-->

Minggu, 24 Mei 2026

PMI Karangasem Hadapi Tantangan Penuhi 6.000 Kantong Darah per Tahun

PMI Karangasem Hadapi Tantangan Penuhi 6.000 Kantong Darah per Tahun

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini  – Kebutuhan darah di Kabupaten Karangasem setiap tahunnya mencapai sekitar 6.000 kantong. Di tengah tingginya kebutuhan tersebut, PMI Karangasem terus menggencarkan kegiatan donor darah untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar donor darah terbuka untuk umum bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalur 11, Jalan Veteran, Karangasem, Minggu pagi.

Ketua PMI Kabupaten Karangasem, I Gusti Setiawan atau yang akrab disapa Gus Sombie mengatakan, kebutuhan darah di Karangasem cukup tinggi dan PMI harus memastikan stok darah selalu tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kebutuhan darah di Karangasem rata-rata sekitar 6.000 kantong per tahun. Kondisinya memang tergantung jumlah pasien yang membutuhkan, tetapi PMI tetap harus siap menyediakan stok darah,” ujarnya.

Kondisi stok darah sendiri kerap mengalami gangguan terutama pada semester awal tahun. Hal itu disebabkan minimnya pelaksanaan kegiatan donor darah pada awal tahun, sementara sebagian besar kegiatan donor dari organisasi maupun instansi biasanya dipusatkan pada pertengahan hingga akhir tahun, seperti saat peringatan HUT Kemerdekaan RI maupun HUT Kota Karangasem.

Selain persoalan stok, PMI juga masih menghadapi tantangan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk mendonorkan darah. Tidak sedikit warga yang masih merasa takut atau ragu untuk menjadi pendonor. Untuk itu PMI terus melakukan edukasi dengan melibatkan relawan, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat agar pemahaman tentang pentingnya donor darah semakin meningkat.

“Edukasi terus kami lakukan bersama relawan dan komunitas agar masyarakat tidak takut donor darah, karena setetes darah sangat berarti bagi keselamatan orang lain,” tambah Gus Sombie.

Dalam kegiatan donor darah di CFD tersebut, PMI awalnya menargetkan pengumpulan 50 kantong darah. Namun tingginya antusiasme masyarakat membuat target itu terlampaui. Baru berlangsung sekitar 1,5 jam, jumlah darah yang terkumpul sudah mencapai lebih dari 70 kantong darah.

PMI berharap meningkatnya partisipasi masyarakat dalam donor darah dapat membantu menjaga kestabilan stok darah di Karangasem sehingga kebutuhan pasien dapat terpenuhi kapan saja diperlukan. (Ami)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved