-->

Kamis, 06 Agustus 2026

Ringankan Beban Warga, Bupati Satria Serahkan Bantuan Ngaben Massal di Lima Desa Adat Klungkung

Klungkung , Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra kembali menyerahkan secara simbolis bantuan upakara Pitra Yadnya (Ngaben Masal) di lima Desa Adat di tiga Kecamatan Kabupaten Klungkung, Kamis (5/8). Kehadiran kedua pimpinan daerah ini sangat disambut antusias krama yang sedang mempersiapkan banten upacara.

Bantuan stimulan yang diserahkan di lima desa menjelang puncak upacara pada 7 Agustus 2026 ini diantaranya yakni di Desa Adat Karang, Nusa Penida Rp. 150.000.000,-  mengupacarai sebanyak 88 sawa, Banjar Adat Sangkanbuana, Desa Adat Sangkanbuana Rp. 105.000.000,- mengupacarai sebanyak 23 sawa, Banjar Adat Pegeding, Desa Adat Sangkanbuana Rp. 150.000.000,- mengupacarai sebanyak 35 sawa dan Desa Adat Gunaksa Rp. 105.000.000,- mengupacarai sebanyak 26 sawa dan Desa Adat Besan Rp. 150.000.000.- mengupacarai sebanyak 60 sawa. 

Penyaluran bantuan ini merupakan salah satu program unggulan Pemkab Klungkung dalam upaya untuk mendukung dan melestarikan tradisi serta adat budaya Bali. Berdasarkan kebijakan Pemerintah Daerah, alokasi bantuan upakara/sesajen ditetapkan sebesar Rp5.000.000 per sawa, dengan nilai maksimal Rp150.000.000 per kelompok atau desa adat. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria mengatakan bahwa bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat saat melaksanakan upacara keagamaan sekaligus semakin memperkuat dan mempererat semangat gotong-royong menyama braya. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban dalam melaksanakan prosesi Pitra Yadnya/Ngaben Massal. Titiang atas nama pribadi dan Pemerintah mendoakan dumogi upacara labda karya dan sang palatra polih genah sane becik, Nyujur Sunia Loka dan Amor Ing Acintya,” harap Bupati Satria.


Selasa, 19 Mei 2026

Peduli Terhadap Warga, Bupati Satria Bantu Dua Lansia di Desa Sarimerta

Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada dua lansia di Desa Sarimerta, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (12/5). Bantuan sosial berupa beras, telur dan susu ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah kepada kedua warga lansia tersebut diantaranya I Gusti Ngurah Ariyana (83) menderita diabet dan I Ketut Sini (72) mengalami kaki lemas.

“Jadi pagi ini saya mengunjungi dua warga lansia yang menderita diabet hingga kakinya di amputasi dan satu lagi kakinya lemas sampai tidak bisa berdiri normal. Melihat kondisi warga yang mengalami kaki lemas ini saya sudah tugaskan Dinsos untuk segera menindaklanjuti agar kedepannya tidak hanya diberikan bantuan sembako saja, tetapi sesuai kebutuhan sehingga nantinya segera mendapatkan bantuan tempat tidur dan kasur agar beliau bisa tidur lebih baik dan nyaman,” ujar Bupati Satria.

Tak hanya itu, Bupati Satria juga meminta agar kolaborasi antara OPD dengan Pemerintah Desa agar dilakukan dengan maksimal terutama dalam mendata warga kk miskin agar tidak ada yang tercecer. “Jadi OPD dan Pemerintah Desa baik itu Perbekel, Kepala Dusun agar bersama-sama berkolaborasi mendata warga kk miskin dengan sebaik-baiknya jangan sampai ada yang tercecer sehingga kehadiran pemerintah untuk membantu warga yang benar-benar membutuhkan bisa terarah,” harap Bupati Satria.


Bupati Satria Ikuti Peluncuran KDKMP oleh Presiden RI

Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi Sekda Anak Agung Lesmana mengikuti secara virtual peluncuran (launching) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Gerai KDKMP Dusun Apet Desa Selat  Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Sabtu (16/5). 

KDKMP ini diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang dipusatkan di Wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat integrasi teknologi digital guna mendongkrak perekonomian lokal sekaligus memperkokoh sistem ketahanan sosial masyarakat di seluruh pelosok negeri.

“Semoga melalui launching KDKMP ini menjadi bagian dari program strategis pemerintah pusat untuk mengentaskan kemiskinan dan mendorong masyarakat desa naik kelas sebagai pelaku utama ekonomi nasional,” harap Bupati Made Satria.

Minggu, 15 Februari 2026

Jumat, 16 Januari 2026

Sekda Agung Lesmana Terpilih Sebagai Ketua Komwil Forsesdasi Provinsi Bali

Laporan Reporter : Puspayasa

Klungkung , Bali Kini - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana terpilih sebagai Ketua Komwil Forsesdasi Provinsi Bali Tahun 2026-2028. Hal itu disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam Rapat Komwil Forsesdasi Provinsi Bali Tahun 2026 di Hotel Wyndham Tamansari Jivva Resort, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Jumat (16/1).  

Terpilihnya Anak Agung Lesmana memimpin Forsesdasi Bali ini karena semua peserta dari Seluruh Sekda se-Provinsi Bali yang hadir menghendaki dan dinilai sebagai sosok yang tepat dalam mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan forum para Sekretaris Daerah di Bali ini. Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) merupakan wadah berhimpun para Sekretaris Daerah Provinsi/Kabupaten Kota dengan tujuan untuk saling membantu, bersatu padu serta dapat berpartisipasi dalam menyelenggarakan Pemerintahan Daerah. “Selamat kepada Bapak Sekda Klungkung terpilih sebagai Ketua Komwil Forsesdasi Provinsi Bali Tahun 2026-2028 semoga amanah dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan kedepan,” ucap Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Sementara itu, Sekda Agung Lesmana berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin FORSESDASI Provinsi Bali 2026-2028. Dirinya mengakui bahwa tugas sebagai Ketua Forsesdasi adalah sebuah kepercayaan. "Kepercayaan ini adalah tugas dan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan para Sekda se-Bali dan Pemerintah Provinsi Bali dalam membantu tugas Kepala Daerah masing-masing guna mempercepat pembangunan di daerah dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Jumat, 21 November 2025

Festival Goa Lawah 2025, Angkat Spiritual dan Tradisi



Laporan Reporter : Tim Lpt 
Klungkung , Bali Kini - Festival Goa Lawah Tahun 2025 dibuka secara resmi ditandai dengan pemukulan tawa tawa oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, Wakil Bupat Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Bali, I Wayan Serinah di Plaza Kuliner Goa Lawah, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (21/11). 

Festival Goa Lawah Tahun 2025 megusung tema “Yatra Cakra Wisaya" Mencerminkan semangat masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara spiritualitas,
tradisi, dan inovasi. Seperti Roda yang terus berputar, Festival Goa lawah menjadi simbul keberlanjutan budaya, menghidupkan warisan leluhur, membuka ruang bagi kreasi baru dan pengetahuan modern menuju klungkung yang Mahottama.

Melalui festival ini, semangat pelestarian budaya dan spiritualitas dihidupkan kembali dalam kemasan modern yang tetap berakar
pada tradisi local, sekaligus memperkenalkan klungkung sebagai destinasi spiritual torism yang autentik, berkarakter, dan
mengispirasi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Sejumlah atraksi budaya, pameran kriya-kuliner hingga penampilan musisi pop Bali akan mengisi liburan hari raya Galungan selama 21-23 November 2025. 

Sambutan Gubernur Bali yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Bali, I Wayan Serinah mengapresiasi atas terselenggaranya festival ini, komitmen pemerintah daerah dan kabupaten kota demi memajukan pariwista di wilayahnya masing masing untuk mengangkat jati diri. “Selamat atas terselenggaranya festival goa lawah yang pertama, semoga sukses dan memajukan pariwisata di Kabupaten Klungkung,” ujarnya. 

Bupati Satria mengatakan, Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan di Kabupaten Klungkung yang perlu terus di promosikan, maka dengan semangat yang tinggi secara konsisten terus mendukung penyelenggaraan event-event pariwisata. 
“Festival Goa Lawah yang dilaksanakan
untuk pertama kali ini merupakan salah
satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Klungkung yang saya gagas untuk meningkatkan daya saing Pariwisata
Kabupaten Klungkung,” ujar Bupati Satria

Dirinya juga berharap Festival ini sebagai alat promosi destinasi, menarik kunjungan wisatawan, menggerakkan ekonomi lokal, dan melestarikan identitas budaya. Selain itu, festival juga menciptakan lapangan kerja,
meningkatkan pendapatan daerah, dan
memperkuat kohesi sosial masyarakat. “Dengan segala potensinya, Daya Tarik Wisata Goa Lawah sebagai destinasi unggulan pariwisata Kabupaten Klungkung layak untuk dioptimalkan pemasarnnya melalui Festival Goa Lawah ini,” imbuhnya

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati menambahkan Festival Goa Lawah dirancang sebagai wadah yang memadukan nilai spiritual, budaya, dan pariwisata. Selain menonjolkan kesakralan Pura Kahyangan Jagat Goa Lawah, festival diharapkan memperluas daya tarik kawasan timur Klungkung sebagai destinasi wisata religi dan budaya. “Festival perdana ini diramaikan dengan Lomba Baleganjur Ngarap se-Bali yang selalu menjadi magnet bagi sekaa tabuh dari berbagai daerah,” ujarnya.


© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved