penyaluran bantuan power thresher ini difokuskan untuk mendukung wilayah subak yang memiliki karakteristik lahan khusus, yakni area yang tidak memungkinkan penggunaan mesin combine harvester akibat keterbatasan topografi lahan maupun ketersediaan unit.

"Alsintan ini tentu sangat bermanfaat, terutama ketika lahan petani sedang becek, berukuran kecil, atau tidak dapat dijangkau oleh mesin combine," ucapnya.

Dimomen itu Bupati Kembang juga mencoba secara langsung pengoperasian power thresher di area sawah Subak Kedal untuk memastikan unit bantuan dapat dipergunakan secara optimal oleh para petani. Dengan hadirnya bantuan mesin perontok padi ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap produktivitas sektor pertanian terus meningkat serta mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan yang berkelanjutan di wilayah Jembrana.

"Mohon dimanfaatkan dengan maksimal nggih, Pak. Perlu diingat, ini adalah bantuan untuk kelompok tani, jadi ini milik bersama, bukan milik pribadi, dan tolong dirawat dengan baik. Astungkara bantuan niki dapat bermanfaat. Kami sangat berharap, dengan adanya bantuan pemerintah ini, hasil produksi pertanian juga akan meningkat," tandasnya.

​Adapun tujuh kelompok tani/subak penerima bantuan alsintan yang telah lolos verifikasi dan memenuhi syarat meliputi:
​Subak Yehembang (Kecamatan Mendoyo)
​Subak Air Sumbul (Kecamatan Mendoyo)
​Subak Sawe Dauh Tukad (Kecamatan Jembrana)
​Subak Keduwa (Kecamatan Negara)
​Subak Telepus Sari (Kecamatan Negara)
​Subak Paswar Palasari (Kecamatan Melaya)
​Subak Mertasari (Kecamatan Melaya) (*)

KONI Karangasem Miliki Kepengurusan Baru, Pandu Prapanca Lagosa Usung Misi Tingkatkan Prestasi

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karangasem periode 2026–2030 resmi memulai tugasnya. Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, yang dilantik sebagai Ketua KONI, langsung menegaskan komitmennya membangkitkan prestasi olahraga sekaligus mengangkat posisi Karangasem dari papan bawah pada ajang olahraga tingkat Provinsi Bali.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus KONI Karangasem berlangsung di hadapan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, jajaran Forkopimda, pengurus KONI Provinsi Bali, kepala sekolah, serta perwakilan cabang olahraga.

Dalam sambutan perdananya, Pandu mengakui kondisi prestasi olahraga Karangasem saat ini masih jauh dari harapan. Menurutnya, tantangan tersebut harus dijawab melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh insan olahraga.

“Hari ini seluruh pengurus KONI telah dilantik. Memimpin rumah besar KONI merupakan tanggung jawab yang besar bagi kami. Masih banyak hal yang harus dibenahi dan dipikirkan untuk masa depan KONI Karangasem,” ujarnya.

Ia mengatakan Karangasem selama ini masih menjadi penghuni papan bawah pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi. Karena itu, kepengurusan yang baru bertekad mengubah kondisi tersebut melalui pembinaan yang lebih serius dan terarah.

“Kalau bicara prestasi olahraga, kita harus mengelus dada karena Karangasem masih berada di zona degradasi, di posisi delapan dari sembilan peserta. Kami tidak ingin kondisi ini terus terjadi dari tahun ke tahun,” tegasnya.

Pandu optimistis Karangasem memiliki banyak atlet potensial yang mampu bersaing apabila mendapat pembinaan yang berkelanjutan. Untuk itu, pihaknya akan memperkuat sistem pembinaan atlet, meningkatkan kualitas organisasi, serta mempererat sinergi dengan KONI Provinsi Bali dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia juga mengajak seluruh atlet menjadikan semangat perjuangan para leluhur Karangasem sebagai motivasi untuk terus berjuang meraih prestasi.

“Selama peluit juri belum dibunyikan, raihlah semuanya sehingga bendera Karangasem bisa berkibar di setiap kompetisi,” katanya.

Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali yang akan digelar di Kabupaten Buleleng, Pandu menyampaikan optimisme bahwa Karangasem mampu memberikan kejutan.

“Tunggu kami di Buleleng. Jangan pandang remeh Karangasem. Kami akan membawa bendera Karangasem dengan gagah dan mewarisi semangat para pejuang,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Bali, Ketut Jagra Sunu, menilai pelantikan kepengurusan baru menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan olahraga secara lebih terarah dan berkelanjutan. Ia berharap KONI Karangasem mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional melalui organisasi yang solid dan profesional.

Dukungan juga datang dari Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata. Ia bahkan memasang target ambisius bagi kepengurusan baru dengan menargetkan Karangasem mampu menembus tiga besar pada ajang Porprov.

“Saya menargetkan Karangasem masuk tiga besar. Pemerintah Kabupaten Karangasem siap mendorong dari sisi pendanaan agar pembinaan olahraga berjalan maksimal,” tegas Gus Par.

Ia meminta KONI segera menyusun sistem pembinaan atlet yang berjenjang dan berkelanjutan sehingga prestasi yang diraih tidak hanya bersifat sesaat.

“KONI harus menjadi rumah besar bagi seluruh cabang olahraga untuk meningkatkan prestasi. Bangun sistem yang kuat, tingkatkan profesionalisme, dan lahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Karangasem,” pungkasnya. (Ami)

HUT Ke-3 Ki Barak Sesana Kabupaten Karangasem: "Kebersamaan dalam Dharma, Kuat dalam Persaudaraan, Tangguh Mengabdi"


Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem,Bali Kini  – Pasikian Pecalang Ki Barak Sesana (KBS) Kabupaten Karangasem memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 dengan mengusung tema "Kebersamaan dalam Dharma, Kuat dalam Persaudaraan, Tangguh Mengabdi." Perayaan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan semeton, meningkatkan kualitas pengabdian, serta memperkokoh komitmen dalam menjaga nilai-nilai luhur adat, budaya, dan spiritual warisan leluhur.
Acara dihadiri oleh jajaran Pengurus Ki Barak Sesana Provinsi Bali yang dipimpin langsung oleh Ketua Pande Putu Suardika, didampingi Sekretaris, Bendahara, serta jajaran pengurus provinsi lainnya.

Kehadiran pengurus provinsi menjadi bentuk dukungan dan motivasi bagi penguatan organisasi Ki Barak Sesana di Kabupaten Karangasem.
Turut hadir sebagai undangan kehormatan, Jero Gede Pande Sudarta, selaku Penglingsir Pura Catur Lawa Pande Besakih. Kehadiran beliau memberikan makna spiritual yang mendalam sekaligus menjadi pengingat agar seluruh anggota senantiasa berpegang teguh pada Dharma, menghormati bhisama leluhur, serta menjaga persaudaraan sebagai fondasi utama organisasi.

Peringatan HUT ke-3 ini bertujuan mempererat tali persaudaraan antaranggota, memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat, serta memperkokoh sinergi dengan pemerintah, desa adat, dan seluruh komponen masyarakat. Selain sebagai ajang silaturahmi dan konsolidasi organisasi, kegiatan ini juga menjadi wahana untuk menumbuhkan kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan nilai-nilai ngayah yang menjadi bagian dari jati diri masyarakat Bali.

Sebagai implementasi nyata dari tema yang diusung, rangkaian HUT ke-3 diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Salah satunya adalah bakti sosial berupa penyerahan paket sembako kepada para lansia dari keluarga besar Ki Barak Sesana sebagai wujud penghormatan, kepedulian, dan rasa bhakti kepada para sesepuh yang telah memberikan teladan serta pengabdian bagi organisasi dan masyarakat.

Semangat ngayah juga diwujudkan melalui kegiatan gotong royong dan pembuatan uperengga secara bersama-sama dalam rangka mendukung pelaksanaan Ngaben Massal Warga Pande Kabupaten Karangasem. Kegiatan ini mencerminkan nilai kebersamaan, saling membantu tanpa pamrih, serta pelestarian tradisi dan budaya Bali yang diwariskan oleh para leluhur.
Selain itu, seluruh peserta melaksanakan persembahyangan bersama sebagai ungkapan rasa syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas perjalanan tiga tahun Ki Barak Sesana Kabupaten Karangasem. Persembahyangan ini juga menjadi doa bersama agar organisasi senantiasa memperoleh kerahayuan, tuntunan Dharma, serta kekuatan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, adat, agama, bangsa, dan negara.

Dalam sambutannya, Ketua Ki Barak Sesana Provinsi Bali, Pande Putu Suardika, mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga persatuan dan menjadikan organisasi sebagai wadah pembinaan karakter serta pengabdian.
"Ki Barak Sesana bukan sekadar organisasi, tetapi keluarga besar yang dipersatukan oleh Dharma. Persaudaraan yang kuat akan melahirkan pengabdian yang tulus. Karena itu, mari kita terus menjaga kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Pande N.Gunasta Ketua MSWP Kabupaten Karangasem menegaskan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kemampuannya menjaga nilai-nilai luhur leluhur dalam setiap tindakan.
"Ngayah, saling asah, saling asih, dan saling asuh merupakan warisan yang harus terus dijaga. Ketika persaudaraan dibangun di atas Dharma, maka organisasi akan menjadi kuat, harmonis, dan mampu memberikan manfaat bagi banyak orang," pesannya.

Rangkaian kegiatan HUT ditutup dengan ramah tamah dan kebersamaan seluruh peserta sebagai simbol eratnya ikatan persaudaraan di lingkungan Ki Barak Sesana.

Melalui tema "Kebersamaan dalam Dharma, Kuat dalam Persaudaraan, Tangguh Mengabdi," Ki Barak Sesana Kabupaten Karangasem menegaskan komitmennya untuk terus menjadi organisasi yang menjunjung tinggi nilai Satya, Dharma, dan Kawicaksanan, mempererat persaudaraan semeton, mengembangkan semangat sosial kemasyarakatan, melestarikan adat dan budaya Bali, serta senantiasa hadir dengan pengabdian yang tulus bagi masyarakat.
Memasuki usia yang ketiga, Ki Barak Sesana Kabupaten Karangasem optimistis akan terus bertumbuh sebagai organisasi yang semakin solid, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur warisan leluhur yang menjadi landasan utama dalam setiap langkah pengabdiannya.

"Tiga tahun adalah awal perjalanan. Dengan restu Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan tuntunan para leluhur, Ki Barak Sesana akan terus melangkah, menjaga persaudaraan, menguatkan pengabdian, serta menjadi teladan dalam melestarikan nilai-nilai luhur Bali bagi generasi kini dan yang akan datang." (ami)

Motor Warga Hanyut Diterjang Banjir di Subagan, Warga dan Camat Bahu-membahu Lakukan Evakuasi


Laporan Reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

KARANGASEM, Bali Kini – Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem sejak Minggu (26/7/2026) malam hingga Senin (27/7/2026) dini hari mengakibatkan banjir di Banjar Tengah Kaler, Desa Subagan, Kecamatan Karangasem. Selain merendam permukiman warga, derasnya arus banjir juga menghanyutkan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX berwarna merah milik I Gusti Putu Sudana hingga terseret ke sungai di samping rumahnya.

Proses evakuasi motor dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat. Camat Karangasem, I Wayan Gusita, turut turun langsung membantu proses evakuasi bersama warga. Di saat bersamaan, pihaknya juga menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem untuk meminta bantuan penanganan.

Pemilik kendaraan, I Gusti Putu Sudana, mengatakan banjir mulai masuk ke rumahnya sekitar pukul 02.00 WITA. Saat itu ia terbangun karena air telah menggenangi kamar dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.

“Air tiba-tiba masuk ke dalam rumah. Saya langsung bangun dan berusaha menutup celah agar air tidak terus masuk ke rumah,” ujarnya.

Di tengah upaya menyelamatkan barang-barang di dalam rumah, arus banjir yang cukup deras menyeret sepeda motor Yamaha NMAX merah miliknya hingga masuk ke sungai di samping rumah. Beruntung, motor tersebut berhasil ditemukan dan dievakuasi berkat bantuan warga.

Sementara itu, Camat Karangasem I Wayan Gusita mengatakan banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Namun, menurutnya kondisi diperparah oleh masih adanya sampah yang menyumbat aliran sungai sehingga air meluap ke permukiman warga.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai maupun saluran drainase. Dengan menjaga kebersihan aliran air, diharapkan risiko banjir saat hujan deras dapat diminimalkan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai. Jangan membuang sampah ke aliran sungai karena dapat menyumbat aliran air dan memperparah banjir,” tegasnya. (Ami)

Sabtu, 25 Juli 2026

5 Anak Binaan LPKA Karangasem Terima Remisi Hari Anak Nasional 2026Bupati Gus Par: Momentum Bangun Masa Depan yang Lebih Baik


Karangasem, Bali Kini - Sebanyak 5 Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Karangasem menerima Pengurangan Masa Pidana (PMP) dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026. Penyerahan remisi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula LPKA Kelas II Karangasem, Kamis (23/7/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karangasem membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Hari Anak Nasional Tahun 2026 mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", sebagai wujud komitmen negara dalam memenuhi hak-hak anak, termasuk Anak Binaan yang tetap berhak memperoleh pembinaan, pendidikan, perlindungan, serta kesempatan untuk memperbaiki masa depannya.

Menteri juga menegaskan bahwa pemberian Pengurangan Masa Pidana merupakan bentuk apresiasi negara kepada Anak Binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif dan mengikuti program pembinaan dengan baik. Remisi diharapkan menjadi motivasi agar mereka terus meningkatkan kualitas diri, mempersiapkan masa depan, serta kembali ke tengah keluarga dan masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Di LPKA Kelas II Karangasem, sebanyak 5 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana Hari Anak Nasional Tahun 2026. Sementara secara nasional, pemerintah memberikan Pengurangan Masa Pidana kepada 1.050 Anak Binaan, terdiri atas 990 penerima PMP HAN I dan 60 penerima PMP HAN II yang langsung bebas setelah menerima pengurangan masa pidana.

Bupati Gus Par menyampaikan apresiasi kepada jajaran LPKA Kelas II Karangasem yang terus memberikan pembinaan secara optimal kepada Anak Binaan. Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi bekal penting bagi anak-anak untuk membangun karakter, meningkatkan keterampilan, serta menata masa depan yang lebih baik.

"Anak-anak adalah aset bangsa. Mereka berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki diri. Semoga remisi ini menjadi penyemangat untuk terus belajar, berperilaku baik, dan kembali ke masyarakat sebagai generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah dan bangsa," ujar Bupati.

Bupati Gus Par menyebutkan melalui momentum Hari Anak Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap seluruh pihak terus memberikan dukungan terhadap proses pembinaan Anak Binaan, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter dan siap menyongsong masa depan yang lebih cerah. (Ami)

Rapat Forkopimda Jadi Momentum Sertijab Dandim 1623/Karangasem, Bupati Dorong Sinergi TNI dan Pemda


Karangasem, Bali Kini - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Forkopimda yang dirangkaikan dengan ramah tamah serah terima jabatan Komandan Kodim (Dandim) 1623/Karangasem, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, jabatan Dandim 1623/Karangasem resmi diserahterimakan dari Letkol Inf. Gurbasa Samosir kepada Letkol Inf. I Putu Gede Widiarta, S.Hub.Int. Acara turut dihadiri Danrem 163/Wira Satya Brigadir Jendral TNI Brigadir Ida Idewa Agung Hadisaputra,SH, Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem,I Wayan Swastika, Sekretaris Daerah I Ketut Sedana Merta, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Par menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan di lingkungan TNI merupakan bagian dari proses regenerasi organisasi yang bertujuan memperkuat kualitas pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pergantian jabatan bukan sekadar alih tugas, tetapi menjadi momentum untuk melanjutkan sinergi dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan daerah.

"Karangasem memiliki karakteristik wilayah yang unik, mulai dari kawasan pegunungan, pesisir, desa adat, hingga daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana. Karena itu, dibutuhkan koordinasi yang kuat serta kehadiran pemerintah bersama aparat keamanan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Bupati.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Karangasem dan seluruh masyarakat, Bupati Gus Par menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Letkol Inf. Gurbasa Samosir atas dedikasi selama memimpin Kodim 1623/Karangasem. Menurutnya, selama masa kepemimpinannya, Kodim telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban, mendukung penanganan bencana, melaksanakan pembinaan teritorial, hingga membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Letkol Inf. I Putu Gede Widiarta, S.Hub.Int. sebagai Dandim yang baru. Ia optimistis pengalaman dan kapasitas yang dimiliki akan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Karangasem.

"Forkopimda memiliki peran strategis sebagai ruang koordinasi dan komunikasi. Melalui kebersamaan, setiap tantangan dapat dihadapi secara cepat dan komprehensif sehingga mampu memberikan rasa aman serta kepastian bagi masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Dandim 1623/Karangasem yang baru, Letkol Inf. I Putu Gede Widiarta, S.Hub.Int., mengaku bersyukur mendapat amanah memimpin Kodim 1623/Karangasem. Perwira lulusan Akademi Militer Tahun 2006 tersebut memulai karier militernya di Jambi dan Palembang, kemudian bertugas sebagai Komandan Kompi Taruna Akademi Militer, dilanjutkan penugasan di Ambon, Bojonegoro, hingga Kodam IX/Udayana setelah menyelesaikan pendidikan Seskoad.

Putra kelahiran Negara, Bali, itu menyampaikan komitmennya untuk mengabdi sepenuh hati di Kabupaten Karangasem. Ia juga memohon dukungan dari Bupati beserta seluruh jajaran Forkopimda agar dapat menjalankan tugas secara optimal sekaligus mendukung visi pembangunan daerah.

"Kami diciptakan oleh negara untuk mengabdi. Kami hadir secara murni untuk mengabdikan diri di sini. Harapannya, ketika Karangasem kuat, bersatu, dan damai, maka Indonesia Raya akan semakin jaya," ujarnya.

Di sisi lain, Letkol Inf. Gurbasa Samosir yang kini mendapat penugasan baru sebagai Kasiren Grup 6 Kopassus menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda dan masyarakat Karangasem atas dukungan yang diberikan selama masa tugasnya. Ia juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama memimpin Kodim 1623/Karangasem.

Dalam pesannya, ia mengajak seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah dan kebersamaan. Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Karangasem dapat mendukung peningkatan sarana Makodim 1623/Karangasem agar semakin representatif dalam menunjang pelaksanaan tugas.

Menutup kegiatan tersebut, Bupati Karangasem mengajak seluruh jajaran Forkopimda untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan, meningkatkan ketahanan wilayah, dan mendukung pembangunan demi terwujudnya Karangasem AGUNG (Aman, Gigih, Unggul, dan Nyaman) sebagai fondasi menuju masyarakat yang sejahtera, harmonis, dan berdaya saing. (Ami)

Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam, Ny. Mas Parwata Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Provinsi Bali


Karangasem, Bali Kini - Kontingen TP PKK Kabupaten Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam, Ny. Mas Parwata Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Provinsi Bali

Kontingen TP PKK Kabupaten Karangasem kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali. Tim Lomba Senam perwakilan Kabupaten Karangasem dari SMAN 2 Amlapura berhasil meraih Juara II pada ajang yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

Prestasi tersebut disaksikan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, yang hadir didampingi Sekretaris TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Pandu Prapanca Lagosa, bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Karangasem, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karangasem, serta masing-masing 15 orang perwakilan TP PKK Desa dari setiap kecamatan di Kabupaten Karangasem yang turut memeriahkan sekaligus memberikan dukungan pada puncak peringatan tersebut.

Ny. Mas Parwata menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah mengharumkan nama Kabupaten Karangasem. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin latihan, dan kekompakan tim.
"Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh kader TP PKK Kabupaten Karangasem untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas, serta mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK demi terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera," ujar Ny. Mas Parwata.

Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 mengusung tema "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045" dan diikuti oleh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota beserta jajaran kader PKK se-Bali.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran video kegiatan TP PKK Provinsi Bali, doa bersama, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars PKK, dan Mars HKG PKK, dilanjutkan tari penyambutan, penayangan sejarah singkat Gerakan PKK serta kaleidoskop kegiatan TP PKK Provinsi Bali Tahun 2025–2026, kemudian laporan Ketua Panitia HKG PKK ke-54 Provinsi Bali.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan Penghargaan Adhi Bhakti Pratama, hadiah berbagai perlombaan dalam rangka HKG PKK ke-54, termasuk penyerahan piala dan piagam kepada para pemenang lomba.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny. Tito Karnavian, yang menegaskan bahwa Hari Kesatuan Gerak PKK bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen seluruh kader dalam memberdayakan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Bali dan ditandai pemotongan tumpeng sebagai simbol Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Kegiatan ditutup dengan penampilan hiburan dari para juara lomba, termasuk penampilan Juara I, II, dan III Lomba Senam, Juara I Lomba Paduan Suara, serta Rajapala Band.

Keberhasilan meraih Juara II pada Lomba Senam diharapkan semakin memacu semangat kader TP PKK Kabupaten Karangasem untuk terus berprestasi, memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.Karangasem kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali. Tim Lomba Senam perwakilan Kabupaten Karangasem dari SMAN 2 Amlapura berhasil meraih Juara II pada ajang yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

Prestasi tersebut disaksikan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, yang hadir didampingi Sekretaris TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Pandu Prapanca Lagosa, bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Karangasem, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karangasem, serta masing-masing 15 orang perwakilan TP PKK Desa dari setiap kecamatan di Kabupaten Karangasem yang turut memeriahkan sekaligus memberikan dukungan pada puncak peringatan tersebut.

Ny. Mas Parwata menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah mengharumkan nama Kabupaten Karangasem. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin latihan, dan kekompakan tim.
"Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh kader TP PKK Kabupaten Karangasem untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas, serta mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK demi terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera," ujar Ny. Mas Parwata.

Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 mengusung tema "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045" dan diikuti oleh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota beserta jajaran kader PKK se-Bali.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran video kegiatan TP PKK Provinsi Bali, doa bersama, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars PKK, dan Mars HKG PKK, dilanjutkan tari penyambutan, penayangan sejarah singkat Gerakan PKK serta kaleidoskop kegiatan TP PKK Provinsi Bali Tahun 2025–2026, kemudian laporan Ketua Panitia HKG PKK ke-54 Provinsi Bali.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan Penghargaan Adhi Bhakti Pratama, hadiah berbagai perlombaan dalam rangka HKG PKK ke-54, termasuk penyerahan piala dan piagam kepada para pemenang lomba.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny. Tito Karnavian, yang menegaskan bahwa Hari Kesatuan Gerak PKK bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen seluruh kader dalam memberdayakan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Bali dan ditandai pemotongan tumpeng sebagai simbol Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Kegiatan ditutup dengan penampilan hiburan dari para juara lomba, termasuk penampilan Juara I, II, dan III Lomba Senam, Juara I Lomba Paduan Suara, serta Rajapala Band.

Keberhasilan meraih Juara II pada Lomba Senam diharapkan semakin memacu semangat kader TP PKK Kabupaten Karangasem untuk terus berprestasi, memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.(ami/rls)

Kamis, 23 Juli 2026

Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polres Karangasem Gelar Apel Kesiapan Pasukan Operasi Pekat Agung 2026

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 
KARANGASEM, Bali Kini — Guna menekan angka kriminalitas dan memberantas penyakit masyarakat, Polres Karangasem menggelar Apel Kesiapan Pasukan Operasi Pekat Agung 2026 di Lapangan Pesat Gatra Polres Karangasem pada Rabu (22/7/2026)

Apel kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., serta dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Karangasem, para Kapolsek jajaran, personel yang tersprin Ops Pekat Agung 2026, dan seluruh jajaran personel Polres Karangasem.

Dalam amanatnya, Kapolres Karangasem menyampaikan bahwa Operasi Pekat Agung 2026 merupakan operasi kewilayahan yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum serta bantuan operasional. Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 16 hari, terhitung mulai 22 Juli hingga 6 Agustus 2026, dengan menerjunkan 50 personel terukur.

Langkah ini diambil mengingat perkembangan zaman yang kian pesat tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga memunculkan tantangan sosial. Terlebih, data mencatat adanya kenaikan gangguan kamtibmas sebesar 8 persen pada Semester I Tahun 2026 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Operasi Pekat Agung 2026 bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menekan angka kriminalitas, serta memberantas penyakit masyarakat seperti perjudian, prostitusi, peredaran minuman keras ilegal, hingga penyalahgunaan narkoba. Selain itu, kami ingin melindungi generasi muda dari pergaulan bebas serta memberikan efek jera melalui penegakan hukum," tegas AKBP I Made Santika.

Melalui operasi ini, seluruh personel diinstruksikan untuk memetakan dan menginventarisasi potensi gangguan kamtibmas di titik-titik vital dan pusat aktivitas publik. Kawasan yang menjadi prioritas pengawasan meliputi: Pelabuhan dan terminal, Pusat perbelanjaan, Tempat hiburan malam, Destinasi wisata serta lokasi rawan kejahatan lainnya

Menutup arahannya, Kapolres menekankan kepada seluruh anggota untuk senantiasa meningkatkan keimanan, mengintensifkan deteksi dini, melakukan patroli rutin pada jam rawan, serta menggelar razia sesuai prosedur. Personel juga diminta aktif memberikan imbauan kepada masyarakat dan menjaga profesionalisme tanpa melakukan pelanggaran.

"Dengan semangat Presisi, saya berharap seluruh personel dapat melaksanakan tugas secara optimal, profesional, dan humanis, sehingga mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat Kabupaten Karangasem," pungkasnya. (Ami)

Jagabaya Dituduh Aniaya Seorang Pemuda, Ratusan Warga dan Jagabaya Desa Bugbug Datangi Polres Karangasem

 
Laporan tim
Karangasem, Bali Kini -Seorang anggota Jagabaya Desa Adat Bugbug, Karangasem, dituduh melakukan penganiayaan terhadap salah seorang pemuda berusia sekitar 16-17 tahun dan dilaporkan oleh salah satu oknum warga desa setempat ke Polres Karangasem. Imbas laporan tersebut, Alit anggota Jagabaya yang dilaporkan itu dipanggil oleh penyidik Polres Karangasem untuk dimintai klarifikasi. 

Sementara itu, sebagai dukungan moril terhadap anggota Jagabaya yang dilaporkan atas tuduhan penganiayaan yang tidak pernah dilakukannya itu, ratusan anggota Jagabaya dan warga Desa Bugbug, mendatangi Polres Karangasem. 

Kepada awak media, Klian Desa Adat (KDA) Bugbug hasil pemilihan langsung, Jro Komang Ari Sumartawan Selasa (21/7/2026) menyampaikan, kedatangan ratusan warganya bersama Jagabaya tersebut untuk memberikan dukungan moril terhadap salah satu anggota Jaga Baya yang tengah diperiksa oleh penyidik atas laporan tuduhan penganiayaan oleh salah satu oknum warga.

Kasus tuduhan yang menimpa anggota Jagabaya tersebut berawal dari salah seorang warganya bernama Sri Sukanadi sedang dalam perjalanan pulang menuju kejrumahnya. Namun saat itu warganya tersebut mampir di Banjar Darma Laksana untuk buang air kecil, tidak berselang lama saudaranya yang bernama Alit datang. Namun saat itu tiba-tiba muncul seorang pemuda yang masih berusia sekitar 16-17 tahun petantang-petenteng dan menantang Jagabaya. 

Alit yang juga seorang anggota Jagabaya sempat marah sehingga terjadi adu mulut. Karena situasi saat itu ramai, Ketua Jagabaya kemudian meminta sejumlah anggota Jagabaya untuk datang ke lokasi guna melerai agar keributan tidak meluas. “Warga dan sejumlah saksi di lokasi kejadian menyebutkan jika ketika itu sama sekali tidak saling dorong apalagi pemukulan terhadap pemuda berusia 17 tahun tersebut. Nah kakeknya si pemuda tersebut juga ada disana dan saat itu sempat didamaikan oleh polisi,” ungkap Jro Komang Ari Sumartawan. 

Ditegaskannya saat itu permasalahan seharusnya sudah selesai karena sudah didamaikan oleh anggota Polisi. Namun entah kenapa, kog tiba-tiba ada panggilan dari Polres Karangasem terhadap anggota Jagabayanya tersebut untuk klarifikasi. 

“Saat itu seharusnya sudah selesai. Nah kog tiba-tiba ada panggilan polisi untuk klarifikasi, padahal sudah jelas tidak ada yang dorong apalagi pemukulan. Dan saat itu di lokasi juga ada warga lain yang sudah sebelumnya melerai,” sebutnya.

Keterangan dari anggota Jagabaya lainnya yakni Pageh, saat itu dirinya dihubungi oleh Ketua Jagabaya untuk merapat ke lokasi guna melerai dan agar tidak terjadi keributan. “Saat itu Pageh sudah memegang si Alit. Pun dari keterangan semua saksi yang dipanggil hari itu  menyatakan tidak ada yang melihat ada yang  menyentuh anak itu (Pemuda berusia 17 tahun tersebut,red)” tandasnya. 

Yang lebih aneh lagi lanjut dia, waktu di Polres Karangasem, pihak penyidik tiba-tiba mengatakan kalau ada hasil visum. Mendengar pernyataan penyidik tersebut, kuasa hukum saksi terpanggil yakni Ida Bagus Putu Agung langsung menanyakan dan meminta penyidik menunjukan hasil visum tersebut. 

“Cuman ketika kuasa hukum saksi terpanggil ingin melihat hasil visumnya tidak dikasih oleh penyidik,” lontarnya. Padahal tegas dia, sudah jelas bahwa dari keterangan semua saksi menyatakan tidak ada yang melihat ada yang menyentuh atau melakukan kekerasan terhadap anak tersebut. Warga saat itu malah ribut dengan yang melerai.

“Yang menjadi pertanyaan sekarang, lalu siapa yang memukul anak ini sampai ada visum? Kemudian Visum itu untuk apa? Apakah hasil visum itu berupa memar atau trauma otot atau apa? Nah itulah yang ingin dilihat oleh rekan saya. Tetapi kita minta agar dihadirkan Ketua Jagabaya dan adiknya,” bebernya. (Arn)

Selasa, 21 Juli 2026

8 Poin Catatan Rekomendasi Dewan Terhadap Raperda Provinsi Bali 2025

Denpasar , Bali Kini - Dari sekian kalinya sidang paripurna yang di gelar Dewan di Gedung Utama DPRD Bali tentang Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD SB TA 2025. Sampai pada Dewan memberikan beberapa poin Rekomendasi  yang dapat disimpulkan untuk menjadi catatan Gubernur Bali terkait Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBD yang disampaikan pada sidang Paripurna sebelumnya. 

Setidaknya ada Delapan poin catatan atau Rekomendasikan yang disampaikan, sebagaimana dibacakan ; Pertama, Perlunya Pemprov.Bali untuk terus melakukan upaya-upaya terobosan termasuk pembenahan regulasi, guna lebih memaksimalkan penerimaan PWA. Selanjutnya, Kedua, Dewan mendorong Pemprov. Bali untuk membuat target Zero Rumah tidak layak huni di tahun 2029,3. 

Ketiga, Perlunya dilakukan kajian mendalam terkait pemanfaatan ruang diatas dan dibawah tanah (menyangkut maksimal ketinggian bangunan), mengingat pemanfaatan ruang secara horizontal akan sangat berdampak pada alih fungsi lahan. Keempat, Sudah saatnya Pemprov. Bali memikirkan dan mengkaji secara mendalam sebuah kebijakan yang orientasinya untuk pemerataan (afirmasi policy), mengingat ketimpangan yang ada di Bali (Indeks Gini menurun sangat lambat walau ada di posisi ketimpangan sedang 0,35 – 0,50). Fakta yang ada PDRB Perkapita Kab. Bangli 23,94%, Kab. Karangasem 30,28%, Kab. Buleleng 38,02% dari PDRB Perkapita Kab. Badung serta IPM Denpasar, Badung dan Gianyar masuk kategori sangat tinggi > 80% sementara Karangasem dan Bangli masih dikisaran < 74%.

Dan yang Kelima, Perlunya Pemprov. Bali melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk bisa memanfaatkan lebih baik lagi sampai kealih pemilikan terkait Bangunan-bangunan yang terbengkalai milik Pemerintah Pusat yang tersebar dibeberapa titik Kota Denpasar dan kota lainnya di Bali (korban krisis ekonomi 2008). Enam, Dewan Mendorong Pemerintah Provinsi Bali agar menyusun Regulasi guna memfasilitasi perjanjian kerjasama antar Pemerintah Daerah sebagai dasar implementasi mekanisme pembayaran imbal jasa lingkungan.

Tujuh, Pemerintah Provinsi Bali supaya bisa mengkoordinir steakholder dunia pariwisata guna pemasangan CCTV di beberapa titik untuk mencegah terjadinya kriminalitas. Terakhir, Poin Kedelapan, Dewan menghimbau kepada seluruh masyarakat Bali untuk ikut berpartisipasi dan mensukseskan SE 2026.!(*)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved