-->

Iklan

Menu Bawah

Dekranasda Bali Gelar Pelatihan Membuat Jajanan Pasar di Tengah Pandemi

BaliKini.Net
Sabtu, 30 Mei 2020, 21.34 WIB Last Updated 2020-05-30T14:34:14Z
Denpasar,BaliKini.Net - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menghadiri kegiatan pelatihan cara pembuatan jajanan pasar dan cara pemasaran online melalui media sosial.

Acara yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bali bekerjasama dengan Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (PERWIRA) Bali, Sabtu (30/5). 

Pelatihan yang digelar di Gedung Sekretariat KADIN, Jalan Mawar Nomor 3 Denpasar itu difokuskan pada upaya membangkitkan kreatifitas membuat jaje Bali di tengah pandemi COVID-19 dan menjelang penerapan new normal. 

Wanita yang akrab disapa Bunda Putri ini merasa bangga dan berterima kasih atas inisiatif jajaran KADIN dan PERWIRA Bali menggelar pelatihan di tengah upaya penanggulangan COVID-19. Hal ini  menandakan bahwa kedua organisasi tak berpangku tangan dalam menghadapi situasi saat ini.

"Terkait penanganan COVID-19, Pemprov Bali telah melakukan upaya optimal dalam pencegahan penyebaran penyakit yang ditemukan di Kota Wuhan China akhir tahun 2019 ini. Berkat dukungan kultur masyarakat yang patuh dan taat, Bali berhasil menahan laju penyebaran COVID-19 dengan tingkat kesembuhan tertinggi se-Indonesia," ungkapnya.

Dikatakannya, Bali memiliki jenis jajanan yang khas dengan cita rasa tinggi. Bila suatu saat sektor pariwisata kembali mengeliat, saya berharap jaje Bali disuguhkan bagi wisatawan yang datang. 

"Suguhkan kepada mereka kuliner khas kita, jangan hanya disuguhi apa yang sudah sering mereka nikmati di negara asal. Sebagai daerah seni, saya ingin ada sentuhan seni dalam kuliner Bali, karena apapun yang didasari seni akan berhasil," ungkap Bunda.

Para pelaku usaha diharapkannya juga tetap semangat dan tak berputus asa dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19. Keterbatasan berinteraksi dengan konsumen bisa disiasati dengan pemanfaatan teknologi di bidang informasi. Gunakan media sosial untuk mempromosikan berbagai produk yang dibuat. 

Sementara itu, Ketua PERWIRA Bali AA. Putri Puspawati menyampaikan harapan agar kegiatan yang dilaksanakan dengan perencanaan mendadak ini bemanfaat bagi para peserta. 

Ia minta peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat mengaplikasikan apa  yang mereka peroleh di rumah masing-masing.  Lebih dari itu, mereka juga diharapkan dapat menularkan keahlian membuat jajanan pasar kepada yang lain. 

Hal senada disampaikan Ketua KADIN Bali Made Ariandi, SH. Ia mendorong para peserta segera mempraktekkan apa yang mereka peroleh di pelatihan. Untuk pemasaran di tengah pandemi COVID-19, para peserta diminta memanfaatkan kemajuan teknologi. 

Dalam pelatihan itu, diperagakan cara membuat aneka jajanan pasar khas Bali seperti roti kukus, jaje injin, bantal, pisang rai dan lainnya. Ny. Putri Koster nampak antusias menyimak jalannya pelatihan. (Ar/R5)
Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+